cover
Contact Name
Muhammad Syahrul Rizal
Contact Email
sicedu@universitaspahlawan.ac.id
Phone
+6282172464416
Journal Mail Official
syahrul.rizal92@gmail.com
Editorial Address
https://sicedu.org/index.php/sicedu/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Science and Education Journal
ISSN : 2963928X     EISSN : 29629713     DOI : -
Science and Education Journal (SICEDU) menerbitkan artikel penelitian yang membahas tentang pendidikan: pembelajaran di PGSD, di Sekolah Dasar yang membahas kurikulum dan teknologi pembelajaran, manajemen sekolah, kebijakan pendidikan di sekolah, Sosial, humaniora, dll.
Articles 717 Documents
Efektivitas Model Inkuiri Terbimbing Dalam Meningkatkan Kemampuan Problem solving Murid Kelas V Pada Pembelajaran IPAS Dila Nurfita; Indah Yunitasari; Angga Setiawan
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.443

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan problem solving murid pada pembelajaran IPAS yang masih didominasi oleh pembelajaran konvensional dan kurang memberikan kesempatan bagi murid untuk berpikir kritis serta melakukan penyelidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap kemampuan problem solving murid kelas V pada pembelajaran IPAS. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen dan jenis nonequivalent control group design. Sampel penelitian terdiri dari 24 murid sebagai kelas eksperimen dan 21 murid sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan problem solving berbasis indikator Polya. Data dianalisis menggunakan uji independent sample t-test dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Inkuiri Terbimbing terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan problem solving murid dengan nilai signifikansi sebesar 0,024 (<0,05). Rata-rata nilai kelas eksperimen meningkat dari 72 menjadi 87, sedangkan kelas kontrol dari 71 menjadi 80. Nilai N-Gain sebesar 0,5722 menunjukkan kategori sedang dengan tingkat efektivitas sebesar 57,21%. Dengan demikian, model Inkuiri Terbimbing terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan problem solving murid kelas V pada pembelajaran IPAS.
Efektivitas Model Problem Based Learning Dalam Meningkatkan Literasi Sains Murid Sekolah Dasar pada Materi Perubahan Lingkungan Alya Rohana; Indah Yunitasari; Angga Setiawan
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.444

Abstract

Kemampuan literasi sains murid pada materi perubahan lingkungan masih belum berkembang secara optimal akibat proses pembelajaran yang cenderung berpusat pada guru dan kurang melibatkan murid secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Problem Based Learning terhadap kemampuan literasi sains murid kelas V pada materi perubahan lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen jenis nonequivalent control group design. Penelitian melibatkan dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan model Problem Based Learning dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data menggunakan tes pretest dan posttest berupa soal pilihan ganda yang mengacu pada indikator literasi sains. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, homogenitas, independent sample t-test, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 89 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 79. Selain itu, hasil uji N-Gain memperoleh nilai 69,03% dengan kategori cukup efektif. Hasil uji hipotesis juga menunjukkan nilai signifikansi < 0,05 sehingga terdapat pengaruh signifikan model Problem Based Learning terhadap kemampuan literasi sains murid.
Hubungan Antara Kelas Hamil Dan Persepsi Dukungan Keluarga Terhadap Perilaku Kesehatan Reproduksi Perempuan Pascasalin Dengan Pernikahan Dini Di Kabupaten Probolinggo Galuh Pramesti Cintani Aisha; Muthmainnah Muthmainnah
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.457

Abstract

Indonesia menempati urutan ke-10 negara dengan angka absolut pernikahan dini tertinggi di dunia. Pernikahan dini dapat juga menimbulkan berbagai permasalahan yang berkaitan dengan kesehatan ibu termasuk kesehatan reproduksi. Untuk mengetahui hubungan antara partisipasi kelas hamil dan persepsi dukungan keluarga terhadap perilaku kesehatan reproduksi pada perempuan pascasalin dengan pernikahan dini di Kabupaten Probolinggo. Desain penelitian menggunakan observasional analitik secara cross sectional. Pengujian dengan metode Chi Square. Sampel yang digunakan sebanyak 44 responden disesuaikan dengan kriteria inklusi serta eksklusi di Kabupaten Probolinggo. Hasil penelitian yaitu terdapat hubungan bermakna antara partisipasi kelas hamil terhadap perilaku kesehatan reproduksi perempuan pascasalin dengan pernikahan dini yang ditunjukkan dengan nilai p value 0.002 < 0.05 dengan besaran korelasi 0.426 dan masuk pada kategori korelasi sedang dan juga terdapat hubungan bermakna antara persepsi dukungan keluarga terhadap perilaku kesehatan reproduksi perempuan pascasalin riwayat pernikahan dini yang ditunjukkan dengan nilai p value 0.007 < 0.05 dengan besaran korelasi 0.362 yang masuk pada kategori korelasi lemah. Terdapat hubungan partisipasi kelas hamil dan persepsi dukungan keluarga terhadap perilaku kesehatan reproduksi pada perempuan pascasalin dengan pernikahan dini.
Penerapan Problem based learning (PBL) Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Siswa Pada Materi Perkalian Kelas Iii Sekolah Dasar Septian Rizky Purwanto
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.461

