Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat
PPM ini merupakan wadah publikasi ilmiah di bidang pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh dosen maupun kelompok masyarakat lainnya. Jurnal ini menerima artikel hasil pengabdian maupun pemberdayaan masyarakat pada semua bidang baik pendidikan, seni, sosial budaya, ekonomi, hukum, pertanian, perikanan, dan lain-lain baik yang berbentuk penyuluhan, pendampingan, bimbingan teknis, dan jenis kegiatan lain yang relevan. Jurnal ini merupakan Open Access Journal dengan e-ISSN 2614-7939 dan p-ISSN 2614-7947, terbit perdana mulai Februari 2018. Dalam 1 (satu) tahun terbit 2 kali yaitu pada bulan Februari dan Agustus. Mulai 2019 artikel terbit 4 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November.
Articles
609 Documents
PENDAMPINGAN PENINGKATAN PENDAPATAN KILANG PADI TANI JAYA MELALUI PENGENDALIAN PERSEDIAAN DENGAN METODE EOQ DAN JIT
Riche Riche;
Sophya Hadini Marpaung
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2022): Mei
Publisher : FKIP Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (307.273 KB)
|
DOI: 10.29303/jppm.v5i2.2971
Selain transaksi penjualan dan pembelian, aktivitas produksi adalah salah satu aktivitas penting dalam bisnis. Dan kegiatan operasional bisnis haruslah dipantau dengan seksama agar memperoleh laba yang diinginkan, termasuk didalamnya kontrol atas biaya terkait. Pada pengabdian kali ini, tim pengabdian bermitra dengan sebuah kilang padi yang bernama Kilang Padi Tani Jaya. Salah satu aktivitas penting di dalam kilang adalah kendali atau kelola persediaan. Pada pengabdian kali ini dilakukan pendampingan dalam rangka peningkatan pendapatan Kilang Padi Tani Jaya melalui edukasi konsep pengendalian persediaan dengan metode EOQ dan JIT yang merupakan konsep atau metode umum dalam kelola persediaan. Pendampingan ini menyuguhkan komparasi antara konsep EOQ dan JIT sebagai simulasi yang jelas bagi pihak pemilik kilang padi Tani Jaya.
PENGEMBANGAN DAN PENGUATAN KOMPETENSI GURU DALAM PEMANFAATAN INTERNET OF THINGS (IOT) DALAM PEMBELAJARAN MASA ADAPTASI BARU
Ilham Syahrul Jiwandono;
Ida Ermiana;
Itsna Oktaviyanti;
Fitri Puji Astria
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2021): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (147.662 KB)
|
DOI: 10.29303/jppm.v4i4.2982
Pandemi Covid-19 menciptakan tantangan dan kebutuhan inovasi pembelajaran dengan teknologi. Oleh sebab itu, kolaborasi antara Universitas dan Sekolah dalam dunia pendidikan perlu diperkuat. Universitas Mataram memiliki tanggung jawab dalam memecahkan permasalahan tersebut. Guru sebagai ujung tombak dalam proses pembelajaran perlu diberikan keterampilan dalam mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis Internet of Things (IoT) agar pembelajaran yang dilakukan dapat menarik dan menambah motivasi siswa dalam belajar.Pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam penggunaan Internet of Things (IoT) dalam proses pembelajaran di era adaptasi baru. Lokasi pengabdian di SDN 37 Ampenan, Kota Mataram. Sasaran dalam pengabdian ini adalah Guru SDN 37 Ampenan Kota Mataram. Metode pengabdian melalui tahap koordinasi, observasi, komunikasi, pelaksanaan dan evaluasi. Luaran yang dihasilkan dalam pengabdian ini adalah artikel ilmiah yang dipublikasikan di jurnal nasional terakreditasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pemahaman guru dalam memanfaatkan media pembelajaran berbasis Internet of Things (IoT) meningkat. Hal ini dibuktikan ketika tim melakukan asesmen awal pada saat sebelum dilaksanakannya pengabdian dan sesudah dilaksanakannya pengabdian. Setelah kegiatan ini dilaksanakan diharapkan guru mampu memanfaatkan Internet of Things (IoT) dalam pembelajaran dengan maksimal.
