cover
Contact Name
Ali Rakhman Hakim
Contact Email
alirakhmanhakim@gmail.com
Phone
+6282350203789
Journal Mail Official
cendekiamengabdi@wpcpublisher.com
Editorial Address
Jl. Kelapa Gading RT.01 RW.01, Kota Banjarbaru, 70714, Kalimantan Selatan, Indonesia
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Majalah Cendekia Mengabdi
ISSN : -     EISSN : 2987419X     DOI : -
Majalah Cendekia Mengabdi menerbitkan artikel hasil dari pengabdian kepada masyarakat, pemberdayaan masyarakat, kuliah kerja nyata (KKN), PKL Komunitas, dan bina desa dari semua bidang ilmu.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 162 Documents
Edukasi Bu Manja (Pembuatan Minuman Jahe) Untuk Mengurangi Mual Muntah Pada Ibu Hamil Di Desa Tungkaran Pangeran Kabupaten Tanah Bumbu Istiqamah, Istiqamah; Irawan, Angga; Sa'diah, Siti Halimatus; Ningsih, Rusmiati; Parapean, Hadrianti; Harliyani, Harliyani; Pranciska, Nita; Agustin, Ranike; Al arif, Raudhatul Fitriyah
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 3 No 2 (2025): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v3i2.653

Abstract

Pendahuluan: Gejala mual dan muntah yang biasa terjadi ketika kehamilan trimester pertama dan biasa terjadi ketika pagi hari, sehingga memimbulkan perasaan yang tidak nyaman bagi ibu hamil. Jahe (Zingiber officinale) bisa menjadi alternatif terapi untuk mengatasi mual dan muntah Tujuan: Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi kepada ibu hamil semester I tentang minuman jahe yang bermanfaat untuk mengatasi mual dan muntah. Metode: Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan diskusi. Peserta pengabdian ini adalah ibu hamil trimester I di desa Tungkaran Pangeran Kabupaten Tanah Bumbu. Media yang digunakan untuk edukasi adalah slide powerpoint dan leaflet. Hasil: Kegiatan ini berjalan dengan lancar, ibu hamil juga menjadi lebih mengerti manfaat minuman jahe untuk mengatasi mual dan muntal Simpulan: Minumah jahe dapat digunakan untuk ibu hamil untuk mengatasi mual dan muntah.
Edukasi Kearifan Lokal Jus Buah Naga Untuk Meningkatkan Hemoglobin (HB) Pada Ibu Hamil Di Desa Pindahan Baru Kabupaten Batola Angreini, Maya Laila; Mariana, Frani; Irawan, Angga; Herliani, Lisda; Handayani, Kartika Puspa; Wahdah, Kamelia; Listianingrum, Linda
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 3 No 2 (2025): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v3i2.655

Abstract

Pendahuluan: Anemia pada kehamilan adalah masalah kesehatan global yang dapat meningkatkan morbiditas dan mortalitas ibu dan bayi. Salah satu solusi alami untuk mengatasi anemia adalah dengan mengonsumsi jus buah naga merah yang kaya akan zat besi dan vitamin C. Tujuan: Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi tentang manfaat jus buah naga untuk mencegah dan mengatasi anemia pada ibu hamil di desa Pindahan Baru. Metode: Metode yang digunakan pada kegiatan ini yaitu penyuluhan dan diskusi. Media yang digunakan berupa poster tentang jus buah naga. Materi informasi dari poster yaitu nutrisi dan manfaat dari buah naga. Hasil: Kegiatan edukasi di desa Pindahan Baru berhasil meningkatkan pemahaman ibu hamil tentang pentingnya menjaga kadar hemoglobin yang sehat dan manfaat jus buah naga sebagai solusi alami untuk mengatasi anemia selama kehamilan. Simpulan: Kegiatan edukasi berhasil meningkatkan pemahaman ibu hamil tentang manfaat jus buah naga untuk mengatasi anemia.
Promosi Kesehatan Tentang Pencegahan Malnutrisi Pada Ibu Nifas Melalui Gemar Ikan Gabus Pada Kepercayaan Kalalah Yuliantie, Putri; Irawan, Angga; Aliah, Janatin; Ulfah, Wahidah Noor Aliya; Sartika, Erma; Fransiska, Yona Penia; Safitri, Yeni
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 3 No 2 (2025): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v3i2.660

