cover
Contact Name
Muhammad Syahrul Rizal
Contact Email
sicedu@universitaspahlawan.ac.id
Phone
+6282172464416
Journal Mail Official
syahrul.rizal92@gmail.com
Editorial Address
https://sicedu.org/index.php/sicedu/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Science and Education Journal
ISSN : 2963928X     EISSN : 29629713     DOI : -
Science and Education Journal (SICEDU) menerbitkan artikel penelitian yang membahas tentang pendidikan: pembelajaran di PGSD, di Sekolah Dasar yang membahas kurikulum dan teknologi pembelajaran, manajemen sekolah, kebijakan pendidikan di sekolah, Sosial, humaniora, dll.
Articles 335 Documents
Implementasi Metode Time Out Dalam Menumbuhkan Disiplin Anak Usia 4-5 Tahun Di Ra Perwanida Sumberjo Dita Tri Wulandari; Choirul Hidayah; Laela Lutfiana Rachmah
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.370

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya perilaku kurang disiplin pada anak usia 4–5 tahun di RA Perwanida Sumberjo, seperti tidak mengikuti instruksi guru, mengganggu teman saat kegiatan berlangsung, serta belum tertib dalam mengikuti aturan kelas. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, guru menerapkan metode time out sebagai salah satu upaya dalam menumbuhkan sikap disiplin anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi metode time out dalam menumbuhkan sikap disiplin anak usia 4–5 tahun di RA Perwanida Sumberjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 27 April 2026 sampai 5 Mei 2026 di RA Perwanida Sumberjo. Subjek penelitian mencakup guru dan anak dari Kelompok A. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan catatan anekdot. Analisis data dilakukan dengan cara mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perencanaan metode time out dilakukan dengan menyusun aturan kelas dan pembiasaan disiplin yang disampaikan secara berulang kepada anak sebelum kegiatan pembelajaran dimulai. Pelaksanaan metode time out dilakukan secara bertahap dengan memberikan peringatan terlebih dahulu kepada anak yang menunjukkan perilaku kurang disiplin, kemudian mengarahkan anak ke tempat time out selama beberapa menit untuk menenangkan diri. Setelah itu, guru memberikan arahan dan membimbing anak untuk kembali mengikuti kegiatan pembelajaran dengan tertib. Evaluasi dilakukan melalui pengamatan harian terhadap perubahan perilaku anak selama kegiatan berlangsung. Penerapan metode time out menunjukkan adanya perubahan positif terhadap perilaku disiplin anak, seperti mulai mampu mengikuti instruksi guru, lebih tertib saat kegiatan berlangsung, serta mulai memahami aturan kelas. Dengan demikian, metode time out dapat membantu menumbuhkan sikap disiplin anak usia 4–5 tahun di RA Perwanida Sumberjo melalui pembiasaan yang dilakukan secara konsisten dan komunikatif.
Penerapan Asas Lex Mitior Dalam Masa Transisi KUHP Nasional: Analisis Putusan PN Jakarta Selatan Nomor 675/Pid.Sus/2025/PN JKT.SEL Ninda Armiana Saputri; Emmilia Rusdiana
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.371

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualifikasi yuridis perbuatan Laras Faizati sebagai tindak pidana penghasutan serta menilai keabsahan penerapan asas lex mitior dalam Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nomor 675/Pid.Sus/2025/PN Jkt.Sel. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbuatan terdakwa tetap memenuhi unsur tindak pidana penghasutan baik menurut Pasal 160 KUHP lama jo. Pasal 110 ayat (2) maupun Pasal 246 KUHP Nasional. Perbedaan utama terletak pada sistem pemidanaan, karena KUHP Nasional menyediakan bentuk sanksi yang lebih variatif dan humanistik, termasuk pidana pengawasan. Penerapan KUHP Nasional oleh majelis hakim melalui pidana penjara yang tidak perlu dijalani disertai pidana pengawasan dinilai sah secara yuridis berdasarkan asas lex mitior, karena memberikan ketentuan yang lebih menguntungkan bagi terdakwa tanpa mengubah dasar kriminalisasi perbuatannya. Dengan demikian, putusan ini menunjukkan bahwa asas lex mitior berfungsi sebagai instrumen perlindungan terdakwa sekaligus mencerminkan arah pembaruan hukum pidana Indonesia menuju pemidanaan yang lebih proporsional dan berkeadilan substantif.
Determinan Agresivitas Pajak Melalui Struktur Keuangan Perusahaan Pada Perusahaan Non-Siklikal Di Bursa Efek Indonesia Wardokhi Wardokhi; Rezi Eka Saputra; Aerlangga Aerlangga
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.375