UPAYA MEMINIMALISIR MISKONSEPSI SISWA LEWAT MEDIA KOIN DAN GARIS BILANGAN DI SDN 1 BAGIK POLAK
Awal Nur Kholifatur Rosyidah;
Ketut Sri Kusuma Wardani;
Vivi Rachmatul Hidayati;
Mohammad Archi Maulyda
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2021): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (351.282 KB)
|
DOI: 10.29303/jppm.v4i4.2983
Pemahaman konsep merupakan kompetensi yang harus dimiliki oleh siswa di dalam proses pembelajaran matematika. Faktanya siswa sering kali merasa kesulitan untuk memahami apa yang disampaikan oleh guru di kelas. Seringkali siswa terkesan dipaksa oleh guru untuk memahami materi secara instan dengan mengesampingkan darimana dan bagaimana proses itu didapatkan. Sementara media di dalam proses pembelajaran dijadikan sebagai jembatan atau perantara oleh guru untuk menyampaikan materi kepada siswa ketersediaannya sangat terbatas sehingga perlu dilakukan pengembangan media pembelajaran matematika khususnya media koin dan garis bilangan sebagai upaya meminimalisir miskonsepsi siswa. Kegiatan dilaksanakan dengan tahapan-tahapan sebagai berikut: persiapan workshop, menyiapkan alat dan bahan workshop, pelaksanaan workshop, dan evaluasi kegiatan. Berdasarkan hasil kegiatan workshop berjalan lancar sesuai jadwal yang telah direncanakan. Untuk mengukur keberhasilan kegiatan, tim PKM memberikan soal Pretest dan Postest kepada peserta. Hasil skor pretest dan postest peserta mengalami peningkatan dengan persentase 100% sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan workshop yang dilaksanakan berhasil. Untuk memperkuat hasil pre-post ini, tim PKM juga memberikan angket respon terkait pelaksanaan workshop yang sudah dilakukan dengan hasil respon peserta terhadap kegiatan workshop yang dilaksanakan sangat baik
PELATIHAN PENYUSUNAN UKBM DIGITAL BAGI GURU BAHASA MANDARIN TINGKAT MENENGAH ATAS SE-MALANG RAYA
Aiga Ventivani;
Lukluk UI Muyassaroh;
Octi Rjeki Mardasari
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2021): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (80.779 KB)
|
DOI: 10.29303/jppm.v4i4.2993
Pendidikan abad 21 kini menuntut setiap guru mampu menyajikan pembelajaran menggunakan teknologi perangkat digital. Selain itu, pandemi covid 19 yang terjadi memberikan dampak di berbagai bidang tidak terkecuali pada bidang pendidikan dan teknologi. Salah satu dampak yang ditimbulkan akibat pandemi covid 19 pada bidang pendiikan di Indonesia yaitu pembelajaran dilaksanakan secara daring. Namun, pada pelaksanaanya banyak guru merasa kesulitan dalam membelajarkan bahasa Mandarin secara daring. Hal tersebut tampak pada penggunaan teknologi yang belum maksimal pada pembelajaran bahasa Mandarin saat ini. Guru merasa kurang memahami teknologi yang mudah diterapkan dalam pembelajaran daring. Tujuan diadakan pelatihan ini yaitu untuk meningkatkan keterampilan menggunakan teknologi dalam penyusunan bahan ajar khususnya UKBM guna mendukung proses pembelajaran. UKBM dirasa sesuai dengan kondisi saat ini karena guru dapat menyusun materi sesuai dengan kebutuhan masing-masing sekolah. Sedangkan untuk teknologi digital menggunakan aplikasi Sigil dan Canva. Terdapat tiga tahapan dalam pelatihan ini, yang pertama sosialisasi dan persiapan, pelaksanaan pelatihan dan evaluasi pelaksanaan. Peserta pelatihan ini berjumlah 14 peserta. Untuk memperoleh informasi lebih dalam, tim menyebar angket terbuka melalui google form. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pelatihan ini menujukkan bahwa guru-guru antusias dan merasa terbantu dengan adanya pelatihan ini. Aplikasi yang dipilih menjadi materi pelatihan merupakan aplikasi yang baru dikenal bagi peserta sehingga dapat menambah variasi referensi aplikasi yang digunakan dalam pembelajaran. Tidak hanya itu, aplikasi Sigil dan Canva dianggap mudah dioperasikan serta menarik secara tampilan dan kegunaan. Guru-guru Bahasa Mandarin berharap kedepanya akan dilakukan lagi pelatihan semacam ini.ÃÂ Kata Kunci: UKBM, Digital, Bahasa Mandarin, Pelatihan
