cover
Contact Name
Mushab Al Umairi
Contact Email
jieec@umg.ac.id
Phone
+6285370102265
Journal Mail Official
jieec@umg.ac.id
Editorial Address
Jl. Sumatera No. 101. Gn. Malang, Randuagung, Kec. Kebomas, Kab. Gresik, Jawa Timur, 61121, Indonesia
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Islamic Education for Early Childhood
ISSN : 2615160x     EISSN : 29875501     DOI : http://dx.doi.org/10.30587/jieec
Core Subject : Education,
Journal of Islamic Education for Early Childhood (JIEE) memfasilitasi para peneliti, praktisi, serta seluruh masyarakat luas untuk menyebarluaskan artikel hasil penelitian ataupun kajian yang berakaitan mengenai pendidikan Islam anak usia dini, pendidikan anak usia dini, perkembangan anak serta perihal yang berikaitan dengan anak usia dini secara umum. Journal of Islamic Education for Early Childhood (JIEEC) merupakan hasil dari penelitian dan kajian ilmu dalam bidang pendidikan Islam anak usia dini, implementasi agama Islam pada anak, pendidikan anak usia dini, perkembangan anak usia dini meliputi motorik, kognitif, bahasa, seni, nilai agama moral, dan sosial emosional, pola asuh orang tua, kesehatan dan nutrisi anak, media pembelajaran anak, serta psikologi anak.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 95 Documents
Pengaruh Permainan Lego Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini Pada Kelas A Di Ra Al-Kautsar Kota Banjar Nursaadah, Shofia; Ratnasih, Teti; Nurdiansah, Nano
Journal of Islamic Education for Early Childhood Vol. 7 No. 1 (2025): Volume 7, No 1 (2025) JIEEC : Journal of Islamic Education for Early Childhood
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jieec.v7i1.8193

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang berkembangnya semangat belajar anak-anak di kelompok A RA Al-Kautsar Banjar, terutama dalam mengenal konsep bilangan 1-10, dan masalah perhatian selama pembelajaran. Beberapa anak cenderung melamun, sulit menjawab pertanyaan guru, dan belum mampu membedakan atau membilang lambang bilangan 1-10. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan lego terhadap perkembangan kognitif anak usia dini. Masa usia dini merupakan periode penting bagi pengembangan potensi dan aspek perkembangan anak, termasuk perkembangan kognitif. Salah satu faktor yang mempengaruhi perkembangan kognitif anak usia dini adalah permainan lego. Bermain lego membantu anak mengenal konsep bilangan dan memecahkan masalah, serta meningkatkan kemampuan imajinasi dan berpikir mereka. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Analisis data meliputi uji validitas, reliabilitas, parsial item per indikator, normalitas, homogenitas, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam nilai rata-rata perkembangan kognitif anak dari 58 (kategori cukup) sebelum intervensi lego menjadi 70 (kategori baik) setelah intervensi. Uji hipotesis menghasilkan thitung = 11,75 dan ttabel = 1,74, yang membuktikan adanya pengaruh signifikan permainan lego terhadap perkembangan kognitif anak usia dini di kelompok A RA Al-Kautsar Banjar. Kata Kunci: Perkembangan Kognitif, Permainan Lego, Anak Usia Dini. Abstract This research is motivated by the lack of enthusiasm for learning among children in group A of RA Al-Kautsar Banjar, particularly in recognizing the concept of numbers 1-10, and issues with attention during lessons. Some children tend to daydream, have difficulty answering teachers' questions, and are unable to differentiate or count the symbols of numbers 1-10. Therefore, this study aims to determine the effect of Lego play on early childhood cognitive development. Early childhood is a crucial period for developing a child's potential and developmental aspects, including cognitive development. One of the factors influencing early childhood cognitive development is Lego play. Playing with Lego helps children recognize number concepts, solve problems, and enhances their imagination and thinking abilities. The method used is quasi-experimental with a one-group pretest-posttest design. Data analysis includes validity, reliability, partial item per indicator, normality, homogeneity, and t-tests. The results show a significant increase in the average cognitive development score of children from 58 (fair category) before the Lego intervention to 70 (good category) after the intervention. Hypothesis testing yields a t-value of 11.75 and a t-table value of 1.74, proving a significant effect of Lego play on early childhood cognitive development in group A of RA Al-Kautsar Banjar.
Kepemimpinan Kepala Sekolah PGRI Banyuajuh dalam Melaksanakan Supervisi Pendidikan Christy, Ingga Livania; Safira, Ajeng Rizki; Tiara, Dinda Rizki
Journal of Islamic Education for Early Childhood Vol. 7 No. 1 (2025): Volume 7, No 1 (2025) JIEEC : Journal of Islamic Education for Early Childhood
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jieec.v7i1.9069

