cover
Contact Name
Evi Lutfiani
Contact Email
cendikia@kolibi.org
Phone
+6281333027167
Journal Mail Official
cendikia@kolibi.org
Editorial Address
Jl. Arjuno I/1172
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
ISSN : -     EISSN : 30251206     DOI : -
Core Subject : Education,
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran adalah jurnal penelitian peer-reviewed open access yang diterbitkan oleh Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi). Cendikia menyediakan wadah bagi para peneliti, akademisi, profesional, praktisi, dan mahasiswa untuk menyampaikan dan berbagi pengetahuan dalam bentuk makalah penelitian empiris dan teoritis, studi kasus, tinjauan pustaka dan ulasan buku tentang pendidikan dan pengajaran.
Articles 810 Documents
ANALISIS SIKAP SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN IPA DI KELAS V SEKOLAH DASAR AFRA MUNIRA; RIEN ANITRA; GUNTA WIRAWAN
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 5 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i5.1429

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1. Untuk mendeskripsikan sikap siswa terhadap pembelajaran IPA di kelas V sekolah dasar; 2. Untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi sikap siswa terhadap pembelajaran IPA di kelas V sekolah dasar. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 9 singkawang yang terdiri dari 31 siswa, dipilih 6 orang siswa kelas V yang terdiri dari 3 orang siswa kategori sikap positif dan 3 orang siswa kategori sikap negatif untuk dilanjutkan ketahap wawancara. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik angket sikap siswa, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui Miles dan Huberman yang terdri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikkan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa ; (1) siswa dengan kategori sikap positif berjumlah 24 siswa, sedangkan dengan kategori sikap negatif berjumlah 7 siswa, Dari data tersebut dapat di kategorikan jumlah skor pada tiap indikator yaitu, jumlah skor tertinggi pada indikator emosi dan gairah dengan jumlah skor 803, disusul dengan indikator keyakinan dengan jumlah skor 504, indikator motivasi dengan jumlah 481, indikator pandangan terhadap guru dengan jumlah 328 dan jumlah skor terendah pada indikator nilai dengan jumlah 315.; (2) Faktor internal kategori positif siswa belum puas dan kurang menyukai pembelajaran IPA kemudian faktor eksternal siswa senang mendengarkan penjelasan dari guru karena guru menggunakan media ketika mengajar. Faktor internal kategori negatif siswa tidak percaya diri, belum puas belum paham dan kurang menyukai pembelajaran IPA, kemudian faktor eksternal kurangnya waktu sehinggan siswa kurang paham terhadap pembelajaran IPA.
Stereotip Gender Dalam Profesi Guru Pendidikan Anak Usia Dini Rahmadania, Putri; Kartika, Evy Ratna; Nurrzalia, Mega; Abja, Adevia Meisar Putri; Arum, Shella Widia; Nurhayati, Risna
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 5 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan stereotip gender dalam bidang pendidikan anak usia dini (Paud) dan memberikan alternatif perspektif tentang pentingnya peran guru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan fokus pada tingkat risiko. Temuan menunjukkan bahwa stereotip gender dalam pendidikan Audi didasarkan pada tiga faktor: mempromosikan identitas feminin dan menghindari stereotip gender, mengajar anak-anak kecil dengan risiko minimal, mengajar Paud sebagai profesi berisiko rendah, dan mengajar Audi sebagai pekerjaan bergaji tinggi dan diawasi. dilakukan oleh para pemuda. Hal ini menyoroti perlunya pendekatan yang lebih inklusif dan inklusif terhadap pendidikan Paud.
ANALISIS PELAKSANAAN PEMBELAJARAN IPS DI SD SWASTA ATTAUFIQ Sinaga, Mutia Sari; Siagian , Nur Rahmi Br.; Burhan, Dhini Angraeni; Syahrial, Syahrial
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 5 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran yang baik merupakan sebuah pembelajaran yang dapat membuat peserta didik menjadi aktif dan kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran IPS yang dilakukan di SD Swasta Attaufiq. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk meneliti kondisi obyek secara alamiah, serta teknik pengumpulan data yang digunakan menggunakan teknik triangulasi (gabungan) dengan analisis data gabungan antara wawancara, observasi serta angket. Subjek pada penelitian ini ialah siswa kelas V SDS Attaufiq serta guru kelas V SDS Attaufiq, dengan menggunakan objek ketika siswa sedang melakukan proses belajar dan mengajar pelajaran IPS. Peneliti menghasilkan temuan permasalahan dalam pelaksanaan pembelajaran IPS di SD Swasta Attaufiiq diantaranya para peserta didik yang masih ragu-ragu dalam mengerti dengan jelas materi pelajaran yang disampaikan oleh guru dengan jawaban ragu-ragu sebanyak 68%, hal ini diketahui bahwa setiap peserta didik memiliki tingkat kecerdasan yang berbeda - beda sehingga pemahaman terhadap materi pembelajaran juga sesuai dengan kapasitas masing - masing peserta didik. Selain itu peserta didik juga diketahui tidak tertarik belajar IPS karena banyak menghafal, peserta didik menjawab setuju dengan jawaban sebanyak 68%, hal ini dikarenakan kurang kreatifnya pendidik dalam melakukan proses pembelajaran. Proses pembelajaran yang dilakukan oleh pendidik monoton hanya ceramah dan dilanjut dengan menghafal. Peserta didik yang menjawab angket “Saya lupa materi apa yang dipelajari saat belajar IPS” sebanyak 52% peserta didik menjawab ragu-ragu, hal ini dikarenakan pembelajaran yang monoton serta tingkat kognitif peserta didik yang berbeda-beda sehingga pembelajaran yang telah dilakukan tidak begitu diingat oleh peserta didik. Namun hal itu dapat diatasi dengan upaya yang dilakukan oleh guru dengan memaksimalkan proses belajar dan mengajar sesuai dengan kecakapan guru abad-21.  
PENGARUH MODEL RADEC (READ, ANSWER, DISCUSS, EXPLAIN AND CREATE) TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF (Studi Eksperimen Pada Siswa Kelas V SDN Pucung V Kecamatan Kotabaru Tahun Pelajaran 2023/2024) Vina Dwi Astuti
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 5 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i5.1437

