cover
Contact Name
Munif Akbar
Contact Email
triwikrama325@gmail.com
Phone
+6285859888365
Journal Mail Official
triwikrama325@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Cendikia Pendidikan
  • sindorocendikiapendidikan
  • Website
Published by CV SWA Anugrah
ISSN : -     EISSN : 30256488     DOI : -
Sindoro: Cendikia Pendidikan. Jurnal ini terbit tiap bulan dalam setahun. Jurnal ini termasuk jurnal open acces yang memungkinkan penulis dari berbagai lintas dapat elaborasi untuk menulis di jurnal ini. Jurnal ini merupakan buah pemikiran dari terhadap bidang Ilmu khususnya Pendidikan. Jurnal ini menerima artikel Pendidikan, Pengajaran, Metode Pendidikan, Studi Kasus dalam Pendidikan, Media Pembelajaran
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,595 Documents
PENGGUNAAN MEDIA DIGITAL UNTUK PEMBAHARUAN PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Satria Heryanto Putra; Muhammad Surya Akbar Muttaqien; David Jeprianto; Calvin Asvino Putra; Fida Rahmantika Hadi
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v11i8.9990

Abstract

Penggunaan media digital dalam pembaharuan pembelajaran di sekolah dasar telah menjadi salah satu strategi penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan di era modern. Media digital, seperti video pembelajaran, aplikasi edukasi, dan platform daring, memberikan kesempatan bagi siswa untuk belajar dengan cara yang lebih interaktif dan menarik. Penelitian menunjukkan bahwa penerapan media digital dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam proses belajar, serta membantu mereka memahami materi dengan lebih baik. Selain itu, media digital memungkinkan pembelajaran yang bersifat personal dan adaptif, di mana siswa dapat mengakses materi sesuai dengan kebutuhan dan tingkat pemahaman mereka. Namun, tantangan dalam penerapan media digital juga perlu diperhatikan, termasuk kesiapan infrastruktur teknologi di sekolah, pelatihan guru, dan dukungan dari orang tua. Oleh karena itu, investasi dalam infrastruktur teknologi dan pelatihan yang memadai sangat penting untuk memastikan keberhasilan integrasi media digital dalam pembelajaran. Dengan pendekatan yang tepat, penggunaan media digital dapat menjadi alat yang efektif untuk memperbaharui dan meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar, mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi tantangan global di masa depan dengan lebih baik.
PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS III DI SDN LARANGAN 11 KOTA TANGERANG Putri Dwi Mariana; Deanira Chantika; Noor Said, Fachri; Sulastri; Nuraeni, Yeni
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v11i8.9996

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana kontribusi guru dalam meningkatkan ketertarikan belajar siswa di kelas III pada SDN Larangan 11, yang terletak di Kota Tangerang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Para informan dalam penelitian ini meliputi guru, murid, dan orang tua murid. Lokasi penelitian dilaksanakan di SDN Larangan 11 Kota Tangerang. Teknik pengumpulan data yang diterapkan dalam penelitian ini meliputi observasi, wawancara, dan tinjauan dokumen. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru telah dilaksanakan dengan cukup baik. Upaya yang dilakukan oleh guru mencakup pendekatan kepada siswa dan orang tua, menambah referensi untuk materi pelajaran, serta memanfaatkan media pengajaran. Ketertarikan belajar siswa di kelas III tampak relatif rendah. Ini terlihat ketika siswa menunjukkan semangat saat mengikuti pelajaran yang mereka sukai, tetapi kadang mengalami kesulitan dalam mengerjakan tugas, serta kurang fokus saat belajar. Kata kunci: Peran Guru, Minat Belajar, Guru Kelas, Pembelajaran, Bahasa Indonesia
PENERAPAN NILAI-NILAI PANCASILA DALAM KEHIDUPAN BERMASYARAKAT (Application of pancasila value in community life) Isma Jati Ruhmani; Zaskia Khaerunisa
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v11i8.10003

