cover
Contact Name
Muh. Nasir
Contact Email
perahubima@gmail.com
Phone
+6285253506723
Journal Mail Official
perahubima@gmail.com
Editorial Address
Jln. Pemuda No. 65 RT.003 RW.001 Kel. Penataoi Kec. Mpunda, Kota Bima, NTB
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
ISSN : 28305744     EISSN : 28305558     DOI : https://doi.org/10.55784/jkj
Core Subject : Health,
JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa, merupakan jurnal open source, dengan fokus pada rumpun ilmu kesehatan termasuk ranah preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif yang menerbitkan artikel hasil penelitian asli maupun artikel hasil tinjauan pustaka, mencakup: Penelitian medis dan klinis, Penelitian kesehatan masyarakat (manajemen dan kebijakan kesehatan, promosi kesehatan, kesehatan reproduksi, epidemiologi, maupun kesehatan lingkungan dan kesehatan kerja), Penelitian manajemen kebidanan atau yang terkait dengan kebijakan maupun upaya preventif dan promotif, Penelitian manajemen keperawatan atau yang terkait dengan keperawatan lingkungan dengan upaya promosi kesehatan. Terbit dua kali setahun yaitu Juni dan Desember
Articles 353 Documents
Efektivitas Media Digital Dalam Edukasi Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri Nurcahyanti, Febrina Dwi; Nurochim, Erna; Rini, Sulistyo Dewi Wahyu; Srimulti, Srimulti; Setyadi, Ahmad Wasis
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 1 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss1.1591

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas edukasi pencegahan anemia pada remaja putri menggunakan media sosial dan media interaktif. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental with pre-test and post-test control group design. Sampel penelitian ini sejumlah 150 remaja putri, dengan jumlah 50 tiap kelompok, kelompok edukasi media sosial, kelompok edukasi media interaktif, dan kelompok kontrol. Data pengetahuan, sikap, dan praktik pencegahan anemia dikumpulkan melalui kuesioner daring sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data kuantitatif dengan menggunakan uji statistik Paired t-test, ANOVA, dan uji post-hoc. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua bentuk edukasi, baik melalui media sosial maupun media interaktif, secara signifikan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik pencegahan anemia pada remaja putri (p<0.001). Namun, edukasi menggunakan media interaktif terbukti lebih efektif dan signifikan dalam meningkatkan ketiga variabel tersebut dibandingkan dengan edukasi melalui media sosial (p<0.05). Pada kelompok kontrol tidak menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa edukasi pencegahan anemia pada remaja putri menggunakan media digital, khususnya media interaktif tersebut sangat efektif untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik. Media interaktif menawarkan potensi yang lebih besar dalam mendorong keterlibatan dan perubahan perilaku yang lebih mendalam dibandingkan media sosial. Hasil ini mendukung penggunaan teknologi digital sebagai pendekatan edukasi kesehatan yang relevan bagi remaja.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkat Stres Pada Santri Di Pondok Pesantren Darussalam Kamal Hitiyaut, Mirdat; Hatuwe, Ernawati; Tunny, Rahma
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 1 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss1.1595

Abstract

Remaja merupakan masa peralihan dari anak ke dewasa yang memerlukan perhatian  khusus  untuk pencarian identitas diri, eksplorasi, dan eksperimentasi berbagai peran sosialnya. Masa remaja merupakan salah satu masa yang rentan terhadap kejadian stres. Stres   merupakan   perasaan   ketidaksesuaian   individu   ketika   berinteraksi   dengan lingkungannya baik  secara  fisik, psikologis, maupun sosial.  Kondisi stres ini juga bisa dirasakan oleh remaja yang menempuh pendidikan di Pondok Pesantren atau yang disebut dengan santri. Ada banyak faktor yang menyebabkan terjadinya stres baik itu faktor internal maupun eksterna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat stres pada Santri di Pondok pesantren Darussalam Kamal. Metode penelitian menggunakan desain cross sectional dan jumlah sampel menggunakan teknik total sampling sebanyak 55 responden dengan menggunakan Instrumen berupa kuesioner. Analisis yang digunakan yaitu uji Spearman's rho. Hasil: Adanya hubungan dukungan emosional teman sebaya dengan tingkat stres pada santri di Pondok pesantren Darussalam Kamal. adanya hubungan lingkungan dengan tingkat stres pada santri di Pondok pesantren Darussalam Kamal (p-value =0.005) dan adanya hubungan penyusuaian diri dengan tingkat stres pada santri dan santriwati di Pondok pesantren Darussalam Kamal.  Kesimpulannya adanya hubungan dukungan emosional teman sebaya, lingkungan dan penyusuayan diri dengan tingkat stres pada santri dan santriwati di Pondok pesantren Darussalam Kamal.
Evaluasi Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Infeksi Saluran Kemih Menggunakan Metode Gyssens Di Rumah Sakit Kota Batam Oktaviani, Fifin; Putri, Lita Riastienanda; Candra, Heldi
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 1 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss1.1599

