cover
Contact Name
Sulistiyanto
Contact Email
sulistiyanto@polsri.ac.id
Phone
+6287735639708
Journal Mail Official
editorial@mail.onlinelibrary.id
Editorial Address
jl.ratudibalau tanjung seneng bandar lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia
Published by Alesha Media Digital
ISSN : -     EISSN : 28296702     DOI : https://doi.org/10.59025
Jurnal ini berfokus pada penelitian dan program keterlibatan akademisi-komunitas untuk memajukan teori, penelitian, dan praktik yang berguna bagi masyarakat. Selain mengenal semua istilah filosofis di lapangan, yaitu community engagement, development, empowerment, dan service, kami juga menyambut baik semua pendekatan metodologis, sebut saja ABCD (asset-based community development), PAR (participatory action research), CBR (community-based community development), penelitian berbasis), pembelajaran layanan, dan sebagainya. Ruang lingkup artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini membahas berbagai topik, termasuk, namun tidak terbatas pada: Penelitian dan pemberdayaan masyarakat (baik di pedesaan maupun perkotaan) secara sosial, ekonomi, budaya, keagamaan, olahraga, pertanian dan lain sebagainya; Pelayanan kesehatan dan lingkungan masyarakat; Mengembangkan dan melatih teknologi tepat guna di kalangan masyarakat; Pemberdayaan masyarakat di daerah terpencil dan tertinggal yang membangun akses sosial; Pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 766 Documents
Peningkatan Literasi Digital Dasar Berbasis Edutainment bagi Siswa SD sebagai Fondasi Pembelajaran di SD Islam Al Isra Imam Mulya; Desi Ramayanti; Boy Yuliadi; Muhammad Juwarno; Ismawati Ismawati; Mochammad Fatih Adzkiya
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/1n8a3966

Abstract

Literasi digital merupakan kompetensi esensial yang perlu dibangun sejak usia Sekolah Dasar (SD) di era pendidikan berbasis teknologi. Meskipun siswa SD umumnya akrab dengan gawai untuk hiburan, mayoritas belum memiliki keterampilan komputer dasar yang memadai untuk mendukung proses pembelajaran. Observasi awal di SD Islam Al Isra, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, mengungkap bahwa siswa kelas 6 belum terampil mengoperasikan komputer secara produktif dan belum memahami etika serta keamanan digital. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan literasi digital kognitif siswa melalui metode edutainment berbasis PART (Preparation, Action, Reflection, Transfer). Metode pelaksanaan mencakup paparan interaktif pengenalan perangkat keras dan lunak, demonstrasi aplikasi produktif, pemutaran video animasi Internet Sehat, serta evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan rata-rata pemahaman siswa pada tiga indikator utama: pemahaman komponen komputer meningkat 60% (dari 55 menjadi 88), fungsi aplikasi dasar meningkat 70% (dari 50 menjadi 85), dan konsep Internet Sehat meningkat 100% (dari 45 menjadi 90). Evaluasi kualitatif menunjukkan seluruh peserta (100%) menyatakan materi mudah dipahami dan menyenangkan. Aset digital berupa modul, video animasi, dan worksheet diserahkan kepada sekolah sebagai bekal keberlanjutan program yang dapat direplikasi secara mandiri.
Peningkatan Kompetensi Profesional Guru melalui Pelatihan Prompting Generative AI di SMP Tahfidz Modern Lubabul Fattah Mohamad Khoirul Ansor; Yayak Kartika Sari; Mochammad Ilham Aldi Wahyudi
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/x1t9xh81

