cover
Contact Name
Sulistiyanto
Contact Email
sulistiyanto@polsri.ac.id
Phone
+6287735639708
Journal Mail Official
editorial@mail.onlinelibrary.id
Editorial Address
jl.ratudibalau tanjung seneng bandar lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia
Published by Alesha Media Digital
ISSN : -     EISSN : 28296702     DOI : https://doi.org/10.59025
Jurnal ini berfokus pada penelitian dan program keterlibatan akademisi-komunitas untuk memajukan teori, penelitian, dan praktik yang berguna bagi masyarakat. Selain mengenal semua istilah filosofis di lapangan, yaitu community engagement, development, empowerment, dan service, kami juga menyambut baik semua pendekatan metodologis, sebut saja ABCD (asset-based community development), PAR (participatory action research), CBR (community-based community development), penelitian berbasis), pembelajaran layanan, dan sebagainya. Ruang lingkup artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini membahas berbagai topik, termasuk, namun tidak terbatas pada: Penelitian dan pemberdayaan masyarakat (baik di pedesaan maupun perkotaan) secara sosial, ekonomi, budaya, keagamaan, olahraga, pertanian dan lain sebagainya; Pelayanan kesehatan dan lingkungan masyarakat; Mengembangkan dan melatih teknologi tepat guna di kalangan masyarakat; Pemberdayaan masyarakat di daerah terpencil dan tertinggal yang membangun akses sosial; Pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 766 Documents
Peningkatan Literasi Keuangan Ibu Rumah Tangga melalui Implementasi Website DompetIbu di Desa Kalicupak Lor Diandra Chika Fransisca; Zahrina Antika Malahati; Damara Galuh Pembayun; Dwi Hesti Ariani; Alifatus Shabrina Amalia
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/xzb1an93

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kebiasaan masyarakat RT 04 RW 01 Desa Kalicupak Lor, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas dalam melakukan pencatatan dan pengelolaan keuangan rumah tangga. Sebagian besar masyarakat masih mencatat pemasukan dan pengeluaran secara manual atau bahkan tidak melakukan pencatatan sama sekali, sehingga kondisi keuangan sulit dipantau dan dievaluasi secara berkala. Permasalahan tersebut menyebabkan masyarakat kesulitan dalam mengontrol pengeluaran, menyusun perencanaan keuangan, serta mendokumentasikan data keuangan secara terstruktur. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tim pengabdian mengembangkan aplikasi pengelola keuangan berbasis web bernama DompetIbu yang dilengkapi fitur pencatatan pemasukan, pengeluaran, tabungan, dan laporan keuangan. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan, pengembangan sistem, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan tingkat pemahaman peserta dari 43,30% menjadi 85,57% atau meningkat sebesar 42,27 poin persentase setelah mengikuti kegiatan. Selain itu, peserta memberikan tanggapan positif terhadap aplikasi yang dikembangkan karena dinilai mudah digunakan dan membantu pengelolaan keuangan menjadi lebih terorganisir. Dengan demikian, implementasi aplikasi DompetIbu terbukti efektif dalam meningkatkan literasi keuangan digital masyarakat serta mendukung pengelolaan keuangan rumah tangga yang lebih tertib dan terdokumentasi.
Sosialisasi Periksa Payudara Sendiri (SADARI) Untuk Remaja Putri Di Klinik Juliana Dalimunthe Yessy Arisman; Maulina Mawaddah; Rismaida Saragih
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/67b0x728