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dan gaya kepemimpinan Kepala Sekolah TK PGRI Banyuajuh dalam melaksanakan supervisi pendidikan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian ini menggali pengalaman dan praktik kepemimpinan kepala sekolah dalam proses supervisi untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan profesionalisme guru. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen terkait supervisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah memiliki peran sentral dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi supervisi pendidikan di sekolah tersebut. Kepemimpinan yang diterapkan mengutamakan komunikasi yang efektif, pemberdayaan guru, dan pembinaan berkelanjutan. Supervisi yang dilakukan bukan hanya terbatas pada aspek pengawasan, tetapi juga mencakup pendampingan dan pengembangan kompetensi guru melalui berbagai program pelatihan. Penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan yang dihadapi kepala sekolah, seperti keterbatasan waktu dan sumber daya, serta pentingnya kolaborasi antara kepala sekolah dan guru untuk mencapai tujuan pendidikan yang lebih baik. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan wawasan penting mengenai praktik kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui supervisi yang efektif di TK PGRI Banyuajuh. Kata Kunci: Kepemimpinan,Kepala Sekolah,Supervisi Pendidikan Abstract This research aims to examine the role and leadership style of the PGRI Banyuajuh Kindergarten School Principal in carrying out educational supervision. Using a qualitative approach with a case study design, this research explores the experiences and leadership practices of school principals in the supervision process to improve the quality of teaching and teacher professionalism. Data was collected through in-depth interviews, participant observation, and analysis of documents related to supervision. The research results show that the principal has a central role in planning, implementing and evaluating educational supervision in the school. The leadership implemented prioritizes effective communication, teacher empowerment, and continuous development. The supervision carried out is not only limited to the supervisory aspect, but also includes mentoring and developing teacher competency through various training programs. This research also identifies the challenges faced by school principals, such as limited time and resources, as well as the importance of collaboration between principals and teachers to achieve better educational goals. Overall, this research provides important insights into the leadership practices of school principals in improving the quality of education through effective supervision at PGRI Banyuajuh Kindergarten. Keywords: Leadership, Principal, Educational Supervision
Mengembangkan Kemampuan Kerjasama Anak melalui Permainan Estafet Bola Di RA Al-Fikri Tarokan Kediri Lestari, Puji; Iswantiningtyas, Veny; Nugroho, Isfauzi Hadi
Journal of Islamic Education for Early Childhood Vol. 7 No. 1 (2025): Volume 7, No 1 (2025) JIEEC : Journal of Islamic Education for Early Childhood
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jieec.v7i1.9300

