cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunung Pati, Semarang, Provinsi Jawa Tengah, 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana
ISSN : -     EISSN : 26866404     DOI : -
Core Subject : Education,
Seminar nasional Pascasarjana merupakan kegiatan rutin yang dilakasanakan oleh Pascasarjana UNNES. Tahun 2018 adalah kali ke 5 pelaksanan yang diselenggarakan oleh Kampus yang telah berubah alamat dari lokasi di Kampus Bendan Ngisor berpindah di Kampus Kelud Utara III Kecamatan Gajahmungkur kota Semarang. Kegiatan akademik ini merupakan kerjasama yang sinergi antar enam Kampus Pascasarjana LPTK di Indonesia.
Articles 830 Documents
Deiksis Pada Teks Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia Dalam Rangka Hut Ke-74 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2019 Dalam Era Presiden Joko Widodo Serta Implikaturnya Terhadap Pembaca Anik Safitri; Tommi Yuniawan; Rustono Rustono
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teks pidato kenegaraan dalam rangka menyambut HUT suatu negara memang sangatlahmenarik untuk dicermati. Dalam teks pidato kenegaraan dalam rangka HUT RI-74 dalam EraPresiden Joko Widodo sangat menarik untuk dicermati. Naskah teks pidato kenegaraan tersebutdalam era Presiden Joko Widodo terdapat deiksis. Deiksis adalah bentuk bahasa baik berupa katamaupun lainnya yang berfungsi tertentu di luar bahasa. Dengan kata lain, sebuah bentuk bahasabias dikatakan bersifat deiksis apabila acuan/rujukan/referennya berpindah-pindah atau bergantiganti pasa siapa yang menjadi pembicara dan bergantung pula pada saat dan tempatdituturkannya kata itu. Jadi, dengan kata lain deiksis merupakan kata-kata yang didak memilikireferen yang tetap. Deiksis dapat mempengaruhi reaksi terhadap pembaca. Dengan kata laindengan pilihan deiksis yang ada di dalam teks pidato kenegaraan akan memberikan implikasikepada pembaca. Tujuan riset ini yakni; (1) mengetahui dan mendeskripsikan bentuk-bentukdeiksis yang digunakan pada Teks Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalamRangka HUT ke-74 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2019 dalam EraPresiden Joko Widodo, (2) mengetahui dan mendeskripsikan pengaruh penggunaan deiksis bagimitra tutur khususnya bagi rakyat Indonesia untuk memajukan bangsa. Pendekatan yangdigunakan dalam riset ini adalah dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Kegiatan riset inimeliputi; (1) pengumpulan data, (2) analisis data, (3) interpretasi data, (4) dirumuskan pada suatusimpulan yang mengacu pada analisis data tersebut. Pendekatan ini memiliki asumsi bahawa intiatau pokok karya berupa teks pidato kenegaraan ada dua; yaitu; (1) menemukan deiksis padatiap kalimat, (2) mengidentifikasi ke dalam macam-macam deiksis, (3) implikasi deiksisterhadap mitra tutur khususnya rakyat Indonesia. Hasil riset pengkaji hanya mengambil deiksisluar tuturan (eksofora), yang meliputi; (1) deiksis persona, (2) deiksis ruang, (3) deiksis waktu.Setelah melakukan penelitian awal ditemukan 119 buah deiksis. Deiksis persona I tunggal (yangsaya) berjumlah 7, deiksis persona I tunggal (saya) berjumlah 9, deiksis persona I jamak (kita)berjumlah 93, deiksis persona II (para) berjumlah 6, deiksis deiksis persona II (saudara-saudara)berjumlah 4, deiksis ruang (ini) berjumlah 6, deiksis ruang (itu) berjumlah 2, deiksis waktu(sekarang ini) 1 buah, deiksis ruang (di situ, kini depan) 3 buah. Impikasi deiksis terhadapmasyarakat Indonesia yaitu; (1) merasa diangkat derajatnya, (2) merasa dihargai, (3)menggerakkan semangat jiwa rakyat Indonesia baik itu pelajar, pemuda, dan pejabat Negara danmasyarakat Indonesia untuk lebih peka terhadap kemajuan jaman. Jaman dapat berubah setiapsaat kita harus mempersiapkan dan mempunyai dalam menghadapi persaingan dunia.