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengurai determinan agresivitas pajak melalui pendekatan struktur keuangan perusahaan dengan menelaah peran leverage, capital intensity, dan profitabilitas pada perusahaan industri barang konsumsi non-siklikal yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019–2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel sebanyak 190 observasi yang diperoleh dari 38 perusahaan. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan Random Effect Model sebagai model terbaik berdasarkan uji Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage dan profitabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap agresivitas pajak, sedangkan capital intensity tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, ketiga variabel mampu menjelaskan variasi agresivitas pajak sebesar 61,71%. Temuan ini mengindikasikan bahwa agresivitas pajak lebih dipengaruhi oleh tekanan finansial dan eksposur laba dibandingkan dengan strategi investasi aset tetap. Dengan demikian, struktur keuangan perusahaan menjadi determinan utama dalam praktik pengelolaan beban pajak.
Analisis Implementasi Program Cek Kesehatan Gratis Di Puskesmas Koto Baru Kecamatan Singingi Hilir Kabupaten Kuantan Singingi Tahun 2026 Vidia Putri Maharani; Hetty Ismainar; Kiswanto Kiswanto; Jasrida Yunita; M Dedi Widodo; Anusirman Anusirman
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.383

Abstract

Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Puskesmas bertujuan meningkatkan akses layanan kesehatan, namun realisasinya baru mencapai 40%. Rendahnya partisipasi ini mengindikasikan adanya hambatan pada aspek komunikasi, informasi, serta kesenjangan antara tujuan program dengan implementasi di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program CKG di Puskesmas dengan fokus pada faktor sumber daya, komunikasi, disposisi pelaksana, struktur birokrasi, serta pengaruh lingkungan sosial, ekonomi, dan politik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap Informan Utama (pengelola program/nakes) dan Informan Pendukung (Lurah, tokoh masyarakat, pasien). Teknik analisis data meliputi coding tematik, axial coding, selective coding, serta triangulasi sumber data untuk validitas hasil. Temuan menunjukkan adanya krisis kuantitas SDM yang menyebabkan beban kerja ganda (double job) dan burnout petugas. Secara infrastruktur, terjadi defisit ruang privat dan instabilitas stok logistik medis. Komunikasi masih bersifat tradisional dengan ketergantungan tinggi pada peran kader. Hambatan birokrasi terletak pada inefisiensi pelaporan digital, sementara hambatan lingkungan mencakup biaya transportasi bagi warga miskin serta dukungan politik yang masih bersifat administratif-simbolis. Puskesmas perlu melakukan analisis beban kerja untuk penambahan tenaga, menyediakan ruang pemeriksaan khusus, dan diversifikasi media sosialisasi digital. Pemerintah daerah disarankan menyederhanakan sistem pelaporan (satu meja) serta memberikan dukungan anggaran operasional lapangan yang riil guna menekan hambatan biaya akses bagi masyarakat.
Pengembangan Media Fractional ​​Acrylic Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Konsep Pecahan Matematoka Murid Kelas 3 Sekolah Dasar Ayu Sri Takarini; Naniek Sulistya Wardani
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.387

