cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,931 Documents
Peran Minat Beli dalam Memediasi Pengaruh Promosi dan Harga terhadap Keputusan Pembelian Nailul, M Akhsin; Utami, Ratih Hesty; Putri, Noventia Karina
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.6422

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh promosi dan harga terhadap keputusan pembelian dengan minat beli sebagai variabel intervening pada konsumen Coffee Shop Kopi Sahaja Kendal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal. Sampel penelitian berjumlah 120 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling, yaitu konsumen yang pernah melakukan pembelian dan mengetahui informasi promosi serta harga produk. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berbasis skala Likert dan dianalisis dengan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, sedangkan harga tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap keputusan pembelian. Promosi dan harga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli, serta minat beli berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Pengujian pengaruh tidak langsung menunjukkan bahwa minat beli mampu memediasi pengaruh harga terhadap keputusan pembelian, namun tidak mampu memediasi pengaruh promosi terhadap keputusan pembelian. Temuan ini mengindikasikan bahwa strategi promosi memiliki peran langsung dalam mendorong keputusan pembelian, sementara pengaruh harga lebih efektif melalui peningkatan minat beli konsumen. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan strategi pemasaran UMKM berbasis perilaku konsumen.
Pengaruh Harga, Kualitas Pelayanan dan Kepuasan Pelanggan Terhadap Loyalitas Konsumen Jasa Transportasi Aplikasi Grab Di Kota Bandung Subagja, Bagas; Rahmi , Palupi Permata
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.6572

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong pertumbuhan layanan transportasi berbasis aplikasi yang semakin diminati oleh masyarakat perkotaan, termasuk di Kota Bandung. Tingginya tingkat persaingan antar penyedia transportasi daring menuntut perusahaan untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi loyalitas konsumen dalam menggunakan layanan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga, kualitas pelayanan, dan kepuasan pelanggan terhadap loyalitas konsumen jasa transportasi aplikasi Grab di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang merupakan pengguna layanan Grab di Kota Bandung. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria responden pernah menggunakan layanan Grab dalam tiga bulan terakhir. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel harga dan kepuasan pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas konsumen, sedangkan kualitas pelayanan tidak berpengaruh signifikan. Namun demikian, secara simultan harga, kualitas pelayanan, dan kepuasan pelanggan berpengaruh signifikan terhadap loyalitas konsumen. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa sebagian besar variasi loyalitas konsumen dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Temuan ini mengindikasikan bahwa konsumen transportasi daring di Kota Bandung lebih mempertimbangkan aspek harga yang kompetitif serta tingkat kepuasan yang dirasakan setelah menggunakan layanan dalam membentuk loyalitas terhadap Grab. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis bagi perusahaan dalam merumuskan strategi peningkatan loyalitas pelanggan serta memberikan kontribusi akademis dalam pengembangan kajian perilaku konsumen pada industri transportasi daring.
Analisis Pengukuran Kinerja Menggunakan Balanced Scorecard Di RSIA ABC Tjahjono, Gabriella Agnes Kurnia; Manalu, Raja Vanaldo Boang
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.7344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengukuran kinerja rumah sakit menggunakan pendekatan Balanced Scorecard (BSC), yang menilai kinerja melalui empat perspektif, yaitu perspektif keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan. Penelitian kuantitatif ini dilakukan di RSIA ABC dengan melibatkan 100 karyawan sebagai responden yang dipilih menggunakan teknik Slovin dari total populasi 133 karyawan. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan SPSS versi 24 dengan tahapan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear berganda, uji F, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan keempat perspektif Balanced Scorecard berpengaruh signifikan terhadap kinerja rumah sakit. Secara parsial, perspektif pelanggan serta perspektif pembelajaran dan pertumbuhan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja rumah sakit, sedangkan perspektif keuangan dan perspektif proses bisnis internal tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Perspektif pelanggan menjadi variabel yang paling dominan dalam memengaruhi kinerja rumah sakit, yang menunjukkan bahwa kualitas pelayanan, kepuasan pasien, serta hubungan antara tenaga medis dan pasien menjadi faktor utama keberhasilan organisasi. Selain itu, pengembangan kompetensi karyawan, pelatihan, motivasi kerja, dan dukungan manajemen juga berperan penting dalam meningkatkan kualitas layanan rumah sakit. Nilai koefisien determinasi sebesar 52,7% menunjukkan bahwa Balanced Scorecard mampu menjelaskan sebagian besar variasi kinerja rumah sakit secara komprehensif. Dengan demikian, penerapan Balanced Scorecard dapat menjadi alat evaluasi strategis yang efektif dalam meningkatkan mutu pelayanan, efisiensi organisasi, dan keberlanjutan kinerja rumah sakit secara berkelanjutan.
Analisis Economic Value Added (EVA), Market Value Added (MVA), dan Financial Value Added (FVA) untuk Mengukur Kinerja Keuangan pada PT. Gudang Garam Tbk Periode 2015-2024 Fahmidin, Fikri; Priyanto, Aria Aji
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.7726

