cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,377 Documents
Narcissistic Personality Disorder Dalam Kehidupan Pernikahan Perspektif Qira’ah Mubadalah Muharram, Rizka Rahmawati; Hidayat, Rohmad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4016

Abstract

Penelitian ini membahas fenomena Narcissistic Personality Disorder (NPD) dalam kehidupan pernikahan yang kerap memicu kekerasan psikis, seperti manipulasi emosional, kontrol berlebihan, gaslighting, hingga devaluasi pasangan. Latar belakang masalah berangkat dari tingginya angka kekerasan psikologis dalam rumah tangga di Indonesia sebagaimana dicatat oleh Komnas Perempuan, serta meningkatnya curahan korban di media sosial yang menunjukkan bahwa isu ini semakin terbuka dan tidak lagi bersifat privat. Penelitian ini berfokus pada kajian etis-religius dengan menggunakan perspektif mubadalah yang menekankan prinsip kesalingan, kesetaraan, dan keadilan dalam relasi suami-istri. Pertanyaan utama yang diajukan adalah bagaimana sifat narsistik dalam pernikahan memengaruhi kualitas relasi serta bagaimana rendahnya internalisasi nilai mubadalah berkontribusi pada ketimpangan tersebut. Tulisan ini menggunakan studi kepustakaan atas literatur qira’ah mubadalah, psikologi klinis, hukum keluarga Islam, serta analisis konten digital yang merekam pengalaman korban untuk memperkuat data konseptual. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa sifat narsistik dalam pernikahan berdampak serius terhadap kesehatan mental korban, menurunkan kualitas relasi, serta memperkuat siklus kekerasan psikis yang sulit diputus. Minimnya internalisasi prinsip mubadalah menyebabkan relasi rumah tangga lebih rentan terhadap dominasi, objektifikasi, dan pengabaian hak pasangan. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan nilai mubadalah sebagai fondasi etik-religius untuk membangun rumah tangga yang adil, setara, dan penuh kasih sayang, sekaligus menawarkan kerangka preventif dan kuratif dalam memahami serta menangani dinamika pernikahan dengan kecenderungan narsistik.
Determinasi Penyerapan Tenaga Kerja pada Sektor Pariwisata di Kota Yogyakarta Andriani, Nanda Putri; Ujianto, Ujianto
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4018

Abstract

Penelitian ini menganalisis dampak pariwisata terhadap penyerapan tenaga kerja di Yogyakarta selama periode 2014 hingga 2024. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan analisis regresi linier berganda berdasarkan data yang diperoleh dari berbagai lembaga daerah, penelitian ini menguji pengaruh empat variabel utama, yaitu jumlah wisatawan domestik, jumlah daya tarik wisata, jumlah kamar hotel, dan jumlah restoran terhadap penyerapan tenaga kerja di sektor pariwisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial hanya variabel jumlah kamar hotel yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Temuan ini menegaskan bahwa subsektor akomodasi memiliki kebutuhan tenaga kerja yang besar dan cenderung stabil, menjadikannya motor utama penciptaan lapangan kerja di industri pariwisata Yogyakarta. Sementara itu, variabel wisatawan domestik, daya tarik wisata, dan jumlah restoran tidak menunjukkan pengaruh parsial yang signifikan. Namun, secara simultan keempat variabel tersebut terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,742 menunjukkan bahwa 74,2% variasi penyerapan tenaga kerja dapat dijelaskan oleh keseluruhan variabel dalam model. Berdasarkan hasil tersebut, penelitian ini menyimpulkan pentingnya penguatan sektor akomodasi sebagai strategi prioritas dalam meningkatkan kesempatan kerja. Selain itu, pemerintah daerah dan pemangku kepentingan disarankan untuk mengoptimalkan pengelolaan daya tarik wisata serta meningkatkan kualitas dan daya saing industri kuliner agar kontribusinya terhadap penyerapan tenaga kerja semakin optimal. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi perumusan kebijakan pengembangan pariwisata berkelanjutan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Penerapan Perangkat Pembelajaran IPAS Berbasis Pembelajaran Berdiferensiasi melalui Model Problem Based Learning di Kelas V MI Tarbiyatus Shibyan Kembiritan Genteng Mustolih Mustolih; Fina Wildania Sholeha; Erma Fatmawat Fatmawat; Mu’alimin Mu’alimin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.4019

