Articles
2,358 Documents
Bahan Tambahan Pangan Monogliserida sebagai Antibuih pada Produk Minuman Minuman Susu Rasa Jeruk
Meilani, Almanda;
Rahma, Anisa Aulia;
Hutami, Rosy
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 1 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i1.15758
Antibuih merupakan bahan tambahan pangan yang biasanya ditambahkan ke dalam bahan pangan untuk mengurangi atau menghambat adanya pembentukan buih di dalam bahan pangan. Gliserida merupakan ester lipid dari molekul gliserol dan asam lemak. Monogliserida banyak diaplikasikan sebagai surfaktan, terutama sebagai bahan tambahan pangan pengemulsi dan antibuih. Monogliserida berasal dari gliserolisis lemak atau minyak, atau bisa juga diproduksi melalui esterifikasi lemak dengan gliserol. Dalam jurnal ini akan membahas tentang mekanisme monogliserida sebagai bahan tambahan pangan antibuih dalam produk pangan. Kata Kunci: antibuih, monogliserida, gliserolisis
Permasalahan dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran di SD Ciawi 1 dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Serta Strategi Penyelesainnya
Kamaliah, Nabila;
Rasmitadila
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 1 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i1.15855
Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui apa permasalahan dalam meningkatkan mutu pembelajaran di SDN Ciawi 1 dan faktor-faktor yang mempengaruhi mutu pembelajaran serta strategi penyelesaiannya. Mutu pembelajaran adalah hal sangat penting dalam Pendidikan karena akan mempengaruhi kualitas hasil belajar dan kemampuan berfikir kritis siswa. Karena itu penting untuk dilakukan upaya terus menerus untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Penelitian ini memanfaatkan metode kualitatif melalui teknik wawancara sebagai pendekatan utamanya, serta studi dokumentasi. Data yang dikumpulkan dianalisis secara tematis untuk mengidentifikasi pola permasalahan yang muncul dan faktor-faktor yang mempengaruhi mutu pembelajaran di sekolah ini. Berdasarkan hasil penelitian telah menunjukkan bahwa ada beberapa permasalahan di SDN Ciawi 1 dalam meningkatkan mutu pembelajaran di SD Ciawi 1 yaitu: kurangnya ketersediaan sumber daya baik dari segi fasilitas maupun bahan ajar, serta peran guru dalam memperbaiki mutu pembelajaran di SD Ciawi 1. Selain itu, peran guru juga menjadi faktor kunci dalam mempengaruhi mutu pembelajaran. Kualitas pengajaran, motivasi, dan kemampuan guru dalam mengelola kelas serta memfasilitasi pembelajaran yang efektif sangat menentukan hasil belajar siswa. Berbagai strategi direkomendasikan untuk mengatasi tantangan ini. Pertama, perlu dilakukan peningkatan infrastruktur sekolah dengan memperbaiki fasilitas kelas dan menyediakan sumber daya yang memadai. Kedua, pentingnya diversifikasi kurikulum dan peningkatan kualitas bahan ajar untuk mengakomodasi kebutuhan belajar yang beragam. Ketiga, perlu dilakukan pelatihan dan pengembangan profesionalisme guru untuk meningkatkan kualitas pengajaran. Dengan adanya penelitian ini, kita dapat menggali manfaat tentang tantangan yang dihadapi SDN Ciawi 1 dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran dan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi mutu pembelajaran. Kita juga bisa merancang strategi yang lebih tepat dan efektif untuk mencapai pembelajaran inklusif dan berkelanjutan di tingkat sekolah dasar.
Analisis Perlindungan Hukum Terhadap Anggota Brimob dalam Pelaksanaan Tugas Pengamanan Massa Berdasarkan Perkap No.10 Tahun 2018
Setyawan, I Dewa Putu Eka;
Gilalo, J. Jopie;
Ma'arif, Rizal Syamsul
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 1 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i1.16014
Perlindungan hukum yang diberikan kepada anggota brimob dalam melaksanaan tugas merupakan hal yang wajib diberikan karena tugas yang dijalankan ialah tugas negara yang diberikan kepada Polri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis tentang Anggota Brimob dalam melaksanakan pengamanan massa perlu perlindungan hukum dan untuk mengetahui dan menganalisis tentang perlindungan hukum terhadap Anggota Brimob dalam pengamanan massa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian yuridis empiris yaitu hukum sebagai gejala masyarakat, sebagai institusi sosial atau perilaku yang mempola. Hasil penelitian diketahui bahwa Perlindungan hukum terhadap anggota brimob yang melaksanakan tugas pengamanan massa didasarkan pada UUD 1945, UU Polri, Perkap No.. 16 Tahun 2006 dan peraturan perundangan lain yang terkait, bertujuan untuk menjamin hak-hak anggota brimob yang melaksanakan tugas pengamanan massa. Perlindungan hukum yang harus diberikan kepada anggota brimob dalam melaksanakan tugas pengamanan massa harus dibagi dalam tiga hal yaitu: 1) Sebelum melaksanakan tugas,, 2) Dalam pelaksanaan tugas,, 3) Sesudah Pelaksanaan tugas. Hambatan dalam upaya perlindungan hukum terhadap anggota brimob yang melaksanakan tugas pengamanan massa: 1) Keterbatasan Jaminan Sosial, 2) Prosedur Administratif yang Rumit, 3) Belum maksimalnya Kontrol dan Evaluasi Dari Pemerintah.
