cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No. A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Law, Education and Business
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 2988604X     EISSN : 29881242     DOI : https://doi.org/10.57235
Journal of Law, Education, and Business dengan nomor terdaftar E-ISSN 2988-1242 (online) dan P-ISSN 2988-604X (Cetak) adalah jurnal akses terbuka ilmiah yang diterbitkan oleh CV Rayyan Dwi Bharata. JLEB bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian asli dan review hasil penelitian tentang: 1. Hukum 2. Pendidikan dan Pembelajaran 3. Akuntansi 4. Ekonomi 5. Bisnis 6. Manajemen
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 486 Documents
Hakim Sebagai Manifestasi Tuhan Dalam Mengambil Keputusan Pengadilan Manggal, Adam Tanzio; Putra, Moody Rizqy Syailendra
Journal of Law, Education and Business Vol 2, No 1 (2024): April 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v2i1.1637

Abstract

Landasan awal tercetusnya artikel ini iyalah dikarenakan adanya suatu kasus penganiayaan berencana yang sangat luar biasa jahat , brutal,keji dan tidak berprikemanusiaan yang dilakukan oleh Mario Dandy Satriyo (Tersangka) kepada saudara Cristalino David Ozora ( korban ).Tujuan penulis mengangkat isu ini agar masyarakat/public diharapkan bisa timbul yang Namanya Sense Of Justice ( Rasa Keadilan Terhadap Sesama) dan juga Sense Of Equality (Rasa Kesetaraan Terhadap Sesama) ini dimaksudkan agar masyarakat bisa lebih memanusiakan manusia jangan karena marah dan benci berharap orang lain celaka. Apalagi jika sampai mencelakakan dan merenggut hak-hak kehidupan individu lain didunia ini , Niscaya bagi para pembaca artikel ini bisa lebih memahami arti kemanusiaan dan menjadikan bacaan ini menjadi sebuah landasan bagaimana menjadi bangsa yang baik dan beradab. Oleh karenanya masa depan bangsa ini dan dari kasus ini public bisa jadikan pelajaran bagi anak,cucunya kelak.public juga jadi bisa terbuka wawasannya tentang bagaimana sih melihat sebuah isu melalui kacamata Hukum ,setiap perbuatan pasti akan ada sebab dan akibat, didalam hukum ada bahasa seperti ini “Defendant is innocent until it proven guilty” artinya adalah seorang terdakwa belum bisa dikatakan bersalah sampai terbukti kalau ia bersalah . Disini sesuai dengan judul Hakim adalah wujud manifestasi tuhan dibumi terlepas bahwa hakim juga seorang manusia makanya diharapkan untuk hakim agar harus memiliki rasa keadilan yang tinggi, empati yang tinggi, dan juga rasa kesetaraaan,terhadap semua mahkluk khususnya manusia.
Penerapan Model Inquiry Learning dalam Pembelajaran Pembentukan Kalimat Sederhana Ekaprasetya, Sahma Nada Afifah; Azizah, Winda Nur; Sudarmansyah, Ranu; Rostika, Deti
Journal of Law, Education and Business Vol 2, No 1 (2024): April 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v2i1.1972

Abstract

Tantangan utama dalam proses pembelajaran bahasa adalah menyajikan pengalaman yang memiliki makna dan relevansi bagi siswa. Pembelajaran bahasa yang berhasil tidak hanya menekankan pada pemahaman tata bahasa dan kosa kata, tetapi juga fokus pada pengembangan kemampuan siswa dalam menggunakan bahasa untuk berkomunikasi secara efektif. Pembentukan kalimat sederhana, sebagai langkah awal dalam mengembangkan keterampilan berbahasa, menjadi sangat penting dalam pembelajaran bahasa. Artikel ini mengulas penerapan Model Inquiry Learning dalam pembelajaran pembentukan kalimat sederhana, khususnya dalam konteks bahasa Indonesia. Melalui metode inkuiri, diharapkan dapat meningkatkan pembelajaran keterampilan berbahasa, terutama dalam aspek menulis. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas yang melibatkan partisipasi siswa untuk mencapai data yang akurat dan relevan. Selain itu, untuk memperoleh data yang lebih konkret, dilakukan studi literatur dari beberapa artikel yang sejalan dengan penelitian ini. Dalam penerapan model inkuiri, guru perlu memperhatikan beberapa prinsip agar pembelajaran sesuai dengan rencana. Meskipun demikian, terdapat beberapa hambatan yang dapat menghambat keberhasilan pembelajaran menggunakan metode inkuiri. Oleh karena itu, artikel ini disusun untuk memberikan panduan kepada pembaca mengenai langkah-langkah yang dapat diambil ketika menerapkan model inkuiri di lapangan.
Pelanggaran Hak Merk yang Dilakukan Pelaku Usaha Dalam Perdagangan Online Rigel, Rigel
Journal of Law, Education and Business Vol 2, No 1 (2024): April 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v2i1.1762

