cover
Contact Name
Muh. Nasir
Contact Email
perahubima@gmail.com
Phone
+6285253506723
Journal Mail Official
perahubima@gmail.com
Editorial Address
Jln. Pemuda No. 65 RT.003 RW.001 Kel. Penataoi Kec. Mpunda, Kota Bima, NTB
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
ISSN : 28305744     EISSN : 28305558     DOI : https://doi.org/10.55784/jkj
Core Subject : Health,
JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa, merupakan jurnal open source, dengan fokus pada rumpun ilmu kesehatan termasuk ranah preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif yang menerbitkan artikel hasil penelitian asli maupun artikel hasil tinjauan pustaka, mencakup: Penelitian medis dan klinis, Penelitian kesehatan masyarakat (manajemen dan kebijakan kesehatan, promosi kesehatan, kesehatan reproduksi, epidemiologi, maupun kesehatan lingkungan dan kesehatan kerja), Penelitian manajemen kebidanan atau yang terkait dengan kebijakan maupun upaya preventif dan promotif, Penelitian manajemen keperawatan atau yang terkait dengan keperawatan lingkungan dengan upaya promosi kesehatan. Terbit dua kali setahun yaitu Juni dan Desember
Articles 353 Documents
Skrining Fitokimia dan Studi Komparasi Kadar Flavonoid Dalam Bunga, Daun, dan Kulit Batang Pinus (Pinus merkusii) Nisaa, Nur Rezky Khairun; Wahyuni, Leny Eka Tyas; Anggreini, Putri
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 1 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss1.1422

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kandungan flavonoid dan melakukan skrining fitokimia terhadap bunga, daun, dan kulit batang dari Pinus merkusii. Desain penelitian menggunakan pendekatan eksperimental laboratorium secara deskriptif dan komparatif. Sampel berupa bunga, daun, dan kulit batang pinus diperoleh secara purposive dari hutan pinus di wilayah X, dikeringkan dan diekstraksi menggunakan etanol 70%. Skrining fitokimia dilakukan dengan pereaksi spesifik untuk mendeteksi senyawa alkaloid, flavonoid, fenolik, saponin, steroid, dan terpenoid. Kadar flavonoid total dianalisis menggunakan spektrofotometri UV-Vis dengan metode AlCl₃ dan kurva standar kuersetin. Hasil menunjukkan bahwa ketiga bagian tanaman mengandung flavonoid dengan kadar rata-rata yang relatif rendah dan seragam, yaitu sebesar 0,043 mg QE/g. Senyawa fenolik dan alkaloid terdeteksi pada semua sampel, sementara steroid dan terpenoid tidak teridentifikasi. Kesimpulannya, bunga, daun, dan kulit batang Pinus merkusii memiliki potensi sebagai sumber antioksidan alami, namun untuk pengembangan lebih lanjut diperlukan isolasi senyawa aktif serta pengujian bioaktivitas spesifik
Distribusi Postur Mengemudi, Penggunaan Lumbar Support dan Keluhan Low Back Pain Pada Pengemudi Truk DLH Kota Palembang Anggara, Arie; Windusari, Yuanita; Haidir, Hala
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 1 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss1.1424

Abstract

Low Back Pain (LBP) dilaporkan sebagai gangguan yang paling umum dialami oleh pengemudi, dengan prevalensi sebesar 58,0%. Sekitar 37% keluhan LBP dikaitkan dengan faktor pekerjaan, di mana intensitas tertinggi ditemukan pada pengemudi truk. Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis Distribusi Postur Mengemudi, Penggunaan Lumbar Support dan Keluhan LBP pada Pengemudi Truk DLH Kota Palembang. Penelitian dengan metode deskriptif kuantitatif yang menggunakan kuesioner keluhan LBP sebagai instrumen utama, serta ditunjang dengan observasi postur mengemudi pada pengemudi truk DLH Kota Palembang. Sampel penelitian diambil dengan cara purposive sampling sebanyak 107 responden. Hasil penelitian terkait distribusi frekuensi Postur Mengemudi menunjukan mayoritas pengemudi dengan postur mengemudi yang baik sebesar (56,1%), mayoritas pengemudi tidak menggunakan Lumbar Support pada saat mengemudi sebesar (89,7%), dan distribusi frekuensi keluhan LBP menunjukan mayoritas pengemudi truk DLH Kota Palembang mengalami keluhan LBP sebesar (60,7%). Pengemudi disarankan untuk melakukan peregangan dan istirahat selama 30 menit setelah mengemudi selama 4,5 jam sekali, Mengatur postur tubuh tetap lurus dengan sudut kemiringan kursi antara 100o – 110o derajat dan selalu menggunakan Lumbar Support selama mengemudi.
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Aktivitas Sosial Lansia Di Masyarakat Wahyuni, Endang Sri; Arifiati, Retna Febri
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 1 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss1.1426

