cover
Contact Name
Aenor Rofek
Contact Email
aenor_rofek@unars.ac.id
Phone
+6281331725275
Journal Mail Official
aenor_rofek@unars.ac.id
Editorial Address
Jalan Tembus lama no.1 kecamatan Panarukan
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
CENDEKIA PENDIDIKAN
ISSN : 29640997     EISSN : 29640997     DOI : 10.36841
Journal Cendekia memiliki focus and scope dalam Kajian dan penelitian di bidang pendidikan, kajian menejemen Sekolah, PTK (penelitian tindakan kelas), dan hasil penelitian di bidang pendidikan dan pengembangan pembelajaran di sekolah SD-SMA.`
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 225 Documents
AI-GENERATED CONTEXTUAL LISTENING MATERIALS EXPLORING TEACHER AND STUDENTS PERCEPTIONS IN EFL CLASSROOMS Mikael Albinus Silitonga; Dedi Irwan; Rahayu Meliasari
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 3 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i3.8445

Abstract

English listening materials in schools frequently lack relevance to students' lives due to resource limitations. This study aims to explore students' and teacher’s perceptions of AI-generated contextual listening materials. Employing a descriptive qualitative design, data were collected through interviews and observations from three ninth-grade students and one English teacher at State Junior High School 1 Sintang, and subsequently analyzed thematically. The findings revealed positive responses from students, as they felt more confident and comprehended the lessons more easily through familiar local content (such as the narrative of Bukit Kelam), effectively reducing their cognitive load. Students also highlighted technical challenges regarding the inconsistent clarity of the AI-generated audio. From the teacher's perspective, AI proved to facilitate the customization of localized materials that are typically difficult to find in conventional resources. However, the teacher emphasized that AI outputs require human editing and collaborative feedback to align with formal pedagogical standards. In conclusion, integrating AI into the Contextual Teaching and Learning (CTL) approach is highly effective for developing culturally relevant materials and enhancing students' learning motivation, provided it is balanced with appropriate instructional design by the teacher
Analisis Penerapan Pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) Pada Mata Pelajaran Matematika Di SDN 3 Tambak Ukir Aprilia Nurma Aziza; Mory Victor Febrianto; Heldie Bramantha
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 2 (2026): Edisi Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i2.6343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) pada mata pelajaran matematika di SDN 3 Tambak Ukir, khususnya di kelas 3, 4, dan 5. Sebelum pelaksanaan penelitian, dilakukan pra-penelitian untuk mengetahui kondisi awal di sekolah, yang menunjukkan bahwa beberapa guru telah menerapkan pendekatan CTL dengan hasil yang cukup positif. Model CTL terbukti efektif dalam meningkatkan keaktifan siswa selama proses pembelajaran matematika. Pendekatan ini melibatkan siswa secara aktif melalui kegiatan seperti diskusi, observasi, pemecahan masalah, dan kerja kelompok, yang terkait langsung dengan kehidupan sehari-hari, seperti menghitung luas dan keliling halaman sekolah atau mengaitkan operasi hitung dengan kegiatan jual beli di pasar. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam partisipasi siswa, rasa percaya diri dalam menyampaikan pendapat, serta kemampuan untuk bekerja sama dalam diskusi kelompok. Guru juga menunjukkan peningkatan kreativitas dalam merancang pembelajaran yang tidak hanya fokus pada materi, tetapi juga mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kerjasama antar siswa. Keberhasilan penerapan pendekatan CTL di SDN 3 Tambak Ukir ini memberikan dampak positif dalam menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan bermakna. Penelitian ini menyarankan agar pendekatan CTL dapat dikembangkan lebih lanjut dan diterapkan di sekolah-sekolah lain sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran matematika.
Keterlibatan Orang Tua Dalam Pengembangan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Kegiatan Menggambar Elok Faiqatun Hikmah; Hani Kholifah; Shovi Yatul Istifadah
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 4 No 4 (2025): Edisi: November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v4i4.8947

Abstract

Keterlibatan orang tua merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung perkembangan motorik halus anak usia dini. Pemberian stimulasi melalui kegiatan menggambar dapat membantu meningkatkan koordinasi mata dan tangan, keterampilan menggunakan alat tulis, serta kreativitas anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk keterlibatan orang tua dalam pengembangan kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun melalui kegiatan menggambar di TK PGRI 10 Cermee Bondowoso. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas guru kelas, orang tua, dan anak usia 5–6 tahun di TK PGRI 10 Cermee Bondowoso. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua dalam pengembangan kemampuan motorik halus anak telah terlaksana dengan baik melalui penyediaan fasilitas menggambar, pendampingan selama kegiatan berlangsung, pemberian motivasi dan apresiasi, serta komunikasi dengan guru mengenai perkembangan anak. Kendala yang ditemukan adalah keterbatasan waktu sebagian orang tua akibat kesibukan pekerjaan sehingga intensitas pendampingan belum optimal. Dengan demikian, keterlibatan orang tua yang dilakukan secara berkelanjutan melalui kerja sama dengan guru mampu memberikan stimulasi yang efektif dalam mendukung perkembangan kemampuan motorik halus anak
Mengurai Praktik Perundungan Di Sekolah Dasar: Peran Dan Strategis Guru Dalam Membangun Sistem Perlindungan Anak Dhina Cahya Rohim; Eko Handoyo; Edi Waluyo
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 2 (2026): Edisi Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i2.8282

