cover
Contact Name
Ratno Susanto
Contact Email
krepaabdimas@gmail.com
Phone
+62881026447491
Journal Mail Official
ratnosusanto142@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.warunayama.org/index.php/krepa/about/editorialTeam
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Published by CV. SW Anugerah
ISSN : 29883059     EISSN : 29883059     DOI : -
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Kreativitas Pada Abdimas Jurnal Pengabdian Masyarakat terbit empat Kali setahun yaitu Januari, April, Juli, Oktober yang membahas praktik dan proses pengabdian masyarakat. Musyawarah: Jurnal Pengabdian Masyarakat menyediakan forum bagi akademisi dan praktisi untuk mengeksplorasi masalah dan merefleksikan praktik yang berkaitan dengan layanan pengabdian masyarakat. Kreativitas Pada Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah jurnal daring yang didedikasikan untuk publikasi artikel pengabdian masyarakat berkualitas tinggi yang berfokus pada implementasi layanan pengabdian kepada masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 525 Documents
PERAN TEKNOLOGI DALAM MENGAKSES LAYANAN ASURANSI DAN JAMINAN SOSIAL BAGI LANSIA Berlianti; Rizki Ismail; Bayu Rizky Ananda; Rezki Raplisal Siregar
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 5 No. 3 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v5i3.7820

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengkaji peran teknologi dalam memfasilitasi akses layanan asuransi dan jaminan sosial bagi lansia di era digitalisasi. Tujuan penelitian adalah menganalisis tantangan yang dihadapi lansia dalam mengakses layanan kesehatan berbasis digital serta mengidentifikasi solusi untuk meningkatkan aksesibilitas. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap 50 responden lansia dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 75% lansia mengalami kesulitan mengakses layanan kesehatan digital karena keterbatasan literasi teknologi, kendala fisik, dan kurangnya pendampingan. Implementasi teknologi yang tidak ramah lansia serta minimnya sosialisasi menjadi hambatan utama. Penelitian merekomendasikan pengembangan antarmuka yang lebih sederhana, program pendampingan digital berkelanjutan, dan sistem hybrid yang memungkinkan akses layanan secara konvensional maupun digital. Kesimpulannya, diperlukan pendekatan yang lebih inklusif dalam transformasi digital layanan kesehatan dengan mempertimbangkan kebutuhan khusus lansia. Kata Kunci: Lansia, Teknologi Digital, Layanan Kesehatan, Aksesibilitas, Jaminan Sosial. Abstract This research examines the role of technology in facilitating access to insurance and social security services for the elderly in the digitalization era. The research aims to analyze the challenges faced by the elderly in accessing digital-based healthcare services and identify solutions to improve accessibility. The research method uses a qualitative approach with data collection techniques through in-depth interviews with 50 elderly respondents and literature studies. Results show that 75% of elderly experience difficulties accessing digital health services due to limited technological literacy, physical constraints, and lack of assistance. Implementation of non-elderly-friendly technology and minimal socialization are major obstacles. The research recommends developing simpler interfaces, sustainable digital assistance programs, and hybrid systems that enable both conventional and digital service access. In conclusion, a more inclusive approach is needed in the digital transformation of health services by considering the special needs of the elderly. Keywords: Elderly, Digital Technology, Healthcare Services, Accessibility, Social Security Development.
CEGAH PTSD PADA ANAK KORBAN KEBAKARAN PASCA BENCANA DI KELURAHAN TEGAL SARI MANDALA 1 MEDAN Zidni Ilma Arfany; Nikita Fahira Raenisyah
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 10 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i10.7823