Abstract

Kemajuan teknologi Artificial Intelligence (AI), khususnya generative AI, membuka peluang besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan efisiensi administrasi pendidikan. Namun, pemanfaatan teknologi ini di lingkungan sekolah berbasis pesantren masih sangat terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi profesional guru SMP Tahfidz Modern Lubabul Fattah melalui pelatihan teknik prompting generative AI. Metode yang digunakan adalah Action-Oriented Reflective Training yang menggabungkan penyampaian konsep, praktik langsung, dan pendampingan implementasi. Sebanyak 27 dari 31 guru mengikuti pelatihan satu hari penuh pada Agustus 2025, dilanjutkan dengan tiga sesi pendampingan. Evaluasi dilakukan melalui instrumen pre-test dan post-test serta kuesioner kepuasan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan pada seluruh aspek kompetensi, dengan skor rata-rata pre-test berkisar 2,0–3,2 meningkat menjadi 3,1–3,9 pada post-test. Sebesar 81% peserta menyatakan pelatihan sangat bermanfaat, dan 67% berminat mengikuti pelatihan lanjutan. Program ini memberikan kontribusi nyata dalam mendorong transformasi digital sekolah berbasis pesantren.
Pendampingan Kesehatan Jiwa Berbasis Komunitas Melalui Pemberdayaan Pengelola Rumah Singgah dalam Meningkatkan Kemampuan Pengendalian Emosi dan Interaksi Sosial Penghuni di Rumah Singgah Al-Hidayah Mojokerto Hanim Nur Faizah; Lukman Hakim; Mei Widyawati; Andini Vina Azzahra; Farisa Lutfiana; Faysa Ayu Arnindhita; Feri Bayu Saputra; Fina Diana; Fitto Alfian Akbar; Heni Mustika Rini; Melinda Dwi Renitasar; Moch. Bima Dwi Novi Andre; Muhamad Alif Maulana Raihan; Nur Fa’uziah Faridatun Ni’mah; Riska Wiriatama Putri; Rut Niken Widari; Sabila Karimatun Nisa; Saniya Nabila; Selviana Dewi Anggraeni; Septia Wulandari
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/z3vfys86

Abstract

Gangguan kesehatan jiwa masih menjadi permasalahan yang memerlukan dukungan berkelanjutan dari lingkungan sosial dan komunitas. Rumah singgah sebagai layanan berbasis masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung proses pemulihan penghuni dengan masalah kesehatan jiwa melalui pendekatan psikososial dan pendampingan sehari-hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelola Rumah Singgah Al-Hidayah Mojokerto dalam melakukan pendampingan kesehatan jiwa berbasis komunitas serta meningkatkan kemampuan penghuni dalam mengendalikan emosi dan berinteraksi sosial. Kegiatan dilaksanakan pada bulan April 2026 dengan melibatkan dua penghuni rumah singgah yang mengalami gangguan pengendalian emosi dan kecenderungan waham curiga serta lima pengelola rumah singgah sebagai mitra pendamping. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi masalah, edukasi kesehatan jiwa, pelatihan komunikasi terapeutik dasar, pendampingan aktivitas harian, latihan relaksasi napas dalam, orientasi realita, kegiatan spiritual, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas pengelola rumah singgah dalam melakukan pendampingan dasar kesehatan jiwa. Sebanyak 80% pengelola mampu menjelaskan kembali teknik komunikasi terapeutik sederhana dan 100% pengelola mampu mempraktikkan teknik relaksasi napas dalam. Selain itu, seluruh penghuni mampu mengikuti kegiatan harian secara lebih terstruktur, menunjukkan peningkatan interaksi sosial, serta mampu mempraktikkan teknik pengendalian emosi secara mandiri. Program juga meningkatkan kepedulian lingkungan sosial terhadap kesehatan jiwa dan membantu menciptakan suasana rumah singgah yang lebih suportif. Program pendampingan kesehatan jiwa berbasis komunitas melalui pemberdayaan pengelola rumah singgah terbukti dapat menjadi alternatif pendekatan dalam mendukung proses pemulihan penghuni dengan masalah kesehatan jiwa secara berkelanjutan.
Pendampingan Belajar Matematika bagi Siswa Sekolah Dasar pada Kegiatan Pengabdian Masyarakat di Jambur Jelita Desa Raja Tengah Alwi Hidayat; Putri Sri Rezeki; Hendro Suganda Pane; Mardiati; Ediaman Sitepu; Khairina Afni
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/saebeg75