Abstract

The word pancasila which comes from Sanskrit which has the meaning of panca, namely five and sila is the basis so it can be interpreted as five joint stones or can also be interpreted with five good behaviors. Understanding the values contained in Pancasila is something that needs to be done by the people of Indonesia. Understanding the values contained in Pancasila is something that needs to be done by the people of Indonesia. Not only by understanding, but as previously expressed, these values must also be practiced in the life of the nation and state. That way, the goal of the nation's life can be achieved. But indonesian people do not fully understand the values of community, nation, and state. That way, the goal of the nation's life can be achieved. But indonesian people do not fully understand the values of community, nation, and state life formulated through Pancasila which is used as the basis of the state, outlook on life, and national ideology in achieving the goals of the Indonesian nation. From the problems that have been explained, this article aims to discuss the application of Pancasila values in community, nation, and state life. This is useful so that the people of Indonesia understand the meaning of the meaning of the value of Pancasila and its application. So, the people of Indonesia can realize this meaning in everyday life. This research uses qualitative research with qualitative research literature studies is research used to investigate, find, describe, and explain the quality or privilege of social influences that cannot be explained, measured or described through quantitative approaches. Researchers collect data from previous studies that are relevant to the title of the published article.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT BACA SISWA SEKOLAH DASAR Yeni Nuraeni; Ahmad Nazrian Nico; Hady Fadhilah Hasan; Orin Wiyanti; Revala Wilya Dwi Sulanda
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v11i8.10004

Abstract

Abstrak Minat baca siswa sekolah dasar di Indonesia merupakan isu penting yang dipengaruhi oleh berbagai faktor. Penelitian ini mengidentifikasi dua kategori utama faktor yang mempengaruhi minat baca, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal mencakup motivasi, keinginan, dan kebutuhan individu siswa, sedangkan faktor eksternal meliputi dukungan dari lingkungan, seperti keluarga, guru, dan teman. Penelitian menunjukkan bahwa latar belakang ekonomi keluarga, pendidikan orang tua, dan budaya membaca di lingkungan keluarga berperan signifikan dalam membentuk minat baca siswa. Hasil penelitian ini menekankan pentingnya peran guru dan orang tua dalam menumbuhkan minat baca, serta perlunya meningkatkan ketersediaan buku dan fasilitas membaca di lingkungan sekitar. Dengan meningkatnya minat baca, diharapkan kebiasaan membaca siswa dapat berkembang, yang pada gilirannya akan meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka. Kata kunci: Minat Baca, Siswa Sekolah Dasar, Faktor Internal, Faktor Eksternal. Abstract The reading interest of elementary school students in Indonesia is an important issue that is influenced by various factors. This study identifies two main categories of factors that affect reading interest, namely internal factors and external factors. Internal factors include students' individual motivations, desires, and needs, while external factors include support from the environment, such as family, teachers, and friends. Research shows that family economic background, parental education, and reading culture in the family environment play a significant role in shaping students' interest in reading. The results of this study emphasize the importance of the role of teachers and parents in fostering interest in reading, as well as the need to increase the availability of books and reading facilities in the surrounding environment. With the increase in interest in reading, it is hoped that students' reading habits can develop, which in turn will improve their skills and knowledge. Keywords : Reading Interest, Elementary School Students, Internal Factors, External Factors.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF (COOPERATIVE LEARNING) DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Ahmad Arif Fadilah; Galang Al Ayubi; Syifa Azzahra; Sindi Enjelina
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v11i8.10007

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif terhadap motivasi belajar peserta didik melalui studi literatur. Motivasi belajar yang tinggi merupakan faktor penting dalam meningkatkan keterlibatan dan pencapaian peserta didik. Model Pembelajaran Kooperatif menjadi fokus penelitian ini karena pendekatan ini menekankan kerja sama dan interaksi sosial antar peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, dengan mencari dan menganalisis sumber-sumber yang relevan mengenai pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif terhadap motivasi belajar peserta didik. Berdasarkan temuan studi literatur, Model Pembelajaran Kooperatif memiliki potensi besar dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Peserta didik yang terlibat dalam pembelajaran kooperatif cenderung menunjukkan motivasi yang lebih tinggi, keterlibatan yang lebih aktif, dan minat yang lebih besar terhadap materi pelajaran. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif yang efektif dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti ukuran kelompok, interaksi antar anggota kelompok, peran pendidik, dan dukungan dari lingkungan pembelajaran. Oleh karena itu, perlu memperhatikan faktor-faktor ini dalam merancang dan mengimplementasikan Model Pembelajaran Kooperatif. Penelitian ini memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif terhadap motivasi belajar peserta didik melalui studi literatur. Implikasi praktis dan arah penelitian masa depan juga dibahas untuk memberikan panduan dalam menerapkan dan melanjutkan penelitian tentang Model Pembelajaran Kooperatif. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat dan kontribusi yang positif dalam upaya meningkatkan motivasi belajar peserta didik
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA PADA SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI PROBLEM BASED LEARNING Ahmad Arif Fadilah; Nuri Fadhillah; Nurul Khanifah; Pringga Dhani
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v11i8.10012