Abstract

Abstrak Kejadian bencana kebakaran di Kelurahan Tegal Sari Mandala I Kota Medan, Sumatera Utara, menyisakan trauma bagi pada korbannya terutama pada anak-anak. Trauma pada anak dapat menimbulkan post traumatic stress disorder (PTSD) dengan gejala seperti tidak tenang, takut, gelisah dan merasa mudah panik serta memiliki kecemasan jika kejadian tersebut terulang kembali. Kegiatan trauma healing dan tahapan praktik case work bertujuan membantu menurunkan gejala PTSD tersebut. Trauma healing dengan psikososial dan praktik case work ini diharapkan dapat membantu anak-anak mengurangi beban psikologis mereka dan mengembalikan senyuman di wajah mereka. Hal ini juga diupayakan dalam memberikan jaminan asuransi social serta jiwa. Pemulihan trauma bukanlah hal yang instan. Saat kegiatan psikososial telah dilakukan, bukan berarti semuanya telah berakhir, masih diperlukan kegiatan serupa sambil dilakukan monitoring dan evaluasi agar program pemulihan trauma dapat mencapai hasil yang signifikan, yaitu terwujudnya kesejahteraan psikologis pada korban bencana. Peran pekerja sosial sangatlah penting di pasca bencana ini, praktik perkerjaan sosial mikro akan lebih mewarnai seorang pekerja sosial dalam membantu para korban bencana untuk dapat melaksanakan keberfungsian sosialnya. Kata Kunci: PTSD, Metode Casework, Anak, Pekerja Sosial, Pasca Bencana Abstract The fire disaster in Tegal Sari Mandala I Village, Medan City, North Sumatra, left trauma for the victims, especially children. Trauma in children can cause post-traumatic stress disorder (PTSD) with symptoms such as restlessness, fear, anxiety and feeling easily panicked and anxious if the incident happens again. Trauma healing activities and case work practice stages aim to help reduce PTSD symptoms. It is hoped that trauma healing with psychosocial and case work practices can help children reduce their psychological burden and remember the smiles on their faces. This is also attempted to provide social and life insurance guarantees. Trauma recovery is not instant. When psychosocial activities have been carried out, it does not mean that everything is over, similar activities are still needed while monitoring and evaluation is carried out so that the trauma recovery program can achieve significant results, namely the realization of psychological well-being for disaster victims. The role of social workers is very important in the aftermath of this disaster, the practice of micro social work will further color a social worker in helping disaster victims to be able to carry out their social functions.. Keywords: PTSD, Casework Method, Children, Social Workers, Post-Disaster
OPTIMALISASI PENERIMAAN BANTUAN SOSIAL PKH OLEH DINAS SOSIAL KOTA MEDAN MELALUI GRADUASI DAN PENATAAN PEMUTAKHIRAN DATA Berlianti; Lola Nursafitri; Alexander Hesekiel Nadeak; Hasbul Wafi
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 10 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i10.7824

