cover
Contact Name
Hasan Syahrizal
Contact Email
jurnalihsan@gmail.com
Phone
+6282352818690
Journal Mail Official
jurnalihsan@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sederhana Lorong Lambang Sari No.959, RT 001 RW. 006, Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, Indonesia
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 30259150     EISSN : 29871298     DOI : https://doi.org/10.61104/ihsan.v1i2
Fokus dan Ruang Lingkup Ihsan: Jurnal Pendidikan Islam menerima naskah asli yang tidak diterbitkan dalam bahasa Indonesia atau Inggris, berdasarkan penelitian dari metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif, campuran, atau metodologi apa pun yang terkait dengan pendidikan
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 4 (2024): 2024" : 21 Documents clear
Program Best Practices Series Dalam Mempromosikan Kompetensi Guru PAI di Jawa Timur Moch Aulya Sulthon HM; Sulanam
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 4 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v2i4.334

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana penyelenggaraan Program Best Practice Series dalam mempromosikan kompetensi guru PAI di Jawa Timur. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik etnografi digital yang meliputi pengamatan sistematis, partisipasi, dan analisis praktik sosial dan budaya dalam kelompok atau komunitas tertentu secara online. Berkenaan hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa meningkatnya kompetensi guru PAI di Jawa Timur dalam penerapan metode pembelajaran inovatif, pemanfaatan digital dalam pembelajaran, penguatan karakter, dan pengembangan kompetensi secara berkelanjutan. Para guru yang berpartisipasi memberikan umpan balik yaitu melaporkan terjadi peningkatan keterampilan, komunikasi, pemahaman konten pembelajaran PAI yang relevan. Maka diperoleh kesimpulan dari penelitian ini bahwasannya Program yang dilaksanakan yaitu Best Practice Series berhasil dalam mempromosikan kompetensi guru PAI di Jawa Timur. Program ini berkontribusi positif terhadapan peningkatan mutu pendidikan agama islam melalui seminar yang menjelaskan metode – metode pembelajaran relevan, penggunaan digital, penguatan karakter dan inovatif. Kedepannya perlu dukungan secara berkelanjutan dari pemerintah dan lembaga pendidikan untuk mempraktekkan dan memperluas program ini untuk meningkatkan mutu pendidikan PAI secara menyeluruh.
Pembelajaran Proyek Sains Dalam Meningkatkan Sosial Emosional Anak Usia Dini 5-6 Tahun Maryani; Suparni; Hindun
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 4 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v2i4.340

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh peneliti yaitu kurangnya guru menerapkan konsep-konsep pembelajaran proyek sains, kurangnya guru dalam menerapkan konsep-konsep perkembangan sosial emosional anak Rumusan masalah penelitian ini yaitu, 1) bagaimanakah konsep penerapan pembelajaran proyek sains dalam meningkatkan sosial emosional padda anak usia ddini 5-6 tahun di taman kanak-kanak Pembina negeri kecamatan singkut kabupaten sarolangun provinsi jambi, 2) bagaimanakah konsep sosial emosional anak melalui pembelajaran proyek sains pada anak usia dini 5-6 tahun di taman kanak-kanak Pembina negeri kecamatan singkut kabupaten sarolangun provinsi jambi, 3) faktor-faktor apa sajakah yang menyebabkan guru kurang optimal dalam melaksanakan pembelajaran proyek sains dalam meningkatkan kemampuan sosial emosional anak pada anak usia dini 5-6 tahun di taman kanak-kanak Pembina negeri singkut kabupaten sarolangun provinsi jambi. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptip. Pengumpulan data yang dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, Display data, verifikasi data dan ujian kepercayaan menggunakan tringgulasi data. Lokasi penelitian dilakukan di taman kanak-kanak Pembina negeri singkut kabupaten sarolangun provinsi jambi. Hasil dari penelitian ini yaitu konsep penerapan pembelajaran proyek sains di taman kanak-kanak Pembina negeri singkut kabupaten sarolangun provinsi jambi sudah bisa dikatakan cukup baik, dikarenakan bantuan dari metode kegiatan pembiasaan yang dilakukan oleh guru. Konsep penerapan proyek sains dalam meningkatkan sosial emosional anak di taman kanak-kanak Pembina negeri singkut kabupaten sarolangun provinsi jambi juga bisa dikatakan cukup baik walaupun masih ada beberapa anak yang belum mampu melakukan kegiatan proyek sains. Meski terdapat faktor penghambat dalam penerapan pembelajaran proyek sains yaitu dari rendahnya kompetensi guru beserta media dan fasilitas yang ada disekolah, kurangnya kepedulian guru dalam mengenal dan menerapkan perkembangan sosial emosional anak dan keterbatas diwaktu.
Administrasi Pendidikan Era Society 5.0 Dan Relevansinya Terhadap Perkembangan Lembaga Pendidikan Islam di Indonesia Karmilawati; Ibnu Fikri; Khairul Ikhwan; Rully Hidayatullah; Harmonedi
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 4 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v2i4.342