Abstract

Kegiatan pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk pendampingan belajar matematika bagi siswa sekolah dasar di Jambur Jelita Desa Raja Tengah. Program ini dilatar belakangi oleh masih adanya kesulitan belajar matematika pada siswa sekolah dasar dalam kegiatan Pendampingan  belajar, khususnya pada op erasi hitung dasar. Kegiatan bertujuan untuk membantu meningkatkan pemahaman matematika dasar serta menumbuhkan motivasi belajar siswa melalui pendampingan belajar secara langsung.Peserta kegiatan terdiri atas tiga siswa sekolah dasar dengan Tingkat kemampuan yang berbeda. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan observasi awal, identiifikasi kebutuhan belajar, penyampaian materi, Latihan soal secara bertahap, serta evaluasi hasil pendampingan. Hasil kegiatan menujukkan bahwa peserta mengalami peningkatan kemampuan dalam menyelesaikan operasi hitung dasar, terutama pada materi penjumlahan dan pengurangan. Selain itu, siswa menujukkan perubahan positif dalam proses belajar, seperti lebih aktif bertanya, lebih percaya diri dalam menjawab soal, dan lebih antusias mengikuti kegiatan pembelajaran. Pendampingan belajar yang dilakukan secara langsung dan berkelanjutan memberikan dampak positif langsung pemahaman matematika dasar siswa. Oleh karena itu, kegiatan serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan orang tua dan penggunaan media pembelajaran yang lebih interaktif guna mendukung peningkatan kemampuan matematika siswa.
Edukasi Pemanfaatan Daun Kelor menjadi Produk Olahan Puding sebagai Makanan Tambahan (PMT) Balita di Desa Luwang, Gatak, Sukoharjo Agung Widiastuti; Endrat Kartiko Utomo; Fakhrudin Nasrul Sani
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/pr3fa935

Abstract

Secara ilmiah daun kelor (Morinaga oleifera) memiliki kandungan gizi tinggi, sehingga berpotensi membantu mengatasi masalah kekurangan gizi, kelaparan, serta berperan dalam pencegahan dan penanganan berbagai penyakit salah satunya penurunan angka stunting. Namun, konsumsi daun kelor di masyarakat Indonesia masih relatif rendah karena aroma khasnya kurang disukai. Tujuan PKM ini untuk peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan puding dun kelor kepada ibu Balita stunting di Desa Luwang, Gatak,  Sukoharjo. Metode yang digunakan meliputi tiga tahapan: (1) Persiapan, termasuk koordinasi dan perencanaan; (2) Implementasi, yang mencakup sosialisasi, penyuluhan, demonstrasi pembuatan PMT; dan (3) Evaluasi, yang dilakukan melalui umpan balik dan evaluasi pengetahuan lansia menggunakan pretest dan posttest. Hasil kegiatan terjadi perubahan tingkat pengetahuan yang awalnya kurang sebesar 20 responden (54%), setelah dilakukan edukasi meningkat menjadi pengetahuna baik sebesar 22 peserta (59%). Selain itu, keterampilan peserta juga meningkat kategori baik sebanyak 17 responden (48%) kemudian setelah dilakukan demostrasi terjadi peningkatan keterampilan peserta sebesar 27 peserta (73%). Kesimpulan Dengan demikian, edukasi mengenai pemanfaatan daun kelor sebagai produk olahan puding PMT balita memberikan dampak positif bagi masyarakat terkait pemanfaatan daun kelor sebagai sumber PMT bagi balita.
Peran Penting Gizi Seimbang dalam Menunjang Kesehatan Reproduksi di Masa Pubertas Marta Imelda Br Sianturi; Tifani Hadi Tri Wahyuni; Cut Roza Asminanda; Rafika Nur Siregar; Balqis Nurmauli Damanik
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/n8jrp775