Abstract

ABSTRAK Program Keluarga Harapan (PKH) adalah salah satu inisiatif strategis pemerintah Indonesia untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberian bantuan sosial bersyarat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi, tantangan, dan upaya optimalisasi pelaksanaan PKH di Kota Medan. Dengan pendekatan kualitatif, data diperoleh melalui studi dokumen, wawancara, dan observasi terhadap mekanisme program berdasarkan Peraturan Menteri Sosial Nomor 1 Tahun 2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme PKH di Kota Medan mencakup 10 tahapan utama, mulai dari perencanaan hingga graduasi. Pada tahap implementasi, terdapat kendala signifikan dalam validasi data penerima manfaat, seperti ketidaksesuaian data Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dengan kondisi faktual di lapangan. Hambatan teknis, seperti gangguan aplikasi e-PKH dan keterbatasan kapasitas pendamping sosial, juga memengaruhi efektivitas program. Selain itu, resistensi terhadap mekanisme graduasi sering kali menghambat upaya untuk mengalihkan bantuan kepada keluarga miskin yang lebih membutuhkan. Untuk mengatasi tantangan tersebut, rekomendasi yang diusulkan meliputi penguatan sistem pemutakhiran data berbasis teknologi, peningkatan kapasitas pendamping sosial melalui pelatihan intensif, sosialisasi yang lebih intensif mengenai pentingnya graduasi, serta pelibatan aktif komunitas dan pihak swasta dalam mendukung pemberdayaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) graduasi. Kesimpulannya, meskipun pelaksanaan PKH di Kota Medan telah memberikan dampak positif dalam mengurangi kemiskinan, upaya optimalisasi yang berkelanjutan diperlukan untuk memastikan program ini berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. Dengan memperbaiki tata kelola program, PKH dapat menjadi instrumen perlindungan sosial yang mampu memutus mata rantai kemiskinan secara sistematis. Kata Kunci: Program Keluarga Harapan, validasi data, graduasi, bantuan sosial. ABSTRACT Family Hope Program (PKH) is one of the Indonesian government’s strategic initiatives to alleviate poverty and improve people’s welfare through the provision of conditional social assistance. This study aims to analyze the implementation, challenges, and efforts to optimize the implementation of PKH in Medan City. With a qualitative approach, data were obtained through document studies, interviews, and observations of the program mechanism based on the Minister of Social Affairs Regulation Number 1 of 2018. The results of the study show that the PKH mechanism in Medan City includes 10 main stages, from planning to graduation. At the implementation stage, there were significant obstacles in validating beneficiary data, such as the inconsistency of the Integrated Social Welfare Data (DTKS) with factual conditions in the field. Technical obstacles, such as disruptions to the e-PKH application and limited capacity of social assistants, also affected the effectiveness of the program. In addition, resistance to the graduation mechanism often hampers efforts to divert assistance to poor families who are more in need. To overcome these challenges, the proposed recommendations include strengthening the technology-based data update system, increasing the capacity of social assistants through intensive training, more intensive socialization regarding the importance of graduation, and active involvement of communities and the private sector in supporting the empowerment of graduated Beneficiary Families (KPM). In conclusion, although the implementation of PKH in Medan City has had a positive impact on reducing poverty, ongoing optimization efforts are needed to ensure that this program runs more effectively and sustainably. By improving program governance, PKH can become a social protection instrument that is able to break the chain of poverty systematically. Keywords: Family Hope Program, data validation, graduation, social assistance.
PERAN DINAS SOSIAL KOTA MEDAN DALAM BIDANG REHABILITASI SOSIAL PADA ANAK JALANAN Berlianti; Yona Mulia Hikmah; Delvia Laura Sembiring
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 10 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i10.7825

Abstract

Abstract Social rehabilitation aims to help individuals who experience social problems to reintegrate into society. One group that often needs social rehabilitation is street children, who face various challenges such as lack of access to education, health and social protection. The Medan City Social Service plays an important role in providing social rehabilitation for street children, through various programs such as temporary shelter, psychosocial assistance, skills training, and social reintegration. This research aims to explore the role of the Social Service in overcoming the problems of street children and hindering the effectiveness of the social rehabilitation programs being implemented. The research results show that the Medan City Social Service has made various efforts to handle street children, although there are still obstacles in implementing a more comprehensive rehabilitation program. Keywords: The Medan City Social Abstrak Rehabilitasi sosial bertujuan untuk membantu individu yang mengalami masalah sosial agar dapat reintegrasi ke dalam masyarakat. Salah satu kelompok yang sering membutuhkan rehabilitasi sosial adalah anak jalanan, yang menghadapi berbagai tantangan seperti kekurangan akses pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial. Dinas Sosial Kota Medan berperan penting dalam memberikan rehabilitasi sosial bagi anak jalanan, melalui berbagai program seperti tempat perlindungan sementara, pendampingan psikososial, pelatihan keterampilan, serta reintegrasi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran Dinas Sosial dalam mengatasi permasalahan anak jalanan dan mengevaluasi efektivitas program rehabilitasi sosial yang dilaksanakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Sosial Kota Medan telah melakukan berbagai upaya dalam penanganan anak jalanan, meskipun masih terdapat tantangan dalam implementasi program rehabilitasi yang lebih komprehensif. Kata Kunci: Dinas Sosial Medan
OPTIMALISASI PROGRAM PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN UNTUK MENGATASI WASTING PADA BALITA Fitria, Erna Rahmi; Haida, Yurisman; Mutia , Siti Heri; Septian , Sulis; Bintang , Putri; Rajasa, Indra Ananta; Rahman , Fitra; Marniati
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 10 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i10.8128

