cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No.A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 30252288     EISSN : 3025227X     DOI : https://doi.org/10.57235
MOTEKAR: Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur dengan nomor terdaftar ISSN 3025-227X (Elektronik) dan 3025-2288 (Cetak) adalah jurnal akses terbuka ilmiah yang diterbitkan oleh CV Rayyan Dwi Bharata. MOTEKAR: Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian asli dan review hasil penelitian tentang Multidisiplin, Pendidikan,Teknologi, Arsitektur, Manajemen, Ilmu Sosial dan Alam. MOTEKAR: Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur diterbitkan 1 tahun 2 kali terbit pada Bulan Mei dan November.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 125 Documents
Pola Penggunaan Obat Tuberkulosis Resisten Obat pada Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Daerah Brebes Novita Intan Setiani; Hanari Fajarini; Rifqi Ferry Balfas
MOTEKAR: Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol 1, No 2 (2023): November 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v1i2.1169

Abstract

Tuberkulosis resisten obat (TB RO) menjadi ancaman terhadap pengendalian TB RO dan merupakan masalah kesehatan masyarakat yang utama nomor 2 didunia. Metode:Penelitian ini merupakan studi deskriptif kualitatif menggunakan metode retrospektif dari register (Rekam Medik) yaitu peneliti berusaha melihat kebelakang mengumpulkan data primer yang di dapat langsung dari tempat peneliti dengan pengambilan data jenis kelamin, usia, berat badan, tekanan darah, peresepan obat OAT dan non-OAT, penyakit kronis lain pasien TB RO di RSUD Brebes bulan April 2023. Pasien TB RO paling banyak ditemukan berjenis kelamin laki-laki (54,7%) dan pada kelompok usia produktif 60-85 tahun (41,5%), berat badan 41-55 49,06% ,tekanan darah 140-159 mmHg 39,6%, peresepan obat OAT terbanyak sikloserin 28,3% dan non-OAT Aminophylin sebanyak 39,62%, penyakit kronis lain ditemukan HIV sebanyak 20,8% pasien TB RO di RSUD Brebes bulan April 2023. Penyakit penyerta paling banyak dialami adalah gangguan gastrointestinal diikuti dengan atrhalgia serta neuropati perifer sedangkan paling jarang ditemukan adalah penyakit penyerta SGPT atau liver.Waktu kemunculan efek samping banyak terjadi pada tahap awal yaitu hari pertama. Terdapat pasien laki-laki paling banyak terdiagnosa TB RO sebanyak 29 pasien dengan penyakit penyerta kronis yang ditemukan adalah HIV dan Secara umum pola pengobatan TB RO pada pasien di RSUD Brebes bulan April 2023 belum sepenuhnya sesuai standar penanganan TB RO menurut RSUSD Brebes, jika ditinjau dari penegakan diagnosis, penggunaan jenis dan paduan obat anti tuberkulosis, cara pemberian dan dosis obat.
Pelanggaran Prosedur Penangkapan Tak Bersurat Sesuai Undang-Undang No 8 Tahun 1981 Jeane Neltje Saly; Darren Patrick Fortino; Maximillian Ivander Kiyoshi; Muhammad Faidhil Iman; Noel Sinurat; Tanjung Pamungkas
MOTEKAR: Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol 1, No 2 (2023): November 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v1i2.1270

Abstract

Undang-Undang No. 8 Tahun 1981 tentang KUHAP dirancang untuk memastikan bahwa penangkapan tersangka atau terdakwa dilakukan dengan adil dan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Namun, penangkapan yang dilakukan tanpa surat atau tidak sah melanggar Undang-Undang ini dan hak asasi individu. Kasus ini membahas sebuah insiden penangkapan pada tanggal 7 Juni 2020, di mana dua anggota Kepolisian dari Polsek Lape (Termohon) melakukan penangkapan terhadap pemohon tanpa surat perintah, tanpa menjelaskan alasan yang jelas, dan tanpa melakukan pemeriksaan sebelumnya. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa proses penangkapan yang tidak sah dapat terjadi karena beberapa faktor, termasuk ketidakpahaman penegak hukum terhadap undang-undang yang berlaku. prosedur penangkapan yang benar melibatkan langkah-langkah yang harus diikuti oleh penegak hukum, seperti memiliki surat perintah penangkapan yang sah, memberikan hak tersangka untuk mendapatkan bantuan hukum, dan memastikan bahwa penangkapan dilakukan secara proporsional dan sesuai dengan hukum yang berlaku. Dengan demikian, penting bagi pihak penegak hukum untuk selalu mematuhi ketentuan Undang-Undang KUHAP dalam setiap tindakan penangkapan yang dilakukan.
Analisis Tradisi Ritual Adat Seren Taun Kasepuhan Cisungsang Dalam Upaya Pelestarian Budaya Aldi Septiyansah; Dinar Sugiana Fitrayadi; Ria Yuni Lestari
MOTEKAR: Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol 1, No 2 (2023): November 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v1i2.1325

