cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,361 Documents
Pengaruh Pemasaran Experiential Marketing dan Pemasaran Digital terhadap Loyalitas Pelanggan Dikalangan Mahasiswa Anita M. Maharani; Asriati Asriati; Abdul Muttalib
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.7428

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh experiential marketing dan pemasaran digital terhadap loyalitas pelanggan Fore Coffee di kalangan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Populasi penelitian berjumlah 447 mahasiswa aktif Program Studi Manajemen angkatan 2022, sedangkan sampel sebanyak 82 responden ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10%. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan SPSS versi 26 melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa experiential marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan dengan koefisien regresi 0,309, nilai t-hitung 3,773, dan signifikansi 0,000. Pemasaran digital juga berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien 0,571, nilai t-hitung 4,279, dan signifikansi 0,000, serta menjadi variabel yang lebih dominan. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan dengan nilai F-hitung 65,193 dan signifikansi 0,000. Nilai R Square sebesar 0,623 menunjukkan bahwa 62,3% variasi loyalitas pelanggan dapat dijelaskan oleh experiential marketing dan pemasaran digital, sedangkan 37,7% dipengaruhi faktor lain. Temuan ini menegaskan bahwa pengalaman pelanggan yang berkesan, didukung komunikasi digital yang informatif, interaktif, dan mudah diakses, dapat meningkatkan pembelian ulang, kepercayaan, rekomendasi, dan keterikatan mahasiswa terhadap merek Fore Coffee. Perusahaan perlu mengintegrasikan strategi pengalaman pelanggan dan pemasaran digital secara konsisten untuk mempertahankan loyalitas pada segmen mahasiswa.
Strategi Pengembangan Bisnis UMKM Kedai Halal melalui Integrasi Analisis SWOT dan Business Model Canvas Hermawan, Dhia Amalia; Herlinawati, Erna
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7429

Abstract

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) pada sektor kuliner menghadapi persaingan yang semakin tinggi, khususnya di kawasan perkotaan seperti Kota Bandung yang memiliki pertumbuhan usaha kuliner yang pesat. Kondisi ini menuntut pelaku usaha untuk memilki model bisnis yang jelas serta strategi pengembangan yang sesuai agar usaha dapat mempertahankan keberlangsungan sekaligus meningkatkan pertumbuhan. Berbagai penelitian sebelumnya umumnya hanya berfokus pada pemetaan model bisnis atau identifikasi faktor internal dan eksternal, namun belum mengkaji integrasi kedua pendekatan tersebut dalam mendukung keputusan pengembangan usaha. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji model bisnis sekaligus menyusun strategi pengembangan usaha Kedai Halal melalui pemanfaatan Analisis SWOT serta kerangka Business Model Canvas (BMC). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dengan desain deskriptif eksploratif untuk menganalisis kondisi usaha secara komprehensif. Data penelitian diperoleh melalui kegiatan observasi lapangan, wawancara dengan pemilik, pegawai, serta konsumen, dan dokumetasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kedai Halal mempunyai keunggulan pada harga yang terjangkau, kualitas produk yang cukup baik, serta lokasi strategis di lingkungan kampus yang mendukung akses pasar. Namun, kelemahan utama terletak pada keterbatasan kapasitas produksi saat kondisi ramai dan belum optimalnya pemasaran digital. Dari sisi eksternal, peluang pasar masih terbuka luas seiring tingginya permintaan konsumen, namun dihadapkan pada ancaman persaingan usaha yang ketat dan ketidakstabilan harga bahan baku. Integrasi analisis SWOT dan BMC menghasilkan strategi pengembangan berupa peningkatan kapasitas operasional, optimalisasi pemasaran digital, serta diversifikasi saluran distribusi. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi dalam bentuk pendekatan terintegrasi sebagai dasar pengambilan keputusan strategis, khususnya dalam menilai kesiapan pengembangan dan ekspansi usaha secara lebih komprehensif.
Faktor–Faktor Yang Mempengaruhi Kepuasan Konsumen Pada Produk Make Over Di Miss Cutie Pie Kota Medan Sembiring, Nita Natasya; Sihite, Mislan; Saragih, Rintan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.743

