cover
Contact Name
Rani Rubiyanti
Contact Email
rani.rubiyanti@dosen.poltekkestasikmalaya.ac.id
Phone
+6285317157670
Journal Mail Official
jurnal.emass@poltekkestasikmalaya.ac.id
Editorial Address
Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3KM) Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Gedung Direkorat Lt.2 Jl.Cilolohan No.35, Kel.Kahuripan, Kec.Tawang Kota Tasikmalaya 46115 INDONESIA
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS)
ISSN : 26560364     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.37160/emass.v5i1
Core Subject : Health,
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) merupakan jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dengan nomor ISSN online : 2656-0364 yang diterbitkan oleh Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya untuk dapat mempublikasikan hasil Pengabdian kepada Masyarakat dari bidang keilmuan meliputi : Keperawatan, Kebidanan, Keperawatan Gigi, Gizi, Rekam medis, Farmasi dan Kesehatan Masyarakat serta bidang kesehatan lainnya
Articles 104 Documents
UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN KADER DALAM PENDAMPINGAN WANITA USIA SUBUR (WUS) UNTUK MELAKUKAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI SADARI MELALUI BUKU PEGANGAN KADER (BUPEKA SADARI) DI WILAYAH PUSKESMAS TAMANSARI KOTA TASIKMALAYA Sariestya Rismawati; Yulia Herliani
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2022): Juli
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.271 KB) | DOI: 10.37160/emass.v4i2.31

Abstract

Pendahuluan : Kanker payudara merupakan kanker yang paling banyak dialami oleh perempuan dan juga merupakan salah satu penyebab utama kematian yang diakibatkan oleh kanker pada perempuan di seluruh dunia. Setiap 2 dari 10.000 perempuan di dunia diperkirakan akan mengalami kanker payudara setiap tahunnya. Prevalensi kanker di Indonesia pada tahun 2018 adalah 1,79 per 1000 penduduk dan Provinsi Jawa Barat tahun 2019, 594 kasus kanker payudara, 47 orang diantaranya tercatat dari Kota Tasikmalaya. Deteksi dini kanker payudara dapat dilakukan dengan teknik SADARI. Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dapat dilakukan oleh wanita setelah berusia 20 tahun. Untuk dapat meningkatkan kemampuan wanita dalam melakukan SADARI, diperlukan kader kesehatan sebagai orang yang dianggap paling dekat dengan masyarakat. Oleh karena itu, kader kesehatan-pun perlu dibekali kemampuan dalam pemberian informasi tentang kanker payudara dan SADARI yang diberikan dengan media buku panduan kader. Metode : Pelaksanaan kegiatan Pengabdian Masyarakat dilaksanakan dengan melakukan pendampingan pada kader kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan tentang kanker payudara dan teknik SADARI dengnan menggunakan media Buku Pegangan Kader yang memuat materi tentang kanker payudara dan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI). Tujuan : meningkatkan pengetahuan kader tentang kanker payudara dan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Manfaat : Setelah kegiatan pengabdian masyarakat selesai, diharapkan kader kesehatan dapat memberikan informasi mengenai kanker payudaran dan teknik pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada Wanita Usia Subur. Pelaksanaan : Pelaksanaan program kegiatan ini melalui tahap persiapan kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan kegiatan, evaluasi kegiatan, dan pembuatan laporan. Sasaran : Sasaran kegiatan ini ditentukan sesuai tujuan yaitu Kader Kesehatan dan Wanita Usia Subur.Waktu dan tempat : Pelaksanaan kegiatan dilakukan selama 5 (lima) bulan yaitu pada bulan Mei sampai dengan bulan September 2021. Tempat kegiatan dilakukan di Kelurahan Sukahurip Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya.
EDUKASI PENTINGNYA MENGKONSUMSI PROBIOTIK SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN TERJADINYA DYSBIOSIS DI KELURAHAN SETIARATU KOTA TASIKMALAYA Nunung Yulia; Shandra Isasi Sutiswa; Irvan Herdiana
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.819 KB) | DOI: 10.37160/emass.v5i1.38

