cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No.A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 30257999     EISSN : 30257980     DOI : https://doi.org/10.57235
JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary dengan nomor ISSN terdaftar 3025-7999 (Cetak) dan 3025-7980 (Elektronik) adalah jurnal akses terbuka ilmiah yang diterbitkan oleh CV Rayyan Dwi Bharata. JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian asli dan review hasil penelitian pada lingkup bidang pendidikan, agama, multidfisiplin. JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary diterbitkan 1 tahun 2 kali terbit pada bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 496 Documents
Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi pada Mata Pelajaran PPKn di SMP IT Mar’uf Bana Kota Serang Sulaeman, Sulaeman; Legiani, Wika Hardika; Ilmiah, Wardatul
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 2, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v2i2.3516

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran PPKn di SMPIT Ma'ruf Bana Kota Serang. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi strategi pembelajaran berdiferensiasi, menganalisis faktor pendukung dan penghambat, serta mengevaluasi dampaknya terhadap proses dan hasil belajar siswa. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan guru melakukan pemetaan kebutuhan belajar siswa, menerapkan diferensiasi pada aspek konten, proses, dan produk pembelajaran, serta melakukan evaluasi komprehensif. Kendala utama meliputi efisiensi waktu dan variasi motivasi belajar siswa. Implementasi pembelajaran berdiferensiasi menunjukkan potensi peningkatan kualitas pembelajaran dengan mengakomodasi keberagaman kebutuhan belajar siswa.
Pengaruh Peduli Sosial Masyarakat Terhadap Kesepian pada Lansia di Desa Sibuak Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar Sari, Miranda; Putra, M Jaya Adi; Fitrilinda, Daffeta
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 2, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v2i2.4367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Untuk mengetahui seberapa pedulinya masyarakat terhadap lansia yang ada Desa Sibuak Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar, (2) Untuk mengetahui seberapa pedulinya masyarakat akan kesepian lansia yang ada Desa Sibuak Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar, (3) Untuk mengetahui apakah ada pengaruh kepedulian sosial masyarakat kesepian pada lansia yang ada Desa Sibuak Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar. Metode pengumpulan data penelitian ini yaitu 1) observasi, 2) kuesioner, dan 3) dokumentasi. Berdasarkan analisis faktor demografi responden variabel peduli sosial diperoleh hasil yang lebih dari cukup dengan nilai mean sebesar 2,54, kemudian pada demografi responden variabel kesepian diperoleh nilai mean sebesar 2,54 dengan tafsiran rendah. Maka dapat dikatakan bahwa peduli sosial terhadap lansia di Desa Sibuak Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar tergolong sedang. Kemudian berdasarkan analisis statistik deskriptif masing masing variabel, pada variabel peduli sosial diperoleh nilai mean sebesar 2,99 dengan tafsiran rendah dan pada variabel kesepian diperoleh nilai mean sebesar 2,96 dengan tafsiran rendah dapat dikatakan peduli sosial masyarakat terhadap kesepian lansia di Desa Sibuak Kecamatan Tapung Kabupten Kampar rendah. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh peduli sosial masyarakat terhadap kesepian pada lansia di Desa Sibuak Kecamatan Tapung Kabupaten Kampat 57% dengan tafsiran sedang.
Meningkatkan Kepedulian Mahasiswa Terhadap Cara Berfikir dan Berkerja Sama Dengan Pendekatan Multidisiplin Legowo, Satrio Adhi; Faturrahman, M Iqbal; Fazli, R; Lenta, Fera Fio; Widiana, Diva; Agustina, Emma; Aidila, Sherly; Sanusi, Sanusi
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 2, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v2i2.2997

Abstract

Pendidikan tinggi memiliki peran krusial dalam mempersiapkan mahasiswa sebagai agen perubahan untuk mewujudkan visi Indonesia maju yang adil, makmur, serta sejahtera. Fokus utama kami adalah memperkuat sumber daya mahasiswa agar mereka menjadi individu yang unggul, memiliki kepribadian tangguh, dan berkarakter. Jurnal ini mengeksplorasi berbagai strategi dan pendekatan dalam pengembangan sumber daya manusia di perguruan tinggi, dengan penekanan pada pembentukan karakter yang kuat dan kepemimpinan yang efektif. Dengan menggunakan pendekatan interdisipliner, kami mengintegrasikan konsep-konsep psikologi, pendidikan karakter, dan pengembangan kepemimpinan untuk membentuk mahasiswa yang tidak hanya kompeten secara akademis tetapi juga mampu menghadapi tantangan global. Diskusi ini juga mencakup implikasi praktis dari implementasi program-program ini dalam konteks pendidikan tinggi Indonesia, serta tantangan yang mungkin dihadapi dalam proses transformasi ini. Dengan demikian, jurnall ini memberikan kontribusi konseptual dan praktis terhadap upaya memperkuat sumber daya mahasiswa sebagai pemimpin masa depan yang berintegritas dan berdaya saing global.
Rukun Kematian Dalam Pertukaran dan Sanksi (Studi Kasus di Desa Hadungdung, Kecamatan Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara) Wahyuni, Sri; Yusuf, Yusmar
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 2, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v2i2.4454

