cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,292 Documents
Pengaruh Perceived Product Quality dan E Marketing Terhadap Keputusan Pembelian Viva Cosmetics Di Underprice Skincare Jamin Ginting Fadillah, FDwi Resya; Yunita, Nindya; Putra, Irwansyah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6109

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perceived product quality dan e-marketing terhadap keputusan pembelian viva cosmetics di underprice skincare jamin ginting. Penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif ,Sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling yang terdiri dari 130 responden yang menggunakan viva cosmetics di underprice skincare jamin ginting. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dan teknik analisis statistik Metode pengumpulan data melalui wawancara, daftar pernyataan, dan studi dokumentasi. Pada hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh perceived product quality dan e-marketing terhadap keputusan pembelian secara serempak berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian viva cosmetics di underprice skincare jamin ginting  dengan nilai Fhitung 325.503 > nilai Ftabel 3,06. Uji parsial yang dilakukan menunjukkan bahwa e-marketing secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian viva cosmetics di underprice skincare jamin ginting . Uji parsial yang dilakukan menunjukkan bahwa perceived product quality berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian viva cosmetics di underprice skincare jamin ginting Nilai Adjusted R Square yang didapat dari hasil pengujian Koefisien Determinan (R2) terhadap keputusan pembelian sebesar 0,834 berarti 83,4% dapat di jelaskan oleh perceived product quality dan e-marketing. Sedangkan sisanya 16,6% dapat dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. seperti harga, kualitas pelayanan, dan citra merek.
Dark Patterns sebagai Bentuk Manipulasi Perilaku Konsumen Digital: Analisis Interdisipliner terhadap Dampak Psikologis, Hukum, dan Ekonomi dari Praktik Desain Manipulatif dalam Ekosistem E-Commerce Global Putri, Rizha Claudilla
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.611

Abstract

Penelitian ini menganalisis fenomena dark patterns sebagai bentuk manipulasi perilaku konsumen dalam ekosistem e-commerce global melalui pendekatan interdisipliner yang menggabungkan perspektif psikologis, hukum, dan ekonomi. Dark patterns merupakan teknik desain antarmuka yang secara sengaja dirancang untuk memanipulasi konsumen agar melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan preferensi sebenarnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan library research untuk menganalisis dampak dark patterns terhadap perilaku konsumen digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dark patterns memiliki dampak signifikan terhadap pengambilan keputusan konsumen, dengan efek psikologis berupa eksploitasi bias kognitif, dampak hukum berupa potensi pelanggaran hak konsumen, dan dampak ekonomi berupa distorsi pasar dan kerugian konsumen. Studi ini juga mengungkapkan bahwa regulasi saat ini masih belum memadai dalam mengatasi kompleksitas dark patterns, sementara dampak ekonominya mencapai miliaran dolar secara global. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam memahami mekanisme manipulasi digital dan praktis dalam pengembangan kerangka regulasi yang lebih efektif untuk melindungi konsumen di era digital.
Pengaruh Strategi Marketing terhadap Impulsif Buying pada Platform Media Sosial Tiktok Rahayu, Putri Sri; Arawi, Salsabilla; Prasela, Priti; Pratiwi, Andini Wahyu; Lestari, Suci
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6110

Abstract

Perkembangan media sosial, khususnya platform TikTok, telah menjadi salah satu faktor penting dalam transformasi strategi pemasaran digital yang berpotensi memengaruhi perilaku pembelian konsumen. TikTok tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai sarana pemasaran interaktif melalui berbagai fitur yang dirancang untuk meningkatkan daya tarik produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara strategi pemasaran digital yang diterapkan melalui TikTok dengan perilaku pembelian impulsif (impulsive buying) pada konsumen. Strategi pemasaran yang dianalisis meliputi iklan visual, influencer marketing, program flash sale, serta pemanfaatan fitur live shopping TikTok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang aktif menggunakan TikTok sebagai media konsumsi konten dan belanja daring. Instrumen penelitian menggunakan skala Likert 1 sampai 5 untuk mengukur persepsi responden terhadap efektivitas strategi pemasaran TikTok dan kecenderungan perilaku pembelian impulsif. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif dan inferensial untuk melihat pola hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang diterapkan melalui TikTok mampu meningkatkan ketertarikan dan minat konsumen terhadap suatu produk, terutama melalui konten visual yang menarik dan rekomendasi dari influencer. Meskipun demikian, mayoritas responden menunjukkan sikap netral hingga setuju terhadap pernyataan yang mengaitkan strategi pemasaran TikTok secara langsung dengan perilaku pembelian impulsif. Temuan ini mengindikasikan bahwa impulsive buying tidak hanya dipengaruhi oleh stimulus pemasaran digital, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor internal konsumen, seperti kontrol diri, kebutuhan pribadi, dan kondisi emosional. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami peran media sosial TikTok dalam membentuk perilaku konsumen secara lebih komprehensif.
Modal Sosial Masyarakat Lokal dalam Memperkuat Ketahanan Sosial Pasca Transformasi Digital Yain, Ahmad; Sugito, Sugito; Nasution, Burhanuddin; Harahap, Masrul Efendi Umar; Nasution, Ismail
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6111

