cover
Contact Name
Yusmaniarti
Contact Email
yusmaniarti8@gmail.com
Phone
+6281368411554
Journal Mail Official
journal.jpki2.ppmi@gmail.com
Editorial Address
Alamat Redaksi: Perum taman Asri 1 Blok B12 RT 31 RW 06 Gandus Palembang Sumatera Selatan 30149
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS
Published by CV ALINA
ISSN : -     EISSN : 29863104     DOI : https://doi.org/10.59407/jpki2.v1i1.6
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS (JPKI2) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Ekonomi, Hukum,Teknik, kedokteran, Pertanian, Keguruan dan Ilmu Pendidikan,Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Komputer, Ilmu Kesehatan Masyarakat,Kehutanan, Ilmu Budaya, Peternakan,Psikologi.
Articles 632 Documents
MENGEMBANGKAN PERILAKU ASERTIF : MELINDUNGI DIRI DARI KEKERASAN LANGSUNG DENGAN SIKAP TEGAS DAN BERANI Dila Iranty; Ahda Nawira; Ajeng Ariestadatika Riono; Monika Berutu; Lilis Murdiana; Riska Daini; Siti Azizia; Nur Afni Safarina; M. Fikri Jaka Pratama
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 5 (2024): Oktober
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i5.1374

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan perilaku asertif pada siswa agar mampu mengekspresikan pikiran, perasaan, kebutuhan, dan hak-hak mereka secara langsung, jujur, dan tepat. Perilaku asertif penting bagi siswa dalam berkomunikasi tanpa kecemasan berlebihan serta menghadapi berbagai situasi dengan lebih percaya diri, termasuk untuk melindungi diri dari perlakuan kekerasan. Psikoedukasi diberikan menggunakan metode ekspositori, yaitu penyampaian materi secara verbal untuk meningkatkan pemahaman siswa dan kemampuan mengungkapkan materi yang telah diberikan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa perilaku asertif yang dikembangkan membantu siswa mengungkapkan perasaan, kebutuhan, dan pendapat dengan tegas namun tetap menghormati orang lain. Kesimpulannya, psikoedukasi ini bermanfaat dalam meningkatkan kemampuan asertif siswa, yang diharapkan dapat memperkuat ketahanan diri dan keterampilan komunikasi mereka. Kata Kunci: Perilaku Asertif, Psikoedukasi, Keterampilan Komunikasi
MENINGKATKAN KETAHANAN PSIKOLOGIS REMAJA DALAM MENGHADAPI STRESS AKADEMIS DI MTsS MADINATUDDINIYAH JABAL NUR Leni Maszura; Maryana; Rahmatillah; Winatun Nafis
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 5 (2024): Oktober
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i5.1375

Abstract

Ketahanan psikologis remaja dalam menghadapi stress akademis menjadi aspek krusial dalam perkembangan mental dan emosional mereka. Psikoedukasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi yang efektif daalam meningkatkan ketahanan psikologis remaja dengan fokus pada stress, perkembangan keterampilan sosial dan dukungan emosional dari lingkungan sekitar, yang dilaksanakan oleh mahasiswa psikologi universitas malikussaleh. Adapun manfaat yang diperoleh oleh santri adalah dapat membentuk atau mencari sumber ketahanan yang dapat mendukung mereka atau mengurangi terjadinya stress akademis ketika masih berada atau tidak di pesantren. Laksanaan kegiatan ini dilakukan dalam bentuk psikoedukasi di sekolah dengan sasaran yaitu santri MTsS. Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif yaitu observasi dan wawancara dimana sebelum kegiatan dilaksanakan, melakukan survei mana yang bisa dijadikan sebagai subjek dan akhirnya mendapatkan santri MTsS, lalu melakukan wawancara menanyakan terkait bagaimana cara mereka menghadapi stress akademis serta ketahanan psikologi apa yang mereka terapkan agar berkurangnya terjadi stress akademis tersebut. Kemudian psikoedukasi ini berbentuk ceramah dan diskusi. Kegiatan ini diadakan untuk meningkatkan ketahanan psikologis santri dengan jumlah peserta sebanyak 31 orang santri dan 8 orang guru. Pada bulan September 2024. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti lingkungan sosial perngembangan keterampilan coping dan penerapan nilai dan keyakinan dapat membentuk coping. Sumber ketahanan psikologis dapat dibentuk dengan adanya dukungan sosial, keterampilan mengelola emosi, kesehatan fisik, nilai dan keyakinan serta memiliki kegiatan yang dapat mengurangi stress terjadi dan melakukan hobi yang menyenangkan.
PSIKOEDUKASI KETANGGUHAN MENTAL REMAJA DALAM MENGHADAPI TEKANAN SOSIAL PADA REMAJA DI SMA NEGERI 2 DEWANTARA Nadila Purnama Sari; Safira, Dira; Yerman Wonda; Ananda Arianti; Sindi Patika Sari; Nur Afni Safarina; Safuwan Amin
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 6 (2024): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i6.1378

