cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunung Pati, Semarang, Provinsi Jawa Tengah, 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana
ISSN : -     EISSN : 26866404     DOI : -
Core Subject : Education,
Seminar nasional Pascasarjana merupakan kegiatan rutin yang dilakasanakan oleh Pascasarjana UNNES. Tahun 2018 adalah kali ke 5 pelaksanan yang diselenggarakan oleh Kampus yang telah berubah alamat dari lokasi di Kampus Bendan Ngisor berpindah di Kampus Kelud Utara III Kecamatan Gajahmungkur kota Semarang. Kegiatan akademik ini merupakan kerjasama yang sinergi antar enam Kampus Pascasarjana LPTK di Indonesia.
Articles 830 Documents
Proses Berpikir Geometris Mahasiswa dalam Menyelesaikan Masalah Geometri Trimurtini Trimurtini; SB Waluya; YL Sukestiyarno; Iqbal Kharisudin
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

. Masalah geometri masih dianggap sulit oleh mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), padahal materi geometri diajarkan di setiap level pendidikan dari sekolah dasar sampai perguruan tinggi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengetahuan konseptual dan prosedural serta proses berpikir geometris pada mahasiswa PGSD level deduktif dan informal deduktif dalam menyelesaikan masalah geometri. Jenis penelitian yang dilakukan adalah kualitatif, dengan lima orang mahasiswa semester 6 sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan dengan tes awal, tes uraian dan wawancara. Analisis data kualitatif yang digunakan adalah interaktif model menurut Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan tiga mahasiswa berada pada level deduktif memiliki pengetahuan konseptual dan prosedural yang benar, baik dan lengkap. Mahasiswa pada level deduktif mampu menalar dengan baik dari permasalahan geometri yang dihadapi dan menunjukkan proses pemecahan masalah geometri yang runtut dan masuk akal. Sedangkan mahasiswa pada informal deduktif, analisis dan visualisasi menunjukkan berpikir yang rumpang dan proses pemecahan masalah yang kurang terorganisasi. Simpulan penelitian ini adalah mahasiswa level deduktif telah memiliki pengetahuan konseptual dan prosedural dalam geometri yang memadai untuk digunakan dalam menyelesaikan masalah geometri.
Pemahaman Konseptual dan Prosedural Matematis dalam Pembelajaran Kontekstual Sri Solihah; Kartono Kartono; Dwijanto Dwijanto; Scolastika Mariani
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai kemampuan konseptual matematis siswa menyelesaikan masalah kontekstual. Metode penelitian dengan pendekatan kualitatif. Data dianalisis berdasarkan enam indikator kemampuan pemahaman konsep matematis. Hasil penelitian menunjukan bahwa Hampir semua siswa cenderung tidak dapat menyatakan ulang suatu konsep yang telah dipelajari; eberapa siswa mampu menggunakan, memanfaatkan serta memilih prosedur atau operasi tertentu untuk menyelesaikan soal; Hanya siswa yang berkemampuan awal matematis rendah yang belum mampu menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematis; Hampir semua siswa cenderung belum mampu mengembangkan syarat perlu atau syarat cukup dari konsep yang telah dipelajari; dan Hanya siswa yang berkemampuan awal matematis tinggi yang mampu memberikan contoh atau bukan contoh dari suatu konsep; dan Hanya siswa yang berkemampuan awal matematis tinggi yang mampu mengaplikasikan konsep atau algoritma pada pemecahan masalah.