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana masing-masing faktor, seperti kualitas produk, harga, dan pelayanan mempengaruhi kepuasan konsumen terhadap produk Make Over pada Miss Cutie Pie di kota Medan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Penelitian kuantitatif pada umumnya dapat digunakan untuk penelitian tentang kehidupan masyarakat, sejarah, tingkah laku, fungsional organisasi, aktivitas-aktivitas sosial dan lain-lain. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 responden. Berdasarkan hasil uji hipotesis t dapat disimpulkan bahwa secara parsial kualitas produk berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen, secara parsial harga berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen, secara parsial kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen. Berdasarkan hasil uji hipotesis F dapat disimpulkan bahwa secara simultan/bersama-sama kualitas produk, harga, dan kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen. Berdasarkan hasil analisis koefisien determinasi diperoleh nilai koefisien determinasi atau Adjusted R-Square sebesar 0,656 atau 65,6% yang berarti pengaruh kualitas produk, harga, dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen sebesar 65,6%, sedangkan sisanya sebesar 34,4% dipengaruhi oleh variabel atau faktor lain yang tidak diteliti.
Fenomena Sosial Masyarakat Desa Adat Legian Bali Sebagai Laboratorium Pendidikan Akhiruddin, Akhiruddin; Kamaruddin, Syamsu A; Adam, Arlin; Ahmadin, Ahmadin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7431

Abstract

Masyarakat desa adat di Bali memiliki berbagai praktik sosial dan budaya yang mencerminkan nilai solidaritas, partisipasi, dan integrasi sosial yang kuat. Praktik-praktik sosial tersebut tidak hanya berfungsi sebagai bagian dari kehidupan sosial masyarakat, tetapi juga memiliki potensi sebagai sumber pembelajaran kontekstual dalam pendidikan sosiologi. Salah satu komunitas yang memperlihatkan dinamika sosial tersebut adalah masyarakat Desa Adat Legian yang dikenal sebagai kawasan pariwisata dengan kehidupan sosial budaya yang masih terjaga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena sosial masyarakat Desa Adat Legian sebagai laboratorium pendidikan dalam pembelajaran sosiologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk memahami secara mendalam dinamika kehidupan sosial masyarakat desa adat. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi pada februari 2026. Informan penelitian meliputi bendesa adat, tokoh masyarakat, pengurus banjar, pelaku pariwisata lokal, serta warga masyarakat yang terlibat dalam aktivitas sosial desa adat. Analisis data menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa fenomena sosial utama dalam kehidupan masyarakat Desa Adat Legian, yaitu tradisi ngayah sebagai bentuk solidaritas sosial, keberadaan banjar sebagai ruang interaksi dan partisipasi masyarakat, ritual adat sebagai sarana integrasi sosial, serta perkembangan pariwisata yang mempengaruhi perubahan struktur sosial dan ekonomi masyarakat. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa berbagai praktik sosial tersebut memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan sebagai laboratorium pendidikan dalam pembelajaran sosiologi. Melalui pemanfaatan fenomena sosial masyarakat sebagai sumber belajar, peserta didik dapat memahami konsep-konsep sosiologi secara lebih kontekstual dan relevan dengan realitas kehidupan masyarakat.
Analisis Tingkat Kemudahan Penggunaan Smart Card pada Dinas Perhubungan Kabupaten Sumba Barat Menggunakan TAM Apliana Dada Bada; Ardiyanto Dapadeda; Felysitas Ema Ose Sanga
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.7432

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kemudahan dan penerimaan penggunaan smart card pada Dinas Perhubungan Kabupaten Sumba Barat dengan menggunakan Technology Acceptance Model (TAM). Smart card digunakan sebagai media elektronik untuk mendukung pencatatan data kendaraan, identitas pengguna, dan transaksi pelayanan transportasi, sehingga keberhasilan penerapannya sangat ditentukan oleh persepsi serta niat pengguna. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner kepada 94 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Variabel yang dianalisis meliputi Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, Attitude Toward Using, dan Behavioral Intention to Use. Data diolah menggunakan SPSS versi 25 dan dianalisis melalui Structural Equation Modeling untuk menguji validitas, reliabilitas, serta hubungan antarvariabel. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh indikator memiliki nilai factor loading yang memadai, dengan nilai Average Variance Extracted antara 0,623 sampai 0,699 dan Composite Reliability antara 0,766 sampai 0,829. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, dan Attitude Toward Using memberikan pengaruh positif terhadap Behavioral Intention to Use. Pengaruh terbesar ditunjukkan oleh Perceived Ease of Use dengan total effect 0,305, diikuti Perceived Usefulness sebesar 0,264 dan Attitude Toward Using sebesar 0,223. Temuan ini menunjukkan bahwa kemudahan pengoperasian, manfaat yang dirasakan, dan sikap positif pengguna merupakan faktor penting dalam meningkatkan penerimaan smart card. Dinas Perhubungan perlu menyederhanakan fitur, meningkatkan keandalan antarmuka, serta memperkuat pelatihan dan sosialisasi agar penggunaan smart card dapat berlangsung secara berkelanjutan dan inklusif.
Perancangan Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Jenis Kosmetik Sesuai dengan Jenis Kulit Wajah dengan Menggunakan Metode Simple Additive Weighting (SAW) Triwahyuningsih, Ika; Andriyanto, Lely Panca
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7433