Kewenangan Supervisi Akademik Dalam Perbaikan Pembelajaran Berkelanjutan Kamaludin Kamaludin; Joko Widodo; Eko Handoyo; Ali Masyhar
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh hipotesis terhadap pelaksanaan wewenang supervisordalam rangka supervisi akademik dalam perbaikan pembelajaran berkelanjutan di sekolah dasar.Berdasarkan tujuan dan permasalahan yang diteliti, metode yang digunakan dalam penelitian iniadalah metode penelitian kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai denganAgustus 2020, dengan tempat penelitian di Kabupaten Brebes Provinsi Jawa Tengah. Fokus dalampenelitian ini adalah mendeskripsikan kewenangan supervisoi akademik dalam perbaikanpembelajaran berkelanjutan melalui analisa kesenjangan/gap yang terjadi untuk dicari akarpermasalahannya dan kemudian ditarik kesimpulannya. Teknik observasi, teknik wawancara, danteknik dokumentasi merupakan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini. Hasilpenelitian ini berupa hipotesis bahwa komitmen terhadap tanggungjawab dalam wewenang yangmelekat pada diri supervisor melalui bimbingan berkelanjutan, penjadwalan, dan motivasi denganpendekatan yang berbasis kombinasi antara pendekatan behaviouristik, kognitifistik, sertahumanistik menjadi hal mendasar dan berpengaruh terhadap terciptanya peningkatan kualitaspembelajaran secara berkelanjutan di sekolah dasar demi tercapainya output pembelajaran sesuaidengan standar kompetensi lulusan.
Investigasi Kejadian Luar Biasa Campak Di Kota Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Tahun 2016 Muniroh Muniroh; Abroery Abroery; Widya Hary Cahyati; Sri Ratna Rahayu
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada hari Rabu tanggal 5 Oktober 2016, DKK Banyumas menerima laporan dari petugas puskesmasbahwa terdapat 4 kasus campak klinis pada anak SD X. Berdasarkan laporan tersebut, perlu dilakukanpenyelidikan epidemiologi yang bertujuan untuk mengkonfirmasi adanya KLB dan faktor risikonyasupaya dapat ditanggulangi. Penelitian menggunakan unmatched case control dengan perbandingan 1:1.Kasus adalah orang yang mempunyai gejala: demam dan bercak merah makulopapular diikuti satu/lebihgejala batuk, pilek, dan mata merah yang didukung konfirmasi laboratorium atau mempunyai hubunganepidemiologis dengan kasus konfirmasi dari tanggal 10 Juli-12 November 2016 di Kota Purwokerto.Kontrol adalah orang yang kontak dengan kasus namun tidak mempunyai gejala. Sampel serum dikirimke Balai Laboratorium Kesehatan Yogyakarta untuk pemeriksaan IgM campak. Data dikumpulkan denganwawancara menggunakan kuesioner terstruktur. Data dianalisis menggunakan uji chi kuadrat dan regresilogistik. Terdapat 46 kasus (54,4% perempuan; rentang umur 2-22 tahun; 60,9% anak-anak (5-<12 tahun);91,3% belum pernah sakit campak sebelumnya, dan 78,3% tidak divaksinasi). Jumlah kasus pada anakSD (56,5%), anak PAUD (19,6%), dan menular ke masyarakat (23,9%). Terdapat 3 sampel yang positifIgM campak. Kasus indeks adalah anak PAUD yang tertular saudaranya yang tinggal di luar kota. Kasusindeks menularkan pada saudaranya yang duduk di Sekolah Dasar, kemudian penyakit menyebar di SDX dan PAUD X, serta masyarakat dimana kasus tinggal. Penyebab tingginya anak yang tidak divaksinasiadalah orang tua menolak vaksinasi karena alasan keyakinan agama (78,2%). Efikasi vaksin keseluruhanadalah 70%. Variabel yang mempunyai hubungan bermakna dengan kejadian campak adalah statusvaksinasi (aOR=9,59; 95%CI=3,58-25,72) dan riwayat sakit campak (aOR=3,91; 95%CI=1,01-15,18).Telah terjadi KLB campak dari 10 Juli-12 November 2016 di Kota Purwokerto. Penolakanvaksinasi di masyarakat cukup tinggi. Direkomendasikan untuk dilakukan vaksinasi di sekolah, kampanyevaksin campak, dan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat
Persepsi Masyarakat Suku Batak Toba Terhadap Olahraga Tinju Wanita Pangondian Hotliber Purba
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang dilakasanakan menggunakan metode deskriptif yaitu melakukan survey dengan membagikan angket tertutup terhadap sampel. Banyaknya orang coba atau sampel adalah 68 yang diperloleh dengan teknik proposional random sampling. Hasil data penelitian dari responden dianalisis dengan menggunakan statistik. Alat ukur digunakan untuk mencari bagaiamana persepsi Masyarakat Suku Batak Toba pada Olahraga Tinju wanita di Kelurahan Sidorejo Hilir. Sebelum penelitian dilaksanakan, angket atau instrument terlebih dahulu diuji cobakan untuk mengetahui validitas dan reliabilitas dari tes itu sendiri. Hasil dari uji validitas dan reliabilitas menyimpulkan 31 butir pernyataan yang digunakan dalam penelitian dimana sudah valid dan reiable dari angket dari 40 jumlah angket pernyataan yang diujicobakan.Hasil penelitian menujukkan bahwa dari indikator stimulus atau Masukan, dengan sub indicator olahraga tinju menunjukkan hasil 74.75%, sub indicator manfaat olahraga tinju diperoleh hasil 69.69%. Pada indikator penginderaan, dengan sub indicator lingkungan menunjukkan 69.85%, sub indicator kegiatan latihan menunjukkan 78.06%. Sedangkan indicator tanggapan, dengan sub inidikator Atlet tinju Wanita sebesar 78.45%, sub indicator sarana dan prasarana sebesar 81.32%, sub indicator prestasi olahraga tinju wanita sebesar 73.13%. Sehingga totalnya sebesar 74.87%, sehingga dapat disimpulkan bahwa persepsi masyarakat suku Batak Toba terhadap olahraga tinju wanita di Kelurahan Sidorejo Hilir termasuk pada kategori Tinggi.