Abstract

Improving social relationships in the elderly. However, the level of elderly participation in social activities is influenced by demographic characteristics such as age, gender, education level, and economic status. This study aims to analyze the relationship between demographic factors and social activities of the elderly.Research Methods: This study uses a quantitative method with a cross-sectional design. Data were collected through questionnaires distributed to 41 elderly people. The research instrument was the Social Activity Scale (SAS). Data analysis was performed using crosstabulation analysis to identify the relationship between demographic variables and social activity.Research Results: The results showed that the majority of respondents had social activity at the "medium" level (70.7%) and 29.3% had "high" social activity. There was a downward trend in social activity with age. The gender factor showed that men had more "high" social activities than women. Education level also had a significant effect; the higher the education level, the more the elderly engaged in "high" social activities. Seniors with a junior high school education or higher tended to have a more even distribution of social activities between "moderate" and "high".Conclusion: Demographic characteristics have a significant influence on the level of social activity of the elderly.
Analisis Spasial Kasus Demam Berdarah Dengue dan Hubungannya Dengan Kepadatan Penduduk Di Kabupaten Bogor Tahun 2024 Pamuncak, Faricha Asri Dreamy
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 1 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss1.1427

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan isu kesehatan utama di wilayah padat penduduk seperti Kabupaten Bogor. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan spasial dan klasterisasi kasus DBD berdasarkan kepadatan penduduk tahun 2024 di 40 kecamatan. Menggunakan desain studi ekologi dan data sekunder, analisis dilakukan dengan perangkat lunak Geoda dan QGIS melalui metode Bivariate Local Moran’s I (Analisis Korelasi Spasial) dan K-Means clustering. Hasil menunjukkan autokorelasi spasial positif antara kasus DBD dan kepadatan penduduk (Moran’s I = 0,197; p = 0,018). Kecamatan Bojonggede, Cibinong, dan Sukaraja berada dalam kuadran High-High. Klasterisasi K-Means menghasilkan empat klaster, dengan Klaster 2 mencatat rata-rata kasus DBD tertinggi meski kepadatan penduduknya tidak tinggi. Cibinong dan Sukaraja termasuk kuadran High-High dan Klaster 2, sehingga menjadi prioritas intervensi kesehatan. Temuan ini menunjukkan bahwa kepadatan penduduk bukan satu-satunya faktor penyebab tingginya kasus DBD. Penelitian ini penting sebagai dasar penentuan wilayah prioritas intervensi dan penyusunan kebijakan penanggulangan DBD berbasis spasial di Kabupaten Bogor.
Evaluasi Layanan dan Strategi Pengendalian Tuberkulosis (TBC) Di Puskesmas Padang Bulan: Tantangan dan Harapan Lubis, Irwansyah; Fadillah, Indah; Adelia, Nelsih; Ramadani, Rani; Mawarni, Dwiyana; Adinda, Putri; Nasution, Amanda Dwika
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 1 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss1.1429

