cover
Contact Name
Beni
Contact Email
centralpublisher74@gmail.com
Phone
+6281223177345
Journal Mail Official
centralpublisher74@gmail.com
Editorial Address
Jl. Menara Suradinaya Utara , Desa/Kelurahan Pekiringan, Kec. Kesambi, Cirebon, Provinsi Jawa Barat, 45131
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Central Publisher
ISSN : -     EISSN : 29872642     DOI : https://doi.org/10.60145/jcp
Central Publisher, merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Cv. Central Bisnis Manajemen, merupakan sebuah jurnal ilmiah yang menyediakan akses terbuka kepada pembaca. Jurnal ini terbit secara bulanan, mencakup berbagai disiplin ilmu, mempromosikan dialog interdisipliner dan memperkaya pengetahuan kita. Fokus jurnal ini terbentang pada sektor humaniora dan ilmu sosial, politik kontemporer, pendidikan, agama dan filsafat, ekonomi, teknik, kesehatan, kedokteran, serta seni dan desain media. Artikel yang dipublikasikan di dalamnya mencakup penelitian asli, kajian kritis, dan analisis komprehensif tentang isu-isu penting dan terkini, juga resensi buku ilmiah. Jurnal ini berdedikasi untuk menyajikan pengetahuan dan penelitian berbasis bukti yang valid, dengan frekuensi penerbitan setiap bulan, sehingga memberikan informasi dan wawasan yang kontinu kepada pembaca. Seluruh artikel dalam Central Publisher ditulis dalam Bahasa Indonesia dan Inggris, memudahkan peneliti dan pembaca lokal untuk berpartisipasi dan memanfaatkan informasi yang disediakan. Dengan demikian, Jurnal Central Publisher menjadi platform yang penting untuk penyebaran dan pertukaran pengetahuan akademik di Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 434 Documents
SOSIALISASI KESADARAN HUKUM SEBAGAI UPAYA PENURUNAN KENAKALAN REMAJA DI JALANAN PADA WILAYAH KERJA BALAI PEMASYARAKATAN KELAS I YOGYAKARTA Muhammad Faris Humam; Anang Wibowo; Bayu Rhamadhan Nuriyansyah; Bayu Abroor Prasetyo
Journal Central Publisher Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v3i1.591

Abstract

Latar Belakang : Dewasa ini kenakalan remaja menjadi isu yang krusial terjerumus pada beberapa tindak pidana yang diakibatkan dari salah pergaulan dan pola asuh keluarga yang tidak tepat. Kenakalan remaja yang dilakukan cukup bervariasi dari yang masih masuk kategori ringan hingga kategori berat. Sehubungan dengan kondisi tersebut sepakat untuk melakukan sosialisasi di sekolah dengan target sosial anak Remaja. Tujuan : Untuk memberikan pemahaman kepada remaja di SMA wilayah kerja Bapas Kelas I Yogyakarta agar memiliki kesadaran hukum, sehingga dapat menekan angka kenakalan remaja, khususnya kenakalan remaja di jalanan. Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data nya diperoleh menggunakan metode wawancara secara mendalam kepada partisipan. Data primer yang digunakan adalah dari hasil wawancara dengan partisipan. Lalu untuk sumber data sekunder adalah bersumber dari artikel jurnal, buku, dan lain-lain Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian ini telah dilakukan sosialisasi tentang bahaya kenakalan remaja dan didapatkan hasil respon peserta didik yang antusias terhadap acara sosialisasi ini, terbukti dengan banyaknya peserta didik yang berpartisipasi dan mengajukan pertanyaan pada saat berlangsungnya sosialisasi. Masih terdapat beberapa keterbatasan dalam penelitian ini dimana cakupannya masih terbatas dan masih dapat dikembangkan lagi pada kesempatan yang lain. Kesimpulan : Program sosialisasi dan pembentukan duta anti kenakalan remaja ini dapat dilanjutkan kedepannya, sehingga dapat memeberikan efektivitas yang lebih terasa. Selain itu, karena keterbatasan waktu masuk sekolah yang berdekatan dengan akhir masa KKN para taruna, sehingga baru dua sekolah. Dengan begitu, diharapkan kedepannya dapat lebih luas lagi cakupannya dan mengakomodir perwakilan siswa di setiap sekolah di wilayah kerja Bapas Kelas I Yogyakarta
PENGARUH WAKTU ROASTING TERHADAP KUALITAS SENSORI KOPI ROBUSTA KECAMATAN PULOSARI KABUPATEN PEMALANG Ardian Pangestu
Journal Central Publisher Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v3i1.592

