cover
Contact Name
Tuhfatul Janan
Contact Email
tuhfatuljanan4@gmail.com
Phone
+6285334238623
Journal Mail Official
aljabar.staimpro@gmail.com
Editorial Address
Jalan Mahakam No. 1, Kedopok, Kota Probolinggo
Location
Kota probolinggo,
Jawa timur
INDONESIA
AL JABAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika
ISSN : 28285573     EISSN : 28286731     DOI : https://doi.org/10.46773/aljabar
Core Subject : Education,
Al Jabar: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika is an open access and peer-reviewed journal of Mathematics and Mathematics Education published by the Prodi Tadris Matematika STAI Muhammadiyah Probolinggo. This journal is published twice a year (June and December) in both print and online versions and provides a forum for publishing the original research articles and review articles related to issues in matematics and mathematics education. Articles should be original, research-based, unpublished and not under review for possible publication in other journals. All submitted papers are subject to review of the editors, editorial board, and blind reviewers. All papers submitted to the journal should be written in good English or Indonesian, and must be submitted online
Articles 128 Documents
EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN JIGSAW DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA M. Mahrus Asrori; Muhammad Hasan Asnawi; Nawal Ika Susanti
AL JABAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Vol. 5 No. 3 (2026): Juli
Publisher : LPPM Institut Ahmad Dahlan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/7495qd19

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the Jigsaw learning method in improving students' critical thinking skills in mathematics, specifically on the Pythagorean Theorem topic. A quantitative approach with a quasi-experimental Pretest-Posttest Control Group Design was employed. The sample consisted of 28 students of class VIII A (experimental group) and 24 students of class VIII B (control group) from MTs Al Amiriyyah selected through purposive sampling. Research instruments including the Lesson Plan, Student Activity Sheets, and pretest/posttest questions were validated by four expert validators using Aiken's V formula, all with high and very high criteria. Reliability testing using Cronbach's Alpha produced a coefficient of 0.863. Data analysis used N-Gain tests, Shapiro-Wilk normality tests, Levene homogeneity tests, and t-tests for hypothesis testing. Results showed the experimental class mean N-Gain of 0.4057 (medium category) was higher than the control class mean of 0.2388 (low category). Hypothesis testing yielded a significance value of 0.000 < 0.05, indicating a significant difference between the two groups. The experimental class posttest mean (11.61) was higher than the control class (8.25). Observation results showed 60.7% of experimental class students achieved the Very Good category. It can be concluded that the Jigsaw cooperative learning model is effective in improving students' critical thinking skills in mathematics.
ANALISIS DAMPAK PENGGUNAAN DOMPET DIGITAL (E-WALLET) TERHADAP POLA PENGELUARAN  MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA Rezki Ayu Ramadhani; Inriati; Reskiya Salsa; Nur Yuliany
AL JABAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Vol. 5 No. 3 (2026): Juli
Publisher : LPPM Institut Ahmad Dahlan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/np3t2436

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan yang signifikan dalam sistem pembayaran masyarakat, dari penggunaan uang tunai menuju transaksi berbasis digital yang lebih praktis dan efisien. Salah satu inovasi yang berkembang pesat adalah dompet digital (E-Wallet), yang semakin banyak digunakan oleh mahasiswa karena menawarkan kemudahan akses, kecepatan transaksi, serta berbagai promo menarik seperti cashback dan diskon. Tingginya penggunaan E-Wallet di kalangan mahasiswa berpotensi memengaruhi pola pengeluaran dan perilaku keuangan mereka, baik dalam mendorong perilaku konsumtif maupun membantu pengelolaan keuangan melalui fitur pencatatan transaksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan E-Wallet terhadap pola pengeluaran mahasiswa Pendidikan Matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif korelasional dengan data yang diperoleh melalui kuesioner online kepada 35 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa menggunakan E-Wallet secara aktif dalam transaksi sehari-hari. Kemudahan penggunaan serta adanya promo seperti cashback dan diskon cenderung meningkatkan pengeluaran dan mendorong perilaku konsumtif. Namun, E-Wallet juga membantu mahasiswa dalam mengelola keuangan melalui fitur pencatatan transaksi. Kesimpulannya, penggunaan E-Wallet memiliki dampak positif dan negatif terhadap pola pengeluaran mahasiswa, sehingga diperlukan literasi keuangan agar penggunaannya lebih bijak dan terkontrol.
HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD N 1 BLANG MANGAT Parlindungan Siregar; Susi Yusriyanti; Zainal Abidin
AL JABAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Vol. 5 No. 3 (2026): Juli
Publisher : LPPM Institut Ahmad Dahlan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/e8jtrf75

