cover
Contact Name
Ali Rakhman Hakim
Contact Email
alirakhmanhakim@gmail.com
Phone
+6282350203789
Journal Mail Official
cendekiamengabdi@wpcpublisher.com
Editorial Address
Jl. Kelapa Gading RT.01 RW.01, Kota Banjarbaru, 70714, Kalimantan Selatan, Indonesia
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Majalah Cendekia Mengabdi
ISSN : -     EISSN : 2987419X     DOI : -
Majalah Cendekia Mengabdi menerbitkan artikel hasil dari pengabdian kepada masyarakat, pemberdayaan masyarakat, kuliah kerja nyata (KKN), PKL Komunitas, dan bina desa dari semua bidang ilmu.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 162 Documents
Practice Qualitative Analysis Metabolit Sekunder Bagi Mahasiswa Kehutanan Ardhany, Syahrida Dian; Novaryatiin, Susi; Purnama, Ardiyansyah
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 3 No 1 (2025): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v3i1.608

Abstract

Pendahuluan: Potensi sumber daya alam Kalimantan Tengah terutama tanaman yang mengandung senyawa bioaktif berkhasiat obat, kosmetika sangat melimpah, salah satunya di Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Mungku baru Kalimantan Tengah yang dikelola Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR) berkolaborasi dengan Borneo Nature Foundation (BNF), namun belum banyak diteliti ataupun dimanfaatkan dengan baik. Mahasiswa kehutanan UMPR sangat potensial untuk melakukan penelitian yang berkaitan dengan metabolit sekunder ini untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku obat-obatan yang nantinya dapat ditindaklanjuti dengan berkolaborasi lebih jauh bersama mahasiswa farmasi UMPR. Tujuan: Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memotivasi, meningkatkan pengetahuan maupun skill lebih luas, serta menstimulasi ketertarikan mahasiswa kehutanan UMPR untuk melakukan penelitian terutama dalam hal pengujian kualitatif metabolit sekunder yang berasal dari tanaman. Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan metode ceramah, diskusi dua arah dan praktek secara langsung di laboratorium Fakultas Ilmu Kesehatan UMPR yang kemudian di evaluasi nilai pretest-posttest menggunakan kuisioner via google form dan dilanjutkan dengan pengolahan data secara statistik. Hasil: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dihadiri mahasiswa kehutanan UMPR sebanyak 20 peserta. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test dengan nilai maksimal 100, rata-rata nilai peserta 46 dan 91 dimana terjadi peningkatan yang signifikan yaitu dari 20 peserta terdapat 18 peserta mengalami peningkatan nilai post-test dan 2 peserta dengan nilai yang sama baik pre-test maupun post-test. Nilai pre-test dan post-test ini dianalisis secara statistik (uji Wilcoxon) dengan hasil adanya perbedaan signifikan nilai pretest-posttest (P=0.000). Simpulan: Analisis statistik evaluasi nilai pretest-posttest menunjukkan adanya perbedaan signifikan nilai pretest-posttest (P= 0.000) yang dimaknai bahwa terjadi peningkatan pengetahuan peserta tentang metabolit sekunder pada tanaman dan tata cara uji kualitatifnya.
Edukasi Kesehatan Dan Pendampingan Gizi Untuk Meningkatkan Pengetahuan Dan Keterampilan Tentang Pola Asuh Dan Mengolah Menu Seimbang Bagi Ibu Balita Wasting Di Kelurahan Landasan Ulin Selatan Yanti, Rusmini; Abdurrachim, Rijanti; Sajiman, Sajiman
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 3 No 1 (2025): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v3i1.508