Abstract

Perundungan (bullying) di sekolah dasar masih menjadi permasalahan yang memerlukan perhatian serius karena dapat berdampak pada perkembangan sosial dan emosional siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dinamika perundungan serta peran dan strategi guru dalam membangun sistem perlindungan anak. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di MI Muhammadiyah 2 Kudus dengan subjek kepala madrasah, guru, siswa, dan orang tua. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perundungan lebih dominan dalam bentuk verbal dan sosial yang sering muncul dalam interaksi sehari-hari. Guru berperan sebagai pengamat, mediator, dan pendamping dalam menangani situasi tersebut. Strategi yang diterapkan meliputi pendekatan preventif, responsif, dan kuratif, meskipun belum sepenuhnya terintegrasi secara sistematis. Sehingga disimpulkan bahwa penguatan kapasitas guru dan sistem sekolah diperlukan untuk mewujudkan lingkungan belajar yang aman dan ramah anak.
Upaya Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPAS Melalui Project Based Learning (PJBL) Berbasis STEM Pada Siswa Kelas V SD Negeri Tegalyoso Elysa Putri Novitasari; Mahilda Dea Komalasari
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 3 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i3.8756

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS di kelas V Sekolah Dasar Negeri Tegalyoso dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) berbasis STEM. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 27 peserta didik kelas V. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran guru, lembar observasi peserta didik, dan lembar observasi keaktifan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keaktifan peserta didik pada setiap siklus. Pada pra siklus rata rata keaktifan peserta didik sebesar 46,6% dengan kategori rendah. Siklus I meningkat menjadi 74,31% dengan kategori sedang, dan siklus II meningkat menjadi 85,88% dengan kategori tinggi. Observasi guru juga peningkatan dari 82,29% pada siklus I menjadi 94,7% pada isklus II. Sedangkan observasi peseta didik meningkat dari 81,81% pada siklus I menjadi 92,42%. Berdasarkanhasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model Project Based Learning (PjBL) berbasis STEM dapat meninkatkan keaktifan belajar peserta didik pada mata Pelajaran IPAS kelas V SD
EFEKTIFITAS KONSELING REALITAS UNTUK MENGEMBANGKAN POLA PIKIR SISWA DI MADRASAH ALIYAH MIFTAHUL ULUM SUREN Moh. Nasiruddin; Nasruliyah Hikmatul Maghfiroh; Ika Romika Mawaddati
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 3 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i3.9005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas konseling realitas dalam mengembangkan pola pikir siswa di MA Miftahul Ulum Suren. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen melalui desain One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa yang dipilih sebagai sampel penelitian. Instrumen yang digunakan berupa angket pola pikir yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas dengan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,972. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial melalui uji normalitas serta paired sample t-test dengan bantuan IBM SPSS Statistics 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pola pikir siswa meningkat dari 48,95 pada saat pretest menjadi 84,30 pada saat posttest. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai t hitung sebesar 14,805 lebih besar daripada t tabel sebesar 2,063 dengan nilai signifikansi 0,001 (<0,05), sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Selain itu, tingkat peningkatan pola pikir siswa berdasarkan analisis persentase mencapai 70% yang termasuk dalam kategori tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa layanan konseling realitas melalui sistem WDEP efektif dalam membantu siswa mengembangkan pola pikir yang lebih positif, bertanggung jawab, serta memiliki keberanian menghadapi tantangan dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, konseling realitas dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif layanan bimbingan dan konseling dalam mengembangkan growth mindset siswa di lingkungan sekolah.
Menantang asumsi 'Value-Free Technology': Integrasi Digital Ethics dalam Pembelajaran TIK untuk Membentuk Social-Emotional Learning Siswa Sekolah Dasar Muhammad Nur Abdullah
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 2 (2026): Edisi Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i2.8466

