cover
Contact Name
Megan Asri Humaira
Contact Email
megan.asri@unida.ac.id
Phone
+6281314039779
Journal Mail Official
karimah.tauhid@unida.ac.id
Editorial Address
Universitas Djuanda cc. Badan Pengembangan Keilmuan Jl Tol Ciawi No 1, Bogor, Jawa Barat, Indonesia email: karimah.tauhid@unida.ac.id
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Karimah Tauhid
ISSN : -     EISSN : 2963590X     DOI : https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v2i5
Karya Ilmiah yang diterbitkan merupakan hasil penelitian maupun pengabdian yang mencakup semua bidang ilmu baik dalam bidang sosial maupun eksakta.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,745 Documents
Literature Review : Pengaruh Bahan Baku terhadap Mutu Kimia Hard candy Lusy Ocktaviani; Raden Siti Nurlaela; Distya Riski Hapsari
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 8 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i8.25571

Abstract

Hard candy termasuk produk konfeksioneri yang diperoleh dari proses pemanasan campuran sukrosa dan sirup jagung pada suhu yang tinggi. Proses pembuatan hard candy diawali dengan persiapan ekstrak yang berasal dari buah atau bahan nabati lainnya. Ekstrak tersebut kemudian dicampurkan dengan bahan-bahan lain, seperti pemanis dan bahan tambahan sesuai formulasi. Kualitas hard candy dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan, mulai dari formulasi bahan, proses produksi, hingga kondisi penyimpanan. Salah satu indikator penting dalam menilai mutu permen keras adalah aspek kimia, yang mencakup kadar air, kadar abu, dan kadar gula reduksi. Metode literature review yang digunakan yaitu dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai artikel ilmiah yang membahas pengaruh bahan pangan sebagai bahan baku terhadap mutu kimia hard candy. Hasil kajian menunjukan kadar air paling rendah yaitu hard candy dengan bahan baku Gulma Suruhan (Peperomia pellucida) dengan kadar air 0,43% dan kadar air tertinggi yaitu dengan bahan baku daun sirih bubuk dan daun suji bubuk dengan kadar air 3,10%. Kadar abu pada hard candy minyak atsiri daun kemangi dan ekstrak daun kelor memiliki kadar abu 2,19% yang menunjukan melebihi standar yang berlaku. hasil kadar gula reduksi pada hard candy daun sirih bubuk dan daun suji bubuk memiliki kadar gula reduksi 83,55% yang menunjukan melebihi standar yang berlaku. Jenis dan komposisi bahan baku berpengaruh nyata terhadap mutu kimia hard candy, terutama pada parameter kadar air, kadar abu, dan kadar gula reduksi.
Literature Review : Pengaruh Lama Penyimpanan dan Variasi Suhu terhadap Mutu Mikrobiologis pada Ikan Dian Safitri; Raden Siti Nurlaela; Distya Riski Hapsari
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 8 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i8.25579

Abstract

Ikan merupakan bahan pangan yang kaya protein dan memiliki nilai gizi tinggi, namun mudah mengalami penurunan mutu akibat aktivitas mikroorganisme. Suhu dan lama penyimpanan menjadi faktor penting yang memengaruhi pertumbuhan mikroba pada ikan selama penyimpanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi suhu dan lama penyimpanan terhadap mutu mikrobiologis ikan berdasarkan nilai Total Plate Count (TPC). Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan menganalisis berbagai artikel ilmiah yang relevan dan dipublikasikan dalam sepuluh tahun terakhir. Data yang dikaji meliputi jenis ikan, suhu penyimpanan, lama penyimpanan, dan nilai TPC sebagai indikator mutu mikrobiologis. Hasil kajian menunjukkan bahwa penyimpanan pada suhu rendah (0–10°C) dan suhu beku (-18°C) mampu menghambat pertumbuhan mikroorganisme sehingga nilai TPC lebih rendah dibandingkan penyimpanan pada suhu ruang (27–30°C). Selain itu, peningkatan lama penyimpanan menyebabkan jumlah mikroba cenderung meningkat, meskipun laju pertumbuhannya lebih lambat pada suhu rendah. Dengan demikian, pengendalian suhu dan lama penyimpanan sangat penting untuk mempertahankan mutu mikrobiologis dan keamanan ikan selama penyimpanan.
Analisis Sistem Pengawasan Mutu Pangan pada Pengolahan Tuna Loin Beku (Thunnus Albacares) Wija Krisman Harefa; Raden Siti Nurlaela; Distya Riski Hapsari
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 8 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i8.25586

