cover
Contact Name
Nurul Hidayah
Contact Email
hiragi2016@gmail.com
Phone
+6282350203789
Journal Mail Official
hrji@wpcpublisher.com
Editorial Address
Jl. Kelapa Gading, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Indonesia
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Health Research Journal of Indonesia
ISSN : -     EISSN : 29647592     DOI : -
Core Subject : Health,
Health Research Journal of Indonesia (HRJI) merupakan media publikasi penelitian orisinil dan review article di bidang Kesehatan meliputi Kesehatan Masyarakat, Farmasi, Keperawatan, Kebidanan, dan bidang Kesehatan lainnya yang berfokus pada topik promosi kesehatan, manajemen kesehatan, pelayanan kesehatan komunitas, kesehatan reproduksi, ibu dan anak, kesehatan lingkungan, serta farmasi komunitas.
Articles 209 Documents
Hubungan Pengetahuan dengan Persepsi Penggunaan Kontrasepsi IUD di UPT Puskesmas Lanjas Sari, Maya; Yuliantie, Putri; Istiqamah, Istiqamah; Hidayah, Nurul
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 3 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i3.1072

Abstract

Pendahuluan: Pertumbuhan penduduk yang tinggi merupakan masalah utama yang dihadapi oleh rakyat Indonesia dibidang kependudukan. Upaya untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas sasaran utamanya pertumbuhan penduduk yang terkendali dan meningkatnya keluarga kecil berkualitas yang ditandai dengan meningkatnya penggunaan metode kontrasepsi yang rasional, efektif, dan efisien yakni penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Melihat dari pengetahuan dan persepsi dalam penggunaan kontrasepsi, salah satu cara untuk meningkatkan penggunaan kontrasepsi IUD adalah dengan meningkatkan pemahaman tentang manfaat, cara kerja, serta risiko dan manfaatnya. Tujuan: Mengetahui hubungan pengetahuan dengan persepsi penggunaan kontrasepsi IUD di UPT Puskesmas Lanjas. Metode: Penelitian kuantitatif metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional, populasi 30 orang ibu yang tidak menggunakan kontrasepsi AKDR. kajian data menggunakan kuesioner pada variabel pengetahuan dan persepsi, Dianalisis menggunakan univariat dan bivariat uji chi square. Hasil: karakteristik yaitu sebagian besar berusia 20-35 tahun 25 orang atau (83.3), memiliki pendidikan yang rendah sebanyak 26 orang atau (86,7%), mayoritas responden tidak bekerjan 21 orang atau (70%), sebagian besar paritas multipara 22 orang atau (73,3%), Jenis kontrasepsi yang digunakan adalah sebagian besar sunti 23 orang atau (76.7%). Responden memiliki pengetahuan yang sebagian besar adalah kategori baik 18 orang atau 60%, dan persepsi yang sebagian besar adalah kategori baik 17 orang atau 58,7%. Simpulan: Ada hubungan antara pengetahuan dan persepsi penggunaan kontrasepsi IUD di Wilayah Kerja Puskesmas Lanjas (p value = 0,001 < 0,05).
Identifikasi Breastfeeding Self Efficacy pada Ibu Menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Lanjas Januriah, Januriah; Yuliantie, Putri; Darsono, Putri Vidiasari; Yuliana, Fitri
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 3 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i3.1073

Abstract

Pendahuluan: Capaian pemberian ASI eksklusif menjadi perhatian khusus bagi pemerintah. Hal ini disebabkan rendahnya cakupan pemberian ASI secara eksklusif. Di Puskesmas Lanjas didapatkan cakupan ASI eksklusif 65% di tahun 2023, sedangkan target SPM 100%, target RENSTRA 75%, dan cakupan ASI eksklusif 64,2% di tahun 2022 serta 63% di tahun 2021. Banyak faktor yang memengaruhi ibu dalam keberhasilan pemberian ASI eksklusif, salah satunya adalah efikasi diri, Efikasi diri merupakan satu keyakinan yang mendorong individu untuk melakukan dan mencapai sesuatu. Pentingnya mengetahui keyakinan ibu dalam pemberian ASI eksklusif, khususnya dalam menentukan keberhasilan ASI eksklusif. Tujuan: Mengidentifikasi Breastfeeding Self-Efficacy pada ibu menyusui di wilayah kerja Puskesmas Lanjas. Metode: Penelitian deskriptif kuantitatif, dengan populasi 30 orang ibu menyusui yang memiliki bayi berusia 0-12 bulan. Pengkajian data dilakukan menggunakan instrumen Breastfeeding Self-Efficacy Scale-Short Form (BSES-SF). Analisis univariat digunakan untuk mengetahui distribusi frekuensi responden. Hasil: Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan mengidentifikasi Breastfeeding Self Efficacy Pada Ibu menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Lanjas didapatkan kategori responden mayoritas dengan usia ibu 20-35 tahun sebanyak 30 responden atau 100%, usia anak responden sebagian besar berusia 6 bulan yaitu 9 orang atau 30%, jumlah anak responden mayoritas 2 anak dengan jumlah responden 22 orang atau 73.3% Dan efikasi diri ibu menyusui sebagian besar ditemukan dengan efikasi tinggi yaitu 19 responden atau 63.3%. Simpulan: Terdapat efikasi yang tinggi pada ibu yang memiliki keinginan dan niat untuk menyusui bayinya, yang diidentifikasi berdasarkan pola pikir, reaksi emosional dalam menghadapi kesulitan menyusui, usaha kegigihan, dan pemilihan perilaku menyusui.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kunjungan ANC K6 di UPT Puskesmas Rawat Inap Danau Panggang Arbainah, Arbainah; Mariana, Frani; Yuliana, Fitri; Mahdiyah, Dede
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 3 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i3.1074