Abstract

Pendahuluan: Wasting merujuk pada balita yang beratnya terlalu rendah untuk ukuran tinggi mereka. Salah satu indikator yang digunakan untuk mengukur wasting pada balita yaitu BB/TB atau BB/PB. Wasting biasanya ditandai dengan kehilangan berat badan yang mendadak karena asupan makanan yang tidak mencukupi atau penyakit akut sehingga meningkatkan risiko kematian pada balita. Balita yang mengalami wasting atau kurus disebabkan karena kejadian tersebut baru terjadi atau berlangsung dalam waktu yang pendek yang sifatnya akut seperti penurunan asupan gizi yang drastis atau menderita penyakit sehingga berat badannya berkurang.   Tujuan: Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi kesehatan dan pendampingan gizi untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tentang pola asuh dan mengolah menu seimbang bagi ibu balita wasting. Metode: Solusi yang dilakukan adalah kegiatan pengabdian masyarakat berupa peningkatan pengetahuan ibu balita melalui penyuluhan, peningkatan keterampilan mengolah menu seimbang melalui demontrasi dan pendampingan gizi melalui asuhan gizi. Kegiatan ini dilakukan oleh dosen-dosen Poltekkes Kemenkes Banjarmasin dibantu oleh beberapa mahassiswa dan pihak puskesmas Liang Anggang. Sasaran dari kegiatan pengabdian nasyarakat ini adalah 20 orang ibu balita wasting di Kelurahan Banjarbaru Selatan. Hasil: Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah terjadinya peningkatan pengetahuan ibu balita wasting dari rata-rata 56,5 menjadi 91,5 pada saat pretest dan postest dan terjadi peningkatan keterampilan ibu dalam mengolah menu seimbang balita dengan penilaian kategori baik untuk aspek penampilan umum makanan, variasi bahan makana, porsi makanan dan kategori baik sekali untuk aspek tekstur makanan sesuai usia balita. Simpulan: Hendaknya dilakukan pendampingan yang berkesinambungan sehingga peningkatan berat badan balita wasting cepat tercapai dan hendaknya ibu balita dengan berat badan yang sudah normal dapat menjadi role model bagi ibu balita lainnya.
Peningkatan Pengetahuan Keluarga Dan Keterampilan Serta Strategi Menurunkan Prevalensi Gizi Kurang Pada Balita Dengan Pemberian Makanan Tambahan Berbasis Pangan Lokal Syainah, Ermina; Nurhamidi, Nurhamidi; Anwar, Rosihan
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 3 No 1 (2025): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v3i1.509

Abstract

Pendahuluan: Malnutrisi atau gizi kurang merupakan status kondisi seseorang yang kekurangan nutrisi, atau nutrisinya di bawah rata-rata. Malnutrisi disebabkan oleh asupan nutrisi yang kurang dan tidak tepat, kurangnya pengetahuan orang tua tentang nutrisi pada anak. Pengaturan pengelolaan pemberian makanan tambahan bagi balita gizi kurang dan ibu hamil kurang energi kronis ini adalah sebagai acuan bagi tenaga kesehatan dan pemangku kepentingan terkait dalam pengelolaan pemberian makanan tambahan bagi balita gizi kurang dan ibu hamil kurang energi kronis. Permasalahan gizi perlu mendapatkan perhatian yang serius demi kelangsungan hidup anak balita yang pada akhirnya berpengaruh pula pada kelangsungan hidup bangsa karena gizi berkontribusi besar terhadap peningkatan sumber daya manusia. Desa Lok Baintan memiliki keunggulan spesifik dalam bidang budidaya hasil perikanan, petani, pencari ikan, pedagang hasil pertanian namun belum mampu mengembangkan secara maksimal keunggulan tersebut untuk dijadikan sebagai sumber penghasilan pendapatan. Tujuan: Peningkatan pengetahuan keluarga dan keterampilan serta strategi menurunkan prevalensi gizi kurang pada balita dengan pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal . Metode: Pelaksanaan kegiatan dilakukan  dengan pendekatan partisipatif. Metode penyampaian melalui pendekatan adragogi sehingga diharapkan terjadi interaksi yang intensif antara peserta dengan tim  pelaksana, diskusi kelompok fokus, pendidikan dan pelatihan, dan keterampilan. Hasil: Peningkatan pengetahuan, keterampilan memasak, penurunan prevalensi gizi kurang dan peningkatan kemandirian. Simpulan: Program PMT berbasis pangan lokal terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga serta menurunkan prevalensi gizi kurang pada balita. Pendekatan berbasis komunitas yang melibatkan semua pemangku kepentingan sangat krusial untuk mencapai keberhasilan jangka panjang dalam perbaikan gizi.
Edukasi Dan Pelatihan Pengolahan MP-ASI Berbahan Pangan Lokal Pada Kader Untuk Mencegah Stunting (Kelurahan Landasan Ulin Tengah) Aprianti, Aprianti; Hariati, Niken Widyastuti; Farhat, Yasir
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 3 No 1 (2025): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v3i1.510

