cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,076 Documents
Efektivitas Program Corporate Social Responsibility PT Astra International Tbk terhadap Peningkatan Aspek Community Development di Desa Les, Kabupaten Buleleng Megawati, Putu Tirta; Windari, Ratna Artha; Ardhya, Si Ngurah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7358

Abstract

Pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Astra International melalui program Kampung Berseri Astra di Desa Les belum sepenuhnya efektif dalam meningkatkan aspek community development. Meskipun program tersebut telah memberikan kontribusi pada aspek lingkungan, sosial, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, capaian yang diperoleh belum optimal karena masih terdapat berbagai kendala, seperti keterbatasan partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan dan evaluasi program, belum maksimalnya sistem monitoring dan evaluasi, serta koordinasi yang belum berjalan secara terstruktur antara perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelaksanaan program CSR dalam meningkatkan aspek community development di Desa Les, Kabupaten Buleleng, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi hambatan dalam pelaksanaannya dengan menggunakan metode penelitian hukum empiris melalui studi dokumen, wawancara, dan observasi langsung. Selain itu, penelitian ini juga menyoroti pentingnya keberlanjutan program dalam jangka panjang, karena keberhasilan community development tidak hanya diukur dari output kegiatan, tetapi juga dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat secara berkelanjutan. Kurangnya indikator keberhasilan yang terukur dan baku menjadi salah satu faktor yang menyebabkan sulitnya menilai sejauh mana program tersebut memberikan perubahan signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat, ditambah dengan masih adanya ketergantungan masyarakat terhadap inisiatif perusahaan sehingga kemandirian belum sepenuhnya terwujud. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang lebih komprehensif melalui peningkatan kapasitas masyarakat, penyusunan indikator evaluasi yang jelas, serta penguatan sinergi antara seluruh pemangku kepentingan, sehingga efektivitas program CSR dapat ditingkatkan secara berkelanjutan
Implementasi Reliability Centered Maintenance (RCM) Berbasi Analisis Kuantitatif Vibrasi dan Infrared Thermography Pada Pompa Sentrifugal Untuk Meningkatkan Keandalan Sistem Samloy, Marscel Alpharo; Shidiq, Ahmad; Joenoes, Ahmad Taufik; Permana, Diki Ismail
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7393

Abstract

Pompa sentrifugal merupakan peralatan vital dalam sistem industri yang berperan penting dalam menjaga kontinuitas proses produksi. Peralatan ini rentan terhadap berbagai kegagalan mekanis, seperti mass imbalance, misalignment, dan kerusakan bearing. Gangguan tersebut umumnya ditandai dengan meningkatnya tingkat getaran serta munculnya anomali temperatur pada komponen utama, yang apabila tidak segera ditangani dapat menyebabkan penurunan kinerja hingga kegagalan sistem. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pemeliharaan yang tepat untuk mendeteksi kerusakan sejak dini secara akurat dan sistematis. Penelitian ini bertujuan mengembangkan metode Reliability Centered Maintenance (RCM) berbasis pendekatan kuantitatif melalui integrasi analisis vibrasi dan Infrared Thermography. Pengukuran getaran dilakukan untuk mengidentifikasi spektrum frekuensi dominan, yang kemudian dibandingkan dengan standar ISO 10816-3 dalam mengevaluasi tingkat keparahan getaran mesin. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai getaran berada pada zona C (kelas 3), yang mengindikasikan adanya potensi mass imbalance pada sistem pompa. Selanjutnya, analisis Infrared Thermography dilakukan dengan mengacu pada standar ISO 18434-2 untuk mendeteksi distribusi temperatur pada area bearing housing dan coupling. Hasil pengamatan menunjukkan adanya pola pemanasan asimetris yang mengindikasikan potensi misalignment serta degradasi pelumasan. Integrasi kedua metode condition monitoring dalam kerangka RCM mampu meningkatkan ketepatan identifikasi failure mode, mengoptimalkan interval pemeliharaan, serta mendukung peningkatan keandalan dan efisiensi operasi pompa sentrifugal secara berkelanjutan dan optimal.
Pertanggungjawaban Hukum Pelaku dan Kewenangan Kepolisian dalam Kecelakaan Lalu Lintas Pasca, Aprillia Wihelda; Prawesthi, Wahyu; Aranggraeni, Renda
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7396