Abstract

Transformasi digital telah membawa perubahan yang signifikan dalam dinamika kehidupan sosial masyarakat, termasuk pada masyarakat lokal di tingkat desa dan komunitas. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi tidak hanya memberikan kemudahan dalam akses informasi, layanan publik, dan interaksi virtual, tetapi juga memunculkan berbagai tantangan sosial, seperti berkurangnya intensitas interaksi sosial secara langsung, melemahnya solidaritas sosial, pergeseran nilai-nilai kebersamaan, serta meningkatnya potensi konflik sosial akibat kesenjangan literasi digital. Dalam kondisi tersebut, modal sosial menjadi elemen strategis dalam menjaga stabilitas dan ketahanan sosial masyarakat lokal di era pasca transformasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran modal sosial masyarakat lokal dalam memperkuat ketahanan sosial setelah terjadinya transformasi digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada masyarakat lokal, yang dipilih secara purposif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat dan warga, observasi partisipatif terhadap aktivitas sosial, serta studi dokumentasi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial yang tercermin melalui tingkat kepercayaan antarwarga, keberadaan norma sosial yang disepakati bersama, serta kekuatan jaringan sosial formal dan informal berperan penting dalam menjaga kohesi sosial, meningkatkan partisipasi masyarakat, dan memperkuat kemampuan kolektif masyarakat dalam menghadapi dampak sosial dari transformasi digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan modal sosial merupakan strategi utama dan berkelanjutan dalam membangun ketahanan sosial masyarakat lokal di tengah arus digitalisasi yang semakin kompleks.
Strategi Destination Branding dalam Membangun Wisata Kuliner (Studi Dekskriptif pada Street Food Dipatiukur Bandung) Fadillah, Hasya Nindi; Yulianti, Elis
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6112

Abstract

Wisata kuliner menjadi salah satu daya tarik utama dalam pengembangan pariwisata daerah, berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi kreatif, lapangan kerja, dan identitas budaya lokal. Kota Bandung, khususnya kawasan Street Food Dipatiukur, dikenal sebagai destinasi kuliner malam yang ramai dikunjungi kalangan muda dan mahasiswa. Namun, kawasan ini belum memiliki strategi branding terstruktur sehingga citra destinasi terbentuk secara organik dari interaksi sosial, testimoni pengunjung, dan konten digital media sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi Destination Branding berbasis pengalaman dalam membangun citra wisata kuliner di kawasan Street Food Dipatiukur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi digital. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan enam informan, meliputi pengelola, pedagang, dan food vlogger. Analisis dilakukan menggunakan kerangka Destination Brand Experience yang mencakup dimensi sensorial, affective, behavioral, dan intellectual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra kawasan terbentuk melalui suasana malam yang khas, interaksi sosial yang hangat, serta loyalitas pengunjung yang tercermin dalam kunjungan ulang dan promosi digital secara sukarela. Peran  food vlogger memperkuat citra melalui konten luas. Meski demikian, branding masih berkembang alami tanpa pengelolaan formal sehingga diperlukan strategi sistematis meliputi identitas visual, kolaborasi komunitas kreatif, dan dukungan pemerintah kota. Penelitian ini diharapkan memberi kontribusi akademis dan masukan praktis untuk pengembangan destinasi kuliner unggulan Kota Bandung.
Analisis Tingkat Kepuasan Pelanggan Maxim Menggunakan Metode E-Servqual dan Importance Performance Analysis (IPA) Rahayu, Deicu; Sarah, Siti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6114