Abstract

Kanker payudara merupakan ancaman kesehatan yang signifikan bagi perempuan di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Data GLOBOCAN 2022 dan Kementerian Kesehatan RI menempatkan kanker payudara sebagai jenis kanker dengan insidensi tertinggi pada perempuan Indonesia. Salah satu strategi deteksi dini yang efektif dan aksesibel adalah Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI). Hasil observasi dan wawancara awal dengan pihak Klinik Juliana Dalimunthe menunjukkan bahwa remaja putri di sekitar klinik belum pernah memperoleh penyuluhan SADARI, tidak mengetahui waktu pelaksanaan SADARI yang tepat, serta belum memahami langkah-langkah pemeriksaannya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja putri dalam melaksanakan SADARI sebagai upaya deteksi dini kanker payudara. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 7 Maret 2024 di Klinik Juliana Dalimunthe dengan metode ceramah, diskusi interaktif, dan demonstrasi menggunakan media edukasi. Sebanyak 34 remaja putri (kehadiran 100%) berpartisipasi selama 90 menit. Evaluasi dilakukan secara observasional dan formatif melalui pengamatan partisipasi, kemampuan menjelaskan ulang materi, dan demonstrasi ulang langkah SADARI. Hasil kegiatan menunjukkan seluruh peserta hadir penuh, aktif dalam sesi tanya jawab, mampu menyebutkan langkah-langkah SADARI, dan mendemonstrasikan prosedur dengan bimbingan tim. Kegiatan ini efektif meningkatkan literasi kesehatan reproduksi remaja putri dan disarankan dilanjutkan melalui pendampingan berkala serta pembentukan kader remaja kesehatan.
Pendampingan Keterampilan Prakarya Siswa melalui Pembuatan Kipas Kertas Berbahan Stik Kayu di UPT SPF SD Inpres Kera-Kera Jusmaniar N; Miftha Huljanna Amri; Nur Linda; Al Fatha Khair Nur
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/277yt669

Abstract

Keterampilan prakarya adalah elemen krusial dalam mengasah kreativitas serta keterampilan motorik anak-anak di sekolah dasar. Namun, di Unit Pelaksana Teknis Satuan Pendidikan Formal Sekolah Dasar Inpres Kera-Kera, pelaksanaan kegiatan ini masih terhambat oleh kurangnya panduan praktis dan sedikitnya variasi media ajar yang dapat diperoleh dari bahan sederhana. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukanlah kegiatan pendampingan yang bertujuan untuk melatih pembuatan kipas kertas yang terbuat dari stik kayu yang mudah didapat dan murah harganya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan prakarya siswa serta memberikan referensi pembelajaran yang bermanfaat bagi para guru. Metode yang diterapkan mencakup demonstrasi langsung, praktik terarah, serta bimbingan individu saat proses penciptaan karya. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa dalam mengikuti tahapan pembuatan karya secara mandiri, juga terjadinya peningkatan antusiasme dan kepercayaan diri siswa dalam berkarya. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pendampingan proyek dengan penggunaan bahan sederhana terbukti efektif dalam mendorong partisipasi aktif siswa, dan dapat dijadikan acuan untuk pembelajaran prakarya yang berkelanjutan di sekolah dasar.
Peningkatan Kesadaran Hak Asasi Manusia Melalui Edukasi Online bagi Masyarakat Kelurahan Sadeng Kota Semarang Mansur Mansur; Anis Khoirunnisak; Irnawati Irnawati; Sukoco Sukoco; Iwan Ibrahim; Jendiano Jendiano
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/hxmx1t57

