cover
Contact Name
Muh. Nasir
Contact Email
perahubima@gmail.com
Phone
+6285253506723
Journal Mail Official
perahubima@gmail.com
Editorial Address
Jln. Pemuda No. 65 RT.003 RW.001 Kel. Penataoi Kec. Mpunda, Kota Bima, NTB
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
ISSN : 28305744     EISSN : 28305558     DOI : https://doi.org/10.55784/jkj
Core Subject : Health,
JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa, merupakan jurnal open source, dengan fokus pada rumpun ilmu kesehatan termasuk ranah preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif yang menerbitkan artikel hasil penelitian asli maupun artikel hasil tinjauan pustaka, mencakup: Penelitian medis dan klinis, Penelitian kesehatan masyarakat (manajemen dan kebijakan kesehatan, promosi kesehatan, kesehatan reproduksi, epidemiologi, maupun kesehatan lingkungan dan kesehatan kerja), Penelitian manajemen kebidanan atau yang terkait dengan kebijakan maupun upaya preventif dan promotif, Penelitian manajemen keperawatan atau yang terkait dengan keperawatan lingkungan dengan upaya promosi kesehatan. Terbit dua kali setahun yaitu Juni dan Desember
Articles 353 Documents
Analisis Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Balita Di Desa Jatirejo Humairah, Rauzah; Farisni, Teungku Nih; Alamsyah, Teuku; Fitriani, Fitriani; Putra, Onetusfifsi
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 2 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss2.1754

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kelengkapan imunisasi dasar pada balita di Desa Jatirejo. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan metode cross-sectional. Populasi adalah seluruh ibu yang memiliki anak usia 0–5 tahun sebanyak 184 orang, dengan sampel 64 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin melalui random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup yang telah diuji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kelengkapan imunisasi dengan akses informasi (p = 0,003), dukungan keluarga (p = 0,014), dan kualitas pelayanan kesehatan (p = 0,013). Sementara itu, faktor keyakinan terhadap mitos (p = 0,114), partisipasi posyandu (p = 0,634), status gizi (p = 0,926), dan budaya setempat (p = 0,609) tidak berhubungan secara signifikan. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa kelengkapan imunisasi dasar balita dipengaruhi oleh akses informasi, dukungan keluarga, dan kualitas pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, intervensi program imunisasi perlu difokuskan pada peningkatan literasi kesehatan ibu, penguatan dukungan keluarga, serta optimalisasi mutu pelayanan kesehatan di masyarakat.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Praktik Buang Air Besar Pada Desa ODF dan Non ODF Ruwaida, Ruwaida; Is, Jun Musnadi; Kiswanto, Kiswanto; Marniati, Marniati; Ernawati, Ernawati
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 2 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss2.1758

Abstract

Evaluasi Kinerja Bidan Dalam Pelayanan Antenatal Care (ANC) Terpadu Di Kabupaten Bungo Tahun 2025 Meryana Azan, An’nisyah; Hardisman, Hardisman; Semiarty, Semiarty
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 2 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss2.1760

Abstract

Pelayanan antenatal care (ANC) terpadu merupakan upaya penting untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak serta menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan bayi (AKB). Kabupaten Bungo selama lima tahun terakhir belum pernah mencapai target cakupan ANC, bahkan pada tahun 2023 cakupan menurun dan diikuti meningkatnya AKI dan AKB, sehingga menjadikan Kabupaten Bungo sebagai penyumbang tertinggi di Provinsi Jambi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja bidan dalam pelayanan ANC terpadu di Kabupaten Bungo. Desain penelitian menggunakan mix method study dengan teknik proportionate stratified random sampling terhadap 89 bidan dan melibatkan 26 informan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kinerja bidan (p > 0,05). Namun, terdapat hubungan yang signifikan antara sikap, motivasi, dan kompetensi kerja dengan kinerja bidan dalam pelayanan ANC terpadu. Selain itu, kebijakan sanksi belum tersedia, distribusi tenaga kesehatan belum merata, perencanaan anggaran belum optimal, serta supervisi belum maksimal dalam evaluasi kinerja bidan. Kesimpulan: faktor sikap, motivasi, dan kompetensi menjadi penentu utama kinerja bidan dalam pelayanan ANC terpadu di Kabupaten Bungo. Rekomendasi penelitian adalah perlunya penguatan kebijakan, pemerataan distribusi tenaga kesehatan, optimalisasi supervisi, dan perbaikan manajemen anggaran untuk meningkatkan kualitas pelayanan ANC serta menurunkan AKI dan AKB.
Gambaran Dukungan Keluarga Penderita HIV Di Kota Pariaman Oktalina, Dyanti; Astiena, Adila Kasni; Lestari, Yuniar; Hardisman, Hardisman; Triana, Vivi; Fadrian, Fadrian
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 2 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss2.1761