Abstract

Wasting merupakan permasalahan yang paling sering terjadi pada negara-negara miskin dan berkembang yang berdampak sangat besar. Pada tahun 2023 data anak kurang gizi sebesar 21.5 % menurut survei kementrian kesehatan Indonesia, dalam artian masalah kurang gizi di indonesia iayala masalah yang serius. Pada umumnya wasting merupakan hal yang harus di perhatikan atau di kontrol penuh oleh keluarga, masyarakat maupun pemerintahan sehingga gejala wasting dapat di antisipasi menjadi lebih berkurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh wastingb terhadap pengaruh gisi pada balita. Jenis penelitian ini dilakukan dengan metode pengembangan terhadap berbagai jurnal tentang wasting menjadi suatu pembahasan baru.
OPTIMALISASI EDUKASI GIZI DAN AKTIFITAS FISIK \ DALAM PENCEGAHAN OBESITAS PADA ANAK REMAJA DISEKOLAH MENENGAH PERTAMA Salwa, Annisa Siti; Irma, Elja Rinanda; Fatimah, Gevira Nur; Ramdani , Fitri; Rahmi , Alfi; Syamsuriani; Marniati
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 11 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i11.8231

Abstract

Obesitas merupaka suatu kondisi berat badan yang berlebihan akibat akumulasi lemak yang berlebih dalam tubuh. Biasanya obesitas terjadi pada umur ≥15 tahun pada tahun 2018 di indonesia sebesar 16,2%, sedangkan obesitas pada anak usia 13-15 pada tahun 2023 sebesar 19,7% maka terjadi peningkatan sebesar 3,5%. Penelitian ini merupakan penelitian dengan mengetahui perkembangan dan penyebab obesitas pada beberapa jurnal yang ada. Dari hasil penelitian ditunjukan ada pengaruh konseling gizi terhadap pengetahuan pada pengaruh konseling gizi terhadapa asupan gizi dan asupan lemak, sedangkan pada asupan serat tidak ada pengaruh konseling gizi , rata-rata sudah interfensi lebih renda di bandingkan sebelum interfensi. Responde perlun meningkatkan konsumsi makanan yang tinggi serat serta menurunkan makanan konsumsi energi tinggi dan tinggi lemak serta meningkatkan aktifitas fisik. Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini dapat diharapkan menyediakan sarana dan prasaran untuk remaja dalam mengantisipasi obesitas pada remaja di lingkungan sekolah.
SOSIALISASI DAN PELATIHAN PENGOLAHAN SAMPAH PLASTIK MENJADI ECOBRICK DI RW 06, KELURAHAN TAMANSARI, TASIKMALAYA Septiani Tri Windianti; Anisa Febriani; Apipah Rohadatul; Deborah Maria Magdalena Nababan; Dinar Ayu; Ega Oktaviona Putri; Kaila Nisrina; Malwa Aulia; Nazwa Salsabila; Syalsabila Pulungan; Syifa Rahmawati; Zsazsa Asyifa; Nissa Noor Annashr
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 11 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i11.8273

