cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
ijim@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research
ISSN : -     EISSN : 30250994     DOI : 10.31004/ijim
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research adalah jurnal yang menerbitkan artikel penelitian yang mencangkup multidisiplin, yang meliputi : Humaniora dan ilmu sosial, ilmu politik kontemporer, ilmu pendidikan, ilmu agama dan filsafat, ilmu teknik, bisnis dan ekonomi, Koperasi, teknologi, ilmu kesehatan, ilmu kedokteran, pengembangan SDM, ilmu seni desain dan media. jurnal ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, yang diterbitkan dalam 4 kali dalam setahun yaitu Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 211 Documents
Gambaran Kualitas Tidur Para Penderita Hipertensi Lansia di Wilayah Kota Banjarmasin Unja, Ermeisi Er; Tutpai, Gertrudis; Maratning, Anastasia
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 2 No. 2 (2024): June
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v2i2.119

Abstract

Hypertension is currently still the number one non-communicable disease in Banjarmasin. Hypertension caused many problems in physical, psychological, social and even the most serious impact in the form of death. The main complaint of people with hypertension is poor sleep quality, which can cause memory impairment, cognitive abilities and decreased health. To determine the picture of sleep quality in patients with hypertension in Banjarmasin. This study is a descriptive quantitative research that was conducted at some area in Banjarmasin. There are totaling 120 elderly patients with hypertension be a respondents that taken by random Sampling. The research instrument used the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire, the analysis of research data used univariate analysis, namely frequency distribution. Sleep quality in hypertensive patients in the work area of the Pekauman Health Center in 2023 obtained the results of respondents who had poor sleep quality as many as 98 respondents (81,6%) and 22 respondents (18,4%) had good sleep quality. The sleep quality of elderly people with hypertension in some area in Banjarmasin has a poor sleep quality, which is 81,6% in 98 respondents in the study. The importance of the role of nurses to provide education to improve sleep quality.
Analisis Kesesuaian Silabus Pendidikan Agama Islam dengan Kurikulum Nasional Sari HS, Devi Purnama; Harmi, Hendra; Wanto, Deri; Nurmal, Ifnaldi
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 2 No. 2 (2024): June
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v2i2.121

Abstract

Kesesuaian silabus PAI dengan Kurikulum Nasional sangat krusial mengingat pentingnya sinkronisasi antara materi yang diajarkan di sekolah dengan tujuan pendidikan nasional yang diharapkan. Ketidakcocokan antara silabus dan kurikulum dapat berdampak pada efektivitas proses pembelajaran dan pencapaian hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan atau library research, dengan fokus pada penelaahan kritis terhadap karya-karya Ibnu Khaldun dan literatur terkait lainnya. Data utama diperoleh dari sumber-sumber primer, seperti buku-buku Silabus, Pendidikan Agama Islam, dan Pendidikan Nasional dan data sekunder dari karya-karya terkait lainnya yang relevan dengan topik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pertama silabus PAI sudah banyak menyesuaikan dengan standar kompetensi dan kompetensi dasar dalam Kurikulum Nasional, masih terdapat area yang memerlukan peningkatan untuk memastikan pencapaian kompetensi secara menyeluruh. Kedua kendala utama meliputi perbedaan tujuan antara PAI yang berfokus pada pengembangan spiritual dan moral, dan Kurikulum Nasional yang lebih mengedepankan kompetensi untuk dunia kerja dan kehidupan sosial. Selain itu, terdapat tantangan diantaranya kekurangan sumber daya manusia yang kompeten dan fasilitas yang memadai untuk mendukung integrasi ini, serta pelatihan dan pengembangan profesional bagi guru PAI yang masih kurang memadai.. Ketiga integrasi silabus PAI dengan Kurikulum Nasional memerlukan pendekatan yang komprehensif dan kolaboratif. Dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan dan mengimplementasikan strategi-strategi yang telah disebutkan, diharapkan kesesuaian dan efektivitas kurikulum terpadu dapat ditingkatkan, sehingga dapat memberikan pendidikan yang lebih holistik dan bermakna bagi peserta didik.
Implementation of the Islamic Social Entrepreneurship Concept in the Pondok Modern Darussalam Gontor Business Unit: Implementasi Konsep Islamic Social Entrepreneurship pada Unit Usaha Pondok Modern Darussalam Gontor Setiawan, Muhammad Agus; Armina, Sheema Haseena; Jalaludin, Achmad
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 2 No. 2 (2024): June
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v2i2.123

