cover
Contact Name
Kharisma Pratama
Contact Email
kharisma@stikmuhptk.ac.id
Phone
+6282255914494
Journal Mail Official
jurnal@stikmuhptk.ac.id
Editorial Address
Kampus ITEKES Muhammadiyah Kalimantan Barat, Jl. Sei Raya Dalam, Gg. Ceria V, Pontianak, Kalimantan Barat
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK)
ISSN : 20868375     EISSN : 25280937     DOI : https://doi.org/10.54630/jk2
Core Subject : Health, Science,
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of nursing and health sciences. JKK, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of nursing and health areas as follows: 1. Adult Nursing 2. Child and Maternal Nursing 3. Community Nursing, as includes: Family Nursing and Gerontological Nursing 4. Mental Health Nursing 5. Nursing Science 6. Emergency and Critical Care Nursing 7. Basic Nursing Science
Articles 249 Documents
EFEKTIVITAS AKUPRESUR TITIK P6 (NEIGUAN) TERHADAP PENURUNAN MUAL MUNTAH PADA PASIEN CHRONIC KIDNEY DISEASE Aliefyansyah, Almayda Erris; Sumarni, Tri; Sunandar, Muhammad Aris
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54630/jk2.v16i2.550

Abstract

ABSTRACT Chronic Kidney Disease (CKD) is a chronic condition characterized by a gradual and irreversible decline in kidney function. One of the common complications experienced by CKD patients is anemia, which contributes to the occurrence of nausea and vomiting due to decreased erythropoietin production and the accumulation of uremic toxins. A non-pharmacological method that can be used to reduce nausea and vomiting is acupressure therapy at the P6 (Neiguan) point. This technique aims to alleviate nausea and vomiting by stimulating the central nervous system and suppressing the vomiting reflex. This study aimed to evaluate the effectiveness of acupressure therapy at the P6 (Neiguan) point in reducing the level of nausea and vomiting in CKD patients with anemia. The research employed a descriptive case study method based on an evidence-based practice approach. The sample in this study consisted of one patient with CKD and anemia whose main complaint was nausea and vomiting. The case study was conducted at Kardinah General Hospital, Tegal, from July 28 to July 30, 2025. The subject was Mr. S, a CKD patient with anemia. Data were collected through anamnesis, observation, physical examination, and documentation. The intensity of nausea and vomiting was measured using the Visual Analogue Scale (VAS). The results showed a decrease in the VAS score after the intervention. On the first day before the acupressure therapy, the nausea and vomiting score was 7 (severe), which decreased to 4 (moderate) by the third day. These findings indicate that acupressure at the P6 (Neiguan) point is effective in reducing nausea and vomiting in CKD patients with anemia. Keywords: Chronic Kidney Disease; nausea and vomiting; anemia; acupressure; P6 (Neiguan) point ABSTRAK Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan kondisi kronis yang ditandai dengan penurunan fungsi ginjal secara bertahap dan tidak reversibel. Salah satu komplikasi yang sering ditemukan pada pasien CKD adalah anemia, yang berperan dalam munculnya gejala mual dan muntah akibat penurunan produksi eritropoietin dan akumulasi uremia. Metode non-farmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi mual muntah adalah terapi akupresur pada titik P6 (Neiguan). Teknik ini bertujuan untuk mengurangi mual muntah dengan menstimulasi sistem saraf pusat dan menghambat refleks mual. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas teknik terapi akupresure pada titik P6 (Neiguan) dalam menurunkan kadar mual muntah pada pasien CKD dengan anemia. Penelitian dilakukan dengan metode studi kasus deskriptif yang mengacu pada pendekatan evidence-based practice. Sampel dalam penelitian ini adalah satu orang pasien CKD dengan anemia yang memiliki keluhan utama mual muntah. Studi kasus dilaksanakan di RSUD Kardinah Kota Tegal pada tanggal 28-30 Juli 2025. Subjek penelitian adalah Tn.S, pasien CKD dengan anemia. Pengumpulan data dilakukan melalui anamnesis, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Pengukuran skala mual muntah menggunakan Visual Analogue Scale. Hasil menunjukkan adanya penurunan skala nyeri setelah dilakukan intervensi. Sebelum terapi akupresur pada titik P6 (Neiguan), skala mual muntah pada hari pertama berada di skala 7 (berat) dan pada hari ke tiga skala mual muntah berada di skala 4 (sedang). Hal ini menunjukan bahwa teknik akupresur pada titik T6 (Neiguan) efektif dalam mengurangi mual muntah pada pasien CKD dengan anemia. Kata kunci : Chronic Kidney Disease; mual muntah; anemia; akupresur; titik P6 (Neiguan)
PREVALENSI KECEMASAN DAN PERILAKU BERISIKO PADA REMAJA SMP DI GALESONG UTARA Fitriani, Nurlaila; Ramadhan, Wafiq Aulia; Febrianti, Eva; Suryadi, Iwan
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54630/jk2.v16i2.551

