cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,872 Documents
Mathlandia Adventure: Game 2D sebagai Media Pembelajaran Berhitung untuk Siswa Sekolah Dasar Salsabila, Nada; Krisdianto, Nanang; Darnis, Febriyanti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4151

Abstract

Kemampuan berhitung dasar, khususnya pada operasi penjumlahan dan pengurangan, masih menjadi tantangan yang signifikan bagi sebagian siswa kelas 1 Sekolah Dasar. Berdasarkan hasil observasi lapangan, ditemukan bahwa banyak siswa mengalami hambatan dalam memahami konsep numerasi karena pembelajaran yang diterapkan cenderung bersifat tekstual, monoton, dan minim pemanfaatan media interaktif. Pendekatan pembelajaran yang tidak sesuai dengan karakteristik perkembangan kognitif anak usia dini tersebut berkontribusi pada rendahnya motivasi belajar serta lambatnya penguasaan siswa terhadap operasi bilangan sederhana. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini mengembangkan Mathlandia Adventure: Game 2D sebagai Media Pembelajaran Berhitung untuk Siswa Sekolah Dasar. Game edukasi ini dirancang sebagai sarana pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif, sekaligus mendukung proses internalisasi konsep numerasi secara visual dan kontekstual. Proses pengembangan menggunakan model ADDIE, yang terdiri atas tahap Analysis untuk mengidentifikasi kebutuhan pembelajaran dan karakteristik pengguna, Design untuk menyusun alur permainan, antarmuka, serta format soal, dan Development untuk mengimplementasikan desain ke dalam aplikasi berbasis Unity. Pada tahap Implementation, game diuji cobakan secara terbatas kepada siswa kelas 1 untuk menilai kemudahan navigasi, pemahaman instruksi, dan keterlibatan pengguna. Selanjutnya, tahap Evaluation dilaksanakan menggunakan metode black-box testing untuk memastikan bahwa seluruh fungsi sistem bekerja sesuai spesifikasi. Game ini memuat lima level materi penjumlahan dan pengurangan hingga bilangan 20 yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka, serta dilengkapi mekanisme pengulangan sebagai penguatan konsep. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh fitur utama berfungsi dengan baik, sehingga Mathlandia Adventure berpotensi menjadi media pembelajaran numerasi yang efektif, menarik, dan mudah digunakan bagi siswa kelas 1 Sekolah Dasar.
Ships Financing sebagai Instrumen Investasi Jangka Panjang: Analisis Risiko dan Imbal Hasil Syahrudin, Dinda Rahayu; Mokodompit, Eliyanti Agus
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4152

