cover
Contact Name
Muhamad Akrom
Contact Email
jurnalkomunita@gmail.com
Phone
+6281937942860
Journal Mail Official
jurnalkomunita@gmail.com
Editorial Address
Graha Pelita Nusa Tenggara, Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, 83361
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Komunita: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Published by Pelita Nusa Tenggara
ISSN : -     EISSN : 28291972     DOI : https://doi.org/10.60004/komunita
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk pengabdian, dengan nomor terdaftar E-ISSN. KOMUNITA adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh PELITA NUSA TENGGARA. Penerbitan jurnal ini akan dilakukan dalam satu tahun, mulai tahun 2022 terbit sebanyak dua kali terbit yaitu pada bulan Februari dan Agustus. KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan kepada Masyarakat memfokuskan pada masalah umum atau masalah yang terkait dengan layanan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian masyarakat. KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan kepada Masyarakat, berisi berbagai kegiatan dalam menangani dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Implementasi kegiatan layanan juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pelayanan diorganisasikan menjadi kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 222 Documents
Integrasi Lingkungan Alam Sekitar Untuk Meningkatkan Calistung Pada Usia Sekolah Dasar Di Desa Tebing Tanjung Selamat, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat Fatmawati, Fatmawati; Puspita, Dinda; Aulia, Dhini; Agid Pratama, Febriano; Saputra, Gunawan; Mustika, Nanda; Zannah, Nurul; Ayu Pratiwi, Novia; Irsani, Salsabila; Yusrizal, Yusrizal
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): November
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v4i4.331

Abstract

The ability to read, write, and count (Calistung) is a fundamental skill that elementary school students must master as a foundation for further learning. In Tebing Tanjung Selamat Village, Padang Tualang Sub-district, Langkat Regency, students' Calistung proficiency remains low due to the lack of varied teaching methods and the underutilization of the surrounding natural environment as a learning resource. This Community Service Program (PKM) aims to improve students’ Calistung skills through the integration of the natural environment into the learning process. The program was implemented through teacher training, the development of contextual learning modules based on the local environment, and direct assistance during learning activities. The results of the program show a significant improvement in students' Calistung abilities, as indicated by the increase in average pre-test and post-test scores. Active participation from teachers, students, and the local community played a key role in the program’s success. In addition to improving students' basic competencies, the program produced valuable outputs such as learning modules and best practices that can be replicated in other rural areas with similar characteristics. Environment-based learning has proven to be effective, enjoyable, and relevant for enhancing students’ basic skills in rural settings.
Pemberdayaan Pokdakan Suka Maju Melalui Pemanfaatan Limbah Industri Dan Pengaman Kolam Dengan IOT Herijanto, Soegeng; Watiningsih, Tri; Wasito, Wasito; Grasela Mawardani, Nur; Rian Maulana, Okta
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): November
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v4i4.337

Abstract

This Community Service Program (PKM) aims to empower the Suka Maju Fish Farming Group in Langgongsari Village, Banyumas Regency, through the utilization of industrial waste as an alternative feed ingredient and the application of Internet of Things (IoT) technology for pond security systems. The partners consist of 30 members from a combination of three Pokdakan: Ulam Sari, Mina Mandala, and Mugi Barokah. The implementation method uses a mentoring and training approach including institutional strengthening, cultivation management training, industrial waste-based feed formulation, and the installation of IoT devices as a pond monitoring system. The results of the activities show an increase in the understanding and skills of partner members in tilapia cultivation techniques, the provision of seed through the mina padi system, and the ability to utilize industrial waste as an alternative feed. IoT technology also improves the security of the cultivation ponds. This program contributes to institutional strengthening, increased production capacity, and the cessation of freshwater fish farming businesses.
Pendampingan Pengembangan Website Dan E-Learning Untuk Meningkatkan Kompetensi Digital Guru Dan Siswa SMK Swasta Karya Mandiri Dan Dwi Guna Kampung Pajak Irmayanti; Ritonga, Ali Akbar; Masrizal, Masrizal; Yassir, Muhammad
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): November
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v4i4.451

