cover
Contact Name
Nita Linuria
Contact Email
nitali1501@gmail.com
Phone
+6281271111086
Journal Mail Official
admin@bundadelima.ac.id
Editorial Address
JL. Bakau, No. 5, Tanjung Gading, Tj. Raya, Kedamaian, Kota Bandar Lampung, Lampung 35227
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Bunda Delima
ISSN : 26561166     EISSN : 2829131X     DOI : https://doi.org/10.59030/jkbd.v4i1
Jurnal Keperawatan Bunda Delima adalah jurnal untuk mempublikasikan penelitian di bidang keperawatan, dan kesehatan kepada peneliti, ilmuwan, dan profesional. Untuk setiap edisi yang diterbitkan Jurnal Keperawatan Bunda Delima, kami berupaya: Menggunakan prosedur dan waktu standar untuk naskah yang dikirimkan Memberikan layanan editorial yang baik untuk setiap naskah yang dikirimkan Menarik penulis untuk berkontribusi mengirimkan naskah berkualitas Mengelola jurnal dengan standar kualitas yang baik JKBD diterbitkan dua kali dalam setahun oleh Akademi Keperawatan Bunda Delima. Makalah yang disumbangkan harus asli dan menawarkan kontribusi yang mutakhir. Setiap manuskrip akan ditinjau oleh rekan sejawat oleh pengulas di bidang yang relevan untuk memastikan kualitas publikasi. JKBD menawarkan lisensi akses terbuka (CC-BY), penulis memegang hak cipta.
Articles 142 Documents
Hubungan Perilaku Caring Penata Anestesi dengan Tingkat Kecemasan Pasien Pra Operasi : The Relationship between Caring Behavior of Anesthesia Nurses and Praoperative Anxiety Levels in Patients Yoisangadji, Nurul Kharisma; Roro Lintang Suryani; Amin Susanto
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i1.212

Abstract

Pendahuluan: Sikap caring penata anestesi pada pasien sangat penting dilakukan sehingga pasien akan merasa diperhatikan, merasa aman dari situasi yang mengancam atau situasi yang dapat menyebabkan stress. Kondisi pra operasi dapat meningkatkan kecemasan pasien dan sikap caring dari seorang penata anestesi ini dapat memberi rasa nyaman dan membantu pasien dalam meningkatkan perasaan percaya atas tindakan operasi yang akan dilakukan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan perilaku caring penata anestesi dengan tingkat kecemasan pasien pra operasi di RSUD Labuang Baji Sulsel. Metode: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien  yang akan dilakukan operasi  di RSUD Labuang Baji Sulawesi Selatan yang berjumlah 92 responden, teknik pengambilan sampel purposive sampling. Penelitian ini menggunakan kuisioner sebagai instrumen pengumpulan data. Hasil: analisis univariat variabel pelayanan caring paling banyak adalah penata anestesi selalu caring sebanyak 41 orang (44,6%), tingkat kecemasan paling banyak adalah cemas ringan sebanyak 55 orang (59,8%), dan hasil uji chi square exact didapatkan nilai p=0,000 (p<α=0.05) Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara pelayanan caring penata anestesi dengan tingkat kecemasan pasien pra operasi.
Hubungan Tingkat Aktivitas Fisik Lansia dengan Frekuensi Keluhan Nyeri Punggung : The Correlation Between Physical Activity Levels of the Elderly and the Frequency of Back Pain Complaints Fauzi, Achmad; Marfuah; Handayani, Erna; Hartono, Dodik
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i1.213