Abstract

Dysbiosis is a condition where there is an imbalance in the number of microorganisms in the human digestive tract. Basically, in normal conditions, colonies of microorganisms tend to act as normal flora that helps the process of nutrition digestion and maintain the immune system. However, when the number of colonies increases significantly, the body will begin to experience various diseases symptoms. The occurrence of dysbiosis in the end will be able to cause systemic abnormalities, such as interference with the absorption of nutrients that potentially cause metabolic abnormalities. Probiotics are live microorganisms which when administered in appropriate doses will benefit the health of the host. The ability of probiotics in symbiosis with microorganisms that exist in the intestine can suppress the growth rate of harmful bacteria (pathogens), and in the end will be able to improve the immune system. Setiaratu area is an area that borders the location of Tasikmalaya Ministry of Health Poltekkes. In this community service, outreach activities and creation of leaflets about the importance of probiotics consumption as an effort to prevent the occurrence of dysbiosis has been conducted in the district of Setiaratu. This community service was carried out in conjunction with Community Service Program of Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya. After this PKM activity, it is hoped that the public can be expected to increase knowledge about dysbiosis and the use of probiotics to prevent and curative dysbiosis, especially in Setiaratu area.
PENDEKATAN NON FARMAKOLOGI PSIKOTERAPI DAN WALKING TANDEM SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN TINGKAT DEPRESI LANJUT USIA DI MASYARAKAT Hartati Hartati; Handoyo; Widjijati; Herry Prasetyo
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.877 KB) | DOI: 10.37160/emass.v5i1.64

Abstract

ABSTRAK Depresi yang sering dialami oleh lanjut usia perlu mendapatkan penanganan yang cepat, tepat dan terstruktur dari support system yang ada dari lingkungan terdekat. Keluarga, komunitas lansia dan kader kesehatan lansia di masyarakat harus memiliki kemampuan dasar untuk mengatasi stres dengan pendekatan non farmakologi. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah lansia, keluarga dan kader kesehatan mampu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam menangani depresi secara mandiri. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertempat di Balai Desa Mersi Purwokerto Timur selama 3 bulan. Metode pelaksanaan kegiatan pengabmas dilakukan melalui pemberian pelatihan atau edukasi tentang depresi dan demonstrasi teknik jalan tandem (Walking Tandem). Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, pendampingan dan monitoring. Evaluasi pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan melibatkan kader dan mahasiswa melalui soal pre dan post test. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah terjadi peningkatan tingkat pengetahuan yaitu dari rata-rata nilai pretest 50,92 menjadi rata-rata 83.38. Kata Kunci: Lansia, Depresi, Jalan Tandem
PENYULUHAN PENGOLAHAN PANGAN SEHAT DAN AMAN BAGI PEDAGANG KAKI LIMA DI ERA COVID 19 Ima Karimah; Dina Setiawati; Naning Hadiningsih
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.595 KB) | DOI: 10.37160/emass.v5i1.68

Abstract

Para pedagang atau penjual makanan khususnya yang memproduksi makanan dengan cara diolah sendiri oleh penjual harus memperhatikan pengolahan yang aman, khususnya dalam masa pandemi ini. Higiene dan sanitasi makanan harus sangat diperhatikan agar tidak menimbulkan masalah kesehatan baru akibat konsumsi makanan yang tidak aman. Hasil studi menunjukkan masih rendahnya praktek higiene sanitasi para pedagang khususnya di Kota Tasikmalaya. Hal ini menjadi dasar pentingnya dilakukan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk memberikan penyuluhan atau mensosialisasikan pedoman pengolahan pangan yang sehat dan aman kepada para pedagang kaki lima di masa covid 19. Kegiatan pengabmas ini dilaksanakan pada bulan Agustus-Oktober 2022. Terdiri dari dua tahap yaitu Focus Group Discussion (FGD) termasuk penyusunan pedoman cara produksi pangan yang baik oleh tim pengabdi, dan kegiatan penyuluhan atau sosialisasi pedoman cara produksi pangan yang baik kepada para pedagang kaki lima yang diawali dengan pre test dan diakhiri dengan post tes. Hasil yang didapatkan setelah dilakukan penyuluhan atau sosialisasi pedoman pangan yang aman dan baik adalah sebesar 57.1% pengetahuan gizi pedagang meningkat, pengetahuan yang tetap sebanyak 38.1% dan pengetahuan yang mengalami penurunan 4.8%. Kekurangan dan kendala yang dirasakan selama kegiatan penyuluhan adalah penyuluhan dilakukan di lokasi berdagang, sehingga konsentrasi pedagang terhadap materi penyuluhan yang disampaikan tidak optimal. Selanjutnya kegiatan penyuluhan ini bisa dilakukan secara rutin kepada pedagang agar bisa menerapkan pengolahan pangan yang sehat dan aman secara terus menerus.
EDUKASI PERUBAHAN IKLIM UNTUK MENAMBAH PEMAHAMAN TENTANG KONDISI IKLIM SAAT INI Rindha Mareta Kusumawati; Mu’mining; Kartina Wulandari; Apriyani; Suwignyo
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.492 KB)

