cover
Contact Name
T Saifullah
Contact Email
tsaifullah@unimal.ac.id
Phone
+6283899908686
Journal Mail Official
penerbitdarulhuda@gmail.com
Editorial Address
Jln. Pendidikan No. 1 Duson Bale Tunoeng, Cot Seurani, Muara Batu, Aceh Utara, 24355
Location
Kab. aceh utara,
Aceh
INDONESIA
Nanggroe: Journal of Scholarly Service
ISSN : -     EISSN : 29867002     DOI : https://doi.org/10.5281/zenodo.8367597
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia merupakan jurnal ilmiah dibawah Yayasan Daarul Huda Krueng Mane yang memfokuskan pada hasil-hasil penelitian dan pengabdian akademisi pada masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 837 Documents
Overcoming The Anxiety In Speaking English Siregar, Nuri Handayani; Santoso, Didik
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 3 (2024): June
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.12593995

Abstract

This research article discusses strategies for overcoming anxiety in speaking English as developed by Kondo and Ying-Ling (2004), those are; Preparation, Positive Thinking, Relaxation, Peer Seeking and Resignation. The study aims to address the anxiety frequently experienced by students as foreign language speakers when speaking English. This learning strategy model is expected to alleviate these issues so that students no longer feel anxiety when speaking English as a second language.
Membangun Keterampilan Menulis Berpikir Kreatif Untuk Mewujudkan Generasi Muda yang Berjiwa Wirausaha di Panti Asuhan Al-Yamin W, Widia; M, Mainilawati; H, Hetilaniar
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 6 (2024): September
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13761477

Abstract

Writing is an activity that turns ideas into expressions. According to the opinion (Dalman, 2020, p. 3) Writing is the use of written language as a medium for conveying information contained through writing to other parties. In writing, of course, we need what purpose we want to write and create as part of writing and in this case we do a writing procedure where we will do a project with children in the Al-Yamin orphanage to make writing the procedure for making beads into bracelets, necklaces, rings and cellphone straps from beads and given a strap. Beads are small pieces of jewelry that have a hole in the center to be attached to necklaces, bracelets and other skills. People who have creativity skills are always needed by the environment because they can overcome problems that continue to develop. The purpose of the activity is to foster an entrepreneurial spirit and creativity in children at the Al-yamin orphanage in Palembang in writing skills, procedures for making and producing products from projects that have been made. This service examines efforts to foster an entrepreneurial spirit and creativity about writing skills, managing beads into handicrafts with qualitative descriptive methods. The results of the posttest show that the children in the orphanage already have the character of an entrepreneurial spirit. The final results based on the results of the prettest and postes can be categorized as successful and satisfactory, the children in the orphanage are able to do several handicrafts according to the instructions.
Program Pengelolaan Sampah Dalam Kesadaran dan Partisipasi Bagi Ibu-Ibu Kader Pkk Desa Percut Kecamatan Percut Sei Tuan Istiawati, Sri; Henilia, Henilia; Hariyati, Hariyati; Saniah, Saniah; Nursidin, Nursidin; Nasution, M. Hafis Akbar
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 11 (2024): February
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10668913

Abstract

Kebersihan merupakan cerminan setiap individu dalam menjaga kesehatan yang begitu penting dalam kehidupan sehari-hari. Kebersihan lingkungan adalah suatu keadaan yang bebas dari segala kotoran dan penyakit, yang dapat merugikan segala aspek yang menyangkut setiap kegiatan dan perilaku lingkungan masyarakat, dimana kehidupan manusia tidak bisa dipisahkan baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial. Kehidupan dalam bermasyarakat memanglah sangat penting menjadikan kebersihan sebagai perhatian bersama. Lingkungan yang bersih membantu masyarakat agar terhindar dari penyakit-penyakit. Melakukan penerapan hidup dalam lingkungan yang bersih terdapat banyak manfaat di dalamnya, badan yang sehat, terasa asri dan nyaman yang membangkitkan energi positif untuk beraktifitas. Kebiasaan-kebiasaan suatu masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungannya tersebut dapat dimulai dari memiliki kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan, sehingga berpengaruh pada tetap bersihnya lingkungan. Lingkungan lebih baik jika semua orang sadar dan bertanggungjawab terhadap kebersihan lingkungan, karena hal itu harus ditanamkan sejak dini, mulai dari sekolah dasar harus sudah diajarkan untuk selalu hidup bersih dan sehat. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana bentuk kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah serta bagaimana tingkat kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah di Kelurahan Percut Kecamatan Percut Sei Tuan. Kedasaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah di Kelurahan  Percut Kecamatan Percut Sei Tuan diperoleh dari lima parameter, yaitu partisipasi dalam bentuk buah pikiran, partisipasi dalam bentuk tenaga, partisipasi dalam bentuk uang dan barang, partisipasi dalam bentuk kemahiran dan keterampilan, dan bentuk pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Pemberdayaan Keluarga Dalam Meningkatkan Kemandirian Lansia Untuk Melakukan Activity of Daily Living Fauziah, Nila Alfa; Saputra, Andre Utama; Saputra, Jupiter Eko
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 4 (2024): Juli
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.12813262