Abstract

Pendahuluan: Nyeri punggung merupakan salah satu keluhan yang umum dialami oleh lansia dan dapat memengaruhi kualitas hidup serta kemandirian mereka. Aktivitas fisik yang teratur diketahui mampu meningkatkan kebugaran, memperkuat otot, dan mengurangi keluhan nyeri, namun masih banyak lansia yang memiliki tingkat aktivitas fisik rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat aktivitas fisik lansia dengan frekuensi keluhan nyeri punggung di Puskesmas Tekung. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain analitik korelatif menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah responden sebanyak 35 orang lansia. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner aktivitas fisik International Physical Activity Questionnaire (IPAQ) dan skala nyeri numerik (Numeric Rating Scale). Analisis data menggunakan uji Spearman rho. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa sebagian kecil responden memiliki tingkat aktivitas tinggi dan sedang masing-masing sebanyak 12 responden (34,3%), sedangkan tingkat nyeri sedang juga dialami oleh 12 responden (34,3%). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara tingkat aktivitas fisik dengan frekuensi keluhan nyeri punggung (p = 0,000; p < 0,05). Kesimpulan: Temuan ini mendukung teori bahwa aktivitas fisik yang cukup dapat membantu menurunkan keluhan nyeri, terutama nyeri punggung, melalui peningkatan fleksibilitas dan kekuatan otot. Oleh karena itu, penting bagi lansia untuk mempertahankan aktivitas fisik secara rutin guna menjaga kesehatan muskuloskeletal.
Pengaruh Terapi Pelvic Stability Training terhadap Kekuatan Otot Pasien Pasca Stroke : The Effect of Pelvic Stability Training Therapy on Muscle Strength in Post-Stroke Patients Putri, Yuke Ambarwati; Hartono, Dodik; Isnawati, Iin Aini; Suhari
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i1.214

Abstract

Pendahuluan: Stroke merupakan salah satu penyebab utama kecacatan fisik yang dapat menurunkan kekuatan otot dan kemampuan fungsional pasien. Salah satu intervensi rehabilitatif yang dapat digunakan untuk meningkatkan kekuatan otot pasca stroke adalah Pelvic Stability Training, latihan ini berfokus pada kestabilan otot-otot panggul untuk menunjang aktivitas gerak tubuh secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pengaruh Terapi Pelvic Stability Training Terhadap Kekuatan Otot Pasien Pasca Stroke di Ruang Asoka RSUD dr. Haryoto Lumajang. . Metode: Desain penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 20 pasien dengan teknik accidental sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar observasi. Penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi Pelvic Stability Training, seluruh pasien pasca stroke berada pada kategori kekuatan otot skala 3 (100%). Setelah intervensi, terjadi peningkatan yaitu sebagian besar berada pada skala 4 (65%). Hasil uji satistik Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (< α = 0,05), ada pengaruh signifikan terapi Pelvic Stability Training terhadap peningkatan kekuatan otot pasien pasca stroke Kesimpulan: Pelvic Stability Training memiliki potensi sebagai intervensi rehabilitatif yang efektif dari program terapi rutin dalam meningkatkan kekuatan otot pada pasien pasca stroke.
Pengaruh Pijat Bayi Menggunakan Kombinasi Sunflower Oil Dan Musik Lullaby Terhadap Peningkatan Kualitas Tidur Bayi Usia 0-12 Bulan : The Effect of Infant Massage Using a Combination of Sunflower oil and Lullaby Music on Improving Sleep Quality in Infants Aged 0–12 Months at Fitri BabySpa Lumajang Sari, Djia Retno; Kusyairi, Achmad; Sulistyono, R. Endro; Isnawati, Iin Aini
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i1.215

Abstract

Pendahuluan: Masa bayi merupakan periode emas pertumbuhan dan perkembangan yang sangat dipengaruhi kualitas tidur. Gangguan tidur dapat berdampak negatif pada proses tumbuh kembang, sehingga diperlukan intervensi nonfarmakologis yang aman dan efektif. Salah satu metode yang terbukti bermanfaat adalah pijat bayi menggunakan minyak bunga matahari (Sunflower oil) yang dipadukan dengan musik lullaby. Kombinasi ini memberikan efek relaksasi sekaligus menutrisi kulit, sehingga membantu bayi tidur lebih nyenyak. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pijat bayi menggunakan Sunflower oil diringi musik lullaby terhadap peningkatan kualitas tidur bayi usia 0–12 bulan di Fitri BabySpa  Lumajang. Metode: Desain penelitian menggunakan pre-eksperimen one group pretest-posttest. Sebanyak 98 bayi dipilih dengan teknik purposive sampling dari populasi pengunjung. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Penelitian menunjukkan sebelum intervensi 80,6% bayi mengalami gangguan tidur ringan, namun setelah pijat dengan kombinasi tersebut 93,9% bayi tidak lagi mengalami gangguan tidur. Uji Wilcoxon menghasilkan p = 0,000 (<0,05), menandakan pengaruh yang signifikan. Kesimpulan: Pijat bayi dengan Sunflower oil diiringi musik lullaby efektif merangsang sistem saraf parasimpatis, menimbulkan relaksasi, memperkuat ikatan emosional melalui sentuhan hangat, sekaligus menstimulasi gelombang otak alfa yang memudahkan bayi tertidur lebih cepat, lebih lama, dan dengan kualitas yang lebih baik.
Gambaran Saturasi Oksigen Pasien Perokok dengan General Anestesi Inhalasi di Ruang Pemulihan : Oxygen Saturation Profile of Smoking Patients Undergoing Inhalation General Anesthesia in the Recovery Room Usman, Zulkifly Arsyad; Emiliani Elsi Jerau; Made Suandika
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i1.216