Abstract

Kemampuan argumentasi ilmiah merupakan kompetensi esensial dalam pembelajaran IPA Abad 21, namun faktanya masih rendah di kalangan siswa SMP karena pembelajaran yang didominasi ceramah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Project Based Learning (PjBL) terhadap peningkatan kemampuan argumentasi ilmiah siswa kelas VIII pada materi sistem peredaran darah. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian adalah 33 siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Tegaldlimo yang dipilih dengan teknik sampling jenuh. Instrumen yang digunakan adalah tes esai kemampuan argumentasi ilmiah yang mengacu pada indikator claim, evidence, dan warrant dari Toulmin's Argument Pattern. Data dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada rata-rata nilai siswa dari 69,70 (pretest) menjadi 83,33 (posttest). Uji hipotesis menghasilkan nilai Sig. (2-tailed) 0,000 (p<0,05), yang berarti H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model PjBL berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan argumentasi ilmiah siswa. Temuan ini merekomendasikan PjBL sebagai model inovatif untuk mengembangkan keterampilan abad ke-21 di kelas IPA.
HUBUNGAN EFEKTIFITAS KEPEMIMPINAN DEMOKRATIS KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU DAN HASIL BELAJAR SISWA SD PLUS ZAINUDDIN PASEAN PAMEKASAN Fatimatus Zahro; Deden Ismail; Ahmad Husin
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 4 No 4 (2025): Edisi: November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v4i4.8949

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan efektivitas kepemimpinan demokratis kepala sekolah terhadap kinerja guru dan hasil belajar siswa di SD Plus Zainuddin Pasean Pamekasan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Data dikumpulkan melalui angket untuk mengukur efektivitas kepemimpinan demokratis kepala sekolah dan kinerja guru, serta dokumentasi untuk memperoleh data hasil belajar siswa. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Pearson dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas kepemimpinan demokratis kepala sekolah berada pada kategori tinggi, yang tercermin dari penerapan komunikasi terbuka, pelibatan guru dalam pengambilan keputusan, pemberian motivasi, kerja sama yang baik, serta terciptanya iklim kerja yang kondusif. Analisis korelasi menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara efektivitas kepemimpinan demokratis kepala sekolah dengan kinerja guru (r = 0,748; p = 0,000 < 0,05), yang mengindikasikan bahwa semakin efektif kepemimpinan demokratis kepala sekolah, semakin tinggi pula kinerja guru dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran. Selain itu, terdapat hubungan positif dan signifikan antara efektivitas kepemimpinan demokratis kepala sekolah dengan hasil belajar siswa (r = 0,684; p = 0,000 < 0,05), yang menunjukkan bahwa kepemimpinan demokratis turut berkontribusi dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif sehingga mendukung peningkatan hasil belajar siswa. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa efektivitas kepemimpinan demokratis kepala sekolah memiliki hubungan yang kuat dengan peningkatan kinerja guru dan hasil belajar siswa. Kepemimpinan yang menekankan partisipasi, kolaborasi, komunikasi terbuka, dan pemberdayaan guru menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan mutu pendidikan, meskipun kinerja guru dan hasil belajar siswa juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain, seperti kompetensi guru, motivasi kerja, budaya sekolah, dukungan orang tua, karakteristik peserta didik, serta ketersediaan sarana dan prasarana pembelajaran.
Analisis Peran Guru Sebagai Fasilitator Dalam Pembelajaran IPA Di Sekolah Dasar Nurul Setiani; Etin Tiyani; Marvinda Rizki Dita Dirgantara; Uswah Uswah
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 2 (2026): Edisi Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i2.8228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru sebagai fasilitator dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian meliputi guru dan siswa sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, dan diuji keabsahannya melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru sebagai fasilitator telah diterapkan, namun belum maksimal. Hal ini terlihat dari keterbatasan variasi media dan metode pembelajaran serta kecenderungan pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Selain itu, terdapat hambatan berupa keterbatasan sumber informasi, media pembelajaran, dan waktu dalam merancang pembelajaran yang inovatif. Dengan demikian, peran guru sebagai fasilitator perlu ditingkatkan melalui pengembangan kompetensi, pemanfaatan media pembelajaran yang kreatif, serta penggunaan metode yang lebih bervariasi agar pembelajaran IPA menjadi lebih efektif dan bermakna bagi siswa.
ANALISIS PENINGKATAN NILAI-NILAI INTEGRITAS TERHADAP ANTI KORUPSI MELALUI VIDEO PEMBELAJARAN DI SD NEGERI 1 DAWUHAN SITUBONDO Afif Amroellah; Bunga Adelia Pratidina; Micko Adiyansyah Putra
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 3 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i3.8760

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan nilai-nilai integritas terhadap perilaku anti korupsi melalui penggunaan video pembelajaran di SDN 1 Dawuhan. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas V SDN 1 Dawuhan dengan jumlah 22 siswa. Fokus penelitian ini adalah peningkatan nilai integritas siswa yang meliputi kejujuran, tanggung jawab, disiplin, kepedulian, dan sikap adil melalui media video pembelajaran anti korupsi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik ceramah dan tanya jawab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan video pembelajaran mampu meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya perilaku anti korupsi sejak dini. Siswa menjadi lebih memahami nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, serta mulai menerapkan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari di sekolah. Video pembelajaran memberikan pengaruh positif karena siswa lebih tertarik dan mudah memahami materi melalui tampilan audio visual yang menarik. Dengan demikian, penggunaan video pembelajaran dapat menjadi media efektif dalam menanamkan nilai-nilai integritas dan pendidikan anti korupsi pada siswa sekolah dasar.