cover
Contact Name
Meri
Contact Email
merimeriani1@gmail.com
Phone
+62813122928444
Journal Mail Official
lppm_jupemas@universitas-bth.ac.id
Editorial Address
jalan cilolohan no 36 Tasikmalaya Jawa Barat
Location
Kab. tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas)
ISSN : -     EISSN : 27220486     DOI : http://dx.doi.org/10.36465/jupemas.v4i1
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUPEMAS) with E-ISSN : 2722-0486 is a journal managed by LPPM UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA. Publish articles on community service activities in the fields of : Keperawatan (Nursing) Analis Kesehatan/Teknologi Labotarorium Medik (Medical Laboratory Technology) Farmasi (Pharmacy) Administrasi Rumah Sakit (Hospital Administration) Kedokteran (Medicine) Radiologi (Radiology) Kesehatan Lingkungan Inovasi Bidang Kesehatan (Healthy Inovation) Kebidanan (Bostetrics) Nutrisi dan Pangan (Nutrition and Food) Epidemiologi (Epidemiology) Rekam Medis (Medical Records) Biomedik (Biomedicine) Kesehatan dan Keselamatan Kerja (Occupational and Safety) Ekonomi Kesehatan (Health Economics) Administrasi dan Kebijakan Kesehatan (Health Administration and Policy) Hukum Kesehatan (Health Law) Teknologi Informasi Kesehatan (Health Information Technology) Promosi Kesehatan (Health promotion) Fisioterapi (Physiotherapy) Bidang Kesehatan Lainya.
Articles 72 Documents
OPTIMALISASI PELAYANAN DAN PENDAMPINGAN KASUS KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) DI KOTA TASIKMALAYA Peni Cahyati; Atit tajmiati; Nunung Mulyani
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v1i2.647

Abstract

Mitra dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah POKJA Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Tasikmalaya. Keluarga adalah dua individu atau lebih yang tergabung karena darah, hubungan perkawinan atau pengangkatan dan mereka hidupnya dalam suatu rumah tangga, berinteraksi satu sama lainnya didalam perannya masing-masing, dan menciptakan serta mempertahankan suatu kebudayaan.(Salvicion dan ara celis,1989). Keluarga yang bahagia merupakan tujuan setiap orang dalam menjalani kehidupan perkawinannya, namun tidak setiap keluarga dapat menjalani kehidupan rumah tangganya sesuai yang diharapkan. Tak jarang kehidupan rumah tangga justru diwarnai oleh adanya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), baik kekerasan fisik, kekerasan psikis, kekerasan seksual, maupun penelantaran rumah tangga. Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merupakan kekerasan berbasis gender yang jumlahnya terus meningkat dari tahun ke tahun. Kekerasan dalam rumah tangga merupakan pelanggaran hak asasi manusia dan kejahatan terhadap martabat manusia serta bentuk diskriminasi yang harus dihapus. Angka kejadian Kekerasan dalam rumah tangga di Kota Tasikmalaya setiap tahun meningkat dan menduduki urutan teratas dari tindak kekerasan yang lain, sehingga diperlukan pelayanan dan penanganan yang efektif. Untuk itu metoda dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah membantu memberikan pelayanan konseling, pendampingan, mediasi bersama-sama tim. Luaran yang akan dihasilkan dalam kegiatan ini adalah berupa laporan hasil pengabdian masyarakat disertai artikel P2M yang akan diterbitkan dalam jurnal Pengabdian Masyarakat
Pelatihan Pemanfaatan Sediaan Farmasi Tradisional Berbasis Bahan Alami dengan Kearifan Lokal Sebagai Bekal Gaya Hidup Back to Nature Marlina Indriastuti; Restu Haniel Febrari
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v4i1.1037