Abstract

Rendahnya kesadaran masyarakat mengenai Hak Asasi Manusia (HAM), khususnya dalam pemanfaatan media digital, berpotensi meningkatkan terjadinya pelanggaran hak, seperti cyberbullying, ujaran kebencian, penyebaran hoaks, dan pelanggaran privasi. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi yang mampu meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap implementasi HAM di era digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran generasi muda mengenai Hak Asasi Manusia melalui edukasi berbasis daring di Kelurahan Sadeng, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang meliputi tahap persiapan, pelaksanaan edukasi, diskusi partisipatif, evaluasi, dan pendampingan. Kegiatan diikuti oleh 13 peserta yang terdiri atas anggota Karang Taruna, mahasiswa, dan pemuda berusia 20–25 tahun. Materi yang diberikan mencakup konsep dasar HAM, hak dan kewajiban warga negara, bentuk-bentuk pelanggaran HAM, serta etika penggunaan media digital. Evaluasi dilakukan melalui observasi, pre-test dan post-test, serta angket. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta pada seluruh indikator, yaitu pemahaman konsep dasar HAM meningkat dari 52% menjadi 90%, hak dan kewajiban warga negara dari 58% menjadi 92%, pemahaman pelanggaran HAM di ruang digital dari 49% menjadi 88%, partisipasi dalam diskusi dari 44% menjadi 89%, dan kesadaran menerapkan nilai-nilai HAM dalam kehidupan sehari-hari dari 61% menjadi 93%. Selain meningkatkan pengetahuan, kegiatan ini juga mendorong perubahan sikap peserta menjadi lebih kritis, bertanggung jawab, dan bijaksana dalam menggunakan media digital. Dengan demikian, edukasi berbasis daring melalui pendekatan partisipatif terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran HAM masyarakat dan berpotensi menjadi model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan di era digital.
Representasi Visual Identitas Ruang Budaya melalui Media Brosur pada Galeri/Museum Sejarah dan Budaya Indonesia Tionghoa Astrid Austranti Yuwono; Christine Claudia Lukman; Hendra Setiawan; Sandy Rismantojo
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/6qezs426

Abstract

Galeri/Museum Sejarah dan Budaya Indonesia Tionghoa memiliki peran penting sebagai sarana pelestarian sejarah, budaya, dan edukasi masyarakat mengenai kontribusi komunitas Tionghoa dalam perkembangan bangsa Indonesia. Namun, upaya penyebarluasan informasi dan komunikasi identitas budaya museum kepada masyarakat masih memerlukan media yang mampu menyampaikan karakter institusi secara lebih efektif dan menarik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan media brosur yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana informasi, tetapi juga sebagai media representasi visual identitas ruang budaya museum. Pendekatan yang digunakan mengacu pada teori multimodal dan identitas yang memandang bahwa identitas dapat dikonstruksi melalui berbagai sumber daya semiotik, seperti fotografi, warna, bentuk, tekstur, tipografi, dan tata letak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa identitas ruang budaya museum dibentuk oleh tiga dimensi utama, yaitu sejarah komunitas Indonesia-Tionghoa, warisan budaya Tionghoa, dan fungsi edukatif museum. Ketiga dimensi tersebut diterjemahkan ke dalam elemen-elemen visual melalui pemilihan fotografi, penggunaan warna, bentuk, tekstur, tipografi, dan komposisi yang mendukung pembentukan citra institusi sebagai pusat pelestarian sejarah Indonesia-Tionghoa, ruang pembelajaran budaya, serta institusi budaya yang modern dan terbuka bagi masyarakat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan multimodal dapat digunakan sebagai metode untuk mentranslasikan identitas ruang budaya ke dalam media komunikasi visual yang lebih komunikatif dan representatif.
Penerapan Teknologi Pakan Fermentasi dan Kesehatan Bebek di Unit Usaha Dayah Jeumala Amal Mudastsir Mudastsir; M. Aman Yaman; Al Kautsar; Agam Rizki; Icha Tridayana; Nailis Salsabila; M. Farhan Putra Emil; Fachrul Akbar; Koji Al Adam
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/5zzmay58

Abstract

Biaya pakan yang tinggi dan belum optimalnya penerapan manajemen kesehatan ternak menjadi kendala utama dalam pengembangan usaha peternakan bebek di Unit Usaha Dayah Jeumala Amal Kabupaten Pidie Jaya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengelola serta santri dalam pembuatan pakan fermentasi berbasis bahan baku lokal dan penerapan manajemen kesehatan bebek. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan partisipatif yang melibatkan 20 peserta. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan kuesioner untuk mengukur keterlibatan peserta, penguasaan materi, dan tingkat kepuasan terhadap pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa keterlibatan peserta dalam praktik lapangan mencapai 91%, penguasaan materi teori dan praktik sebesar 88%, serta tingkat kepuasan peserta mencapai 93%, yang seluruhnya termasuk kategori sangat baik. Peserta mampu memahami teknik pembuatan pakan fermentasi berbahan baku lokal, manfaat penerapan biosekuriti, sanitasi kandang, dan pengelolaan kesehatan bebek. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas peserta serta mendukung penerapan teknologi pakan alternatif dan manajemen kesehatan ternak yang lebih baik. Program ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi usaha peternakan bebek dan mendukung keberlanjutan unit usaha peternakan di lingkungan Dayah Jeumala Amal.
Edukasi Pengurus Pondok Lansia Tulus Kasih tentang Abon Ekstrak Ikan Lele untuk Nutrisi Paliatif Ferdinan Sihombing; Maria Alfa Raniadita; Carissa Wityadarda; Ellen Stephanie Rumaseuw
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/7h923872