Abstract

Urinary tract infection (UTI) is one of the most common infections among hospitalized patients and requires appropriate antibiotic therapy to prevent resistance. Batam City, as an industrial city, has a large productive-age population and a dynamic lifestyle, including nightlife activities in the city center, which contribute to risk factors for UTI. This study aims to identify the pattern of antibiotic use and evaluate the rationality of antibiotic prescribing in UTI patients using the Gyssens method in the adult inpatient ward of a hospital in Batam City. This is an observational study with a descriptive cross-sectional design, using retrospective data from 68 adult inpatients diagnosed with UTI during the period of January–June 2024. The evaluation was conducted using the Gyssens method. The results showed that the most commonly used antibiotics in UTI cases were Levofloxacin (31%) and Ceftriaxone (26%). The analysis of antibiotic rationality using the Gyssens method revealed that 20.6% of antibiotic use fell into category 0 (rational use), while the rest were categorized as IIb (36.8%), IIa (14.7%), IIIb (23.5%), and IVa (4.4%).
Implementasi Standar Pelayanan Kefarmasian Berdasarkan Permenkes No 34 Tahun 2021 Di Klinik Gigi GDC Sukoharjo Pambudi, Risma Sakti; Astuti, Winanti Puji
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 1 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss1.1603

Abstract

Pelayanan faemasi telah bergeser dari orientasi obat kepada orientasi pasien yang mengacu pada Pharmaceutical Care. Pelaksanaan standar pelayanan kefarmasian yang kurang optimal dapat disebabkan karena kurangnya dukungan dan evaluasi oleh apoteker dan pihak manajemen apotek. Tujuan penelitian adalah untuk melihat Implementasi Standar Pelayanan Kefarmasian Berdasarkan Permenkes No 34 Tahun 2021 di Klinik Gigi GDC Sukoharjo. Metode menggunakan observasi dengan melihat data retrospektif tahun 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah dokumen pelayanan kefarmasian dan pengelolaan obat. Sampel dalam penelitian ini adalah dokumen formularium, faktur, penyimpanan obat, pengkajian resep pelayanan pio dan konseling tahun 2024. Instrumen yang digunakan adalah dengan menggunakan indikator permenkes no 34 tahun 2021 tentang standar pelayanan farmasi klinik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua indikator telah dilaksanakan sesuai standar dengan dokumentasi lengkap. Formularium obat di klinik gigi GDC terdiri dari obat antinyeri, antibiotik, anastesi, obat emergency, obat kumur dan bahan gigi, Faktur tersedia dan lengkap (100%), obat telah disimpan secara alfabetis dan disesuaikan dengan jenis sediaan, pengkajian resep dilakukan oleh apoteker melalui skrining resep, dan kegiatan pio konseling telah dilaksanakan dan terdokumentasi. Hasil studi diharapkan dapat menjadi dasar dalam penguatan layanan kefarmasian di klinik. Klinik Gigi GDC Sukoharjo telah melaksanakan standar pelayanan kefarmasian sesuai dengan Permenkes no 34 Tahun 2021.
Pemanfaatan Poli PTM Di Puskesmas Pulo Brayan: Tinjauan Perspektif Tenaga Kesehatan Lubis, Irwansyah; Harahap, Suryani; Pane, Jihan Mawaddah; Syahfitri, Dewi; Hasibuan, Nur Cahaya; Barokah, Wuni; Adelia, Difa; Ghiffari, Wirdah Muhammad Syukri Al Ghiffari
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 1 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss1.1608