Abstract

Guru memainkan peran yang efektif dalam menghadapi tantangan literasi di era Society 5.0. Penelitin ini bertujuan untuk mengetahui tentang peran guru dalam meningkatkan literasi pada siswa. Penelitian ini adalah sebuah studi lapangan yang mengungkapkan dan menggali informasi tentang peran guru dalam meningkatkan literasi siswa di era society yang bersifat deskriptif yaitu menggambarkan apa adanya yang sesuai dengan kenyataan faktual yang ditemukan dilapangan dan jenis penelitian ini adalah kualitatif. Hasil penelitian ini dapat diutarakan bahwa upaya guru dalam meningkatkan literasi pada siswa 1. Guru harus memerankan metode yang bervariasi 2. Penanaman nilai-nilai agama di era digital 3. Kolaborasi wali kelas dan wali murid 4. Dapat menyesuaikan kondisi tanpa meninggalkan karakter akhlakul karimah 5. Meminjamkan modul ke siswa di awal semester. Dari hasil kajian dan penelitian guru memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi siswa di era Society 5.0. Peran guru tidak hanya sebagai penyalur pengetahuan, tetapi juga sebagai fasilitator pembelajaran yang membantu siswa mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, dan penerapan teknologi dalam berbagai konteks.
Pengembangan Multimedia Pembelajaran Pada Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadist Materi Merenungkan Kekuasaan Allah SWT Melanie Putri; Meli Tri Khasanah; Muhammad As’ari Safutro; Abdul Azis
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 4 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v2i4.343

Abstract

Dari analisis kebutuhan yang telah dilakukan, pemanfaatan media pembelajaran yang belum optimal menjadi salah satu tantangan yang dihadapi oleh guru Al-Qur'an Hadits. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan multimedia pembelajaran pada materi merenungkan kekuasaan Allah SWT. Pengembangan dilakukan dengan menggunakan model ADDIE. Melalui beberapa tahapan yaitu analisys, design, development, implementation, dan evaluation. Kualitas media diukur dengan melakukan uji validitas dan uji praktikalitas. Hasil validasi materi pada multimedia pembelajaran diperoleh hasil 91,7%, sedangkan validasi media diperoleh hasil 90% dengan kategori sangat valid atau dapat digunakan tanpa revisi. Hasil praktikalitas multimedia pembelajaran pada guru adalah sebesar 96 %, sedangkan hasil multimedia pembelajaran terhadap siswa adalah 93,46 % dengan kriteria sangat praktis. Oleh karena itu produk multimedia pembelajaran pada materi merenungkan kekuasaan Allah SWT dapat digunakan dan diimplementasikan dalam pembelajaran.
Pengembangan Sistem Keuangan Sekolah Berbasis Teknologi Untuk Mendukung Transformasi Society 5.0 Adani Asri; Nur Ainun Nisa Siregar; Sovan Liza; Rully Hidayatullah; Harmonedi
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 4 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v2i4.351