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran RADEC (Read, Answer, Discuss, Explain, and Create) terhadap hasil belajar kognitif siswa kelas V SD pada mata pelajaran IPA. Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan melibatkan satu kelas eksperimen yang terdiri dari 22 siswa di SDN Pucung V. Instrumen penelitian berupa soal pilihan ganda sebanyak 13 butir. Analisis data menggunakan SPSS versi 27 untuk menguji normalitas, homogenitas, dan hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata skor posttest (92,70) dibandingkan rata-rata skor pretest (35,87). Uji t berpasangan mengungkapkan pengaruh signifikan dari penerapan model RADEC terhadap peningkatan hasil belajar kognitif siswa (signifikansi 0,000 < 0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah model pembelajaran RADEC memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan hasil belajar kognitif siswa.
Analisis Permasalahan Kualitas Pendidikan Indonesia Sudrajat, Agung; Juansyah, Eka Zada; Wardah, Farihatul; Andayani, Risma
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 5 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian: Tujuan artikel ini adalah untuk mengetahui kualitas sistem pendidikan Indonesia yang menyebabkan negara ini tertinggal dibandingkan negara lain. Kondisi saat ini tidak hanya mencakup kekurangan dalam sistem pendidikan tetapi juga tantangan yang signifikan. Metodologi Penelitian: Metode deskriptif kualitatif dan penelitian kepustakaan digunakan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kutipan dan transkrip berdasarkan teori pendidikan Ki Hajar Dewantara. Hasil/Temuan: Dari penelitian, pendidikan Indonesia mempunyai beberapa tantangan yang menghambat kemajuannya menuju tujuan yang diinginkan. Persoalan pendidikan dibedakan menjadi dua kategori, yaitu yang terjadi dalam skala besar (lingkup makro) dan yang terjadi dalam skala kecil (lingkup mikro). Keterbatasan: Rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia dapat dikaitkan dengan banyaknya permasalahan pendidikan yang dihadapi Indonesia Kontribusi: Penelitian ini bermanfaat sebagai masukan dan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran setiap individu untuk membangun Indonesia yang lebih baik dan maju serta menyiapkan manusia yang berkualitas.
ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIKA DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL MATEMATIKA SISWA PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR BALOK Paula, Paula; Wahyuni, Rika; Husna, Nurul
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 5 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis siswa yang memiliki kemampuan awal matematika tinggi pada materi bangun ruang sisi datar balok. 2) Mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis siswa yang memiliki kemampuan awal matematika sedang pada materi bangun ruang sisi datar balok. Dan 3) Mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis siswa yang memiliki kemampuan awal matematika rendah pada materi bangun ruang sisi datar balok. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Pengambilan data menggunakan instrumen berupa tes uraian yang disesuaikan dengan kemampuan penalaran matematis. Teknik analisis data yang digunakan adalah penskoran, pedeskripsian data, dan wawancara. Hasil Penelitian yang diperoleh yaitu: 1) Kemampuan penalaran matematis siswa berdasarkan kemampuan awal matematika tinggi dikategorikan cukup, dengan persentase ketercapaian indikator sebagai berikut: indikator pertama sebesar 57,14%, indikator kedua sebesar 67,86%, dan indikator ketiga sebesar 42,86%. 2) Kemampuan penalaran matematis siswa berdasarkan dari kemampuan awal matematika sedang dikategorikan cukup, dengan persentase ketercapaian indikator sebagai berikut: indikator pertama sebesar 59,38%, indikator kedua sebesar 53,13%, dan indikator ketiga sebesar 40,63%. Dan 3) Kemampuan penalaran matematis siswa berdasarkan kemampuan awal matematika rendah dikategorikan sangat kurang, dengan persentase ketercapaian indikator sebagai berikut: indikator pertama sebesar 20,83%, indikator kedua sebesar 25,00%, dan indikator ketiga sebesar 0%.
HUBUNGAN ANTARA KOMITMEN SISWA KEPADA GURU KELAS 6 SEKOLAH DASAR TERHADAP PERMASALAHAN DAN MOTIVASI BELAJAR DI SDN KLENDER 10 PAGI Sugestinah, Giri; Rahayu, Sri; Oktavia, Dinda Tri
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 5 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dari hasil sebuah  penelitian observasi inj ertujuan untuk mengenali dan memahami hubungan antara komitmen siswa kepada guru dan motivasi belajar di SDN Klender 10 Pagi. Metode penelitian yang digunakan adalah Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru kelas 6 terhadap siswanya dapat  memiliki hubungan positif yang signifikan antara komitmen siswa kepada guru dan motivasi belajar terhadap pembelaajaran  yang dimana guru kelas 6 dapat memahami permasalahan-permasalahan yang ada dikelas.
PERANAN GURU KELAS DI PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR DALAM MEMBANTU PERMASALAHAN BELAJAR SISWA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (SEBUAH STUDI KASUS DI KELAS I MIS DARUL ULUM MUSTIKAJAYA) Dwi Apriyanti; Serlita Nazwa Nilu; Dinda Qanita Nara
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 5 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i5.1469