Abstract

Kemampuan kerja sama anak Raudhatul Athfal Al-Fikri Kedungsari Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri anak 4-5 tahun belum berkembang secara optimal. Terdapat anak yang masih sering berebut tempat dan berebut mainan. Begitu juga saat menyelesaikan tugas kelompok yang dibeikan oleh guru, mereka cenderung tidak bekerja sama. Ketika bermain, baik di dalam maupun di luar kelas, beberapa anak enggan bermain dalam kelompok dengan teman-temannya dan lebih memilih bermain sendiri. Selain itu, ada juga anak yang masih suka memilih-milih teman ketika bermain dan belajar. Permainan estafet bola adalah sebuah permainan yang dapat mempengaruhi berbagai aspek, salah satunya adalah kerjasama. Tindakan penelitian ini dilakukan dengan dua siklus yang meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan Tindakan, evaluasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi dengan menggunakan instrumen lembar observasi.. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan kerjasama anak pra siklus 28,57%, siklus I sebesar 57,15%, sedangkan pada siklus II, terjadi peningkatan dengan hasil mencapai 85,72%. Temuan penelitian ini menunjukkan adanya kemajuan dalam kemampuan kerjasama anak melalui permainan estafet bola di Raudhatul Athfal Al-Fikri Kedungsari Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri.
Entrepreneurship For Kids: Apa yang Dipelajari dalam Program Kewirausahaan Di Tingkat PAUD Dista, Fitrah Nabila; Mandira, Gracia
Journal of Islamic Education for Early Childhood Vol. 7 No. 1 (2025): Volume 7, No 1 (2025) JIEEC : Journal of Islamic Education for Early Childhood
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jieec.v7i1.8842

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami apa saja yang harus dipelajari, dikembangkan, dan dirancang dalam menerapkan program entrepreneur atau kewirausahaan di lembaga PAUD. Metode penelitian yaitu penelitian kepustakaan, dengan tipe penelitian yakni analisis data (deskriptif), menggunakan teknik pengumpulan data dokumentasi, dan teknik analisis data berupa content analysis. Hasil penelitian memaparkan bahwa program kewirausahaan tidak terlepas dari beberapa ranah, yaitu ranah pengetahuan (know how to learn) berkaitan dengan konsep dan goal dalam berwirausaha, pendidikan finansial, serta langkah-langkah dan strategi merencanakan bisnis. Ranah keterampilan (know how to do) berkenaan dengan kompetensi yang dikuasasi dalam berwirausaha dan bagaimana cara berkomunikasi yang baik. Ranah sikap (know how to be) berhubungan dengan perilaku, tindakan, dan pandangan positif ketika menjadi seorang wirausahawan. Ranah nilai meliputi personalitas, pembawaan, dan mentalitas yang dimiliki seorang wirausahawan. Hasil penelitian ini memiliki implikasi bagi sekolah dan guru dalam memberikan pemahaman yang lebih baik dalam mengadakan program kewirausahaan di lembaga PAUD kedepannya. Kemudian juga memberikan kontribusi pada alur tujuan pembelajaran atau silabus dengan mata kuliah entrepreneur anak usia dini di jurusan PAUD sebagai acuan materi perkuliahan.
Penggunaan Gadget dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak Usia 5-6 Tahun Ariska, Karin; ,, Anita
Journal of Islamic Education for Early Childhood Vol. 7 No. 1 (2025): Volume 7, No 1 (2025) JIEEC : Journal of Islamic Education for Early Childhood
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jieec.v7i1.9177

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan gadget dalam meningkatkan kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah Orang tua, dan peserta didik kelas B1 sebanyak 12 orang. Alat pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kemudian data yang ada dianalisis secara interaktif (reduksi, penyajian data dan penarik kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penggunaan Gadget Dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Di RA Perwanida 1 Bandar Lampung melalui beberapa tahap atau langkah sebagai berikut: 1) Tahap Persiapan, Pada tahap ini sebelum melaksanakan kegiatan pembelajaran guru terlebih dahulu membuat rencana pelaksanaan pembelajaran (RPPH). 2) Tahap Pelaksanaan, Pada tahap ini yaitu sebelum video pembelajaran ditayangkan guru memberikan peraturan kepada anak, setelah anak memperhatikan guru melakukan penayangan video pembelajaran, Durasi video yang ditayangkan oleh guru 10-15 menit. 3) Tahap Evaluasi, Tahap terakhir dimana diakhir kegiatan guru melakukan evaluasi untuk mengulas kembali kegiatan yang telah dilakukan. Dengan demikian dari hasil penelitian terlihat perkembangan kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun di kelompok B1 RA Perwanida 1 Bandar Lampung pada kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) atau cukup baik. Dari 12 anak pada kemampuan berbicara dalam penggunaan gadget diantaranya 2 anak berkembang sangat baik, 7 anak berkembang sesuai harapan, dan 3 anak mulai berkembang.
Implementasi Fungsi-Fungsi Manajemen Kepala TK Untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan Susanti, Maulida Rahma; Rifqi Muntaqo; Ali Imron
JIEEC (Journal of Islamic Education for Early Childhood). Vol. 7 No. 2 (2025): Volume 7, No 2 (2025) JIEEC : Journal of Islamic Education for Early Childhood
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jieec.v7i2.9635