Abstract

Kegiatan psikoedukasi ketangguhan mental remaja dalam menghadapi tekanan sosial bertujuan untuk membekali remaja dengan pemahaman yang lebih baik mengenai kesehatan mental dan bagaimana membentuk ketangguhan mental untuk menghadapi tekanan sosial yang sering terjadi pada masa remaja. Kegiatan ini diselenggarakan pada 25 September 2024 di Dewantara, Aceh Utara, dan melibatkan perwakilan dari guru dan siswa dari sekolah menengah atas. Metode yang digunakan ialah pemaparan materi oleh narasumber diikuti dengan diskusi tanya jawab yang memungkinkan siswa untuk memperdalam pemahaman mereka tentang pentingnya menjaga kesehatan mental dan cara menghadapinya. Remaja sering mengalami tekanan sosial yang dapat mengarah pada kondisi mental seperti depresi, stres, dan bahkan keinginan untuk bunuh diri. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif agar remaja dapat menghadapi tekanan tersebut dengan ketangguhan mental. Kegiatan psikoedukasi ini diawali dengan survei tempat dan izin kepada pihak sekolah untuk pelaksanaan acara, kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi mengenai isu kesehatan mental terkini, khususnya di Aceh Utara. Pemaparan materi dilakukan secara komprehensif mengenai dampak dari ketidakseimbangan kesehatan mental dan cara menghadapinya. Bagian kedua dari kegiatan ini adalah diskusi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengajukan pertanyaan terkait materi yang telah disampaikan. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat membentuk sikap dan perilaku positif terhadap kesehatan mental di kalangan remaja, serta mengurangi tingkat gangguan kesehatan mental di Indonesia. Kata Kunci: Psikoedukasi, Remaja, Ketangguhan Mental
PENDAMPINGAN KEGIATAN YASINAN MELALUI PENDEKATAN HALAQOH DI NAGARI SIMPANG SUGIRAN KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Zikri, Mhd Abdullah; Kustati, Martin; Amelia, Rezki; Gusmirawati
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 5 (2024): Oktober
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i5.1380

Abstract

Pendampingan ini bertujuan untuk memberikan pembiasaan membaca Yasin kepada masyarakat di Nagari Simpang Sugiran, Lima Puluh Kota, dengan menggunakan metode halaqoh. Tradisi yasinan yang telah berkembang di masyarakat Indonesia dilaksanakan secara terus-menerus untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap membaca Al-Qur’an. Kegiatan yasinan dilaksanakan setiap hari Kamis atau malam Jumat, bergantian di rumah anggota yasinan, dan juga di rumah masyarakat yang telah meninggal dunia untuk mendoakan keluarga mereka. Pendampingan dilakukan dengan duduk melingkar, dipimpin oleh seorang ustadz, di mana para jamaah membaca surat Yasin secara serentak, diikuti dengan penjelasan makna setiap ayat oleh ustadz. Metode pendampingan yang digunakan adalah Service Learning (SL), yang terdiri dari tiga tahapan: (1) Tahapan persiapan, di mana anggota yasinan mempersiapkan diri untuk membaca surat Yasin dan menyiapkan sound system; (2) Tahapan pelaksanaan, di mana seluruh anggota membaca surat Yasin yang dipimpin oleh ustadz; (3) Tahapan evaluasi, di mana ustadz memberikan penjelasan tentang surat Yasin dan persiapan diri menuju kematian. Hasil pendampingan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kecintaan masyarakat terhadap surat Yasin dan Al-Qur’an. Kata Kunci: Pendampingan, Yasinan, Membaca Al-Qur’an
PENDAMPINGAN EKSTRAKURIKULER TAHFIZ DENGAN METODE TALAQQI DI SMP NEGERI 5 BUKITTINGGI Damayanti, Nur Yeka; Kustati, Martin; Amelia, Rezki; Gusmirawati
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 5 (2024): Oktober
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i5.1381