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan pembelajaran abad ke-21 yang menekankan pendekatan adaptif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik, sejalan dengan implementasi Kurikulum Merdeka. Pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar, masih ditemukan praktik pembelajaran yang belum mengakomodasi keberagaman karakteristik siswa, sehingga berdampak pada rendahnya keterlibatan dan hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan perangkat pembelajaran IPAS berbasis pembelajaran berdiferensiasi melalui model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran siswa kelas V MI Tarbiyatus Shibyan Kembiritan Genteng. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas satu guru dan siswa kelas V yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, yang dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi melalui PBL mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan bermakna. Diferensiasi terlihat pada aspek konten, proses, dan produk, sementara PBL mendorong siswa untuk berpikir kritis dan memecahkan masalah melalui konteks nyata. Faktor pendukung meliputi kesiapan guru, kelengkapan perangkat pembelajaran, serta antusiasme siswa, sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan waktu, variasi kemandirian belajar siswa, dan keterbatasan media. Kendala utama terletak pada pengelolaan kelas yang heterogen dan adaptasi siswa terhadap pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis dalam pengembangan perangkat pembelajaran IPAS yang inovatif, adaptif, dan berpusat pada peserta didik dalam konteks Kurikulum Merdeka.
Implementasi E-Bussines dan Dampaknya Terhadap Pertumbuhan UMKM Rahmawati, Feti; Sihombing, Veronika Dinar Romauli; Fauziah, Fauziah; Astuti, Tri; Redjeki, Finny
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 1 (2025): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i1.402

Abstract

The development of information technology has changed the business landscape globally, including in Indonesia. E-business is one of the main strategies for Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) to increase competitiveness in the digital era. This research aims to analyze the implementation of e-business in MSMEs in Indonesia and its impact on business growth. This research uses a qualitative method with a case study approach on five MSMEs that have adopted e-business. The research results show that e-business contributes significantly to increasing operational efficiency, market expansion and revenue growth. However, challenges such as lack of digital literacy and technological infrastructure are still obstacles. The conclusion of this research confirms that government support and increasing the digital capacity of MSME players are key factors in the success of e-business implementation
Pengaruh Implementasi Kebijakan Transformasi Digital Terhadap Kinerja Guru Di Sekolah Sholeha, Fina Wildania; Irfan, M; Fauzi, Imron; Fatmawati, Erma
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4020

Abstract

Transformasi digital dalam pendidikan dasar menjadi langkah strategis untuk meningkatkan mutu pembelajaran di era teknologi. Namun, implementasinya di sekolah dasar tidak selalu berjalan mulus karena masih ditemui kendala berupa keterbatasan sarana TIK, belum meratanya pelatihan guru, serta tantangan adaptasi terhadap kebijakan digitalisasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh implementasi kebijakan transformasi digital terhadap kinerja guru sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto dan melibatkan 92 guru yang dipilih melalui proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui angket berskala Likert serta dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier sederhana berbantuan SPSS versi terbaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan transformasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,456. Temuan ini mengindikasikan bahwa 45,6% variasi kinerja guru dapat dijelaskan oleh kualitas implementasi kebijakan digital, terutama melalui penyediaan infrastruktur TIK, pelatihan digital yang relevan, serta dukungan kepala sekolah dalam penerapan teknologi pembelajaran. Hasil ini menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan perangkat, tetapi juga oleh kesiapan guru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam aktivitas pedagogis. Dengan demikian, penguatan kebijakan digitalisasi sekolah dasar menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja guru serta efektivitas pembelajaran berbasis teknologi.  
Pengaruh Audit Internal dan Whistleblowing system Terhadap Pencegahan Kecurangan Laporan Keuangan Nuryasin, Fadli
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh audit internal dan whistleblowing system terhadap pencegahan kecurangan laporan keuangan pada perusahaan sektor healthcare yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2023–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi data panel dan diolah menggunakan E-Views 12. Sampel terdiri dari 27 perusahaan dengan total 54 observasi yang dipilih melalui purposive sampling berdasarkan ketersediaan laporan tahunan dan informasi terkait variabel penelitian. Data penelitian merupakan data sekunder yang diperoleh dari annual report perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa audit internal dan whistleblowing system berpengaruh positif dan signifikan terhadap pencegahan kecurangan laporan keuangan. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin kuat peran audit internal serta semakin efektif mekanisme whistleblowing diterapkan, maka semakin tinggi kemampuan perusahaan dalam mendeteksi, mengurangi, dan mencegah praktik kecurangan. Penelitian ini juga menegaskan bahwa sektor healthcare yang memiliki risiko operasional dan regulasi tinggi membutuhkan sistem pengendalian yang lebih kuat untuk menjaga integritas pelaporan keuangan. Penguatan fungsi audit internal dapat dilakukan melalui peningkatan kompetensi auditor, independensi, serta pemanfaatan teknologi audit. Sementara itu, efektivitas whistleblowing system dapat diperkuat dengan menyediakan saluran pelaporan yang mudah diakses, menjamin kerahasiaan, serta memberikan perlindungan bagi pelapor. Secara keseluruhan, temuan ini memberikan implikasi penting bagi perusahaan dan regulator dalam mendorong praktik tata kelola yang lebih transparan dan akuntabel.
Optimalisasi Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual di Era Ekonomi Digital: Analisis Efektivitas Penegakan Hukum terhadap Pelanggaran Hak Cipta di Platform Online Joseph William
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.4022