Abstract

Pembiayaan kapal merupakan salah satu bentuk investasi jangka panjang yang memiliki potensi keuntungan besar namun diiringi oleh tingkat risiko yang tinggi. Investasi ini memerlukan modal besar, perencanaan matang, dan analisis mendalam terhadap kondisi pasar pelayaran global. Industri pelayaran memegang peran vital dalam perdagangan global, dengan lebih dari sebagian besar arus barang internasional diangkut melalui jalur laut. Kebutuhan akan armada kapal yang modern dan efisien menjadikan ships financing sebagai instrumen strategis dalam penyediaan modal bagi perusahaan pelayaran. Namun, tingginya nilai investasi dan sifat pasar pelayaran yang sangat siklikal mendorong perlunya pemahaman mendalam mengenai risiko dan prospek imbal hasil yang terkait dengan pembiayaan kapal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik pembiayaan kapal sebagai instrumen investasi jangka panjang dengan meninjau faktor risiko utama serta potensi imbal hasil yang dapat diperoleh. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif berbasis studi literatur dan analisis konseptual terhadap dinamika pasar pelayaran, risiko kredit, risiko nilai aset, risiko operasional, serta risiko regulasi yang muncul akibat perkembangan standar lingkungan global. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembiayaan kapal memiliki prospek yang menarik bagi investor dengan profil risiko tinggi, namun memerlukan strategi mitigasi seperti kontrak sewa jangka panjang, diversifikasi aset, serta penggunaan instrumen keuangan untuk melindungi nilai investasi. Dengan demikian, pemahaman komprehensif terhadap keseimbangan risiko dan imbal hasil menjadi kunci bagi investor dan lembaga pembiayaan dalam memaksimalkan nilai investasi kapal secara berkelanjutan.
Pengaruh Tekanan Klien, Audit Tenure, Serta Rotasi Audit terhadap Kualitas Audit dengan Kompetensi Auditor sebagai Moderasi pada Kantor Akuntan Publik Surabaya Amanda, Dian; Ratnawati, Tri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tekanan klien, audit tenure, dan rotasi audit terhadap kualitas audit dengan kompetensi auditor sebagai variabel moderasi pada Kantor Akuntan Publik (KAP) di Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal eksplanatori. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada auditor yang bekerja pada KAP di Surabaya menggunakan teknik convenience sampling, dengan jumlah responden sebanyak 42 auditor. Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS) untuk menguji hubungan langsung dan efek moderasi antar variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan klien tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit. Sementara itu, audit tenure berpengaruh negatif signifikan terhadap kualitas audit, yang mengindikasikan bahwa semakin lama hubungan auditor dengan klien, semakin besar potensi penurunan independensi. Rotasi audit terbukti berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas audit, yang menunjukkan pentingnya pergantian auditor dalam menjaga objektivitas dan skeptisisme profesional. Kompetensi auditor juga terbukti berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas audit. Namun, kompetensi auditor tidak mampu memoderasi pengaruh tekanan klien, audit tenure, maupun rotasi audit terhadap kualitas audit. Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas audit lebih dipengaruhi oleh faktor struktural dan kapabilitas individu auditor dibandingkan tekanan eksternal dari klien. Implikasi penelitian ini merekomendasikan agar Kantor Akuntan Publik memperkuat kebijakan rotasi auditor, mengelola audit tenure secara optimal, serta meningkatkan kompetensi auditor melalui pelatihan dan pengembangan profesional berkelanjutan.
Pengaruh Net Profit Margin, Total Aset Turn Over, Debt To Equity Ratio dan Inflasi terhadap Harga Saham Wiliyanti, Reni; Ridwan, Ridwan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4156

