cover
Contact Name
Ahmed Sardi
Contact Email
sardihere@gmail.com
Phone
+6285242960230
Journal Mail Official
aijes@stkipddipinrang.ac.id
Editorial Address
Jln. Pettana Rajeng No.20, Pinrang, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Kab. pinrang,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Al-Irsyad: Journal of Education Science
ISSN : 28286790     EISSN : 28280830     DOI : https://doi.org/10.58917/aijes
Core Subject : Education,
Al-Irsyad: Journal of Education Science (AIJES), sebuah jurnal nasional peer-review elektronik, menyediakan forum untuk menerbitkan artikel penelitian asli, artikel ulasan dari kontributor, dan berita teknologi baru yang terkait dengan Ilmu Pendidikan. Jurnal ini disediakan untuk penulis, guru, mahasiswa, profesor, dan peneliti, yang akan mempublikasikan laporan penelitian mereka atau artikel tinjauan pustaka mereka (hanya untuk kontributor yang diundang) tentang pendidikan umum dan instruksinya untuk penulis dan pembaca di seluruh Indonesia. Selain penulis biasa, untuk setiap jilid, isinya akan disumbangkan oleh kontributor undangan yang ahli dalam pendidikan secara umum baik dari dalam maupun luar negeri. Jurnal tersebut mengundang artikel penelitian asli dan tidak secara bersamaan dikirimkan ke jurnal atau konferensi lain . Seluruh spektrum penelitian dalam pendidikan secara umum dipersilahkan , yang mencakup, tetapi tidak terbatas pada topik-topik berikut: 1. Ilmu Pendidikan Secara Umum 2. Penelitian Desain dalam Ilmu Pendidikan 3. Kemampuan Pedadogy Pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 133 Documents
Model Pembelajaran Auditory Intellectually Repetition Ambo Tuo, M. Arsyad; Ahmad, Andi Kamal
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 1 No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.944 KB) | DOI: 10.58917/aijes.v1i2.29

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengupayakan peningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas XI IPS 2 SMAN 9 pinrang melalui model pembelajaran Auditory Intelectually Repetition. Kriteria peningkatan ditinjau dari menjadi indikator keberhasilan penelitian tindakan kelas ini adalah: 1) Jika 85% dari jumlah siswa memperoleh hasil belajar yang mencapai KKM Matematika yang telah ditetapkan di sekolah yaitu 70,00. 2) Aktivitas siswa lebih meningkat selama mengikuti pembelajaran matematika. 3) Siswa lebih serius memperhatikan penjelasan guru. 4) Siswa mempunyai keberanian untuk menanggapi penjelasan guru. 5) Siswa sudah mampu menyimpulkan materi yang telah diajarkan oleh guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika dengan Penerapan model pembelajaran Auditory Intelectually Repetition dapat meningkatkan hasil belajar Siswa Kelas XI IPS 2 SMAN 9 Pinrang yang ditandai dengan: 1) pada siklus I jumlah siswa yang hasil belajarnya mencapai KKM matematika sebanyak 15 siswa yang tuntas (71,4%) dan pada siklus II jumlah siswa yang hasil belajarnya mencapai KKM matematika sebanyak 19 siswa yang tuntas (90,5%), 2) Jumlah siswa yang mencapai KKM matematika pada siklus II ≥ 85% dari jumlah siswa yaitu sebanyak 19 siswa yang tuntas (90,5%), 3) Keaktifan siswa meningkat, dengan adanya keseriusan dan perhatian siswa selama mengikuti proses belajar mengajar yang berlangsung, dan 4) Siswa berani dalam mengeluarkan pendapat, dengan semakin hari semakin banyak siswa yang berani untuk menanggapi penjelasan guru.
Peningkatan Hasil Belajar Melalui Model Pembelajaran Tutor Sebaya Setting Kooperatif Mas P. Sanjata, Abd. Rahim; Sardi, Ahmed; Muchtar, Jumardin
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 1 No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.861 KB) | DOI: 10.58917/aijes.v1i2.30