Abstract

Kecemasan merupakan kondisi psikologis yang sering menjadi permasalahan umum bagi kesejahteraan remaja. Masa remaja adalah fase pencarian jati diri yang rentan terhadap perilaku negatif dan gangguan kecemasan.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan dan perilaku menyimpang pada remaja Sekolah Menengah Pertama di Kecamatan Galesong Utara, Provinsi Sulawesi Selatan.. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 104 remaja dipilih dari populasi 410 remaja menggunakan rumus Slovin dengan toleransi kesalahan 5%. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner DASS-21 dan dianalisis secara deskriptif. Sebagian besar remaja tidak mengalami kecemasan (83,7%), sementara yang mengalami kecemasan ringan, sedang, dan berat masing-masing sebesar 9,6%, 5,8%, dan 1,0%. Sebagian kecil menunjukkan perilaku menyimpang, yaitu pernah mengonsumsi minuman keras (3,8%), mengonsumsi obat-obatan tanpa indikasi sakit (4,8%), dan merokok (5,8%). Sebanyak 7,7% orang tua responden memiliki riwayat konsumsi minuman keras. Mayoritas remaja SMP di Galesong Utara tidak mengalami kecemasan. Meskipun demikian, terdapat minoritas kecil yang menunjukkan perilaku menyimpang, mengindikasikan perlunya perhatian selektif terhadap kelompok berisiko tersebut.
PENGARUH TERAPI RENDAM KAKI AIR REBUSAN JAHE PUTIH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI Fiandari, Daffa Shaira; Rohmawati, Zubaida; Salmiyati, Suri
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54630/jk2.v16i2.555

Abstract

Objective: To determine the effect of foot soak therapy in boiled white ginger water on blood pressure levels in elderly people with hypertension at BPSTW Budi Luhur. Method: The research design used was Quasy Experimental with a pre-test design and post-test design with control group. The sample taken was 22 people using the total sampling method. The intervention group consisted of 11 respondents who were given foot soak therapy in boiled white ginger water in the morning for 10-15 minutes which was carried out 6 times in 2 weeks and checked pre and post blood pressure. Meanwhile the control group only had pre and post blood pressure checked with a total of 11 respondents. The data analysis technique applied was a paired t-test because the data is normally distributed. Research results: The mean systolic blood pressure in the intervention group was -6.4mmHg with a p-value = 0.008 and the mean diastolic blood pressure was -3mmHg with a p-value = 0.007. The p-value showed <0.05, which means that there is an effect of providing foot soak therapy in boiled white ginger water on blood pressure levels in elderly with hypertension at BPSTW Budi Luhur.
STUDI KOMPARASI HASIL SKRINING GCU DAN TEKANAN DARAH DI POSYANDU LANSIA KEPEK DAN JETIS PENDOWOREJO GIRIMULYO KULON PROGO Hanif, Muhammad Amar; Rohmawati, Zubaida Rohmawati; Suratini, Suratini
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54630/jk2.v16i2.558