Abstract

Perlambatan ekonomi global yang dipicu oleh krisis sektor properti di Tiongkok telah memberikan dampak signifikan terhadap kinerja sektor konstruksi di berbagai negara, termasuk Indonesia. Krisis yang bermula dari kegagalan beberapa pengembang besar menyebabkan melemahnya aktivitas pembangunan dan berpengaruh terhadap dinamika pasar modal. Saham-saham pada sektor infrastruktur dan konstruksi menunjukkan volatilitas tinggi, meskipun sektor ini tetap menjadi perhatian investor karena prospeknya yang strategis dalam pembangunan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Net Profit Margin, Total Asset Turnover, Debt to Equity Ratio, dan Inflasi terhadap harga saham perusahaan infrastruktur subsektor konstruksi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2017–2024. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari laporan tahunan perusahaan. Analisis regresi linier berganda digunakan untuk menguji pengaruh tiap variabel. Hasil penelitian dari setiap variabel menunjukkan bahwa Net Profit Margin, Total Asset Turnover, dan Debt to Equity Ratio memiliki pengaruh signifikan terhadap harga saham, sedangkan Inflasi tidak memberikan pengaruh yang berarti. Selain itu, hasil uji simultan membuktikan bahwa seluruh variabel bebas secara bersama-sama berkontribusi signifikan terhadap perubahan harga saham. Temuan ini memberikan gambaran empiris mengenai faktor fundamental yang memengaruhi valuasi perusahaan konstruksi, serta dapat menjadi dasar bagi investor dalam mengambil keputusan investasi yang lebih rasional.
Fuzzy Assessment untuk Mengukur Burnout Mahasiswa dengan Dukungan Basis Data Terstruktur Sofia, Lailatul; Yasmin, Nazhifa Naura; Sabrina, Arum Rahma Putri; Utomo, Surya Ardhiartha Putro; Nugroho, Dicky Anggriawan; Pujiono, Imam Prayogo
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat burnout mahasiswa Informatika UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dengan menerapkan logika fuzzy Mamdani yang didukung basis data terstruktur. Burnout akademik, yang dipengaruhi oleh beban tugas, tingkat kelelahan, dan motivasi belajar, merupakan kondisi subjektif yang sulit diukur secara pasti karena berada pada spektrum kontinu. Untuk menangani ketidakpastian tersebut, penelitian ini menggunakan proses fuzzifikasi, inferensi Mamdani, dan defuzzifikasi guna menghasilkan nilai burnout dalam kategori rendah, sedang, atau tinggi. Data diperoleh melalui kuesioner skala Likert, kemudian diproses menggunakan model fuzzy agar pemetaan burnout lebih fleksibel dan mendekati pola penilaian manusia. Selain itu, penelitian ini merancang model basis data pada level konseptual, logikal, dan fisikal untuk memastikan proses penyimpanan dan pengelolaan data berlangsung konsisten, terintegrasi, serta mudah diakses. Implementasi basis data menggunakan MySQL memungkinkan hasil perhitungan fuzzy tersimpan secara sistematis dan mendukung analisis lanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi logika fuzzy dan basis data mampu memberikan gambaran tingkat burnout yang lebih terstruktur serta mempermudah analisis respons mahasiswa. Namun, temuan ini tidak dapat digeneralisasi karena sampel penelitian terbatas pada 31 mahasiswa Informatika UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Pengukuran burnout melalui sistem fuzzy juga tidak dapat dijadikan penilaian mutlak, sebab faktor psikologis lain di luar variabel penelitian tetap berpotensi memengaruhi kondisi individu. Oleh karena itu, hasil ini lebih tepat dipandang sebagai gambaran awal kecenderungan burnout. Ke depannya, penelitian dapat diperluas dengan jumlah sampel lebih besar, penambahan variabel psikologis, serta kolaborasi dengan ahli psikologi untuk menghasilkan evaluasi burnout yang lebih komprehensif dan akurat.
Prediksi Harga Saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Menggunakan Linear Regression, Random Forest, dan XGBoost Lumbantoruan, Sari; Duha, Arnawati; Astuti, Tia Puji; Wahidin, Ahmad Jurnaidi; Rahmatullah, Beni; Kurniawati, Ika
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4158

