cover
Contact Name
Aenor Rofek
Contact Email
aenor_rofek@unars.ac.id
Phone
+6281331725275
Journal Mail Official
aenor_rofek@unars.ac.id
Editorial Address
Jalan Tembus lama no.1 kecamatan Panarukan
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
CENDEKIA PENDIDIKAN
ISSN : 29640997     EISSN : 29640997     DOI : 10.36841
Journal Cendekia memiliki focus and scope dalam Kajian dan penelitian di bidang pendidikan, kajian menejemen Sekolah, PTK (penelitian tindakan kelas), dan hasil penelitian di bidang pendidikan dan pengembangan pembelajaran di sekolah SD-SMA.`
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 225 Documents
KEWARGANEGARAAN SOSIAL: KESADARAN SISWA DAN PERAN TEMAN SEBAYA DALAM MENERAPKAN SIKAP TOLERANSI SISWA DI SMPN 15 BANJARMASIN Noor Sanita; Suroto Suroto
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 3 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i3.8559

Abstract

Ketidakmampuan siswa dalam menghargai dan menerima perbedaan akan mempersulit mereka untuk bersosialisasi dengan baik di lingkungannya. Sehingga penelitian ini bertujuan mengkaji secara mendalam berkenan dengan kesadaran siswa untuk bersikap toleransi, peran teman sebaya dalam pembentukannya, serta penerapannya dalam perspektif kewarganegaraan sosial di SMPN 15 Banjarmasin yang menunjukkan rendahnya sikap toleransi siswa di lingkungan sekolah. Pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif digunakan pada penelitian ini karena diperlukan metode yang menggali kedalaman informasi dari sumber data. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui runtutan proses seperti reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan bantuan perangkat lunak Nvivo 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kesadaran siswa dalam menerapkan sikap toleransi tergolong baik yang ditunjukkan melalui kemampuan berkomunikasi, bersosialisasi, berkolaborasi, memahami keberagaman, menghormati perbedaan, serta membantu dan membimbing teman; (2) teman sebaya berperan penting dalam membentuk sikap toleransi siswa melalui interaksi sosial yang mendorong sikap jujur, menghargai, berkompromi, berbagi, membangun kepercayaan, dan bekerja sama; serta (3) penerapan sikap toleransi dalam perspektif kewarganegaraan sosial tercermin melalui perilaku bekerja sama, menghormati, mendengarkan pendapat orang lain, menerima perbedaan, dan tidak memaksakan kehendak. Temuan penelitian menunjukkan kesadaran siswa dan peran teman sebaya saling berkaitan dalam mendukung penerapan nilai-nilai kewarganegaraan sosial di lingkungan sekolah. Kata Kunci: Kewarganegaraan Sosial, Kesadaran Siswa, Teman Sebaya, Toleransi, Siswa SMP.
PERAN GURU PENDIDIKAN PANCASILA DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI BELAJAR SISWA MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL "WHO WHANTS TO BE A MILLIONARE" Mayada Mayada; Nurul Huda
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 3 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i3.8840

Abstract

Mata pelajaran Pendidikan Pancasila perlu untuk didesain menyenangkan agar meningkatkan partisipasi siswa dalam belajar, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi digital untuk gamifikasi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengetahui peran guru Pendidikan Pancasila dalam mengimplementasikan media pembelajaran digital “Who Wants to be a Millionare” dalam rangka meningkatkan partisipasi siswa kelas VII A SMP Negeri 21 Banjarmasin. Digunakan metode kualitatif untuk mengkaji temuan secara mendalam. Data temuan terkumpul melalui observasi langsung aktivitas pembelajaran dengan media digital, wawancara mendalam dengan sumber data, dan studi dokumen yang menguatkan hasil temuan. Data dianalisis dengan memilah data, menyajikannya secara runtut, dan menyimpulkan temuan yang menjawab rumusan. Ditemukan bahwa peran guru pendidikan pancasila dalam menggunakan media pembelajaran digital “Who Whants to be a Millionare” di SMP Negeri 21 Banjarmasin berhasil menjalankan perannya sebagai pendidik dan pembimbing, fasilitator, motivator dan evaluator dalam meningkatkan partisipasi belajar peserta didik. Disarankan pihak sekolah dapat meningkatkan infrastruktur digital secara terencana dan berkelanjutan khususnya dalam hal penyediaan jaringan internet stabil yang saat ini masih menjadi penghambat utama. Penelitian ini menyumbang pengembangan ilmu pengetahuan mengenai media pembelajaran digital dalam meningkatkan partisipasi siswa, serta secara praktis dapat dipertimbangkan untuk menjadi referensi bagi guru untuk menggunakan media belajar digital untuk pembelajaran di kelas.
Strategi Guru Pancasila Dalam Meningkatkan Etika Penggunaan Teknologi Digital Pada Siswa Smk Negeri 1 Banjarmasin Neha Sapitri; Rabiatul Adawiah
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 3 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i3.8587

