cover
Contact Name
Hasan Syahrizal
Contact Email
hasansyahrizal311@gmail.com
Phone
+6282352818690
Journal Mail Official
hasansyahrizal311@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sederhana Lorong Lambang Sari No.959, RT 001 RW. 006, Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, Indonesia
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora
ISSN : 30255163     EISSN : 2987713X     DOI : https://doi.org/10.61104/jq.v1i2
QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora dengan e-ISSN 2987-713X (online) p-ISSN 3025-5163 (cetak) dan Prefix DOI 10.61104. adalah jurnal multidisiplin dan akses terbuka peer-reviewed dengan mengikuti kebijakan single-blind review. Artikel ilmiah pada Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora merupakan hasil penelitian orisinal, ide konseptual, dan kajian terkini dalam ruang lingkup Ilmu Sosial & Humaniora, yakni; Pendidikan, Ekonomi, Manajemen, Kebudayaan, Studi Agama, dan penelitian yang relevan. Artikel ilmiah Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora dapat ditulis perorangan maupun ditulis secara tim dengan maksimal 5 (lima) orang penulis pada satu artikel ilmiah yang akan dipublikasikan pada Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora, baik berafiliasi pada lembaga di lingkungan yang sama, maupun kolaborasi dari beberapa lembaga. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humainora adalah jurnal akses terbuka dan akses gratis (dan pendaftaran gratis). Penulis dapat mendaftar secara online di website dan tidak dipungut biaya apapun dari proses pendaftaran. Para penulis dari universitas atau yang diteliti dapat mengutip referensi dari jurnal ini dan memberikan manfaat bagi organisasi terkait. Jurnal ini memberikan kesempatan untuk berbagi wawasan mendetail dari akademisi dan praktisi terkait dengan masalah Ilmu Sosial & Humaniora. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humainora diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun yakni pada bulan Mei dan bulan November oleh Yayasan Pendidikan Dzurriyatul Quran. setiap artikel yang diterima akan direview oleh editor jurnal dan reviewer yang berkompeten di bidang masing-masing. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora akan menerbitkan artikel terpilih di bawah Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License.
Articles 767 Documents
Pelaksanaan Akad Nikah Tuna Rungu Wicara Menurut Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 DI KUA Kecamatan Wilayah Timur Kabupaten Agam Perspektif Maslahah Habibuzikri; Dahyul Daipon
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7523

Abstract

Aturan-aturan tentang pelaksanaan akad perkawinan di Indonesia, belum ditemukan aturan khusus yang mengatur tentang kejelasan komunikasi, terutama bagi calon pengantin yang mengalami gangguan komunikasi, baik dalam menyampaikan komunikasi (bicara) atau dalam menerima komunikasi (pendengaran). Tujuan penelitian ini ialah menganalisis pelaksanaan akad nikah bagi penyandang tuna rungu wicara di KUA Kecamatan Wilayah Timur Kabupaten Agam. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan data yang berasal dari serangkaian wawancara, observasi, dokumentasi, dan pembacaan literatur-literatur terkait. Adapun hasil penelitian ini ditemukan pertama, cara pelaksanaan akad nikah di KUA Tilalang Kamang penghulu mengandalkan anggota keluarga yang sudah terbiasa berkomunikasi dengan calon pengantin Sementara di KUA Ampek Angkek, pendekatannya disesuaikan kondisi pasangan. Seandainya calon pengantin bisa membaca, penghulu menggunakan teks tertulis lalu meminta anggukan sebagai jawaban. Kedua, penghulu sudah menunjukkan itikad baik, namun belum sepenuhnya memenuhi kewajiban penyediaan fasilitas dan layanan yang layak seperti dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun. Ketiga, dari kacamata maslahah, praktik yang berjalan saat ini dapat diterima. Penggunaan isyarat, tulisan, atau penerjemah keluarga adalah jalan keluar agar calon pengantin tuna rungu wicara tetap bisa melangsungkan pernikahan yang sah.
Analisis Pengaruh Perbedaan Jenis Koil Terhadap Kemampuan Starting Engine Sepeda Motor KLX 150 Fazry Rizky Apriandiredja; Yusep Sukrawan; Gilang Ciptadi Mahatkarsa
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7526