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran tutor sebaya setting kooperatif pada siswa kelas SMP Negeri 3 Duampanua Kabupaten Pinrang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Proses penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari empat tahap, yaitu: (1) perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan evaluasi dan (4) analisis dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas SMP Negeri 3 Duampanua Kabupaten Pinrang pada tahun ajaran 2017/2018 dengan jumlah siswa 20 orang, yang terdiri dari 10 orang siswa laki-laki dan 10 orang siswa perempuan. Obyek penelitian pada penelitian tindakan ini adalah berbagai kegiatan yang terjadi didalam kelas selama berlangsungnya proses pembelajaran. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik tes untuk memperoleh data mengenai hasil belajar siswa dan teknik observasi untuk memperoleh data mengenai aktivitas siswa. Analisis data tes hasil belajar matematika dengan penerapan model pembelajaran tutor sebaya setting koopeartif pada sisklus I, diperoleh ketuntasan individual dari 20 siswa yaitu 14 siswa tuntas dan 6 siswa tidak tuntas, dengan rata-rata ketuntasan secara klasikal 70%. Sedangkan tes hasil belajar matematika dengan penerapan model pembelajaran tutor sebaya setting koopeartif pada siklus II diperoleh ketuntasan individual 18 siswa tuntas dan 2 siswa tidak tuntas, rata-rata ketuntasan secara klasikal mencapai 90%. Berdasarkan hasil analisis data tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa penerapan model pembelajaran tutor sebaya setting koopeartif dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas SMP Negeri 3 Duampanua Kabupaten Pinrang.
PENERAPAN MODEL QUANTUM LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DI SMP NEGERI PASANG Tahir, Narda; Usman, Usman; Buhaerah, Buhaerah; Jumrah, Jumrah
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 2 No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.527 KB) | DOI: 10.58917/aijes.v2i1.37

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu dapat mengetahui apakah terdapat pengaruh penerapan model Quantum pada hasil belajar matematika di SMP Negeri Pasang. Dengan menggunakan penelitian eksperimen dan desain one-group pretest-posttest design yang digunakan dalam metodologi penelitian kuantitatif penelitian ini. Dokumentasi observasi dan tes digunakan sebagai suatu metode dalam mengumpulkan data, analisis statistik deskriptif serta analisis statistik inferensial digunakan sebagai metode analisis data. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa hasil penelitian diperoleh bahwa dari jumlah sampel yaitu 31 di dapatkan nilai rata-rata pretest yaitu  44,58. Dua (2) orang peserta didik dalam kategori tuntas dengan presentase 6,45%. Pada data posttest menunjukkan bahwa skor rata-rata yang diproleh yaitu 76,39 dalam kategori tuntas sebanyak 30 peserta didik dengan presentase 96,77%. Hal tersebut membuktikan bahwa penerapan atau penggunaan model  Quantum Learning memiliki pengaruh untuk meningkatkan hasil belajar Matematika pada peserta didik di kelas VII SMPN Pasang.
USE OF POWERPOINT APPLICATIONS IN LEARNING ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION IN INCREASING STUDENT LEARNING MOTIVATION Ahdar, Ahdar; Nurhidayat, A. Fitri; Musyarif, Musyarif
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 2 No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.445 KB) | DOI: 10.58917/aijes.v2i1.38

Abstract

The nature of the training or the nature of teaching is influenced by several elements considering the impact of the level of learning on the school. One of the characteristics of the nature of learning can affect student achievement. The use of media in learning exercises can present a very beautiful learning atmosphere and can be used to increase the enthusiasm and inspiration of students' learning in utilizing the power point application media. This study aims to determine the focus of the use of power in learning Islamic Religious Education (PAI) and to increase student inspiration at SMP IT Wildan Mamuju. The type of research used is Classroom Action Research (CAR). This exploration area is located at SMP IT Wildan Mamuju with 10 students from class IX as the subject. The instrument used is a perception sheet that is linked to learning inspiration and a perception sheet about the application of control points. Then, the logical procedure used in this exploratory research is the strategy of examining observational information related to learning inspiration. From the consequences of the exams that have been described, it tends to be reasonable that the level of inspiration for the learning of class IX students towards PAI subjects has developed fundamentally from one cycle to another through the use of style points in developing experiences. The use of the power point application can increase the enthusiasm and learning inspiration for class IX students of SMP IT Wildan Mamuju.
A CHAPTER REVIEW: SELECTING LANGUAGE FOR MATERIALS WRITING: (The Routledge Handbook of Materials Development for Language Teaching-Routledge) Surahmat, Zulkifli; Sardi, Ahmed; JN, Muh. Firmansyah
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 2 No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.296 KB) | DOI: 10.58917/aijes.v2i1.39