MENGENAL TOEFL ITP UNTUK MENUNJANG KARIR AKADEMIK
Komilie Situmorang;
Dwi Yulianto Nugroho;
Santa Maya Pramusita;
Evanny Indah Manurung;
Ballsy Cicilia Albertina
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2021): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (94.311 KB)
|
DOI: 10.29303/jppm.v4i4.2996
TOEFL (Test of English as a Foreign Language) kini telah menjadi satu syarat utama saat ini dalam pengembangan karir ataupun melanjutkan Pendidikan. Banyak sekolah dan kampus yang memiliki visi untuk mempersiapkan siswa dan mahasiswa nya sejak dini untuk siap terjun ke dalam dunia kerja dengan mensyaratkan TOEFL sebagai syarat kelulusan. SMA Tunas Bangsa adalah mitra sekolah yang berlokasi di Kawasan wisata Bintan, Kepulauan Riau. Mitra sekolah ini memiliki visi mempersiapkan diri menjadi pusat Pendidikan yang terbaik di Kawasan KEPRI. Oleh karena itu, mitra ingin agar siswa-siswi melanjutkan Pendidikan lebih tinggi ke luar negeri sehingga kredibilitas dan animo masyarakat terhadap sekolah SMA Tunas Bangsa akan meningkat. Namun, mereka menghadapi kendala, karena siswa-siswi mereka belum memiliki background knowledge mengenai TOEFL. Mitra mengalami kendala resources yang meliputi informasi dan ahli untuk mengenalkan TOEFL kepada siswa-siswi. Untuk mempermudah jalan meraih mimpi dan tidak menjadikan TOEFL sebagai momok yang menakutkan ini, terciptalah program Pengabdian kepada Masyarakat ini (PkM).ÃÂ PkM ini dilaksnakan dengan metode Webinar yang berdurasi selama 2.15 jam. Rangkaian kegiatan meliputi pre-test, sesi pemaparan, evaluasi dan post-test. Keberlanjutan kegiatan dituangkan dalam bentuk Perjanjian Kerjasama Sekolah (PKS).
PENYULUHAN DAN PELATIHAN PEMBUATAN MAKANAN ATAU SNEK JAJANAN SEHAT PELANCAR ASI PADA IBU-IBU DAN KADER POSYANDU DAHLIA 5 KALURAHAN JOMBOR SUKOHARJO
Nur Rokhimah Hanik;
Tri Wiharti
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2022): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (218.813 KB)
|
DOI: 10.29303/jppm.v5i1.3021
Program kegiatan Posyandu seharusnya tidak terbatas pada penimbangan, imunisasi, pemberian vitamin, pemeriksaan ibu hamil saja. Penyuluhan yang mengarah pada kesehatan seharusnya juga perlu dilaksanakan setiap 1-2 bulan tidak hanya insidental atau jika terjadi kasus / permasalahan. Program pelayanan tambahan di Posyandu tersebut yang sesuai rambu-rambu Kementrian Kesehatan jarang dilaksanakan. Menindak lanjuti program PPM tahun 2018, 2019, serta permintaan beberapa ibu balita dan kader posyandu Dahlia 5 Tim abdimas program studi pendidikan Biologi akan kembali melaksanakan PPM di posyandu kalurahan Jombor Sukoharjo yaitu Dahlia 5 dengan tema penyuluhan dan pelatihan pembuatan makanan atau snek jajanan sehat pelancar ASI. Pelatihan direncanakan sebanyak 2 kali, namun karena kondisi Pandemi Covid 19 hanya bisa dilaksanakan satu kali. Metode yang digunakan adalah ceramah dan tanya jawab, serta bimbingan praktek cara pembuatan makanan/snek jajanan sehat Pelancar ASI dari tanaman di sekitar kita melalui demonstrasi dengan video. Target dari penyuluhan dan pelatihan ini adalah terjadi peningkatan pemahaman tentang; manfaat ASI, tanaman pelancar ASI, dan cara memasak makanan snek jajanan sehat pelancar ASI ibu-ibu dan kader Posyandu Dahlia 5 kalurahan Jombor sebesar 20%. Dari hasil penyuluhan dan pelatihan tentang manfaat ASI dan cara pembuatan makanan olahan pelancar ASI pada ibu-ibu Balita dan Kader Posyandu Dahlia 5 kalurahan Jombor dapat disimpulkan berhasil karena terjadi peningkatan pemahaman dari skor rata-rata 71.08 menjadi 90.83 atau sebesar 19,75 (28,24%). Kegiatan yang sejenis masih perlu dilaksanakan dan ditingkatkan, karena masih banyak masyarakat yang membutuhkan penyuluhan dan pelatihan untuk meningkatkan pemahaman dan ketrampilan dalam bidang kesehatan ibu dan anak.