Abstract

Pemenuhan kebutuhan protein merupakan salah satu komponen penting dalam perawatan paliatif lansia karena berperan dalam mempertahankan massa otot, fungsi tubuh, dan kualitas hidup. Namun, keterbatasan pengetahuan pengurus pondok lansia mengenai nutrisi paliatif serta minimnya pemanfaatan pangan tinggi protein berbasis sumber daya lokal menjadi tantangan dalam penyelenggaraan makanan bagi lansia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan pengurus Pondok Lansia Tulus Kasih Sarijadi mengenai pemanfaatan abon ekstrak ikan lele untuk memenuhi kebutuhan nutrisi paliatif pada lansia. Kegiatan dilaksanakan pada 19 Juni 2026 dengan melibatkan 13 peserta yang terdiri atas pengasuh, pengelola, dan Ketua Yayasan. Metode yang digunakan meliputi edukasi, diskusi interaktif, demonstrasi pembuatan abon ekstrak ikan lele, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Materi disampaikan oleh tim multidisiplin yang mencakup aspek nutrisi paliatif lansia, pengolahan ekstrak ikan lele, dan pembuatan abon ekstrak ikan lele. Selain itu, dilakukan pengukuran lingkar lengan atas, lingkar betis, dan lemak kaki pada 18 lansia penghuni pondok sebagai skrining awal status gizi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan nilai pengetahuan peserta dari rata-rata 66,67 menjadi 82,05. Lansia yang mencicipi produk juga memberikan respons positif terhadap rasa dan tekstur abon. Kegiatan ini efektif meningkatkan pengetahuan pengurus serta memperkenalkan abon ekstrak ikan lele sebagai alternatif pangan tinggi protein untuk mendukung nutrisi paliatif lansia.
Digitalisasi Manajemen Inventaris berbasis Visualisasi 2D untuk Optimalisasi Pengelolaan Aset Internal di BPS Kota Surabaya Purnama Anaking; Arip Ramadan; Rizqi Ramadhan; Muhammad Reyhandhani; Azzah Sumaiyah; Muthi'ah Fadiyah; Azizah Fitria Wibisono; Kurnia Qurrotul A'yun
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/eza42973

Abstract

Pengelolaan aset internal di Badan Pusat Statistik Kota Surabaya selama ini masih mengandalkan pencatatan manual di tingkat operasional yang rentan terhadap ketidaksesuaian data, lambatnya verifikasi fisik aset, serta terbatasnya informasi lokasi dan kondisi aset. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan dan menerapkan sistem manajemen inventaris digital berbasis visualisasi dua dimensi untuk mengoptimalkan tata kelola aset internal sekaligus melengkapi sistem pencatatan aset negara yang telah ada. Metode dilaksanakan melalui empat tahap, yaitu asesmen kebutuhan, pengembangan sistem dengan basis data terpusat dan penandaan kode terpindai, implementasi yang disertai pelatihan staf, dan evaluasi. Luaran berupa aplikasi web responsif, papan informasi denah kantor dua dimensi yang terintegrasi dengan data aset, tiga ratus penanda kode aset, serta fitur impor data aset negara. Sosialisasi dan pelatihan diikuti oleh tiga puluh staf. Verifikasi fungsional melalui uji penerimaan pengguna menunjukkan seluruh fitur utama berjalan sesuai kebutuhan, dan evaluasi terhadap lima belas responden menunjukkan seluruh tanggapan berada pada kategori setuju dan sangat setuju dengan indeks kepuasan rata-rata sembilan puluh enam persen. Berdasarkan penilaian pengguna, digitalisasi ini dinilai meningkatkan akurasi, kecepatan, dan akuntabilitas pengelolaan aset internal; pengukuran dampak kinerja operasional secara objektif ditetapkan sebagai evaluasi lanjutan pascaimplementasi.
Efektivitas Edukasi Kesehatan Dalam Pencegahan Anemia Pada Remaja di SMA Gajah Mada Athira Demitri; Tuty Hertati Purba; Sudana Fatahillah Pasaribu
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/he7c7z42