Abstract

Masa pubertas merupakan periode kritis dalam siklus kehidupan remaja yang ditandai dengan perubahan biologis, hormonal, dan psikososial yang pesat. Asupan gizi seimbang menjadi faktor determinan penting dalam menunjang proses pematangan organ reproduksi dan tumbuh kembang optimal pada fase ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMP Negeri 19 Medan pada tanggal 06 Januari 2026, dengan sasaran siswa/i kelas VIII berjumlah 64 peserta. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja mengenai gizi seimbang dalam mendukung kesehatan reproduksi di masa pubertas melalui penyuluhan, diskusi interaktif, dan praktik pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT). Evaluasi dilakukan menggunakan pendekatan Model Kirkpatrick Level 1-3 (reaksi, pengetahuan, dan perilaku) melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan peserta dari pre-test ke post-test, sebagian besar peserta mampu mengukur dan menghitung IMT secara mandiri, serta menunjukkan respons dan partisipasi yang tinggi selama kegiatan. Evaluasi pada aspek perubahan perilaku dan keberlanjutan penerapan pengetahuan belum dapat dilaporkan pada tulisan ini karena memerlukan waktu pengamatan lebih panjang, dan direkomendasikan sebagai kegiatan pemantauan lanjutan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kombinasi penyuluhan dan praktik pengukuran IMT dapat menjadi model edukasi gizi yang aplikatif bagi remaja di lingkungan sekolah.
Pemanfaatan Teknologi Digital untuk Penguatan Peran Perempuan dalam Ketahanan Keluarga Triana Dewi Salma; Chairilisa Azzahra; Ashr Lian Alviani
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/73mcxv43

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah memengaruhi berbagai aktivitas keluarga, mulai dari komunikasi, transaksi keuangan, pendampingan anak, hingga pengembangan usaha rumahan. Namun, pemanfaatan teknologi tersebut belum selalu diikuti dengan pemahaman yang memadai mengenai keamanan digital, perlindungan data pribadi, penipuan daring, hoaks, pinjaman online ilegal, dan penyalahgunaan kecerdasan buatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Cikoko, Jakarta Selatan, dengan melibatkan 50 peserta dari anggota PKK dan perwakilan perempuan di lingkungan kelurahan. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi mengenai pemanfaatan teknologi digital secara aman, bijak, produktif, dan bertanggung jawab dalam mendukung ketahanan keluarga. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukasi partisipatif melalui penyuluhan interaktif, contoh kasus, tanya jawab, refleksi pengalaman, serta evaluasi lisan terstruktur. Materi kegiatan mencakup pengelolaan keuangan digital, pemanfaatan media digital untuk usaha rumahan, pendampingan anak dalam penggunaan gawai, keamanan bermedia sosial, kewaspadaan terhadap risiko digital, dan penggunaan kecerdasan buatan secara bijak. Hasil evaluasi menunjukkan capaian pemahaman peserta berada pada rentang 76%–92% pada enam indikator utama. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi partisipatif mampu memperkuat pemahaman awal peserta dalam memanfaatkan teknologi digital secara lebih aman, bijak, dan produktif dalam kehidupan keluarga.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Sosialisasi dan Praktik Pengelolaan Sampah pada PKK dan BUMDes di Desa Wonosoco, Kudus Wahid Nur Fajri; Muhamad Imanuddin; Farida Yuliani; Asti Nur Afifah; Syaiful Anwar; Dewi Fatimatuzzahroh
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/t1vs4q04