Pengembangan Instrumen Penilaian Karakter Mata Pelajaran Matematika Materi Bangun Datar Pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Katholik Berbasis Aplikasi Android Paula Emerentiana; Wahyu Lestari; Yuli Kurniawati Sugiyo Pranoto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karakter adalah cara berpikir dan bertingkah laku yang tidak selaras dan sebagai karakteristik ciri khas berdasarkan masing-masing individu untuk hidup dan bekerja sama baik pada lingkungan keluarga, rakyat, bangsa dan negara. Untuk membangun karakter siswa dalam pembelajaran matematika perlu didukung dengan instrument penilaian yang berkualitas. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasikan karakteristik instrument panilaian karakter dalam pembelajaran matematika siswa kelas V Sekolah Dasar Katholik Yos Sudarso. Penelitian ini dilakukan pada kelas V Sekolah Dasar Katholik Yos Sudarso Maumere. Data dikumpulkan menggunakan observasi dan wawancara bersama guru kelas dan guru mata pelajaran matematika kelas V. Berdasarkan hasil yang dapatkan, pembentukan karakter pada siswa masih minim. Tidak sesuai dengan indikator yang ditentukan, dapat disimpulkan bahwa karakter siswa dalam pembelajaran matematika masih belum berkualitas
Nilai-Nilai Ekologi Pada Agrowisata Sebagai Wujud Pendidikan Konservasi Raras Gistha Rosardi; Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti; Hamdan Tri Atmaja; Juhadi Juhadi
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan lingkungan merupakan isu dan agenda global. Millenium Development Goals (MDGs)dilanjutkan dengan Sustainable Develompment Goals (SDGs) salah satunya membahas mengenai agenda lingkungan dan global warming. Upaya yang dapat dilakukan adalah melalui sebuah edukasi yang konsisten dan berkelanjutan. Pendidikan konservasi merupakan jalan untuk menanamkan dan menyadarkan nilai-nilai ekologi melalui kegiatan agrowisata. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan nilai-nilai ekologi pada Agrowisata dan menganalisis peran agrowisata sebagai wujud Pendidikan Konservasi. Artikel ini merupakan kajian literature dari berbagai artikel jurnal dan buku yang berkaitan dengan ekologi, konservasi serta agrowisata. Hasil kajian dari artikel ini adalah Agrowisata memiliki potensi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pembangunan berkelanjutan. Kegiatan agrowisata dapat menjadi alat untuk pelestarian identitas budaya, untuk lebih mengembangkan masyarakat lokal dan untuk menawarkan alokasi sumber daya yang adil. Integrasi nilai-nilai ekologi pada kegiatan agrowisata diantaranya adalah pengetahuan terhadap Agro (Pertanian, Perkebunan, Peternakan dan Perikanan), Wawasan perlindungan dan pelestarian alam, upaya penghematan dalam penggunaan sumber daya alam dan tindakan menjaga lingkungan serta tidak melakukan pengrusakan. Pendidikan konservasi dapat diintegrasikan pada mata pelajaran IPS dan mata kuliah di Perguruan Tinggi yang berkaitan dengan Pendidikan Lingkungan.
