cover
Contact Name
Yusmaniarti
Contact Email
yusmaniarti8@gmail.com
Phone
+6281368411554
Journal Mail Official
journal.jpki2.ppmi@gmail.com
Editorial Address
Alamat Redaksi: Perum taman Asri 1 Blok B12 RT 31 RW 06 Gandus Palembang Sumatera Selatan 30149
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS
Published by CV ALINA
ISSN : -     EISSN : 29863104     DOI : https://doi.org/10.59407/jpki2.v1i1.6
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS (JPKI2) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Ekonomi, Hukum,Teknik, kedokteran, Pertanian, Keguruan dan Ilmu Pendidikan,Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Komputer, Ilmu Kesehatan Masyarakat,Kehutanan, Ilmu Budaya, Peternakan,Psikologi.
Articles 632 Documents
MENSTIMULASI PROSES USAHA DENGAN POTENSI USAHA MIKRO KECIL MENENGAH DI DESA CIPELANG KECAMATAN UJUNG JAYA KABUPATEN SUMEDANG Sutopo, Sutopo; Sudianto, Sudianto; Abdul Hamid; Martoyo, Anang; Kartiwa, Cece Enjang
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 6 (2024): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i6.1426

Abstract

Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Cipelang, Kecamatan Ujung Jaya, Kabupaten Sumedang sangat potensial untuk mendukung perekonomian lokal. Namun, banyak pelaku UMKM yang menghadapi tantangan dalam mengakses informasi, pelatihan, serta pemasaran produk. Penelitian ini bertujuan untuk menstimulasi proses usaha UMKM melalui pemberian pelatihan, pendampingan, dan bantuan sarana produksi. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan melibatkan pelaku UMKM dan stakeholder terkait dalam setiap tahapan kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa adanya peningkatan keterampilan teknis, akses pemasaran, dan pemahaman manajerial yang lebih baik. Pembinaan yang berkelanjutan akan mendukung peningkatan daya saing UMKM di desa tersebut. Desa ini memiliki banyak potensi dalam sektor ekonomi kreatif dan produk lokal, namun pemanfaatan potensi tersebut belum optimal. Oleh karena itu, kegiatan ini dirancang untuk memberikan pembekalan kepada pelaku UMKM mengenai strategi pengembangan usaha, pemanfaatan teknologi, dan pemasaran produk yang lebih efisien. Program pengabdian dilakukan melalui serangkaian pelatihan, pendampingan, dan bimbingan teknis yang melibatkan para ahli dan praktisi UMKM. Pelatihan yang diberikan mencakup topik-topik seperti manajemen usaha, branding dan pemasaran digital, serta inovasi produk untuk meningkatkan daya saing. Selain itu, peserta juga diberi pemahaman tentang pentingnya kemitraan dan kolaborasi antar UMKM untuk memperluas jaringan pasar. Pendampingan dilakukan secara intensif dengan tujuan agar para pelaku UMKM dapat mempraktikkan ilmu yang didapat langsung dalam kegiatan usaha mereka. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pengelolaan usaha, memperkenalkan produk mereka ke pasar yang lebih luas, dan memacu pertumbuhan ekonomi desa. Dengan demikian, potensi UMKM di Desa Cipelang diharapkan dapat berkembang dan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.
MEMBANGKITKAN KEMBALI SEMANGAT MAULID NABI DALAM MENINGKATKAN KECINTAAN TERHADAP RASULULLAH DI ERA DIGITAL DI RT 23 KELURAHAN LEMPAKE SAMARINDA Armadi Raga; Elleny Novia Rini; Dina Zhifari Mahdiyyah; Disma Marvianthi; Edi Sofian; Arum Kumala Dewi; Najma Maulidia Muniroh; Febry Ani Saputri; Nada Watuzzahra; Siti Mursyidah; Norvadewi, Norvadewi
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 6 (2024): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i6.1428

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan kembali semangat perayaan Maulid Nabi yang telah lama tidak terlaksana serta menyediakan wadah bagi warga untuk mengekspresikan kecintaan mereka kepada Nabi Muhammad SAW. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif, melibatkan warga dalam seluruh rangkaian acara, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme yang tinggi dari warga dalam mengikuti perayaan, yang terlihat dari partisipasi aktif mereka dalam berbagai agenda acara, seperti pembacaan shalawat, tausiyah, dan perlombaan anak-anak. Simpulan, program Gebyar Rabiul Awal berhasil menjadi katalis dalam membangkitkan kembali semangat keagamaan masyarakat sekaligus mempererat hubungan sosial antarwarga. Hal ini menunjukkan bahwa perayaan Maulid Nabi tidak hanya menjadi bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW tetapi juga menjadi tradisi yang memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat. Kata Kunci: Maulid Nabi, Membangkitkan Kembali, Kecintaan pada Nabi
PSIKOEDUKASI BULLYING PADA SISWA/I SEKOLAH DASAR NEGERI 3 DEWANTARA, ACEH UTARA Ulfa Zahra Hsb; Nia Safitri; Fitria Zulhilma; Dini Fitria Putri; Cut Ita Zahara
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 6 (2024): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i6.1429