Abstract

Pendahuluan: Stunting masih menjadi permasalahan gizi kronis yang berdampak signifikan pada kesehatan anak-anak di Indonesia, khususnya di Kalimantan Selatan. Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) berbahan pangan lokal yang tepat dapat menjadi salah satu strategi pencegahan stunting pada anak usia dini. Tujuan: Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu di Kelurahan Landasan Ulin Tengah tentang pengolahan MP-ASI berbasis pangan lokal. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada bulan Juni hingga Juli 2024, melibatkan 27 kader posyandu. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan tentang pemilihan bahan dan pengolahan MP-ASI serta demo masak. Hasil: Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan pada kader, di mana kader dengan pengetahuan baik meningkat dari 29,63% sebelum pelatihan menjadi 62,96% setelah pelatihan. Program ini terbukti efektif dalam memperkuat peran kader posyandu dalam pencegahan stunting melalui edukasi berbasis pangan lokal. Simpulan: Pelatihan berkala dan kolaborasi dengan puskesmas disarankan untuk menjaga keberlanjutan program ini.
Implementasi PERMA No. 7 Tahun 2015 Dalam Meningkatkan Efisiensi Administrasi Peradilan (Studi Di Kepaniteraan Muda Pidana Pengadilan Negeri Banjarmasin) Kristina, Maria; Oktarina, Vivin Ermia Sarinari Yopan; Adiyati, Noor; Aditya, Muhammad; Bintang, Muhammad Audya; Aini, Muhammad Noor; Sulaiman, Muhammad; Setiarno, Muhammad Luthfi; Habibie, Ramadhani Alfin; Amin, Muhammad
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 3 No 1 (2025): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v3i1.610

Abstract

Pendahuluan: Mahkamah Agung menerbitkan Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) No. 7 Tahun 2015 guna meningkatkan profesionalisme dan efektivitas administrasi peradilan, khususnya dalam kepaniteraan pidana. Pengadilan Negeri Banjarmasin sebagai salah satu lembaga peradilan menerapkan regulasi ini untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas administrasi perkara pidana. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi PERMA No. 7 Tahun 2015 dalam kepaniteraan muda pidana di Pengadilan Negeri Banjarmasin serta mengidentifikasi kendala dan solusi dalam penerapannya. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis dan service learning. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara dengan panitera muda pidana serta studi dokumen terkait regulasi tersebut. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PERMA No. 7 Tahun 2015 di PN Banjarmasin telah meningkatkan efisiensi administrasi peradilan melalui sistem E-Berpadu dan SIPP. Simpulan: Namun, kendala seperti gangguan jaringan dan keterbatasan SDM masih menjadi tantangan, seajalan dengan hal tersebut maka diadakannya upaya perbaikan dilakukan dengan menyediakan generator cadangan serta hal lainnya, selain itu, Pengadilan Negeri Banjarmasin juga menyediakan berbagai inovasi pelayanan yang tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat.
Hubungan Pengetahuan Remaja Dan Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe Dengan Kejadian Anemia Di Mts. Nurul Iman Sekincau Kabupaten Lampung Barat Tahun 2024 Zakiyyah, Nurul; Rahayu, Sri; Wulandari, Ririn; Utami, Iis Tri
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 3 No 1 (2025): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v3i1.658