Abstract

Industri rokok di Indonesia menghadapi tekanan berlapis dari regulasi ketat, pergeseran pola konsumsi, dan maraknya peredaran rokok ilegal yang menggerus daya saing perusahaan legal. Dalam konteks tersebut, evaluasi kinerja keuangan berbasis nilai tambah menjadi krusial untuk mengungkap kondisi fundamental perusahaan secara lebih komprehensif dibandingkan pendekatan akuntansi konvensional. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja keuangan PT Gudang Garam Tbk periode 2015–2024 menggunakan tiga indikator berbasis nilai, yaitu Economic Value Added (EVA), Market Value Added (MVA), dan Financial Value Added (FVA), sekaligus membandingkannya dengan rata-rata industri perusahaan sejenis. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang bersumber dari Bursa Efek Indonesia. Perusahaan pembanding dipilih melalui purposive sampling, terdiri atas PT HM Sampoerna Tbk dan PT Wismilak Inti Makmur Tbk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EVA perusahaan tercatat positif sepanjang 2015–2023 namun berbalik negatif pada 2024 sebesar Rp-2,12 triliun, mengindikasikan terjadinya value destruction. MVA positif hanya bertahan hingga 2020 dengan puncak Rp117,09 triliun pada 2017, kemudian terus merosot hingga defisit Rp-38,57 triliun pada 2024 seiring anjloknya harga saham. FVA mengikuti pola serupa, positif selama 2015–2023 dan negatif pada 2024 sebesar Rp-242,78 miliar. Dibandingkan rata-rata industri, ketiga indikator perusahaan secara umum berada di bawah standar, kecuali pada 2020. Temuan ini mengonfirmasi bahwa pendekatan berbasis nilai tambah secara simultan mampu mengungkap dimensi kinerja yang tidak tertangkap oleh rasio keuangan konvensional.
Pengaruh Manajemen Hubungan Pelanggan terhadap Loyalitas Pelanggan pada Supermarket Plaza Asia Tasikmalaya Alinda, Dita Suci; Miati, Iis; Setiawan, Rudi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.7760

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Manajemen Hubungan Pelanggan (Customer Relationship Management/CRM) terhadap Loyalitas Pelanggan pada Supermarket Plaza Asia Tasikmalaya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya persaingan dalam industri ritel modern yang menuntut perusahaan untuk tidak hanya menarik pelanggan baru, tetapi juga mempertahankan pelanggan yang sudah ada melalui pengelolaan hubungan yang efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada pelanggan yang memenuhi kriteria sebagai responden penelitian. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linear sederhana, serta uji hipotesis untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Manajemen Hubungan Pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Loyalitas Pelanggan. Besarnya pengaruh CRM terhadap loyalitas pelanggan ditunjukkan oleh nilai koefisien determinasi sebesar 55,3%, yang berarti bahwa CRM memberikan kontribusi yang cukup kuat dalam meningkatkan loyalitas pelanggan. Sementara itu, sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan CRM yang efektif mampu membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan, meningkatkan kepercayaan, serta mendorong terbentuknya loyalitas pelanggan secara berkelanjutan di tengah persaingan ritel yang semakin kompetitif.
Perjanjian Sengketa Jual Beli Tanah Jayenggaten antara Ahli Waris Tasripien dan Pemilik Hotel Gumaya Hendra Soegiarto Ang, Ingrid; Aprilianty, Kesia; Palar, Elsa Alexandra; Syahleindra, Moody Rizqy
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.7930