Abstract

Dalam memperkenalkan atau pemasaran suatu produk penjualan dengan cara elektronik itu jauh lebih luas jangkauannya daripada penjualan yang dilakukan secara konvensional atau bertatap muka. Daripada transaksi secara tradisional yang seluruh aktivitasnya dilakukan dengan kertas tentunya dengan adanya transaksi secara online ini lebih menguntungkan bagi para pelaku usaha. Pasti akan ada perbedaan apabila transaksi dilakukan secara konvensional apabila ada akibat hukum yang disampaikan maka dapat menggunakan kertas tersebut secara bukti, namun dengan transaksi online ini tidak ada dokumen nyata yang dapat diajukan sebagai bukti apabila terjadi sengketa. Pada dasarnya terkait dengan permasalahan merek itu sangat berkaitan erat dengan para pelaku usaha karena apabila suatu pelaku usaha ini memiliki merek yang cukup terkenal atau mumpuni, maka akan lebih dilirik oleh para konsumennya. Undang-undang tentang merek dan persamaan dapat dipidana paling lama 4 tahun dan denda 2 miliar ketentuan ini spesifik pada pasal 100 ayat 2 yang mana termasuk kejahatan peniruan karya orang lain tanpa hak dalam ini adalah persamaan merek. Pandangan orang lain tentunya akan terpengaruh dengan adanya peniruan merek dagang oleh orang lain yang dilakukan secara sembarangan akan menyebabkan ilusi terhadap merek terkenal. Ini sangat merugikan pemilik original dari merek tersebut dan sangat menguntungkan bagi pelaku usaha yang melakukan peniruan atau plagiarisme merek tersebut.
Pengaruh Burnout, Work Life Balance dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Perawat Wanita pada Rumah Sakit Jiwa Tampan Pekanbaru Tumanggor, Agustinus Rido Putra; Garnasih, Raden Lestari; Fitri, Kurniawaty
Journal of Law, Education and Business Vol 2, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v2i2.3157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Burnout, Work Life Balance, dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Perawat Wanita pada Rumah Sakit Jiwa Tampan Pekanbaru. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat rawat inap Rumah Sakit Jiwa Tampan Pekanbaru. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 51 sampel. Data primer dikumpulkan dengan kuesioner sebagai instrument untuk membuktikan hasil penelitian, untuk menguji hipotesis pada penelitian ini menggunakan analisis jalur berganda dengan bantuan program SPSS 25. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) Burnout tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja perawat wanita pada Rumah Sakit Jiwa Tampan Pekanbaru. Pimpinan Rumah Sakit Jiwa Tampan Pekanbaru baiknya senantiasa memperhatikan kondisi pegawai dan mempertimbangkan beban kerja yang dimiliki pada pegawai untuk dapat meminimalisir terjadinya burnout. 2) Work Life Balance berpengaruh terhadap Kinerja perawat wanita pada Rumah Sakit Jiwa Tampan Pekanbaru. Pimpinan Rumah Sakit Jiwa Tampan Pekanbaru diharapkan untuk selalu memperhatikan pegawai dalam memenuhi tanggung jawab mereka terhadap pekerjaan dan kehidupan keluarga. 3) Motivasi Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja perawat wanita pada Rumah Sakit Jiwa Tampan Pekanbaru. Pimpinan Rumah Sakit Jiwa Tampan Pekanbaru diharapkan dapat mempertahankan penerapan strateginya dalam meningkatkan motivasi kerja yang bisa didapat dari pemenuhan kebutuhan fisiologis, kebutuhan keamanan, pengakuan atas prestasi, pemberian penghargaan, dan kesempatan untuk mengembangkan diri.
Kewenangan Arbiter Atas Penyelesaian Sengketa Tanah Melalui Jalur Arbitrase Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Cendranita, Ivannia; Lie, Gunardi
Journal of Law, Education and Business Vol 2, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v2i2.3081