Abstract

Sistem pengapian merupakan salah satu komponen kritis yang menentukan performa starting engine pada mesin pembakaran dalam. Koil pengapian berfungsi sebagai transformator tegangan yang mengubah tegangan baterai rendah (12 Volt) menjadi tegangan tinggi (15.000–40.000 Volt) yang diperlukan untuk memantik loncatan bunga api pada celah elektroda busi. Kualitas percikan ini secara fundamental ditentukan oleh spesifikasi resistansi kumparan primer dan sekunder koil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perbedaan jenis koil pengapian terhadap kemampuan starting engine sepeda motor Kawasaki KLX 150. Metode yang digunakan adalah kuantitatif eksperimental dengan menguji tiga varian koil, yaitu Koil Racing TDR, Koil Standar KLX 150, dan Koil Supra X 125, dalam kondisi lapangan yang terkontrol dengan sepuluh kali pengulangan per koil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Koil Racing TDR menghasilkan waktu penyalaan tercepat sebesar 1,15 detik, dengan tegangan output sekunder 30.000–40.000 Volt dan tahanan primer hanya 0,1–0,3 Ohm. Koil Standar KLX 150 mencatat waktu starting 1,67 detik dengan stabilitas performa optimal untuk penggunaan harian. Koil Supra X 125 menghasilkan starting time paling lambat yaitu 2,35 detik akibat ketidakcocokan tahanan primer sekitar 2,5 Ohm. Disimpulkan bahwa spesifikasi tahanan koil secara langsung dan signifikan mempengaruhi performa starting engine
Inovasi Manajemen Strategik Pada Kelas Kreatif di SMA Swasta Panca Abdi Bangsa Binjai Sri Wahyuni; Abdul Fattah Nasution
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7531

Abstract

Inovasi bukan sekedar menciptakan hal baru, melainkan juga berupa pembaharuan, pengembangan yang dilakukan hingga proses mengubah ide kreatif menjadi solusi di masa yang akan datang. Melihat saat ini, pemanfaatan teknologi dalam segala aspek termasuk pada lembaga  pendidikan. Di SMA Swasta Panca Abdi Bangsa Binjai melakukan inovasi manejemen strategik dengan adanya kelas kreatif sebagai upaya merespon dari pontensi sekolah dan kebutuhan masyarakat di masa depan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis inovasi manajemen strategik pada kelas kreatif di SMA Swasta Panca Abdi Bangsa Binjai. Adapun metode yang digunakan ialah metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan inovasi dilakukan dengan pemanfaatan  teknologi dalam proses belajar mengajar, manajemen yang dilakukan kepala sekolah melalui adanya program kelas kreatif seperti desain grafis, video editing, multimedia, public speaking  robotik hingga panggung kreativitas siswa. Lalu, pentingnya peran kepala sekolah dalam mendukung, mengawasi para pegawai dalam mencapai visi, misi dan tujuan. Selanjutnya meskipun menghadapi kendala, tidak membuat inovasi yang dilakukan berhenti. Sebaliknya inovasi ini, siswa menunjukkan dampak positif dengan berprestasi dan memiliki keahlian-keahlian.
Penggunaan Paylater dalam Transaksi Digital di Kalangan Generasi Z: Tujuan Hukum Islam dan Dampaknya Terhadap Perilaku Konsumtif Robi’ah Robi’ah
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7536

Abstract

Perkembangan teknologi finansial di era digital telah melahirkan berbagai metode pembayaran baru, salah satunya adalah layanan paylater yang banyak digunakan oleh Generasi Z. Kemudahan bertransaksi secara digital dengan sistem "beli sekarang, bayar nanti" berpotensi mendorong perilaku konsumtif di kalangan pengguna muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan paylater dalam transaksi digital pada Generasi Z ditinjau dari hukum Islam serta mengkaji dampaknya terhadap perilaku konsumtif. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan (library research), mengacu pada fatwa DSN-MUI, prinsip-prinsip fiqh muamalah, serta teori perilaku konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan paylater dalam praktiknya mengandung unsur ketidakjelasan (gharar) dan potensi riba jika terdapat denda keterlambatan atau bunga terselubung, sehingga tidak sepenuhnya sesuai dengan syariat Islam. Selain itu, fitur kemudahan akses dan tenggat waktu tanpa bunga dalam periode tertentu terbukti meningkatkan frekuensi belanja impulsif di kalangan Generasi Z, yang berdampak pada pola konsumtif berlebihan dan kesulitan keuangan pribadi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya literasi keuangan syariah dan pengawasan ketat terhadap layanan paylater agar tidak melanggar prinsip-prinsip Islam sekaligus melindungi generasi muda dari jeratan konsumerisme digital.
Kajian Literatur Pendalaman Konsep Tes, Pengukuran dan Penilaian Pada Konteks Pembelajaran Zulpan; Helmi Gustina; Sofwatun Nabila; Masda; Maimunah; Fitrah Al Fhatin
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7545