Abstract

Sampah adalah sisa atau buangan yang dihasilkan dari suatu proses baik dari hasil industri, domestik ataupun rumah tangga. Di wilayah RW 06, Kelurahan Tamansari, Kota Tasikmalaya yang berdekatan dengan TPA Ciangir ternyata hampir seluruh warga mengelola sampah anorganik khususnya sampah plastik dengan cara dibakar atau dibuang begitu saja dengan alasan tidak ada pengangkutan ke wilayah RW 06 dan sekitarnya. Upaya kegiatan pengabdian masyarakat dengan cara sosialisasi dan pengolahan sampah pada ibu rumah tangga di RW 06, Kelurahan Tamansari yaitu, mengolah sampah plastik menjadi ecobrick. Tahap pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dimulai dengan pembukaan, sambutan, pengisian pre-test, sosialisasi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick dengan metode ceramah, pelatihan pembuatan ecobrick dengan metode demonstrasi dari panitia dan diikuti oleh para peserta, serta pengisian post-test. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tanggga dalam mengolah sampah plastik menjadi ecobrick. Terdapat perbedaan yang signifikan dari hasil pre-test dan post-test (p-value = 0,0080 ) dan peningkatan pengetahuan tentang ecobrick (rata-rata skor sebelum = 63,89; skor sesudah = 84,89) serta peserta mengikuti pelatihan pembuatan ecobrick dengan antusias. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan ecobrick di RW 06 Tamansari meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan sampah plastik menjadi ecobrick dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat.
SOSIALISASI LITERASI PEMUDA BEBAS KORUPSI: POSISI SEMENTARA JEJAK DIGITAL SELAMANYA DI SMA NEGERI 1 PANGKALAN KERINCI Akbar Maulana; Ilham Hudi; Lamhot Gabriel Nainggolan; Muhammad Rimba Alphard Siswaya; Rabbi Fernanda; Raufa Aisyah Putri; Salsa Ananda Erina; Sania Rifqa Anshari; Swity Retina Harsal
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 11 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i11.8281

Abstract

Korupsi merupakan permasalahan besar yang terjadi oleh tiap negara, termasuk di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Data dan berita kasus terikini juga secara jelas menggambarkan dan memberitakan mengenai tindakan korupsi tersebut sehingga menjelaskan beta krisis dan seriusnya permasalahan korupsi yang tengah dihadapi oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kehadiran berita kasus dan data ini pula membuktikan hubungan tindak pidana korupsi dengan keberadaan jejak digital. Oleh karena itu, diperlukan upaya-upaya pemberantasan dan pencegahan korupsi. Salah satunya dengan pendidikan literasi pemuda bebas korupsi dalam konsep sosialisasi. Penulisan ini bertujuan sebagai sarana pengabadian (dokumentasi) dan pengabdian dari sosialisasi yang telah dilakukan penulis bersama rekan-rekan sosialisasi di SMA Negeri 1 Pangkalan Kerinci dengan maksud memberikan edukasi akan pentingnya pencegahan tindak pidana korupsi. Metode yang digunakan dalam penulisan adalah kualitatif dan partisipatif yang berfokus pada pemahaman teori tindak pidana korupsi dan pencegahannya melalu berbagai sumber kepustakaan. Selain itu, penulisan ini merupakan penulisan partisipatif yang mengandalkan partisipasi penulis bersama para rekan sosialisasi dalam mensosialisasikan pendidikan bebas korupsi di SMA Negeri 1 Pangkalan Kerinci di Kabupaten Pelelawan, Provinsi Riau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa betapa bahaya dan buruknya praktik korupsi bagi keberlangsungan bangsa dan negara serta betapa pentingnya pendidikan bebas korupsi dalam konsep sosialisasi demi menumbuhkan karakter jujur dan berintegritas dalam tiap individu yang juga menjadi langkah awal dalam pencegahan tindakan korupsi. Selain itu, hasil penulisan ini juga demi mendalami dan memahami hubungan antara tindak pidana korupsi dengan jejak digital dalam bentuk alat pembuktian digital dalam membuktikan pelaku tindak korupsi.
PENYULUHAN KEAMANAN SIBER UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN PELAJAR MI SALAFIYAH SYAFI’IYAH DALAM MELINDUNGI DATA PRIBADI Najwa Putri Khairunnisa; Audy Luvena Junaedi; Claudia Larissa Sihaloho; Donny Januardi Izmi; Mulyadi; Subakdi; Hasan Basri; Ronald Manalu
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 11 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i11.8371