Abstract

A "back to nature lifestyle is currently a trend among people. Back to nature is the use of natural raw materials to be used in various products, such as bedak dingin and scrub. Community service aims to increase public knowledge and understanding of the use of plants as raw materials in products. The methods used are lectures and questions and answers in counseling, while demonstrations and practical work are in training. Materials such as rice, Kaempferia galanga, and turmeric are natural raw materials used in activities. The results of the community service from the outreach activities on the use of traditional medicines by the active participants in the question and answer session indicated that the extension materials were received by the participants. The training activities for bedak dingin of rice, Kaempferia galanga, and turmeric scrub were carried out by the participants and the team. The training ran smoothly, and the participants actively practiced. Products resulting from the training are given to participants. The conclusion from this community service activity is that the participants gave a positive response and showed that their knowledge of medicinal plants increased.ABSTRAKGaya hidup back to nature saat ini menjadi tren dikalangan masyarakat. Back to nature merupakan penggunaan bahan baku alam untuk dimanfaatkan pada berbagai produk, seperti bedak dingin beras kencur dan lulur kunyit. Pengabdian kepada masyarakat bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan tanaman untuk digunakan sebagai bahan baku dalam produk. Metode yang digunakan adalah ceramah dan tanya jawab dalam penyuluhan sedangkan demonstrasi dan kerja praktek dalam pelatihan. Bahan seperti beras, kencur, dan kunyit merupakan bahan baku alam yang digunakan dalam kegiatan. Hasil pengabdian kepada masyarakat dari kegiatan penyuluhan pemanfaatan obat tradisional  peserta aktif dalam sesi tanya jawab menandakan materi penyuluhan diterima peserta.  Kegiatan pelatihan bedak dingin beras kencur dan lulur kunyit dilakukan oleh peserta dan tim. Pelatihan berjalan lancar dan peserta aktif mempraktekan langsung. Produk yang dihasilkan dari pelatihan, diberikan pada peserta. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah peserta memberikan respon positif, dan menunjukkan pengetahuan mengenai tanaman obat menjadi meningkat.
UPAYA PENCEGAHAN COVID-19 MELALUI PROGRAM CUCITANGAN : PEMBUATAN DAN DISTRIBUSI SABUN CUCITANGAN KEPADA MASYARAKAT KOTA TASIKMALAYA Lilis tuslinah; Lusi Nurdianti; Indra Indra; Meri Meri; Ade Yeni; Keni Idacahyati; Winda Trisna Wulandari; Gatut Ari Wardani; Wawan Rismawan; Diana Sri Zustika; Hanna Nurul Husna; Fajar Setiawan; Firman Gustaman; Dichy Nuryadin Zein; Taofik Hidayat
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v2i2.862

Abstract

Banyak cara upaya yang sudah dilakukan dalam penanganan penyebaran Covid 19 salah satunya yang sekarang sudah mulai diberikan secara bertahap adalah dengan program vaksinasi. Tetapi hal ini tidak cukup kita tetap tidak boleh lengah dan tetap wajib menjalankan protokol kesehatan pola hidup  bersih  dan  menjaga  protokol  kesehatan  3M  harus  tetap berjalan salah satunya adalah dengan selalu membiasakan diri mencuci tangan.  Langkah ini  bertujuan  agar kasus baru dan penyebaran Covid 19 bisa dihentikan. Dalam upaya itu, dosen dilingkungan STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya melaksanakan Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dimaksudkan memberikan perspektif lain dalam usaha pencegahan dari  penularan  virus.  Salahsatunya  adalah  dengan  menjaga kebersihan diri dengan membiasakan mencuci tangan yang dimulai dengan memproduksi sabun cuci tangan yang berstandar SNI dan mendistribusikannya di lingkungan sekitar kampus di daerah Cilolohan dengan disertai penjelasan mengenai pentingnya cuci tangan di masa pandemik sekarang ini. Kegiatan ini bisa memberikan dampak yang baik kepada masyarakat mengenai pentingnya kebiasaan mencuci tangan sehingga wawasan masyarakat akan hal ini bisa ditingkatkan dan dapat membantu program pemerintah baik secara langsung maupun tidak langsung dalam upaya pencegahan penyebaran covid 19 khususnya di lingkungan masyarakat sekitar daerah Cilolohan.
EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DALAM RANGKA PENANGANAN DIARE PADA SISWA SISWI SDN SIRNAPUTRA Ruswanto, Ruswanto; Lestari, Tresna; Wardani, Gatut Ari; Fadilah, Refi Tazhqiyatul; Nurlita, Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v3i2.1309

Abstract

Kesehatan merupakan salah satu elemen terpenting dalam kehidupan manusia. Kesehatan erat kaitanya dengan perilaku individu, terutama perilaku yang berhubungan dengan Kesehatan. Penerapan PHBS dilingkungan sekolah merupakan salah satu strategis untuk menggerakan dan memberdayakan para guru dan siswa untuk hidup bersih dan sehat. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan kepedulian anak anak untuk menjaga kebersihan sehingga terhindar dari berbagai penyakit, mengetahui pencegahan diare, juga menggosok gigi dan mencuci tangan yang baik dan benar sehingga anak anak dapat menerapkan ilmunya dalam kehidupan sehari-hari dalam upaya, media yang digunakan yaitu berupa power point serta pemaparan materi mengenai penanganan pertama pada diare, dan demonstrasi menggosok gigi juga mencuci tangan yang baik dan benar. Kegiatan dinilai memiliki dampak yang positif berdasarkan evaluasi yang dilakukan sekitar 67 peserta mempunyai respon yang baik dalam penerimaan materi.
EDUKASI DAN PEMERIKSAAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DI KELURAHAN KARIKIL KECAMATAN MANGKUBUMI Suhartati, Rochmanah; Liswanti, Yane; Sugih, Muhamad; Faulina, Farah
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v4i2.1044