Abstract

Kemajuan teknologi di era Society 5.0 menuntut penyesuaian sistem keuangan sekolah untuk mendukung manajemen pendidikan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem keuangan berbasis teknologi untuk meningkatkan akurasi, transparansi, dan efisiensi pengelolaan keuangan. Metode penelitian menggunakan pendekatan SDLC (Software Development Life Cycle) dengan studi kasus di beberapa sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem berbasis teknologi ini menyediakan informasi keuangan real-time melalui cloud, otomatisasi, dan analisis data, yang meningkatkan efisiensi pengelolaan, transparansi, serta akuntabilitas tata kelola keuangan sekolah. Digitalisasi sistem ini juga memudahkan manajemen dalam pengambilan keputusan berbasis data dan pelaporan keuangan. Penelitian ini mendukung penguatan digitalisasi pendidikan di era Society 5.0.
Pengembangan Kurikulum Berbasis Karakter Islami di SMP Islam Nurul Fikri Boarding School Serang Banten Ulil Amri Mustaghfirin; Novita Aristawati Safitri; Diva Anif Nafiah; Elviena Wahyuningrum; Agumda Nur Akbar; Badrus Zaman
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 4 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v2i4.354

Abstract

SMP Islam Nurul Fikri Boarding School (NFBS) Serang, Banten merupakan salah satu sekolah unggulan yang dinilai berhasil melakukan pengembangan kurikulum. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan kurikulum di SMP Islam NFBS Serang, Banten. Metode yang digunakan untuk melakukan penelitian ini adalah studi pustaka. Berdasarkan hasil penelitian ini, ditemukan bahwa pengembangan kurikulum di sekolah ini berusaha menggabungkan antara kurikulum nasional, kurikulum keislaman, dan kurikulum karakter. Dalam memadukan tiga jenis kurikulum tersebut, sekolah ini lebih memfokuskan pada pendidikan karakter islami sebagai bentuk rekontruksi sosial, tentunya tanpa mengabaikan aspek pendidikan lainnya. Pengembangan kurikulum di SMP Islam NFBS Serang, Banten telah memiliki tujuan pendidikan, pengalaman belajar, pengorganisasian pengalaman belajar, dan metode evaluasi yang tepat sehingga dapat disimpulkan bahwa pengembangan kurikulum di sekolah ini telah memenuhi teori pengembangan kurikulum Ralph Tyler.
Pengembangan dan Inovasi Perencanaan Pendidikan Islam Perspektif Era 5.0 Lu’lu’ Syuroiyah Nadliroh; M. Yahya Ashari
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 4 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v2i4.357

Abstract

Pendidikan Islam perlu beradaptasi dengan mengintegrasikan kurikulum yang relevan, pendekatan pembelajaran interaktif, dan penguatan kompetensi guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan dan inovasi perencanaan pendidikan islam perspektif era 5.0. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan studi kepustakaan, dimana seluruh data diambil melalui buku dan jurnal ilmiah, selanjutnya dianalisis dengan merduksi data, menyajikan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk menghadapi tantangan dan peluang yang ditawarkan oleh era digital, pendidikan Islam harus beradaptasi melalui integrasi teknologi, kolaborasi pemangku kepentingan, dan pengembangan kompetensi pendidik. Inovasi dalam kurikulum dan metode pengajaran tidak hanya meningkatkan keterlibatan siswa, tetapi juga memastikan bahwa pendidikan tetap relevan dengan kebutuhan zaman. Selain itu, penting untuk mempertahankan nilai-nilai budaya dan agama dalam setiap inovasi yang diterapkan, sehingga pembelajaran tidak hanya berfokus pada aspek akademis, tetapi juga pada pembentukan karakter dan identitas. Keseluruhan, pengembangan pendidikan Islam di era 5.0 membutuhkan pendekatan yang holistik dan berkelanjutan untuk menjamin keberhasilan dalam menciptakan individu yang beretika dan berilmu.
Analisis Pengembangan Kurikulum Nasional dan Asrama Madrasah Aliyah Negeri Insan Cedekia Serpong Ramaditya Rizqiawan Al Achmad; Guntur Wicaksono; Wiji Ziila Pratna; Siti Mufidah; Devi Khoirunisa; Badrus Zaman
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 4 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v2i4.358