Abstract

Artikel ini membahas tentang hierarki tes, pengukuran dan penilaian pembelajaran SD/MI. Tujuan artikel ini menjelaskan secara konkret pemahaman dan makna tes, pengukuran dan penilaian serta hubungan ketiga hal tersebut dan implementasi pada konteks di SD/MI. Metode digunakan dengan konsep tinjauan pustaka melalui Systematic Literature Review dan pengambilan teori dari beberapa buku. Sumber data diambil lebih dari 20 artikel ilmiah yang telah terbit dilakukan secara selektif dan relevan dengan topik pembahasan, seterusnya dilakukan pemilihan teori yang sesuai, kemudian dilakukan sintesis dan konstruksi untuk lebih memudahkan pemahaman. Hasil tulisan ini menjelaskan secara jelas tentang konsep, makna, fungsi dan tujuan dari tes, pengukuran, penilaian, hierarki ketiga hal tersebut, dan konteks di SD/MI. Kesimpulan menyatakan bahwa penggunaan ketiga konsep saling berhubungan dan tidak bisa dipisahkan untuk tercipta proses evaluasi pembelajaran yang optimal.
Pengaruh Model Pembelajaran Learning Cycle 5e Berbantuan Media Video Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V di SD N 4 Tulikup Ni Kadek Masyuni; Ni Putu Winanti; Gusti Ayu Dewi Setiawati
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7550

Abstract

Hasil belajar Matematika siswa kelas V di SD N 4 Tulikup masih tergolong rendah. Hal tersebut terlihat dari rata-rata nilai pretest 63,71, sehingga belum memenuhi Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang ditetapkan, yaitu 70. Rendahnya capaian belajar siswa dipengaruhi oleh proses pembelajaran yang masih didominasi oleh guru, sehingga keterlibatan siswa dalam kegiatan belajar menjadi kurang aktif. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh Model Pembelajaran Learning Cycle 5E Berbantuan Media Video Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V di SD N 4 Tulikup pada aspek kognitif. Penelitian menggunakan desain One Group Pretest-Posttest dengan sampel sebanyak 21 siswa. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda yang telah melalui pengujian validitas pakar menggunakan Model Gregory, validitas butir soal dengan rumus Korelasi Point Biserial dan reliabilitas instrumen diuji memakai rumus KR-20. Teknik analisis data yang digunakan meliputi statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, serta uji paired sample t-test. Berdasarkan hasil perhitungan IBM SPSS Statistics 25 hasil analisis deskriptif, diperoleh rata-rata nilai pretest siswa dari 63,71 menjadi 88,14 pada posttest, terjadi peningkatan sebesar 24,43 poin dan telah melampaui KKTP yang ditetapkan. Hasil uji normalitas Shapiro-Wilk menunjukkan bahwa data berdistribusi normal, (Sig pretest = 0,392 dan posttest = 0,879, >0,05). Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi Sig. (2-tailed) 0,000< 0,001, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Learning Cycle 5E berbantuan media video memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas V di SD N 4 Tulikup.
Pengaruh Model Pembelajaran Project-Based Learning Berbasis Teknik Ecoprint Terhadap Motivasi Belajar IPAS Siswa Kelas III SD No 2 Werdi Bhuwana Mengwi Badung Putu Putri Kusumasari; Ni Nyoman Perni; Gusti Ayu Dewi Setiawati
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7553

Abstract

Dalam proses pembelajaran, motivasi belajar menjadi faktor penting yang mempengaruhi keberhasilan siswa, termasuk pada pembelajaran IPAS yang menekankan pengalaman langsung dan keterlibatan aktif siswa. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa motivasi belajar IPAS siswa sekolah dasar masih rendah akibat pembelajaran yang cenderung konvensional dan berpusat pada guru sehingga siswa kurang aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project-Based Learning berbasis teknik ecoprint terhadap motivasi belajar IPAS siswa kelas III SD No 2 Werdi Bhuwana.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu (Quasi Experimen). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas III SD No 2 Werdi Bhuwana. Populasi penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas III A berjumlah 28 siswa dan kelas III B berjumlah 25 siswa.Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik sampel jenuh. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode angket.Hasil analisis data yang telah dilakukan diperoleh bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen (nilai pretest) sebelum proses pembelajaran dengan perlakuan model PjBL berbasis teknik ecoprint sebesar 53,6 sedangkan setelah diberikan pembelajaran dengan perlakuan PjBL berbasis teknik ecoprint didapatkan nilai rata-rata 70,5 dan kelas kontrol sebesar 57,9. Hal ini menunjukkan bahwa motivasi belajar peserta didik saat diberikan model pembelajaran PjBL berbasis teknik ecoprint lebih tinggi dibandingkan motivasi belajar peserta didik yang diajarkan dengan menggunakan metode pembelajaran konvensional. Dengan adanya penelitian ini, guru diharapkan dapat mencoba menerapkan model pembelajaran yang lebih efektif seperti model PjBL berbasis teknik ecoprint, sehingga peserta didik dapat meningkatkan pemahamannya terhadap materi yang disampaikan.
Implementasi Media Kartu Raba Huruf Untuk Meningkatkan Kemampuan Pengenalan Huruf dan Membaca pada Sekolah Inklusi Sepiani Widia Arsellia; Ira Yani
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7554