Abstract

Pendahuluan: Sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2021, pelayanan kesehatan bagi ibu hamil minimal 6 kali meliputi 1 (satu) kali pada trimester pertama, 2 (dua) kali pada trimester kedua, dan 3 (tiga) kali pada trimester ketiga. Puskesmas Rawat Inap Danau Panggang capaian kunjungan ANC K1 sebanyak 71,6%, K4 sebanyak 60,42% dan kunjungan K6 sebanyak 48,48%, dari data ini dapat diketahui bahwa capaian kunjungan ANC jauh di bawah target dinas kesehatan. Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan ANC K6 di UPT Puskesmas Rawat Inap Danau Panggang. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel seluruh ibu nifas di bulan Februari-April 2024 di wilayah UPT Puskesmas Rawat Inap Danau Panggang berjumlah 72 orang, diambil dengan teknik purposive sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji Chi Square. Hasil: Mayoritas responden kategori usia risiko rendah sebanyak 53 orang (73,6%), kategori pendidikan rendah sebanyak 40 orang (55,6%), kategori pengetahuan kurang sebanyak 38 orang (52,8%), kategori primipara sebanyak 33 orang (45,8%), dukungan suami kategori positif sebanyak 59 orang (81,9%), frekuensi kunjungan ANC K6 kategori lengkap sebanyak 37 orang (51,4%). Terdapat hubungan dengan usia (p-value 0,005 < 0,05), nilai OR sebesar 2,092, tingkat pendidikan (p-value 0,011 < 0,05), pengetahuan (p-value 0,001 < 0,05), dan dukungan suami (p-value 0,001 < 0,05). Tidak ada hubungan paritas dengan kunjungan ANC ke-6 dengan nilai signifikansi p-value 0,343 > 0,05. Simpulan: Ada hubungan antara umur, pendidikan, dan pengetahuan dengan dukungan suami pada kunjungan ANC ke-6. Tidak ada hubungan antara paritas dan kunjungan K6 ANC.
Pengaruh Edukasi Kesehatan Dalam Meningkatkan Pengetahuan Dan Sikap Pencegahan HIV/AIDS Di Kabupaten Biak Provinsi Papua Aswar, Sophian
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 4 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i4.1075

Abstract

Latar Belakang: HIV/AIDS masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, terutama pada kelompok remaja yang rentan terhadap perilaku berisiko. Rendahnya pengetahuan dan sikap yang kurang tepat mengenai pencegahan HIV/AIDS menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko penularan. Edukasi kesehatan merupakan salah satu strategi promotif yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap positif terhadap pencegahan HIV/AIDS. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap pencegahan HIV/AIDS pada remaja di Kabupaten Biak. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan pendekatan one group pretest–posttest design. Sampel penelitian berjumlah 55 remaja berusia 16–19 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi edukasi kesehatan. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test pada tingkat signifikansi 95% (α = 0,05). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan dan sikap setelah diberikan edukasi kesehatan. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara skor pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah edukasi kesehatan. Kesimpulan: Edukasi kesehatan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap pencegahan HIV/AIDS pada remaja. Program edukasi kesehatan yang berkelanjutan sangat diperlukan sebagai upaya promotif dan preventif dalam menurunkan risiko penularan HIV/AIDS pada kelompok remaja.
Pengaruh Video Edukasi Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja Tentang Pencegahan Kehamilan Usia Dini Ulfa, Siti; Utami, Tri; Novryanthi, Dhinny; Safariyah, Erna
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 4 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i4.1077