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa Sekolah Dasar di Desa Dewantara tentang bullying melalui intervensi psikoedukasi. Metode pengabdian yang digunakan adalah seminar interaktif berbasis psikoedukasi, yang melibatkan siswa kelas VI berusia 11–13 tahun yang dipilih secara purposive sampling. Materi seminar mencakup definisi, jenis, dampak, serta strategi pencegahan bullying, dengan metode penyampaian berbasis diskusi kelompok (FGD). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memiliki peningkatan pemahaman tentang bullying, yang tercermin dari partisipasi aktif dalam diskusi serta banyaknya pertanyaan terkait materi. Selain itu, kesadaran siswa terhadap dampak bullying dan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman juga meningkat. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa psikoedukasi efektif dalam menanamkan nilai-nilai positif, meningkatkan kesadaran siswa, serta berkontribusi pada upaya pengurangan perilaku bullying di lingkungan sekolah. Kata Kunci: Bullying, Psikoedukasi, Siswa
PELATIHAN PEMBUKUAN KEUANGAN KEPADA IBU RUMAH TANGGA DESA SAMBIREJO KABUPATEN MADIUN Nur Wahyuning Sulistyowati; Elana Era Yusdita; Ferdiana Wahyu Lestari; Puji Lestari
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 5 (2024): Oktober
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i5.1435

Abstract

Pentingnya mengatur keluar masuknya keuangan keluarga sebagai tolok ukur sehatnya kondisi keuangan keluarga. Pelatihan pembukuan keuangan bertujuan untuk mengetahui bagaimana membuat laporan keuangan pribadi dan mengetahui bagaimana kesehatan kondisi keuangan keluarga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan melalui pemberian pelatihan kepada para ibu rumah tangga sekaligus sebagai ibu-ibu PKK yaitu dengan menjelaskan bagaimana membuat laporan keuangan pribadi sampai dengan memahami ukuran kesehatan kondisi keuangan keluarga. Hasil kegiatan dapat memberikan pengetahuan mengenai pendapatan keluarga, jenis kas masuk, macam-macam pendapatan, cara membuat laporan keuangan pribadi, bentuk laporan keuangan, neraca keuangan pribadi, masa kerja-masa pensiun, ukuran kesehatan kondisi keuangan keluarga dengan baik dan bermanfaat menambah wawasan, menginspirasi, mengubah pola pikir masyarakat Desa Sambirejo Kabupaten Madiun dalam hal pentingnya mencatat keuangan.
PELATIHAN PEMBUATAN BAHAN BAKAR BRIKET DARI LIMBAH BAGLOG JAMUR TIRAM DI DESA PAYAKABUNG KECAMATAN INDRALAYA UTARA KABUPATEN OGAN ILIR SUMATERA SELATAN Pratiwi, Indah; Rusnadi, Irawan; Erlinawati, Erlinawati; Zurohaina, Zurohaina; Yunanto, Isnandar; Tahdid, Tahdid; Ridwan, KA.; Apriyanti, Tria
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 6 (2024): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i6.1439

Abstract

Desa Payakabung, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, dikenal sebagai sentra budidaya jamur tiram. Namun, aktivitas ini menghasilkan limbah baglog yang berpotensi mencemari lingkungan akibat kandungan organik yang dapat melepaskan gas metana (CH4). Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan pelatihan pembuatan briket berbahan limbah baglog jamur tiram. Kegiatan yang melibatkan 17 peserta ini berlangsung selama dua hari, meliputi pendampingan, pelatihan, dan praktik langsung. Tujuan kegiatan memberikan pengetahuan tentang pembuatan briket, memanfaatkan limbah baglog sebagai energi alternatif, dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta mampu memproduksi briket berkualitas tinggi, ramah lingkungan, serta bernilai jual. Pengolahan limbah baglog menjadi briket tidak hanya membantu mengurangi pencemaran lingkungan tetapi juga menciptakan peluang usaha baru di Desa Payakabung. Kata Kunci: Desa Payakabung, Limbah Baglog, Briket
PELATIHAN DIVERIFIKASI PRODUK DAN PEMASARAN KELOMPOK TANI JAMUR TIRAM PAYAKABUNG DAN KELOMPOK SRIKANDI PAYAKABUNG PT PLN INDONESIA POWER UNIT BISNIS PEMBANGKITAN KERAMASAN UNIT PEMBANGKIT INDRALAYA Pratiwi, Indah; Paisal, Paisal; Amilizamiarti, Amilizamiarti; Dian Kurniasari; Ikbal Aziz; Meilianti, Meilianti; Indah Agus Setiorini; Apriyanti, Tria
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 6 (2024): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i6.1440