Abstract

This study aimed to improve the cognitive abilities of third-grade elementary school students in multiplication material through the implementation of the Problem Based Learning (PBL) model. The research was conducted at SDN Padaan 02, Pabelan, Semarang Regency, involving 8 students as the research subjects. The research method used was Classroom Action Research (CAR) based on the Kemmis and McTaggart model, which was carried out in two cycles consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages. Data collection techniques included cognitive tests, observation of student activities, and documentation. The results showed that the implementation of Problem Based Learning (PBL) was able to improve students’ learning activities and learning outcomes. In Cycle I, the average student activity score was 1.95, categorized as fair, while in Cycle II it increased to 3.15, categorized as good. In addition, students’ learning outcomes also improved in each cycle. The use of concrete media in the form of sticks and the Math Adventure game helped students understand the concept of multiplication in a more concrete and contextual way. Therefore, the Problem Based Learning (PBL) model proved to be effective in improving students’ cognitive abilities in learning multiplication in elementary school mathematics.
Diferensiasi Pemidanaan Kratom Alami Dan Produk Turunan 7-Hydroxymitragynine Dalam Hukum Pidana Kesehatan Ahmad Hamdani; Audry Salsabila Pasaribu; Muhamad Radjhu Khan Saputra; Muhammad Rifki Nurrasman; Margo Hadi Pura; Wiwin Triyunarti
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.462

Abstract

Kratom menimbulkan persoalan hukum karena satu nama dagang digunakan untuk menunjuk daun alami, simplisia, ekstrak, dan produk turunan 7-hydroxymitragynine yang memiliki kadar risiko berbeda. Penelitian ini bertujuan menganalisis batas pemidanaan antara kratom alami dan produk olahan berkadar 7-hydroxymitragynine tinggi dalam hukum pidana kesehatan Indonesia. Metode yang digunakan ialah yuridis normatif melalui pendekatan peraturan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemidanaan berbasis nama tanaman tidak memadai karena dapat menyamakan petani atau pelaku hulu dengan pelaku usaha yang mengendalikan formulasi, label, klaim, dan peredaran produk konsumsi berisiko. Produk turunan 7-hydroxymitragynine lebih tepat dinilai melalui Undang-Undang Kesehatan sepanjang dipasarkan sebagai sediaan farmasi atau produk konsumsi yang tidak memenuhi standar keamanan, khasiat, kemanfaatan, dan mutu. Diferensiasi pidana perlu bertumpu pada kadar senyawa, bentuk sediaan, izin edar, akurasi label, dan posisi pelaku agar pemidanaan tetap presisi, proporsional, serta tidak merugikan pemanfaatan kratom alami sebagai komoditas botani yang memiliki konteks sosial-ekonomi bagi masyarakat lokal terdampak.
Perlindungan Hukum Terhadap Pihak Beritikad Baik Dalam Pembatalan Perkawinan Akibat Poligami Tanpa Izin Grace Arisma Lollong
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.472