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan remaja umumnya disebabkan oleh rendahnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, pengaruh lingkungan dan media. Pengetahuan dan sikap menjadi aspek penting karena berperan dalam membentuk perilaku remaja terhadap kesehatan reproduksi. Semakin baik pengetahuan yang dimiliki, semakin positif sikap yang ditunjukkan, sehingga mampu mendorong perilaku pencegahan kehamilan usia dini. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh edukasi berbasis video terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang pencegahan kehamilan usia dini. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dalam bentuk pre-eksperimen menggunakan rancangan One group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa yang berjumlah 280 siswa. Besar sampel 70 siswa, teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Uji analisis data mengunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik dengan Wilcoxon Signed Rank Test terdapat pengaruh edukasi berbasis video terhadap peningkatan pengetahuan remaja nilai P -value yang dihasilkan sebesar <0,001 (p< 0,05). pengaruh edukasi berbasis video terhadap sikap remaja nilai P-value yang dihasilkan sebesar <0,001. Kesimpulan: terdapat pengaruh edukasi berbasis video terhadap pengetahuan remaja dan sikap remaja tentang pencegahan kehamilan usia dini. Sehingga disarankan remaja dianjurkan rutin mengikuti sesi edukasi video tentang pencegahan kehamilan usia dini minimal dua kali per bulan melalui posyandu remaja
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Metode Kangaroo Mother Care (KMC) Terhadap Pengetahuan Ibu Dalam Merawat Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di RSB Ilmi, Agita Hanifatul; Ramadhani, Anggun Fajar; Martini, Eva; Danismaya, Irawan
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 4 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i4.1078

Abstract

Pendahuluan:  Tingginya angka kematian bayi (AKB) masih menjadi masalah serius secara global dan tolak ukur derajat kesehatan dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Bayi berat badan lahir rendah (BBLR) lahir dengan berat <2500 gram, sering memerlukan perawatan inkubator yang mahal dan terbatas. Alternatif ekonomis adalah Kangaroo Mother Care (KMC) untuk meningkatkan pengetahuan ibu dalam merawat BBLR. Tujuan: Mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan metode KMC terhadap pengetahuan ibu dalam merawat bayi BBLR di Ruang NICU Rumah Sakit Bersalin (RSB). Metode: Penelitian quasi-eksperimental dengan desain One Group Pretest-Posttest. Populasi adalah orang tua bayi BBLR di Ruang NICU RSB (Juli-September 2025, total 89 bayi, rata-rata 20/bulan). Analisis data menggunakan Paired Sample T-Test. Hasil: Nilai p-value 0,000 (<0,05), sehingga H0 ditolak. Terjadi peningkatan pengetahuan ibu dengan mean pretest 6 menjadi posttest 10 (selisih mean 1,11). Kesimpulan: Pendidikan kesehatan metode KMC berpengaruh signifikan meningkatkan pengetahuan ibu merawat BBLR. Rumah sakit disarankan mengoptimalkan KMC untuk asuhan keperawatan BBLR guna tingkatkan pengetahuan ibu.
Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Tingkat Kecemasan Orang Tua Pasien Pasca Perawatan di Ruang NICU Rumah Sakit Primaya Sukabumi Nurahmawati, Ariani; Hamzah, Amir; Abdillah, Hadi; Safariyah, Erna
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 4 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i4.1079

Abstract

Pendahuluan:  Kelahiran prematur dan perawatan intensif di Neonatal Intensive Care Unit (NICU) menimbulkan tantangan psikologis bagi orang tua, termasuk peningkatan kecemasan pasca-perawatan akibat ketakutan terhadap komplikasi, keterbatasan informasi, dan minimnya dukungan emosional dari keluarga. Orang tua sering merasa tidak siap merawat bayi di rumah setelah bayi dipindahkan dari NICU. Tujuan: Mengetahui hubungan dukungan keluarga terhadap tingkat kecemasan orang tua bayi pasca perawatan di ruang NICU Rumah Sakit Primaya Sukabumi. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi dan sampel sebanyak 40 orang tua bayi yang baru selesai dirawat di NICU dan akan dipindah ke perinatologi (total sampling) dilakukan pada November–Desember 2025. Analisis statistik menggunakan uji Spearman. Hasil: Uji Spearman menghasilkan p-value 0,018 (<0,05), sehingga H0 ditolak. Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan tingkat kecemasan (korelasi lemah, r = 0,371). Kesimpulan: Dukungan keluarga berhubungan lemah namun signifikan dengan penurunan kecemasan orang tua pasca perawatan di NICU. Orang tua disarankan untuk aktif mencari informasi yang valid dan berkomunikasi secara terbuka dengan tenaga kesehatan guna mengurangi kecemasan.
Pengaruh Serosa Tea (Seledri, Bunga Rosella) Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi di Wilayah Puskesmas Puspitasari, Dwi Anggraeni; Basri, Burhanuddin; Danismaya, Irawan; Safariyah, Erna
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 4 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i4.1080