Penerapan Pembelajaran Blended Learning Terhadap Kemampuan Spasial Mahasiswa Henry Suryo Bintoro; Y.L. Sukestiyarno; Mulyono Mulyono; Walid Walid
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan spasial mempunyai peran untuk membantu mengingat, berkomunikasi, memahami, dan bernalar tentang hubungan antar objek yang direpresentasikan dalam ruang. Salah satu usaha untuk memudahkan mahasiswa dalam memahami kemampuan spasial yaitu materi harus dikemas dengan baik dan pembelajaran dilaksanakan secara daring dan luring. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui pengaruh dari penggunaan pembelajaran blended learning terhadap kemampuan spasial mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis eksperimen semu. Metode pengumpulan data dilakukan dengan tes. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah instrumen tes kemampuan spasial. Analisa data yang digunakan adalah independent sample t-test. Uji prasyarat dengan melakukan uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan implementasi pembelajaran blended learning materi geometri menghasilkan kemampuan spasial yang lebih baik daripada pembelajaran konvensional. Hal tersebut dibuktikan dengan kemampuan spasial mahasiswa pada kelas eksperimen dikategorikan tinggi dengan skor rata-rata sebesar 70,93. Sementara pada kelas kontrol lebih rendah dengan rerata skor sebesar 53,79
Tinjauan Pustaka Sistematis Proses Berpikir Kreatif Matematika Lasia Agustina; Zaenuri Zaenuri; Isnarto Isnarto; Dwijanto Dwijanto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses berpikir kreatif matematis merupakan prasyarat dalam pembelajaran matematika yang harus dimiliki oleh siswa, baik di tingkat sekolah dasar hingga tingkat perguruan tinggi. Banyak artikel penelitian yang membahas tentang proses berpikir kreatif matematis. Oleh karena itu, perlu dilakukan tinjauan sistematis terhadap proses berpikir kreatif matematis. Tinjauan ini mensintesis temuan dari penelitian yang ada dari berbagai pendekatan yang digunakan untuk menyelidiki proses berpikir kreatif matematis antara 1998-2021. Diperoleh 23 judul dari hasil penelitian kuantitatif dan kualitatif. Metode penelitian yang dipilih dalam penelitian ini adalah metode SLR (Systematic Literature Review). Pengumpulan data dilakukan dengan mendokumentasikan dan mereview semua artikel yang berkaitan dengan proses berpikir kreatif matematis yang diterbitkan pada periode 1998-2021. Artikel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 23 artikel jurnal nasional terakreditasi dan tidak terakreditasi yang diperoleh dari database Google Scholar dan Scopus. Dalam tinjauan literatur review ini, kami mencoba menyampaikan hal-hal yang mendukung proses berpikir kreatif matematis ke tataran proses berpikir matematis, diantaranya indikator berpikir kreatif fluency, flexibility dan novelty (originality and elaboration) sedangkan tahapan proses berpikir kreatif menurut Wallas terdiri dari persiapan, inkubasi, iluminasi dan verifikasi, serta menurut Osborn terdiri dari menemukan kekeliruan, mencari fakta, menemukan masalah, menemukan ide, menemukan solusi serta penerimaan.
Profil Kemampuan Spasial dari Siswa SMP Tunarungu di SLB Swasta Kota Yogyakarta Ni Kadek Dianita
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada SMP tunarungu, salah satu yang mereka pelajari adalah geometri dua dan tiga dimensi. Untuk memaksimalkan pembelajaran geometri, guru harus dapat mengidentifikasi perbedaan tingkatan kemampuan spasial pada setiap siswa. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kemampuan spasial siswa SMP tunarungu dan mengetahui faktor-faktor yang mengakibatkannya. Subjek dari penelitian ini adalah siswa SMP tunarungu swasta di Yogyakarta. Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan tes, wawancara, dan dokumentasi dengan analisis data berupa triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan siswa berkemampuan spasial rendah kebanyakan memiliki kategori rendah pada semua aspek, akan tetapi ada dua siswa yang memiliki kategori sedang pada spatial perception dan mental rotation. Siswa yang berkemampuan spasial sedang memiliki aspek spatial perception yang tergolong tinggi, aspek mental rotation yang tergolong sedang, dan kedua aspek yang lain yang rendah. Siswa yang berkemampuan spasial tinggi, seluruh aspeknya cenderung sedang ke tinggi. Aspek yang paling rendah adalah aspek disembedding. Aspek disembedding merupakan aspek yang paling kurang dikuasai oleh siswa. Aspek spatial orientation berada pada aspek dua dari bawah untuk aspek yang dikuasai oleh siswa. Aspek mental rotation dan spatial perception berada pada tingkat penguasaan yang hampir sama. Kemudian, kemampuan spasial siswa SMP tunarungu dipengaruhi oleh kemampuan matematis, lingkungan, keadaan sosial-ekonomi, serta kegemaran terhadap olahraga dan seni. Selain itu, faktor pengalaman, aktivitas terdahulu, dan keadaan psikologis seseorang mempengaruhi perbedaan kemampuan spasial juga. Penggunaan media pembelajaran tiga dimensi, model pembelajaran yang berfokus pada kegiatan siswa, dan pelatihan kemampuan spasial merupakan cara-cara untuk meningkatkan kemampuan spasial siswa.