Abstract

This study aims to determine the relationship between self efficacy and mathematics learning outcomes of fifth-grade students at SD Negeri 1 Blang Mangat. The study employed a quantitative approach with a correlational research design. The population consisted of 58 fifth-grade students, all of whom were selected as the research sample using the total sampling technique. Self efficacy data were collected through a questionnaire developed using a five-point Likert scale, while mathematics learning outcome data were obtained from students’ academic records. Data analysis techniques included descriptive analysis, normality testing, and Pearson Product Moment correlation analysis. The results revealed a positive and significant relationship between self efficacy and mathematics learning outcomes. This finding indicates that students with higher levels of self efficacy tend to achieve better mathematics learning outcomes. Conversely, students with lower self efficacy generally obtain lower academic achievement in mathematics. Therefore, self efficacy is considered an important factor influencing students’ mathematics learning outcomes and academic success.
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO ANIMASI BERBANTUAN DORATOON UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA PADA SISWA KELAS II SD Farah Tana; Misrina; Mutia Sari
AL JABAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Vol. 5 No. 3 (2026): Juli
Publisher : LPPM Institut Ahmad Dahlan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/cs5yej37

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media video animasi berbantuan Doratoon guna meningkatkan pemahaman konsep matematika pada siswa kelas II SD, khususnya pada materi pecahan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development/R&D) dengan model ADDIE yang mencakup lima tahap: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian adalah siswa kelas II A SDN 1 Muara Dua, Lhokseumawe, yang berjumlah 28 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket validasi ahli media, angket validasi ahli materi, angket penilaian praktisi guru, lembar observasi aktivitas siswa, serta tes pretest dan posttest. Hasil validasi ahli media mencapai 81,25% (Sangat Layak), validasi ahli materi 86,15% (Sangat Layak), dan penilaian praktisi guru 95,55% (Sangat Praktis). Hasil observasi aktivitas siswa pada pertemuan pertama mencapai 90% (Baik) dan meningkat menjadi 100% (Amat Baik) pada pertemuan kedua. Efektivitas produk diukur melalui N-Gain Score yang menghasilkan nilai rata-rata 0,63 (kategori Sedang) dengan kriteria "Cukup Efektif". Disimpulkan bahwa media video animasi berbantuan Doratoon layak, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran matematika materi pecahan di kelas II SD.
STUDI LITERATUR : EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP LITERASI MATEMATIS PESERTA DIDIK Firdhausa Salsabila; Bambang Eko Susilo
AL JABAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Vol. 5 No. 3 (2026): Juli
Publisher : LPPM Institut Ahmad Dahlan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/t353eh44

Abstract

Menurut temuan Program Penilaian Siswa Internasional (PISA), siswa di Indonesia masih memiliki tingkat literasi matematika yang relatif rendah. Penggunaan pendekatan PBL merupakan salah satu cara untuk mencoba meningkatkan kemampuan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi seberapa baik kemampuan literasi matematika siswa dipengaruhi oleh penggunaan pendekatan PBL. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif dengan teknik Tinjauan Pustaka Sistematis (SLR). Identifikasi artikel, seleksi artikel, penilaian kualitas artikel, analisis data, dan penarikan kesimpulan merupakan langkah-langkah dalam proses penelitian. Istilah "Pembelajaran Berbasis Masalah" (PBL) dan "keterampilan literasi matematika" digunakan untuk menemukan artikel di basis data Google Scholar dan Garuda. Lima belas makalah yang memenuhi kriteria inklusi dan berfungsi sebagai sumber data penelitian ditemukan berdasarkan temuan seleksi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metodologi PBL membantu siswa menjadi lebih mahir dalam matematika. Peningkatan nilai rata-rata, nilai N-Gain sedang hingga tinggi, ukuran dampak, dan hasil belajar siswa yang lebih unggul dibandingkan pembelajaran tradisional merupakan indikator efektivitasnya. Selain itu, kemampuan literasi matematika siswa ditingkatkan melalui penggunaan sumber belajar berbasis PBL termasuk komik matematika, modul elektronik, dan e-LKPD. Untuk meningkatkan literasi matematika siswa, paradigma PBL dapat digunakan sebagai pendekatan pembelajaran alternatif yang efektif.    
EFEKTIVITAS QUANTUM TEACHING TIPE TANDUR BERBASIS KONSTEKTUAL TERHADAP REPRESENTASI BILANGAN BULAT SISWA MTs Felisa Asnawi; Nawal Ika Susanti
AL JABAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Vol. 5 No. 3 (2026): Juli
Publisher : LPPM Institut Ahmad Dahlan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/kdb0nc72