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses pelaksanaan ritual adat seren taun di Kasepuhan Cisungsang, untuk mengetahui nilai-nilai apa saja yang terkandung dalam pelaksanaan ritual adat seren taun di Kasepuhan Cisungsang, dan untuk mengetahui bagaimana upaya pelestarian budaya pada generasi muda melalui ritual adat seren taun di Kasepuhan Cisungsang. Penelitian ini termasuk dalam penelitian lapangan dengan pendekatan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini, di antaranya observasi, dokumentasi, dan wawancara. Adapun hasil dari penelitian ini, di antaranya rangkaian ritual adat sebelum sampai setelah Seren Taun terdiri atas Nibakeun Sri Ka Bumi (Menurunkan Padi Ke Tanah (Ngamitkeun Sri Ti Bumi (Padi yang Sudah di Panen di Periksa Kembali (Rasul Pare Ti Leuit (Mengatur Kembali Padi yang Sudah ada di Leuit/Lumbung (Seren Taun (Menyerahkan Hasil Panen (dan Cacah Jiwa (Pendataan Ulang Penduduk Kesepuhan). Nilai-nilai yang terkandung dalam Ritual Adat Seren Taun di Kasepuhan Cisungsang, yaitu nilai gotong royong, nilai spiritual atau nilai keterikatan dengan leluhur, dan nilai menjaga dan melestarikan alam. Upaya-upaya yang dilakukan untuk melestarikan budaya melalui ritual adat Seren Taun, di antaranya mempertahankan, menjaga, melestarikan, serta mewarisi budaya kasepuhan cisungasang, menyadarkan kepada para generasi muda agar bisa menghargai warisan budaya, menggunakan pakaian adat, dan ikut serta dalam kegiatan pentas seni budaya.
Pengawasan Tenaga Kerja Asing di Kota Pekanbaru Suhai Latul Ulya; Dadang Mashur
MOTEKAR: Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol 1, No 2 (2023): November 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v1i2.1124

Abstract

Warga negara asing yang berada di tanah Indonesia dengan visa kerja disebut sebagai Tenaga Kerja Asing. Oleh karena itu, penggunaan tenaga kerja asing harus diawasi secara ketat untuk mengurangi penggunaan tenaga kerja asing yang tidak berdokumen di Pekanbaru. Bagian Pengawasan Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau serta Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru bertanggung jawab mengawasi Tenaga Kerja Asing di Pekanbaru. Selain itu, kajian yang ada dilaksanakan dengan menggunakan teori Pengawasan (Reza Syahputra, 2019) 1) Pengawasan Fungsional 2) Pengawasan Teknis 3) Pengawasan Administratif. Peneliti menggunakan wawancara dan dokumentasi untuk mengumpulkan data untuk mencapai tujuan ini. Metode analitik digunakan untuk mengolah data yang telah dikumpulkan dari temuan penelitian kemudian dideskripsikan secara kualitatif. Temuan dalam Kajian ini berupa pengawasan Fungsional dalam pengawasan TKA ialah Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau serta Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru yang dimana dalam kedua pengawas tersebut telah melaksanakan pengawasan administrastif dengan baik secara online serta telah melakukan pengawasan secara berkala pada pengawasan teknis dengan focus pengawasan sesuai pada tanggung jawab serta fungsinya masing-masing.
Analisis Kinerja dalam Bidang Teknik Industri Pengukuran dan Evaluasi Efisiensi Operasional CV.MANS GROUP Muhammad Mahdan Izzanudin; Fazri Ilfi Ramdansyah; Irfan Zahra Medichafian
MOTEKAR: Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol 1, No 2 (2023): November 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v1i2.1194