Abstract

Jumlah penderita HIV di dunia terus meningkat setiap tahunnya. Kondisi ini memerlukan strategi penanggulangan yang tidak hanya berfokus pada pengobatan medis, tetapi juga dukungan dari lingkungan terdekat, khususnya keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran peran keluarga dalam mendampingi penderita HIV. Penelitian menggunakan desain observasional dengan pendekatan deskriptif. Populasi adalah penderita HIV di Kota Pariaman dengan sampel 54 orang yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar penderita berusia ≤ 40 tahun (66,7%), berjenis kelamin laki-laki (77,8%), memiliki pendidikan tinggi (88,9%), bekerja (74,1%), dan tinggal bersama keluarga (85,2%). Bentuk pendampingan keluarga yang ditemukan antara lain dukungan emosional sebagian besar masih kurang (57,4%), sedangkan dukungan informasional (51,9%), instrumental (51,9%), dan penghargaan (57,4%) tergolong baik.Keberadaan keluarga memiliki peran penting dalam meningkatkan motivasi penderita untuk minum obat secara teratur dan menjaga kualitas hidup. Pendampingan yang konsisten dapat memperkuat kepercayaan diri penderita HIV.
Konsumsi Tablet Tambah Darah dan Anemia Pada Remaja Putri Kota Bima, Nusa Tenggara Barat Alawia, Fuji Astuti; Lestari, Pudji; Amalia, Rize Budi; Setyowati, Dewi
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 2 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss2.1805

Abstract

Anemia among adolescent girls remains a significant public health issue. Objective: This study aims to analyze the factors associated with anemia among adolescent girls in one of the vocational high schools (SMK) in Bima City. Methods: This research employed an observational analytic design with a cross-sectional approach. It was conducted from October 2024 to May 2025 at a vocational high school in Bima City, with the study population comprising 10th-grade adolescent girls. A total sampling technique was used, resulting in 122 respondents aged 14–17 years. Data were collected through questionnaires, anthropometric measurements, and hemoglobin level testing using the Point of Care Testing (POCT) method. Data were analyzed using the chi-square test. Results: The analysis showed significant associations between anemia and nutritional status (p=0.001), eating habits (p=0.012), iron supplement consumption (p=0.001), and medical history (p=0.021). No significant association was found between anemia and age at menarche (p=0.393), menstrual cycle (p=0.245), or duration of menstruation (p=0.342). Conclusion: Factors associated with the incidence of anemia among adolescent girls at one of the vocational high schools in Bima City include nutritional status, eating habits, iron supplement consumption, and medical history. Keywords: anemia, adolescent girls, nutritional status, eating habits, iron supplements
Pengaruh Gel Topikal SH-MSCs Terhadap Ekspresi Gen TNF-α Pada Tikus Wistar Model Alopesia Yang Diinduksi Fluconazole Sundawa, Angga Pria; Hikmah, Annisa Nurul; Fristiani, Ariesta Kurniasari Budi; Ariyadi, Tulus; Trisnadi, Reza Adityas
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 2 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss2.1811

Abstract

Alopesia ditandai dengan gangguan siklus rambut, sementara terapi konvensional seperti minoksidil sering menimbulkan efek samping iritasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis efek gel topikal sekretom mesenchymal stem cells terkondisi hipoksia (SH-MSCs) terhadap ekspresi gen TNF-α pada model alopesia. Sebanyak 24 ekor tikus Wistar jantan dibagi menjadi empat kelompok: kelompok sehat, kontrol negatif (alopesia + base gel), serta dua kelompok perlakuan yang diberi gel SH-MSCs dosis 100 μL/kgBB dan 200 μL/kgBB. Ekspresi gen TNF-α diukur dengan RT-PCR pada hari ke-22. Hasil menunjukkan penurunan ekspresi TNF-α yang signifikan (p < 0,001) pada kelompok perlakuan, dengan efek tertinggi pada dosis 200 μL/kgBB (0,63 ± 0,20) dibandingkan kontrol (2,54 ± 2,00). Analisis statistik dengan uji One-Way ANOVA dan post-hoc LSD mengonfirmasi perbedaan bermakna antar semua kelompok (p < 0,05). Kesimpulannya, gel topikal SH-MSCs dosis 200 μL/kgBB efektif menekan ekspresi TNF-α dan berpotensi sebagai terapi alternatif alopesia yang aman. Penelitian ini memberikan dasar preklinis untuk pengembangan terapi topikal berbasis sekretom.
Pengalaman Perempuan Dalam Asuhan Kebidanan Masa Kehamilan: Studi Kualitatif Sri Wilujeng, Anik; Izzati, Dwi; Frety, Endyka Erye; Djuari, Lilik
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 2 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss2.1829