Abstract

Lansia beresiko tinggi mengalami penyakit degeneratif seperti hipertensi, diabetes, asam uraat, dan kolesterol sehingga memerlukan pemantauan kesehatan secara rutin. Skrining kesehatan adalah salah satu cara untuk mengetahui adanya faktor risiko terjadinya penyakit tersebut. Posyandu Lansia berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup lansia. Namun, sebagian Posyandu Lansia mengalami kendala dalam menjaga keaktifan, sehingga berdampak pada kualitas pelayanan kesehatan yang diterima oleh lansia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan hasil skrining kesehatan yang meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, asam urat, dan kolesterol pada kelompok lansia di Posyandu Lansia Kepek (nonaktif) dan Posyandu Lansia Jetis (aktif). Jenis penelitian ini adalah studi komparatif dengan pendekatan cross-sectional. Total sampling pada penelitian ini adalah 19 lansia dari Jetis dan 20 lansia dari Kepek. Alat yang digunakan untuk pengambilan data menggunakan GCUmeter dan Sphyghmomanometer. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji Mann-Whitney pada setiap hasil skrining kesehatan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa rata-rata hasil skrining kesehatan Posyandu Lansia Jetis lebih baik daripada Kepek. Namun hasil p-value pada setiap parameter menunjukan nilai >0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara tekanan darah, kadar gula darah, kadar asam urat, dan kadar kolesterol pada Posyandu Lansia aktif (Jetis) dan nonaktif (Kepek).
PENERAPAN TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF UNTUK MENSTABILKAN TEKANAN DARAH DAN MENINGKATKAN KENYAMANAN LANSIA DENGAN HIPERTENSI Fuddin, Mokhamad Ari; Maryoto, Madyo
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54630/jk2.v16i2.559

Abstract

Terapi farmakologis untuk mengobati hipertensi harus didukung oleh terapi non-farmakologis untuk menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kenyamanan pasien. Relaksasi otot progresif (ROP) adalah salah satu terapi yang terbukti efektif, yang dilakukan dengan mengendurkan dan melemaskan otot secara berkala dengan tujuan menenangkan dan mengurangi aktivitas saraf simpatis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui "pengaruh terapi relaksasi otot progresif terhadap tekanan darah dan tingkat kenyamanan pada lansia dengan hipertensi". Untuk mencapai tujuan ini, desain penelitian ini menggunakan pendekatan "studi kasus", di mana seorang pria berusia 72 tahun dengan hipertensi telah menderita sejak usia 43 tahun. Intervensi diberikan selama tiga hari berturut-turut, masing-masing selama dua puluh menit. Sebelum dan sesudah terapi, tekanan darah diukur untuk mengevaluasi tingkat kenyamanan melalui observasi dan respons subjektif pasien. Hasil penelitian menunjukkan penurunan tekanan darah yang signifikan; tekanan darah sistolik rata-rata turun dari 155,6 mmHg menjadi 144,6 mmHg dan tekanan darah diastolik turun dari 82,6 mmHg menjadi 79,3 mmHg. Selain itu, setelah tiga hari terapi, tingkat kenyamanan pasien meningkat dari 4 menjadi 9, dan keluhan fisik seperti pusing, nyeri kepala, dan kesemutan berkurang. Penelitian ini menemukan bahwa terapi relaksasi otot progresif menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kenyamanan pada orang tua dengan hipertensi. Terapi ini dapat dianggap sebagai "intervensi keperawatan komplementer" yang aman, sederhana, dan mudah diterapkan untuk membantu pasien dengan hipertensi mencapai kestabilan tekanan darah mereka dan meningkatkan kualitas hidup mereka.
EFEKTIFITAS TERAPI RELAKSASI BENSON TERHADAP PENURUNAN NYERI PADA PASIEN POST OPERASI KRANIOTOMI DENGAN CIDERA OTAK RINGAN Fitroh, Syifa Nuraini; Khasanah, Suci; Hananta, Agus Kurniadi
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54630/jk2.v16i2.560