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan kemampuan representasi bilangan bulat, mendeskripsikan transisi antarrepresentasi, serta mengukur efektivitas model Quantum Teaching tipe TANDUR berbasis kontekstual. Penelitian dilaksanakan di MTs Al-Amiriyyah Blokagung, Banyuwangi. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimen desain non-equivalent control group. Teknik pengumpulan data meliputi tes (pretest-posttest), observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, uji homogenitas Levene, uji Independent Sample t-test, Paired Sample t-test, serta uji N-Gain. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan melalui uji validitas Product Moment Pearson, uji reliabilitas Cronbach's Alpha, dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan kemampuan representasi bilangan bulat antara kelas eksperimen dan kontrol (sig. 0,000), siswa mampu melakukan transisi dari representasi kontekstual ke visual lalu simbolik dengan sangat baik (capaian >84%), serta model TANDUR memiliki efektivitas tinggi (N-Gain 73,62%) dibandingkan konvensional (8,74%). Kontribusi penelitian ini adalah memberikan bukti empiris bahwa model TANDUR berbasis kontekstual efektif memperkuat jembatan kognitif pada materi bilangan bulat.
ANALISIS LEARNING OBSTACLES REPRESENTATIF DAN PEMAHAMAN KONSEPTUAL SISWA DALAM MATERI FUNGSI DI SMP ABDI AGAPE PONTIANAK Sopiya Anggela; Syarifah Fadillah; Buchari
AL JABAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Vol. 5 No. 3 (2026): Juli
Publisher : LPPM Institut Ahmad Dahlan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/favwa529

Abstract

Rendahnya capaian siswa pada materi fungsi di sekolah menengah pertama menjadi salah satu permasalahan yang mendesak untuk ditangani, mengingat materi ini merupakan fondasi bagi konsep matematika lanjutan yang membutuhkan kemampuan representasi tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis learning obstacles representatif dan pemahaman konseptual siswa kelas VIII SMP Abdi Agape Pontianak pada materi fungsi. Hambatan belajar representatif merupakan kesulitan siswa dalam memahami, menginterpretasikan, dan menghubungkan berbagai bentuk representasi matematika, seperti diagram panah, tabel, grafik, dan persamaan aljabar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman konseptual berbentuk esai yang diberikan kepada 26 siswa, kemudian dilanjutkan dengan wawancara mendalam terhadap enam siswa yang mewakili kategori kemampuan tinggi, sedang, dan rendah, serta wawancara dengan guru mata pelajaran matematika. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperiksa menggunakan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konseptual siswa secara keseluruhan berada pada kategori sedang dengan rata-rata skor 16,65 dari skor maksimum 24. Learning obstacles representatif yang paling dominan ditemukan pada kemampuan siswa dalam mentranslasikan representasi tabel ke persamaan aljabar serta menginterpretasikan hubungan antara grafik dan persamaan fungsi. Berdasarkan kategorisasi Brousseau, hambatan epistemologis merupakan hambatan yang paling dominan, diikuti oleh hambatan ontogenik dan didaktik. Faktor-faktor penyebab munculnya hambatan tersebut meliputi lemahnya pemahaman konsep prasyarat, keterbatasan pengalaman belajar lintas representasi, kecenderungan menghafal prosedur, faktor eksternal siswa, serta rendahnya motivasi belajar. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam merancang pembelajaran fungsi yang lebih menekankan eksplorasi makna konseptual dan translasi antar representasi.
ANALISIS KESULITAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA PADA MATERI STATISTIKA: IMPLIKASI TERHADAP PENERAPAN LEARNING CYCLE 5E Ruth Novriyanti Sianturi; Astri Wahyuni; Lilis Marina Angraini; Putri Wahyuni
AL JABAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Vol. 5 No. 3 (2026): Juli
Publisher : LPPM Institut Ahmad Dahlan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/yjt4k923