Abstract

Pembelajaran matematika terkhususnya materi pecahan di sekolah dasar masih menjadi rintangan bagi murid, terkhususnya dalam memahami konsep secara konkret serta mengaplikasikannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Media Pembelajaran Fractional Acrylic serta menguji kevalidan atau kelayakannya dalam Meningkatkan Hasil Belajar Murid Kelas III Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan tahapan Studi Pendahuluan, Pengembangan dan Pengujian. Media yang dikembangkan berupa alat peraga pembelajaran berbahan akrilik transparan yang memungkinkan murid memvisualisasikan konsep pecahan secara langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Fractional Acrylic layak digunakan dalam pembelajaran dan mampu meningkatkan hasil belajar murid pada materi pecahan. Dengan demikian, media ini dapat menjadi terobosan inovasi dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar.
Peran Hukum Adat Larangan Orgen Tunggal Dalam Menjaga Nilai-Nilai Moral Sosial Di Desa Koto Petai Kerinci Fira Shalsabila; Muhammad Ichsan; Ridwan Santoso
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.393

Abstract

Perubahan sosial akibat modernisasi membawa tantangan terhadap keberlangsungan hukum adat dalam kehidupan masyarakat. Di Desa Koto Petai, hukum adat larangan orgen tunggal diterapkan sebagai bentuk pengendalian sosial untuk menjaga nilai-nilai moral masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran, implementasi, serta faktor pendukung dan penghambat hukum adat larangan orgen tunggal di Desa Koto Petai Kerinci. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan berupa tokoh adat, pemerintah desa, dan masyarakat. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum adat larangan orgen tunggal berperan penting dalam menjaga nilai-nilai moral sosial seperti toleransi, kerja sama, keadilan, sikap saling menghormati, dan empati. Aturan ini juga efektif mencegah keributan dan perilaku menyimpang di masyarakat. Implementasi hukum adat dilakukan melalui kerja sama tokoh adat, pemerintah desa, dan masyarakat dengan pendekatan persuasif dan musyawarah. Faktor pendukungnya adalah tingginya penerimaan masyarakat dan kerja sama yang baik, sedangkan faktor penghambatnya berupa perbedaan penafsiran aturan dan kurangnya pemahaman sebagian masyarakat terhadap tujuan larangan tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa hukum adat larangan orgen tunggal masih efektif dan relevan sebagai living law dalam menjaga ketertiban dan keharmonisan masyarakat Desa Koto Petai.
Meningkatkan Membaca Permulaan Menggunakan Media Pop Up Book Kelas Rendah Sd It Nurhikmatika Elsa Aprilia; Nashran Azizan; Eka Rosita
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.394

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan di kelas I SD Islam Terpadu Nur-Hikmatika Desa Kolam dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I sekolah dasar melalui penggunaan media pop-up book. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.  Membaca permulaan merupakan keterampilan dasar yang sangat penting dalam perkembangan literasi anak. Namun, banyak siswa mengalami kesulitan dalam mengenali huruf, suku kata, dan kata sederhana. Media pop-up book dipilih karena memiliki keunggulan visual, interaktif, dan menarik sehingga mampu meningkatkan motivasi belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus. Tujuan penelitian ini adalah memperbaiki proses pembelajaran dan meningkatkan membaca permulaan pada kelas rendah.Subjek penelitian adalah 25 siswa kelas I SD IT Nur-Hikmatika. Instrumen penelitian berupa tes membaca permulaan, lembar observasi, dan wawancara guru. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan. Pada pra siklus, ketuntasan belajar hanya 30%. Setelah penerapan media poop up book pada siklus I ketuntasan meningkat menjadi 60%. Pada siklus II,  ketuntasan meningkat menjadi 85%. Dengan demikian dapat disimpulkan media pop-up book efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa.  
Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Melalui Model STAD Berbantuan Media Kartu Kuartet Kelas IV SDN 1 Karanggintung Dzakiyyah Firdausy; Aji Heru Muslim
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.396