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN ENGLISH FOR YOUNG LEARNER BAGI GURU-GURU SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU (SD IT) MATARAM
Nur Ahmadi;
Atri Dewi Azis;
Arafiq Arafiq
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2022): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (154.025 KB)
|
DOI: 10.29303/jppm.v5i1.3033
Kegiatan Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan Pengembangan Perangkat pembelajaran Bahasa Inggris bagi Guru-guru di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SD IT) Mataram. Kegiatan ini dilaksanakan atas beberapa permasalahan yang dihadapi oleh mitra, yakni (1) guru menemui kesulitan dalam mengkondisikan kelas mata pelajaran Bahasa Inggris sehingga tidak terlihat menarik bagi sebagian besar siswa, dan (2) tidak semua siswa dapat mengikuti materi/aktivitas pembelajaran yang dilakukan di kelas karena terkadang pembelajaran yang disampaikan tidak menarik. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode partisipatif yang berorientasi pada peran serta secara langsung dalam berbagai proses dan tahapan kegiatan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, sampai pada evaluasi kegiatan. Sasaran tidak hanya bertindak sebagai objek kegiatan, tetapi juga sebagai pelaku kegiatan. Sementara itu, Tim Pelaksana bertindak sebagai fasilitator dan motivator. Melihat permasalahan yang dihadapi oleh mitra, maka kegiatan yang ditawarkan sebagai solusi adalah (1) memberikan penyuluhan terhadap model-model pembelajaran Bahasa Inggris, khususnya English For Young Learner (EYL) kepada guru-guru agar memiliki pemahaman dan kompetensi yang lengkap terhadap berbagai model pembelajaran English For Young Learner (EYL), (2) memberikan bimbingan/pendampingan terhadap penyusunan dan pengembangan perangkat pembelajaran English For Young Learner (EYL) sehingga dapat digunakan sebagai perangkat yang tepat dalam pelaksanaan pembelajaran Bahasa Inggris English For Young Learner (EYL) terhadap siswa di SD IT Mataram. Hasil kegiatan menunjukan bahwa, seluruh peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan dan menunjukkan ketercapaiannya dalam mengimplementasikan model, metode, dan tips-tips pembelajaran English For Young Learner kedalam perangkat pembelajaran secara lengkap sehingga diharapkan perangkat pembelajaran tersebut dapat digunakan dalam situasi yang sebenarnya (classroom setting).
PENDAMPINGAN DAN PENGARAHAN KONSEP ASPIRASI PENYELESAIAN GURU HONORER KATEGORI II DI DKI JAKARTA
Rahmatulloh Rahmatulloh;
Deni Nasir Ahmad;
Muhammad Arifin
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2021): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (106.019 KB)
|
DOI: 10.29303/jppm.v4i4.3035
Tujuan dari kegiatan Pendampingan dan Pengarahan Konsep Aspirasi Penyelesaian Guru Honorer Kategori II di DKI Jakarta, yaitu : a. Membantu tenaga Guru Honorer untuk mendeskripsikan permasalahan yang dihadapi dalam masalah status kepegawaian di DKI Jakarta.b. Mendampingi tenaga honorer dalam menyusun masukan dan tuntutan aspirasi Tenaga Honorer Kategori II dalam rangka untuk diusulkan dan diakomdasi serta mendapatkan pengakuan/jaminan atas hak-haknya selaku pegawai yang sudah lama mengabdi di lembaga pemerintah atau instansi milik pemerintah. c. Memberikan penyuluhan dan memberikan gambaran arti pentingnya pengkajian aspirasi dalam bentuk masukan konsep-konsep sebagai bahan kajian pada instansi pemerintah daerah terkait, berupa masukan dan informasi penting dalam penyelesaian terhadap aspirasi tenaga honorer K2 di DKI Jakarta.d. Menanamkan arti pentingnya menyampaikan aspirasi guru dilakukan secara dialogis yang bermartabat, terhormat dan demokratis sesuai kaidah norma hukum atau konstitusional. Metode digunakan dalam kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan metode tanya jawab dan diskusi partisipatoris antara peserta sebagaimana kegiatan pendampingan pada umumnya. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah sebagai berikut Pemprov DKI harus mendorong pendataan dalam pengangkatan CPNS dengan memberikan kuota pada Honorer K2 untuk dapat diproses, karena mereka amat berjasa dan sudah lama mengabdi di intansi pemerintah dan rancangan penggajian dan pengangkatan guru honorer K2.