Abstract

Penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan penyebab kematian yang sebenarnya dapat dilakukan upaya pencegahanya. Dampak kesehatan yang ditimbulkan cukup besar dan dapat menyebabkan stroke dan jantung koroner. Penatalaksanaan hipertensi pada lansia, penting untuk mencegah terjadinya komplikasi penyakit yang terdapat pada lansia. Lansia lebih memiliki risiko untuk mengalami berbagai penyakit degeneratif jika dibandingkan dengan usia muda. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah melakukan edukasi dan pemeriksaan tekanan darah pada lansia di Kelurahan Karikil Kecamatan Mangkubumi sebagai tindakan preventif terhadap penyakit hipertensi maupun terhadap terjadinya komplikasi dari keadaan hipertensi. Metoda yang dilakukan berupa edukasi melalui ceramah tentang pencegahan dan pengendalian hipertensi pada lansia di RW 05 Kelurahan Karikil dan pemeriksaan tekanan darah. Hasil pengabdian menunjukan sebelum diberikan edukasi hasil pengethuan masyarakat melalui pre test dengan nilai rata-rata 16 naik menjadi 99 dari score 100 setelah mendapatkan edukasi tentang pencegahan dan pengendalian hipertensi. Hasil pemeriksaan tekanan darah sebanyak 40 orang menunjukan nilai tekanan darah normal sebanyak 55% dan hipertensi 45%. Dengan edukasi ini peserta menjadi sadar dan paham untuk melakukan pencegahan dan pengendalian hipertensi.
PENGUATAN PENGETAHUAN MENGENAI PENCEGAHAN PENYAKIT DIABETES MELLITUS PADA MASYARAKAT RT 02/ RW 01 KECAMATAN PARIGI Kurniasih, Eli; Widia, Chita; Ratna Maulani, Sri Dewi; Kemuning, Dwitia Ratna; Aprianti, Maliska; Irfansyah, Irfansyah; Baihaki, Muhamad Akmal
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v5i1.1292

Abstract

ABSTRACTDiabetes mellitus is a serious concern because its prevalence continues to increase, thereby adding to the negative impacts caused by diabetes mellitus. In Pangandaran Diabetes Mellitus is a disease with a high prevalence. This is caused by factors such as unhealthy eating patterns, lack of physical activity, and stress levels which are contributors to Diabetes Mellitus. Based on the understanding that prevention is better than cure, it is hoped that this education can make a positive contribution to the prevention of Diabetes Mellitus. This extension is carried out using the two way traffic method, where in this context there is two-way communication and exchange of information between the extension agent and the extension correspondent. Counseling held on December 24, 2023 at the target residence. The aim of health education for DM patients and their families is to increase knowledge because knowledge is the starting point for changes in attitudes and lifestyle. Based on the outreach that has been carried out, it can be seen that the residents of Parigi, Pangandaran. the target of the outreach, mostly do not understand about Diabetes Mellitus, where as many as 30% know while the remaining 70% do not know or understand.  Keywords: Diabetes Mellitus; Prevention; Education ABSTRAKDiabetes mellitus menjadi perhatian serius karena prevalensinya terus meningkat sehingga menambah buruk dampak yang diakibatkan oleh diabetes mellitus. Di kabupaten Pangandaran Diabetes Mellitus meruapakan salah satu penyakit dengan prevalensi tinggi. Hal tersebut diakibatkan oleh faktor-faktor seperti pola makan tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik, dan tingkat stress menjadi kontributor terhadap penyakit Diabetes Mellitus, dengan dasar pemahaman bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati maka penyuluhan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap pencegahan penyakit Diabetes Mellitus. Penyuluhan ini dilakukan dengan metode two way traffic, dimana dalam konteks ini terjadi komunikasi dan pertukaran informasi secara dua arah antara penyuluh dan koresponden penyuluhan. Penyuluhan dilaksanakan pada tanggal 24 Desember 2023 yang bertempat kediaman sasaran. Tujuan pendidikan kesehatan bagi pasien DM dan keluarga adalah meningkatkan pengetahuan karena pengetahuan merupakan titik tolak perubahan sikap dan gaya hidup. Berdasarkan penyuluhan yang telah dilakukan terlihat bahwa warga dusun Parigi, kabupaten Pangandaran yang menjadi target penyuluhan kebanyakan belum paham tentang Diabetes Mellitus, dimana sebanyak 30% mengetahui sedangkan 70% sisanya belum tau atau paham.Kata Kunci: Diabetes Mellitus; Pencegahan; Penyuluhan
SOCIALIZATION OF THE USE OF THE CANVA APPLICATION AS A HEALTH PROMOTION MEDIA AT RSIA DR. HJ. KARMINI TASIKMALAYA CITY Prabowo, Tony; Junaedi, Fadil Ahmad; Hermawan, Randy
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v5i1.1293