Abstract

Konflik merupakan bagian dari kehidupan manusia dalam masyarakat. Proses penyelesaian sengketa ini, termasuk sengketa bisnis dan yang disebut dengan sengketa, biasanya melibatkan proses peradilan atau penyelesaian perkara hukum di luar pengadilan. Penyelesaian di pengadilan adalah proses mediasi yang dimediasi pengadilan yang melibatkan proses pengadilan. Proses hukum mempunyai beberapa kelebihan dan kekurangan. Karena perbuatan hukum mempunyai akibat hukum yang tetap, maka ada pihak yang dianggap sebagai pemenang dan ada pihak yang dianggap sebagai pihak yang dirugikan sehubungan dengan hasil akhirnya. Karena suatu proses hukum mempunyai akibat hukum yang tetap, maka sengketa hukum pada hakikatnya mengikat dan mempunyai akibat bagi kedua belah pihak. Selain proses hukum, proses di luar hukum juga dapat dilakukan. Prosedur di luar pengadilan ini dilakukan untuk mencapai win-win solution. Artinya, kedua belah pihak yang bersengketa harus mencapai hasil yang adil. Selain hasil yang adil, kami berupaya menjaga kerja sama selama proses berlangsung sehingga tidak ada emosi yang tertinggal setelah proses arbitrase. Salah satu cara penyelesaian sengketa perdata di luar pengadilan adalah melalui arbitrase. Keunggulan arbitrasesuatu proses penyelesaian sengketa di luar pengadilan, adalah arbiter merupakan pihak yang terlibat dalam mediasi proses tersebut. Selama arbitrase, semua informasi pribadi dan terkait litigasi akan dijaga kerahasiaannya dan semua informasi akan dijaga kerahasiaannya dan sulit diakses oleh pihak ketiga. Selain melindungi privasi, arbitrase relatif hemat biaya dibandingkan litigasi yang mahal dan memakan waktu. Proses arbitrase biasanya dilakukan oleh korporasi atau perusahaan. Hal ini terutama karena proses persidangannya singkat dan fleksibel serta dapat diatur sesuai dengan kesepakatan para pihak dan arbiter.
Pengaruh Tingkat Inflasi,Pengangguran dan Pengeluaran Pemerintah Terhadap Jumlah Penduduk Miskin di Provinsi Sumatera Utara Tahun 2001-2021 Sitanggang, Enzelina; Syahrani, Desi; Indriani, Selvi; Nugrahadi, Eko; Rinaldi, Muammar
Journal of Law, Education and Business Vol 2, No 1 (2024): April 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v2i1.1607

Abstract

Inflasi merupakan momok di setiap Negara karena pengaruhnya besar terhadap keberlangsungan sebuah perekonomian dan kesejahteraan Masyarakat,baik halnya dengan pengangguran yang tinggi juga akan membuat keberlangsungan perekonomian terganggu. Kemiskinan adalah permasalahan yang selalu ada dan hampir tidak dapat di hapuskan di dunia ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh inflasi,Pengangguran serta Pengeluaran Pemerintah terhadap kemiskinan di Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang berasal dari BPS Provinsi tahun amatan 2001-2021. Adapun hasil penelitian ini adalah secara simultan inflasi,Pengangguran dan Pengeluaran Pemerintah berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Sumatera Utara. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa kontribusi variabel inflas, Pengangguran dan Pengeluaran Pemerintah terhadap kemiskinan sebesar 77,26 persen.
Tindakan Pelecehan Seksual yang Dilakukan Warga Negara Indonesia di Negara Inggris Syailendra Putra, Moody Rizqy; Nathania, Cheryl; Ginting, Angelica Ulinta; Maulika, Grizca Ratu
Journal of Law, Education and Business Vol 2, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v2i2.2895

Abstract

Pelecehan seksual adalah bentuk perilaku berkonotasi seksual yang dilakukan secara sepihak dan bertentangan dengan keinginan korban. Tindakan pelecehan seksual tidak hanya terjadi pada berlawanan jenis kelamin, namun juga dapat terjadi pada orang yang sesama jenis kelamin. Hal ini dapat timbul pada seseorang yang memiliki orientasi seksual menyimpang atau dikenal dengan sebutan LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual, dan Transgender). LGBT sendiri dapat timbul oleh beberapa faktor seperti faktor keluarga, faktor lingkungan pertemanan, faktor kebiasaan dan faktor psikologis. Di Indonesia sendiri sudah diatur dalam Undang-undang No. 1 Tahun 1974 tentang perkawinan. Dalam 6 Agama di Indonesia pun sepakat untuk menentang perkawinan sesama jenis. Namun, penyimpangan seksual ini tetap terjadi bahkan menimbulkan kasus pelecehan seksual terhadap sesama jenis yang dilakukan oleh Reynhard Sinaga. Permasalahan yang diteliti yaitu bagaimana pertanggung jawaban yang diberikan Indonesia kepada warga negaranya yang melakukan tindak pidana di luar negeri khususnya pelecehan seksual dan bagaimana pandangan hukum dan agama yang ada di Indonesia terhadap LGBT. Metode penulisan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode normatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hukum dan agama yang ada di Indonesia menentang keras adanya LGBT.
Penerapan Asas Fiduciary Duty Dalam Tanggung Jawab Direksi pada Perseroan Terbatas De Valerie, Athalia; Putra, Moody Rizqy Syailendra
Journal of Law, Education and Business Vol 2, No 1 (2024): April 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v2i1.1670