Abstract

Desa Payakabung, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, dikenal sebagai salah satu sentra budidaya jamur tiram. Melimpahnya hasil panen jamur tiram sering kali menjadi tantangan bagi masyarakat karena rendahnya nilai jual akibat minimnya pengelolaan dan inovasi produk. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tim pengabdian masyarakat melalui Program CSR PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan Keramasan Unit Pembangkitan Indralaya mengadakan pelatihan diversifikasi produk dan pemasaran jamur tiram. Pelatihan ini memanfaatkan pendekatan observasi, wawancara, uji coba produk, dan pendampingan langsung kepada kelompok tani jamur tiram di Desa Payakabung. Inovasi yang diperkenalkan adalah pengolahan jamur tiram menjadi nugget, yang memiliki nilai gizi tinggi dan dapat dijangkau oleh semua kalangan. Produk nugget jamur tiram ini tidak hanya menawarkan alternatif pangan bergizi tetapi juga peluang usaha baru yang prospektif. Selain itu, pelatihan mencakup strategi pemasaran untuk memperluas jangkauan produk. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah dan memasarkan jamur tiram, yang berpotensi meningkatkan pendapatan dan perekonomian lokal. Kata Kunci: Jamur Tiram, Nugget, Diversifikasi Produk, Pemasaran, Desa Payakabung
HEALTH NUTRITION EDUCATION AND STRENGTHENING INDONESIAN CULTURE AMONG INDONESIAN MIGRANT WORKERS CHILDREN IN MALAYSIA Rahmaddiansyah, Refa; Azizah, Aghasi Yanda Wafa; Abdurrahman, Adisa Muhammad; Muftiana, Sintya Nur; Haq, Addienul; Riswanti, Laila Wulan; Jalilah, Thurfah Hashifah; Masthurina, Ulfa; Hrp, Maritza Briliani Namora; Tambunan, Mega Intan; Pelani, Achmad Aziz; Noviar, Tita Falisha; Abdurrahman, Thariq; Azizah, Siti Nur
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 6 (2024): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i6.1441

Abstract

This service aims to improve children's understanding of balanced nutrition and promote their cultural awareness. The methods used in this program include integrated learning activities that focus on health education and cultural awareness. The materials used are from the "Isi Piringku" nutrition guide, which teaches children about the importance of a healthy diet. In addition, the program also organizes interactive sessions on local foods and iconic Indonesian landmarks to foster cultural pride. A total of 41 children participated in this activity, which included puzzles, flashcards, and a nutritional assessment to evaluate their dietary habits. In addition, traditional dances were also taught to introduce Indonesian culture and strengthen the cultural identity of migrant children. The results of the activities showed an increase in children's understanding of balanced nutrition and Indonesian culture, as well as the importance of pride in their heritage. The program also succeeded in introducing a more collaborative learning approach, involving parents in the child's education process. However, further research is needed on the role of parental involvement in supporting the success of this program. Overall, the "Anak CERIA" program is in line with the 2030 Sustainable Development Goals, especially in improving the education and health of Indonesian migrant children, as well as strengthening their cultural awareness. This initiative is expected to inspire similar programs in the future. Keywords: SDGs, PMI Children, Health Education, Cultural Awareness, Community Empowerment
PENDIDIKAN INKLUSIF MELALUI PENINGKATAN NILAI NASIONALISME PADA ANAK PEKERJA MIGRAM INDONESIA (PMI) DI MALAYSIA Hafiatna, Baiq Gaiska Maya; Sa’diyah, Lailiyatus; Apriliani, Dita; Putra, Shanjaya Mandala; Azizah, Siti Nur
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 6 (2024): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i6.1442