Abstract

Fenomena yang terjadi pada siswa SMK Negeri 1 Banjarmasin mereka sering bermain hp medsos kurang memahami cara bermedsos yang baik sehingga muncul caci maki, penghinaan, atau membully dan merendahkan orang lain sehingga menyakitkan orang lain saat berkomentar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi guru Pancasila dan kendala yang dihadapi guru Pancasila dalam meningkatkan etika penggunaan teknologi digital pada siswa SMK Negeri 1 Banjarmasin. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Responden penelitian ini adalah guru dan siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan Pendekatan induktif adalah metode paling umum dalam penelitian kualitatif. Hasil penelitian pertama bahwa strategi guru Pendidikan Pancasila dalam meningkatkan etika penggunaan teknologi digital pada siswa SMK Negeri 1 Banjarmasin dengan cara menerapkan model P5 adalah kependekan dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Hal ini digunakan untuk menguatkan karakter dalam beretika bergital dalam menggunakan medsos yang kritis, kreatif, dan mampu menghasilkan karya atau aksi nyata. Kedua kendala yang dihadapi guru Pendidikan Pancasila dalam meningkatkan etika penggunaan teknologi digital kurang interaksi antara sekolah dan orangtua siswa dalam berkoodinasi mengawasi anak agar mereka tidak terjerumus dalam hal hal yang negatif. Guru kurang mengetahuai tentang aplikasi digital sulit menjaga batasan etis saat berinteraksi dengan siswa di media sosial, yang berpotensi memicu bias personal maupun pelanggaran norma. Berdasarkan hasil penelitian bahwa maka disarankan dapat disosialikasikan kepada siswa melalui pengarahan cara bermedsos yang baik dalam semua aplikasi oleh sekolah agar dapat menyadari pentingnya beretika digital.
INTEGRASI AGAMA DAN SAINS PERSPEKTIF M. AMIN ABDULLAH: ANALISIS EPISTEMOLOGIS DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA Rizal Faqihupiddin NST; Nazwa Assyifa; Amril M; Liana Novita
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 3 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i3.9125

Abstract

Integrasi antara agama dan sains menjadi isu krusial dalam pengembangan keilmuan modern, khususnya dalam konteks pendidikan Islam di Indonesia yang masih menghadapi problem dikotomi ilmu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep integrasi agama dan sains dalam perspektif M. Amin Abdullah melalui pendekatan epistemologis, serta mengkaji implikasinya terhadap pengembangan kurikulum pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jenis library research, melalui analisis terhadap karya-karya utama dan literatur relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paradigma integrasi-interkoneksi yang dikembangkan oleh M. Amin Abdullah menawarkan pendekatan transdisipliner yang menghubungkan ilmu agama, ilmu sosial, dan ilmu alam secara dialogis. Paradigma ini berimplikasi pada perlunya rekonstruksi kurikulum pendidikan Islam yang tidak lagi memisahkan ilmu secara dikotomis, melainkan mengintegrasikannya dalam struktur dan proses pembelajaran. Dengan demikian, integrasi agama dan sains dapat menjadi solusi strategis dalam membangun sistem pendidikan Islam yang holistik, kontekstual, dan relevan dengan perkembangan zaman. Kata Kunci: Integrasi Ilmu, Epistemologi, Kurikulum, Pendidikan Islam
PENGARUH PENDEKATAN DEEP LEARNING DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN IPS DI SMP NEGERI 1 BILUHU Sri Citra S. Dunggio; Heldy Vanni Alam; Abdulrahim Maruwae; Radia Hafid; Cristian Polamolo
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 3 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i3.8611