Abstract

Anemia masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang cukup serius pada kelompok remaja di Indonesia, yang dipengaruhi oleh rendahnya tingkat pengetahuan dan kesadaran terkait pencegahannya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman remaja mengenai pencegahan anemia melalui pendekatan edukasi kesehatan. Metode yang digunakan adalah pendekatan community-based education dengan kombinasi ceramah interaktif dan diskusi yang melibatkan 37 siswa SMA Gajah Mada. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman peserta mengenai anemia, dengan rata-rata skor meningkat dari 62,4 (pre-test) menjadi 84,7 (post-test) atau sebesar 35,74%, serta nilai Normalized Gain sebesar 0,59 (kategori sedang). Materi yang dikuasai meliputi pengertian, gejala, faktor risiko, serta upaya pencegahan melalui pola makan bergizi dan konsumsi tablet tambah darah. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan interaktif yang didukung media visual merupakan strategi promotif yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja terkait pencegahan anemia. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi yang berkelanjutan, pembentukan kader kesehatan remaja, serta kolaborasi lintas sektor untuk mendukung peningkatan kesehatan remaja secara komprehensif.
Peningkatkan Daya Saing Usaha Mikro,Kecil dan Menengah dalam Pemasaran Produk Halal di PonPes Al-Malul Khair Raudhatus Sa’adah Sa'adah; Afriyani Afriyani; Endang Verawati; Ayu Kalista; Gemala Cahya; Yunita Cucikodana; Muhammad Deddy Syafrullah; Yuliansyah Yuliansyah; Selaginella Danarjati; Muhammad Haikal
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/fkzqgc05

Abstract

Permintaan global yang terus meningkat terhadap produk halal menghadirkan peluang yang signifikan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di negara dengan mayoritas penduduk Muslim seperti Indonesia. Namun, meskipun memiliki potensi tersebut, banyak tantangan dalam memasarkan produk halal secara efektif karena keterbatasan akses terhadap proses sertifikasi halal, rendahnya literasi digital, serta strategi branding yang belum berkembang dengan baik. Untuk mengatasi tantangan tersebut, UMKM memerlukan dukungan yang komprehensif,  Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada pelaku UMKM yang berafiliasi dengan Pondok Pesantren Al-Amalul Khair mengenai pentingnya sertifikasi halal. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk mendukung UMKM dalam meningkatkan penjualan serta pendapatan secara keseluruhan.  Kegiatan ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan Community-Based Research (CBR), yang melibatkan interaksi langsung antara narasumber dan peserta melalui pertemuan tatap muka yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Al-Amalul Khair. Dalam sesi tersebut, narasumber menyampaikan materi dan diskusi mengenai pelabelan halal serta strategi untuk memperluas jangkauan pasar dengan memanfaatkan produk bersertifikat halal.  Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran dan pemahaman di kalangan peserta UMKM mengenai pentingnya sertifikasi produk halal. Selain itu, kegiatan ini memberikan dukungan praktis dalam meningkatkan upaya pemasaran mereka, sehingga berkontribusi pada peningkatan kinerja penjualan dan pertumbuhan usaha. Diharapkan setelah kegiatan ini pelaku UMKM di lingkungan area ponpes memiliki keinginan untuk melakukan perbaikan produk dengan lebel halal sehingga dapat meningkatkan daya saing pemasarannya