Abstract

The pillar of death is a community tradition in Hadungdung Village which is carried out to ease the burden on families who are experiencing misfortune due to the death of one of their family members. The pillar of death is not just a cultural tradition but in the pillar of death there is a high value of solidarity between communities. Exchange and sanctions in the pillar of death are one of the forms of practice carried out in the pillar of death in Hadungdung village. The formulation of the problem in this study is what is the meaning of the pillar of death in the community of Hadungdung village, how the exchange is practiced in the pillar of death in Hadungdung village and how sanctions are practiced on members of the pillar of death in Hadungdung village. The informants of this study amounted to 6 (six) people, namely the chairman of the death pillar and members of the death pillar, in determining the research informants, the researcher used the purposive technique. Data collection was carried out using observation, interview and documentation methods. The results of the study show that the pillar of death for the people of Hadungdung village as a form of help, the exchange system carried out in the pillar of death is not just in the form of labor and material assistance, people who come to condole and help will get a packet of rice and side dishes as a sign of gratitude. Clear and firm sanctions in the pillar of death make the members of the pillar of death more responsible and obedient to the applicable rules.
Analisis Pertanggung Jawaban Korporasi Dalam Penanggulangan Limbah: Studi Kasus 20/Pdt.G/LH/2024/PN Sby Tarigan, Egieta Christy; Kansil, Christine S T
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 2, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v2i2.4293

Abstract

Penelitian ini membahas analisis hukum dan tanggung jawab korporasi terhadap pencemaran lingkungan, dengan studi kasus pencemaran Sungai Citarum oleh PT SS. Kasus ini mencerminkan tantangan serius yang dihadapi Indonesia dalam menjaga kelestarian lingkungan di tengah pertumbuhan industri yang pesat. PT SS, sebagai industri tekstil, terbukti telah melakukan pencemaran dengan membuang limbah berbahaya ke sungai, mengakibatkan dampak negatif bagi ekosistem dan kesehatan masyarakat sekitar. Dalam upaya penegakan hukum, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menggugat PT SS dan berhasil memperoleh putusan dari Pengadilan Negeri Surabaya yang menghukum perusahaan tersebut membayar ganti rugi sebesar Rp 48 Miliar untuk kepentingan lingkungan. Penegakan hukum ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menerapkan prinsip "polluter pays principle" dan mengingatkan industri lainnya untuk bertanggung jawab terhadap dampak lingkungan dari kegiatan operasional mereka. Dengan demikian, kasus ini diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi korporasi lain untuk mematuhi regulasi lingkungan demi menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan aman bagi masyarakat dan generasi mendatang.
Tradisi Mameakkon Batu Ojahan pada Rumah Etnis Batak Toba di Desa Pangguruan Kecamatan Sumbul Tanjung, Bernanda; Marlina, Murni Eva
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 2, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v2i2.4042

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui mengapa tradisi Mameakkon Batu Ojahan masih dipertahankan hingga saat ini, mendiskripsikan fungsi dan tujuan tradisi Mameakkon Batu Ojahan yang dilaksanakan oleh masyarakat batak toba di Desa Pangguruan Kecamatan Sumbul. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskripstif. Penelitian ini dilakukan di desa Pangguruan Kecamatan Sumbul. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah oberservasi, wawancara dan dokumentasi. Teknis analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Masyarakat Desa Pangguruan masih mempertahankan dan melestarikan tradisi ini untuk menjaga tradisi budaya yang sudah ada sejak dahulu agar tidak hilang serta sebagai ruang lingkup masyarakat untuk saling berinteraksi dan mempererat solidaritas ditengah masyarakat. Tradisi Mameakkon Batu Ojahan memiliki 2 fungsi yaitu, fungsi sosial dan fungsi religi. Tradisi Mameakkon Batu Ojahan bertujuan sebagai penghormatan kepada leluhur dan juga memberikan fungsi sosial dimana dapat menghimpun masyarakat setempat untuk berkumpul dan melaksanakan ritual secara bersama untuk mempererat tali persaudaraan antara keluarga dengan anggota masyarakat. Solidaritas masyarakat secara alamiah terbentuk menjadi sebuah harmoni yang dapat mempererat tali persaudaraan antara individu dengan individu. 
Kepastian Hukum Dalam Pengangkatan dan Putusan Hubungan Kerja Pegawai Negeri Sipil di Indonesia Vadia, Nada; Kansil, Christine S T
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 2, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v2i2.4434