Peran Filsafat Epistemologi Pendidikan Di Sekolah Dasar Negeri Ciletuh Kelas 4
Ramadhan, Rafi;
Rusli, Radif Khotamir
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 1 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i1.16026
Ungkapan informasi mengatakan bahwa epistemologi pendidikan dikenal asing oleh beberapa bagian pendidik di sekolah dasar. Tanpa mereka sadari, epistemologi pendidikan sangat dominan menjadi tata cara berpikir pada zaman saat ini. Pendidikan berkaitkan dengan epistemologi. Dekadensi moral merupakan sumber utama masalah yang terjadi di lingkungan saat ini. Dimana setiap individu mempunyai kekurangan cara berempati dan kesopanan kepada sesama atau yang lebih tua. Untuk meencegah dekadensi tersebut berkelanjutan untuk kelangsungan hidup, maka peserta didik adalah generasi selanjutnya dari bagian masyarakat. Maka hal tersebut berkaitan dengan cara pola pikir dan berprilaku yang utuh. Epistemologi mempunyai peran penting untuk mencegah dan mengatasi dari masalah yang terjadi. Tujuannya ialah tiada lain mengubah pemerosotan untuk generasi selanjutnya tidak mengalami hal yang sama. Metode penelitian yang dilakukan oleh peneliti yaitu grounded theory. Dimana metode ini secara aktif dan efektif untuk melihat data dan pengamatan deduktif menjadi induktif yang dikuatkan oleh fakta. Dampaknya penelitian ini ialah dapat menjadikan referensi atau sumber bagaimana pendidikan berperan penting bagi masyarakat, khususnya pengetahuan ini menekankan kepada komunikasi interaksi sosial yang didasar oleh karakter peserta didik dalam proses pembelajaran bermakna. Sumber penelitian inipun di dapat dari hasil observasi yaitu bersangkutan dengan penelitian yang berlaku untuk meranahkan kepada suatu lembaga pendidikan dasar yaitu tujuannya sekolah dasar negeri ciletuh. Dimana segala informasi dan sumber didapat dari strategi rancangan dengan menyiapkan pertanyaan dan pengajuan serta pengaplikasian berlangsung.
Memahami Penggunaan Present Perfect dan Contoh dalam Bahasa Inggris
Maulia, Mia;
Herman, Annisa Robia
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 1 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i1.16058
ABSTRAK Present prefect tense digunakan untuk menggunak menggambar tindak yang terjadi pada waktu yang tidak ditentukan sebelumnya atau yang dimulai masa lalu dan berlanjut hingga saat ini. Tujuan penggunaan digunakan untuk menyatakan pengalaman yang pernah di alami seseorang tanpa menyebut waktu tertentu menujukan relevasi masa lalu dengan sekarang tensi ini digunakan untuk menunjukkan bahwa suatu tindakan yang terjadi di masa lalu. metode presnt prefect dalam belajar bahasa Inggris mencakup beberapa langkah yang membantu pemahaman tentang kapan dan bagian bentuk ini digunakan dalam kalimat.hasil dari penggunaan present prefect biasanya adalah kalimat yang menunjukan tindakan atau peristiwa yang memiliki relevansi dengan masa kini. ini berupa pernyataan tentang pengalam,hasil yang baru saja dicapai,atau seseatu dimulai di masa lalu dan masi berlanjut.