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan kompetensi esensial yang perlu dikuasai oleh siswa. Meskipun demikian, sebagian siswa yang masih sulit untuk menyelesaikan masalah matematis secara optimal. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi hambatan yang dialami siswa pada materi statistika serta mengkaji implikasi hasil analisis tersebut terhadap penerapan model pembelajaran Learning Cycle 5E. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 28 siswa kelas VIII SMP Negeri 25 Pekanbaru pada tahun ajaran 2025/2026. Data diperoleh melalui tes yang dirancang berdasarkan tahapan pemecahan masalah, sedangkan analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang mengacu pada setiap tahap pemecahan masalah. Hasil penelitian ini memaparkan bahwa pada setiap tahapan pemecahan masalah, siswa masih mengalami berbagai kendala. Persentase keberhasilan pada tahap memahami masalah mencapai 63,39%, tahap melaksanakan rencana sekitar 49,11%, tahap merencanakan penyelesaian sebesar 17,86%, serta tahap memeriksa kembali sebesar 14,58%. Hambatan terbesar dialami siswa pada tahap merencanakan penyelesaian dan memeriksa kembali jawaban. Atas dasar temuan tersebut, model pembelajaran Learning Cycle 5E yang mencakup tahapan Engagement, Exploration, Explanation, Elaboration, dan Evaluation dipandang layak dijadikan alternatif solusi upaya mengatasi kesulitan pemecahan masalah matematis siswa.
ANALISIS LITERASI MATEMATIS BERBASIS KOMPETENSI LITERASI DIGITAL SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN MATEMATIKA : SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Seky Sekia; Danil Mariansyah; Syaripah
AL JABAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Vol. 5 No. 3 (2026): Juli
Publisher : LPPM Institut Ahmad Dahlan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/j2gk0187

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya kemampuan literasi matematis dan kompetensi literasi digital dalam pembelajaran matematika pada era teknologi digital. Literasi matematis membantu siswa memahami dan menyelesaikan permasalahan matematika dalam kehidupan sehari-hari, sedangkan literasi digital membantu siswa memanfaatkan teknologi sebagai sumber belajar yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematis siswa berdasarkan kompetensi literasi digital dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian siswa sekolah menengah pertama. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan literasi matematis, angket literasi digital, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika berbasis teknologi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kompetensi literasi digital yang baik cenderung memiliki kemampuan literasi matematis yang lebih baik dalam memahami konsep, menganalisis informasi, dan menyelesaikan masalah matematika. Penggunaan media digital juga membantu meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah siswa.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN ARTICULATE STORYLINE 3 PADA MATERI HIMPUNAN KELAS VIII SMP NEGERI 2 WOTU Ferawati Jusri; Irma T; Lisa Aditya Dwiwansyah Musa; Sumardin Raupu
AL JABAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Vol. 5 No. 3 (2026): Juli
Publisher : LPPM Institut Ahmad Dahlan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/jdfdme12

Abstract

This study aimed to develop an Android-based interactive learning media using Articulate Storyline 3 for the topic of sets for eighth-grade students at SMP Negeri 2 Wotu. The study was motivated by the limited educational facilities and infrastructure available at the school, the predominance of conventional teaching approaches, and the lack of teachers' creativity in utilizing instructional media, which caused students to feel bored during the learning process. Therefore, this research sought to develop an interactive Android-based learning media to enhance students' engagement and learning outcomes in mathematics. This research employed the Research and Development (R&D) method using the ADDIE development model, which consists of five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The participants were 28 eighth-grade students of SMP Negeri 2 Wotu. Data were collected through interviews, observations, validation sheets, questionnaires, and learning achievement tests. The results indicated that the developed learning media met the criteria of validity, practicality, and effectiveness. The validation results from both material experts and media experts showed that the product was categorized as highly valid. The practicality test conducted by teachers and students demonstrated that the media was highly practical. Furthermore, the effectiveness test revealed that the media significantly improved students' mathematics learning outcomes. Therefore, the Android-based interactive learning media developed using Articulate Storyline 3 is considered feasible and effective for use in mathematics learning, particularly on the topic of sets.

Page 12 of 13 | Total Record : 128