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) berdampak signifikan pada pendidikan, namun banyak sekolah di daerah dengan keterbatasan infrastruktur digital dan sumber daya manusia kesulitan beradaptasi. Penelitian ini dilakukan di SMK Swasta Karya Mandiri Na IX-X dan SMK Dwi Guna Kampung Pajak, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, yang menghadapi tantangan seperti ketiadaan website sekolah, platform e-learning, dan rendahnya literasi digital. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan membangun website sekolah dan sistem e-learning, serta memberikan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi digital guru dan siswa. Pendekatan partisipatif melibatkan sosialisasi, pelatihan berbasis CMS dan LMS, serta pendampingan implementasi. Hasilnya, kompetensi digital guru meningkat dari 65 menjadi 82, siswa dari 62 menjadi 84, dengan tingkat kepuasan pengguna 92%. Website sekolah meningkatkan transparansi informasi, sementara e-learning mendukung pembelajaran daring. Program ini sejalan dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 9 (Infrastruktur Digital), serta mendukung kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Keberlanjutan dijamin melalui penunjukan admin lokal dan rencana kerja tahunan, dengan potensi replikasi ke sekolah lain
Pemberdayaan Komunitas KBP melalui Teater Tradisi Cerita Rakyat Lombok untuk Penguatan Karakter dan Revitalisasi Budaya Renda, Rapi; Opan Satria, Mandala; Mohamad Yudisa, Putrajip; Nahdlatuzzainiyah
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): November
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v4i4.486

Abstract

Program pengabdian menggunakan metode pendekatan partisipatif kolaboratif untuk meningkatkan kemandirian Komunitas Kampoeng Baca Pelangi dalam produksi seni pertunjukan berbasis cerita rakyat Lombok. Kebaruan program terletak pada integrasi pelatihan penulisan naskah dan dramatari dengan penguatan karakter berbasis kearifan lokal, sehingga tidak hanya menghasilkan karya seni, tetapi juga memperkuat nilai budaya melalui proses kreatif. Kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan penulisan naskah, pendampingan latihan dramatari, dan pementasan akhir sebagai wahana penerapan teknis. Evaluasi menggunakan observasi, kuesioner Likert, dan refleksi untuk mengukur ketercapaian. Indikator keberhasilan ditunjukkan oleh kehadiran peserta lebih dari 80%, tersusunnya naskah final, serta pementasan dramatari Cilinaye sebagai implementasi keterampilan artistik dan nilai karakter seperti disiplin, kerja sama, tanggung jawab, dan kepercayaan diri. Hasil program menunjukkan peningkatan keterampilan teknis, pemahaman konsep dramatari, serta kesadaran budaya. Keterlibatan langsung dalam proses kreatif berdampak signifikan terhadap keberanian tampil dan kerja sama kelompok. Pembentukan kelompok seni komunitas dan naskah siap produksi ulang menjadi wujud keberlanjutan program. Program ini berkontribusi pada revitalisasi budaya lokal melalui transformasi cerita rakyat menjadi pertunjukan dramatari edukatif, sekaligus memperkuat pendidikan karakter peserta. Dengan pendekatan terintegrasi antara seni, budaya, dan pemberdayaan, program ini menawarkan model pengembangan seni berbasis komunitas yang berkelanjutan serta relevan diterapkan pada konteks serupa.
Pemanfaatan Irigasi Sebagai Penunjang Pengenalan Olahraga Dayung Bagi Masyarakat di sekitar Lahan Basah Maulana, Achmad; Inggar Yadi, Januar; Rakhman, Arie; Fajar Assidiq, Muhammad; Rifa’I, M; Candra, Hardyan
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): November
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v4i4.538