Abstract

Iklim merupakan salah satu faktor utama dalam proses kehidupan makhluk hidup di bumi, baik bagi tumbuhan, hewan, dan bahkan manusia. Seiring berkembangnya zaman, iklim di bumi ini semakin berubah yang disebabkan oleh beberapa faktor utama dari perubahan iklim. Aktivitas manusia merupakan faktor utama perubahan iklim, banyak aktivitas manusia yang mungkin tidak di sadari dapat menyebabkan perubahan iklim di bumi. Berdasarkan hasil Observasi di Lapangan yang dilakukan oleh Mahasiswa KKN, ditemukan bahwa ternyata masih banyak warga Kelurahan Sungai Siring yang kurang memahami tentang kondisi iklim saat ini. Oleh sebab itu mahasiswa memberi edukasi tentang perubahan iklim agar masyarakat memahami seperti apa kondisi iklim saat ini. Sebelum melaksanaan Program Kerja, mahasiswa melakukan Advokasi terlebih dahulu kepada Masyarakat & Aparatur desa setempat. Setelah proses Advokasi dan Observasi berjalan. Mahasiswa kemudian melakukan perencanaan program kerja serta menentukan waktu dan tempat pelaksanaan program kerja. Untuk mencapai tujuan yang diharapkan maka mahasiswa menggunakan metode pemberdayaan masyarakat melalui pemasangan spanduk tentang perubahan iklim. Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan menumbuhkan rasa kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.
PEMBERDAYAAN DAN PENINGKATAN PENGETAHUAN KADER TENTANG PENGOLAHAN MAKANAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN STATUS GIZI BALITA DI KELURAHAN CIAPADUNG KIDUL- KOTA BANDUNG Yosef Pandai Lolan; Tuti Suprapti; Roganda Situmorang; Nisa Indah Pertiwi; Rikky Gita Hilmawan
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.685 KB) | DOI: 10.37160/emass.v5i1.146

Abstract

Based on BPB activities, there were 9,657B recorded. children under five (8.93%) with stunting status (chronic nutritional problems) out of 107,189 children under five weighed in the city of Bandung in 2020. From this data, 2.27%, or 2,434 children under five are very short and 6.65%, or 7,133 Toddlers with short status. The percentage of stunting under five in 2020 is close to the highest percentage of stunting under five in 2015 at 8.96%. During this period, the highest percentage of stunting under five was in 2015 (8.96%), and the lowest was in 2017 (1.94%) (Bandung City Health Office 2020). Looking at the relatively large population data in the city of Bandung, we are trying to carry out community service activities that take the theme of local food processing, where this empowerment activity focuses on local food processing to cadres and provides knowledge about parenting patterns for providing nutritious food. The stages of implementing this activity include identifying community needs. Before carrying out community service activities, first, identify community needs and observe various problems faced by the residents of the Cipadung Kidul Village, the working area of ​​the Panyileukan Health Center in the vicinity, then draw a theme based on these problems. In this activity, we are trying to make 2 types of local food: Tempe Sandwich and Tempe Kastu. Of course, these two types of food are prepared with ingredients that are safe and easy to find. As for some combinations of food, such as tempeh, eggs, white bread, etc. (can be seen in the following image)
PENINGKATAN PENGETAHUAN KADER KESEHATAN DALAM MANAJEMEN ASIP DI DUSUN AWISARI CIKONENG CIAMIS Dewi Aryanti; Tetik Nurhayati; Iwan Somantri
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.036 KB) | DOI: 10.37160/emass.v5i1.150

Abstract

Expressed breastmilk (ASIP) is one attempt to successfully support exclusive breastfeeding. Exclusive breastfeeding remains an important activity, especially during the COVID-19 pandemic, which is beneficial for the baby's endurance, mother's health and happiness. The purpose of this public service activities was provided refreshment to the health worker in the village dusun Cikoneng Awisari Cikoneng Ciamis of the ASIP management. The methods used are workshops and counseling. Infrastructure required was counseling room (Rumah Dataku dusun Cikoneng), phantom breast pocket books, videos milking the milk manually and using the pump, infokus, and speaker stuffs. The results of activities was increasing the knowledge of health workers in ASIP management during the COVID-19 pandemic. Outputs from this activity is the publication of the results of community service and booklets ASIP
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN PELATIHAN PENGOLAHAN KERIPIK DAN TEH KULIT BUAH PISANG MAS SEBAGAI PANGAN KAYA ANTIOKSIDAN DI KECAMATAN TAMANSARI KOTA TASIKMALAYA Rani Rubiyanti; Imat Rochimat; Nooryza Martihandini
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1458.872 KB) | DOI: 10.37160/emass.v5i1.153