Abstract

Pendahuluan: Salah satu faktor yang mempengaruhi penurunan saturasi oksigen dalam aliran darah adalah merokok Perokok menurut WHO untuk sekarang adalah mereka yang merokok setiap hari untuk jangka waktu minimal 6 bulan selama hidupnya. Merokok adalah kegiatan mengkonsumsi rokok dengan cara membakar rokok dan atau menghisap asap rokok. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran saturasi oksigen pada pasien perokok dengan general anestesi inhalasi di recovery room.Metode: Penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik sampling menggunakan nonprobability sampling dengan purposive sampling sebanyak 60 responden. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa dari total 60 responden, responden memiliki frekuensi merokok sedang, yaitu sebanyak 41 peserta (68,3%), dan frekwensi merokok ringan berjumlah 19 peserta (31,7%). Saturasi oksigen, sebagian besar yaitu 48 peserta (80,0%), memiliki tingkat saturasi oksigen yang normal, yaitu di atas 95%. Sementara, 12 peserta (20,0%) menunjukkan tingkat saturasi oksigen yang rendah, yaitu di bawah 95%. Kesimpulan: Pada pasien paska general anestesi inhalasi riwayat frekuensi merokok memberi pengaruh pada kadar saturasi oksigen pasien sebanyak 20%.
Pengaruh Distraksi Audio Visual: Kartun terhadap Tingkat Kecemasan Anak dengan Hospitalisasi: The Effect of Audio-Visual Distractions: Cartoons on Anxiety Levels in Children with Hospitalization Anwar, Noer Riza; Hamim, Nur; Widhiyanto, Alwin; Sulistyono, R. Endro
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i1.217

Abstract

Hospitalisasi merupakan salah satu pengalaman yang tidak menyenangkan baik bagi anak maupun orang tua. Beberapa stressor akan dihadapi saat anak akan dirawat, selama perawatan hingga sampai pemulangannya kembali ke rumah. Dampak dari hospitalisasi yaitu gangguan fisik, psikis dan interaksi sosial anak akan mengalami perubahan, Distraksi audio visual adalah teknik non-farmakologis yang digunakan untuk mengalihkan perhatian seseorang dari rasa nyeri, kecemasan, atau ketidaknyamanan dengan memanfaatkan rangsangan suara dan gambar secara bersamaan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah quasi eksperimental dengan pendekatan two group pre and post test control group design. Teknik penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan pendekatan teknik non probability sampling dengan pendekatan accidental sampling dengan total 68 responden sesuai kriteria inklusi dan ekslusi. Alat ukur yang digunakan adalah VAAS dan kuisioner pre school anxiety scale Responden anak dengan hospitalisasi pada kelompok kontrol memiliki nilai pretest rerata tingkat kecemasan sebesar 56.24 dan nilai posttest sebesar 23,47. Responden anak dengan hospitalisasi pada kelompok eksperimen memiliki nilai pretest rerata tingkat kecemasan sebesar 54.5 dan nilai posttest sebesar 19,76 Berdasarkan uji analisa Mann whitney diperoleh nilai sig. (2-tailed) sebesar 0.000, atau < α (0,05). Ada Pengaruh Distraksi Audio Visual: Kartun Terhadap Tingkat Kecemasan Anak Dengan Hospitalisasi di Ruang Bougenville RSUD dr. Haryoto Lumajang. Kartun yang menarik secara visual dan auditori mampu mengalihkan perhatian anak dari lingkungan rumah sakit yang menakutkan atau prosedur yang menyakitkan .Penurunan kecemasan tercermin dalam perubahan fisiologis seperti penurunan denyut nadi dan skala kecemasan yang diukur sebelum dan sesudah intervensi.
Pengaruh Perawatan Metode Kanguru terhadap Penurunan Down Score Bayi Prematur di Ruang NICU RSUD dr. Haryoto Lumajang: The Effect of Kangoroo Mother Care on Reducing Down Score of Premature Babies in the NICU of dr. Haryoto Lumajang Regional Hospital Amalia, Linda; Sulistyono, R. Endro; Rahmat, Nafolion Nur; Kusyairi, Achmad
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i1.218