Abstract

Prediksi harga saham merupakan salah satu aspek penting dalam pengambilan keputusan investasi, karena mampu membantu investor dalam mengantisipasi risiko dan mengoptimalkan keuntungan. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) merupakan salah satu emiten blue chip di Bursa Efek Indonesia yang memiliki kapitalisasi pasar besar dan likuiditas tinggi, sehingga menarik untuk dianalisis dari sisi pergerakan harga sahamnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kinerja tiga model machine learning, yaitu Linear Regression, Random Forest, dan XGBoost, dalam memprediksi harga penutupan saham TLKM berdasarkan data historis. Data yang digunakan merupakan data harga saham harian TLKM periode 7 November 2019 hingga 6 November 2024 yang diperoleh dari platform Kaggle, dengan variabel Date, Open, High, Low, Close, Adj Close, dan Volume. Tahapan penelitian meliputi pembersihan data, konversi rekayasa fitur berbasis informasi historis dan indikator teknikal seperti lag harga penutupan, moving average, volatilitas, dan return harian, serta pembagian data menjadi 80% data latih dan 20% data uji. Selanjutnya, ketiga model dibangun dan dievaluasi menggunakan metrik Root Mean Squared Error (RMSE), Mean Absolute Error (MAE), Mean Absolute Percentage Error (MAPE), dan koefisien determinasi (R²). Hasil pengujian menunjukkan bahwa Linear Regression memberikan kinerja paling baik dibandingkan Random Forest dan XGBoost, dengan nilai RMSE sebesar 8,13, MAE 6,15, MAPE 0,19%, dan R² 0,9997. Temuan ini mengindikasikan bahwa pada data saham TLKM dengan pola pergerakan yang relatif stabil, model linear sederhana masih mampu memberikan akurasi prediksi jangka pendek yang sangat tinggi dan dapat dijadikan alternatif yang efektif dibandingkan model ensemble yang lebih kompleks. .
Pengaruh Kepemimpinan Motivasi Kerja dan Kompensasi Terhadap Kinerja Pegawai Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bandung Febrianti, Mawar; Gumilar, Dedi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kepemimpinan, motivasi kerja, dan kompensasi terhadap kinerja pegawai Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bandung. Permasalahan muncul dari temuan awal berupa fluktuasi efektivitas kinerja, keterlambatan laporan, dan hasil pra-survei yang menunjukkan kelemahan dalam komunikasi pimpinan, penghargaan, insentif, serta fasilitas kerja. Penelitian menerapkan pendekatan kuantitatif dengan metode survei menggunakan kuesioner skala Likert yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Prosedur analisis meliputi pengujian asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas) dan analisis regresi linier berganda untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja dan kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, menegaskan peran penting dorongan intrinsik, apresiasi, serta imbalan yang memadai dalam mendorong produktivitas. Sementara itu, variabel kepemimpinan menunjukkan pengaruh negatif signifikan, yang mengindikasikan adanya ketidaksesuaian praktik kepemimpinan dengan kebutuhan pegawai sehingga memicu penurunan performa. Secara simultan, ketiga variabel memberikan kontribusi signifikan terhadap kinerja dengan koefisien determinasi sebesar 31,3 persen, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Implikasi praktis menekankan perlunya restrukturisasi pelatihan kepemimpinan, peningkatan mekanisme penghargaan dan insentif, serta perbaikan fasilitas kerja dan jalur pengembangan karier. Penelitian ini memberikan rekomendasi kebijakan berbasis bukti bagi pengelola BKAD dan pihak terkait dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Temuan juga membuka peluang penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi variabel moderatif dan kontekstual yang memengaruhi hubungan antar variabel tersebut. Rekomendasi teknis meliputi pelaksanaan workshop kepemimpinan transformasional, skema insentif berbasis kinerja, survei kepuasan berkala, serta evaluasi berkala terhadap kebijakan kompensasi untuk memastikan kesesuaian antara tujuan organisasi dan kesejahteraan pegawai dengan pendekatan partisipatif.
Model Pendidikan Di Negara Maju dan Berkembang Marleni, Linna; Pardini, Aan Soka; kristian, Deddi; Yudisman, Afrien; Asmara, Adi; Kashardi, Kashardi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4161

Abstract

Pendidikan merupakan faktor kunci dalam membangun sumber daya manusia dan mendorong perkembangan sosial-ekonomi suatu bangsa. Penelitian ini membahas perbandingan sistem pendidikan antara negara maju dan negara berkembang dengan fokus pada enam aspek utama, yaitu akses pendidikan, kurikulum dan kualitas pembelajaran, profesionalisme dan kesejahteraan guru, pemanfaatan teknologi dalam pendidikan, pendanaan pendidikan, serta sistem evaluasi dan penilaian. Hasil kajian menunjukkan bahwa negara maju seperti Finlandia, Jepang, dan Korea Selatan telah menerapkan kebijakan pemerataan pendidikan secara efektif, didukung oleh sistem pendanaan yang kuat serta distribusi sarana prasarana yang merata. Kurikulum berbasis kompetensi, STEM, dan pembelajaran kontekstual menjadi pendekatan utama dalam meningkatkan kreativitas dan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Guru memperoleh pelatihan profesional berkelanjutan serta kesejahteraan yang tinggi sehingga berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran. Pemanfaatan teknologi digital semakin memperkuat model pembelajaran inovatif yang adaptif terhadap kebutuhan siswa. Sebaliknya, negara berkembang seperti Indonesia, Nigeria, dan Filipina masih menghadapi ketimpangan akses pendidikan akibat kondisi geografis, ekonomi, dan infrastruktur yang belum merata. Kurikulum yang berorientasi hafalan, keterbatasan pelatihan guru, rendahnya literasi digital, serta ketergantungan pada ujian nasional menjadi tantangan utama dalam peningkatan kualitas pendidikan. Pendanaan yang terbatas serta rendahnya investasi pada riset pendidikan menyebabkan inovasi belum berkembang optimal. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya reformasi kebijakan secara komprehensif untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mengurangi kesenjangan global.
Sistem Evaluasi dan Asesmen Pendidikan Perbandingan Indonesia dan Negara Lain Rahmadania, Rianti; Rahma, Isni Dwi; Iswandi, Wedi; Oktara, Yogi Rizki; Asmara, Adi; Kashardi, Kashardi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4163