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan fundamental pada pola mobilitas masyarakat, khususnya melalui kehadiran layanan transportasi daring yang semakin terintegrasi dalam aktivitas sehari-hari. Di Indonesia, tingkat penggunaan layanan transportasi digital telah mencapai 66,7% pada akhir tahun 2024. Namun demikian, tingginya penetrasi pasar tidak secara otomatis menjamin kepuasan pelanggan bagi setiap penyedia layanan. Maxim sebagai salah satu platform transportasi daring masih menghadapi tantangan dalam menjaga kualitas layanan dan memenuhi ekspektasi pengguna di tengah persaingan industri yang kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas layanan aplikasi Maxim berdasarkan kerangka E-Service Quality (E-Servqual) yang mencakup dimensi efficiency, fulfillment, system availability, privacy, responsiveness, compensation, dan contact. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif verifikatif dengan teknik purposive sampling terhadap 100 responden pengguna aktif aplikasi Maxim. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan uji validitas serta reliabilitas, Gap Analysis untuk mengidentifikasi kesenjangan antara persepsi dan harapan pelanggan, serta Importance Performance Analysis (IPA) untuk menentukan prioritas strategis perbaikan layanan. Hasil penelitian menunjukkan seluruh atribut memiliki nilai gap negatif dengan tingkat kesesuaian (TKi) rata-rata sebesar 94,65%, yang menandakan bahwa kinerja layanan belum sepenuhnya memenuhi harapan pelanggan. Atribut compensation (COM1, COM2) dan contact (CON2) berada pada Kuadran I diagram kartesius, sehingga memerlukan perhatian dan perbaikan segera guna meningkatkan kepuasan pelanggan serta memperkuat posisi kompetitif perusahaan.
Peran Green Leadership dalam Memediasi Pengaruh Green Human Resource Management dan Green Training terhadap Kinerja Karyawan Berkelanjutan Alfiyatussholichah, Alfiyatussholichah; Fatchurrohman, Mochamad; Irfana, Maisyatus Su'adaa; Rosi, Fathur
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.6115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Green Leadership dalam memediasi pengaruh Green Human Resource Management (Green HRM) dan Green Training terhadap Kinerja Karyawan Berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis explanatory research. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 180 karyawan pada sektor jasa, pendidikan, dan industri di wilayah Surabaya yang telah menerapkan kebijakan ramah lingkungan. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM–PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Green HRM dan Green Training berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan berkelanjutan. Selain itu, Green HRM dan Green Training juga terbukti berpengaruh positif terhadap Green Leadership. Temuan utama penelitian ini mengungkapkan bahwa Green Leadership berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan berkelanjutan serta berperan sebagai variabel mediasi yang memperkuat pengaruh Green HRM dan Green Training terhadap kinerja karyawan berkelanjutan. Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan SDM hijau dan pelatihan lingkungan akan lebih efektif dalam meningkatkan kinerja berkelanjutan apabila didukung oleh kepemimpinan yang memiliki visi dan komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan literatur manajemen sumber daya manusia berwawasan lingkungan, khususnya terkait peran strategis kepemimpinan hijau. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi organisasi dalam merancang strategi SDM, program pelatihan, serta pengembangan kepemimpinan yang terintegrasi untuk mendukung pencapaian kinerja karyawan dan keberlanjutan organisasi jangka panjang.
Pengembangan Pendidikan Multikultural melalui Metode Mendongeng pada Pendidikan Anak Usia Dini: Kajian Psikologi Pendidikan Oktavia, Citrawanti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6116