Abstract

This chapter review will discuss the current topic in chapter 6 from a book entitled “The Routledge Handbook of Materials Development for Language Teaching-Routledge” Edited by Julie Norton and Heather Buchanan. The selection of grammar and the selection of vocabulary for the creation of English Language Teaching (ELT) course books have been the two main topics of this chapter. Given the homogeneity of many published materials, it is simple to believe that the subject of "what" to teach to EFL students has long since been resolved. Instead, research should concentrate on the "how" of ELT, or pedagogy, in particular, and how this might be reflected in materials design. This assumption, however, would be inaccurate for two reasons. First of all, especially in the case of language, we have inherited a consensus whose development has generally taken place outside of the purview of empirical study and has been somewhat "piecemeal." Second, a variety of fiercely disputed aspects of contemporary research, including initiatives like the English Profile, imply that it might be time to review and revise the "what" of ELT.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS 2 SD Alkhasanah, Nuraini; Yusrika Firda Isnaini; Muhtadin, Lastiadi; Prapti Octavia Ningsih; Fatoni, Ahmad; Minsih, Minsih
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 2 No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.304 KB) | DOI: 10.58917/aijes.v2i1.41

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kesulitan membaca permulaan pada siswa kelas 2 SDN Dari 2 Plupuh, (2) mengetahui hambatan belajar membaca permulaan pada siswa kelas 2 SDN Dari 2 Plupuh, (3) untuk mengetahui solusi yang diberikan guru terhadap kesulitan membaca permulaan yang dialami siswa kelas 2 SDN Dari 2 Plupuh. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Informan pada penelitian ini adalah kepala sekolah SDN Dari 2 Plupuh, guru kelas 2 SDN Dari 2 Plupuh dan siswa kelas 2 SDN Dari 2 Plupuh dengan jumlah 8 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah ditemukan kesulitan membaca permulaan yang dialami siswa kelas 2 SDN Dari 2 Plupuh antara lain, (1) belum bisa mengeja kata, (2) belum bisa membaca susuna kata, (3) belum bisa membaca huruf diftong dan kluster, (4) sering mengulang kata, (5) kesalahan parafrase dan (6) belum mengetahui makna kata. Sedangkan hambatan yang dialami sehingga membuat siswa mengalami kesulitan membaca yaitu, (1) kurangnya peran orang tua saat mendampingi siswa belajar membaca, (2) minat membaca siswa masih rendah, (3) tingkat kecerdasan siswa yang berbeda-beda. Solusi yang diberikan oleh guru untuk mengatasi hal tersebut adalah, (1) memberikan perhatian yang lebih terhadap siswa  yang mengalami kesulitan dalam membaca permulaan, (2) menambah jam baca siswa, (3) membaca bersama.
STUDI LITERATUR: PENERAPAN METODE CONTEXTUAL TEACHING LEARNING DALAM MENINGKATKAN BERFIKIR KRITIS MATEMATIKA Wahyuni, Sri; Rubingah, Nurur; Suryandari, Kus; Ardhiansyah, Wildhan; Minsih, Minsih; Fatoni, Ahmad
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 2 No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.483 KB) | DOI: 10.58917/aijes.v2i1.42

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan kajian literatur tentang penerapan metode contextual teaching learning dalam meningkatkan berpikir kritis matematis dengan menggunakan metode kualitatif  studi literatur. Sumber data dalam penelitian ini ditempuh melalui riset kepustakaan murni berupa data sekunder dengan mengkaji sumber-sumber tertulis seperti jurnal-jurnal ilmiah. Teknik analisis data dalam penelitian ini melalui beberapa tahap, yaitu meringkas data, menarik berbagai topik pembahasan, mengembangkan data berdasarkan kepentingannya, melakukan cross check, memaparkan hasil yang telah dihimpun dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pembelajaran matematika dengan menggunakan pendekatan CTL meliputi dapat meningkatkan berfikir kritis dengan  tahapan: (1) penyajian masalah/situasi dunia nyata; (2) diskusi kelompok, yang meliputi kegiatan menemukan dan refleksi; (3) latihan soal. Proses pembelajaran matematika dengan menggunakan pendekatan ini mempunyai relevansi dengan indikator kemampuan berpikir kritis yang diuraikan dalam kajian ini, antara lain (1) interpretasi yaitu kemampuan memahami atau mengungkapkan makna dari data atau situasi yang disajikan dalam sebuah permasalahan matematika; (2) analisis yaitu kemampuan mengidentifikasi hubungan antara data yang diberikan dan menalar argumen yang diberikan; (3) evaluasi yaitu kemampuan mengevaluasi setiap aspek yang ada dalam suatu masalah ataupun situasi tertentu; (4) keputusan yaitu kemampuan membuat kesimpulan dari suatu permasalahan matematika.
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN BAHASA JEPANG DENGAN ANIMAKER UNTUK MENUNTUN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Supriadi Putra, Ketut Agus; Sri Mardani, Desak Made; Suartini, Ni Nengah
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 2 No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.749 KB) | DOI: 10.58917/aijes.v2i1.44