Abstraksi Reflektif Matematis Mahasiswa PGSD Nuhyal Ulia; Stevanus Budi Waluya; Isti Hidayah; Emi Pudjiastuti
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan abstraksi reflektif sebagai kemampuan matematis untuk membantu menyelesaikan masalah matematika yang bersifat abstrak mempunyai indikator mampu menerapkan konsep, mampu membuat hubungan antar konsep untuk membentuk makna baru dan mampu memanipulasi objek abstrak matematika. Melalui penelitian deskriptif kualitatif bertujuan mendeskripsikan profil abstraksi reflektif mahasiswa PGSD. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kemampuan abstraksi reflektif mahasiswa PGSD mahasiswa belum tampak mampu menerapkan konsep dan mampu membuat hubungan antar konsep untuk membentuk makna baru dengan baik meskipun mereka mampu memanipulasi objek abstrak matematika. Sedangkan pada level abstraksi reflektif, mahasiswa sudah menunjukkan karakteristik level rekognisi dan abstraksi struktural namun untuk level representasi dan kesadaran struktural belum banyak muncul. Sehingga perlunya menerapkan apersepsi, scaffolding dan model pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan abstraksi reflektif mahasiswa dan perlunya melaksanakan pembelajaran bermakna dengan strategi pembelajaran student centered agar konsep yang disampaikan dapat dipahami dengan baik.
Systematic Literature Review : Proses Berpikir Aljabar pada Pembelajaran Matematika Arie Purwa Kusuma; Stevanus Budi Waluya; Isti Hidayah; Rochmad Rochmad
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menanggapi kesulitan dalam permasalahan aljabar, banyak studi yang memaparkan tentang berpikir aljabar di tingkat satuan pendidikan sebagai jalan menuju aljabar. Beberapa penelitian menunjukkan kesulitan peserta didik dengan pemikiran aljabar dan tantangan guru dalam menciptakan konteks yang mendukung kemampuan berpikir aljabar. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian literatur tentang berpikir aljabar. Metode penelitian yang dipilih dalam penelitian ini adalah metode SLR (Systematic Literature Review). Pengumpulan data dilakukan dengan mendokumentasi dan mereview semua artikel mengenai berpikir aljabar yang diterbitkan dalam kurun waktu 2015-2021. Artikel menyajikan teori yang didasarkan pada konstruktivis tentang praktik yang saling bergantung yang mendukung kemampuan berpikir aljabar. Artikel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 12 artikel jurnal internasional dan 11 artikel nasional terakreditasi yang diperoleh dari database, Sciencedirect, Google Scholar, Mendeley menggunakan aplikasi Publish or Perish. Berdasarkan penelitian ini didapatkan Effect size tinggi diperoleh pada kategori partisipan tingkat SMP yang berupa penerapan model pembelajaran yang digunakan dalam peningkatan kemampuan berpikir aljabar siswa SMP.