Abstract

Activity Of Daily Livyng (ADL) adalan aktivitas yang biasa dilakukan dalam sepanjang hari normal yang mencakup ambulasi, makan, berpakaian, mandi, menyikat gigi dan berhias. Secara aktual pada lansia akan terjadi kelemahan masa otot dan fleksibelitas sehingga berpengaruh pada kapasitas lansia untuk memenuhi kebutuhannya dan kurangnya aktivitas lansia yang dilakukan secara mandiri dalam beraktivitas sehari-hari,  lansia yang berusia 85 tahun ke atas memiliki kesulitan dalam mengelola aktivitas keseharian. Untuk mencapai tujuan ini diperlukan adanya dukungan keluarga sebagai salah satu faktor untuk tercapainya kemandirian lansia dalam melaksanakan aktifitas sehari-hari. Tujuan pengabdian masyarat ini yaitu melakukan pemberdayaan pada keluarga dalam membantu kemandirian lansia untuk melakukan  Activity Of Daily Livyng (ADL). Metode pelaksanaan yang dilakukan pengabdian kepada masyarakat yaitu melakukan penyuluhan kepada keluarga terkait bagaimana cara meningkatkan kemandirian lansia dalam hal Activity Of Daily Living. Sasaran pada kegiatan ini yaitu keluarga di Panti Sosial Lanjut usia Harapan Kita yang memiliki lansia yaitu sebanyak 36 keluarga. Hasil pengabdian yang didapatkan yaitu peningakatan pengetahuan keluarga dan lansia dalam memandirikan lansia untuk melakukan Activity of daily living. Kesimpulan yang dapat di ambil yaitu ada perubahan tingkat pengetahuan keluarga terkait bagaimana cara meningkatkan kemandirian lansia dalam melakukan Activity Of Daily Living. Kegiatan pengabdian masyarakat ini sangat penting dilakukan kepada keluarga yang memiliki lansia, sehingga keluarga dapat menerapkan bagaimana melakukan pemenuhan Activity Of Daily Living yang baik bagi lansia.
Peran Masyarakat Dalam Penanganan Tindak Pidana Anak Melalui Penyelesaian Keadilan Restoratif Mutriady, Anto
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 4 (2024): Juli
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13284973