Abstract

Tamansari Village is one of the villages in Tasikmalaya City that occupies the highest case of Covid as of 2020. In 2020, knowledge has been increased by counseling on how to use vitamin C properly and correctly as well as processed herbs to increase immunity. As a target area, the knowledge transfer process was continued with training on the processing of banana mas peels in the form of chips and tea which had previously been researched on antioxidant activity in 2021. The target to be achieved is that cadres / communities can maintain immunity with healthy processed food and rich in antioxidants and be creative and can make processed products made from banana peels to be used as chips and tea as an opportunity for entrepreneurship so that it can increase family income and be able to analyze the feasibility of entrepreneurship in making snacks. The method of implementing community service activities is the provision of training and counseling on the process of making processed chips and banana mas peel tea. The implementation of community service activities will be carried out in 2022 with 4 meetings (exploration, implementation of phase I, implementation of phase II and evaluation). The results and outputs of service are the increase in public knowledge shown by an increase in post-test value by 80% and the creation of processed products of chips and banana peel tea shown by the existence of a video as an evaluation material for posyandu cadres in processing banana peels.
PENINGKATAN PENGETAHUAN KESEHATAN SALURAN CERNA DAN UPAYA SWAMEDIKASINYA DI KECAMATAN MANGKUBUMI TASIKMALAYA Tovani Sri; Nuri Handayani; Nur Aji
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.69 KB) | DOI: 10.37160/emass.v5i1.155

Abstract

Program Pengabdian Masyarakat dengan pendekatan Kemitraan Masyarakat ini khalayak sasarannya adalah Masyarakat Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya. Mitra di wilayah Mangkubumi ini ditetapkan dengan mempertimbangkan prevalensi penyakit saluran cerna yang diambil dari data Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya. Salah satu permasalahan yang dirasakan mitra adalah belum ada penyampaian ilmu tentang penyakit saluran cerna, faktor resikonya dan upaya untuk menangani penyakit saluran cerna secara swamedikasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan metode transfer ilmu melalui video penyuluhan serta media leaflet. Peserta dari kegiatan ini yaitu 30 orang warga yang berada dibawah binaan Puskesmas Mangkubumi. Hasil dari kegiatan ini yaitu adanya peningkatan pengetahuan yang diukur menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Analisis data menggunakan paired t test dimana diperoleh hasil bahwa nilai P-value < 0,05, yang menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan peserta tentang kesehatan saluran cerna dan upaya swamedikasinya setelah mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat ini.
EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) IBU HAMIL DI MASA PANDEMI COVID-19 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAYAMANYA KECAMATAN POSO KOTA Nilda Yulia Siregar; Christina Entoh; Sony Bernike M Sitorus; Hamsiah
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.664 KB) | DOI: 10.37160/emass.v5i1.156

Abstract

Covid-19 dapat menyerang siapa saja, kapan saja, dimana saja, jika mengabaikan protokol kesehatan, salah satunya adalah pada ibu hamil yang rentan mengalami gangguan kesehatan khususnya penyakit infeksi hal ini disebabkan oleh sistem respon imun dalam tubuh dan fisiologi. Jumlah kasus konfirmasi Covid-19 ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kayamanya cenderung rendah. Kondisi ini  menyebabkan ibu hamil  kurang  disiplin  dalam  melaksanakan  protokol kesehatan. Terkait  penggunaan  masker,  beberapa  beralasan  tidak memiliki  masker, bernapas sesak dan terkadang lupa membawa masker. Oleh  karena  itu,  kegiatan  dilakukan dengan memberikan edukasi melalui penyuluhan tentang  Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yaitu menjaga jaga jarak, memakai masker, mencuci tangan pakai sabun.Tujuan dari pengabdian masyarakat adalah meningkatkan pengetahuan,sikap dan perilaku  ibu hamil dalam pencegahan penularan Covid-19 melalui edukasi PHBS dan pembagian masker. Metode pengambilan data adalah memberikan materi, demonstrasi dan kemudian melakukan Pre-test pada ibu hamil sebelum menerima materi dan setelah itu diakhir kembali dilakukan Post-test. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan bulan Juni 2021 pada setiap kegiatan posyandu Ibu Hamil sebanyak 65 orang di Puskesmas Kayamanya Kecamatan Poso Kota. Dari hasil pre-test dan post-test terhadap  pengetahuan sebesar (73,8%), sikap ibu hamil sebesar (80%) dan perilaku ibu hamil sebesar (58,5%). Diharapkan dengan penyampaian edukasi PHBS ini, ibu hamil semakin paham dalam menjalankan dan mematuhi protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19.

Page 2 of 11 | Total Record : 104