Abstract

Irigasi memiliki peran vital dalam masyarakat, tidak hanya sebagai penyuplai air untuk pertanian, tetapi juga sebagai media potensial untuk kegiatan olahraga. Pengabdian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan saluran irigasi sebagai sarana pengenalan olahraga dayung bagi masyarakat di lahan basah. Olahraga dayung yang umumnya dilakukan di sungai atau danau, memiliki kendala akses dan biaya bagi sebagian besar masyarakat. Dengan memanfaatkan saluran irigasi yang tersebar luas, pengenalan olahraga dayung menjadi lebih inklusif dan terjangkau bagi masyarakat khususnya pemuda-pemudi sekitaran irigasi. Metode pengabdian ini adalah sosialisasi dan demontrasi olahraga dayung kepada masyarakat umumnya dan anak-anak khususnya, serta respons masyarakat terhadap olahraga ini. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukan antusias yang tinggi dari mayarakat mengenai olahraga dayung. Saluran irigasi, khususnya yang memiliki lebar dan kedalaman memadai, dapat difungsikan sebagai tempat latihan dasar dayung. Pemanfaatan ini juga berpotensi meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian saluran air(irigasi). Kesimpulannya, pemanfaatan irigasi sebagai sarana pengenalan olahraga dayung kepada masyarakat merupakan langkah inovatif untuk mendekatkan masyarakat dengan olahraga air ini, sekaligus mendukung pemanfaatan infrastruktur yang sudah ada secara multifungsi dan menjadikan anak-anak sekitaran irigasi bibit dalam olahraga dayung
Pengembangan Sentra Kerupuk Bawang Desa Karangcamgkring Berbasis Kelompok PKK Di Kabupaten Gresik Anela Kurniasari, Dwiyana; Alimah, Siti; Zaki Fadhil, Acmad; Galih Permana, Randitya; Al Majida, Khilya
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Februari
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v5i1.356

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas usaha kerupuk bawang yang dikelola oleh Kelompok PKK di Desa Karangcangkring, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik. Permasalahan utama mitra meliputi kualitas produk yang tidak konsisten, serta keterbatasan dalam pengemasan dan pemasaran. Solusi yang diberikan berupa pelatihan teknis, pendampingan manajemen usaha, serta strategi pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan Kemasan baru dengan identitas merek lokal berhasil meningkatkan daya tarik dan nilai jual produk. Selain itu, penggunaan media sosial dalam promosi mampu meningkatkan penjualan hingga 30%. Program ini berhasil mendorong kemandirian usaha kelompok PKK dan memperkuat potensi desa sebagai sentra kerupuk bawang berbasis BUM Desa. Intervensi berbasis kebutuhan dan solusi terbukti efektif dalam mempercepat transformasi usaha mikro menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.
Pelatihan Mitigasi Bencana Gempa untuk Santri Pondok Pesantren Al Mukhlisin Putri, Kota Batu Bani, Martince Novianti; Nur Fajarwati, Anisah; Cindy Harifa, Ayisya; Asema, Fuji; Nur Cahyani, Kharisma; Putri Ramadhani, Rizki
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Februari
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v5i1.366

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Al Mukhlisin Putri, Kota Batu bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan santri tehadap potensi bencana, khususnya bencana gempa bumi. Kegiatan ini dilaterbelakangi oleh kondisi pondok yang padat serta minimnya pengetahuan santri dan pengajar mengenai langkah-langkah penyelamatan diri saat bencana gempa terjadi. Tambahannya yaitu kurangnya pemantauan berkala terhadap kondisi fisik bangunan pondok. Berangkat dari permasalahan ini maka, para santri dan pengajar menunjukkan keingintahuan yang tinggi terhadap edukasi kebencanaan khususnya bencana gempa sebagai upaya untuk melindungi diri dan lingkungan sekitar. Melalui pendekatan kualitatif, tim pelaksana melakukan observasi sehingga diperoleh informasi kondisi fisik bangunan pondok, persepsi dan kebutuhan peserta terhadap pengetahuan mitigasi gempa bumi. Berdasarkan hasil temuan maka kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan berupa penyajian materi interaktif yang melibatkan kerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Kota Batu. Hasil evaluasi kegiatan menunjukan bahwa adanya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan santri dalam mengidentifikasi dan tanggap menghadapi situasi darurat gempa. Santri juga dapat mengetahui langkah-langkah penyelamatan diri di titik-titik aman (life safety zone) seperti konsep “triangle of life. Selain peningkatan kapasitas individu, kegiatan ini juga memberikan sumbangsih secara nyata pada lingkungan pondok pesantren yaitu berupa pemasangan jalur evakuasi dan titik kumpul aman (safe assembly point) yang sesuai dengan standar keselamatan kebencanaan. Keberadaan rambu tersebut juga dapat membangun budaya kesiapsiagaan dan memperkuat sistem mitigasi di lingkungan sekitar.
Penguatan Ketahanan Pangan Kelompok PKK Desa Mertani Melalui Budidaya Hidroponik Di Desa Mertani, Kabupaten Lamongan Aminatuzzuhro, Aminatuzzuhro; Anela Kurniasari, Dwiyana; Zaki Fadhil, Acmad; Andika, Andika
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Februari
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v5i1.368