Abstract

Permasalahan sampah di Desa Wonosoco masih tinggi, dengan sebagian besar sampah rumah tangga dibuang di pinggir sungai atau dibakar, yang berpotensi menimbulkan banjir dan berkontribusi pada pemanasan global. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga dalam mengelola sampah organik dan sampah anorganik melalui pelatihan pembuatan Eco-Enzyme, kompos, dan kerajinan tangan. Tujuan keiatan ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat desa Wonosoco terkait pengelolaan sampah. Metode yang dilakukan pada kegiatan ini adalah Community-Based Research (CBR) dengan melibatkan anggota PKK dan pengurus BUMDes di desa Wonosoco. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan masyarakat, yang ditunjukkan melalui perbandingan Pre-Test dan Post-Test. Pengetahuan mengenai jenis sampah, dampak lingkungan, dan pemilahan sampah meningkat rata-rata 20-30%. Sementara itu, keterampilan dalam mengolah sampah organik dan sampah anorganik juga mengalami kemajuan, meskipun praktik pengolahan sampah anorganik masih memerlukan pendampingan lebih lanjut. Program ini diharapkan mampu mengurangi permasalahan sampah dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Edukasi dan Pelatihan William Flexion Exercise serta McKenzie Extension Exercise untuk Meningkatkan Pengetahuan Nyeri Punggung Bawah pada Guru MBS Jombang. Adinda Fawzia Auliarahma; Zidni Imanurrohmah Lubis
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/8zkp5q90

Abstract

Guru di lingkungan sekolah memiliki risiko tinggi terhadap keluhan nyeri punggung bawah akibat postur kerja statis yang berkepanjangan, beban kerja tinggi, dan minimnya pengetahuan tentang ergonomi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru Muhammadiyah Boarding School Jombang dalam mengenali, mencegah, serta mengelola keluhan nyeri punggung bawah secara mandiri. Kegiatan dilaksanakan pada Februari hingga Maret 2026 menggunakan desain observasional deskriptif dengan pendekatan pre-test dan post-test tanpa kelompok kontrol. Sebanyak 13 guru dipilih melalui total sampling. Pelaksanaan diawali skrining menggunakan kuesioner Nordic Body Map, dilanjutkan dengan penyuluhan materi nyeri punggung bawah dan ergonomi kerja, serta demonstrasi langsung Latihan William Flexion Exercise dan McKenzie Extension Exercise. Hasil skrining menunjukkan 69,2% guru mengalami keluhan nyeri punggung bawah. Evaluasi pengetahuan menunjukkan peningkatan signifikan dari rata-rata skor pre-test sebesar 58,48% menjadi 96,92% pada post-test. Seluruh peserta menunjukkan respons positif dan mulai menerapkan prinsip ergonomi dalam aktivitas kerja. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi kesehatan fisioterapi dan latihan terapeutik efektif meningkatkan pemahaman guru dalam pencegahan dan pengelolaan nyeri punggung bawah secara mandiri.
Pemberdayaan Pemuda AMGPM Tiakur melalui Pelatihan Pembuatan Puding Kelor dan Literasi Keuangan Berbasis Potensi Lokal Jecklin Marlen Lainsamputty; Esther Kembauw; Sitti Fatimah Kamaruddin; Sarah Teresia Sarak; Berliana Vebriyanti Topurmera
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/zdj9ay66

Abstract

Pemuda memiliki peran strategis dalam pembangunan sosial dan ekonomi, terutama di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) seperti Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD). Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) Ranting Ora Et Labora Tiakur merupakan komunitas pemuda aktif yang memiliki potensi besar, namun masih terbatas dalam keterampilan kewirausahaan dan literasi keuangan. Berdasarkan observasi, sebagian besar anggota belum memiliki usaha produktif, sementara potensi lokal seperti tanaman kelor (Moringa oleifera) belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan pemuda melalui pelatihan pembuatan puding kelor, literasi keuangan, serta manajemen usaha sederhana. Metode pelaksanaan meliputi empat tahap: persiapan, sosialisasi dan pelatihan, pendampingan, serta evaluasi, yang dilakukan selama empat bulan (Juli–Oktober 2025) dengan melibatkan 30 peserta. Hasil menunjukkan peningkatan kemampuan literasi keuangan, pengelolaan usaha, dan promosi digital produk dengan rata-rata peningkatan pretest-posttest sebesar 51,5%. Mitra berhasil memproduksi puding kelor sebanyak 30 cup dengan omzet penjualan sebesar Rp. 517.000,00. Kegiatan ini menciptakan keterampilan wirausaha yang berkelanjutan, membentuk kelompok UMKM pemuda, serta memberikan kontribusi nyata terhadap kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten MBD.