Abstract

Pendidikan multikultural pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki urgensi strategis dalam membangun sikap toleransi, empati, kesetaraan, dan penghargaan terhadap keberagaman sejak usia dini, terutama dalam konteks masyarakat Indonesia yang majemuk. Meskipun berbagai penelitian telah membahas pendidikan multikultural maupun metode mendongeng secara terpisah, kajian yang mengintegrasikan keduanya melalui perspektif psikologi perkembangan anak usia dini masih terbatas. Artikel ini bertujuan menganalisis peran metode mendongeng sebagai strategi pedagogis dalam mendukung pendidikan multikultural pada PAUD, menjelaskan mekanisme internalisasi nilai, serta merumuskan model integrasinya dalam kurikulum pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan studi literatur sistematis terhadap 11 artikel ilmiah terbitan 2019–2024 yang relevan dengan pendidikan multikultural, storytelling, dan perkembangan anak usia dini. Hasil kajian menunjukkan bahwa mendongeng efektif dalam memfasilitasi internalisasi nilai multikultural melalui tahapan pemilihan cerita berbasis keberagaman, penyampaian naratif yang ekspresif, identifikasi tokoh untuk pengembangan empati, mediasi makna melalui scaffolding pendidik, penggunaan bahasa dan simbol budaya sebagai alat psikologis, serta refleksi dan generalisasi nilai dalam kehidupan sosial anak. Cerita rakyat lokal seperti Malin Kundang, Timun Mas, Si Kancil, dan Bawang Merah dan Bawang Putih terbukti relevan secara kontekstual dalam menanamkan nilai empati, keadilan sosial, dan sikap inklusif. Proses tersebut selaras dengan karakteristik kognitif anak yang bersifat simbolik dan imajinatif sebagaimana dijelaskan dalam teori Piaget dan Vygotsky. Secara teoretis, artikel ini berkontribusi pada penguatan kerangka konseptual integratif antara pendidikan multikultural, metode mendongeng, dan psikologi perkembangan. Secara praktis, temuan ini memberikan implikasi bagi pendidik PAUD dalam merancang pembelajaran multikultural yang sistematis, kontekstual, dan berkelanjutan.  
Pengaruh Budaya Kerja dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Pegawai pada Hotel XYZ Hermawati, Rini
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh budaya kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai, baik secara parsial maupun simultan. Permasalahan utama yang diangkat dalam penelitian ini meliputi: (a) seberapa besar pengaruh budaya kerja terhadap kinerja pegawai, (b) seberapa besar pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai, dan (c) seberapa besar pengaruh budaya kerja dan motivasi kerja secara bersama-sama terhadap kinerja pegawai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 77 orang pegawai yang ditentukan melalui teknik random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi studi pustaka, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner sebagai instrumen utama penelitian. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji statistik inferensial, yaitu uji t untuk menguji pengaruh variabel independen secara parsial terhadap variabel dependen, serta uji ANOVA untuk menguji pengaruh variabel independen secara simultan terhadap kinerja pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat signifikansi alpha 0,05, variabel budaya kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, motivasi kerja juga terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Secara simultan, hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa budaya kerja dan motivasi kerja bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja pegawai dapat dicapai melalui penguatan budaya kerja yang kondusif serta peningkatan motivasi kerja secara berkelanjutan.
Pengaruh Persepsi dan Kepuasan Konsumen terhadap Niat Pembelian Ulang pada Aplikasi Shopee Rusmawan, Rievho Ramarizqia; Revinzky, Muhammad Aqshel
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6119

Abstract

Perkembangan e-commerce di Indonesia telah menjadikan Shopee sebagai platform pilihan utama, khususnya bagi kelompok konsumen mahasiswa. Salah satu platform yang dominan adalah Shopee yang banyak digunakan oleh mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini yakni guna menganalisis pengaruh persepsi konsumen dan kepuasan konsumen terhadap niat pembelian ulang dalam menggunakan aplikasi Shopee di kalangan mahasiswa Jatinangor. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis deskriptif beserta verifikatif. Data diperoleh melalui kuesioner terhadap 132 mahasiswa dari perguruan tinggi di wilayah Jatinangor (UNPAD, ITB, IPDN, dan IKOPIN) menggunakan teknik purposive sampling. Analisis dilakukan dengan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling menggunakan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi konsumen berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat pembelian ulang. Kepuasan konsumen juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap niat pembelian ulang. Secara simultan kedua variabel tersebut mampu menjelaskan sebesar 12,2% variasi niat pembelian ulang mahasiswa. Temuan ini menunjukkan bahwa persepsi yang baik serta pengalaman belanja yang memuaskan dapat meningkatkan kecenderungan mahasiswa untuk kembali bertransaksi di platform e-commerce. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi akademik dalam kajian perilaku konsumen digital serta menjadi referensi bagi strategi peningkatan loyalitas pengguna di masa depan. Selain itu hasil penelitian dapat menjadi masukan bagi perusahaan untuk meningkatkan kualitas layanan promosi dan pengalaman pengguna agar hubungan jangka panjang dengan konsumen tetap terjaga dan kompetitif di industri e-commerce Indonesia yang terus berkembang pesat saat ini.