Abstract

Pendahuluan: ibu nifas memerlukan nutrisi untuk proses penyembuhan luka pasca melahirkan. Selain itu nutrisi diperlukan juga untuk memperlancar ASI. Konsumsi Ikan gabus salah satu cara mencegah malnutrisi dimana ikan gabus kaya akan protein dan albumin, yang penting untuk kesehatan. Albumin membantu pembentukan jaringan sel baru dan regenerasi sel, serta mempercepat penyembuhan luka. Oleh karena itu, pasien disarankan mengonsumsi ikan gabus untuk pemulihan tubuh. Tujuan: Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu melakukan penyuluhan tentang pentingnya memenuhi kebutuhan nutrisi pada masa nifas. Metode: Metode yang digunakan berupa penyuluhan dan diskusi. Media yang digunakan berupa media leaflet. Peserta dari kegiatan adalah Ibu Nifas dan kader kesehatan di Desa Pindahan Baru. Hasil: Kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Pindahan Baru berhasil meningkatkan pengetahuan ibu nifas dan kader tentang nutrisi selama masa nifas, pentingnya ASI Eksklusif, tanda-tanda bahaya, dan edukasi tentang pengolahan ikan gabus. Simpulan: Ibu nifas menjadi mengerti pentingnnya menjaga nutrisi selama masa nifas.
PUWA SIAGA: Puding Waluh Sehat Untuk Generasi Atasi Stunting Dona, Sismeri; Irawan, Angga; Hedralita, Akmal Oktavia; Hidayati, Afrina; Dianti, Dianti; Lestari, Pebriyani; Khatimah, Husnul; Sari, Ratna; Irawati, Widya Lasaufa
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 3 No 2 (2025): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v3i2.681

Abstract

Pendahuluan: Indonesia menghadapi masalah gizi serius seperti stunting dan obesitas, yang berdampak pada kualitas SDM. Stunting dapat dimulai sejak masa kandungan dan terkait dengan gizi remaja hingga kehamilan. Penanggulangan stunting dilakukan melalui promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat, dengan fokus pada 1000 hari pertama kelahiran. Labu kuning, kaya akan nutrisi, digunakan sebagai pangan lokal alternatif untuk meningkatkan status gizi anak. Tujuan: Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya asupan gizi untuk mencegah stunting, memperkenalkan makanan bergizi berbasis labu kuning, dan mengedukasi ibu-ibu tentang cara pembuatan Puding Waluh Sehat sebagai makanan tambahan untuk anak-anak. Metode: Sosialisasi tentang gizi melalui penyuluhan interaktif mencakup: konsep 1.000 hari pertama kehidupan, gizi seimbang, pola makan sehat, diskusi kelompok, pengenalan dan pembuatan puding waluh sehat dengan bahan tambahan bergizi, serta edukasi manfaat pangan lokal dalam pencegahan stunting. Hasil: Kegiatan berhasil meningkatkan pemahaman gizi dan pencegahan stunting, mengajak partisipasi ibu-ibu dalam pembuatan Puding Waluh Sehat, serta edukasi tentang manfaat waluh sebagai bahan lokal untuk mencegah stunting. Simpulan: Program PUWA SIAGA meningkatkan pemahaman gizi dan pencegahan stunting, serta partisipasi masyarakat dalam pembuatan Puding Waluh Sehat untuk mengurangi angka stunting.
Pemberian Edukasi Kesehatan Kepada Masyarakat Di Wilayah Kerja Puskesmas Kalampangan Palangka Raya Putra S, Ravenalla Abdurrahman Al Hakim Sampurna; Lestarisa, Trilianty; Widiarti, Astri; Rahmadina, Aprillia; Mutiasari, Dian; Pasaribu, Gilbert Adimarth Panorangi; Cahyati, Hari; Karunia, Henokh; Hizawati, Hizawati; Salsabila, Ivan; Ramadani, Kesya Kamila; Saloh, Rachel Sarita
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 3 No 2 (2025): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v3i2.690