Abstract

Industri pengolahan tuna loin beku di Indonesia memiliki potensi ekspor yang besar, namun sistem pengawasan mutu yang diterapkan di tingkat unit pengolahan ikan (UPI) belum banyak dievaluasi secara kritis terhadap standar HACCP, GMP, dan SSOP. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesenjangan antara praktik pengawasan mutu yang dilaporkan di PT. Harta Samudera, Ambon, dengan standar ideal sistem jaminan mutu pangan. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan analisis kesenjangan (gap analysis). Hasil temuan menunjukkan bahwa secara uji akhir, produk tuna loin beku di PT. Harta Samudera telah memenuhi seluruh parameter SNI 7968:2014 (organoleptik nilai 8, ALT 1,7×10³ koloni/g, E. coli <3 APM/g, Salmonella negatif, histamin 0,5 ppm, suhu rantai dingin 0,5-1,64°C). Namun, dari 7 prinsip HACCP, hanya 2 prinsip yang terpenuhi secara parsial, sementara 5 prinsip lainnya (identifikasi bahaya, penetapan CCP, prosedur pemantauan, tindakan koreksi, dokumentasi) tidak terpenuhi. Kesenjangan utama meliputi tidak adanya penetapan Critical Control Points (CCP) secara formal, tidak terdokumentasinya prosedur GMP dan SSOP, serta tidak adanya sistem tindakan koreksi dan dokumentasi yang memadai. Batasan penelitian ini adalah ketergantungan pada satu artikel jurnal utama yang tidak menyediakan data lengkap mengenai dokumen HACCP, GMP, dan SSOP di lokasi penelitian. Kesimpulannya, PT. Harta Samudera masih menggunakan pendekatan end-product testing (reaktif) dan belum mengadopsi sistem preventif HACCP secara terdokumentasi. Implikasi penelitian ini adalah perlunya transformasi sistem pengawasan mutu dari reaktif menuju preventif berbasis HACCP, serta perlunya studi observasional langsung di UPI untuk memverifikasi implementasi aktual ketujuh prinsip HACCP.
Implementasi Program Keluarga Harapan (PKH) dalam Upaya Pengentasan Kemiskinan di Desa Jambuluwuk Meylinda Hasim Pratiwi; Anita Rahmawati; Salsa Allysa; Denny Hernawan
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 8 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i8.25590

Abstract

Kemiskinan masih menjadi hambatan utama dalam pembangunan sosial yang menyebabkan rendahnya tingkat kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini ingin meneliti secara mendalam pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai upaya mengurangi kemiskinan di Desa Jambuluwuk, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. Pendekatan yang dipakai adalah penelitian kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara semi‑terstruktur kepada petugas kesejahteraan desa serta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Data dianalisis memakai model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa pelaksanaan PKH di Desa Jambuluwuk telah berjalan lancar, terstruktur, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku sejak program tersebut diterapkan sekitar tahun 2007. Penentuan calon penerima dilakukan dengan menggunakan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang telah diverifikasi oleh Dinas Sosial, menargetkan kelompok ekonomi pada desil 1 hingga 4. Secara keseluruhan, program ini terbukti memberikan efek positif yang signifikan dalam mengurangi beban biaya harian serta mendukung kebutuhan dasar pendidikan, kesehatan, dan gizi bagi keluarga kurang mampu. Proses koordinasi dan penyaluran dana dianggap transparan berkat kerja sama antara pemerintah desa, ketua RT, agen BRILink, dan ketua kelompok KPM. Meskipun begitu, tantangan utama di lapangan ialah kurangnya keabsahan data karena data kependudukan BPS tidak selaras dengan realitas sosial‑ekonomi masyarakat yang terus berubah. Untuk mengatasinya, desa bersama pendamping PKH secara aktif memperbarui data dan melakukan verifikasi secara berkala supaya bantuan dapat terarah.
Efektivitas Pelayanan Angkutan Kota (Angkot) Jurusan Cicurug - Sukasari Ditinjau dari Persepsi Pengguna Anisa Tri Suntari; Siti Chaerunnisa; Muhammad Nur Rendra; Afmi Apriliani
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 8 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i8.25595