Abstract

This study aims to determine the influence of the Deep Learning approach and Learning Motivation on students' learning outcomes in Social Studies at SMP Negeri 1 Biluhu. This research uses a quantitative method with a correlational approach. The data used are primary data obtained from distributing questionnaires to students in Social Studies at SMP Negeri 1 Biluhu. The population in this study consisted of 83 students, while the sample consisted of 30 respondents. Data analysis techniques used multiple linear regression. The results of this study indicate that the coefficient of determination test yielded an R value of 0.649 and an R Square value of 0.421. This means that the regression model obtained is able to explain that the Deep Learning variable (X1) and Learning Motivation (X2) can influence learning outcomes in Social Studies by 42.1%.
PERSEPSI MAHASISWA PGSD TERHADAP PENERAPAN BLENDED LEARNING MENGGUNAKAN MODEL PROJECT BASED LEARNING BERBASIS EDUCULTURE Saprizal Saprizal; Yantoro Yantoro
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 3 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i3.8505

Abstract

This study aims to describe the perceptions of PGSD students at Universitas Negeri Makassar towards the implementation of blended learning using the Project Based Learning (PjBL) model based on educulture through the Syam-OK platform. Perceptions were measured in four dimensions: ease of use, usefulness, motivation, and barriers. The research used a quantitative descriptive approach with a survey method. A sample of 130 students in semesters 5 and 7 was selected using proportionate stratified random sampling. Data were collected through a 4-point Likert scale questionnaire that had been validated and reliable (Cronbach’s Alpha = 0.89). The results showed an overall mean perception score of 3.38 (very positive category). The usefulness dimension obtained the highest score (3.55), followed by ease of use (3.42), motivation (3.29), and barriers (3.10 – positive category). The main barriers perceived were unstable internet connection and time management difficulties in project completion. This study concludes that PGSD students have very positive perceptions of the blended learning-PjBL model based on educulture, but improvements in network infrastructure and project management assistance are needed. Future research is suggested to examine the effectiveness of the model through experimental designs.
KARAKTER KEWARGANEGARAAN: PERAN LINGKUNGAN KELUARGA DAN TEMAN SEBAYA DALAM MENGUATKAN KARAKTER DISIPLIN SISWA MELALUI PEMBIASAAN BUDAYA 5S DI SMA NEGERI 3 BANJARMASIN Gina Hadia; Suroto Suroto
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 3 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i3.8841

Abstract

Kedisiplinan siswa di SMA Negeri 3 Banjarmasin tampak belum optimal, sehingga pembiasaan budaya 5S yang melibatkan peran lingkungan keluarga dan teman sebaya dipandang penting dalam menguatkannya. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran lingkungan keluarga dan teman sebaya dalam menguatkan karakter disiplin siswa melalui pembiasaan budaya 5S di SMA Negeri 3 Banjarmasin. Metode kualitatif dipakai untuk mengkaji peran keluarga dan teman sebaya secara mendalam. Data dikumpulkan melalui observasi langsung keadaan kedisiplinan siswa, wawancara mendalam untuk mengetahui pengalaman informan terkait peran keluarga dan teman sebaya dalam menguatkan kedisiplinan siswa, dan mendokumentasikan temuan mendukung. Data yang terkumpul direduksi dengan bantuan coding Nvivo 15, kemudian disajikan secara sistematis, dan diberikan kesimpulan yang menjawab masalah. Temuan menunjukkan bahwa peran lingkungan keluarga dalam menguatkan karakter disiplin siswa di SMA Negeri 3 Banjarmasin berada pada kategori baik berdasarkan indikator pola asuh orang tua, teladan disiplin, reward dan punishment, serta pengawasan. Peran teman sebaya juga menunjukkan kategori baik berdasarkan indikator interaksi sosial, konformitas positif, dan dukungan sosial. Peran lingkungan keluarga dan teman sebaya belum berjalan optimal sehingga masih ditemukan masalah kedisiplinan siswa. Disarankan pihak sekolah, lingkungan keluarga (orang tua), dan teman sebaya dapat saling bersinergi dalam menguatkan karakter disiplin siswa agar dapat berada pada kategori sangat baik.
Pengaruh Kompetensi Pedagogik Guru Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Terpadu di SMP Negeri 1 Ponelo Kepulauan Kabupaten Gorontalo Utara Dinda S. Rajak; Melizubaida Mahmud; Sudirman Sudirman; Radia Hafid; Rierind Koniyo
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 3 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i3.8565