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) adalah kelompok penyakit yang tidak disebabkan oleh infeksi dan umumnya bersifat kronis, berlangsung dalam jangka panjang, serta berkembang secara perlahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan Poli Penyakit Tidak Menular (PTM) di Puskesmas Pulo Brayan berdasarkan perspektif petugas kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap 4 informan kunci, yang terdiri dari Kepala Puskesmas, dokter penanggung jawab Poli PTM, dan dua petugas program PTM. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Poli PTM telah berjalan namun masih menghadapi kendala dalam implementasinya. Faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan poli meliputi ketersediaan sumber daya manusia, fasilitas dan sarana pendukung, kesadaran masyarakat, serta sistem rujukan yang belum optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi peningkatan pemanfaatan Poli PTM perlu difokuskan pada penguatan kapasitas petugas kesehatan, peningkatan sarana dan prasarana, serta edukasi masyarakat tentang pentingnya pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular. Penelitian ini berkontribusi dalam merumuskan strategi penguatan pelayanan PTM berbasis puskesmas, yang dapat dijadikan acuan dalam peningkatan efektivitas layanan kesehatan primer di Indonesia.
Efektivitas Program Pencegahan Stunting Di Puskesmas Medan Tuntungan Lubis, Irwansyah; Salsabila, Rizka Fauziah; Rahma, Putri Aulia; Pulungan, Dea Rizka Ananda; Fahny, Vira Zul; Nazli, Amanda Husnatul; Ritonga, Aprida Khairani
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 1 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss1.1609

Abstract

Stunting is a serious global public health problem, especially in developing countries like Indonesia, because its prevalence is still relatively high. This study aims to evaluate the effectiveness of the stunting prevention program at the Medan Tuntungan Health Center. Through a qualitative-descriptive approach, this study collected data through interviews with the Head of the Stunting Prevention Program, cadres, and the local community. The results show that this program is able to reduce stunting rates significantly, although there are still challenges such as social stigma from parents regarding their children's stunting status and limited funds for the provision of nutritional assistance. Cross-sector collaboration, community participation, and cadre dedication are very important in increasing public awareness and understanding of the importance of nutrition for children. It is hoped that with continued support, this program can contribute more to reducing the prevalence of stunting in the future.
Analisis Penerapan Higiene, Sanitasi, dan K3 di Lingkungan Teaching Factory Ice Tube Politeknik Negeri Jember Adhamatika, Adhima; Kusumasari, Findi Citra; Rosyadi, A. Sirojul Anam Izza; Sari, Elok Kurnia Novita; Choirun, Annisa’u
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 1 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss1.1612

Abstract

Tefa ice tube merupakan miniatur industri pangan yang memproduksi ice tube dalam Upaya meningkatkan proses pembelajaran berbasis industri pada mahasiswa vokasi. Tefa ice tube juga secara rutin melakukan produksi es batu secara komersial yang sudah memenuhi standar yang berlaku. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui penerapan higiene, sanitasi, dan K3 pada Tefa ice tube. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Observasi langsung dilakukan untuk mengamati kondisi kerja dan penerapan higiene, sanitasi, dan K3 di Teaching Factory Ice Tube. Hasil menunjukkan adanya aspek yang sesuai dan belum sesuai dari analisis yang dilakukan. Aspek yang sesuai meliputi adanya penggunaan rambu K3 pada lingkungan Tefa ice tube, penggunaan peralatan modern yang menjamin keamanan pangan, serta kemasan yang aman digunakan. Aspek yang belum sesuai masih adanya pekerja yang belum menggunakan APD. Perlu adanya sosialisasi terkait pentingnya penerapan higiene, sanitasi, dan K3 pada para pekerja di masa mendatang. Studi ini dapat digunakan sebagai dasar perbaikan manajemen TEFA di bidang industri pangan.
Analisis Pemanfaatan Layanan BPJS Kesehatan Di UPT Puskesmas Medan Sunggal Tahun 2025 Sitepu, Dhea Salsabila Br.; Lubis, Irwansyah; Wardani, Icha Febi; Aulia, Supangge Tiara; Darus, Nanda Fadilah; Novrinda, Nazla; Salsabila, Mutiara; Cahaya, Fika Ayu
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 1 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss1.1613