SELF HEALING BAGI PESERTA DIDIK DAN ORANGTUA PADA MASA PANDEMI COVID-19
Eko Perianto
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2021): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2746.178 KB)
|
DOI: 10.29303/jppm.v4i4.3037
Problematika yang muncul di masa pandemi covid-19 sangat beragam yang di jumpai dan dirasakan oleh peserta didik dan orangtua. Salah satu permasalahan yang muncul diantaranya permasalahan berkaitan dengan psikologis. Perasaan tidak menentu, merasa tidak mampu mengikuti pembelajaran dengan baik, membosankan karena sekolah dilaksanakan secara daring dan sebagainya. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran dan pemahaman kepada peserta didik dan orantua dalam menangani permasalahan-permasalah yang muncul di masa pandemic covid-19. Utamanya adalah permasalahan yang berkaitan dengan masalah psikologis yang dihadapi oleh peserta didik dan orangtua. Kegiatan pengabdian melalui daring yang diikuti oleh peserta didik dan orangtua di rumah masing-masing melalui channer online SMP Muhammadiyah 1 Yogyakarta. Melalui self healing peserta didik dan orangtua bisa menyadari bahwa permasalahan psikologis yang sedang dihadapainya dapat di selesaikan oleh dirinya sendiri. Self-healing merupakan sebuah proses untuk menyembuhkan diri dari luka batin (psikologis) yang dimiliki dengan bantuan kekuatan dalam diri sendiri.
PELATIHAN DIGITALIASI MATERI AJAR MENGGUNAKAN FLIPBOOK PDF UNTUK PENINGKATAN KUALITAS BAHAN AJAR PEMBELAJARAN DARING
Andi Ichsan Mahardika;
Nuruddin Wiranda;
Muhammad Arifuddin;
M. Kamal;
Mila Erlina;
Putri Yani
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2021): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (210.855 KB)
|
DOI: 10.29303/jppm.v4i4.3039
Wabah Covid-19 yang menyebabkan kegiatan belajar mengajar yang sebelumnya berjalan normal secara tatap muka berubah menjadi belajar dari rumah (BDR) atau pembelajaran daring. Hal ini tentu memerlukan persiapan dan perencanaan pembelajaran oleh para guru agar proses belajar tetap efektif dan menyenangkan bagi siswa. Hasil wawancara bersama beberapa pengajar di Kabupaten Balangan Provinsi Kalimantan Selatan, terindikasi bahwa pembelajaran yang dilakukan oleh guru hanya sebatas membagian materi menggunakan whatsapp group atau google classroom yang mana materi tersebut berasal dari foto buku ajar dan sumber internet. Guru tidak mengembangkan materi ajar yang mereka miliki untuk pembelajaran daring. Hal ini berdampak pada pembelajaran selama masa pandemiÃÂ tidak maksimal. Pada palatihan digitalisasi materi ajar, guru mengembangkan materi ajar dengan menggunakan flipbook PDF profesional. Metode atau pendekatan yang digunakan dalam kegiatan program PKM meliputi memberikan penjelasan tentang aplikasi flipbook PDF, mengenalkan pengembangan materi ajar menggunakan flipbook PDF, diskusi dan pertukaran informasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa guru sebagai peserta pelatihan telah berupaya aktif memahami materi pelatihan dan implementasi penggunaan aplikasi flipbook PDF dalam pembuatan materi ajar digital. Respon peserta pelatihan pembuatan materi ajar digital untuk seluruh komponen evaluasi memberikan respon sangat positif. Berdasarkan hasil palatihan digitalisasi bahan ajar bagi guru di Kabupaten Balangan diperoleh simpulan bahwa pelatihan dapat meningkatkan pemahaman guru dan kemampuan guru dalam mengembuat materi ajar digital.