Abstract

Islamic social entrepreneurship is a concept of social entrepreneurship based on Islamic principles and values. The goal is to create positive social impact and benefits for the wider community. This paper aims to analyze the application of the concept of Islamic social entrepreneurship in business units in Pondok Modern Darussalam Gontor. Gontor is the oldest Islamic educational institution in Indonesia known for its education system that prioritizes the independence and entrepreneurship of its students. This research uses a qualitative approach with a case study method. Data collection was conducted through in-depth observation and interviews. The results showed that Gontor has applied the concept of Islamic social entrepreneurship to business units such as printing, agriculture, animal husbandry, and others. The principles of tawhid, justice, partnership, and social responsibility are implemented in the management of these business units. The hope is that Gontor alumni can establish organizations or companies that provide broad benefits to society by adhering to Islamic ethics.
Penerapan Perilaku Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Petani Khadijah, Siti; Susilawati, Susilawati
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 2 No. 2 (2024): June
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v2i2.124

Abstract

Profesi petani memiliki risiko kecelakaan dan penyakit yang tinggi karena rendahnya penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di kalangan petani. Kondisi ini menjadi penyebab utama terjadinya kecelakaan dan penyakit yang dapat menurunkan kinerja petani serta merugikan mereka secara sosial dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk megetahui bagaimana penerapan perilaku K3 pada petani di Desa Sukaraya. Metode yang digunakan adalah kualitatif. Hasil penelitian menemukan bahwa penerapan perilaku keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada petani di desa tersebut masih tergolong kurang baik. Hal ini terlihat dari minimnya penggunaan alat pelindung diri (APD) di kalangan petani saat bekerja serta jam kerja yang cukup panjang yaitu berkisar antara 8 hingga 12 jam atau bahkan lebih per harinya.
Faktor Faktor Yang Menyebabkan Kelelahan dan Stress Kerja Pada Satpam di Universitas Febrian, Anggi; Susilawati, Susilawati
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 2 No. 2 (2024): June
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v2i2.125

Abstract

Petugas keamanan memiliki peran yang semakin penting di era modern yang penuh dengan masalah keamanan. Mereka memainkan peran penting dalam menegakkan keamanan dan ketertiban di berbagai tempat, termasuk pusat perbelanjaan, gedung tempat tinggal, dan sarana pendidikan. Namun, di balik tugas penting ini, terdapat kenyataan yang jarang diketahui oleh masyarakat umum: yakni tingginya tingkat kelelahan dan stres yang dihadapi oleh para petugas keamanan di tempat kerja. Metode penelitian yang dilakukan merupakan jenis penelitian kualitatif, Hasil dari faktor yang menyebabkan Kelelahan dan stress kerja yang dialami satpam di Universitas yakni shift malam yang mengganggu ritme tubuh, beban kerja, dan interaksi negatif. Faktor-faktor penyebab kelelahan dan stres kerja pada satpam kampus bersifat multidimensi, meliputi aspek fisik (shift malam, patroli area luas), psikologis (interaksi negatif), dan organisasional (beban kerja tinggi, kurangnya dukungan).
Correlation of Height and Arm Muscle Strength o Volleyball Serving Ability of Health Vocational School Students Fauzi, Muhammad Sukron; Cahyono, Didik; Paryadi, Paryadi; Cahyaningrum, Gyta Krisdiana; Naheria, Naheria; Nurjamal, Nurjamal; Saiin, Muhammad
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 2 No. 2 (2024): June
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v2i2.127