Abstract

Perkembangan industri kosmetik yang semakin pesat menyebabkan meningkatnya variasi produk di pasaran, sehingga menyulitkan konsumen dalam menentukan produk yang sesuai dengan jenis kulit wajah. Setiap individu memiliki karakteristik kulit yang berbeda, seperti normal, kering, berminyak, sensitif, dan kombinasi, sehingga pemilihan produk yang tidak tepat dapat menimbulkan berbagai masalah kulit seperti iritasi, jerawat, hingga reaksi alergi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis web yang mampu membantu pengguna dalam memilih produk kosmetik secara tepat dan objektif. Metode yang digunakan adalah Simple Additive Weighting (SAW), yaitu metode pengambilan keputusan multikriteria yang menghitung nilai preferensi berdasarkan penjumlahan terbobot dari setiap alternatif terhadap kriteria yang telah ditentukan. Kriteria yang digunakan meliputi harga, rating produk, kesesuaian jenis kulit, tingkat kelembutan, dan popularitas produk. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, studi pustaka, dan kuesioner. Proses pengolahan data meliputi pembentukan matriks keputusan, normalisasi nilai, hingga perhitungan nilai preferensi untuk menentukan peringkat alternatif produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu memberikan rekomendasi produk kosmetik secara sistematis, objektif, dan akurat. Berdasarkan hasil perhitungan metode SAW, produk dengan nilai preferensi tertinggi adalah Neutrogena Hydro Boost Water Gel dengan skor 1,00. Dengan demikian, SPK ini terbukti efektif dalam membantu pengguna memilih produk kosmetik yang sesuai dengan kebutuhan kulit wajah secara lebih aman, efisien, dan tepat.
Peningkatan Pengetahuan Manajemen Sumber Daya Manusia dan Persiapan Menghadapi Dunia Kerja Pada Pelajar SMK Meutia, Kardinah Indrianna; Fathihani, Fathihani; Rahmat, Rahmat
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7435

Abstract

Sumber daya manusia (SDM) merupakan aset yang berharga di sebuah Organisasi, Keberhasilan, Perkembangan dan Kemajuan dalam mencapai tujuan Organisasi tidak lepas dari peran Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di dalamnya. Banyaknya lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia membuat persaingan di Dunia Kerja sangat sulit dan ketat. Oleh karena itu, dengan adanya kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini diharapkan dapat menambah wawasan para siswa SMK agar lebih memahami bagaimana bisa menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang baik untuk Organisasi dan siap bersaing dengan para lulusan SMA maupun para lulusan Pendidikan Tinggi, serta bisa memahami aplikasi-aplikasi pencari kerja yang ada di Platform Digital. Tujuan diadakan PKM ini agar para Siswa di SMK Budi Perkasa dapat mempersiapkan secara dini dan mendapatkan pengetahuan tentang Manajemen SDM agar siap dalam menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya. Metode kegiatan PKM yang digunakan adalah metode ceramah, diskusi serta bimbingan secara tatap muka langsung di SMK Budi Perkasa, dengan tujuan memberikan pemahaman mengenai Manajemen SDM serta penggunaan aplikasi-aplikasi pencari kerja di platform digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep dasar Manajemen SDM dan kemampuan penggunaan aplikasi pencari kerja seperti Linkedin secara sederhana dan aplikatif. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam upaya pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi, sejalan dengan perkembangan teknologi.
Analisis Nilai Religius dan Moral Dalam Novel Berpayung Tuhan Karya Jaquenza Eden Dengan Pendekatan Sosiologi Sastra Menggunakan Teori Wellek dan Warren Panjaitan, Dara Rizky Yanti; Hanina, Hanina
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7436