Abstract

Masyarakat Indonesia mayoritas beragama islam, yang berpedoman pada Al-Qur’an dan sunnah. Di Indonesia kegiatan menghafal Al-Qur’an dan penghafal Al-Qur’an sedang berkembang pesat untuk mencetak generasi penghafal Al-Qur’an. Pendampingan ekstrakurikuler tahfiz dalam bentuk kegiatan menghafal Al-Qur’an bertujuan untuk meningkatkan kemampuan hafalan peserta didik pada juz 30 dengan menggunakan metode talaqqi. Metode pendampingan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan pendampingan meliputi tahap pertama persiapan adalah dengan memberikan pelatihan kepada peserta didik tentang tajwid dan membaca ayat Al-Qur’an dengan benar. Tahap kedua pelaksanaan yaitu peserta didik diberi waktu untuk menghafal sejumlah ayat atau surah sesuai target yang ingin dicapai. Tahap ketiga evaluasi yaitu peserta didik menyetorkan hafalan mereka kepada guru dengan benar. Hasil dari pendampingan menggunakan metode talaqqi adalah peserta didik mampu memahami dan meningkatkan kualitas bacaan ayat Al-Qur’an sesuai kaidah ilmu tajwid dengan benar. Dari aspek hafalan peserta didik mudah menghafal Al-Quran. Kata Kunci : Menghafal Al-Qur’an, Metode Talaqqi, Juz 30
MENINGKATKAN EMOTIONAL WELL-BEING UNTUK MENGURANGI KONFLIK ANTAR TEMAN SEBAYA Safarina, Nur Afni; M. Fikri Jaka Pratama; Qadrun Nada; Natasya, Natasya; Mawaddah, Mawaddah; Dinarafqiya, Dinarafqiya; Naila Shaliha, Cut Raisha; Dilla Agustin; Anastasya, Aqila
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 6 (2024): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i6.1382

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran terkait peningkatan emotional well-being, memberikan pemahaman kepada peserta yang sedang mengalami konflik antar teman sebaya agar dapat memahami kondisi yang tengah dihadapinya, serta mengetahui dengan pasti bagaimana cara untuk menyikapi dan mengatasinya. Gejala yang paling umum dirasakan adalah khawatir, cemas, dan takut yang dipicu oleh kehidupan di masa depan, yaitu akademis, hubungan pertemanan, dan sederet hal lainnya. Metode dalam kegiatan ini menggunakan psikoedukasi yang terbagi menjadi 3 sesi, yaitu penyampaian materi, ice breaking, dan tanya jawab. Hasil dari kegiatan psikoedukasi ini adalah peserta menjadi lebih sadar terhadap peningkatan emotional well-being terkhusus pada santri serta mengetahui bagaimana cara untuk menyikapi dan mengatasinya. Kegiatan ini juga berhasil meningkatkan kemampuan empati pada setiap peserta melalui tanya jawab yang dilaksanakan. Kegiatan psikoedukasi ini dilakukan terhadap 30 santriwan dayah Madinatuddiniyah Jabal Nur dengan rentang usia remaja (13-15 tahun). Kata Kunci: Emotional Well-Being, Konflik, Teman Sebaya
MENIMBULKAN SEMANGAT DALAM BERIBADAH PADA REMAJA DI LINGKUNGAN DESA MEREK Tsania, Ulfa; Yuris, Evicenna
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 5 (2024): Oktober
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i5.1383

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan semangat beribadah di kalangan remaja di Desa Merek melalui program pengabdian masyarakat, mengingat pentingnya fase remaja dalam pembentukan identitas dan nilai-nilai hidup.  Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan secara tatap muka (on the spot training) dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Program mencakup sosialisasi di SMK N 1 Merek untuk menjelaskan pentingnya ibadah, serta kegiatan belajar mengaji di masjid untuk mendorong anak-anak beribadah lebih rajin. Perlombaan seperti lomba adzan dan mewarnai dirancang untuk menciptakan suasana menyenangkan yang mendorong partisipasi remaja. Program ini berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya remaja, tentang pentingnya ibadah. Antusiasme masyarakat, dukungan orang tua, dan keterlibatan tokoh masyarakat menunjukkan keberhasilan kegiatan ini. Contoh teladan positif dari mahasiswa KKN, seperti mengikuti pengajian dan gotong royong, memberikan dampak signifikan dalam menumbuhkan semangat beribadah. Simpulan, Kegiatan pengabdian masyarakat ini tidak hanya memperkuat ikatan sosial di Desa Merek, tetapi juga memberikan wawasan bagi orang tua, pendidik, dan tokoh masyarakat mengenai pentingnya kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan komunitas dalam meningkatkan semangat beribadah di kalangan remaja.
MENINGKATKAN KONSISTENSI PENERAPAN GREEN CONCEPT MANAGEMENT PADA UMKM DI KOTA MATARAM: Indonesia Burhan, Muhammad Rahmatul; Sterinalita Costiana
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 6 (2024): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i6.1384