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah agar dapat mengetahui penerapan fungsi manajemen kepala TK Pelangi Nusantara 09, untuk meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini juga dilakukan untuk mengetahui faktor yang mendukung dan menghambat implementasi fungsi manajemen untuk meningkatkan mutu. Jenis pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis kualitatif deskriptif. Data yang diperoleh dalam penelitian ini melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumen pendukung. Sumber data diperoleh dari beberapa informan yaitu kepala sekolah, guru TK A, guru TK B, dan staf tata usaha TK Pelangi Nusantara 09 Kabupaten Wonosobo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Penerapan empat fungsi manajemen kepala sekolah untuk meningkatkan mutu pendidikan di TK Pelangi Nusantara 09 Kabupaten Wonosobo meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Dalam penerapan empat fungsi manajemen tersebut, kepala sekolah sudah melakukan berbagai kegiatan yang selaras dengan standar mutu pendidikan anak usia dini. 2). Hal pendukung dalam implementasi fungsi-fungsi manajemen kepala sekolah untuk meningkatkan mutu pendidikan adalah adanya kerjasama dan koordinasi yang baik, lingkungan yang kondusif, pendekatan pendidikan holistik berbasis karakter, serta fasilitas sarana prasarana yang baik. Sedangkan hal yang menjadi kendala adalah keterbatasan kemampuan sumber daya manusia dalam menangani anak berkebutuhan khusus, keterbatasan anggaran, serta pengelolaan waktu.
Manajemen Pengelolaan Kelas dalam Praktik Bercerita dari Buku pada Anak Usia Dini Di TK Dharma Wanita Sriwedari Denny Shinta Rahmawati; Kuni Fatonah; Elyaum Farihah
JIEEC (Journal of Islamic Education for Early Childhood). Vol. 7 No. 2 (2025): Volume 7, No 2 (2025) JIEEC : Journal of Islamic Education for Early Childhood
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jieec.v7i2.10020

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi pengelolaan kelas dalam kegiatan bercerita menggunakan buku bergambar di TK Dharma Wanita Sriwedari serta respons anak selama proses tersebut. Metode kualitatif deskriptif dengan observasi langsung digunakan untuk melihat bagaimana guru mengatur posisi duduk, menggunakan variasi intonasi, mengajukan pertanyaan, dan mengatur durasi bercerita agar suasana belajar tetap kondusif dan menarik. Hasil menunjukkan anak-anak antusias dan aktif terlibat, meski terdapat tantangan seperti gangguan dan keinginan anak melihat gambar dekat. Tantangan ini diatasi dengan pengaturan gambar bergiliran dan aturan sederhana. Aktivitas lanjutan seperti menggambar tokoh cerita turut menjaga ketertiban kelas. Kesimpulannya, pengelolaan kelas yang baik mendukung efektivitas bercerita dan perkembangan bahasa serta sosial-emosional anak usia dini. Kata kunci: Pengelolaan kelas, Bercerita, Anak usia dini
Peran Permainan Tradisional dalam Mengembangkan Keterampilan Sosial Anak Usia Dini Kartika Eka Pertiwi; Oktaviana , Anita
JIEEC (Journal of Islamic Education for Early Childhood). Vol. 7 No. 2 (2025): Volume 7, No 2 (2025) JIEEC : Journal of Islamic Education for Early Childhood
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jieec.v7i2.10026