Abstract

Cedera otak ringan (COR) merupakan bentuk trauma kepala yang sering memerlukan tindakan kraniotomi dan dapat menimbulkan nyeri pasca operasi yang signifikan. Nyeri akut pasca kraniotomi berdampak pada aspek fisiologis maupun psikologis pasien, seperti peningkatan tekanan intrakranial, kecemasan, dan gangguan tidur. Penatalaksanaan nyeri biasanya dilakukan dengan terapi farmakologis, namun berisiko menimbulkan efek samping, sehingga diperlukan pendekatan nonfarmakologis yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas terapi relaksasi Benson terhadap penurunan nyeri pada pasien post operasi kraniotomi dengan cedera otak ringan. Penelitian menggunakan desain studi kasus deskriptif pada satu pasien post operasi kraniotomi H+1 di Ruang Amarilis RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Unit Geriatri Pavilium Abiyasa. Terapi relaksasi Benson dilakukan selama tiga hari dengan durasi ±15 menit setiap sesi. Hasil menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri secara bertahap dari skala 8 menjadi 6 pada hari pertama, 4 pada hari kedua, dan 2 pada hari ketiga. Selain itu, pasien tampak lebih rileks, cemas berkurang, dan pola tidur membaik. Kesimpulannya, terapi relaksasi Benson efektif sebagai intervensi nonfarmakologis yang sederhana, aman, dan mudah diterapkan untuk mengurangi nyeri pada pasien pasca operasi kraniotomi.
PENGARUH VIDEO EDUKASI STUNTING TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PENCEGAHAN STUNTING Pipin, Apriliana; Katharina, Telly; Pramulya, Asmaurina; Ardhana, Putra
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54630/jk2.v16i2.562

Abstract

Stunting remains a major public health problem that affects the quality of human resources in Indonesia. The low level of knowledge among pregnant women regarding stunting prevention is one of the factors that exacerbate this condition. This study aims to determine the effect of stunting educational videos on the knowledge of pregnant women about stunting prevention in the working area of Sui Ambawang Health Center. The research design used was a quasi-experimental with a one group pretest-posttest design. The subjects of the study were all pregnant women in the Sui Ambawang Health Center area who received an intervention in the form of a 4-minute educational video. Data were collected through pre-test and post-test questionnaires on knowledge, and analyzed using the Wilcoxon test. The results showed that most respondents were multiparous mothers (76.7%), had a high school education (76.7%), and were housewives (76.7%). Before the intervention, 12 mothers (40%) had low knowledge, while after the intervention, 15 mothers (50%) had good knowledge. The Wilcoxon test showed a p-value of 0.013 (<0.05), indicating a significant effect of the educational video on improving pregnant women’s knowledge about stunting prevention. In conclusion, audiovisual media proved effective in increasing the knowledge of pregnant women, as it can deliver messages in an engaging, clear, and easily accessible manner. Educational videos can serve as an alternative medium in health promotion activities to support the national program for accelerating stunting reduction in Indonesia.
PENGARUH REBUSAN AIR JAHE (ZINGIBER OFFICINALE) TERHADAP NYERI DISMINOREA PADA REMAJA PUTRI Pramulya, Asmaurina; Angel, Natalia
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54630/jk2.v16i2.563

Abstract

Data dari World Health Organization (WHO) didapatkan sebesar 90% wanita mengalami dismenorea, 10-15% diantara nya mengalami dismenorea berat. Di Indonesia prevalensi dismenorea sebesar 68,4% yang terdiri dari 57,9% mengalami dismenorea primer dan 10,5% mengalami dismenorea sekunder untuk Provinsi Kalimantan Barat, kejadian dismenorea yang dialami oleh remaja putri sekitar 72%. Untuk mengetahui Pengaruh Rebusan Air Jahe (Zingiber Officinale) Terhadap Nyeri Dismenorea Pada Remaja Putri Di SMK Negeri 5 Pontianak Tahun 2025. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan rancangan one group pretest and posttest. Jumlah sampel sebanyak 18 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan ceklist. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa dari 18 responden sebelum diberikan rebusan air jahe didapatkan bahwa sebagian besar dari responden mengalami nyeri sedang, yaitu 13 responden (72,22%). Sesudah diberikan rebusan air jahe didapatkan bahwa sebagian besar dari responden mengalami nyeri sedang, yaitu 13 responden (72,22%). Hasil uji Wilcoxon Rank Test dengan P Value = 1,000 yang artinya P Value > 0,05. Tidak ada pengaruh rebusan air jahe (zingiber officinale) terhadap nyeri dismenorea pada remaja putri di SMK Negeri 5 Pontianak tahun 2025. Dengan adanya penelitian tentang rebusan air jahe (zingiber officinale) dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi dan masukan untuk setiap remaja putri serta lebih meningkatkan informasi dan pembelajaran mengenai rebusan air jahe (zingiber officinale) di sekolah.
TWISTED OVARIAN CYSTS IN PREGNANCY: BALANCING CONSERVATIVE AND SURGICAL MANAGEMENT FOR OPTIMAL OUTCOMES Rumapea, Costan Tryono Parulian; Saputra, Dikki; Sonya, Marta; Irvan, Muhammad
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54630/jk2.v16i2.565