Abstract

Litigasi sebagai suatu proses beracara tidak hanya mampu dijalankan oleh berbagai kasus yang erat kaitannya dan sudah dikategorikan sebagai kasus pidana. Berbagai kasus yang masuk ke dalam kategori kasus perdata pun dapat diselesaikan melalui proses litigasi tersebut. Pengaturan terkait tata cara beracara turut telah diatur dalam sebuah regulasi berupa sebuah Kitab Undang-Undang Hukum Acara. Jika hukum Pidana mempunyai Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), maka perdata turut mempunyai kitab serupa sebagai acuan. Kitab yang dimaksud dikenal sebagai Kitab Undang-Undang Hukum Acara Perdata (KUHPerdata). Eksistensi kitab ini ada sebagaimana dengan KUHAP yang poinnya untuk melindungi hak dan mempertegas kewajiban serta menjelaskan hubungan hukum subjek hukum dalam ranah hukum. Meskipun dalam prakteknya berbagai kasus perdata kerap dilakukan dengan upaya damai sebelum akhirnya dibawa ke peradilan, namun acara perdata tetap menjadi satu tata cara yang melekat dalam sistem hukum perdata di Indonesia. Salah satunya adalah kasus sengketa jual-beli dimana biasanya kasus seperti ini dapat diselesaikan melalui jalur negosiasi dan mediasi sebelum menempuh proses acara perdata. Kasus sengketa jual-beli tanah Jayenggaten yang terjadi antara ahli waris dengan pemilik Hotel Gumaya dapat dijadikan satu contoh atau gambaran bahwa kasus dalam kategori perdata dapat diterapkan proses beracaranya. Sehingga, dalam kasus ini penerapan terkait sengketa perjanjian apabila dibawa ke dalam proses beracara dapat digali jauh lebih dalam.
Peran Kepala Sekolah dalam Budaya Literasi di SMP Plus Literasi Pedamaran Timur Irawandi, Fheny Dwinita Nur; Zulkipli, Zulkipli; Saputra, Ade Akhmad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.7982

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepala sekolah dalam pengembangan budaya literasi di SMP Plus Literasi Pedamaran Timur serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai kondisi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah memiliki peran strategis sebagai pembuat kebijakan, motivator, teladan, sekaligus penanggung jawab dalam mengimplementasikan budaya literasi di sekolah. Peran tersebut diwujudkan melalui berbagai program inovatif seperti ODOS (One Day One Subject), ODON (One Day One News), OMON (One Day One Novel), serta program Penulis Muda yang mendorong kreativitas siswa dalam menulis. Selain itu, kepala sekolah juga aktif menggerakkan partisipasi guru dan siswa serta menyediakan sarana pendukung seperti perpustakaan dan pojok baca untuk menunjang kegiatan literasi. Adapun faktor pendukung meliputi ketersediaan sarana dan prasarana, kecukupan bahan bacaan, dukungan dari orang tua, alokasi waktu dan pendanaan, serta tingginya komitmen guru. Sementara itu, faktor penghambat yang ditemukan antara lain rendahnya motivasi sebagian peserta didik, kurangnya konsistensi dalam kegiatan membaca, serta pemanfaatan fasilitas yang belum optimal. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa keberhasilan pengembangan budaya literasi di sekolah sangat ditentukan oleh optimalnya peran kepala sekolah dalam mengelola, mengarahkan, dan menggerakkan seluruh komponen sekolah secara berkelanjutan.
Standarisasi Tarif Biaya Saksi Ahli terhadap Akuntabilitas Anggaran Penyidikan Tindak Pidana di Polda Jawa Timur Efendi, Arif Faisol; Wahyuningtyas, Endah Tri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.7999

Abstract

Keterangan saksi ahli merupakan salah satu alat bukti yang sah dan memiliki peran strategis dalam proses pembuktian tindak pidana, khususnya pada perkara yang membutuhkan analisis teknis, ilmiah, maupun keahlian khusus. Dalam praktik penyidikan di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia, penggunaan saksi ahli tidak hanya berfungsi untuk memperkuat pembuktian perkara, tetapi juga mendukung kualitas penegakan hukum secara profesional dan objektif. Namun demikian, implementasi Norma Indeks Polri terkait standarisasi tarif biaya saksi ahli masih menghadapi berbagai kendala, terutama karena standar honorarium yang ditetapkan belum sepenuhnya mencerminkan kebutuhan riil di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan dan peran saksi ahli dalam sistem pembuktian pidana, mengkaji implementasi standar biaya saksi ahli di Polda Jawa Timur, serta menilai implikasinya terhadap akuntabilitas anggaran penyidikan tindak pidana. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara semi-terstruktur, dokumentasi, dan observasi terbatas. Informan penelitian terdiri atas penyidik, auditor internal, bendahara pengeluaran, dan ahli yang terlibat langsung dalam proses penyidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kesenjangan signifikan antara tarif normatif Norma Indeks Polri sebesar Rp1.800.000 dengan kebutuhan aktual jasa ahli yang dapat mencapai Rp5.000.000 hingga Rp10.000.000 pada perkara tertentu. Kondisi tersebut menimbulkan budgetary gap yang berpotensi memengaruhi efektivitas penyidikan serta melemahkan akuntabilitas substantif anggaran. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan standar biaya saksi ahli yang lebih adaptif, proporsional, dan berbasis kompleksitas perkara guna mendukung efektivitas pembuktian serta pengelolaan keuangan negara yang akuntabel.
Sopi sebagai Simbol Persaudaraan dan Rekonsiliasi: Dialog Hermeneutika Paul Ricoeur dengan Perspektif Biblika dalam Tradisi Maluku Sahertian, Claudia; Anakotta, Elka
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8003