Abstract

Pendahuluan: Kelahiran prematur masih menjadi tantangan serius dalam kesehatan bayi, baik di Indonesia maupun di berbagai negara lainnya. Masalah pernapasan merupakan penyebab utama kematian dan kecacatan pada bayi prematur. Organ tubuh bayi prematur umumnya belum berfungsi dengan optimal sehingga mereka kesulitan beradaptasi dengan lingkungan diluar Rahim, terutama pada organ pernafasan yang dapat diukur dengan Down Score.  Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui Pengaruh Perawatan Metode Kanguru Terhadap Penurunan Down Score Bayi Prematur Di Ruang NICU Rsud Dr. Haryoto Lumajang. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan pra-eksperimen dengan pendekatan One Group Pretest Posttest Design. Populasi penelitian ini adalah Bayi prematur usia gestasi 28-36 minggu di Ruang NICU   sebanyak 34 sampel. Tehnik sampling menggunakan accidental sampling. Pengambilan data menggunakan lembar observasi dan data rekam medis pasien, untuk analisa data menggunakan uji Wilcoxon. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 25 Mei – 25 Juni 2025. Hasil: Penelitian menunjukan potensi efektifitas perawatan metode kanguru dalam menurunkan down score dengan nilai Z sebesar -4.901, terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara Down Score pretest - postest dengan nilai p = 0.00 < 0.05. Kesimpulan: Perawatan metode kanguru efektif menurunkan down score bayi prematur terpasang oksigenisasi di Ruang NICU.  
Gambaran Perilaku Caring Penata Anestesi Terhadap Pasien Dengan Tindakan Sectio Caesaria Di Rsud Lapangan Sawang Feryfiks Efa Manihing; Rahmaya Nova Handayani; Martyarini Budi
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i1.219

Abstract

Persalinan dengan Tindakan Sectio Caesarea (SC) semakin meningkat dalam 20 tahun terakhir, namun memiliki resiko komplikasi yang lebih tinggi dibanding dengan persalinan normal. Salah satu factor penting dalam menurunkan kecemasan pasien pre operasi adalah perilaku caring dari penata anestesi. Caring yang ditunjukan melalui kehadiran, komunikasi, penjelasan, dan empati, serta pemberian rasa aman dan nyaman dapat meningkatkan kepercayaan diri serta kesiapan pasien menghadapi operasi. Tujuan: Mengetahui gambaran perilaku caring penata anestesi terhadap pasien section caesarea di RSUD Lapangan Sawang. Metode: Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan tekhnik purposive sampling pada 30 pasien section caesarea. Instrument yang digunakan berupa kuesioner perilaku caring berdasarkan teori Jean Watson (11 item, skala likert 1-5) serta observasi langsung. Data dianalisa secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi, presentase, mean, median, modus dan standar deviasi. Hasil: Rerata total skor caring penata anestesi adalah 3,28 (kategori tinggi). Dimensi dengan skor tertinggi adalah rasa aman dan nyaman (mean 3,5) sedangkan dimensi terendah adalah penjelasan dan informasi (mean 3,0). Distribusi kategori menunjukan bahwa 26 pasien (86,7%) menilai caring penata anestesi pada kategori tinggi, 4 pasien (13,3%) kategori sedang dan tidak ada yang menilai rendah. Kesimpulan: Perilaku caring penata anestesi di RSUD Lapangan Sawang dinilai sudah optimal dan Sebagian besar pasien, khususnya dalam aspek memberikan rasa aman dan nyaman. Namun, aspek penjelasan dan informasi masih perlu ditingkatkan agar pasien memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai prosedur operasi dan anestesi.
Pengaruh Pelatihan Saka Bakti Husada terhadap Peningkatan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri : The Effect of Saka Bakti Husada Training on Increasing Compliance with Iron Tablet Consumption among Female Adolescents Miswantoro; Ro'isah; Marfuah; Abidin, Zainal
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i1.220