Abstract

Kepastian hukum dalam pengangkatan dan pemutusan hubungan kerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Indonesia sangat penting untuk memastikan perlakuan adil dan transparan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Meskipun terdapat undang-undang yang mengatur pengangkatan dan pemberhentian PNS, praktik di lapangan sering kali tidak sesuai dengan prinsip meritokrasi dan objektivitas. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk ambiguitas peraturan, intervensi politik, dan lemahnya sistem manajemen sumber daya manusia. Ketidakpastian hukum ini berdampak negatif terhadap motivasi, komitmen, dan kinerja PNS, serta menurunkan kualitas pelayanan publik. Oleh karena itu, diperlukan reformasi kebijakan dan peraturan untuk menciptakan kepastian hukum yang lebih baik, melalui penyusunan regulasi yang jelas, peningkatan transparansi, dan sistem penilaian kinerja yang objektif.
Pemberian Reward dan Penerapan Disiplin Positif dalam Membentuk Perilaku Sopan Santun Anak Usia Dini di PAUD Melati Lenggadai Hilir Nurafiza, Sammania; Rustam, Rustam
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 2, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v2i2.4277

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pemberian reward dan penerapan disiplin positif dalam membentuk perilaku sopan santun pada anak usia dini di PAUD Melati Lenggadai Hilir. Reward, sebagai bentuk apresiasi terhadap perilaku positif anak, dan disiplin positif, yang mengedepankan pendekatan konstruktif, menjadi dua metode kunci dalam penelitian ini. Dengan pendekatan kualitatif dan metode observasi serta wawancara, penelitian menemukan bahwa pemberian reward efektif dalam meningkatkan motivasi dan perilaku baik anak, sementara disiplin positif membantu anak dalam menginternalisasi norma-norma sosial secara mandiri. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi landasan bagi pendidik dalam menerapkan pendekatan serupa untuk meningkatkan kedisiplinan dan kesopanan pada anak.
Gordang Sambilan: Alat Musik Etnis Mandailing di Bawah Pengaruh Era Globalisasi Silaban, Nopita Aditia; Nasution, Nila Angita; Lumbantoruan, Rotua; Gultom, Lentiar; Lubis, Fitriani
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 2, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v2i2.3997

Abstract

Gordang Sambilan merupakan alat musik tradisional suku Mandailing yang terdiri dari sembilan gendang besar yang memiliki fungsi penting dalam berbagai upacara adat dan kehidupan sosial-budaya masyarakat Mandailing. Di era globalisasi, alat musik ini mengalami tantangan serius dalam hal kelestariannya, terutama di tengah perubahan nilai sosial yang dipengaruhi oleh modernisasi dan urbanisasi. Globalisasi membawa pengaruh budaya asing yang menggeser minat generasi muda dari musik tradisional ke musik modern, serta mempengaruhi peran budaya dalam kehidupan sehari-hari. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak globalisasi terhadap pelestarian Gordang Sambilan, serta mengidentifikasi berbagai upaya pelestarian yang telah dilakukan oleh masyarakat, pemerintah, dan lembaga pendidikan. Menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka, artikel ini juga membahas peran pendidikan dan kolaborasi antar-lembaga dalam menjaga eksistensi Gordang Sambilan di masa depan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya pelestarian harus melibatkan partisipasi generasi muda dan memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pelestarian budaya.
Jaringan Kekerabatan Perantau Minangkabau Sebagai Pekerja di Rumah Makan Padang Pariaman Yasmin, Adha Kamila; Baiduri, Ratih
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 2, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v2i2.4158

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis latar belakang kaum laki-laki etnis Minangkabau lebih memilih bekerja di rumah makan, menganalisis jaringan kekerabatan yang terbangun pada pekerja etnis Minangkabau ketika memilih bekerja di rumah makan, dan menganalisis apa saja hambatan pekerja etnis Minangkabau ketika bekerja di rumah makan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Lokasi penelitian dilakukan di tiga rumah makan Padang Pariaman dengan nama yang berbeda. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dokumentasi dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tradisi merantau di kalangan etnis Minangkabau didorong oleh sistem matrilineal yang menyebabkan kaum laki-laki mencari penghidupan di luar kampung halaman, mengingat harta warisan hanya diwariskan kepada perempuan. Rumah makan menjadi salah satu pilihan utama bagi perantau untuk memulai kehidupan baru dengan peluang yang disediakan. Selain itu, etnis Minangkabau memiliki jaringan kekerabatan yang kuat dan memainkan peran penting untuk membantu para perantau mendapatkan pekerjaan, memberikan dukungan moral, dan menciptakan stabilitas ekonomi. Penelitian ini sejalan dengan sejalan dengan teori Claude Levi-Strauss tentang sistem kekerabatan, dimana jaringan kekerabatan  dan hubungan keluarga menjadi suatu bagian yang penting dalam mendukung ekonomi perantau.