How To Find Out About Simple Present In Basic English Learning
Elmahasina, Nayla;
Rahman, Rizka Amelia Asma
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 1 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i1.16062
Simple Present Tense adalah bentuk kalimat yang terdapat pada Bahasa Inggris untuk menceritakan peristiwa yang terjadi pada waktu yang sedang terjadi. Atau An every which been right now. Akan tetapi, Pengetahuan tata bahasa memegang peranan penting dalam menulis komposisi yang mengutamakan ketelitian dalam membentuk kalimat. Saat ini, guru komposisi bahasa Inggris mempertanyakan apakah pengajaran tata bahasa bermanfaat atau tidak (Applying & Simple, 2009). Tujuan penulisan ini agar pembaca mengetahui bahwa Simple Present Tense adalah pembelajaran dasar dalam tata Bahasa Inggris. Memahami tata Bahasa ini dapat memudahkan pembaca agar mengetahui tata Bahasa Bahasa inggris dengan benar sesuai dengan yang telah dipelajari. Penulisan ini menggunakan metode deskriptif kajian literatur yang diambil dari sumber – sumber terdahulu dan menggunakan metode wawancara kepada guru pengampu Bahasa inggris di lembaga Pendidikan. Hasil dari penulisan ini menyatakan kita dapat memahami bahwa Simple Present Tense adalah pembelajaran dasar dalam tata Bahasa, Bahasa Inggris
Pemahaman Present Perfect dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Mahasiswa PGSD
Fatma, Siti;
Lestari, Fani Irfani;
Sienna, Naisya Ribbia
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 1 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i1.16064
Penelitian ini berjudul "Pemahaman Present Perfect Tense dalam Pembelajaran Mahasiswa PGSD." Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengkategorikan pemahaman mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) di Universitas Djuanda mengenai present perfect tense. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dengan melakukan wawancara terhadap lima mahasiswa PGSD. Pertanyaan yang diajukan dirancang untuk menggali pemahaman mereka tentang present perfect tense. Data diperoleh dari mahasiswa yang telah mempelajari topik ini dalam konteks formal. Hasil penelitian menunjukkan masih terdapat beberapa kesalahan umum dalam penggunaan present perfect tense di kalangan mahasiswa, yang menjadi indikator untuk mengevaluasi tingkat pemahaman mereka terhadap bentuk kalimat ini.
Analisis Kesulitan Penggunaan Kalimat Present Perfect Tense Pada Siswa Kelas VI Madrasah Ibtidaiyah
Insyani, Prisilla Aulia;
Syahrani, Almira;
Maharani, Tria
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 1 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i1.16066
Anak-anak wajib dikenalkan pada pembelajaran Bahasa Inggris mulai sedini mungkin, sebab Bahasa Inggris merupakan bahasa yang universal. Semua pendidikan di indonesia memasukan Bahasa Inggris sebagai bahan ajar lokal yang wajib dipelajari mulai dari kelas satu hingga kelas enam. Pendidikan dasar mengajarkan Bahasa Inggris guna melangkah ke pendidikan yang lebih tinggi. Karenanya , pembelajaran ini wajib dilakukan sejak pendidikan dasar. Namun karena melaksanakan situasi ini banyak murid yang menghadapi hambatan belajar Bahasa Inggris saat mempelajari tata bahasanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan atau kesulitan penggunaan present perfect tense di kelas VI Madrasah Ibtidaiyah . Metode penelitian ini diperoleh dengan mewawancarai guru bahasa inggris di Madrasah Ibtidaiyah. Hasil dari wawancara guru bahasa inggris Madrasah Ibtidaiyah telah menunjukkan bahwa siswa-siswa nya masih mengalami kesulitan memahami tata bahasa di dalam bahasa inggris khususnya penggunaan kalimat present perfect.
Upaya Meningkatkan Pemahaman Tata Bahasa dalam Menggunakan Present Simple dan Present Continuous di dalam Bahasa Inggris
Fauziah, Agnia Nurul;
Nur’ajiza, Nadila;
Hamzah, Nazila Maharani
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 1 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i1.16067
Bahasa yang secara umum telah di gunakan untuk berkomunikasi dalam lingkup internasional.bahasa Inggris saat ini merupakan suatu kebutuhan. Terdapat banyak sektor yang membutuhkan bahasa Inggris sebagai sarana komunikasi didalam sektor tersebut. Untuk meningkatkan value diri lebih tinggi serta memperluas wawasan kita perlu terampil dalam menguasai bahasa Inggris. Meskipun kenyataanya masi banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam menggunakan tenses terutama present simple dan present continuous.tujuan penelitian ini untuk meningkatkan pemahaman tata bahasa dalam menggunakan present simple dan present continuous di dalam bahasa Inggris dengan menerapkan metode pembelajaran yang efektif. Melalui penelitian ini diharapkan mampu menyediakan sumber informasi bagi peserta didik dalam mempelajari tenses di dalam bahasa Inggris salah satunya dalam menggunakan present simple dan present continuous.
Pemahaman Siswa dalam Menggunakan Simple Present Tense
Nur'ajiza, Nadila;
Fauziah, Agnia Nurul;
Hamzah, Nazila Muharani
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 1 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i1.16068
tujuan penulisan guna menganalisis penggunaan simple present tense dalam menulis sebuah paragraf pendek tentang simple present tense Desain penelitian tersebut merupakan kualitatif penelitian deskriptif. walaupun demikian masih banyak mahasiswa yang kesulitan dalam mengerti simple present tense. Metode penelitian ini menggunakan Instrumen peneliti sendiri. Hasil dari Penelitian ini menerapkan observasi serta tes tertulis agar menilai keterampilan siswa dalam mengerti penggunaan simple present tense. Tujuan dari penambangan informasi menjadikan tabel sebagai media tambahan dalam melaksanakan penelitian. Analisis data dilakukan dalam dua tahap, yakni penyederhanaan data , kajian/hasil data, dan penarikan konklusi . Hasil dari penelitian menemukan bahwa siswa masih mempunyai kendala dalam memahami penggunaan simple tense.