Abstract

Pendahuluan: Anemia disebabkan oleh kurangnya sel darah merah, dan remaja putri termasuk salah satu kelompok yang rawan menderita anemia. Selain karena mereka rentan mengalami malnutrisi hal ini juga disebabkan karena mereka mengalami menstruasi sehingga membutuhkan asupan Fe. Penyebab anemia pada umumnya adalah kekurangan gizi khususnya kekurangan zat besi. Perubahan gaya hidup dan kebiasaan pangan menuntut penyesuaian asupan energi dan zat gizi. Menurut survei yang dilakukan di MTs. Nurul Iman Sekincau Kabupaten Lampung Barat pada tahun 2024 dari 10 siswi SMP diketahui sebanyak 4 (40%) siswi mengalami anemia. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah diketahui hubungan pengetahuan remaja dan kepatuhan konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia di MTs. Nurul Iman Sekincau Kabupaten Lampung Barat tahun 2024. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswi remaja putri kelas IX dengan sampel yang digunakan sebanyak 51 responden (total sampling). Penelitian telah dilaksanakan di MTs. Nurul Iman Sekincau Kabupaten Lampung Barat pada bulan Agustus tahun 2024. Pengumpulan data menggunakan cek Hb dan lembar kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat (uji chi square). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 26 (51,0%) responden tidak mengalami kejadian anemia, sebanyak 27 (52,9%) responden memiliki pengetahuan baik, sebanyak 30 (58,8%) responden tidak patuh mengkonsumsi tablet Fe. Ada hubungan pengetahuan (p-value = 0,017), kepatuhan konsumsi tablet Fe (0,000) dengan kejadian anemia di MTs. Nurul Iman Sekincau Kabupaten Lampung Barat tahun 2024. Simpulan: Saran bagi tenaga kesehatan agar dapat memberikan penyuluhan tentang anemia dan pentingnya konsumsi tablet Fe. Kolaborasi dengan guru terkait pemberian konsumsi tablet Fe juga diperlukan secara teratur.
Asuhan Keperawatan Resiko Hipovolemia Pada Pasien Diare Dengan Penerapan Teknik Akupresur Di Ruang Anak RSUD Pringsewu Tahun 2024 Antia; Palupi, Rini; Kameliawati, Feri
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 3 No 1 (2025): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v3i1.659

Abstract

Pendahuluan: Diare merupakan suatu kondisi peningkatan frekuensi buang air besar tidak normal yaitu lebih dari tiga kali sehari dengan konsistensi tinja lunak sampai cair dari biasanya sebagai akibat dari terjadinya proses peradangan atau implamasi pada lambung atau usus. Tujuan:Tujuan penulisan ini adalah diketahuinya penerapan akupresure dengan asuhan keperawatan Resiko Hipovolemia pada pasien diare. Metode: Jenis penelitian ini merupakan Asuhan Keperawatan Komprehensif dengan menggunakan metode Case Study. Tindakan yang dipilih yaitu penerapan Teknik akupresure untuk meredakan pasien diare. Subjek asuhan pada karya ilmiah akhir ini adalah pasien dengan kategori anak-anak yang mengalami diagnosa medis diare berjumlah 1 orang di ruang anak RSUD Pringsewu. Tindakan atau intervensi utama yang akan diberikan kepada responden adalah penerapan Teknik akupresure pada diare di ruang anak RSUD Pringsewu. Hasil: Hasil penelitian ini pada kasus An. N dengan diare datang kerumah sakit karena BAB encer, frekuensi lebih dari 7 kali dalam sehari, muntah, demam tinggi, dan BAB berlendir, anus dan daerah sekitar menjadi lecet, nafsu makan berkurang, anak menjadi gelisah, dan rewel. An. N mengalami penurunan berat badan. Simpulan:Diharapkan perawat memberikan intervensi keperawatan non farmakologi penerapan Teknik akupresure yang mengalami masalah keperawatan resiko hipovolemia pada pasien diare yang ada di ruang anak RSUD Pringsewu.
Pengobatan Hipertensi Dengan Menggunakan Jelly Semangka Tasalim, Rian; Mahmudah, Rifa’atul; Riduansyah, Muhammad; Rahim, Aulia; Nabila, Azzahra; Nastasya, Difa; Fatmawati, Fatmawati; Azura, Muhammad Syawal; Yamani, Namira Talitha; Nazmi, Nurlina; Sarinda, Sarinda; Anisa, Serli; Nada, Yasyiefa
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 3 No 2 (2025): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v3i2.456