Abstract

Tidak dipungkiri kemajuan teknologi mampu menggeser kebiasaan anak usia sekolah berperilaku, termasuk dalam belajar dan bermain. Pola permainan anak awalnya di luar rumah bergeser menjadi di dalam rumah. Ini menjadi satu penyebab tergusurnya permainan tradisional Indonesia. Anak-anak lebih banyak memainkan permainan modern di dalam rumah. Anak terbiasa bermain sendiri sehingga keterampilan sosialnya kurang terasah. Keterampilan sosial erat kaitannya dengan cara seseorang memilih pola penyelesaian masalahnya. Hasil observasi yang dilakukan penulis pada anak-anak usia 3-10 tahun diketahui strategi penyelesaian masalah sosial anak cenderung negatif, seperti memaki, memukul, menendang, menjambak, dan mencubit. Penulis mengumpulkan informasi melalui berbagai sumber untuk mendalami sejauh mana permainan tradisional berpengaruh pada keterampilan sosial anak. Dapat disimpulkan permainan tradisional memiliki peranan yang penting mengembangkan keterampilan sosial anak. Pendidik dapat menjadikan permainan tradisional sebagai alternatif pembelajaran yang tentunya disesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran. Permainan tradisional sebagai pendamping pembelajaran juga dapat digunakan mulai dari pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, hingga pendidikan menengah.
Membangun Moralitas Pada Anak Usia Dini Melalui Metode Bermain Cantika Putri; Fitri Febri Handayani; Naili Rohmah
JIEEC (Journal of Islamic Education for Early Childhood). Vol. 7 No. 2 (2025): Volume 7, No 2 (2025) JIEEC : Journal of Islamic Education for Early Childhood
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jieec.v7i2.10065

Abstract

Moral education in early childhood is a crucial foundation in character building. The main objective of this study is to analyze the effectiveness of storytelling in developing morality among young children. This study employs a literature review as the primary method by analyzing national and international sources from the last ten years. The findings reveal that storytelling is effective in instilling moral values such as empathy, honesty, responsibility, and respect, especially when supported by appropriate media such as puppets, folktales, or interactive digital platforms. The internalization of moral values occurs through children's emotional engagement with the story and its characters. The study concludes that storytelling is a strategic approach in early childhood character education and has the potential to be integrated into culturally and technologically-based learning curricula.
Pengaruh Metode Bermain Sambil Belajar terhadap Anak Hyperaktif Zahra Nur Aziza; Suryadi; Revina Rizqiyani; Kisno; Edi Dwi Cahyo
JIEEC (Journal of Islamic Education for Early Childhood). Vol. 7 No. 2 (2025): Volume 7, No 2 (2025) JIEEC : Journal of Islamic Education for Early Childhood
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jieec.v7i2.10132

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode bermain sambil belajar terhadap anak hiperaktif di kelas A TK Pertiwi Adirejo, Kecamatan Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur. Anak hiperaktif, atau yang dikenal dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD), menunjukkan perilaku sulit berkonsentrasi, impulsif, dan sering mengganggu proses belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek tiga anak yang menunjukkan ciri-ciri hiperaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode bermain sambil belajar berdampak positif terhadap peningkatan fokus dan konsentrasi, penurunan perilaku impulsif, serta peningkatan kemampuan sosial dan emosional anak. Anak menjadi lebih mampu mengikuti aturan, bekerja sama, serta menunjukkan perilaku yang lebih adaptif dalam kegiatan belajar. Kesimpulannya, metode bermain sambil belajar merupakan pendekatan yang efektif dan menyenangkan untuk mendukung perkembangan anak hiperaktif dalam lingkungan belajar yang inklusif.

Page 9 of 10 | Total Record : 95