Abstract

This study aims to determine the relationship between height and arm muscle strength to volleyball serving ability by health vocational school students. This study is quantitative descriptive which tries to describe the serving ability of students volleyball in relation to height and arm muscle strength. The population of this study is all students of SMK Kesehatan Samarinda, while sampling uses purposive sampling techniques. The data collection technique uses a height test with measurements, an arm muscle strength test with a medicine ball test, and a volleyball service ability test. The data analysis technique uses descriptive analysis and inferential analysis. This analysis uses the SPSS 20.0 program using a multiple linear regression test with a significant level of α = 5%. Based on the data analysis conducted in this study, the conclusions were obtained. 1) there is a relationship between height and upper serve ability in volleyball with r count (r0) = 0.445(P<0.05), 2) there is a relationship between arm muscle strength and upper serve ability in volleyball with r count (r0) = 0.635 (P<0.05), 3). There is a relationship between height and arm muscle strength together with the ability to serve the top in volleyball, there is a result of R calculation (R0) = 0.798 (P<0.05). From the results of the study, height and arm muscle strength are known to be related to the ability to serve the top in volleyball, in general, it can be drawn a straight line that students who have height and arm muscle strength can show better serving ability over volleyball.
Gambaran Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Pada Nelayan Aulia, Rizka; Susilawati, Susilawati
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 2 No. 2 (2024): June
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v2i2.128

Abstract

Nelayan adalah salah satu pekerja informal yang paling rentan terhadap K3, dan kesadaran K3 masih rendah. Orang-orang di Desa Pematang Sei Baru Kecamatan Tanjung Balai, terutama di Dusun 11 dan 12, sebagian besar bekerja sebagai nelayan. Namun, masih banyak nelayan yang tidak memperhatikan K3 saat bekerja, yang menyebabkan kecelakaan kerja. Beberapa faktor yang menyebabkan kecelakaan kerja ini termasuk cuaca buruk, konflik antar nelayan, kurangnya pengetahuan tentang cuaca, dan faktor lainnya. Permasalahan nelayan yang ada di Desa Pematang Sei Baru dapat diatasi dengan memberikan pelatihan atau instruksi tentang keselamatan kerja (K3) dan penggunaan alat pelindung diri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengetahuan dan sikap nelayan yg ada di desa Pematang sei baru kecamatan Tanjung Balai terhadap K3, Jenis penelitian adalah kualitatif deskriptif. Jumlah responden ada empat (4) dan informasi dikumpulkan melalui wawancara dan kuesioner. Kesimpulan: Penggunaan alat pelindung diri (APD) di kalangan nelayan Desa Pematang Sei Baru masih belum optimal. Faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya penggunaan APD meliputi ketidakbiasaan, ketidaknyamanan, dan keterbatasan ekonomi untuk membeli peralatan tersebut. Meskipun beberapa nelayan telah menyadari manfaat APD dan menggunakannya secara terbatas, masih ada kesenjangan yang signifikan antara pemahaman tentang pentingnya keselamatan kerja dan praktik di lapangan.
Analysis Effect of Psychological Factors on Work Productivity in Iron and Steel Industry Romadloni, Alamulyaqin; Apriani, Mirna; Santiasih, Indri
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 2 No. 2 (2024): June
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v2i2.129

Abstract

The processing of iron and steel requires a heating temperature of up to 900 degrees Celsius. Psychological factors will have an impact on work productivity and make workers very uncomfortable. We involved 15 respondents in the area of the short taper and eye forming process and tested the work environment and conducted a stress level survey on the respondents. The results of the analysis above measuring psychological factors on 15 respondents, the Shearing Process section (Taper and Eye Forming) found that the 6 triggers of work stress were within moderate limits (10-24). With the most dominant aspect of potential stress, namely Qualitative Overload. It is necessary to add hours of rest for workers to control the level of work stress in workers.
Four Wheel Omni Trajectory with Gyrodometry Method in the Indonesia 2022 Ash Robot Contest Sutrisno, Imam; Harlinanda, Daffa Alifian; Ahmad, Zindhu Maulana; Priyonggo, Projek; Mantau, Aprinaldi Jasa; Santosa, Ari Wibawa Budi; Khalil, Muhammad; Umasangadji, Fahmi
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 2 No. 2 (2024): June
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v2i2.130