Abstract

Sistem pendidikan Indonesia sejak jaman dahulu terlihat statis dan belum ada perubahan yang signifikan. Kurikulum adalah subtansi yang seharusnya mendapat perhatian untuk dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan kurikulum yang kolaboratif pada MAN Insan Cendikia serpong. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur, teknik yang menekankan pada kajian studi pustaka. Penelitian menunjukkan kurikulum MAN Insan Cendikia Serpong diterapkan dengan mengintegrasi kurikulum nasional dan kurikulum asrama. Menggunakan moder Tyler, analisis ini mengidentifikasi pada kurikulum nasional, tujuan pembelajaran, pengalaman, dan evaluasi yang ditekankan pada ilmu pengetahuan yang sistematis untuk mencapai tujuan. Kurikulum asrama mendukung perkembangan peserta didik pada perkembangan karakter dan keagamaan secara holistik. Penilaian seluruhnya mencakup pada aspek afektif, kognitif, dan psikomotorik secara rinci, dengan pendekatan integratif antara ilmu pengetahuan dan agama, serta penggunaan tiga bahasa dalam interaksi sehari-hari.
Filsafat Pendidikan Ibnu Khaldun; Relevansi dalam Konteks Pendidikan Modern Ridwan Saleh; Ibrah Safirah; Herlini Puspika Sari
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 4 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v2i4.359

Abstract

Pandangan Ibnu Khaldun yang mendalam tentang sejarah, masyarakat, dan manusia, telah merumuskan filsafat pendidikan yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji relevansi filsafat pendidikan Ibnu Khaldun dalam konteks pendidikan modern. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan, penelitian kepustakaan merupakan suatu penelusuran dan penelitian dengan metode membaca dan menelaah berbagai jurnal, buku, dan berbagai naskah terbitan lainnya yang berkaitan dengan topik penelitian. Pada penelitian ini tidak terdapat lokasi penelitian, karena seluruh data diambil dari jurnal, buku, dan proseding ilmiah. Hasil penelitian ini dapat diutarakan bahwa di era modern ini, para guru dituntut untuk melakukan variasi terhadap metode pembelajarannya. Sedangkan metode yang digagas oleh Ibnu Khaldun masih sangat relevan bila diterapkan pada pendidikan era modern karena metode yang digagas beliau tidak hanya berorientasi pada teori saja, namun ada penekanan lebih terhadap praktik, sehingga akan lebih baik jika keduanya seimbang. Ibnu Khaldun menawarkan berbagai konsep terkait tujuan, metode, kurikulum, serta peran pendidik dan peserta didik yang dapat menjadi landasan yang kokoh bagi pengembangan sistem pendidikan nasional. Konsep tersebut menekankan pentingnya integrasi antara nilai-nilai agama dan realitas kehidupan sehari-hari, serta pemecahan masalah yang dihadapi umat Muslim.
Tinjauan Metode Active Learning Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Nafiah, Diva Anif; Falya Hamidah; Siti Mufidah; Salmaa Rihhadatul ‘Aisy; Badrus Zaman
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 4 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v2i4.363

Abstract

Pendidikan agama Islam (PAI) memainkan peran penting dalam pembelajaran di sekolah-sekolah umum dan madrasah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi penerapan pendekatan pembelajaran aktif (active learning) dalam PAI, serta dampaknya terhadap keterlibatan dan pemahaman siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi Pustaka (library research), pengumpulan data dilakukan dengan mencari, mengumpulkan, dan merekontruksi informasi dari berbagai sumber yang relevan, seperti buku, jurnal ilmiah, serta hasil-hasil penelitian terdahulu yang sudah dipublikasikan, yang secara khusus mengkaji berbagai metode active learning seperti role playing, experiential learning, dan dialog tanya jawab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan active learning dapat meningkatkan partisipasi siswa, pemahaman konsep, serta sikap sosial mereka. Meskipun terdapat tantangan dalam implementasi, seperti perbedaan kemampuan siswa dan kesiapan guru, pendekatan ini berhasil menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dan interaktif. Active learning dalam PAI tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada pengembangan keterampilan berpikir kritis dan penerapan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.

Page 1 of 3 | Total Record : 21