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertanggungjawaban hukum pelaku terhadap korban kecelakaan lalu lintas menurut Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta kewenangan kepolisian dalam memberikan pertanggungjawaban hukum tersebut kepada korban. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konsep hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertanggungjawaban hukum pelaku kecelakaan lalu lintas mencakup dua aspek utama, yaitu aspek pidana dan aspek perdata. Dalam aspek pidana, pelaku yang karena kelalaiannya menyebabkan kecelakaan dapat dikenakan sanksi pidana sesuai ketentuan Pasal 310 Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Sedangkan dalam aspek perdata, pelaku atau pemilik kendaraan wajib memberikan ganti kerugian kepada korban sebagaimana diatur dalam Pasal 234 dan Pasal 236. Pertanggungjawaban ini bertujuan untuk memberikan pemulihan terhadap kerugian yang dialami korban baik secara fisik, finansial, maupun psikologis. Selain itu, kewenangan kepolisian memiliki peran penting dalam mewujudkan pertanggungjawaban hukum tersebut. Kepolisian berwenang melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara, pengamanan dan olah tempat kejadian perkara, serta penyidikan guna menentukan penyebab kecelakaan dan pihak yang bertanggung jawab. Proses penyidikan ini juga menjadi dasar bagi korban untuk memperoleh santunan dan ganti kerugian. Namun, dalam praktiknya masih terdapat kendala berupa keterlambatan administrasi dan kurang optimalnya pemenuhan hak korban, sehingga diperlukan peningkatan profesionalitas dan akuntabilitas kepolisian dalam penanganan kecelakaan lalu lintas  
Implementasi Hak Asasi Manusia Dalam Pelaksanaan Tugas Samapta Polri Pengamanan Masyarakat Mojokerto Amarullah, Alfansyuri; Subekti, Subekti; Aranggraeni, Renda
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7399

Abstract

Implementasi Hak Asasi Manusia (HAM) dalam pelaksanaan tugas kepolisian merupakan aspek penting dalam mewujudkan penegakan hukum yang profesional, proporsional, dan berkeadilan. Salah satu fungsi kepolisian yang berperan strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat adalah fungsi Samapta, khususnya dalam kegiatan pengamanan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi prinsip-prinsip HAM dalam pelaksanaan tugas Samapta POLRI pada kegiatan pengamanan masyarakat di POLRES Kota Mojokerto serta mengidentifikasi kendala dan upaya yang dilakukan dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan yuridis sosiologis. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan yang relevan serta penelitian lapangan melalui wawancara dan observasi di lingkungan POLRES Kota Mojokerto. Data dianalisis secara kualitatif untuk memberikan gambaran mengenai pelaksanaan tugas Samapta dalam perspektif HAM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan tugas Samapta dalam pengamanan masyarakat telah mengacu pada prinsip HAM seperti legalitas, profesionalitas, proporsionalitas, akuntabilitas, dan penghormatan terhadap martabat manusia. Namun, masih terdapat kendala berupa keterbatasan pemahaman anggota, dinamika kondisi lapangan, serta keterbatasan sarana dan prasarana.
Analisis Yuridis Kewenangan Penyidik Kepolisian Dalam Tindak Pidana Melibatkan Anak Di Bawah Umur Aditya, Fenly Kurnia Eka; Sidharta, Dudik Djaja; Hamdani, Fathul
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7402

Abstract

Pengamanan unjuk rasa merupakan salah satu tugas kepolisian yang memiliki tingkat kerawanan tinggi karena berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Dalam pelaksanaannya, aparat kepolisian, khususnya Satuan Samapta, dituntut untuk menerapkan prinsip proporsionalitas dalam penggunaan kekuatan agar tidak melanggar hak asasi manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi prinsip proporsionalitas dalam penggunaan kekuatan oleh Satuan Samapta Polres Kota Mojokerto dalam pengamanan unjuk rasa, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan pendekatan deskriptif analitis. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi kepustakaan, kemudian dianalisis secara kualitatif dengan mengaitkan antara fakta di lapangan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi prinsip proporsionalitas dalam penggunaan kekuatan oleh Satuan Samapta Polres Kota Mojokerto pada umumnya telah berjalan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, dengan mengedepankan pendekatan preventif, persuasif, dan humanis. Penggunaan kekuatan dilakukan secara bertahap sesuai dengan tingkat ancaman yang dihadapi. Namun demikian, masih terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaannya, seperti keterbatasan jumlah personel, eskalasi emosi massa, serta adanya provokasi dari pihak tertentu yang dapat mempengaruhi stabilitas pengamanan. Dengan demikian, penerapan prinsip proporsionalitas dalam penggunaan kekuatan telah dilaksanakan dengan cukup baik, namun tetap memerlukan peningkatan profesionalisme, pelatihan, dan pengawasan guna mencegah terjadinya pelanggaran hak asasi manusia dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Analisis Hukum Ketenagakerjaan Terhadap Status Kepegawaian Satpam Di Pabrik Kertas PT. Tjiwi Kimia Tbk Trimurti, Dony; Sidharta, Dudik Djaja; Hamdani, Fathul
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7406