Abstract

Penelitan ini ialah penelitian dengan menggunakn metode kualtitatif dekriptif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memahani peran guru kelas dalam membantu permasalahan belajar Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di Kelas I MIS Darul Ulum Mustikajaya. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, observasi, serta dokumentasi. Informan ini di dapat melalui guru kelas I. Hasil penelitian menunjukan bahwa Guru kelas memiliki peran penting dalam membantu permasalahan belajar siswa berkebutuhan khusus. Dengan pengetahuan, keterampilan, dan dukungan yang memadai, guru kelas dapat menjadi fasilitator yang efektif dalam membantu siswa berkebutuhan khusus mencapai potensi belajarnya secara maksimal.
PENTINGNYA PELAKSANAAN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS ISLAM DI SEKOLAH MENENGAH DI TASIKMALAYA Shafa Nida Ankafiyya; Naila Nurrobbani; Ichsan Fauzi Rachman
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 5 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i5.1470

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dari temuan adanya peluang dan tantangan dalam pelaksanaan pendidikan karakter berbasis islam di beberapa sekolah menengah yang ada di Tasikmalaya. Jenis penelitian ini bersifat kualitatif dan menggunakan metodologi dari studi literatur dengan mengumpulkan dan memanfaatkan data yang berhubungan dengan studi. Penggunaan pendidikan karakter berbasis Islam di sekolah menengah Tasikmalaya menjadi topik penelitian ini. Temuan penelitian, yang didasarkan pada analisis data, mencakup hubungan antara karakter moral anak dan cara-cara penerapan pendidikan karakter berbasis Islam di sekolah menengah Tasikmalaya, serta beberapa hambatan, solusi potensial, dan peluang terkait penerapan ini.
MANFAAT PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL UNTUK PENDIDIKAN SEBAGAI SARANA PEMBELAJARAN DAN BERBAGI PENGETAHUAN Abdul Syahid; Ikrimah; Khairunnisa; Luciana; Nadia; Putri Aulia; Ratu Shania Nadzjwa Sasabila; Rena Apriana; Ulpia Rahim; Zumyati
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 5 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i5.1473

Abstract

Penggunaan media sosial dalam pendidikan telah menjadi topik yang semakin relevan dan penting dalam era digital saat ini. Artikel ini membahas bagaimana media sosial digunakan sebagai sarana pembelajaran yang inovatif dan efektif, serta sebagai platform untuk berbagi pengetahuan di lingkungan pendidikan. Kegiatan ini dilakukan di SMP 1 Negeri Palangka Raya dengan tujuan memberikan informasi kepada siswa-siswi kelas 7 tentang manfaat penggunaan media sosial dalam pendidikan. Metode kegiatan yang digunakan adalah survei, wawancara, dan observasi untuk memperoleh pemahaman komprehensif tentang penggunaan media sosial dalam pendidikan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada tanggal 8 Mei 2024, dengan siswa-siswi aktif berpartisipasi dalam sesi pemberian materi. Meskipun terdapat beberapa siswa-siswi yang kurang fokus, sebagian besar dari mereka tetap berpartisipasi dengan baik. Hasil dan pembahasan dari kegiatan tersebut menunjukkan bahwa integrasi media sosial dalam proses pembelajaran dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan partisipatif bagi siswa. Kesimpulannya, kegiatan pengabdian ini memberikan gambaran yang komprehensif tentang penggunaan media sosial dalam pendidikan, memberikan wawasan berharga bagi pengembangan pendidikan adaptif dan inovatif di era digital.