Abstract

Pengukuran dan evaluasi kinerja telah menjadi landasan penting manajemen kinerja dan analisis organisasi di berbagai bidang. Dalam lingkungan bisnis yang dinamis dan berubah dengan cepat saat ini, pemahaman mendalam tentang bagaimana sumber daya digunakan dan bagaimana proses bekerja secara efisien sangat penting untuk mendapatkan keunggulan kompetitif. Berbagai metode, tolok ukur, analisis varians, dan teknik pemodelan matematika digunakan untuk mengukur dan mengevaluasi kinerja dalam konteks operasional yang berbeda. Pentingnya pengukuran dan evaluasi yang efektif untuk mendukung pengambilan keputusan yang tepat. Dengan memahami kinerja proses dan mengidentifikasi potensi perbaikan, organisasi dapat lebih bijak mengarahkan sumber dayanya dan meningkatkan kualitas layanan atau produknya. Dalam lingkungan yang terus berubah, kemampuan mengukur, mengukur, dan merespons kinerja operasional dapat menjadi kunci untuk mencapai keberlanjutan dan pasokan jangka panjang. Pentingnya kinerja dalam kesuksesan bisnis ditekankan dalam penelitian ini.
Perlindungan Hukum Bagi Tenaga Kerja di Bawah Umur Rasji Rasji; Anastasia Regita Rintan Sahara; Nabila Tiara Deviana
MOTEKAR: Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol 1, No 2 (2023): November 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v1i2.1219

Abstract

Dalam masyarakat saat ini, anak-anak dianggap sebagai anugerah yang berharga, yang dipercayakan kepada kita oleh kekuatan yang lebih tinggi. Tugas kita sebagai orang tua, keluarga, masyarakat, dan pemerintah untuk melindungi dan memelihara hak-hak mereka. Perlindungan hukum bagi pekerja di bawah umur merupakan aspek penting untuk memastikan bahwa martabat, harga diri, dan hak-hak setiap anak sebagai manusia ditegakkan.Dalam penelitian ini, digunakan metode pendekatan yuridis normatif yang melibatkan pendekatan perundang-undangan (The Statue Approach), analisis konsep hukum (Analytical and Conceptual Approach), serta penafsiran hukum.Untuk menjamin perlindungan anak sebagai pekerja, Konvensi ILO memuat sejumlah prinsip antara lain, Prinsip penghapusan pekerja anak yang tercantum dalam Pasal 1 mengharuskan setiap anggota untuk mengadopsi kebijakan nasional untuk memastikan penghapusan pekerja anak secara efektif. Setiap anggota juga wajib menambah batas usia minimal. Setiap anggota juga wajib menambah usia kerja minimum berdasarkan kebutuhan perkembangan fisik dan mental generasi muda. Perlunya penegasan perlindungan hukum seperti Konvensi Organisasi Buruh Internasional (ILO) Nomor 182 dan Konvensi Hak Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berisi pembatasan usia minimum untuk bekerja, jam kerja yang sesuai, upah yang adil, dan kondisi kerja yang aman.
Disiplin Belajar Peserta Didik Berdasarkan Perspektif Pancasila Titin Sunaryati; Maharani Puspadewi; Devia Haslihatul Latifah; Nur Atika Safitri; Minah Nurhalizah
MOTEKAR: Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol 1, No 2 (2023): November 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v1i2.1110

Abstract

Disiplin belajar merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan pendidikan. Dalam konteks pendidikan di Indonesia, Pancasila sebagai dasar negara memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter dan sikap peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara disiplin belajar peserta didik dengan perspektif Pancasila sebagai landasan moral dan etika dalam pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menganalisis data dari wawancara, observasi, dan studi literatur. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya meningkatkan disiplin belajar peserta didik berdasarkan nilai-nilai Pancasila.
Pengaruh Lifestyle, Product Innovation dan Brand Image Terhadap Kepuasan Konsumen Melalui Keputusan Pembelian Skincare Wardah di Kota Pekanbaru Susi Rahayu; Sri Restuti; Taufiqurrahman Taufiqurrahman
MOTEKAR: Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol 1, No 2 (2023): November 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v1i2.1185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lifestyle, product innovation dan brand image terhadap kepuasan konsumen melalui keputusan pembelian skincare Wardah di kota Pekanbaru. Populasi dalam penelitian ini adalah penduduk kota Pekanbaru yang menggunakan skincare Wardah yang jumlahnya tidak diketahui dengan pasti. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan sampel sebanyak 100 responden. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling yaitu penentuan sampel berdasarkan responden yang memiliki kriteria tertentu. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis jalur dengan bantuan SPSS versi 25. Dari hasil pengujian diketahui bahwa Lifestyle, Product lnnovation dan Brand Image berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian skincare Wardah. Keputusan Pembelian berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen. Lifestyle, Product Innovation dan Brand Image berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen melalui Keputusan Pembelian Skincare Wardah di Kota Pekanbaru.
Pengaruh Pengalaman, Pengetahuan, Prestasi Kerja, dan Tanggung Jawab terhadap Kinerja Pegawai di Kantor Regional XII BKN Pekanbaru Natasya Risky Pramesti; Harapan Tua Ricky Freddy Simanjuntak
MOTEKAR: Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol 1, No 2 (2023): November 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v1i2.1023