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum ketenagakerjaan mengenai status kepegawaian Satuan Pengamanan (Satpam) serta penerapannya dalam praktik hubungan kerja pada Pabrik Kertas PT. Tjiwi Kimia Tbk. Permasalahan penelitian meliputi pengaturan status kepegawaian Satpam menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku dan kesesuaiannya dengan praktik hubungan kerja di lapangan. Fokus penelitian ini menjadi penting karena keberadaan Satpam sebagai bagian dari sistem keamanan perusahaan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas operasional, sehingga kejelasan status kepegawaian menjadi hal yang krusial dalam menjamin perlindungan hukum bagi pekerja. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan yang didukung data empiris sebagai bahan pelengkap. Pendekatan ini digunakan untuk mengkaji secara sistematis norma hukum yang berlaku serta membandingkannya dengan kondisi faktual yang terjadi di lapangan. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya menelaah aspek normatif, tetapi juga memberikan gambaran mengenai implementasi hukum dalam praktik hubungan kerja yang sesungguhnya.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif Satpam merupakan pekerja dalam hubungan kerja sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan serta perubahan melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Pekerjaan pengamanan yang bersifat berkelanjutan pada prinsipnya lebih tepat menggunakan Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT). Namun dalam praktiknya di PT. Tjiwi Kimia Tbk, Satpam dipekerjakan melalui sistem outsourcing dengan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT). Praktik tersebut secara hukum masih diperbolehkan, tetapi berpotensi menimbulkan ketidakpastian status kerja serta perlindungan hak pekerja. Oleh karena itu, diperlukan perhatian lebih lanjut terhadap penerapan sistem tersebut agar tetap sejalan dengan prinsip perlindungan tenaga kerja.
Tinjauan Yuridis Terhadap Kewenangan Satuan Samapta Dalam Pengamanan Unjuk Rasa Di Wilayah Hukum Polres Mojokerto Setyawan, Firmansyah Fajar Aldy; Handayati, Nur; Ayuningtiyas, Fitri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7414

Abstract

Pengamanan unjuk rasa merupakan bagian dari tugas Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus menjamin hak konstitusional warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Dalam praktiknya, kegiatan unjuk rasa seringkali melibatkan jumlah massa yang besar serta dinamika sosial yang kompleks sehingga berpotensi menimbulkan gangguan keamanan apabila tidak dikelola secara tepat. Oleh karena itu, diperlukan peran aparat kepolisian yang profesional dan proporsional dalam melakukan pengamanan. Satuan Samapta memiliki peran strategis dalam pengendalian massa agar unjuk rasa berlangsung tertib, aman, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan kewenangan Satuan Samapta Polres Mojokerto dalam pengamanan unjuk rasa serta mengkaji kendala dan upaya yang dilakukan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan perundang-undangan dan sosiologis melalui studi kepustakaan dan data lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kewenangan Satuan Samapta Polres Mojokerto telah dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002, Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998, serta Peraturan Kapolri Nomor 16 Tahun 2006. Pengamanan dilakukan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan mengedepankan prinsip preventif, persuasif, humanis, dan proporsional. Kendala yang dihadapi meliputi potensi eskalasi massa, keterbatasan sumber daya, dan perbedaan pemahaman hukum, yang diatasi melalui komunikasi, peningkatan profesionalisme, dan koordinasi lintas fungsi efektif.
Pengaruh Sosialisasi Peraturan Perpajakan, Pengetahuan Wajib Pajak, Persepsi Efektivitas Sistem Perpajakan, dan Kepatuhan Wajib Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Non-Karyawan Aprilia, Alista Nur; Ekawanti, Wahyumi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7441