Abstract

Pendahuluan: Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti diabetes melitus, hipertensi, asam urat (gout), gastritis, serta kondisi kesehatan umum lainnya seperti anemia dalam kehamilan dan masalah ASI dan MPASI serta penyakit menular seperti campak pada anak masih menjadi perhatian di wilayah kerja Puskesmas Kalampangan Palangka Raya. Permasalahan ini diperparah oleh rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pencegahan penyakit. Oleh karena itu, diperlukan intervensi edukasi sebagai upaya preventif berbasis komunitas. Tujuan: Memberikan pengetahuan dan informasi kepada masyarakat mengenai berbagai topik kesehatan untuk meningkatkan pemahaman dan mendorong perilaku hidup sehat di wilayah kerja Puskesmas Kalampangan. Metode: Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan secara tatap muka pada masyarakat umum, ibu hamil, lansia, hingga ibu balita di berbagai posyandu dan fasilitas pelayanan kesehatan. Materi disampaikan dengan metode ceramah dan diskusi interaktif menggunakan media leaflet. Hasil: Kegiatan edukasi berhasil meningkatkan pemahaman peserta terhadap topik-topik kesehatan yang disampaikan. Peserta menunjukkan antusiasme dengan terlibat dalam sesi diskusi dan tanya jawab serta menyampaikan pengalaman pribadi terkait masalah kesehatan. Seluruh kegiatan terlaksana dengan baik dan sesuai tujuan. Simpulan: Edukasi kesehatan merupakan pendekatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penyakit tidak menular dan masalah kesehatan umum lainnya. Penyuluhan yang berkelanjutan dan sesuai karakteristik sasaran sangat penting untuk menciptakan masyarakat yang sadar dan mampu menerapkan perilaku hidup sehat.
Upaya Meningkatkan Kesadaran Dan Pengetahuan Anemia Di Kalangan Pemuda Desa Rancagede Melalui Edukasi Aisha, Dewi; Rohimah, Rohimah; Saputra, Encep Adi; Muslimah, Nihayatul; Rusdiana, Nita
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 3 No 2 (2025): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v3i2.692

Abstract

Pendahuluan: Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat dengan prevalensi tinggi, terutama pada wanita usia subur dan anak-anak. Remaja putri menjadi kelompok berisiko tinggi karena kebutuhan zat gizi yang meningkat serta siklus menstruasi. Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan pemuda Desa Rancagede tentang anemia melalui edukasi interaktif. Metode: Metode pelaksanaan meliputi pra-pelaksanaan, edukasi dengan presentasi visual, sesi tanya jawab, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Sebanyak 28 pemuda berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hasil: Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan peserta, dari sebelumnya 96% dengan kategori cukup dan kurang, menjadi 89% dengan kategori baik dan kategori cukup 11% setelah edukasi. Simpulan: Edukasi berbasis komunitas terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman terkait anemia dan pencegahannya. Namun, untuk mencapai perubahan perilaku jangka panjang, diperlukan tindak lanjut berupa program berkelanjutan, pelatihan kader remaja, serta peningkatan akses terhadap makanan bergizi dan suplementasi zat besi.
Sosialisasi Upaya Meningkatkan Kesadaran Dan Pengetahuan Penyakit Diabetes Di Desa Rancagede Kec. Gunung Kaler Kab. Tangerang Prov. Banten Sanjary, Shylvia Anggun; Aan, Aan; Soleha, Elsa Agustyani Sukma; Basit, Abdul; Rusdiana, Nita
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 3 No 2 (2025): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v3i2.697