Abstract

Pembatalan perkawinan merupakan sebuah instrumen hukum yang bertujuan dalam menjaga keabsahan dan ketertiban hukum. Perkawinan dinyatakan tidak sah apabila tidak memenuhi syarat-syarat yang telah ditentukan oleh peraturan perundang-undangan. Salah satu bentuk pembatalan perkawinan yang terjadi adalah perkawinan poligami tanpa persetujuan istri pertama dan tidak memperoleh izin dari pengadilan. Kemudian muncul permasalahan mengenai bagaimana perlindungan hukum diberikan kepada pasangan yang beritikad baik dalam perkawinan tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis bagaimana bentuk perlindungan hukum terhadap pihak yang beritikad baik dalam pembatalan perkawinan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan pendekatan undang-undang yang dianalisis melalui bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, literatur hukum, jurnal ilmiah dan putusan pengadilan yang berkaitan dengan pembatalan perkawinan. Dari penelitian ini ditemukan bahwa hukum perkawinan di Indonesia memberikan perlindungan terhadap pasangan yang beritikad baik yang diwujudkan melalui pengaturan terhadap syarat-syarat dalam pelaksanaan poligami yang telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 dan Kompilasi Hukum Islam. Pembatalan perkawinan tidak berlaku surut terhadap pihak yang beritikad baik, kecuali dalam harta bersama apabila pembatalan tersebut disebabkan oleh adanya perkawinan yang sudah ada terlebih dahulu. Serta, status anak yang lahir dari perkawinan tersebut tetap mendapat perlindungan hukum sebagai anak sah.
Implementasi Pengelolaan Kelas Oleh Guru Terhadap Minat Belajar Anak Usia 4-5 Tahun Zaini Mahtumil Abidah; Rina Insani Setyowati; Arif Muzayin Shofwan
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.475

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar anak usia 4-5 tahun di TK Al Hidayah Satreyan 02, yang berkaitan dengan strategi pengelolaan kelas yang diterapkan guru. Observasi menunjukkan sebagian siswa masih kurangaktif dan tidak nyaman mengikuti pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi pengelolaan kelas yang dilakukan guru dan mengidentifikasi faktor pendukung serta penghambat pelaksanaannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif.  Informan penelitian merupakan wali kelas kelompok A. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles & Huberman (reduksi, penyajian, dan verifikasi data). Hasil penelitian menunjukkan guru menerapkan strategi pengelolaan kelas berupa penciptaan suasana kelas yang hangat dengan guru antusias, variasi kegiatan pembelajaran yang menarik, penyusunan rencana cadangan ketika situasi berubah, serta penerapan disiplin positif melalui pujian dan aturan bersama. Pelaksanaan strategi tersebut membuat siswa lebih berani berekspresi dan aktif berpartisipasi, serta meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri mereka dalam belajar. Faktor pendukung strategi ini meliputi ketersediaan sarana prasarana yang memadai, dukungan keluarga (wali murid), serta kompetensi guru. Hambatan utama yang dihadapi adalah keterbatasan sarana prasarana sekolah dan variasi karakter siswa yang berbeda-beda. Kesimpulannya, strategi pengelolaan kelas yang efektif dan responsif terhadap kebutuhan anak dapat meningkatkan minat belajar siswa. Keberhasilan implementasi strategi tersebut sangat bergantung pada kesiapan guru dalam merancang pembelajaran, kondisi lingkungan belajar yang kondusif, serta dukungan orang tua.
Meningkatkan Kreativitas Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Kegiatan Mencetak Dengan Bahan Alam Kelompok A Di Tk Alhidayah XXI Jausenan Kota Blitar Asmaul Husna
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.477

Abstract

Penelitian ini dilakukan tujuannya adalah untuk meningkatkan kreativitas anak usia 4-5 tahun melalui kegiatan mengecap/mencetak di kelompok A TK Al Hidayah XXI Jausenan Kota Blitar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas menggunakan model Hopskin. Subyek penelitian ini adalah anak kelompok A di TK Al Hidayah XXI Jausenan Kota Blitar, yang berjumlah 15 anak, terdiri dari 7 anak laki-laki dan 8 anak perempuan, sedangkan obyek dalam penelitian ini adalah kemampuan kreativitas mengecap/mencetak pada anak. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi (checklist). Teknik analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Setelah dilakukan penelitian dapat diketahui bahwa anak yang memiliki kreativitas tinggi adalah anak yang memenuhi keempat aspek kreativitas yaitu aspek fluency (kelancaran), flexibility (keluwesan), originality (keaslian), dan sensitivity (kepekaan) yang masuk pada tahap berkembang sangat baik. Langkah-langkah yang ditempuh untuk meningkatkan kreativitas melalui kegiatan mencetak ini adalah peneliti mempersiapkan media pembelajaran yang digunakan dalam kegiatan mencetak, yaitu berupa alat cetak yang terbuat bonggol sawi. Peneliti mendemonstrasikan di hadapan anak-anak bagaimana cara menggunakan masing-masing alat cetak, dan alat apa saja yang digunakan, peneliti juga mengajak anak-anak untuk melihat video pembelajaran mencetak dengan bahan alam supaya anak-anak mendapatkan inspirasi dan dapat menghasilkan karya yang diinginkan. Dan dari hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa kreativitas anak dapat meningkat melalui kegiatan mencetak dengan bahan alam yaitu bonggol sawi di kelompok A di TK Al Hidayah XXI Jausenan Kota Blitar. Hasil observasi yang telah dilakukan Peningkatan pun terjadi pada setiap pertemuan dari pra tindakan, siklus I, dan siklus II. Pada penelitian pra tindakan kreativitas anak yang dicapai adalah sebesar 26,6%. Pada siklus I pertemuan pertama persentasenya 40%, pertemuan ke dua 40% dan pada pertemuan ketiga 46,6% dan pada siklus II meningkat sehingga mencapai 53,3% pada pertemuan pertama, 66,6% pertemuan kedua dan pada siklus II pertemuan ketiga mengalami peningkatan mencapai 93% sangat sesuai target indikator yang diinginkan yaitu sebanyak 75-100%. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa kriteria kreativitas anak kelompok A TK Al Hidayah XXI Jausenan Kota Blitar berkembang sangat baik.
Pengaruh Pengendalian Persediaan Bahan Baku Dan Pemeliharaan Mesin Terhadap Produktivitas Operasional Pada PT Superbtex (Studi Pada Produk Benang Polyester 100% Bahan Baku Semi Dull) Nazwa Putri Nabilla; Inne satyawisudarini; Syifa Fauziah Hamidah
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.483