Abstract

In today's increasingly advanced digital era, digital media is an effective means of conveying information to the public. One very popular application for creating graphic designs is Canva. Canva is a platform that allows users to create visually appealing and professional designs without the need to have deep design skills. In the context of hospitals, Canva can be used as a tool to create health promotion materials in hospitals that are attractive and easy to understand such as creating posters, flyers, brochures, infographics, so as to convey important messages about health to public patients. The purpose of this socialization is to explain the targets that can be used in health promotion, introduce the Canva application in health promotion and determine social media that will be used as health promotion media. The method used is the method by giving lectures and discussions on increasing health promotion knowledge in hospitals. Thus, the results of health promotion efforts at RSIA dr. Hj. Karmini can be one of the effective strategies in improving overall public health so that social media can play an important role in promoting hospitals by utilizing platforms such as Facebook, Instagram, and Tiktok.Keywords: Socialization, Promotion, Canva, Social Media.
SENAM AEROBIK DALAM UPAYA PENINGKATAN KUALITAS IMUNITAS DALAM MENGHADAPI PANDEMIK COVID-19 DI KAMPUNG GUNUNG BANGO KELURAHAN CIPAWITRA KECAMATAN MANGKUBUMI KOTA TASIKMALAYA Robby, Asep; Syafariah, Yayah; Nurliawati, Enok; Sambas, Etty Komariah; Hersoni, Soni
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v5i1.1224

Abstract

AbstrakKondisi kesehatan masyarakat pada saat ini sedang mendapatkan ancaman dari pandemik Covid-19. Masalah kesehatan ini bisa mengenai siapa saja, kapan saja dan dimana saja. Upaya dalam menjaga kesehatan yaitu dengan pola hidup sehat yaitu menjaga pola makan, pola aktivitas/olah raga, dan pola istirahat. Kebugaran jasmani merupakan modal yang baik dalam menghadapi pandemik Covid-19 saat ini. Mayoritas IRT tidak memiliki waktu yang khusus untuk berolahraga, mereka cukup sibuk dengan rutinitas sehari-hari dan kadang beranggapan bahwa pekerjaan sehari-hari sudah cukup membuat berkeringat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan stimulasi dan edukasi sehingga terbentuk perilaku hidup sehat dalam upaya menangkal morbiditas dan mortalitas akibat Covid-19 di masyarakat dengan sasaran IRT dan remaja putri. Metode yang digunakan adalah pemeriksaan kesehatan dan intervensi senam aerobik. Hasil yang didapatkan dari 20 responden adalah 10 % mengalami hipertensi, seluruh responden memiliki rentang kadar gula darah sewaktu normal (<180 md/dL), 30% memiliki BB normal (IMT 18,5-22,9), 30 % memiliki BB gemuk (IMT 23-24,9), 40 % memiliki obesitas (IMT >= 25). Selama 1 bulan waktu intervensi dengan kegiatan sebanyak 5 kali senam aerobik, secara subyektif responden menyatakan kondisi tubuh lebih segar, istirahat lebih baik, keluhan fisik seperti nyeri kepala, nyeri badan/ pegal, badan lemas menurun. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini membawa dampak positif bagi responden dan disarankan agar kegiatan terus berkesinambungan dilakukan secara mandiri.Kata Kunci: imunitas, pendemik  covid-19, senam aerobikAbstractThe public health condition is currently under threat from the Covid-19 pandemic. This health problem can affect anyone, anytime and anywhere. Efforts to maintain health are with a healthy lifestyle, namely maintaining diet, activity/exercise patterns, and rest patterns. Physical fitness is a good asset in dealing with the current Covid-19 pandemic. The majority of IRT do not have a specific time to exercise, they are too busy with their daily routines and sometimes think that their daily work is enough to make them warm. This community service aims to provide stimulation and education so that healthy living behaviors are formed in an effort to prevent morbidity and mortality due to Covid-19 in the community, targeting IRT and young women. The method used is a health check and aerobic exercise intervention. The results obtained from 20 respondents were 10% had hypertension, all respondents had normal blood sugar levels (<200 md/dL), 30% had normal weight (BMI 18.5-22.9), 30% had fat weight (BMI 23-24.9), 40% were obese (BMI >= 25). During the 1 month intervention time with 5 aerobic exercise activities, respondents subjectively stated that their body condition was fresher, rested better, physical complaints such as headaches, body aches/aches, decreased weakness. It can be concluded that this activity has had a positive impact on the respondents and it is recommended that the activities continue to be carried out independently.Keywords: immunity, covid-19 pandemic, aerobic exercise
SOSIALISASI DAN EDUKASI TENTANG PERAN JAMU DALAM MENINGKATKAN SISTEM IMUNITAS TUBUH DALAM MENGHADAPI MUSIM PANCAROBA DI DESA SRIKUNCORO BENGKULU TENGAH Dewi, Devi Cynthia; Rozi, Veby Fransisca; Novitasari, Deltari; Novega, Novega; Fitriza, Miki Kurnia; Miranda, Tenike Gita
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v5i1.1280