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan 9 media pembelajaran berupa video animasi yang berdurasi 3-6 menit. Video animasi ini terdiri dari pengenalan kosakata, percakapan, dan latihan soal untuk menuntun daya berpikir kritis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). Model pengembangan yang digunakan adalah model Four-D (4D) oleh S. Thiagarajan, Dorothy S. Semmel, dan Melvyn L Semmel (1974:5) yang terdiri dari empat tahapan diantaranya yaitu Define, Design, Develop, dan Disseminate. Jenis data yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan mengunakan metode wawancara dan kuesioner berupa angket uji ahli (uji ahli media, uji ahli materi) dan uji coba produk untuk menghasilkan produk yang berkualitas. Berdasarkan hasil angket, skor yang diperoleh dari ahli media yaitu 89 (sangat sesuai), dari ahli materi yaitu 86,36 (sangat sesuai). Skor yang diperoleh dari hasil angket uji coba terbatas dengan guru yaitu 98 (sangat sesuai), sedangkan dari siswa yaitu 99 % (sangat layak). Dengan demikian, video animasi yang dikembangkan ini dapat dijadikan sebagi media penunjang pembelajaran untuk memotivasi dan khususnya untuk menuntun daya berpikir kritis siswa.
A CHAPTER REVIEW: WRITING MATERIAL FOR ESOL (ENGLISH FOR SPEAKERS OF OTHER LANGUAGES): (The Routledge Handbook of Materials Development for Language Teaching-Routledge) Muh Tang, Mustaqimah; Idman, Muhajirah; Hasan, Andi Tarbiyah
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 2 No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.342 KB) | DOI: 10.58917/aijes.v2i1.46

Abstract

This article's objective is to review Chapter 23 of Naeema B.Hann’s script in book "the Routledge of materials Development for Language Teaching-Routledge," which was edited and compiled in 2022 by Julie Norton and Heather Buchanandi. Starting with the development of ESOL, this is nearly identical to teaching ESL and only differs in terms of the students’ home countries and languages. The author raises the issue of how adults learn the language they need, the context of language use and ESOL learning and the approaches used in teaching language in ESOL classes. Reviewer notes various benefits in this work, including the fact that the author of this chapter goes into great detail to describe the origins of ESOL in the context of teaching English. This development ultimately generated a discussion about how teachers might create pedagogical materials that cater to students' needs so that these resources can be effective in students' lives both in the workplace and in social settings.
CHALLENGES OF ONLINE LEARNING DURING PANDEMIC COVID-19 IN JUNIOR HIGH SCHOOL Ermawati, Ermawati
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 2 No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v2i1.60

Abstract

Coronavirus has moved people's learning patterns from the classroom to the internet. This article explores the challenges of online learning during the pandemic: hardware and internet connectivity concerns, perspectives of student, teacher and parent, and school system. Interview was used to collect the data. The descriptive analysis was implemented to categorize and classify the claims. It is discovered that certain students do not have a smartphone, that internet data is costly, and that the network is bad based on hardware and internet access. Students' perspectives on online learning include making a lot of tasks, difficult-to-understand content, being unable to access the internet, and not being able to use any phone apps. The viewpoints of the teachers are also listed. They include a lack of IT comprehension, a poor connection, a lack of student answers, and a loss of direct contact. Other experiences shared by parents include the inability to afford internet data, a lack of expertise, and inadequate time to assist their children in online learning, and the parents' complaint about their children's online gaming distraction. The education system, which dictates the lack of IT preparation and the minimal budget for promoting online learning, is the final challenge. The results suggest that teachers, parents, and schools should exert greater control over the development of online learning for students.

Page 2 of 14 | Total Record : 133