Abstract

Jurnal ini menyelidiki peningkatan keterampilan berbicara siswa sekolah dasar melalui penerapan Problem Based Learning (PBL). Berbicara merupakan keterampilan mendasar yang memungkinkan individu mengungkapkan pikiran dan perasaan, dan penelitian ini menekankan pentingnya metode pengajaran yang efektif dalam mengembangkan keterampilan tersebut. Singkatnya, jurnal tersebut menggambarkan efektivitas Pembelajaran Berbasis Masalah dalam meningkatkan keterampilan berbicara di kalangan siswa sekolah dasar sambil mengatasi berbagai faktor yang mempengaruhi pengalaman belajar mereka.
PERAN SUPERVISI PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI SMA SUNAN GIRI GRESIK Novalraya Wahyu Widodo; Mutiara Cintia Iriani; Alycia Nazwa Dei Az-Zahra; Muhammad Daffa Aliffian; Ayu Wulandari
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v11i9.10044

Abstract

Abstrak Supervisi pendidikan memegang peran penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah, termasuk di SMA Sunan Giri Gresik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran supervisi pendidikan dalam memperbaiki proses pembelajaran dan meningkatkan kompetensi guru, serta dampaknya terhadap hasil belajar siswa. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data diperoleh dari wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru, dan pengawas pendidikan di SMA Sunan Giri Gresik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan supervisi pendidikan yang efektif mampu meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Supervisi juga berperan dalam mengembangkan keterampilan profesional guru melalui bimbingan, pelatihan, dan umpan balik konstruktif. Dampaknya terlihat pada peningkatan motivasi guru, suasana kelas yang lebih interaktif, dan hasil belajar siswa yang lebih baik. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan frekuensi supervisi yang bersifat kolaboratif dan berkelanjutan untuk menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan.
PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH Adel, Adellia Elza Sandong; Lydya Witantri; Risma Arianti Sakinah; Siti Nabillah Mahpudloh; Yeni Nuraeni
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v11i8.10049

Abstract

Keterampilan berpikir kritis adalah kemampuan kunci yang diperlukan untuk menghadapi kompleksitas dunia modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran guru dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar melalui pembelajaran berbasis masalah. Metodologi penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di sekolah dasar yang menerapkan pembelajaran berbasis masalah. Partisipan penelitian terdiri dari guru-guru yang terlibat dalam pengajaran di sekolah dasar yang dipilih. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara dengan guru, dan analisis dokumen terkait dengan pembelajaran berbasis masalah. Data kualitatif dianalisis menggunakan pendekatan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru sangat penting dalam membentuk keterampilan berpikir kritis siswa melalui pembelajaran berbasis masalah. Guru berperan sebagai fasilitator, pemimpin, dan model peran dalam konteks pembelajaran berbasis masalah. Strategi pengajaran yang digunakan oleh guru, seperti pemberian pertanyaan terbuka, diskusi kelompok, dan pemecahan masalah, berdampak signifikan pada pengembangan keterampilan berpikir kritis siswa. Penelitian ini memberikan wawasan yang mendalam tentang bagaimana peran guru dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar melalui pembelajaran berbasis masalah. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pentingnya pelatihan dan dukungan bagi guru dalam mengimplementasikan strategi pembelajaran yang merangsang keterampilan berpikir kritis siswa. Selain itu, penelitian ini juga memberikan kontribusi teoritis terhadap pemahaman tentang pembelajaran berbasis masalah dan pengembangan keterampilan berpikir kritis siswa. Kata kunci: Peran guru, keterampilan berpikir kritis, siswa sekolah dasar, pembelajaran berbasis masalah,
PENERAPAN METODE MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA SEKOLAH DASAR Ahmad Arif Fadilah; Syifani Yasmin; Khansa ‘Alimah Humairo; Muhammad Aqshal
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v11i9.10057