Abstract

Pendahuluan: Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa dalam darah akibat gangguan produksi atau fungsi insulin. Penyakit ini menjadi masalah kesehatan global, dengan prevalensi yang terus meningkat setiap tahunnya, termasuk di Indonesia. Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius jika tidak ditangani dengan baik, sehingga edukasi masyarakat mengenai pencegahan dan penanganannya menjadi penting. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Rancagede mengenai penyakit diabetes melitus, faktor risiko, serta upaya pencegahan dan penanganan melalui terapi non-farmakologis. Metode: Kegiatan diawali dengan pretest, dilanjutkan dengan penyuluhan menggunakan metode storytelling dan visual presentasi, serta diakhiri dengan posttest. Materi yang disampaikan meliputi faktor risiko, gejala, dampak, serta strategi penanganan DM. Data pengetahuan diukur menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan rumus persentase. Hasil:  Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan. Sebelum penyuluhan, 24% peserta berada pada kategori pengetahuan baik, 52% cukup, dan 24% kurang. Setelah penyuluhan, 92% peserta mencapai kategori baik dan 8% cukup, tanpa peserta yang berada pada kategori kurang, sehingga mengalami peningkatan pengetahuan yang signifikan. Simpulan: Penyuluhan terbukti efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang diabetes, ditunjukkan oleh peningkatan signifikan hasil post-test. Keberhasilan ini dipengaruhi oleh penyampaian materi yang mudah dipahami dan partisipasi aktif peserta.
Edukasi Makanan Sehat dan Bergizi untuk Siswa Sekolah Dasar Rusdiana, Nita; Hidayah, Isma Ainisa; Puspitasari, Intan; Maharani, Clarisa Xtri; Solehudin, Mohammad
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 3 No 2 (2025): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v3i2.702

Abstract

Makanan sehat dan bergizi sangat penting bagi tumbuh kembang anak usia sekolah dasar. Namun, masih banyak siswa yang terbiasa mengonsumsi makanan yang tidak sehat dan berisiko mengandung bahan berbahaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kegiatan edukasi mengenai makanan sehat dan bergizi terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest, melibatkan 30 siswa dari SDN Kadu Agung 1. Edukasi dilakukan menggunakan media visual, permainan edukatif, dan simulasi pemilahan makanan. Hasil analisis menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari pretest (89) ke posttest (95) dengan nilai p = 0,0485, yang menunjukkan perbedaan signifikan secara statistik. Kesimpulannya, edukasi ini efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa mengenai makanan sehat dan perlu diterapkan secara berkelanjutan di sekolah.
Pemanfaatan Buku Kia Untuk Mencegah Anemia Ja’ranah, Sayyidah; Ningrum, Novalia Widya; Fitriyani, Ida; Yuliana, Fitri
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 3 No 2 (2025): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v3i2.712

Abstract

Pendahuluan: Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada ibu hamil, yang dapat memengaruhi kesehatan ibu dan janin secara signifikan. Buku KIA menjadi alat penting dalam upaya pencegahan anemia karena memungkinkan pencatatan yang sistematis mengenai status gizi dan kesehatan ibu hamil, termasuk pemantauan kadar hemoglobin dan pemberian suplemen zat besi. Tujuan: Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan tentang buku KIA. Metode: Metode yang digunakan adalah penyuluhan tentang manfaat buku KIA. Hasil: Terjadi peningkatan pengetahuan dari peserta terhadap funsi dan manfaat dari buku KIA. Simpulan: Buku KIA memiliki fungsi dan manfaat yang penting bagi ibu.
Edukasi Calon Pengantin Bebas Anemia Rukama, Siti; Ningrum, Novalia Widya; Fitriyani, Ida; Yuliana, Fitri
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 3 No 2 (2025): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v3i2.713

Abstract

Pendahuluan: Kejadian amenia muncul saat seorang kurang memperhatikan konsumsi zat besinya agar dapat menjaga mereka memiliki energi. Penanganan anemia memerlukan pendekatan multidimensi, pendekatan yang menggabungkan kesadaran individu, program penjangkauan masyarakat, dan kolaborasi aktif dengan penyedia layanan kesehatan untuk memastikan pemahaman yang luas dan tindakan pencegahan. Tujuan: Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini untuk memberikan edukasi tentang anemia kepada calon pengantin. Metode: Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan diskusi tanya jawab. Hasil: Hasil yang didapatkan berupa peningkatan pengetahuan dari peserta penyuluhan. Simpulan: Melalui edukasi dapat peningkatkan pengetahuan masyarakat.