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penegakan hukum hak cipta di Indonesia dalam menghadapi pelanggaran pada platform online serta merumuskan strategi optimalisasi perlindungan Hak Kekayaan Intelektual di era ekonomi digital. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus melalui penelaahan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, regulasi Informasi dan Transaksi Elektronik, ketentuan Penyelenggara Sistem Elektronik, doktrin, dan praktik penanganan pelanggaran digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerangka hukum nasional telah menyediakan instrumen pidana, perdata, administratif, mekanisme pemutusan akses, serta penyelesaian sengketa. Namun, pelaksanaannya belum optimal karena ketidakharmonisan regulasi, perbedaan prosedur pelaporan antarplatform, keterbatasan sumber daya dan kompetensi digital forensics aparat, rendahnya literasi hak cipta masyarakat, serta karakter ruang digital yang cepat, anonim, lintas batas, dan mudah direplikasi. Mekanisme notice and takedown dan pemblokiran situs masih cenderung reaktif, sedangkan perkembangan kecerdasan buatan, streaming, dan distribusi konten singkat memperluas bentuk pelanggaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan perlindungan hak cipta memerlukan harmonisasi regulasi, penegasan tanggung jawab platform, standardisasi sistem pelaporan, pengembangan teknologi deteksi otomatis, peningkatan kapasitas aparat, edukasi publik, dan kerja sama internasional. Temuan penelitian juga menegaskan pentingnya mekanisme pengawasan yang transparan, terukur, mudah diakses pencipta, dan mampu memberikan respons cepat terhadap laporan. Strategi tersebut diperlukan untuk membangun ekosistem digital yang adil, responsif, dan mendukung keberlanjutan industri kreatif nasional.
Kedudukan Mahar Dalam Hukum Keluarga Islam Indonesia dan Maroko Putri, Firly Diana; Afriza , Leni; Muhammad , Fauzi; Mursalin , Ayub
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4023

Abstract

Proses pernikahan dalam Islam, mulai dari tahap pertunangan hingga prosesi resepsi, memiliki aturan dan tata cara yang mendapat perhatian khusus, termasuk mengenai mahar sebagai elemen penting dalam akad nikah. Mahar merupakan pemberian wajib dari seorang laki-laki kepada calon istrinya sebagai bentuk penghormatan dan penegasan keseriusan dalam membangun rumah tangga. Meskipun wajib, mahar tidak termasuk rukun nikah sehingga ketiadaannya tidak membatalkan akad, tetapi tetap menjadi kewajiban yang harus dipenuhi setelahnya. Syariat Islam menekankan bahwa mahar ideal adalah mahar yang tidak memberatkan, tidak eksploitatif, dan tidak menjadi penghalang berlangsungnya pernikahan. Kesederhanaan mahar dianjurkan karena dinilai membawa keberkahan serta memudahkan kedua mempelai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan kedudukan mahar dalam hukum keluarga Islam di berbagai negara, khususnya di Maroko dan Indonesia. Penelitian menggunakan metode hukum normatif melalui studi kepustakaan (library research) dengan menelaah jurnal ilmiah, buku, regulasi hukum keluarga, dan literatur relevan, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menemukan kesamaan prinsip dan praktik penerapan mahar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik di Maroko maupun Indonesia, mahar memiliki kedudukan yang fleksibel dan tidak diposisikan sebagai beban ekonomi berat bagi pihak laki-laki. Kedua negara menekankan nilai kesederhanaan, kepatutan, dan kemaslahatan dalam penentuan mahar. Seiring perkembangan zaman dan meningkatnya kesadaran mengenai hak-hak perempuan, pandangan masyarakat bergeser bahwa mahar tidak hanya bernilai material, tetapi juga mencerminkan penghargaan, komitmen, dan tanggung jawab dalam pernikahan. Dengan demikian, mahar dipahami sebagai simbol keadilan dan kesalingan dalam membangun keluarga yang harmonis.
Pengaruh Pemahaman Pajak dan Kesadaran Pajak terhadap Kepatuhan Pembayaran Pajak pada UMKM Sektor Kuliner di Jakarta Selatan Sari, Adha Sagita; Mariska, Elza; Setiyawati, Amilia; Subaidah, Subaidah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4024