Abstract

Latar Belakang : Roasting merupakan salah satu proses pengolahan kopi yang penting untuk menghasilkan cita rasa kopi. Seiring berkembangnya teknologi proses roastingyang semula dilakukan dengan metode tradisional saat ini dapat dilakukan menggunakan mesin roasting. Kesempurnaan roasting kopi dipengaruhi oleh waktu, dimana kedua faktor tersebut yang akan mempengaruhi flavour dari kopi yang dihasilkan. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh suhu dan waktu roasting terhadap kualitas hasil roasting biji kopi arabika. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan dua faktor perlakuan, yaitu suhu roasting 140°C dan waktu roasting (10, 11, 12-13 menit), dengan variabel kontrol kopi robusta roast bean. Penelitian ini dilakukan oleh 30 panelis pemula melalui kuesioner untuk analisis sensori (rasa, warna, tekstur, dan kesukaan). Hasil dan Pembahasan : Suhu yang digunakan pada penelitian ini yaitu 140 C dengan waktu roasting 11 menit, 12 menit, 13 menit, dan waktu pada umumnya 7-30 menit dengan waktu tersebut sudah bisa untuk meroasting dan suhu yang telah di tentukan adalah suhu perubahan kopi atau perubahan warna. Kesimpulan : Suhu dan waktu roasting memiliki pengaruh besar terhadap kualitas sensori kopi Robusta, terutama dalam membentuk profil rasa, aroma, dan body.
PENYULUHAN KESADARAN HUKUM BAGI SISWA/SISWI SMP NEGERI 8 MAGELANG SEBAGAI UPAYA PREVENTIF TERJADINYA TINDAK PIDANA DIKALANGAN REMAJA DI MAGELANG Aditya Saputra; Firnas Adani; Iwan Kurniawan; Kevin Marselino Chaniago; Fahmi Hidayat
Journal Central Publisher Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v3i1.593

Abstract

Latar Belakang : Kenakalan remaja merupakan fenomena sosial yang berdampak negatif pada individu, keluarga, dan masyarakat. Di Kota Magelang, peningkatan kasus tawuran dan penggunaan senjata tajam di kalangan remaja menjadi perhatian serius. Berbagai faktor, seperti lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat, berkontribusi terhadap perilaku menyimpang ini. Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan yang melibatkan berbagai pihak. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum di kalangan siswa SMP melalui program sosialisasi yang dilakukan oleh Balai Pemasyarakatan Kelas II Magelang bersama Taruna Poltekip di SMPN 8 Magelang. Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan penelitian lapangan (field research), yang melibatkan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kegiatan sosialisasi mencakup pemaparan materi tentang hukum, kenakalan remaja, dan bullying, serta asesmen pemahaman siswa. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman siswa mengenai kesadaran hukum dan dampak kenakalan remaja. Para siswa lebih memahami konsekuensi hukum dari tindakan mereka serta pentingnya menjauhi perilaku menyimpang. Selain itu, program ini mendorong kerja sama antara sekolah, orang tua, dan komunitas dalam membimbing remaja ke arah yang lebih positif. Kesimpulan : Sosialisasi kesadaran hukum dapat menjadi strategi efektif dalam menekan angka kenakalan remaja. Melalui pendidikan hukum yang diberikan sejak dini, siswa dapat lebih memahami batasan antara perilaku yang dapat diterima secara sosial dan yang melanggar hukum. Dengan demikian, upaya kolaboratif antara sekolah, orang tua, dan masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan remaja yang lebih bertanggung jawab dan sadar hukum.
PENINGKATAN MUTU KADER KESEHATAN DALAM MENUNJANG PELAYANAN KESEHATAN BAGI WARGA BINAAN DI LAPAS KELAS IIA SUMBAWA BESAR Rafli Jano Trigan
Journal Central Publisher Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v3i1.594