Abstract

One of the programs organized by the Indonesian Government is the implementation of the National Health Insurance (JKN) program organized by the Social Security Administering Agency (BPJS). Health centers in the JKN/BPJS system have a major role for BPJS health participants. If the health center services provided are good, more BPJS participants will utilize health services. This study aims to determine how patient knowledge and perceptions are with the utilization of BPJS Health services at the Medan Sunggal Health Center. The type of study used a qualitative approach method with in-depth interviews with one of the Medan Sunggal health center staff. The data collection technique used was a semi-structured in-depth interview and documentation to one of the special staff at the Medan Sunggal Health Center UPT. The results of this study indicate that the Medan Sunggal Health Center has provided the best and most comfortable service in implementing BPJS, this can be seen from the large number of patient visits each month.
Korelasi Tingkat Pengetahuan Pedagang Dengan Kepadatan Lalat Di Pasar Kampung Lalang Kota Medan Nanda, Meutia; Nayla, Imsakina; Rahmanda, Lily; Sintia, Putri; Jawahir, Ainun; Ritonga, Syaira Alfauza
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 1 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss1.1614

Abstract

Environmental sanitation of traditional markets is an important aspect in preventing the development of disease vectors such as flies. This study aims to analyze the level of knowledge of traders regarding environmental sanitation and observe the density of flies in Kampung Lalang Market, Medan City. The study was conducted with an analytical observational design through a cross-sectional approach to 96 trader respondents. Data collection was carried out through questionnaires and direct observation using fly glue in three main locations of the market: temporary disposal sites (TPS), bathrooms/toilets, and fish trader areas. The results showed that the majority of traders (83%) had a good to very good level of knowledge regarding sanitation. However, observations showed that the highest fly density occurred in the TPS area, moderate in the fish trader area, and the lowest in the bathroom/toilets. These findings indicate that the high level of knowledge of traders has not been followed by adequate hygienic behavior practices and environmental management. Environments with high organic waste and poor waste management systems remain breeding grounds for flies. Therefore, an integrated approach is needed such as education on clean behavior, improvement of market sanitation infrastructure, and routine supervision to reduce the fly population and create a healthier market environment.
Pengaruh Penggunaan Obat Tradisional Terhadap Kualitas Hidup Pasien Dengan Penyakit Kronis Di Desa Berjo Ningrum, Andriani Noerlita; Setyorini, Catur; Rokhmatun, Puji Nur; Lieskusumastuti, Anita Dewi
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 1 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss1.1617

Abstract

Objective: This study aims to evaluate the effect of traditional medicine use on the quality of life of patients with chronic diseases in Berjo Village, Kemuning Subdistrict, Karanganyar Regency.Methods: This research employed an analytical observational design with a cross-sectional approach. The study population included patients aged 18–65 years with at least one chronic disease diagnosis (hypertension, diabetes mellitus, or heart disease) who had been using traditional medicine for ≥3 months. A total of 28 respondents were selected using purposive sampling. The independent variables were the timing and duration of traditional medicine use, while the dependent variable was quality of life, measured using the Indonesian version of the SF-36 questionnaire. Data analysis included descriptive statistics, Kolmogorov-Smirnov test, Spearman correlation, and Chi-Square test at a 5% significance level.Results: Respondents who used traditional medicine concurrently with illness had 22 times higher odds of having a good quality of life (p=0.001; OR=22), and those who used it for more than 4 weeks had 48 times higher odds (p=0.000; OR=48).Conclusion: The timing and duration of traditional medicine use are significantly associated with patients’ quality of life, with family support playing a crucial role in treatment decision-making.