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengenalkan kepada anak yang bersekolah di sekolah inklusi melalui media kartu  raba huruf. Penelitian ini kami ambil berdasarkan pada temuan kami bahwa beberapa peserta didik khususnya anak dengan berkebutuhan khusus, masih mengalami kesulitan dalam mengenal bentuk bentuk huruf. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas awal (4-5 tahun) pada lembaga sekolah PAUD atau TK inklusi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui Observasi, tes kemampuan membaca, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media kartu raba huruf mampu meningkatkan kemampuan anak dalam mengenali huruf secara visual dan taktil serta membantu dalam proses literasi tahap awal. Peningkatan terlihat dari siswa yang mampu menyebutkan dan membaca huruf dengan benar pada siklus II dibandingkan dengan pra-siklus dan siklus I. Dengan demikian, media kartu raba huruf dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran yang efektif dalam mendukung kemampuan literasi awal pada sekolah inklusi.
Konsep Pendidikan Profetik dalam Perspektif Kunto Wijoyo Saifuddin; Muhammad Safii; Rahmat Munawir; Muslimin; Ruslan
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7566

Abstract

Pendidikan modern yang instrumental dan tekstualistik telah mengalami dehumanisasi melalui hilangnya dimensi etis dan spiritual, sehingga melahirkan peserta didik yang kompeten akademik namun lemah moral dan empati. Penelitian ini bertujuan menguraikan konstruksi konseptual pendidikan profetik Kuntowijoyo, menganalisis nilai-nilai utamanya, serta mengidentifikasi implikasinya terhadap pengembangan karakter dan praktik pembelajaran di lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif dan analisis konseptual filosofis terhadap karya-karya utama Kuntowijoyo serta literatur ilmiah terkini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan profetik Kuntowijoyo berlandaskan pada tiga pilar ontologis yang terintegrasi: humanisasi sebagai praksis empati sosial, liberasi sebagai pembebasan dari belenggu epistemik dan struktural, serta transendensi sebagai horizon spiritual yang memberi arah. Ketiga pilar tersebut membentuk matriks dialektis yang mengantarkan transformasi peserta didik dari homo sapiens menjadi homo religiosus. Implementasinya menuntut perubahan paradigmatik: kurikulum terintegrasi dalam paradigma tauhid, metode dialogis kritis reflektif, relasi guru-peserta didik yang egaliter, serta evaluasi holistik. Pendidikan profetik menawarkan alternatif revitalisasi pendidikan Islam yang mampu menjawab krisis.
Perlindungan Hukum terhadap Konsumen atas Penggunaan Alat Kesehatan yang Tidak Sesuai dengan Standar Kalibrasi Like Olivia Shilvya; Fendi Setyawan; Ermanto Fahamsyah; Rhama Wisnu Wardhana
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7570

Abstract

Penggunaan alat kesehatan yang tidak memenuhi standar kalibrasi dapat menimbulkan berbagai risiko dalam pelayanan kesehatan, termasuk ketidakakuratan hasil pemeriksaan, kesalahan diagnosis, dan pemberian terapi yang tidak sesuai sehingga berpotensi merugikan pasien sebagai konsumen jasa kesehatan. Permasalahan tersebut menimbulkan konsekuensi hukum yang berkaitan dengan perlindungan konsumen serta pertanggungjawaban hukum pelaku usaha atau fasilitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum yang tersedia bagi konsumen akibat penggunaan alat kesehatan yang tidak memenuhi standar kalibrasi serta mengkaji pertanggungjawaban hukum yang dapat dikenakan kepada pelaku usaha atas kerugian yang ditimbulkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Data penelitian berupa bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan dan dianalisis secara kualitatif menggunakan metode deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum bagi konsumen diwujudkan melalui pengakuan hak atas keamanan, keselamatan, dan kepastian hukum yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, serta Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 54 Tahun 2015 tentang Pengujian dan Kalibrasi Alat Kesehatan. Konsumen yang mengalami kerugian berhak memperoleh kompensasi dan dapat menempuh penyelesaian sengketa melalui mekanisme nonlitigasi maupun litigasi. Selain itu, pelaku usaha dapat dimintai pertanggungjawaban administratif, perdata, dan pidana apabila terbukti tidak memenuhi kewajiban kalibrasi alat kesehatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, pelaksanaan kalibrasi secara berkala merupakan instrumen penting dalam menjamin perlindungan hukum konsumen dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.