cover
Contact Name
Meilina
Contact Email
meilina@poltekkespalembang.ac.id
Phone
+6281992860145
Journal Mail Official
jpengmas@poltekkespalembang.ac.id
Editorial Address
Jalan Jenderal Sudirman KM 3,5 Nomor 1365 Samping Masjid Ash-Shofa Komplek RS Moh. Hoesin Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
ISSN : 28292669     EISSN : 28295838     DOI : https://doi.org/10.36086/j.abdikemas.v4i2
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Abdikemas, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Education for Sustainable Development. Community Services, People, Local Food Security, Nutrition and Public Health; Community Empowerment, Social Access; Nursing, Midwifery, Pharmacy, Sanitation and Medical Laboratary Engineering Student Community Services; Border Region, Less Developed Region.
Articles 233 Documents
Senam Hipertensi untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Lansia dengan Menurunkan Tekanan Darah di Kota Palembang Tamar, Miskiyah; Rahmatullah, Lutfi Ridwinnida; Septiany, Vicha; Permata, Dinda Dwi; Akbar, Dwinanto; Bintang, Jesica Mutiara; Prihatini, Lesdira
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/abdikemas.v7i2.3033

Abstract

Hypertension is a chronic health problem with a high prevalence in the elderly and contributes to increased morbidity and reduced quality of life. Non-pharmacological interventions such as hypertension exercises are needed as promotive and preventive efforts. This community service activity aims to lower blood pressure in the elderly through education and training in hypertension exercises. The implementation method includes blood pressure screening, hypertension education, and routine hypertension exercises for two weeks. A total of 20 elderly people actively participated in this activity. Evaluation results showed a decrease in average blood pressure from 159/97 mmHg to 137/89 mmHg after the intervention. These findings indicate that hypertension exercises are an effective alternative intervention and can be implemented sustainably as part of a community-based hypertension management strategy.
Peningkatan Pengetahuan Kader Kesehatan Melalui Hand Hygiene Dan Etika Batuk di Desa Mendalo Laut Kabupaten Muaro Jambi Fitriana, Eka; Larasti, Larasti; Umizah, Putri
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/abdikemas.v7i2.3380

Abstract

Perilaku seseorang atau masyarakat tentang kesehatan ditentukan oleh pengetahuan, sikap, kepercayaan, tradisi, dan sebagainya dari orang atau masyarakat yang bersangkutan. Dengan demikian berhasil atau tidaknya pengobatan TB Paru tergantung pengetahuan pasien, keadaan sosial ekonomi serta dukungan dari keluarga. Hand hygiene dan Etika Batuk sangat penting untuk mengendalikan TB Paru karena merupakan pengendalian infeksi secara umum. Penyebaran TB paru melalui udara diketahui paling banyak bersumber dari penderita TB paru yang batuk. Hal ini dikarenakan pada saat batuk atau bersin, penderita menyebarkan kuman ke udara dalam bentuk droplet (percikan dahak). Tujuan pelaksanaan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan pada kader kesehatan dan penderita tb sebagai upaya pencegahan tb melalui hand hygiene dan etika batuk di desa mendalo laut. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di desa Mendalo laut Wilayah Kerja Puskesmas Penyengat Olak Kabupaten Muaro Jambi setelah dilakukan pre-test dan post-test dapat dilihat bahwa terjadi peningkatan pengetahuan tentang hand hygiene dan etika batuk.
Revitalisasi UKS Guna Mewujudkan Sekolah Sehat di MTS Negeri Kepulauan Sula, Ternate A. Disi, Muhammad Zulfian; Muthmainnah, Muthmainnah; Dwi, Fiki Febrian
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/abdikemas.v7i2.3409

Abstract

Program Sekolah Sehat merupakan strategi penting untuk meningkatkan mutu pendidikan dan kesehatan siswa. Namun, pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di MTs Negeri 1 Kepulauan Sula belum optimal akibat keterbatasan sarana. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) berupa revitalisasi UKS melalui peningkatan fasilitas, penataan ruang, serta pelatihan Pertolongan Pertama pada Penyakit (P3P) dan pencegahan bullying. Evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap pengetahuan dan keterampilan siswa. Nilai rata-rata untuk pencegahan bullying meningkat dari 79 menjadi 92, sedangkan P3P dari 76 menjadi 95. Hasil ini membuktikan bahwa program PKM efektif dalam memperkuat peran UKS serta meningkatkan kompetensi siswa dalam promosi kesehatan dan keamanan di sekolah
Pemberdayaan Remaja Melalui Pelatihan Hormonal Awareness dan Kesehatan Reproduksi Berbasis Display Model 3D Fase Hormonal Friscila, Ika; Rizali, Muhammad; Wijaksono, M. Arief; Fitriani, Aida
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/abdikemas.v7i2.3437