Abstract

Ketahanan pangan merupakan isu strategis yang semakin penting di tengah meningkatnya kebutuhan pangan dan terbatasnya lahan pertanian produktif, khususnya di wilayah pedesaan. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan rumah tangga melalui budidaya hidroponik yang melibatkan kelompok PKK di Desa Mertani, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis budidaya hidroponik sederhana, pendampingan lapangan, serta evaluasi ketercapaian program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta, terbukti dari keberhasilan instalasi hidroponik dan panen sayuran seperti kangkung, bayam, dan selada. Selain itu, kegiatan ini mendorong kesadaran akan pentingnya kemandirian pangan, serta membuka peluang ekonomi baru melalui usaha mikro berbasis pertanian rumah tangga. Dampak kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kemandirian pangan keluarga, tetapi juga menumbuhkan kesadaran lingkungan dan membuka peluang ekonomi rumah tangga. Budidaya hidroponik terbukti menjadi solusi tepat guna dalam mendukung ketahanan pangan lokal yang ramah lingkungan, hemat lahan, dan mudah diterapkan oleh masyarakat desa, khususnya ibu-ibu PKK.Dengan demikian, budidaya hidroponik terbukti menjadi alternatif yang aplikatif, efisien, dan ramah lingkungan dalam mendukung ketahanan pangan berbasis keluarga dan komunitas desa.
Penggunaan Grafik Pertumbuhan Bagi Kader Untuk Meningkatkan Kapasitas Dalam Memantau Pertumbuhan Anak Arta Puspitasari, Nike; Sukmawati, Wening; Ayu Rachmawati, Novianty; Bellaya Swezda, Merrina
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Februari
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v5i1.371

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah gizi pada anak yang paling sering terjadi di masyarakat yang dapat dicegah dengan melakukan pemantauan tumbuh kembang anak di posyandu, namun pemantauan tumbuh kembang belum dipahami oleh semua kader di Puskesmas X. tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk pemberdayaan mitra di sektor kesehatan melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam memantau status tumbuh kembang anak. Metode yang digunakan adalah pemberian edukasi kesehatan dan studi kasus. Kontribusi utama dari kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader dalam memantau pertumbuhan balita di posyandu. Dalam kegiatan ini dilakukan evaluasi langsung terhadap output kegiatan dengan mengetahui adanya peningkatan hasil pre-test dan post-test setelah diberikan materi Edukasi Kesehatan. Hasil peningkatan pre-test dan post-test sebesar 18%. Berdasarkan hasil analisis dalam pelaksanaan pengabdian, diperlukan monitoring evaluasi secara berkala dalam menilai kemampuan kader.
Literasi Digital dan Keamanan Siber untuk Pemuda Desa: Waspada Investasi Bodong dan Penipuan Online Purnamasari, Verina; Ramadhani Permata Putri, Erlinda
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Februari
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v5i1.373

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Krobokan, Kota Semarang, dengan fokus utama pada peningkatan literasi digital dan kesadaran keamanan siber di kalangan pemuda, khususnya anggota Karang Taruna Argaloka. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh maraknya kasus penipuan online dan rendahnya pemahaman masyarakat terhadap keamanan digital. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi survei awal untuk memetakan kebutuhan peserta, diskusi kelompok terarah untuk menggali pengalaman dan pemahaman mereka, serta pelatihan interaktif mengenai penggunaan teknologi digital yang aman. Selain itu, dilakukan simulasi kasus penipuan online agar peserta mampu mengenali dan mengantisipasi berbagai modus kejahatan digital. Sebagai bentuk keberlanjutan, dibentuk pula agen literasi digital yang berperan sebagai penggerak edukasi di lingkungan masyarakat. Berdasarkan hasil evaluasi, terjadi peningkatan signifikan dalam kemampuan peserta untuk mengidentifikasi ciri-ciri investasi bodong, menggunakan fitur keamanan seperti verifikasi dua langkah, serta memahami pola-pola penipuan digital yang umum terjadi. Program ini juga menghasilkan luaran berupa artikel ilmiah yang telah disubmit, video edukasi, serta jejaring literasi digital berbasis komunitas. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat ketahanan masyarakat terhadap ancaman penipuan dan kejahatan siber di era digital.