Abstract

Latar Belakang : Hak pelayanan kesehatan bagi narapidana sebagaimana diatur dalam UU No. 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan serta Peraturan Pemerintah No. 32 Tahun 1999. Lapas Kelas IIA Sumbawa Besar memiliki tanggung jawab dalam memberikan layanan kesehatan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP). Namun, berbagai kendala seperti over kapasitas dan keterbatasan fasilitas kesehatan masih menjadi tantangan dalam implementasi layanan kesehatan tersebut. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program peningkatan kader kesehatan dalam meningkatkan kesadaran dan kebersihan lingkungan di Lapas Kelas IIA Sumbawa Besar. Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan observasi, studi lapangan, dan analisis dokumen. Data diperoleh dari observasi langsung, wawancara dengan narasumber terkait, serta analisis data sekunder dari laporan kesehatan WBP. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa program kader kesehatan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran dan perilaku hidup bersih di kalangan WBP. Implementasi program ini mendorong pengawasan kebersihan kamar hunian, serta meningkatkan kesadaran WBP dalam menjaga kesehatan lingkungan. Meskipun demikian, masih terdapat tantangan dalam pelaksanaannya, seperti kurangnya tenaga medis laki-laki, keterbatasan fasilitas, serta jumlah penghuni yang melebihi kapasitas. Kesimpulan : Program peningkatan kader kesehatan di Lapas Kelas IIA Sumbawa Besar telah memberikan dampak positif, namun masih memerlukan perbaikan lebih lanjut dalam optimalisasi sarana, peningkatan tenaga medis, dan peningkatan kesadaran WBP dalam menjaga kebersihan. Diperlukan dukungan berkelanjutan dari pihak terkait guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi narapidana.
RUMAH SINGGAH GRIYA ABHIPRAYA SALINGKA MINANG BAPAS KELAS I PADANG SEBAGAI WADAH KEGIATAN PEMBERDAYAAN KLIEN PEMASYARAKATAN Vikri
Journal Central Publisher Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v3i1.595

Abstract

Latar Belakang : Griya Abhipraya tidak hanya menyediakan tempat tinggal sementara, tetapi juga berbagai program pemberdayaan yang membantu klien dalam mengembangkan keterampilan dan membangun jaringan sosial. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Rumah Singgah Griya Abhipraya Salingka Minang Bapas Kelas I Padang sebagai wadah kegiatan pemberdayaan klien pemasyarakatan. Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa Griya Abhipraya memiliki peran penting dalam memberikan pembinaan dan pemberdayaan kepada klien pemasyarakatan, sehingga mereka dapat kembali ke masyarakat dengan lebih mandiri dan produktif. Kesimpulan : Rumah Singgah Griya Abhipraya Salingka Minang Bapas Kelas I Padang berperan dalam pemberdayaan klien pemasyarakatan melalui tempat tinggal, pelatihan keterampilan, dan dukungan sosial untuk reintegrasi mereka ke masyarakat. Kolaborasi berbagai pihak dan partisipasi aktif klien menjadi kunci keberhasilannya.
PENGGUNAAN SANDAL KAYU UNTUK PEMERIKSAAN LAYANAN KUNJUNGAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIA BATAM Muhammad Rifaldo
Journal Central Publisher Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v3i1.596

Abstract

Latar Belakang : Penyelundupan narkoba di Lapas menjadi masalah serius, salah satunya melalui sandal pengunjung. Keterbatasan sarana, prasarana, dan SDM di Lapas Kelas IIA Batam memperumit pengawasan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan merancang inovasi keamanan dengan penggunaan sandal kayu untuk mencegah penyelundupan narkoba serta meningkatkan efektivitas pemeriksaan di layanan kunjungan. Metode : Metode yang digunakan meliputi observasi, konsultasi dengan mentor, perancangan desain, pembuatan sandal kayu oleh warga binaan, dan implementasi di Lapas Kelas IIA Batam. Hasil dan Pembahasan : Implementasi sandal kayu sebagai standar bagi pengunjung Lapas Kelas IIA Batam telah berjalan dengan baik. Inovasi ini tidak hanya mempermudah pemeriksaan oleh petugas, tetapi juga mengurangi risiko penyelundupan narkoba melalui alas kaki. Selain itu, program ini berkontribusi pada pembinaan keterampilan warga binaan dalam pembuatan sandal kayu, yang dapat menjadi peluang usaha pasca pembebasan. Sandal kayu juga dapat dikembangkan lebih lanjut sebagai produk kerajinan untuk dipasarkan secara luas. Kesimpulan : Penggunaan sandal kayu di Lapas Kelas IIA Batam terbukti menjadi langkah inovatif dalam meningkatkan keamanan serta mencegah penyelundupan narkoba melalui alas kaki. Program ini juga memberikan manfaat tambahan dalam hal pemberdayaan warga binaan dan pengembangan keterampilan kerja. Namun, untuk keberlanjutan program ini, perlu dilakukan peningkatan kualitas produk agar lebih nyaman digunakan serta adanya dukungan regulasi yang memperkuat implementasi kebijakan ini di berbagai lapas lainnya.
OPTIMALISASI SISTEM INFORMASI PUBLIK DI BALAI PEMASYARAKATAN KELAS II JEMBER Girindra Muhammad Afrell
Journal Central Publisher Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v3i1.597