Pernanan Kepemimpinan Kepala PAUD Formal Terhadap Profesionalitas Guru Isriyati Isriyati
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepala sekolah sebagai pimpinan dalam sebuah organisasi yakni lembaga PAUD memiliki perandalam peningkatan profesionalisme guru. Itu dikarenakan peran strategis kepala sekolah dapatmempengaruhi kinerja guru dalam pelaksanaan kegiatan Proses Belajar Mengajar (PBM). PerananKepala PAUD sebagai manajer dalam melakukan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan danpengendalian serta pendayagunaan seluruh sumber sumber pendidikan baik ketenagaan, dana, saranadan prasarana akan sangat mempengaruhi peningkatan kompetensi profesionalitas guru.Kepala sekolah dianggap memiliki kepemimpinan yang baik apabila ia sanggup berfungsi selainsebagai pendidik, tetapi juga manajer, pimpinan, inovator, motivator, penyelia dan administrator yangbaik pula. Peranan Kepemimpinan Kepala Paud terhadap profesionalitas guru akan mempengaruhikualitas pendidikan, karena meningkatkan profesionalitas guru berarti pula meningkatan segala dayadan upaya untuk mengoptimalkan layanan pendidikan dan pengajaran kepada masyarakat
Implementasi Pembelajaran Daring Pada Masa Covid-19 Terhadap Perkembangan Anak Di Sekolah Dasar Hafidzar Noor Iqbala; Woro Sumarni
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah pelaksanaan pembelajaran daring yang di laksanakan pada jenjang sekolah dasar di masa masa covid-19. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data di lakukan dengan wawancara. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Partisipan penelitian berjumlah 15 orang yaitu 5 orang guru sekolah dasar, 5 orang siswa sekolah dasar, dan 5 orang wali siswa yang bersedia menjadi partisipan penelitian. Berdasarkan data penelitian, ditemukan bahwa pembelajaran pada masa covid-19 dapat di lakukan dengan daring maupun luring. Pembelajaran secara daring dilakukan sebagai upaya untuk melaksanakan pembelajaran pada masa pamdemi covid-19. Aplikasi yang digunakan dalam pembelajaran daring diantaranya google form, youtube, zoom, dan whatsapp. Pembelajaran secara daring dianggap menyusahkan bagi guru, orang tua, dan siswa. Hubungan antara guru, orang tua, dan siswa berjalan dengan baik melalui kerjasama selama pembelajaran dan penugasan yang diberikan oleh guru kepada siswa. Proses kegiatan belajar mengajar berjalan efektif dan efisien karena kreatifitas guru dalam merancang pembelajaran. Selain itu, soal-soal yang diberikan guru kepada siswa dapat digunakan sebagai pengganti nilai harian siswa. Adanya pembelajaran daring ini memberikan dampak positif terutama dalam bidang pendidikan dalam mengurangi penyebaran virus Covid-19 .
Sustainabilitas Pendidikan Musik Selama Pandemi Covid-19 Fajry Sub'haan Syah Sinaga
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seluruh bidang pendidikan dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi mengalami pergeseran ekosistem yang disebabkan oleh pandemi Covid-19, salah satunya adalah posisi pendidikan seni sebagai sebuah ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sustainabilitas pendidikan musik sebagai sebuah kesatuan ekosistem seni selama pandemi covid-19. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk melihat bagaimana kaitan pendidikan musik sebagai sebuah ekosistem terkait dengan keberlanjutannya selama pandemi Covid-19. Konsep sustainabilitas digunakan untuk melihat posisi pendidikan musik sebagai sebuah paradigma pendidikan yang turut serta terkena dampak dari pandemi covid-19. Hasil Penelitian Konseptual ini diharapkan dapat memberikan sebuah kesadaran akan pentingnya pendidikan musik sebagai upaya untuk tetap mengasah rasa dan nilai-nilai edukasi bermuatan kearifan lokal sebagai sebuah identitas budaya.
Esensi Pendidikan Musik Berbasis Industri Budaya di Tengah Pandemi Covid-19 Emah Winangsit; Fajry Sub'haan Syah Sinaga
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Musik adalah suatu entitas yang hadir dalam berbagai dimensi kehidupan manusia. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji esensi pendidikan musik berbasis industri budaya di tengah pandemi covid19. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif dengan memfokuskan pelaksanaan pembelajaran daring di tengah kebijakan work from home karena pandemi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa disamping dampak buruk dari pandemi pada saat ini, turut serta memberikan dampak yang positif bagi anak, dalam memanfaatkan teknologi untuk hal-hal yang lebih bermanfaat.Pendidikan musik memuat input dan output yang sama antara ketiga aspek pendidikan: psikomotor, bagaimana keterampilan bermusik dipelajari dan diasah dengan baik, menggunakan metode-metode yang baik dan tepat, kognitif, berkenaan dengan pemahaman teoretis dan fakta-fakta empiris dengan musik itu sendiri, dan afektif merupakan perngolahan rasa yang dikembangkan dengan belajar musik