Abstract

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi masalah utama dalam sistem kesehatan Indonesia, dengan angka kasus dan kematian yang tinggi sehingga menjadikan Indonesia sebagai negara dengan beban TBC kedua terbesar di dunia setelah India. Dalam upaya memahami isu ini secara lebih mendalam, penelitian ini berfokus pada persepsi dan pengalaman tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada pasien TBC di Puskesmas Padang Bulan, Kota Medan. Pendekatan kualitatif  dengan metode deskriptif digunakan untuk mengeksplorasi makna subjektif, pengalaman, serta pandangan tenaga kesehatan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan TBC di lapangan menghadapi berbagai kendala, terutama sikap pasien dan stigma masyarakat, serta keterbatasan sumber daya manusia dan sistem informasi. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan rekomendasi praktis kepada pengelola layanan kesehatan dalam menyusun strategi penanganan TBC yang lebih optimal, meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, serta memperkuat jaringan pelayanan guna mendukung pencapaian program eliminasi TBC di tingkat nasional. Oleh karena itu, pemerintah beserta seluruh pihak terkait harus memperkuat kebijakan yang dapat meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan, mengintegrasikan sistem informasi kesehatan, serta menggalakkan intervensi edukasi demi mengatasi kendala dalam pelayanan TBC secara berkelanjutan.
Hubungan Karakteristik Lingkungan Rumah Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue Pada Anak Usia Sekolah Ismayanti, Galuh; Salsabila, Nola; Anjani, Olivia
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 1 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss1.1430

Abstract

The purpose of this study was to determine and analyze the relationship between the characteristics of the home environment and the incidence of Dengue Hemorrhagic Fever in school-age children, to identify the characteristics of the home environment including sanitation conditions, the existence of water reservoirs, and environmental cleanliness. Method: The research design used is a descriptive analytical research design with a Cross Sectional approach. The population used in this study were school-age children who were treated with a diagnosis of fever at Demang Sepulau Raya Regional Hospital. The number of samples in this study was 33 respondents. The sampling technique used Purposive Sampling. Statistical analysis was carried out using the SPSSS 20 program. The statistical test used was the chi square test with a significance level of 95%. The p value is considered significant if <0.05. Results: This study found that the average age of children experiencing DHF was 8.8 years. The youngest child experiencing DHF was 6 years old and the oldest was 12 years old (CI 8.13 - 9.57). The gender of children who experienced DHF the most was female, namely 17 people (51.5%). The level of education (father) of the respondents who suffered from DHF was the low education category, namely 31 people (94%). The education level (mother) of the respondents who suffered from DHF was the low education category, namely 28 people (84.8). The frequency of father's work was the most in the working category, as many as 30 people (90.9%) and the frequency of mother's work was the most in the unemployed category, as many as 19 people (57.6%). There was a relationship between the characteristics of the home environment and the incidence of DHF in children, obtained statistical test results p value 0.008 (α <0.05). Statistically, it was concluded that there was a significant relationship between the characteristics of the home environment and the incidence of DHF in school-age children. Conclusion: This study can be concluded that the characteristics of the average age of respondents is 8.85 years, the most gender is female, the father's education level is low, the mother's education level is low, the father's employment status is working, and the mother's employment status is not working. The most characteristic of the home environment is not good. There is a relationship between the characteristics of the home environment and the incidence of DHF in school-age children. Keywords: Home Environment, Dengue Fever, and School-Age Children
Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien Di Puskesmas Klaten Utara Kusumaningrum, Puput Risti; Setianingsih, Setianingsih; Murtana, Agus
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 1 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss1.1431

Abstract

Kualitas pelayanan merupakan salah satu faktor dalam diferensiasi dan keunggulan layanan dan merupakan sumber potensial keunggulan kompetitif yang berkelanjutan sehingga memahami dan meningkatkan kualitas. Kualitas pelayanan merupakan tantangan penting bagi semua organisasi perawatan kesehatan. Mengukur kepuasan masyarakat dalam hal ini adalah pasien, merupakan elemen penting dalam memberikan layanan yang lebih baik, efisien dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling dengan jumlah responden sebanyak 93 orang. Alat ukur menggunakan kuesioner tentang kualitas pelayanan dan kepuasan pasien. Uji statistik yang digunakan adalah uji Regresi Linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai F hitung= 332,528 dengan tingkat signifikansi 0,001< 0,05, maka model regresi dapat digunakan untuk memprediksi variabel Kualitas Pelayanan atau dengan kata lain terdapat Pengaruh variabel Kualitas Pelayanan terhadap variabel Kepuasan Pasien dengan nilai besar korelasi/hubungan (R) sebesar 0,886. Dari output tersebut diperoleh nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,785 yang berarti besarnya pengaruh variabel bebas (Kualitas Pelayanan) terhadap variabel terikat (Kepuasan Pasien) sebesar 78,5%. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku SADARI Pada Mahasiswa Non Kesehatan Di Universitas Riau Khairunnisa, Saskia; Huda, Nurul; Dilaruri, Ade
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 1 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss1.1436