Abstract

ABSTRACTThere are many ways to stay healthy and strengthen your immune system during this pandemic, immunity can't be built in a day, but the good news is that a balanced diet and drink and being physically and mentally active is usually enough to keep your immune system in good health. Herbal medicine may be an option to strengthen a person's immune system. Jamu is a traditional Indonesian herbal medicine that has been practiced for centuries in Indonesian society to maintain health and treat disease. Even though there are many modern medicines, herbal medicine is still very popular in rural and urban areas (Elfahmi et al., 2020). The aim of this service is to explain and educate about the role of herbal medicine in improving the body's immune system in facing the transition season in Srikuncoro Village, Central Bengkulu. The methods used were in the form of distributing leaflets, counseling through training about the role of herbal medicine to improve the immune system, as well as counseling and training for 50 people, and the service instrument in the form of distributing questionnaires and measuring with a pre-test to measure the participants' initial knowledge. The target of this community service is the entire community in Srikuncoro Village, Central Bengkulu. The results of the frequency data show that before counseling the results were in the good category of 88.46% for 39 respondents, the medium category for 11.54% for 10 respondents and the poor category for 3.85% for 1 respondent. It was concluded that the pre-test results were 88.46% in the good category with 1 respondent in the poor category and 10 respondents in the medium category. The post-test results were 98.2% with 50 respondents in the good category. And there is a significant influence between knowledge before and after the counseling is 0.02. It is hoped that this counseling and training can be applied by PKK mothers to make and consume traditional concoctions to increase endurance both in the family and in the surrounding environment. Keywords:  The Role of Herbal Medicine; Immune System; Transition Season
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMBUATAN HAND SANITIZER BERBASIS KEARIFAN LOKAL EKSTRAK DAUN CENGKEH Prodyanatasari, Arshy
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v5i1.1283

Abstract

The Covid-19 pandemic that hit all countries, including Indonesia, resulted in major changes, especially in the health sector. There is an appeal for social distancing and also more health consciousness such as washing hands or using hand sanitizer every time you want to and after activities, such as eating. Washing hands or using hand sanitizer aims to kill bacteria and viruses. The use of hand sanitizer can be a solution if there is no clean water that is easily accessible or more practical to use wherever you are. However, with the increasing need for hand sanitizers, there is a scarcity of hand sanitizers on the market. This requires the community to be creative in finding solutions to the scarcity. One of the efforts that can be made is to make a hand sanitizer based on local wisdom of clove leaf extract, where Blimbing Village has natural products of clove leaf extract that have not been optimally utilized. In this community empowerment PkM activity, residents are given education about the benefits, and how to use, and make hand sanitizers. In Mini PkM activities, the results showed that residents were enthusiastic about participating in PkM activities and were able to make hand sanitizers using available materials well, as well as an increase in knowledge about hand sanitizers. The increase in residents' knowledge can be seen from the statistical analysis of the pretest and posttest results. Based on the above, it can be concluded that community empowerment in making hand sanitizers based on local wisdom of clove oil extract can increase residents' knowledge and can be an alternative amid the scarcity of hand sanitizers on the market.