Abstract

Transportasi publik berperan penting dalam menunjang mobilitas masyarakat, salah satunya melalui angkutan kota (angkot) yang masih menjadi pilihan karena tarifnya yang relatif terjangkau dan mampu menjangkau berbagai wilayah. Namun, efektivitas pelayanan angkot berdasarkan persepsi pengguna pada rute Cicurug–Sukasari masih memerlukan evaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelayanan angkot jurusan Cicurug–Sukasari ditinjau dari aspek kenyamanan, aksesibilitas serta kepuasan pengguna. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 20 pengguna angkot sebagai responden. pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner yang dirancang Berdasarkan dimensi SERVQUAL, sedangkan analisis data memakai metode Weight Mean Score (WMS). Temuan penelitian mengindikasikan bahwa tingkat Efektivitas layanan angkot memiliki nilai rata-rata keseluruhan sebesar 2,95 dan tergolong dalam kategori cukup efektif. Aspek kepuasan pengguna memperoleh nilai tertinggi sebesar 2,98, diikuti aspek aksesibilitas sebesar 2,95 dan kenyamanan sebesar 2,94. Temuan tersebut menunjukkan bahwa pelayanan angkot masih mampu menunjang kebutuhan mobilitas masyarakat, meskipun peningkatan kualitas operasional dan kedisiplinan pengemudi masih perlu diperhatikan. Penelitian ini masih terbatas pada jumlah responden yang relatif sedikit dan hanya mencakup satu rute angkutan sehingga penelitian selanjutnya disarankan menggunakan ruang lingkup wilayah serta jumlah sampel yang lebih luas.
Pemanfaat Limbah Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhizus) sebagai Minuman Fermentasi Menggunakan Starter Yogurt Culture Live Detya Zalfa; Andita Nurintania M; Rizka Rahmania; Syifa Fauziyah Febriyani; Siti Anisa; Intan Kusumaningrum; Tiara Amanda Lestari
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 8 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i8.25610

Abstract

Kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) merupakan limbah agroindustri yang memiliki kandungan senyawa bioaktif seperti betasianin, polifenol, flavonoid, dan serat pangan yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku pangan fungsional. Penelitian ini bertujuan mengembangkan minuman fermentasi berbahan dasar kulit buah naga merah menggunakan yogurt culture live sebagai starter fermentasi serta mengamati karakteristik produk yang dihasilkan selama fermentasi 48 jam. Bahan yang digunakan terdiri atas 100 g kulit buah naga merah, 500 mL air, 50 g gula pasir, dan 3 sendok makan yogurt culture live. Fermentasi dilakukan pada suhu ruang (±28–32°C) selama 48 jam dengan pengamatan pada jam ke-24 dan ke-48 meliputi warna, aroma, rasa, tekstur, pembentukan endapan, gelembung/busa, serta keberadaan jamur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi menghasilkan perubahan karakteristik sensoris berupa peningkatan aroma dan rasa asam khas yogurt, terbentuknya gelembung sebagai indikator aktivitas bakteri asam laktat, serta pemisahan fasa (sineresis) dan gumpalan putih akibat koagulasi protein kasein. Tidak ditemukan pertumbuhan jamur selama fermentasi. Setelah pengocokan, produk menghasilkan minuman berwarna merah muda homogen dengan aroma dan cita rasa fermentasi yang khas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah kulit buah naga merah berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku minuman fermentasi fungsional yang bernilai tambah dan ramah lingkungan, meskipun masih diperlukan analisis fisikokimia, mikrobiologi, dan organoleptik yang lebih komprehensif untuk mendukung pengembangan produk.
Literatur Review: Deteksi Kontaminasi Olahan Daging Sapi dengan Daging Babi Celeng (Sus scrofa) Menggunakan Metode Polymerase Chain Reaction (PCR) Gita Nur Eriani; Raden Siti Nurlaela; Distya Riski Hapsari
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 8 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i8.25615