Abstract

This research aims to determine the influence of teachers' pedagogical competence on students' learning outcomes in IPS at SMP Negeri 1 Ponelo Kepulauan, Gorontalo Utara Regency. The study employs a quantitative approach with a descriptive survey method. Primary data were obtained through questionnaires distributed to all grade VII and VIII students, resulting in a total sample size of 63 respondents selected using a total sampling technique. Data collection techniques include observation, questionnaires, and documentation. Data analysis was conducted using simple linear regression in IBM SPSS Statistics Version 21 to determine the influence of teachers' pedagogical competence on students' learning outcomes. The research results show a positive and significant influence of teachers' pedagogical competence on students' learning outcomes. The coefficient of determination value of 0.361 indicates that 36.1% of the variability in the learning outcomes of grade VII and VIII students can be explained by the teachers' pedagogical competence in the IPS subject at SMP Negeri 1 Ponelo Kepulauan, Gorontalo Utara Regency. In other words, the greater the teacher's pedagogical competence, the higher the students' academic achievement in IPS. This finding emphasizes the importance of a teacher's ability to plan, implement, and evaluate the learning process effectively, alongside the necessity for other supporting strategies to optimize students' learning outcomes. Meanwhile, the remaining 63.9% is influenced by other factors not examined in this study.
INTEGRASI PERSPEKTIF NORMATIF DAN HISTORIS DALAM KAJIAN KEISLAMAN SERTA IMPLEMENTASINYA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Hikmahtul Azizah; Rizal Aqil Mufadhdhol; Wardahtul Fadhillah; Amril M; Liana Novita
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 3 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i3.9137

Abstract

Kajian Islam di Indonesia masih menghadapi dikotomi antara pendekatan normatif yang bertumpu pada otoritas wahyu dan pendekatan historis yang menekankan konteks sosial-budaya. Artikel ini bertujuan menganalisis konstruksi epistemologis kedua pendekatan, realitas empiris dikotomi di lembaga pendidikan Islam, serta model integrasi yang relevan untuk pengembangan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini menggunakan metode penelitian perpustakaan dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui telaah terhadap literatur ilmiah nasional dan internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dikotomi normatif dan historis bukanlah pertentangan yang tidak dapat dipertemukan, melainkan dua pendekatan yang dapat saling dilengkapi melalui model integratif-interkonektif. Pendekatan maqasidi, hermeneutika kontekstual, dan interkoneksi keilmuan menjadi kerangka metodologis yang efektif untuk membangun kajian Islam yang relevan dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan fondasi normatifnya. Implementasi integrasi tersebut dalam pembelajaran PAI dapat dilakukan melalui kurikulum kontekstual, pembelajaran berbasis masalah sosial, penguatan moderasi beragam, dan pengembangan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Kata Kunci: Kajian Islam Integratif, Pendekatan Normatif, Pendekatan Historis, Pendidikan Agama Islam
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DI SMP NEGERI 1 SUWAWA TENGAH KABUPATEN BONE BOLANGO Suciati, Dani; Sudirman, Sudirman; Halid, Riska Marsanti; Novrita Dama, Maya; Hasiru, Roy
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 3 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i3.8594

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of the Project Based Learning (PjBL) model on the critical thinking skills of students at SMP Negeri 1 Suwawa Tengah. This study employed a quantitative approach with an associative research design. The sample consisted of 35 students from SMP Negeri 1 Suwawa Tengah. Data were collected through questionnaires and documentation methods. The data analysis techniques used in this study included validity testing, reliability testing, data normality testing, t-test (partial test), coefficient of determination test, and simple linear regression analysis. The results of the study indicated that the Project Based Learning (PjBL) model had a significant effect on students' critical thinking skills. The coefficient of determination value of 0.785 showed that 78.5% of the variability in the critical thinking skills of students at SMP Negeri 1 Suwawa Tengah could be explained by the Project Based Learning (PjBL) variable. In other words, the implementation of the Project Based Learning model made a substantial contribution to improving students' critical thinking skills, while the remaining 21.5% was influenced by other factors outside the variables examined in this study.