Abstract

Objective: Ovarian cysts are commonly detected in pregnancy due to routine prenatal ultrasonography. Most are benign and resolve spontaneously, but some may cause complications, risking both mother and fetus. Case Report: A 23-year-old primigravida at 30-31 weeks of gestation presented for routine antenatal care. She had a history of laparotomy and left salpingo-oophorectomy at 11 weeks 3 days pregnant due to ovarian torsion. A 9.16 × 6.32 cm left ovarian cyst with a depth of 5.13 cm was detected early in pregnancy and managed conservatively. However, due to worsening pain, surgical intervention was performed. At the current visit, she was asymptomatic, and ultrasound confirmed a viable singleton pregnancy with normal fetal parameters. Vaginal delivery was recommended. Conclusion: This case highlights the importance of timely diagnosis and appropriate management of ovarian cysts in pregnancy. A balance between conservative monitoring and surgical intervention is crucial to ensure optimal maternal and fetal outcomes.
ANALYSIS OF TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP IN COMMUNITY NURSES FOR REDUCING ADOLESCENT CYBERBULLYING Lekatompessy, Roland; Dwiantoro, Luky; Fauzan, Suhaimi
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54630/jk2.v16i2.566

Abstract

Background: The problem of cyberbullying in adolescents must be prevented and changed, because adolescents cyberbulying has a negative impact on their physical, mental, social well-being. Information from the World Health Organization (WHO), states that “the population including adolescent must have good physical, mental and social well-being, so, in realizing that, it can be done through community nurses to practice education and care, respect for human dignity, and the physical health of adolescents. Community nurses are expected to be leaders who are able to do transformational leadership to influences and inspires adolescents, develops strategies, negotiation skills, and cyberbullying victim management. Purpose: This study aimed to determine the transformational leadership style of community nurses to reducing adolescent cyberbullying. Method: The method used in this research is literature review, information searched through PubMeds, Google Schoolar, and Diponegoro Nursing Journal. Searched keywords are aldolescent cyberbullying, community nurse, transformational leadership. Result: Transformational leadership of community nurses for adolescents cyberbullying provides benefits such as providing emotional support to adolescents so that adolescents are able to have change their life to be better, This result is carried out through supporting the development of positive youth skills and assisting adolescents in achieving the desired results, stimulating adolescent intellectuals, inspiring adolescents, instilling pride, mutual respect and having trust in adolescents and their families. Conclusion: Transformational leadership in community nurses has benefits to providing support and motivation, caring, and give better life such as positif or adaptive behaviour to adolescents who experience cyberbullying.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 15 No 1 (2024): Vol 15 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 14 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 13 No 2 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 12 No 2 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Vol 12 No 1 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Vol 11 No 2 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Vol 9 No 2 (2018): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Vol 8 No 2 (2017): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JK2) Vol 8 No 1 (2017): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Vol 7 No 2 (2016): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JK2) Vol 7 No 1 (2016): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JK2) Vol 6 No 3 (2015): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JK2) Vol 6 No 2 (2015): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JK2) Vol 6 No 1 (2015): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JK2) Vol 5 No 3 (2014): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JK2) Vol 5 No 2 (2014): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JK2) Vol 5 No 1 (2014): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JK2) More Issue