Abstract

Rotasi Kerja merupakan suatu proses perpindahan yang dilakukan secara periodik berhubungan dengan dengan pemindahan tanggung jawab, fungsi, status ketenagakerjaan, dan tugas yang harus ditanggung oleh pegawai. Rotasi Kerja memiliki empat indikator yaitu pengalaman, pengetahuan, prestasi kerja, dan tanggung jawab, bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keahlian pegawai yang akan berdampak pada kualitas Kinerja Pegawai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Rotasi Kerja pada Kantor Regional XII BKN Pekanbaru, mengetahui Kinerja Pegawai pada Kantor Regional XII BKN Pekanbaru, dan melihat pengaruh Rotasi Kerja terhadap Kinerja Pegawai di Kantor Regional XII BKN Pekanbaru. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Kuantitatif dengan pendekatan Deskriptif Kuantitatif. Teknik analisis yang digunakan adalah Analisis Uji Validitas, Reliabilitas, Asumsi Klasik, Regresi Linear Sederhana, Regresi Linear Berganda, Uji t, Uji f, dan Koefisien Determinasi. Penelitian ini menggunakan 18 populasi dengan sampel sebanyak 18 menggunakan teknik total sampling. Adapun hasil penelitian adalah (1) Secara parsial indikator pengalaman, pengetahuan dan prestasi kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja, tanggung jawab berpengaruh signifikan terhadap Kinerja (2) Secara simultan semua indikator dari Rotasi Kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap Kinerja.
Perlindungan Hukum Bagi Para Pekerja yang Tidak Mempunyai Perjanjian dan Kontrak Kerja Rasji Rasji; Calvita Calvita; Marshella Cenvysta
MOTEKAR: Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol 1, No 2 (2023): November 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v1i2.1244

Abstract

Dalam dunia kerja, perlindungan hukum dan penegakan hak-hak individu sangat penting untuk menjaga keadilan dan keberlanjutan hubungan kerja yang sehat. Status hukum pekerja tanpa perjanjian atau kontrak tertulis sangat bergantung pada kesepakatan lisan yang jelas antara pekerja dan pengusaha. Perlindungan hukum bagi pekerja tanpa perjanjian tertulis mencakup hak-hak dasar seperti upah yang adil, jam kerja yang manusiawi, dan perlindungan terhadap diskriminasi atau pelecehan di tempat kerja. Pemerintah memainkan peran kunci dalam menjalankan ketiga jenis perlindungan hukum dalam ketenagakerjaan: perlindungan sosial, perlindungan teknis, dan perlindungan ekonomis. Upaya hukum yang dapat diambil jika terjadi pelanggaran hukum di tempat kerja meliputi mediasi, pengaduan internal, gugatan hukum, perlindungan pelapor, dan berbagai opsi lainnya. Pekerja harus memilih upaya hukum yang tepat sesuai dengan sifat perselisihan dan preferensi kedua belah pihak. Perlindungan hukum adalah bagian penting dari usaha untuk menjaga hak-hak pekerja dan memastikan hubungan kerja yang adil dan seimbang. Dengan pemahaman yang baik tentang aspek-aspek ini, pekerja dapat menjaga hak-hak mereka dan menghadapi pelanggaran hukum di tempat kerja dengan tepat dan adil sesuai dengan hukum yang berlaku.

Page 3 of 13 | Total Record : 125