Abstract

Praktik adulterasi produk pangan melalui pencampuran daging babi ke dalam olahan berbasis daging sapi menjadi salah satu isu krusial yang mendegradasi jaminan keamanan pangan serta kepercayaan konsumen. Penelitian ini diorientasikan untuk mendeteksi keberadaan kontaminasi DNA babi pada produk olahan daging sapi menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) berbasis primer spesifik gen cytochrome b (cyt b). Sampel yang dianalisis meliputi bakso sapi kemasan dari pasar swalayan, bakso sapi dari pedagang sektor informal (kaki lima), bakso babi sebagai kontrol positif, serta formulasi campuran bakso sapi dan babi untuk uji sensitivitas. Isolasi DNA sampel dilakukan menggunakan kit GenJET Genomic DNA Purification, yang dilanjutkan dengan tahapan amplifikasi PCR dan visualisasi melalui elektroforesis gel agarosa 2%. Hasil analisis menunjukkan bahwa kontrol positif bakso babi serta sampel campuran daging sapi-babi berhasil mengamplifikasi pita DNA spesifik berukuran berkisar 200–212 bp yang mengonfirmasi presensi gen cytochrome b babi. Sebaliknya, produk bakso sapi kemasan maupun bakso sapi dari pedagang kaki lima tidak mengindikasikan adanya pita fragmen DNA babi tersebut. Berdasarkan hasil tersebut, metodologi PCR dengan primer cytochrome b terbukti memiliki tingkat sensitivitas dan spesifisitas yang tinggi dalam mengidentifikasi kontaminasi material babi pada produk daging olahan.
Manajemen Kesiswaan Adaptif dalam Penguatan Bakat Siswa melalui Program Ekstrakulikuler di SMAN 1 Jonggol Bogor Siti Nindi Wulan Suci Nur Ramadani; Zahra Khusnul Latifah; Kamalasia Rio Nita
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 8 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i8.25625

Abstract

Tujuan riset ini adalah mengkaji penerapan manajemen peserta didik yang luwes dalam mendukung pengembangan bakat melalui aktivitas non-akademik di SMAN 1 Jonggol Bogor. Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode studi kasus sebagai alat penelitian. Data dikumpulkan lewat observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan wakil kepala sekolah bidang akademik, kepala mata pelajaran tambahan, serta siswa sebagai informan utama. Analisis data memakai model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Temuan riset memperlihatkan bahwa pelaksanaan manajemen kesiswaan yang adaptif berlangsung melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program kegiatan tambahan, yang disusun berdasarkan minat, kebutuhan, dan karakteristik peserta didik. Kegiatan ekstrakurikuler tari memberi dampak positif pada pengembangan kreativitas, keterampilan motorik, dan kemampuan kerja sama, sementara ekstrakurikuler literasi memperkuat kemampuan berpikir kritis, komunikasi, serta inovasi ide dan gagasan. Hasil studi menegaskan bahwa manajemen kesiswaan adaptif mampu menciptakan atmosfer pembelajaran yang lebih fleksibel dan selaras dengan kebutuhan peserta didik, sehingga optimalisasi potensi dan bakat siswa dapat diwujudkan secara maksimal.
Peranan Bahan Tambahan Pangan dalam Menjaga Stabilitas dan Mutu Produk Pangan Deni Ardhika Badrudin; Raden Siti Nurlaela; Distya Riski Hapsari
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 8 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i8.25626