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengendalian persediaan bahan baku dan pemeliharaan mesin terhadap produktivitas operasional pada PT Superbtex (Studi pada Produk Benang Polyester 100% Bahan Baku Semi Dull). Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pengendalian persediaan bahan baku dan pemeliharaan mesin, sedangkan variabel terikatnya adalah produktivitas operasional yang menjadi faktor penting bagi keberlangsungan perusahaan di tengah persaingan industri tekstil. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif, di mana data diperoleh melalui kuesioner kepada 77 responden menggunakan teknik purposive sampling, kemudian dianalisis dengan uji validitas, reliabilitas, analisis jalur (path analysis), uji t, dan uji F melalui bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian persediaan bahan baku, pemeliharaan mesin, dan produktivitas operasional berada pada kategori cukup baik, serta pengendalian persediaan bahan baku maupun pemeliharaan mesin terbukti berpengaruh signifikan baik secara parsial maupun simultan terhadap produktivitas operasional. Semakin baik pengendalian persediaan bahan baku dan pemeliharaan mesin yang dilakukan perusahaan, maka semakin tinggi pula produktivitas operasionalnya, sehingga PT Superbtex disarankan untuk terus meningkatkan akurasi pencatatan stok suku cadang serta mengoptimalkan keterampilan teknisi agar mampu mempertahankan kelancaran alur produksi di tengah persaingan pasar yang kompetitif.
Dari Nelayan Ke Pariwisata: Perubahan Ekonomi Di Nagari Amping Parak, Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2010-2024 Sovi Aprilia Mardia; Nopriyasman Nopriyasman; Midawati Midawati
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.491

Abstract

Perubahan ekonomi masyarakat nelayan Nagari Amping Parak, Kabupaten Pesisir Selatan, dari ketergantungan penuh pada perikanan menuju ekonomi berbasis pariwisata pada periode 2010-2024. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan ekonomi dari sektor perikanan ke pariwisata, respons aktif masyarakat serta karakter dualisme ekonomi antara aktivitas melaut dan kegiatan wisata di Nagari Amping Parak. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan empat tahap, heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Masalah utama adalah bagaimana masyarakat nelayan yang awalnya beridentitas ekonomi tunggal berbasis perikanan dapat mengembangkan sektor pariwisata secara mandiri, sekaligus mengelola kerentanan ekologis, ekonomi serta praktik eksploitasi telur penyu. Hasil ini menunjukkan terjadinya diversifikasi mata pencaharian nelayan menjadi penyedia jasa wisata bahari, pelaku UMKM kuliner, kerajinan, serta rumah menjadi penginapan berbasis sistem giliran. Pariwisata ekowisata berbasis konservasi penyu dan mangrove. Meningkatnya penghasilan warga dari Rp1,2-1,8 juta menjadi Rp2,0-3,5 juta per bulan. Serta mengubah orientasi masyarakat dari eksploitatif menjadi konservatif terhadap lingkungan. Kesimpulan, transformasi ekonomi di Nagari Amping Parak tidak bersifat pergeseran total dari perikanan ke pariwisata, melainkan terbentuk struktur ekonomi dualistik yang sinergistik. Keberhasilan ini didukung kapasitas kelembagaan lokal berbasis adat, regulasi adat, dan partisipasi aktif masyarakat.