Abstract

A positive pregnancy experience is a condition in which the mother feels supported physically, emotionally, and socially. It is closely related to the model of midwifery care provided. The midwifery care model will influence the effectiveness of the services delivered. One of the recommended models of care is the Midwifery-Led Continuity Model of Care. The aim of this study is to analyze women’s experiences in receiving midwifery care during pregnancy. Methods: This was a qualitative study with a phenomenological design. The research subjects consisted of eight participants selected using a purposive sampling technique. Data were collected through in-depth interviews. Results: The pregnancy experience was perceived as pleasant, which was attributed to the care programs offered, including the incorporation of complementary care. Conclusion: All forms of care provided were essential and continuous, taking into account the physical, psychological, social, and cultural backgrounds of pregnant women. Through a comprehensive approach and appropriate empowerment, midwifery services are expected to foster better understanding, enhance satisfaction, and provide a positive and meaningful pregnancy experience for every woman.
Hubungan Konsumsi Kerang Dengan Tekanan Darah Pada Masyarakat Pesisir Basudewa, I Nyoman Arhi; Setyawan, Yuswanto
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 2 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss2.1839

Abstract

Shellfish are an important source of nutrition for coastal communities but may also pose potential health risks if consumed excessively. The aim of this study was to analyze the association between shellfish consumption and blood pressure as well as cardiovascular profile among coastal communities. Methods: This research employed an observational analytic design with a cross-sectional approach. The study population consisted of coastal residents aged 25–60 years, with a total sample of 135 respondents selected using purposive sampling. The independent variable was shellfish consumption, while the dependent variable was blood pressure. Data were collected through structured interviews and blood pressure measurement using a sphygmomanometer. Data analysis was performed using the Chi-Square test for categorical associations and Spearman correlation for continuous variables. Results showed a significant relationship between frequency of shellfish consumption and blood pressure (p < 0.05), indicating that moderate shellfish consumption was associated with a more stable blood pressure profile. Conclusion: Shellfish consumption may provide cardiovascular benefits; however, the frequency and quantity of intake should be carefully considered to avoid hypertension risks due to high sodium content. Keywords: Shellfish, Consumption, Blood Pressure, Hypertension, Cardiovascular
Implementasi Discharge Planning dan Kunjungan Ulang Kasus Nifas Dengan Preeklampsia Yusniar Rahajeng, Agtus; Anis, Wahyul; Wittiarika, Ivon Diah; Andriyanti, Andriyanti
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 2 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss2.1843

Abstract

Background: Preeclampsia during the postpartum period is one of the biggest contributors to maternal morbidity and mortality. The importance of discharge planning and good monitoring during return visits in postpartum cases with preeclampsia will have a positive impact in reducing morbidity and mortality due to postpartum hypertension complications. Objective: The purpose of this study was to examine and describe the implementation of discharge planning and return visits for postpartum cases with preeclampsia in one of the Type B Hospitals in Surabaya and the Surabaya City Community Health Center. Method: This study used a qualitative design with a phenomenological approach. Data collection was carried out through in-depth interviews and observations. The sample size was 18 informants, namely 11 midwives and 7 postpartum mothers with preeclampsia, with purposive sampling. Results: The results of the study found several obstacles in the implementation of discharge planning and return visits for postpartum cases with preeclampsia. The implementation of discharge planning, postpartum services and return visit schedules were not all carried out according to service standards, so there was no two-way communication between the Hospital and the Community Health Center. Conclusion: Implementing appropriate discharge planning and postpartum care serves as a benchmark for service quality and represents continuity of care in midwifery care, particularly for postpartum mothers with preeclampsia. Evaluation of any identified challenges is necessary to ensure optimal service delivery.
Kesehatan dan Penerimaan Konsumen Terhadap Plant-Based Food Di Indonesia: Studi Literatur Rizkyanto, Ridwan; Ulfah, Mutiara
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 2 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss2.1844

Abstract

Konsumsi produk makanan berbasis protein nabati (Plant-based food) menjadi alternatif pilihan konsumen dalam mendukung perubahan pola diet. Studi ini bertujuan untuk mengkaji Pengembangan produk makanan berbasis protein nabati dalam kaitannya dengan penerimaan konsumen serta implikasinya terhadap kesehatan masyarakat di Indonesia. Metode yang dilakukan mencakup telaah literatur dari berbagai sumber ilmiah nasional dan internasional yang dipublikasikan antara tahun 2000–2025, dengan fokus pada aspek teknologi pengolahan, inovasi produk, preferensi konsumen, dan tren pasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa meningkatnya kesadaran kesehatan mendorong minat terhadap konsumsi pangan nabati, meskipun faktor cita rasa, tekstur, harga, dan persepsi nilai gizi masih menjadi tantangan utama. Strategi peningkatan daya terima mencakup optimalisasi formulasi, penerapan teknologi pengolahan inovatif, edukasi konsumen, serta adaptasi produk sesuai cita rasa local. Kajian ini menyimpulkan bahwa potensi pasar plant-based food di Indonesia sangat besar, namun keberhasilan pengembangannya membutuhkan sinergi antara inovasi teknologi, penelitian sensori, dan strategi pemasaran yang sesuai dengan karakteristik konsumen. Hasil Studi Literatur ini menjadi peluang bagi Industri ataupun Masyarakat untuk memilih produk makanan yang akan dikonsumsi. Penelitian lanjutan direkomendasikan untuk memperdalam pemahaman mengenai dampak konsumsi produk protein nabati terhadap status gizi dan kesehatan masyarakat sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih optimal.