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemahaman pajak dan kesadaran wajib pajak terhadap kepatuhan pembayaran pajak pada pelaku UMKM sektor kuliner di Jakarta Selatan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya tingkat kepatuhan pajak di kalangan UMKM, meskipun sektor tersebut memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional serta potensi penerimaan negara yang terus meningkat setiap tahun. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi 885 UMKM kuliner dan sampel 90 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran wajib pajak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan pembayaran pajak. Sebaliknya, pemahaman pajak tidak memberikan pengaruh signifikan apabila diuji secara parsial, yang mengindikasikan bahwa pengetahuan formal tidak selalu berbanding lurus dengan perilaku patuh. Namun, ketika diuji secara simultan, pemahaman pajak dan kesadaran wajib pajak terbukti memberikan pengaruh signifikan terhadap kepatuhan pembayaran pajak. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,636 menunjukkan bahwa 63,6 persen variasi kepatuhan pajak dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sementara sisanya dipengaruhi faktor lain seperti sosialisasi fiskal, kemudahan layanan digital, serta persepsi terhadap manfaat pajak. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kesadaran perpajakan dan optimalisasi program edukasi fiskal bagi pelaku UMKM, terutama melalui pendekatan yang lebih intensif, adaptif, dan mudah diakses.
Analisis Pengaruh Stabilitas Nilai Tukar dan Cadangan Devisa terhadap Foreign Direct Investment (FDI) Amerika Lilis Febiola; Nazira Maulidia Nasution; Andina Febriana Lubis; Ibtisaam Ashiil Zidane Nasution
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.4025

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh stabilitas nilai tukar dan cadangan devisa terhadap Foreign Direct Investment (FDI) Amerika Serikat di Indonesia selama periode 2005–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder tahunan yang bersumber dari Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik. Analisis dilakukan melalui regresi linier berganda menggunakan perangkat lunak EViews, disertai uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi untuk memastikan kelayakan model. Variabel dependen penelitian adalah nilai investasi langsung Amerika Serikat, sedangkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika dan cadangan devisa digunakan sebagai variabel independen. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai tukar memiliki koefisien positif sebesar 0,003305, tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap FDI Amerika Serikat karena nilai probabilitasnya sebesar 0,9814. Sebaliknya, cadangan devisa memiliki koefisien positif sebesar 0,038657 dan berpengaruh signifikan dengan nilai probabilitas 0,0008. Secara simultan, nilai tukar dan cadangan devisa berpengaruh signifikan terhadap FDI, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai Prob(F-statistic) sebesar 0,000013. Nilai R-squared sebesar 0,734163 menunjukkan bahwa kedua variabel mampu menjelaskan 73,42% variasi FDI, sedangkan 26,58% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa investor Amerika Serikat tidak menjadikan perubahan nilai tukar sebagai pertimbangan utama, sementara kekuatan cadangan devisa berperan penting dalam membangun kepercayaan terhadap ketahanan ekonomi Indonesia. Implikasi penelitian menekankan pentingnya kebijakan ekonomi makro yang menjaga dan memperkuat cadangan devisa untuk meningkatkan daya tarik investasi asing secara berkelanjutan.