Abstract

Hasil belajar siswa yang masih rendah di kelas Pendidikan Pancasila kelas empat SDN 1 Karanggintung menjadi latar belakang dilaksanakannya penelitian ini. Fakta bahwa banyak siswa belum memenuhi KKM dan memiliki pemahaman yang buruk terhadap materi pelajaran merupakan bukti dari hal tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah paradigma Pembelajaran Kooperatif STAD, dengan mempergunakan media kartu kuartet, bisa memaksimalkan hasil belajar. Penelitian ini merupakan proyek penelitian tindakan kelas dua bagian dengan dua sesi setiap siklus. Dua puluh siswa kelas empat dari SD N 1 Karanggintung berpartisipasi dalam penelitian ini. Penilaian hasil belajar, dokumentasi, lembar observasi aktivitas guru dan siswa, dan bentuk penilaian lainnya digunakan. Metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif digunakan untuk analisis data. Setiap siklus menghasilkan hasil belajar yang lebih baik bagi siswa, menurut penelitian. Terdapat 16 siswa (atau 79,72 persen) di siklus I yang mencapai penguasaan belajar. Terdapat 18 siswa (atau 85,65%) di siklus II yang mampu menyelesaikan pengajaran. Oleh karena itu, peningkatan hasil belajar bagi siswa dapat dicapai melalui implementasi model STAD dengan bantuan media kartu kuartet.  
Analisis Penggunaan Fuse Link Pada Fuse Cut Out Sistem Proteksi Gardu Distribusi Di PT. PLN (Persero) ULP Makale Yusac Febrian Tanak; I Wayan Sutama; I Nyoman Gede Adrama; I Wayan Sukadana
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.397

Abstract

Sebagai penyedia utama energi listrik nasional, PT PLN (Persero) dituntut menjaga keandalan sistem distribusi, khususnya jaringan tegangan menengah 20 kV yang paling rentan terhadap gangguan. Di wilayah ULP Makale, tingginya frekuensi gangguan yang dipengaruhi kondisi jaringan dan lingkungan, menyebabkan pentingnya evaluasi sistem proteksi gardu distribusi, terutama pada penggunaan fuse link di Fuse Cut Out (FCO). Penelitian ini bertujuan menganalisis kesesuaian rating fuse link terhadap karakteristik pembebanan transformator dan arus hubung singkat pada sistem. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara teknis, serta analisis kuantitatif berdasarkan perhitungan arus beban penuh transformator dan arus hubung singkat dari impedansi sumber, trafo, dan penyulang. Hasil perhitungan menunjukkan arus nominal trafo 200 kVA sebesar 5,77 A dengan rekomendasi rating fuse link ideal 10 A (≈150% arus nominal), sedangkan kondisi terpasang sebesar 8 A. Arus hubung singkat maksimum yang diperoleh pada sisi 20 kV mencapai 845,19 A (3 fasa). Temuan ini menunjukkan bahwa rating eksisting masih mampu memberikan proteksi, namun belum sepenuhnya optimal menurut pendekatan teoritis. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi berkala terhadap rating fuse link berbasis data pembebanan aktual dan analisis arus hubung singkat agar sistem proteksi tetap selektif, andal, serta mampu meminimalkan durasi dan luasnya pemadaman.
Urgensi Pemahaman Konsep Pembelajaran Bagi Guru Dalam Meningkatkan Kualitas Proses Pembelajaran Jul marlita amalyah; Septiana Septiana; Baiq Qonita Maryami; Ripa Juliana; Nurfitrah Nurfitrah; Berliana Isratunnisah; Tatya Cahya Utami; Ahmad Sulhan
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.401

Abstract

Artikel ini membahas secara komprehensif mengenai konsep pembelajaran yang mencakup definisi pembelajaran, fungsi dan peran guru dalam kegiatan belajar mengajar, serta keterampilan dasar yang wajib dimiliki guru dalam melaksanakan pembelajaran. Pembelajaran dimaknai sebagai suatu aktivitas terencana yang melibatkan interaksi antara pendidik, peserta didik, dan sumber belajar untuk mencapai tujuan pendidikan. Dalam pelaksanaannya, guru berperan sebagai pengarah, pemberi motivasi, sekaligus pembimbing dalam mengembangkan potensi peserta didik. Untuk menunjang hal tersebut, guru perlu menguasai berbagai keterampilan dasar mengajar seperti kemampuan menjelaskan, mengelola kelas, mengajukan pertanyaan, memberikan penguatan, serta membuka dan menutup pembelajaran dengan baik. Oleh karena itu, pemahaman yang baik terhadap konsep pembelajaran dan keterampilan dasar guru sangat berpengaruh terhadap terciptanya pembelajaran yang berkualitas dan bermakna bagi peserta didik.