Abstract

Latar Belakang : Politeknik Ilmu Pemasyarakatan, sebagai lembaga pendidikan yang bertujuan menyiapkan sumber daya manusia berkualitas untuk menjadi kader Pemasyarakatan, mempersiapkan taruna melalui berbagai program, termasuk Kuliah Kerja Nyata (KKN). Kegiatan KKN Taruna Politeknik Ilmu Pemasyarakatan dilaksanakan di Balai Pemasyarakatan Kelas II Jember, yang bertujuan untuk mengoptimalkan sistem informasi publik mengenai layanan yang diberikan oleh lembaga tersebut. Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aksesibilitas informasi bagi masyarakat dan klien pemasyarakatan di wilayah kerja Bapas Jember melalui sistem informasi yang lebih transparan dan efisien. Metode : Penelitian ini menggunakan metode Community Based Correction (CBC), yang melibatkan masyarakat dalam penyebaran informasi dan pengembangan sistem. Metode ini didukung oleh observasi lapangan, wawancara, serta pengumpulan data pendukung seperti foto, video, dan dokumentasi. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui pengembangan media informasi berupa video edukasi dan penyebaran informasi melalui saluran yang tersedia, masyarakat dan klien pemasyarakatan dapat lebih memahami prosedur dan layanan yang diberikan oleh Bapas Jember. Evaluasi menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan transparansi dan akuntabilitas layanan, serta memberikan edukasi mengenai hak-hak masyarakat dan klien pemasyarakatan. Program ini juga menghadapi tantangan terkait keterbatasan sumber daya dan infrastruktur teknologi. Kesimpulan : Kegiatan ini berhasil menciptakan sistem informasi yang lebih mudah diakses dan dipahami, memberikan manfaat bagi masyarakat serta memperbaiki interaksi antara lembaga pemasyarakatan dan komunitas.
PENINGKATAN SARANA INFORMASI MAKANAN WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN DENGAN KATALOG MENU INTERAKTIF DI RUMAH TAHANAN NEGARA KELAS IIB BANTUL Arsy Eza Atalla; Garin Zaidan Nafi
Journal Central Publisher Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v3i2.600

Abstract

Latar Belakang : Banyak narapidana mengalami masalah psikologis, seperti depresi dan PTSD, yang dapat diperburuk oleh isolasi dan ketidakpastian masa depan. Untuk membantu rehabilitasi, tersedia program pendidikan, pelatihan keterampilan, dan dukungan reintegrasi agar mereka dapat kembali ke masyarakat secara produktif. Program ini mencakup pencarian kerja, perumahan, dan pengurangan stigma sosial. Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Politeknik Ilmu Pemasyarakatan memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa untuk menerapkan teori dalam praktik sistem pemasyarakatan, membekali mereka dengan keterampilan yang relevan untuk mendukung rehabilitasi dan reintegrasi narapidana. Tujuan : Praktikum ini bertujuan meningkatkan keterampilan taruna dalam menganalisis dan menerapkan kebijakan reintegrasi sosial di UPT Pemasyarakatan. Metode : Menggunakan metode bimbingan kemasyarakatan makro. Teknik yang digunakan meliputi peningkatan keterampilan beradaptasi, membangun kepercayaan, perencanaan masa depan, serta kelompok bantu diri (Self-Help Group). Hasil dan Pembahasan : Pelaksanaan KKN Taruna Poltekip di Rutan Kelas IIB Bantul berfokus pada peningkatan informasi gizi bagi warga binaan melalui katalog menu interaktif. Program ini mencakup inisiasi sosial untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya gizi seimbang, pengoperasian sosial melalui kampanye edukasi, serta asesmen sosial guna mengevaluasi efektivitas katalog. Dalam perencanaan sosial, katalog dirancang agar mudah diakses dengan informasi nutrisi yang akurat. Intervensi komunitas melibatkan pelatihan petugas dan sosialisasi katalog, sementara evaluasi dilakukan melalui survei dan pemantauan standar gizi. Program ini dinilai berhasil, terbukti dari antusiasme warga binaan dan peningkatan pemahaman mereka terhadap variasi menu harian. Kesimpulan : Pembuatan katalog menu interaktif di rumah tahanan meningkatkan pemahaman warga binaan tentang gizi seimbang, mendukung penyusunan menu yang lebih terstruktur, serta mempermudah pengelolaan dapur. Selain itu, katalog ini mengurangi pemborosan bahan makanan dan meningkatkan transparansi, memperkuat kepercayaan warga binaan serta keluarga mereka.
INTERVENSI SOSIAL MELALUI PELATIHAN KETERAMPILAN DAN KONSELING SEBAGAI UPAYA REHABILITASI DAN REINTEGRASI WARGA BINAAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIB TULUNGAGUNG Donny Cahyo Arganata; Muhammad Qaedi Rifqi Nuranda
Journal Central Publisher Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v3i2.601