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sosialisasi perpajakan, pengetahuan wajib pajak, persepsi efektivitas sistem perpajakan, dan kesadaran wajib pajak terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi non-karyawan. Populasi dalam penelitian ini adalah driver ojek online yang menggunakan aplikasi Gojek, Grab, dan Maxim yang berdomisili di Kota Tangerang. Pemilihan populasi ini didasarkan pada meningkatnya jumlah pekerja sektor informal yang memiliki kewajiban perpajakan namun seringkali belum sepenuhnya patuh dalam memenuhi kewajibannya. Selain itu, kelompok ini dinilai memiliki karakteristik pekerjaan yang fleksibel sehingga berpotensi memengaruhi tingkat kepatuhan pajak mereka. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode accidental sampling yang menghasilkan 100 responden sebagai sampel penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan menggunakan software SPSS versi 26.0 untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sosialisasi peraturan perpajakan, persepsi efektivitas sistem perpajakan, dan kesadaran wajib pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik pemahaman dan kesadaran yang dimiliki, maka tingkat kepatuhan juga akan meningkat. Sementara itu, pengetahuan wajib pajak tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, sehingga diperlukan pendekatan lain dalam meningkatkan kepatuhan tersebut, seperti peningkatan layanan dan kemudahan akses perpajakan yang lebih optimal bagi wajib pajak.
Analisis Financial Literacy, Emotional Intelligence dan Parent's Income terhadap Financial Behavior Ningrum, Endah Prawesti; Christiaan, Pemy; Mahmudin, Tono
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7452

Abstract

Penelitian yang tujuannya agar menganalisis financial literacy, emotional intelligence, dan parent’s income terhadap financial behavior. Perilaku konsumtif pada generasi muda, penggunaan layanan paylater, ataupun minimnya kemampuan pengelolaan keuangan menjadi indikasi pentingnya pemahaman terkait faktor-faktor yang memengaruhi financial behavior. Populasi penelitian dilakukan untuk Gen Z yang berada di Kota Bekasi. Penelitian metodenya memanfaatkan pendekatan kuantitatif, dengan melalui teknik dikumpulkan data memakai rangkaian kuesioner. Penyebaran data dilakukan pada populasi Gen Z di Kota Bekasi. Sampel untuk olah data yang diteliti 100 responden. Teknik analisis data memanfaatkan uji validitas, reliabilitas, serta mempergunakan analisis regresi linier berganda. Untuk hasil diteliti menjelaskan bahwa financial literacy memiliki pengaruh positif, signifikan terhadap financial behavior di Kota Bekasi. Emotional intelligence memiliki pengaruh positif, signifikan terhadap financial behavior di Kota Bekasi. Parent's income memiliki pengaruh positif, signifikan terhadap financial behavior di Kota Bekasi. Secara simultan, financial literacy, emotional intelligence dan parent's income memiliki pengaruh positif, signifikan terhadap financial behavior pada Gen Z di Kota Bekasi. Hasil penelitian yang diperoleh dari nilai Adjusted R2 terbuktikan sebesar 42,1%. Rekomendasi untuk peneliti berikutnya dapat menggunakan faktor internal lain seperti financial attitude, pinjaman online, maupun financial knowledge. Penelitian yang diharap agar memberi kontribusi untuk pengembangan literasi keuangan, meningkatkan kesadaran GenZ dapat mengelola keuangan secara bijak.
Investasi Asing sebagai Pendorong Pertumbuhan Industri di Indonesia Nst, Ibtisaam Ashiil Zidane; Sinambela, Agustian; Banjarnahor, Elisabet; Zega, Sri Karwindah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7461

Abstract

Investasi asing atau Penanaman Modal Asing (PMA) merupakan salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan industri dan pembangunan ekonomi di Indonesia. Melalui investasi asing, Indonesia memperoleh tambahan modal, transfer teknologi, peningkatan keterampilan tenaga kerja, serta perluasan kesempatan kerja yang berdampak pada peningkatan produktivitas sektor industri. Data realisasi PMA menunjukkan bahwa investasi asing di Indonesia mengalami kecenderungan meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2019 nilai investasi asing tercatat sebesar Rp423,1 triliun, kemudian sedikit menurun menjadi Rp412,8 triliun pada tahun 2020 akibat dampak pandemi COVID-19. Selanjutnya investasi asing kembali meningkat menjadi Rp454,0 triliun pada tahun 2021, Rp654,4 triliun pada tahun 2022, dan Rp744,0 triliun pada tahun 2023. Tren peningkatan tersebut berlanjut pada tahun 2024 dengan nilai Rp829,9 triliun dan diperkirakan mencapai Rp900,9 triliun pada tahun 2025. Peningkatan investasi asing tersebut menunjukkan bahwa Indonesia memiliki daya tarik yang cukup besar bagi investor global, terutama pada sektor industri pengolahan, pertambangan, dan energi. Investasi ini berperan penting dalam meningkatkan kapasitas produksi, mendorong inovasi, serta memperkuat daya saing industri nasional di pasar internasional. Oleh karena itu, keberadaan investasi asing dapat menjadi salah satu pendorong utama dalam mempercepat pertumbuhan industri di Indonesia. Dengan menciptakan iklim investasi yang kondusif, pemerintah diharapkan dapat terus menarik investasi asing guna mendukung pembangunan industri yang berkelanjutan.