Abstract

The National Achievement Center (Puspresnas) and the Ministry of Education and Culture of the Republic of Indonesia proudly present the Indonesian Ash Robot Contest (KRAI), a yearly student robotics competition where teams tackle ash-related challenges with their robot creations. At KRAI 2021, it was shown that many robots were controlled using joysticks and resulted in a lack of effectiveness in robotic motion. The use of a joystick makes the movement of the robot take longer. This is because the robot is controlled by humans and the robot has not been able to pinpoint the robot's location. Gyrodometry is a method to map the robot's position using a inner ear and compass of the machine. In this research, Gyrodometry is used to map the position based on the readings of the gyroscope sensor and rotary encoder so that the robot can move automatically. In this research, the KRAI hitter robot can map positions and move in an accurate direction and can move automatically and effectively so that it can save more time and can increase the possibility of strategy in the match. From the results of this study, it was found that without using gyrodometry the error of X reached 11.825 cm and Y reached 35.1325 cm and also the angle error reached 13.7 degrees. and by using gyrodometry error X reaches 4.25 cm and Y reaches 5.775 cm and angle error 2.01 degrees. From these results, it was found that using gyrodometry was better than without using gyrodometry. The addition of waypoints to the robot only produces an average error of 8.2 cm X and Y error of -7.8 cm and the angle error reaches 10.2 degrees.
Pengembangan Sistem Rekrutmen dan Seleksi Satpam yang Efektif untuk Meningkatkan Kualitas Keamanan di Lingkungan Kerja Anam, Khoirul
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 2 No. 2 (2024): June
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v2i2.131

Abstract

Keamanan di lingkungan kerja menjadi isu yang kian penting seiring dengan kompleksitas bisnis yang meningkat dan maraknya tindak kriminalitas. Gangguan keamanan di area kerja dapat mengakibatkan kerugian finansial yang signifikan, kerusakan reputasi perusahaan, bahkan hilangnya nyawa. Oleh karena itu, perusahaan perlu melakukan berbagai upaya proaktif untuk meningkatkan kualitas keamanan di lingkungan kerjanya. Salah satu upaya krusial yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan kualitas satpam. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem rekrutmen dan seleksi satpam yang efektif untuk meningkatkan kualitas keamanan di lingkungan kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus di PT. Prima Karya Sarana Sejahtera (Pkss). Data dikumpulkan melalui observasi partisipan dalam proses rekrutmen dan seleksi satpam, wawancara dengan informan, dan analisis dokumen terkait sistem rekrutmen dan seleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem rekrutmen dan seleksi satpam yang efektif harus mencakup beberapa tahapan seleksi, seperti tes pengetahuan, tes fisik, tes psikologi, dan wawancara. Selain itu, sistem rekrutmen dan seleksi satpam harus melibatkan berbagai pihak, seperti HRD, Kepala Keamanan, Satpam Senior, dan psikolog. Penelitian ini merekomendasikan beberapa langkah untuk meningkatkan sistem rekrutmen dan seleksi satpam di Pkss, yaitu: Mengembangkan standar kualifikasi dan kompetensi satpam yang jelas dan terukur, Menyempurnakan proses seleksi dengan menggunakan metode seleksi yang lebih komprehensif dan meningkatkan kualitas tes, Meningkatkan motivasi dan kesejahteraan satpam dengan memberikan gaji dan tunjangan yang layak, jaminan sosial, kesempatan pengembangan diri, penghargaan dan pengakuan, Memanfaatkan teknologi dan informasi untuk meningkatkan proses rekrutmen dan seleksi satpam. Bekerjasama dengan lembaga pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan kualitas satpam, Mendorong pemerintah untuk meningkatkan kebijakan dan regulasi terkait keamanan lingkungan kerja.

Page 9 of 22 | Total Record : 211