Deskripsi Analisis Kesalahan Siswa dalam Memecahkan Masalah Aljabar berdasarkan NEA Erina Siskawati; Zaenuri Zaenuri; Budi Waluyo; Iwan Junaedi
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal matematika problem solving materi aljabar berdasar Newman Error Analysis (NEA) beserta scaffoldingnya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di MTs Asy-Syifa Balikpapan pada kelas VII. Data hasil tes dijadikan sebagai data awal. Selanjutnya dilakukan wawancara terhadap empat subjek penelitian dan diberi scaffolding bila melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal problem solving materi aljabar Subjek penelitian sebanyak 4 siswa, dua putri (AR dan MMS) dan dua putra (MFS dan MMS). Metode pengambilan data adalah tes dan wawancara. Hasil penelitian adalah kesalahan reading yang dilakukan subjek pada soal nomor empat. Subjek melakukan kesalahan transformasion pada soal nomor satu dan tiga. Kesalahan yang dilakukan subjek pada process skill untuk soal nomor dua. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil analisis bentuk-bentuk kesalahan siswa MTs Asy-Syifa Balikpapan kelas VII dalam menyelesaikan soal problem solving materi Aljabar berdasar Newman Error Analysis (NEA) adalah pada tahapan membaca (reading), yaitu siswa tidak menuliskan yang diketahui dengan benar. Pada tahapan transformasion (pemahaman), subjek salah dalam menuliskan rumus yang akan digunakan dalam menyelesaikan soal. Pada tahap process skill (kemampuan proses) subjek masih melakukan kesalahan yaitu tidak melakukan tahapan matematis, salah dalam memanipulasi variabel atau bilangan, dan mengoperasikan aljabar.
Implementasi untuk Model STEAM (Sains, Technology, Engineering, Art, and Mathematic): Pembelajaran Matematika untuk Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Feylosofia Putri Agry; Kartono Kartono
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dunia pendidikan abad 21 menghendaki pendidikan mempunyai penguasaan di bidang sains, teknologi serta beraneka keterampilan berkomunikasi, berpikir kritis, kreativitas serta kemampuan kolaboratif. Pembelajaran Matematika khususnya di Indonesia pada umumnya belum mengarahkan mahasiswa untuk menguasai keterampilan tersebut. Perkembangan Pembelajaran yang mampu mengintegrasikan Science, Technology, Engineering, Arts and Mathematics melalui Implementasi STEAM dalam pembelajaran abad 21 ini. Pembelajaran STEAM mampu memajukan kemampuan akademis mahasiswa dapat mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari mahasiswa sehingga diharapkan melalui pembelajaran STEAM mampu melatih keterampilan abad 21 pada mahasiswa. Implementasi STEAM dalam Pembelajaran merupakan proses penerapan ide, gagasan, serta konsep yang terkandung dalam meta disiplin pengetahuan dalam sebuah pembelajaran yang diharapkan dapat meningkatkan kemampuan baik dalam aspek kognitif, afektif serta psikomotorik mahasiswa dalam menghadapi kemajuan Teknologi. Penelitian ini dibahas bagaimana implementasi STEAM dalam pembelajaran Abad 21, khususnya pembelajaran Matematika. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan manfaat terkait STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts and Mathematics dan Implementasinya dalam pembelajaran Abad 21 khususnya pembelajaran Matematika di sekolah, baik guru, maupun dosen sebagai pelaku pembelajaran.
Peran Mediasi Self-Efficacy dalam Hubungan Kecerdasan Emosional, Kecemasan Matematis dan Kemampuan Penalaran Statistik Fitrianto Eko Subekti; Y.L. Sukestiyarno; Wardono Wardono; Isnaini Rosyida
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model hubungan kecerdasan emosional, kecemasan matematis, self efficacy dengan kemampuan penalaran statistik. Untuk mendapatkan model hubungan digunakan uji analisis jalur dengan self-efficacy sebagai variabel moderator. Teknik pengambilan data menggunakan angket dan tes. Angket digunakan untuk mendapatkan data kecerdasan emosional, kecemasan matematis, dan self-efficacy. Tes digunakan untuk mendapatkan data kemampuan penalaran statistik. Hasil analisis jalur diperoleh bahwa kecerdasan emosional berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan penalaran statistik baik secara langsung maupun melalui self-efficacy dengan pengaruh total 0,494. Sedangkan kecemasan matematis tidak berpengaruh secara signifikan terhadap self-efficacy maupun terhadap kemampuan penalaran statistik. Perlu pembiasaan aktifitas yang mendorong kecerdasan emosional dan self-efficacy mahasiswa. Harapannya dengan kecerdasan emosional dan self efficacy yang semakin baik akan mendorong kemampuan penalaran statistik.