Abstract

Pendidikan inklusif memiliki peran penting dalam meningkatkan nasionalisme di kalangan anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia, terutama dalam menghadapi tantangan krisis identitas dan keterbatasan akses pendidikan yang memadai. Dengan jumlah PMI yang mencapai 2,7 juta orang, banyak anak-anak yang lahir di Malaysia kurang mengenal budaya Indonesia. Melalui pendekatan pendidikan yang mengintegrasikan nilai-nilai nasionalisme serta pengembangan karakter (Character), kewarganegaraan (Citizenship), berpikir kritis (Critical thinking), kreativitas (Creativity), kolaborasi (Collaboration), dan komunikasi (Communication) (6C), pendidikan ini bertujuan untuk memperkenalkan budaya Indonesia dan meningkatkan rasa kebanggaan terhadap tanah air. Metode pengabdian yang digunakan mencakup kegiatan fun learning, pengajaran alat musik dan tarian daerah, public speaking, bernyanyi bersama, dan kuis berhadiah. Aktivitas-aktivitas tersebut tidak hanya mengenalkan budaya, tetapi juga memperkuat karakter, keterampilan sosial, serta kesadaran anak-anak terhadap pentingnya mencegah bullying. Hasil yang diharapkan adalah anak-anak PMI dapat tumbuh menjadi individu yang nasionalis, berkarakter, dan siap berkontribusi dalam pembangunan Indonesia di masa depan. Kata Kunci: Tari Tradisional, Musik Tradisional, Public Speaking, Bullying
PENGUATAN IDENTITAS NASIONAL ANAK PEKERJA MIGRAN INDONESIA DI MALAYSIA MELALUI PEMBELAJARAN BUDAYA DAN PATRIOTISME Divana, I Gusti Aliyah; Azkiana, Zuhra; Sukma, Shandyka Naraya; Martha, Ardhya Farisha; Fiqli, Fatkan Nur; Nurhidayanti, Raf'a; Nugroho, Muhamad Dzaky Anandita; Martak, Samara Claire; Ananingati, Raissa Maheswari; Farh, Febriana Maula; Azizah, Siti Nur
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 6 (2024): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i6.1443

Abstract

Pengabdian program "Kenali Indonesia-ku" bertujuan untuk menumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadap tanah air dengan menggunakan metode pembelajaran interaktif seperti Teka-Teki Silang (TTS) dan Post-It Note. Metode yang digunakan dalam program ini mencakup pemaparan materi yang mencakup berbagai aspek kebudayaan Indonesia, diikuti dengan kegiatan Teka-Teki Silang (TTS) dan Post-It Note. Kegiatan TTS melibatkan anak-anak dalam kelompok untuk menyelesaikan soal yang berkaitan dengan budaya Indonesia, sedangkan metode Post-It Note memungkinkan anak-anak untuk mencari informasi mengenai Indonesia dan berbagi pengetahuan tersebut. Kedua metode ini dirancang untuk menciptakan suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan, serta memudahkan anak-anak dalam memahami materi. Meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan pengetahuan awal dan fasilitas yang memadai, antusiasme anak-anak PMI dalam mengikuti kegiatan ini sangat tinggi. Hasil menunjukkan bahwa pembelajaran budaya Indonesia dapat memperkaya pengetahuan anak-anak PMI, sekaligus memperkuat hubungan emosional mereka dengan tanah air. Program ini berhasil menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme, meskipun terdapat beberapa kendala terkait dengan fasilitas pendidikan. Oleh karena itu, untuk meningkatkan keberhasilan program ini, disarankan untuk memperbaiki akses dan fasilitas pendidikan serta menerapkan program yang berkelanjutan. Melibatkan komunitas Indonesia di Malaysia dan memanfaatkan teknologi, seperti video tutorial dan aplikasi pembelajaran interaktif, dapat membantu mengatasi keterbatasan fisik dalam mengenalkan budaya Indonesia. Kata Kunci: Nasionalisme, PMI, Budaya
PSIKOEDUKASI TENTANG MEMBANGUN LINGKUNGAN KERJA YANG HARMONIS MENGATASI STRES KERJA DAN KONFLIK KERJA DI PUSKESMAS DEWANTARA Miranda, Alfi; Gusmawati Siregar, Annisa; Nurul Haviza; Ahya Maulina, Wirzatul
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 6 (2024): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i6.1446

Abstract

Psikoedukasi tentang membangun lingkungan kerja yang harmonis telah diimplementasikan di UPTD Puskesmas Dewantara untuk membantu staf mengelola stres dan konflik kerja secara konstruktif. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman staf terhadap sumber konflik dan stres, serta mengembangkan keterampilan dalam menyelesaikan masalah tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi dan wawancara, dengan pendekatan ekspositori dalam penyampaian materi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran staf akan pentingnya komunikasi efektif dan hubungan interpersonal yang baik di lingkungan kerja. Selain itu, peserta memperoleh wawasan tentang dampak stres kerja dan strategi pengelolaannya, seperti manajemen waktu, latihan fisik, dan relaksasi. Psikoedukasi juga mendorong penerapan strategi organisasi, seperti perbaikan komunikasi dan penetapan tujuan realistis. Simpulan, bahwa psikoedukasi ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan staf dalam menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, produktif, dan mendukung kesejahteraan mental, yang diharapkan berdampak positif pada produktivitas kerja. Kata Kunci: Psikoedukasi, Stres Kerja, Konflik Kerja, Lingkungan Kerja Harmonis