Abstract

Pendahuluan: Anemia merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi pada remaja putri akibat kurangnya asupan zat besi, dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah (TTD) menjadi kunci dalam pencegahannya. Namun, kepatuhan tersebut masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan Saka Bakti Husada terhadap peningkatan kepatuhan konsumsi TTD pada remaja putri di MA Ma’arif NU An Naashiri Pasrujambe, Lumajang, Jawa Timur.  Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan pre-test and post-test one group design. Populasi sebanyak 54 responden dengan Sampel sebanyak 48 responden dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Alat ukur kepatuhan yang digunakan adalah Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8), dengan analisis data menggunakan SPSS-uji Wilcoxon signed ranks test.  Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa sebelum pelatihan, sebagian besar responden memiliki tingkat kepatuhan sedang sebanyak 33 orang (68,8%), dan setelah pelatihan meningkat menjadi kategori tinggi pada 26 responden (54,2%). Uji wilcoxon signed ranks test menunjukkan nilai α sebesar -5,687 dengan signifikansi 0,000 (< 0,05), yang berarti terdapat pengaruh pelatihan Saka Bakti Husada terhadap peningkatan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di MA Ma’arif NU An Naashiri Pasrujambe. Kesimpulan: Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan Saka Bakti Husada efektif dalam meningkatkan kepatuhan remaja putri dalam mengonsumsi TTD. Hasil ini sejalan dengan teori perubahan perilaku yang menyebutkan bahwa edukasi yang baik dapat meningkatkan kepatuhan individu terhadap intervensi kesehatan. Oleh karena itu, pelatihan ini direkomendasikan sebagai upaya promotif dan preventif dalam program penanggulangan anemia pada remaja.
Hubungan Perilaku Caring dengan Kepuasan Pelayanan pada Pasien Kusta di UPTD Puskesmas : The Correlation between Caring Behavior and Service Satisfaction, which Simultaneously Affects Leprosy Patients at UPTD Community Health Center Ulum, Moch. Fathul; Suhari; Handayani, Erna; Widhiyanto, Alwin
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i1.221

Abstract

Pendahuluan: Pasien kusta merupakan kelompok yang rentan mengalami stigma sosial dan diskriminasi, sehingga membutuhkan pelayanan kesehatan yang holistik, tidak hanya berfokus pada aspek medis tetapi juga menekankan pentingnya perilaku caring dari tenaga kesehatan. Perilaku caring yang ditunjukkan secara konsisten dapat membentuk persepsi positif pasien terhadap kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku caring dengan kepuasan pelayanan yang berpengaruh secara simultan terhadap pasien kusta di UPTD Puskesmas Tunjung,  Lumajang, Jawa Timur.. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional dan melibatkan 34 responden yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman’s rho. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa hampir separuh responden (44,1%) menilai perilaku caring perawat dalam kategori kurang, dan persentase yang sama juga menunjukkan bahwa responden merasa kurang puas terhadap pelayanan yang diberikan. Uji korelasi Spearman menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku caring dengan kepuasan pelayanan pasien. Kesimpulan: Hasil ini sejalan dengan teori yang menyatakan bahwa hubungan empatik, komunikasi efektif, dan kepedulian perawat memiliki kontribusi penting dalam meningkatkan kepuasan pasien. Peningkatan kompetensi caring pada tenaga kesehatan sangat diperlukan sebagai  strategi peningkatan mutu pelayanan, termasuk pasien kusta.

Page 11 of 15 | Total Record : 142