Abstract

Sistem evaluasi dan asesmen pendidikan memegang peran penting dalam memastikan keberhasilan proses pembelajaran serta peningkatan kualitas pendidikan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komparatif model evaluasi pendidikan di Indonesia dan beberapa negara maju, terutama terkait filosofi asesmen, instrumen, kebijakan tata kelola, serta dampaknya terhadap peningkatan mutu pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah seperti jurnal internasional, laporan kebijakan OECD dan UNESCO, serta dokumen resmi terkait asesmen nasional dan global, termasuk PISA. Temuan penelitian menunjukkan bahwa negara maju cenderung menerapkan asesmen holistik yang menekankan perkembangan kompetensi abad ke-21, karakter, kreativitas, dan kemampuan problem-solving melalui asesmen formatif dan autentik. Sebaliknya, praktik asesmen di Indonesia masih didominasi oleh ujian sumatif dan nilai akhir sebagai tolok ukur keberhasilan akademik. Implementasi ANBK menjadi langkah awal menuju asesmen yang lebih komprehensif, namun masih menghadapi tantangan berupa ketimpangan fasilitas digital, kompetensi guru dalam asesmen formatif, dan kesenjangan mutu pendidikan antarwilayah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk meningkatkan kualitas asesmen nasional, diperlukan penguatan kebijakan, pemerataan akses teknologi, dan peningkatan kapasitas guru secara berkelanjutan. Hasil dari kajian ini diharapkan menjadi rujukan dalam pengembangan kebijakan asesmen yang lebih inklusif, adaptif, dan sejalan dengan kebutuhan global guna mendukung pemerataan pendidikan berkualitas di Indonesia.
Strategi Komunikasi Pemasaran Pariwisata Heritage Istano Basa Pagaruyung Berbasis Digital Putra, Fajry Aulia; Nasution, Ahmad Dani; Ramadan, Rahmad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4164

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi komunikasi pemasaran berbasis digital pada destinasi wisata heritage Istano Basa Pagaruyung yang memiliki nilai sejarah dan budaya Minangkabau. Dalam konteks pariwisata modern, strategi komunikasi digital berperan penting dalam membentuk citra destinasi dan memengaruhi minat berkunjung wisatawan, khususnya generasi muda yang sangat bergantung pada media sosial dan teknologi informasi. Oleh karena itu, penguatan komunikasi pemasaran digital menjadi kebutuhan strategis untuk menjaga relevansi destinasi budaya di tengah persaingan yang semakin ketat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi daring, analisis konten media sosial, serta wawancara informal dengan wisatawan yang pernah berkunjung ke Istano Basa Pagaruyung. Kerangka teori yang digunakan meliputi konsep pariwisata heritage, komunikasi pemasaran digital, brand image destinasi, serta peran user-generated content dalam membangun narasi dan persepsi publik terhadap sebuah objek wisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pemasaran digital di Istano Basa Pagaruyung belum optimal. Pengelola belum memiliki situs resmi sebagai pusat informasi digital, aktivitas media sosial tidak konsisten, serta storytelling budaya belum disampaikan secara menarik dan informatif melalui konten digital. Sebagian besar eksposur destinasi justru berasal dari unggahan wisatawan, sehingga narasi berkembang secara organik tanpa arahan yang jelas dan berpotensi menyederhanakan nilai heritage. Selain itu, rendahnya kolaborasi digital, minimnya inovasi konten, serta belum adanya pemanfaatan teknologi interpretatif seperti tur virtual, augmented reality (AR), atau sistem informasi berbasis aplikasi turut melemahkan efektivitas promosi digital. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi komunikasi yang lebih terstruktur, terintegrasi, dan inovatif untuk meningkatkan citra serta daya saing destinasi budaya di era digital.