Abstract

Pada masa kini  berbagai jenis usaha telah berkembang di Indonesia salah satu bentuknya yaitu Perseroan Terbatas. Perseroan Terbatas sebagai usaha yang berbadan hukum,terdiri dari beberapa organ-organ perseroan terbatas. Direksi merupakan salah satu organ perseroan yang bertugas untuk melakukan pengurusan dan perwakilan atas nama perseroan terbatas. Melalui keterkaitan fungsi direksi ini maka menempatkan posisi direksi agar bersesuaian dengan prinsip fiduciary duty. Adapun dasar hukum terkait pengaturan direksi terdapat di Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
Penerapan Perencanaan Pembelajaran Tematik pada Tema 6 Kelas II di SD Negeri Pasirjati Kurnia, Budi; Kamilatunnuha, Fathiya; Lestari, Risma Fitriani; Natasya, Amanda Tiara; Cahya, Rianda; Sarah, Siti; Nursa'bani, Muhammad Lutpi
Journal of Law, Education and Business Vol 2, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v2i2.3142

Abstract

Perencanaan pembelajaran adalah proses menentukan tujuan, mengembangkan strategi, dan memilih sumber daya untuk mencapai hasil belajar yang optimal. Rencana ini menjadi pedoman bagi guru untuk melaksanakan pembelajaran yang efektif dan efisien. Pembelajaran tematik di sekolah menghadapi berbagai tantangan, salah satunya adalah rendahnya daya serap dan daya ingat siswa terhadap materi yang disampaikan oleh guru. Dari analisis yang dilakukan, ditemukan bahwa beberapa RPP telah disusun dengan mengikuti pedoman dan standar yang ditetapkan oleh kurikulum, mencakup tujuan pembelajaran, materi, metode, media, dan evaluasi yang terstruktur dengan baik. Menunjukkan bahwa pelaksanaan perencanaan pembelajaran tematik di sekolah dasar masih menghadapi berbagai tantangan signifikan. Meskipun beberapa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) telah sesuai dengan pedoman kurikulum, banyak yang masih belum memenuhi ketentuan, terutama dalam integrasi tematik dan metode pembelajaran yang inovatif serta interaktif. Metode penelitian kualitatif deskriptif adalah suatu metode penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan dan menjelaskan fenomena atau situasi sosial secara menyeluruh dan mendalam. Penelitian ini menggunakan data kualitatif yang diperoleh melalui berbagai teknik pengumpulan data, seperti observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Tanggung Jawab dan Perlindungan Hukum bagi Notaris Secara Perdata Terhadap Akta yang Telah Dikeluarkan Hasan, Zainudin; Efendi, Aulia Putri; Setiawan, M Rio Darma
Journal of Law, Education and Business Vol 2, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v2i2.3016

Abstract

Pembuktian perkara adalah untuk menentukan hubungan hukum yang sebenarnya terhadap pihak-pihak yang berperkara. Pembuktian dilakukan tidak saja terhadap peristiwa-peristiwa atau kejadiankejadian saja, melainkan juga terhadap adanya sesuatu hak juga dapat dibuktikan. Pada dasarnya hanya hal-hal yang menjadi perselisihan saja yang perlu dibuktikan. Menurut Pasal 1867 KUHPerdata, Akta dapat berupa Akta Otentik atau Akta di bawah tangan, Kekuatan Hukum Akta Notaris Sebagai Alat Bukti Otentik Dalam Gugatan Perdata adalah sempurna dan mengikat, sehingga tidak perlu dibuatkan atau ditambah dengan alat bukti lainnya, Akta tersebut tetap exsis yang di batalkan adalah isi dari Akta tersebut (hubungan hukumnya). Akta Otentik merupakan implementasi dari Pasal 1368 KUHPerdara, Pasal 38 Undang-Undang Jabatan Notaris Nomor 2 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 Tentang Jabatan Notaris jo  Pasal 165 HIR dan Pasal 285 RBg. Tanggung Jawab Notaris atas Akta yang Dibuatnya Sebagai Alat Bukti Otentik Dalam Gugatan Perdata, seorang Notaris secara moril harus bertanggung jawab atas Akta yang dibuatnya oleh karena ia dipercaya untuk menyusun dan merumuskan keinginan para pihak di dalam Akta. Bentuk Akta tersebut dapat dipertanggung jawabkan secara hukum dan tidak bertentangan dengan undang-undang, kesusilaan dan ketertiban umum.