Abstract

ABSTRACT Personal data is crucial information that must be kept confidential. The advancement of technology has created numerous opportunities for unauthorized individuals to steal personal data. The rapid development of digital technology is no longer foreign to people of all ages, including underage students who are increasingly exposed to and skilled in the digital world. However, a child's curiosity about technology does not necessarily mean they will use it safely. This can endanger the safety of underage children and even involve their families. Through this educational program, we aim to increase awareness among underage children, especially students of MI Salafiyah Syafi'iyah, regarding the importance of protecting personal data on digital platforms that are now easily accessible to anyone.The education is conducted through practical, interactive, and fun approaches, incorporating educational games to enhance students' understanding and engagement. The results of the program show that most students demonstrated a significant improvement in their understanding of the importance of protecting their personal data Keywords: personal data, data security, digital technology, underage kids. ABSTRAK Data pribadi merupakan data yang krusial dijaga kerahasiaannya, majunya dunia teknologi ini membuka banyak sekali celah untuk orang asing untuk mencuri data pribadi seseorang. Perkembangan teknologi digital tentu saja bukan hal yang asing untuk masyarakat berbagai kalangan, bahkan siswa/i di bawah umur sudah banyak terdampak dan bahkan cakap dalam mendalami dunia digital. Rasa penasaran yang tumbuh pada anak di bawah umur yang meskipun cakap dalam menggunakan teknologi, tidak secara langsung mengatakan bahwa anak tersebut akan menggunakannya secara aman. Hal ini dapat membahayakan keselamatan anakanak di bawah umur ini bahkan keluarganya dapat ikut terlibat. Dengan adanya kegiatan penyuluhan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran anak di bawah umur, terkhususnya para pelajar MI Salafiyah Syafi'iyah, terkait pentingnya perlindungan data pribadi dalam platform-platform digital yang saat ini sudah bisa diakses oleh siapa saja. Penyuluhan dilakukan melalui pendekatan yang praktis, interaktif, dan menyenangkan, dengan penambahan permainan edukatif di tengah-tengah sesi untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan pelajar. Hasil penyuluhan yang terlihat adalah sebagian besar siswa dan siswi menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan tentang pentingnya melindungi data pribadi mereka. Kata Kunci: data pribadi, keamanan data, teknologi digital, anak di bawah umur.
GERAK SEHAT: PENDAMPINGAN KEBUGARAN ANAK TUNAGRAHITA DI LINGKUNGAN SLB YAYASAN PUTRA PANCASILA Khotimah, Khusnul; Ary Artanty; Ahmad Junaidi; Luthfie Lufthansa; Alfian Yahya; Paulus Rah Adi Pawitra; Laila Nur Rohmah
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 11 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i11.8403

Abstract

Physical fitness is an essential component in supporting the development of children, including those with intellectual disabilities (ID), who face challenges in motor skills and cognitive abilities. The “Healthy Movement” program aims to partisipasi the physical and motor skills of children with Intellectual Disabiity through guided adaptive physical activities in a school setting. This program employs a participatory approach involving teacher, parents and program facilitators. The activities were implemented in three phases: planning, execution and evaluation. Physical activites included simple game, rhytmic movement and basic motor exercises tailored to the needs of children with Intellectual Disability. Data were colected through observation, fitnest test, interviews and documentation and analyzed descriptively. The results revealed significant improvements in balance, coordination and muscle strenght among children with Intellectual Disability. Additionally, the children exhibited increased confidence and enthusiasm in participating in the activities. Teachers and parent gained new insights into the importance of physical fitness and effective strategies for guiding chidren with Intellectual Disability. This program successfully created positive impact on children with Intellectual Disability and raised awareness of the impportance of physical fitness in supporting their well-being. The program’s sustainabillity is ensured through the integration of the “Healthy Movement” module into the physical education curriculum at schools.

Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 12 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 11 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 10 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 5 No. 3 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 5 No. 2 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 5 No. 1 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 9 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 8 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 7 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 6 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 5 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 4 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 3 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 2 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 12 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 11 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 10 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 12 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 11 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 10 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 1 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 9 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 8 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 7 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 6 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 5 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 4 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 3 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 2 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 1 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 9 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 8 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 7 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 6 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 5 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 4 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 3 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 12 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 11 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 10 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 2 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 1 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 9 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 8 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 7 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 6 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krep Vol. 1 No. 5 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 4 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 3 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 2 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 1 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) More Issue