Abstract

Latar Belakang : Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tulungagung bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu, khususnya dalam bidang bimbingan kemasyarakatan dan pemasyarakatan. Program ini difokuskan pada pelatihan keterampilan, pendampingan sosial, serta promosi kebijakan reintegrasi sosial bagi warga binaan. Tujuan : Tujuan utama dari program ini adalah meningkatkan keterampilan warga binaan melalui pelatihan menjahit, kerajinan tangan, dan budidaya ikan lele, meningkatkan kesehatan mental melalui layanan konseling individu dan kelompok, serta memperkuat dukungan sosial untuk mempermudah reintegrasi mereka ke masyarakat. Metode : Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi, wawancara, Focus Group Discussion (FGD), serta analisis kuantitatif dan kualitatif terhadap data yang dikumpulkan. Data diklasifikasikan ke dalam kategori utama, yaitu keterampilan, kesehatan mental, dan reintegrasi sosial, yang kemudian dianalisis untuk memahami efektivitas program KKN. Hasil dan Pembahasan : Program ini berhasil mencapai target dengan melibatkan 30 warga binaan dalam pelatihan menjahit, 12 dalam kerajinan tangan, dan 8 dalam budidaya ikan lele. Selain itu, sesi konseling individu dan kelompok yang rutin diadakan setiap dua minggu sekali membantu mengurangi tingkat stres dan meningkatkan kesejahteraan emosional warga binaan. Program ini juga membentuk kelompok dukungan sosial yang aktif dalam memberikan dukungan moral serta membantu proses reintegrasi warga binaan ke dalam masyarakat. Penggunaan media sosial untuk sosialisasi kebijakan reintegrasi sosial juga berhasil meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya mendukung mantan narapidana dalam proses kembali ke masyarakat. Kesimpulan : Program ini tidak hanya memberikan keterampilan praktis yang dapat digunakan setelah bebas, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih suportif bagi warga binaan. Keberhasilan program ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa, petugas lapas, dan masyarakat dalam mendukung rehabilitasi dan reintegrasi sosial narapidana. Model program ini berpotensi untuk direplikasi di berbagai lembaga pemasyarakatan lain di Indonesia.
OPTIMALISASI PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL OLEH LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIA SUBANG Dian Hanif Setiarso; Robi Maulana; Imaduddin Hamzah
Journal Central Publisher Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v3i2.602

Abstract

Latar Belakang : Lapas Kelas IIA Subang menghadapi tantangan dalam membangun citra positif dan mengurangi stigma negatif. Penggunaan media sosial, khususnya Instagram, dianggap sebagai alat strategis untuk meningkatkan transparansi, komunikasi, dan keterlibatan masyarakat. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan media sosial dalam mendukung transparansi, membangun citra positif, dan meningkatkan keterlibatan masyarakat di Lapas Kelas IIA Subang. Metode : Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melibatkan wawancara mendalam dengan petugas humas dan observasi aktivitas digital Lapas, khususnya di Instagram. Hasil dan Pembahasan : Hasil menunjukkan bahwa pembentukan tim khusus untuk media sosial, produksi konten rutin, dan publikasi video profil meningkatkan visibilitas dan transparansi lembaga. Keterlibatan masyarakat dan peluang kerja sama dengan pihak eksternal juga meningkat. Evaluasi rutin membantu penyempurnaan strategi komunikasi. Kesimpulan : Optimalisasi media sosial, terutama Instagram, terbukti efektif dalam mendukung transparansi dan komunikasi di Lapas Kelas IIA Subang, serta memperbaiki hubungan dengan masyarakat dan mendukung program pembinaan narapidana.