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta menganalisis nilai religius dan nilai moral yang terdapat dalam novel Berpayung Tuhan karya Jaquenza Eden. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya karya sastra sebagai media pembentukan karakter dan sarana refleksi nilai-nilai kehidupan dalam masyarakat. Novel sebagai salah satu bentuk karya sastra tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media penyampaian pesan moral dan spiritual yang dapat memengaruhi cara pandang pembaca terhadap kehidupan. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra berdasarkan teori Wellek dan Warren yang memandang karya sastra sebagai refleksi kehidupan sosial serta sistem nilai yang berkembang dalam masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui penelitian kepustakaan (library research). Data penelitian berupa kutipan narasi, dialog tokoh, serta peristiwa dalam novel yang mengandung nilai religius dan moral. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca dan catat, sedangkan teknik analisis data dilakukan melalui tahap identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan terhadap data yang ditemukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Berpayung Tuhan mengandung berbagai nilai religius, seperti keimanan kepada Tuhan, kesabaran, keikhlasan, rasa syukur, doa, dan sikap tawakal dalam menghadapi ujian kehidupan. Selain itu, ditemukan pula nilai moral yang tercermin melalui perilaku tokoh, seperti kejujuran, tanggung jawab, empati, kepedulian sosial, serta sikap saling menghormati antarmanusia. Nilai-nilai tersebut tercermin melalui alur cerita, konflik tokoh, serta perkembangan karakter yang menggambarkan realitas kehidupan sosial masyarakat dan memberikan pesan edukatif bagi pembaca.
Efektivitas Insentif Pajak Pendidikan Dalam Pemenuhan Hak Konstitusional Atas Pendidikan Di Indonesia Kamalia, Luluk; Rezki, Triana Komalasaei
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7438

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas kebijakan insentif pajak pendidikan di Indonesia sebagai instrumen fiskal dalam rangka memenuhi hak konstitusional atas pendidikan sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 31 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Dalam perspektif negara kesejahteraan, pendidikan merupakan hak ekonomi, sosial, dan budaya yang mewajibkan negara untuk bertindak aktif melalui kebijakan publik, termasuk kebijakan perpajakan. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual untuk menganalisis sinkronisasi antara regulasi perpajakan, seperti fasilitas Super Tax Deduction, pembebasan Pajak Pertambahan Nilai atas jasa pendidikan, serta pengecualian objek Pajak Penghasilan bagi lembaga pendidikan nirlaba, dengan mandat konstitusional pemenuhan hak atas pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif kebijakan insentif pajak telah mencerminkan fungsi regulerend pajak sebagai alat rekayasa sosial untuk mendorong partisipasi sektor swasta dalam pengembangan sumber daya manusia. Namun, implementasinya belum sepenuhnya efektif karena tingginya kompleksitas administratif, biaya kepatuhan yang besar, serta kecenderungan kebijakan yang berorientasi pada sisi penyedia (supply-side oriented). Kondisi tersebut menyebabkan manfaat fiskal lebih banyak dinikmati oleh institusi besar, sementara akses pendidikan bagi kelompok marginal belum meningkat secara signifikan. Selain itu, kebijakan pembebasan PPN tanpa pengkreditan pajak masukan menimbulkan beban biaya tersembunyi yang tetap dibebankan kepada masyarakat. Dengan demikian, kebijakan insentif pajak pendidikan perlu direorientasi dari sekadar instrumen ekonomi menjadi mekanisme pemenuhan hak asasi manusia berbasis konstitusi, melalui penguatan akuntabilitas, penyederhanaan prosedur, serta pengaitan langsung antara pemberian insentif dan peningkatan akses pendidikan yang adil dan merata.
Efektivitas Program BPJS Ketenagakerjaan dalam Memberikan Perlindungan Sosial Adisty, Ramadhini Silfi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7439

Abstract

Program BPJS Ketenagakerjaan merupakan salah satu instrumen pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial kepada tenaga kerja di Indonesia. Program ini mencakup berbagai bentuk jaminan, seperti jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, dan jaminan pensiun yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja serta memberikan rasa aman dalam menghadapi risiko kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelaksanaan program BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan sosial kepada karyawan, baik di sektor formal maupun informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara konseptual, BPJS Ketenagakerjaan telah memiliki landasan hukum dan kelembagaan yang kuat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Namun, dalam implementasinya, program ini belum sepenuhnya berjalan efektif dan merata. Hal ini disebabkan oleh berbagai kendala yang masih dihadapi di lapangan. Permasalahan utama yang ditemukan meliputi rendahnya tingkat kepesertaan, khususnya pada pekerja sektor informal yang belum sepenuhnya terjangkau oleh program. Selain itu, masih terdapat perusahaan yang tidak patuh dalam mendaftarkan karyawan maupun membayar iuran secara rutin. Faktor lain yang turut memengaruhi adalah rendahnya tingkat pemahaman dan kesadaran pekerja terhadap pentingnya jaminan sosial, sehingga partisipasi dalam program masih terbatas. Di samping itu, hambatan administratif serta keterlambatan dalam proses klaim juga menjadi kendala yang berdampak pada menurunnya tingkat kepercayaan peserta. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan melalui penguatan regulasi, peningkatan literasi jaminan sosial, serta inovasi dalam mekanisme pendaftaran dan pembayaran iuran, khususnya bagi pekerja informal.