Abstract

Adolescence represents a critical phase of development, particularly concerning hormonal changes and reproductive health. It was observed that several female students were unable to accurately track their menstrual cycles, sometimes necessitating their early dismissal from school due to Premenstrual Syndrome (PMS). Open discussion regarding reproductive health content remains infrequent, with students often reporting feelings of awkwardness and a lack of confidence in engaging in such discussions. The program's primary objectives were to enhance awareness and understanding of hormonal phases and sexually transmitted infections (STIs), and to develop display model 3D-based educational media as a visual and interactive aid for comprehending the hormonal system. The activity was conducted at Senior High School, involving 80 female students as participants. The socialization material covered hormonal phases and STIs. To assess the level of understanding, pre- and post-tests were administered. The results indicated a significant increase in knowledge following the intervention. A key outcome of this program was the production and dissemination of new 2- and 3-dimensional hormonal display model designs, which were subsequently integrated as learning materials.
Pelatihan Penanganan Gawat Darurat di Lingkungan Sekolah Menengah di Kota Prabumulih Suryanda, Suryanda; Rustiati, Nelly
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/abdikemas.v7i2.3457

Abstract

Pengetahuan dan keterampilan dalam pertolongan pertama gawat darurat pada korban dapat mempengaruhi. tingkat keparahan bahkan akibat upaya pertolongan yang tidak tepat, hal ini justru membahayakan korban. Setiap siswa tanpa terkecuali wajib memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam penanganan kondisi gawat darurat karena kondisi seperti ini tidak memandang tempat, waktu bahkan sehebat apapun teknologi yang ada. Pelatihan bertujuan sebagai suatu upaya meningkatkan keterampilan siswa SMAN 3 Kota Prabumulih dalam melakukan pertolongan pertama gawat darurat dilingkungan terdekatnya. Pelatihan menggunakan metode penyuluhan dan diskusi serta demonstrasi. Para peserta diberikan pre test dan post test menggunakan kuestioner untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta. Peserta dibatasi 30 orang, Hasil kegiatan mengindikasikan pentingnya partisipasi berbagai elemen masyarakat khususnya siswa SMA dalam menekan angka korban jiwa. Hal ini tentu saja dapat dipublikasikan secara luas sebagai salah satu alternative intervensi yang dapat dikembangkan dan dinamis.
Edukasi Pentingnya Kesehatan Reproduksi pada Remaja SMK Kesehatan di Kota Yogyakarta Syarifah, Nur Yeti; Muryani, Muryani
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/abdikemas.v7i2.3507

Abstract

The adolescent reproductive health program is a service effort to help adolescents achieve good reproductive health status through the provision of information, counseling services, and life skills education. The existence of advocacy institutions, education, and reproductive health consultations for adolescents is currently limited in reach, resulting in minimal protection and assistance to realize adolescent reproductive rights. This community service aims to help the government improve the level of reproductive health in adolescents through education on the importance of maintaining adolescent reproductive health. The method we use is counseling in the form of education and counseling or in-depth discussions on the problems facing adolescents. The results obtained are based on a population of 40 adolescents from the Binatama Health Vocational School with the largest number of respondents being adolescent girls, amounting to 23 respondents
Upaya Peningkatan Pengetahuan Orang Tua Terkait Imunisasi Dasar Melalui Penyuluhan Kesehatan di Puskemas Rumi, Din Nurul Rasidin; Rahim, Rosdianah; Darmawansyih, Darmawansyih; Fitriani, Rini; Palancoi, Najamuddin Andi; Yunus, Purnamaniswaty
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/abdikemas.v7i2.3509

Abstract

One effective method of controlling and eradicating infectious diseases that can cause death is through immunization. The level of immunization coverage and success is determined not only by the availability of vaccines, but also by community behavior. One factor is parents' knowledge and understanding of immunization. The method consisted of a pre-test, interactive counseling, a question and answer session, and a post-test. The results of the activity, which was attended by 14 people, showed that the level of knowledge of the target group about basic immunization before the counseling was only 5 people in the good category (35.7%), increasing to 12 people (85.7%). The Wilcoxon test results showed a significant effect on the increase in participants' knowledge after health promotion (p-value = 0.003). In conclusion, there was an increase in participants' understanding of basic immunization after the counseling, which indicates the success of health promotion through counseling.
Pelatihan Kader Posyandu Balita dan Ibu Hamil dalam Deteksi Dini Stunting di Kota Yogyakarta Wulandari, Riski; Lusiana, Deni; Widianti, Christina Ririn
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/abdikemas.v7i2.3525