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna simbolik sopi dalam budaya Maluku serta mendialogkannya dengan simbol anggur dalam tradisi Yahudi dan Kekristenan melalui pendekatan hermeneutika simbolik Paul Ricoeur. Dalam masyarakat Maluku, sopi tidak hanya dipahami sebagai minuman tradisional, tetapi juga sebagai simbol budaya yang merepresentasikan nilai persaudaraan, solidaritas, rekonsiliasi, dan komitmen sosial. Namun, keberadaan sopi juga menghadirkan ambivalensi karena sering dikaitkan dengan penyalahgunaan alkohol dan konflik sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka. Data primer diperoleh dari teks Alkitab dan sumber etnografis mengenai praktik budaya sopi, sedangkan data sekunder berasal dari buku, jurnal ilmiah, dan kajian teologi kontekstual. Analisis dilakukan melalui identifikasi simbol budaya sopi, interpretasi hermeneutis, pembacaan simbol anggur dalam tradisi biblika, serta dialog kontekstual antara budaya lokal dan teologi Kristen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sopi memiliki fungsi simbolik sebagai medium pengesahan relasi sosial, pemelihara memori kolektif, dan pembentuk etika persaudaraan dalam masyarakat Maluku. Sementara itu, anggur dalam tradisi Yahudi-Kristen dimaknai sebagai simbol sukacita, berkat, persekutuan, dan kasih karunia Allah, terutama dalam Perjamuan Kudus. Dialog teologis antara sopi dan anggur memperlihatkan adanya titik temu pada nilai persaudaraan, rekonsiliasi, dan tanggung jawab bersama tanpa menyamakan horizon makna keduanya. Penelitian ini menegaskan bahwa budaya lokal dan iman Kristen dapat saling memperkaya dalam membangun kehidupan bersama yang damai, adil, dan bermartabat.
Narasi Perempuan dalam Film Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah: Analisis Feminisme Kritis dan Implikasinya bagi Pendidikan Agama Kristen Rarsina, Susana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8010

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis narasi perempuan dalam film Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah dengan menggunakan pendekatan feminisme kritis serta mengkaji implikasinya bagi Pendidikan Agama Kristen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis hermeneutika terhadap dialog, alur cerita, dan representasi karakter perempuan dalam film tersebut. Berdasrkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan dalam film ini digambarkan berada dalam relasi kuasa yang tidak seimbang, di mana mereka sering mengalami subordinasi, marginalisasi, serta tekanan sosial yang berasal dari konstruksi budaya patriarki. Selain itu, tokoh perempuan juga memperlihatkan bentuk resistensi terhadap dominasi tersebut, meskipun masih berada dalam batasan struktur sosial yang ada. Pendekatan feminisme kritis mengungkap bahwa narasi yang dibangun tidak hanya merefleksikan realitas sosial, tetapi juga mengkritisi struktur ketidakadilan gender yang masih berlangsung dalam kehidupan masyarakat. Pada konteks Pendidikan Agama Kristen, temuan ini menjadi sumbangsih penting dalam membangun kesadaran kritis terhadap isu keadilan gender serta mendorong pembelajaran yang lebih inklusif, reflektif, dan kontekstual. Pendidikan Agama Kristen diharapkan tidak hanya berfokus pada aspek normatif, tetapi juga mampu menjadi ruang transformasi yang meneguhkan nilai kesetaraan, keadilan, dan penghargaan terhadap martabat perempuan sebagai ciptaan Allah. Dengan demikian, film ini dapat menjadi media pembelajaran yang relevan dalam mengintegrasikan nilai iman dengan realitas sosial yang dihadapi serta memperkaya perspektif teologis dalam pendidikan.