Abstract

Pada perkembangannya, Pendidikan di Indonesia saat ini dituntut untuk dapat mengembangkan berbagai keterampilan yang harus dimiliki pada kehidupan abad ke-21. Pendidikan diharapkan dapat mempersiapkan siswa untuk menguasai keterampilan abad ke-21 untuk menjadi pribadi yang sukses dalam kehidupan yang akan datang. Keterampilan-keterampilan penting abad ke-21 yang dimaksud adalah keterampilan untuk berpikir kritis, keterampilan dalam pemecahan masalah, keterampilan metakognisi, keterampilan dalam melakukan komunikasi, keterampilan berkolaborasi, inovasi, kreatif, dan berbagai keterampilan penunjang lainnya. Jenis penelitian ini adalah penelitan kepustakaan (library research), yaitu serangkaian penelitian yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, atau penelitian yang obyek penelitiannya digali melalui beragam informasi kepustakaan (buku, ensiklopedi, jurnal ilmiah, dan dokumen). Penelitian kepustakaan atau kajian literatur (literature review, literature research) merupakan penelitian yang mengkaji atau meninjau secara kritis pengetahuan, gagasan, atau temuan yang terdapat di dalam tubuh literatur berorientasi akademik (academic-oriented literature), serta merumuskan kontribusi teoritis dan metodologisnya untuk topik tertentu. Pembelajaran dengan menerapkan metode mind mapping sangat berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa sangat berantusias untuk mengikutinya, hasil yang didapatkan setelah pembelajaran ini sangat memuaskan serta terbentuknya pola pikir kreatif siswa dimana siswa mampu memikirkan dan menemukan sesuatu yang baru, menciptakan gagasan-gagasan baru, dan mampu memandang suatu masalah dari berbagai sudut pandang. Mind mapping muncul sebagai salah satu metode pembelajaran yang relevan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa, khususnya di sekolah dasar, di mana banyak siswa masih menunjukkan keterampilan berpikir kreatif yang rendah. Mind mapping menawarkan banyak manfaat, seperti mempermudah mengingat informasi, meningkatkan kreativitas, dan membantu siswa memahami serta menyelesaikan masalah dengan cara yang lebih visual dan terstruktur.
MEMAHAMI OPERANT CONDITIONING: TEKNIK EFEKTIF UNTUK MENINGKATKAN PERILAKU POSITIF Budi Purwoko; Muhamad Hanifudin; Jerry Sheva Christian; Athallah Nadhif Baktiadi; Dzakiyul Afkar A.N.M
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v11i9.10072

Abstract

Operant conditioning, teori pembelajaran yang dikembangkan oleh B.F. Skinner, menawarkan pendekatan efektif untuk membentuk dan meningkatkan perilaku positif melalui penguatan (reinforcement) dan hukuman (punishment). Artikel ini membahas prinsip-prinsip operant conditioning, metode penerapannya, serta hasil dan implikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Hasil kajian menunjukkan bahwa reinforcement positif adalah teknik paling efektif karena mendorong pengulangan perilaku tanpa menciptakan tekanan psikologis. Reinforcement negatif juga dapat digunakan, meskipun efeknya lebih terbatas. Sebaliknya, hukuman sering kali menimbulkan efek samping seperti kecemasan atau perlawanan, sehingga memerlukan penerapan yang bijaksana. Dalam penerapannya, operant conditioning terbukti efektif dalam berbagai konteks, termasuk pendidikan, pengasuhan anak, dan manajemen organisasi. Faktor-faktor seperti timing, konsistensi, usia, dan kebutuhan individu menjadi elemen kunci keberhasilan teknik ini. Dengan memahami prinsip dan aplikasinya, operant conditioning dapat membantu menciptakan lingkungan yang mendukung perilaku positif dan mencapai tujuan secara lebih efektif.

Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 11 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 10 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 11 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 10 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 11 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 10 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 3 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 7 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 6 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 5 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 3 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 7 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 6 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 5 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 7 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 6 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 5 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 5 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 5 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 9 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 8 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 7 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 9 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 8 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 7 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 9 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 8 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 7 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 12 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 11 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 10 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 9 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 8 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 7 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 6 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 5 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 4 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan More Issue