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang signifikan dengan prevalensi yang terus meningkat, terutama di negara berkembang. Pengobatan hipertensi secara konvensional sering kali disertai efek samping, sehingga diperlukan alternatif yang lebih alami. Semangka (Citrullus lanatus) dikenal memiliki kandungan sitrulin yang dapat membantu menurunkan tekanan darah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas Jelly semangka dalam menurunkan tekanan darah pada lansia. Metode: Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan dengan metode partisipatif, melibatkan lansia di yayasan Banjarmasin. Kegiatan meliputi edukasi tentang manfaat semangka, pelatihan pembuatan jelly semangka, dan pemantauan rutin tekanan darah peserta selama 30 hari. Data yang dikumpulkan dianalisis untuk mengevaluasi perubahan tekanan darah dan respons terhadap konsumsi Jelly semangka. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa 70% peserta mengalami penurunan tekanan darah yang signifikan setelah konsumsi Jelly semangka selama 30 hari. Pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah semangka juga meningkat, yang diiringi dengan perubahan perilaku dalam mengelola tekanan darah secara lebih alami. Simpulan: Program PKM ini berhasil menunjukkan bahwa Jelly semangka dapat menjadi alternatif alami yang efektif dalam menurunkan tekanan darah. Edukasi dan pelatihan yang diberikan juga meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola kesehatan mereka secara mandiri.
Penyuluhan Kesehatan Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Di Puskesmas Haur Gading Lestari, Yayuk Puji; Arbainah, Arbainah; Astuti, Erma Yuli; Hasni, Juniarti; Rochaida, Try; Hartati, Yeni
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 3 No 2 (2025): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v3i2.642

Abstract

Pendahuluan: Tanda-tanda bahaya kehamilan adalah indikasi risiko yang mungkin terjadi selama kehamilan atau masa antenatal, yang perlu segera ditangani untuk mencegah akibat yang serius. Tujuan: Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu hamil tentang identifikasi tanda-tanda bahaya selama kehamilan. Metode: Kegiatan ini dilaksanakan dengan memberikan penyuluhan melalui leaflet kepada ibu hamil. Kegiatan tersebut berlangsung di Puskesmas Haur Gading Kabupaten Hulu Sungai Utara. Materi yang disampaikan mencakup informasi mengenai tanda-tanda bahaya kehamilan. Hasil: Hasil dari kegiatan pengabdian yaitu para ibu hamil menjadi lebih mengerti tentang tanda bahaya pada kehamilan. Simpulan: Kesimpulan dari kegiatan ini yaitu para ibu hamil jadi lebih peduli terhadap kesehatannya.
Sosialisasi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Dalam Rangka Pencegahan Stunting Tambun, Madschen Sia Mei Ol Siska Selvija Tambun; Irawan, Angga; Aan, Wiliiam; Rosyada, Amrina; Andini, Meliana; Fatimah, Siti; Marisa, Marisa; Sari, Rika Purnama; Situmorang, Anggita Mifrenda; Jesinta, Fetrina; Saputri, Rizki Aprilia; Sari, Yuniar Pusvita
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 3 No 2 (2025): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v3i2.647

Abstract

Pendahuluan: Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Kondisi ini dapat menghambat potensi anak secara optimal, baik dari segi kesehatan, pendidikan, maupun produktivitas masa depan. Tujuan: Tujuan dari Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas penyuluhan gizi dalam meningkatkan pengetahuan ibu-ibu di Desa Sungai Batang mengenai pencegahan stunting melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis nugget ikan patin dan tempe. Metode: Metode yang digunakan adalah metode ceramah dan diskusi tanya jawab. Peserta diberi edukasi melalui ceramah, demonstrasi, dan distribusi leaflet. Kegiatan pengabdian ini melibatkan kader posyandu dan ibu-ibu yang memiliki anak balita. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan terkait stunting. Hasil:    Hasil pre-test menunjukkan 40% peserta memiliki pengetahuan rendah tentang pemberian makanan tambahan bergizi. Setelah adanya pemberian edukasi, dari hasil post-test menunjukkan peningkatan signifikan yang mana 85% peserta memahami manfaat protein dari ikan patin dan tempe, serta 90% peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam praktik pembuatan nugget. Simpulan: Pada kegiatan pengabdian ini dapat disimpulkan bahwa peserta yang terdiri dari ibu-ibu, kader posyandu dan juga perangkat desa telah mengetahui pentingnya pengetahuan pencegahan stunting dan juga pemberian makanan tambahan. Dengan adanya kegiatan pengabdian ini, edukasi gizi berbasis ceramah dan demonstrasi terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan mendorong perubahan perilaku positif terkait pola pemberian makanan kepada anak.