Abstract

Stunting merupakan masalah yang perlu penanganan serius karena berdampak pada tumbuh kembang anak secara permanen. Kader Posyandu merupakan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat, namun banyak yang belum memiliki kemampuan secara optimal dalam deteksi dini stunting. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam deteksi stunting melalui pelatihan. Metode yang digunakan adalah edukasi dan demonstrasi sederhana kepada kader Posyandu Balita dan Ibu Hamil di Kelurahan Baciro. Materi pelatihan meliputi konsep PHBS dalam mencegah stunting, deteksi dini remaja, deteksi dini ibu hamil dan deteksi dini balita. Selain itu dalam pelatihan dilakukan demonstrasi seperti pengukuran antropometri dan interpretasi data, serta mendemonstrasikan resep menu gizi seimbang ibu hamil dan MP-ASI. Hasilnya, terjadi peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan kader dalam mengidentifikasi risiko stunting pada balita dan ibu hamil, dibuktikan dengan kenaikan nilai pre-test dan post-test. Kegiatan ini penting untuk memperkuat peran kader dalam upaya promotif dan preventif stunting.
Pendampingan Ibu Hamil Melalui Layanan Antenatal Care dan Edukasi Pencegahan Stunting Berbasis Pemetaan Risiko Prenatal Rahmi, Sania Lailatu; Sefrina, Yosi; Mesalina, Rosa; Dariani, Lili
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/abdikemas.v7i2.3556

Abstract

Prenatal risk factors associated with stunting can be reduced by monitoring prenatal risk factors with appropriate management. The objective of the Community Service Program (PkM) is to increase the knowledge and awareness of pregnant women regarding prenatal risk factors for stunting so that they can receive appropriate counseling and education. The method used was cross-program collaboration with community health centers and direct involvement in examining pregnant women using the 10T standard. The instrument used was a questionnaire containing 15 questions to measure the success of the education. The results achieved were that 80% of pregnant women received 10T antenatal care services, 96.7% of pregnant women had stunting risk factors, with the mapping of risk factors finding 73.3% had low education, 86.7% had incomes below the minimum wage, 63.3% had risky BMI, 66.7% were anemic, and 56.7% had non-standard antenatal visits. The average knowledge score before assistance was 59, increasing to 77 after assistance, a ±30.5% increase. Further efforts are needed to sustain PkM activities in the form of strengthening the role of cadres and health workers in continuous monitoring.
Penyuluhan Deteksi Dini Penyakit Ginjal pada Lansia di Panti Sosial Amani, Patwa; Putri, Mustika Anggiane; Adriani, Donna; Hastuty, Dewi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/abdikemas.v7i2.3559

Abstract

Ginjal merupakan organ yang sangat vital dalam tubuh manusia. Fungsi utama ginjal adalah untuk menyaring darah secara terus-menerus dan mengeluarkan zat sisa dan zat berbahaya melalui urine. Ginjal juga berfungsi dalam pengaturan cairan tubuh, keseimbangan asam basa dan elektrolit tubuh, juga dalam proses hematopoesis pembentukan sel daram merah. Pentingnya fungsi ginjal dan apa saja gejala dini penyakit ginjal sering kali belum dipahami masyarakat luas. Pemahaman mengenai deteksi dini penyakit ginjal sangat penting terutama bagi lansia yang seringkali mengalami gangguan kesehatan ginjal baik primer maupun sekunder karena penyakit lain. Kondisi ini akan lebih berat pada lansia yang tinggal di fasilitas umum seperti Panti Sosial yang memiliki akses kesehatan, sandang, papan dan pangan yang kurang adekuat. Gangguan fungsi ginjal seringkali bersifat kronis sehingga mengganggu kualitas hidup pasien, terutama pada populasi lansia. Kejadian gagal penyakit ginjal kronis dapat berakhir pada gagal ginjal yang menyebabkan penderita harus melakukan hemodialisa rutin. Hal ini dapat menjadi beban kesehatan, ekonomi dan psikologis bukan saja bagi pasien namun juga bagi keluarga pasien. Metode pengabdian dengan melakukan pemeriksaaan kesehatan umum, penyuluhan deteksi dini penyakit ginjal pada lansia di panti sosial serta konsultasi kesehatan. Hasil pengabdian berupa peserta mengetahui kondisi kesehatan umum nya dan terdapat peningkatan pengetahuan peserta mengenai deteksi dini penyakit ginjal.