Abstract

Pemerintah Indonesia mengatakan UMKM merupakan critical engine pembangnan ekonomi. Kenyataannya, UMKM merupakan sumber sampah terbesar di Indonesia yang didominasi oleh sampah makanan dan minuman. Hal itu mengakibatkan kualitas lingkungan Indonesia buruk. Salah satu penanggulangan kerusakan lingkungan dari sampah dengan menerapkan manajemen green concept. Kegiatan pengabdian ini dilakukan kepada UMKM kuliner di Kota Mataram selama tiga bulan yang melingkupi identifikasi, sosialisasi, fasilitasi, dan evaluasi penerapan manajemen green concept. Dimensi yang diukur antara lain, jumlah timbunan sampah, keuntungan ekonomi dari daur ulang, penggunaan bahan ramah lingkungan, pengurangan pencemaran lingkungan, dan pengelolaan sampah organik. Hasil menunjukkan pelaku UMKM semakin memahami ruang lingkup green concept dengan sosialisasi. Fasilitasi yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan maksimal oleh pelaku UMKM. Proses penerapan manajemen green concept menunjukkan konsistensi oleh pelaku UMKM. Sehingga pelaku UMKM sebagai mitra dapat memenuhi lima dimensi evaluasi, sampai pada mampu mengelola sampah organik menjadi pupuk. Kegiatan pengabdian ini terbatas dengan tidak menyertakan pemerintah daerah, diharapkan kegiatan selanjutnya dapat mengintegrasikan pihak-pihak terkait.
MEMBANGUN SELF AWARENESS REMAJA DAN MENGURANGI KONFLIK ANTAR TEMAN SEBAYA DI DAYAH DARUL FALAH Suzanna, Ella; Nessa Aqila; Rahmi Mauliza; Ananda Nurisyahadah; Rahmi Maghfirah
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 5 (2024): Oktober
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i5.1385

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membangun self-awareness di kalangan remaja dan mengurangi konflik antar teman sebaya di Dayah Darul Falah melalui kerja sama antara Universitas Malikussaleh dan Dayah Darul Falah. Self-awareness, sebagai kemampuan untuk mengenali diri sendiri, penting bagi perkembangan pribadi dan sosial remaja. Melalui pendekatan psikoedukasi, peserta diperkenalkan pada konsep self-awareness, ciri-cirinya, manfaatnya, serta cara membangunnya. Kegiatan ini diikuti oleh 29 santri dan melibatkan diskusi interaktif guna memperdalam pemahaman mereka. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar peserta memahami pentingnya kesadaran diri dalam kehidupan sehari-hari dan berkomitmen untuk menerapkannya. Selain itu, kegiatan ini menciptakan umpan balik positif antara pemateri dan peserta, yang menunjukkan minat dalam pengelolaan emosi dan pembangunan hubungan yang lebih baik. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pengenalan konsep self-awareness tidak hanya mencapai tujuan awal, tetapi juga berdampak positif pada perkembangan identitas diri remaja, yang diharapkan dapat membantu mereka menghadapi tantangan sosial dan emosional di masa depan. Kata Kunci : Remaja, Self-Awareness, Konflik Antar Teman Sebaya, Psikoedukasi
INTERPRETASI AKUNTANSI DAN PEMBIAYAAN LEMBAGA KEUANGAN SYARI’AH Arifin , Mohammad Aryo; Nurmala, Nurmala; Emilda, Emilda; Kurbani, Adie; Lilianti, Emma; Jusmani, Jusmani; Yan Putra, Alhadi
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 6 (2024): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i6.1387

Abstract

ABSTRAK Pembiayaan syariah merupakan pinjaman dari satu pihak ke pihak lain yang bertujuan mendukung investasi yang direncanakan, baik oleh individu maupun badan usaha. Pinjaman ini harus dilaksanakan secara benar dan wajar, dengan hubungan serta ketentuan yang jelas dan saling menguntungkan. Prinsip dasar lembaga keuangan syariah adalah mencari keridhaan Allah SWT, menghindari potensi penyimpangan dari ajaran Islam, serta menciptakan keseimbangan kebajikan di dunia dan akhirat. Bank Islam mempertimbangkan dua aspek utama dalam menyalurkan pinjaman, yaitu: (1) Aspek Syariah, yang menuntut kepatuhan terhadap hukum Islam; dan (2) Aspek Ekonomi, yang memastikan keberlanjutan keuntungan bagi bank Islam dan nasabahnya. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan kepada siswa SMKN 5 Palembang dengan tujuan memberikan pemahaman mengenai fungsi, prinsip, dan praktik lembaga keuangan syariah. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, dan pengisian kuesioner untuk mengukur pemahaman siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 90% siswa lebih memahami konsep pembiayaan syariah serta peran lembaga keuangan syariah, sehingga membantu mereka membuat keputusan keuangan yang lebih cerdas dan sesuai dengan nilai-nilai Islam. Simpulan, bahwa edukasi mengenai lembaga keuangan syariah dapat meningkatkan literasi keuangan syariah di kalangan siswa, sehingga mereka lebih siap dalam menerapkan prinsip-prinsip Islam dalam pengelolaan keuangan di masa depan. Kata Kunci: Akuntansi, Financing, Syariah