Abstract

Industri pangan modern menuntut produk pangan yang tidak hanya aman dikonsumsi, tetapi juga memiliki kualitas yang stabil selama proses pengolahan, distribusi, dan penyimpanan. Salah satu upaya yang banyak dilakukan untuk mempertahankan mutu produk adalah penggunaan bahan tambahan pangan (BTP). Bahan tambahan pangan memiliki berbagai fungsi penting, seperti memperpanjang umur simpan, menjaga kestabilan fisik produk, memperbaiki tekstur, serta mempertahankan karakteristik sensoris produk pangan. Artikel ini bertujuan untuk membahas peranan bahan tambahan pangan dalam menjaga stabilitas dan mutu produk pangan pada industri pangan modern. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel adalah studi pustaka dengan mengkaji berbagai jurnal nasional, jurnal internasional, serta publikasi ilmiah yang relevan dengan topik pembahasan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan bahan tambahan pangan seperti anti caking agent pada produk pangan berbentuk serbuk dan garam pengemulsi pada produk keju olahan berperan penting dalam menjaga kestabilan produk selama penyimpanan. Selain memberikan manfaat dalam mempertahankan kualitas produk, penggunaan bahan tambahan pangan juga perlu memperhatikan aspek keamanan serta regulasi penggunaan agar tetap aman bagi konsumen. Dengan demikian, bahan tambahan pangan menjadi salah satu komponen penting dalam mendukung kualitas, kestabilan, dan keamanan produk pangan pada industri pangan modern.
Tinjauan Literatur: Bentuk Pemalsuan Madu, Metode Deteksi, dan Dampaknya terhadap Kesehatan Konsumen Melda Putri Rahayu; Raden Siti Nurlaela; Distya Riski Hapsari
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 8 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i8.25654

Abstract

Pemalsuan produk pangan merupakan praktik yang melibatkan manupulasi informasi mengenai mutu, komposisi, maupun asal-usul suatu produk dengan tujuan memperoleh keuntungan ekonomi. Madu merupakan salah satu komoditas pangan yang paling rentan terhadap pemalsuan, dengan posisi ketiga setelah susu dan minyak zaitun. Bentuk – bentuk pemalsuan madu yang sering dilakukan yaitu dengan pemalsuan label kemasan madu (mislabeling) dan pengoplosan madu (honey adulteration). Metode yang dapat digunakan untuk mendeteksi kepalsuan madu yaitu dengan cara konvensional seperti uji kelarutan, uji kekeruhan dan pembentukan buih, serta uji pemanasan. Selain itu, kepalsuan madu juga dapat dideteksi dengan pengecekaan pH dan menggunakan instrumen dengan metode FTIR. Pemalsuan madu sangat membahayakan kesehatan konsumen, salah satunya dapat menyebabkan peningkatan gula darah diikuti dengan pelepasan hormon insulin dan diabetes tipe II, penambahan berat badan di perut, dan obesitas, peningkatan kadar lipid darah, dan tekanan darah tinggi.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 8 (2026): Karimah Tauhid (In Progress) Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid Vol. 5 No. 6 (2026): Karimah Tauhid Vol. 5 No. 5 (2026): Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid Vol. 5 No. 3 (2026): Karimah Tauhid Vol. 5 No. 2 (2026): Karimah Tauhid Vol. 5 No. 1 (2026): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 12 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 11 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 8 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 7 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 6 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 5 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 4 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 3 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 2 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 1 (2025): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 12 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 11 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 10 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 9 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 8 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 7 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 6 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 5 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 4 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 3 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 2 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 1 (2024): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 6 (2023): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 5 (2023): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 4 (2023): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 3 (2023): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 2 (2023): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 1 (2023): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 6 (2022): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 5 (2022): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 4 (2022): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 3 (2022): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 2 (2022): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 1 (2022): Karimah Tauhid More Issue