Abstract

Masyarakat sebagai kelompok sosial  yang merupakan satu kesatuan yang tidak bisa terpisahkan, dimana masing-masing pihak tersebut mempunyai kepentingan dan perbedaan-perbedaan diantara mereka. Dari kelompok-kelompok sosial inilah dapat dimulainya suatu perbuatan yang berasal  dari persamaan dan perbedaan dalam cara pandang mereka terhadap suatu peristiwa, keadaan, situasi dan lingkungan di mana mereka tinggal dan atau dimana peristiwa,keadaan situasi dan lingkungan dapat mempengaruhi kehidupan mereka yang dapat mempengaruhi suatu perubahan terhadap hukum.[1]Cara pandang masyarakat terhadap suatu nilai-nilai hukum sangat di butuhkan didalam menyelesaikan suatu persoalan hukum yang terjadi dimasyarakat dengan nilai-nilai hukum yang berlaku dimasyarakat yang melibatkan tokoh adat atau tokoh masyarakat maupun dengan cara kekeluargaan. Upaya penyelesaian persoalan hukum khususnya perkara pidana tidak sekedar hanya dengan upaya pemberian pembalasan dengan ancaman sangsi dalam hukum pidana akan tetapi dapat juga dilakukan upaya pendekatan melalui pendekatan dengan restoratif. Upaya penyelesaian restoratif sebagai upaya pendekatan dengan cara penyelesaian konflik hukum melalui pendekatan mediasi antara korban, pelaku dan para perwakilan masyarakat atau tokoh masyarakat. Salah satu tindak pidana yang dapat melakukan penyelesain restoratif adalah tindak pidana anak. Didalam pasal 5 Undang-undang No.11 Tahun 2012 tentang sistem peradilan pidana anak menyatakan bahwa sistem penyelesaian sistem peradilan pidana anak wajib mengutamakan pendekatan restoratif. Kemudian Kewajiban pendekatan Restoratif diatur didalam Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2024 Tentang Pedoman Mengadili Perkara Pidana Berdasarkan Keadilan Restoratif dan  Peraturan Kapolri Nomor 8 Tahun 2021 Tentang Penanganan Perkara Pidana Melalui Keadilan Restoratif yang memberikan jaminan terhadap anak yang berkonflik dengan hukum untuk menyelesaikan perkara pidananya melalui mediasi di tingkat penyelidikan maupun di tingkat penyidikan. Bila sebuah perkara masuk pada tahap penuntutan dan telah terjadi perdamaian, maka penuntutanya dapat dihentikan yang sebagaimana diatur didalam Peraturan Kejaksaan Nomor 15 Tahun 2020 Tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif.
Penguatan Karakter Pelajar Pancasila untuk Siswa SMP Leksono, Ari Wahyu; Hadi, Irfan; Haratua, Chandra Sagul; Sartono, Lidya Natalia; Saputri, Nia Liska; Iramdan, Iramdan; Riyono, Bado
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 8 (2023): November (In Progress)
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10157054

Abstract

Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum yang memberikan arah tujuan karakter baik yang diambil dari nilai-nilai yang berakar dari bangsa Indonesia. Tujuan kegiatan ini adalah untuk kepada masyarakat adalah untuk menanamkan penguatan karakter pelajar pancasila di SMP Dreiwanti kota Bekasi. Kegiatan diikuti oleh 25 siswa kelas VII. Kegiatan ini berlangsung pada bulan Mei hingga September 2022 di SMP Dreiwanti Kota Bekasi. Kegiatan dapat menghasilkan luaran berupa hasil memelihara lele dan memanen sayur sawi. Ada 1 kelompok yang belum mencapai target, hal ini menjadi evaluasi kegiatan. Sekolah hendaknya dapat membuat program lai yang lebih menarik, untuk membentuk pelajar Pancasila.
Sosialisasi Metode Story Teling Dalam Peningkatan Kemampuan Bahasa Inggris Menggunakan Perangkat Multimedia di SMK Muhamdiyah 2 Palembang Uzer, Yuspar; H, Herlina; M, Marleni; Hidayad, Ferri; Uzer, Yus Vernandes
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 2 (2024): May
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11398652

Abstract

Storytelling or storytelling is an imaginary story that is considered not to have really happened, either by the teller or by the listener. Fairy tales are not bound by normative and factual provisions regarding actors, time and place. The perpetrators are imaginary creatures who have the wisdom or lack thereof to arrange human problems in all kinds of ways. Fairy tales are told mainly for entertainment, although many also depict truth or even morals. From the description above, the researcher concludes that storytelling or storytelling is a type of prose in old Malay literature that does not really happen in relation to the social environment. and passed down orally from one generation to the next. This community service is carried out as an embodiment of the implementation of the Tri Dharma of Higher Education for Lecturers at PGRI University in Palembang and L2 Dikti Palembang. The target to be achieved in the implementation of Community Service (PKM) is that lecturers can apply and develop their academic skills. Apart from that, after participating in this training, students are expected to be able to perform live and written English conversations so that students can speak English fluently. fluent, communicative and intelligent in using English with the title Socialization of the Storytelling Method in Improving English Language Skills Using Multimedia Devices at SMK MUHAMDIYAH 2 Palembang
Demonstrasi dan Pengembangan Produk Olahan Nugget dan Fishball dari Ikan Patin sebagai Upaya Pemanfaatan Protein Berkualitas Tinggi di Desa Sungai Bakau Zukhra, Ririn Muthia; Azra, Azzumardi; Irmaningsih, Yogi; Saputra, Angga Reza; Indriani, Nia; Ningrum, Nurmalisadikin Setia; Lestari, Lestari; Sari, Nurfiya; Nurfalah, Saputri; Syahputra, Fahmi; Alfitra, Nur Fadia
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 6 (2024): September
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13760206