Abstract

Breast self-examination (sadari) is a breast cancer examination that aims to detect abnormalities in the breast and as an initial step to prevent breast cancer. This study aims to determine the factors that influence self-examination behavior in non-health students at the University of Riau. This study uses a descriptive correlation design with a cross-sectional approach. The sample of this study was 389 respondents taken using stratified random sampling technique. The results of the chi-square test analysis obtained results from 389 respondents as many as 253 (65%) did not do self-examination, 227 respondents (58.4%) had sufficient knowledge category, 209 (53.7%) showed that respondents had never been exposed to information, 197 (50.6%) category of good family support and 199 (51.2%) peer support was lacking. The results of the statistical test of knowledge with self-examination behavior p = 0.001 <0.05, exposure to information, family and peer support with self-examination behavior p = 0.000 <0.05. Knowledge, exposure to information, family support and peer support have a significant relationship to conscious behavior, while attitude has no relationship to conscious behavior. The suggestion for further researchers is to use direct observation techniques in assessing conscious behavior.
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Pencegahan DBD Di Wilayah Kerja Puskesmas Tembilahan Kota Yulistia, Yulistia; Mitra, Mitra; Muryanto, Irwan
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 1 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss1.1437

Abstract

Efforts to prevent dengue fever (DBD) are essential for breaking the transmission chain of the disease. According to the WHO, there are approximately 100-400 million cases of dengue infection worldwide each year. In Indonesia, the cumulative case fatality rate (CFR) from January to December 2022 was 0.90%. In Riau, the CFR increased to 0.8%, representing a 128% rise compared to the previous year. In Indragiri Hilir, there were 157 cases and four fatalities due to DBD throughout 2023, with the highest incidence occurring in Puskesmas Tembilahan Kota, which reported a CFR of 6%. This study was to identify factors associated with DBD prevention efforts. A quantitative analytical observational study with a cross-sectional design was conducted. The population consisted of 11,130 households in the working area of Puskesmas Tembilahan Kota, with a sample of 172 respondents from the Tembilahan Kota and Pekan Arba sub-districts. Sampling was performed using proportional and simple random sampling techniques. Data analysis included univariate analysis to assess data proportions, bivariate analysis using the chi-square test, and multivariate analysis through multiple logistic regression. The results revealed that 55.8% of respondents did not engage in DBD prevention efforts. Significant associated variables included knowledge (POR 4.259), attitudes (POR 4.377), and the role of health workers (POR 11.290), with the dominant variable being the role of health workers.
Kekerasan Seksual Dalam Rumah Tangga Noviana, Rita; Ismarwati, Ismarwati; Yakayum, Yakayum
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 1 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss1.1440

Abstract

Kekerasan seksual terhadap perempuan di ranah personal terjadi dalam berbagai jenis, yang menggambarkan kekerasan yang terjadi kepada korban. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kekerasan seksual terhadap perempuan yang terjadi dalam rumah tangga dengan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, pengumpulan data menggunakan metode wawancara yang dilakukan kepada ibu dengan riwayat kekerasan rumah tangga. Dilakukan di wilayah Majelis Hukum dan HAM PW Aisyiyah Yogyakarta. Penelitian ini menunjukan kekerasan rumah tangga dapat mempengaruhi sistem reproduksi perempuan seperti adanya masalah dalam siklus menstruasi selaian itu kekerasan juga dapat berdampak pada psikis anak serta ibu tidak mampu dalam mengaktualisasikan dirinya. Penelitian ini juga menunjukan beberapa faktor yang menjadi penyebab terjadinya tindak kekerasan dalam rumah tangga diantaranya kurangnya kepercayaan pasangan, trauma pernikahan sebelumnya, kurangnya pemenuhan kebutuhan hidup serta kurangya komunikasi. Kekerasan yang di alami dalam rumah tangga dapat menyebabkan siklus menstruasi menjadi terganggu, trauma fisik dan psikis pada anak, kekerasan dalam rumah tangga menyebabkan adanya kecurigaan berebihan dari pasangan yang di sebabkan karena rasa trauma pada pernikahan sebelumnya, suami tidak jujur, kurangnya komunikasi, kurang mengontrol emosi, masih kurangnya landasan agama, serta adanya tindak kekerasan seksual.