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi didefinisikan sebagai tekanan darah sistolik >140 mmHg atau diastolik >90 mmHg, terbagi menjadi esensial dan sekunder. Faktor penyebab meliputi genetik, pola hidup tidak sehat, serta konsumsi makanan tinggi lemak dan garam, yang berisiko menimbulkan komplikasi. Penanganan farmakologi umumnya menggunakan diuretik, beta blocker, dan antihipertensi lainnya, namun intervensi non-farmakologi seperti Serosa Tea (seledri dan bunga rosella) perlu dieksplorasi. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui pengaruh pemberian Serosa Tea terhadap tekanan darah penderita hipertensi di Puskesmas Sukabumi. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain quasi-eksperimental non-equivalent control group. Populasi 4.260 penderita hipertensi di Puskesmas Sukabumi tahun 2024; sampel 16 responden dipilih purposive sampling (non-probability). Penelitian dilakukan Oktober-Desember 2025; analisis data menggunakan Paired T-Test dan Independent Samples Test. Hasil: Paired T-Test kelompok intervensi (p=0,000<0,05) dan kontrol (p=0,003<0,05) menunjukkan pengaruh signifikan Serosa Tea terhadap penurunan tekanan darah, dengan penurunan lebih besar di intervensi. Independent T-Test pre-test (p=1,000>0,05) tidak ada perbedaan; post-test (p=0,000<0,05) ada perbedaan signifikan antar kelompok. Kesimpulan: Pemberian Serosa Tea berpengaruh signifikan menurunkan tekanan darah penderita hipertensi.  Masyarakat diimbau menjaga pola makan sehat dan gaya hidup untuk stabilitas kondisi hipertensi.
Pengaruh Edukasi Berbasis Video Terhadap Kepatuhan Perawatan Diri Pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Anggraeni, Rini; Safariyah, Erna; Novryanthi, Dhinny; Basri, Burhanuddin
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 4 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i4.1081

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang umum dengan prevalensi global 1,28 miliar kasus pada tahun 2023 dan diperkirakan meningkat menjadi 1,6 miliar pada tahun 2025. Kepatuhan perawatan diri menjadi kunci pencegahan komplikasi. Tujuan: Mengetahui pengaruh edukasi berbasis video terhadap kepatuhan perawatan diri pada pasien hipertensi di Puskesmas. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest. Populasi adalah 125 pasien hipertensi yang rutin kontrol 3 bulan terakhir. Sampel 56 responden dipilih dengan purposive sampling. Analisis data menggunakan uji non-parametrik Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Terdapat peningkatan kepatuhan perawatan diri setelah intervensi edukasi berbasis video. Uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai p=0,000 (p<0,05) yang menandakan edukasi berbasis video berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan perawatan diri pasien hipertensi. Kesimpulan: Edukasi berbasis video efektif meningkatkan kepatuhan perawatan diri pada pasien hipertensi di Puskesmas. Puskesmas diharapkan mengimplementasikan dan mengembangkan edukasi kesehatan berbasis video sebagai metode edukasi rutin pada pasien hipertensi.
The Effect of Video-Based Education Strategies on Early Mobilization Compliance of Post Sectio Caesarea Mothers in the Lotus Room of Primaya Sukabumi Hospital Widianty, Devia; Safariyah, Erna; Mulyadi, Egi; Danismaya, Irawan
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 4 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i4.1082

Abstract

After a cesarean section, many mothers experience discomfort in the incision area and limited mobility, which can increase the risk of infection, delay uterine involution, and impair recovery. Early mobilization plays a crucial role in accelerating the healing process and preventing complications, but patient compliance remains low due to limited understanding. Video-based education is an innovative alternative that can increase patient engagement and understanding. This study aimed to determine the effect of a video-based early mobilization strategy on mothers' compliance with early mobilization after cesarean section in the Lotus Ward at Primaya Hospital, Sukabumi. This study used a quasi-experimental design with a control group and pre-post test measurements. A sample of 36 respondents, divided into 18 in the intervention group and 18 in the control group, was selected through purposive sampling. The intervention group received video-based education, while the control group received no intervention. Data were analyzed using the Wilcoxon Signed-Rank test at a significance level of 0.05. There was a significant increase in early mobilization compliance scores in the intervention group after receiving video-based education (p < 0.05), while the control group showed no significant change. Video-based education strategies are effective for increasing early mobilization compliance among mothers after cesarean section. Hospitals are advised to integrate video education into their postoperative care programs to support optimal patient recovery.