Abstract

The project aims to demonstrate and develop processed nugget and fishball products from Patin fish, leveraging the high-quality protein content of this locally abundant species. Patin fish, known for its rich nutritional value, serves as a primary resource for creating innovative and marketable food products. The project is conducted in Sungai Bakau Village, where community members are introduced to the benefits of utilizing Patin fish in daily diets. Through a series of workshops, participants learn various processing techniques, including proper fish handling, preparation, seasoning, and forming the fish into nuggets and fishballs. These training sessions emphasize hygienic production methods and food safety to ensure the creation of high-standard products suitable for local and regional markets. The initiative also aims to increase the economic potential of Patin fish farming in the area by adding value to the fish through these processed products. By creating marketable food items, the project helps to diversify income sources for local fishermen and entrepreneurs. Furthermore, the project underscores the importance of high-protein foods in promoting public health, particularly in rural communities. The resulting products are expected to appeal to a wide audience due to their convenience, nutritional benefits, and alignment with local culinary preferences. Ultimately, the project not only supports sustainable fisheries management but also contributes to food security and economic resilience in Sungai Bakau Village.
Sosialisasi dan Pelatihan Penggunaan Teknologi Repositori pada Dosen Universitas Budi Luhur Anggraeni, Motika Dian; Rony, Muhammad Ainur
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 9 (2023): Desember
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10475559

Abstract

Penilaian terhadap kinerja dosen membutuhkan dokumen-dokumen pendukung sebagai bukti telah melaksanakan tri dharma perguruan tinggi, maka dari itu pendokumentasian hasil kinerja dari para dosen perlu dilakukan dengan baik. Guna mendukung kebutuhan ini Tim Penelitian dosen Universitas Budi Luhur baru saja mengembangkan sebuah teknologi repositori yang dapat membantu secara efektif dan efisien dalam monitoring dan mencatatat kinerja beserta dengan bukti dokumen pendukung. Untuk menyamakan persepsi terkait dengan teknologi yang baru saja dikembangkan ini, maka tim abdimas merasa perlu untuk melakukan sosialisasi sekaligus pelatihan terkait dengan penggunaan teknologi tersebut, hal ini dilakukan guna mencegah terjadinya kekeliruan atau ketidakpahaman dalam penggunaan teknologi tersebut.  Hasil dari kegiatan ini adalah adanya pemerataan pengetahuan tentang bagaimana menggunakan teknologi repositori.
Pronunciation Teaching Strategies Siregar, Indi Hanifah Ramadani
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 3 (2024): June
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.12569873

Abstract

The aim of this lesson is to provide a teacher with strategies that are suitable for use in pronunciation learning. And this is very useful for students and teachers. In Indonesia there are still many who have difficulty learning pronunciation. This happens because teachers cannot understand learning strategies, especially in the pronunciation section. In Indonesia, strategies must be implemented on how to teach easy pronunciation to provide understanding to students. Improving English pronunciation is a crucial goal for many Indonesian learners, as it directly impacts their ability to communicate effectively in a global context. This article has outlined a range of evidence-based strategies that can be employed to enhance pronunciation instruction in the Indonesian classroom. From explicit instruction on English sounds and sound patterns to the integration of pronunciation practice within communicative activities, these strategies aim to address the unique challenges faced by Indonesian learners. The use of multimodal approaches, personalized feedback, and the creation of a positive learning environment further contribute to the effectiveness of pronunciation teaching. By implementing these strategies, teachers in Indonesia can help their students develop more accurate, intelligible, and confident pronunciation skills, empowering them to engage in meaningful and successful communication in English.