cover
Contact Name
Zulfah
Contact Email
jerkin.org@gmail.com
Phone
+6281267157303
Journal Mail Official
zulfahasni670@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan
ISSN : 29619890     EISSN : 29619890     DOI : https://doi.org/10.31004/jerkin.v1i1
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is a journal on Faculty of Education. Jurnal JERKIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is under the auspices of the Faculty of Education, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. The journal is registered with E-ISSN: 2961-9890. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is published four times a year in September, December, March and June. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan receives 50 articles per issue. The journal publishes articles in mathematics education including teaching and learning, instruction, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, educational developments, from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Articles 2,799 Documents
Pelatihan Desain PLTS Berbasis Software Helioscope Sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Teknis Siswa di SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan: Penelitian Ahmad Dani; Dino Erivianto
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3461

Abstract

The Helioscope-based solar power plant (PLTS) design training was conducted to improve the technical competency of students at SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan and address the gap between the curriculum and the needs of the renewable energy industry, which requires mastery of digital tools. The training employed an educational, participatory, and demonstrative approach, with evaluation conducted through pre- and post-tests. Results showed a significant increase in knowledge, from an average of 38.5% to 87.2% (a 48.7% increase), exceeding the 30% target. All participants completed the household solar power plant design assignment, and 97.1% were able to perform basic tasks such as creating new projects and inputting location data. Participant feedback was very positive, with 74.3%–88.6% rating all aspects of the training as “Very Good” or “Good,” particularly instructor competence (88.6%). This training effectively bridges the gap between vocational education and Industry 4.0, enhancing the competitiveness of vocational high school graduates in the renewable energy sector. Its long-term impact has the potential to support the integration of software-based learning into the curriculum, the establishment of renewable energy clubs, and industry partnerships. This training has proven effective in preparing competent workers in the renewable energy sector.
Penerapan Teknologi Pengolahan Air Bersih Berbasis Filtrasi Sederhana untuk Masyarakat Desa Papringan, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas: Pengabdian Susatyo Adhi Pramono; Iwan Rustendi;  Heru Bayuaji Sanggoro; Muhammad Edwin Rachmanudin; Johanes Bonivasius Muda
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3464

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat pesisir terhadap air bersih melalui penerapan teknologi pengolahan air berbasis filtrasi sederhana di Desa Papringan, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas. Permasalahan utama yang dihadapi warga adalah rendahnya kualitas air sumur akibat tingginya tingkat kekeruhan, kandungan logam berat, serta kontaminasi mikroba yang disebabkan oleh intrusi air laut dan limbah rumah tangga. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif berbasis komunitas yang melibatkan warga dalam seluruh tahapan, mulai dari perencanaan, pembuatan, hingga pemeliharaan alat filtrasi. Sistem filtrasi yang dikembangkan menggunakan bahan lokal seperti pasir silika, arang aktif, ijuk, dan kerikil, dengan desain yang mudah diterapkan dan berbiaya rendah. Hasil pengujian menunjukkan penurunan kekeruhan air sebesar 93,8% dan kandungan Escherichia coli hingga 96%, menjadikan air layak digunakan untuk kebutuhan rumah tangga. Selain peningkatan kualitas air, terjadi pula peningkatan literasi masyarakat terhadap sanitasi dan kesehatan lingkungan sebesar 36,8%, serta penurunan pengeluaran air bersih rumah tangga hingga 60%. Pembentukan Kelompok Masyarakat Peduli Air Bersih menjadi langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan program melalui sistem perawatan mandiri berbasis gotong royong. Kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak teknis dan sosial, tetapi juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-6 tentang air bersih dan sanitasi layak. Dengan demikian, penerapan teknologi filtrasi sederhana berbasis bahan lokal terbukti efektif, inklusif, dan dapat direplikasi di wilayah pesisir lain di Indonesia sebagai model pengelolaan air bersih berkelanjutan.
Pendampingan Guru SD dalam Pembelajaran Matematika Inovatif Berbasis Kecerdasan Emosional dan Teknologi Interaktif: Pengabdian Nurwahidin, Muhammad; Riswandi; Apryani, Dina; Adina Pratama, Maya
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3483

Abstract

This Community Service Program (PKM) aims to enhance teachers’ capacity in implementing innovative mathematics learning based on emotional intelligence and interactive technology at SD Negeri 2 Wonodadi, Pringsewu Regency. The main challenges faced by the partner school include the limited use of digital media and the teachers’ difficulties in managing students’ emotions during mathematics lessons. The program adopted a reflective mentoring approach consisting of three main stages: (1) orientation and basic training, (2) reflective discussion and teacher community strengthening, and (3) evaluation through post-tests, teacher response questionnaires, and collective reflection sessions. The results reveal significant improvements in teachers’ ability to use Wayground as an effective interactive learning platform and in their emotional regulation skills within classroom interactions. Teachers successfully integrated technology and empathy into mathematics teaching, resulting in increased student motivation, engagement, and confidence. Moreover, the program fostered the establishment of a teacher learning community focused on continuous reflection and collaboration, marking a form of social transformation within the school.
Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah Remaja Untuk Meningkatkan Kreativitas Dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMA Nurodanika, Mawarda; Samuel Marbun; Seto Indarto; Stepanus Renaldy; Khairil Hadi Fauzan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3485

Abstract

Revolusi Industri 4.0 menuntut kesiapan sumber daya manusia (SDM) baik secara akademik maupun praktis agar mampu bersaing di tingkat global. Salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki pelajar adalah kemampuan literasi ilmiah, khususnya dalam menulis karya tulis ilmiah. Berdasarkan hasil observasi di SMA Negeri 1 Sangasanga, diketahui bahwa siswa masih menghadapi kendala dalam penulisan karya ilmiah, antara lain rendahnya minat membaca dan menulis, keterbatasan bahan bacaan, serta kurangnya pendampingan dalam proses menulis. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi ilmiah pelajar melalui Workshop Penulisan Karya Ilmiah. Kegiatan dilaksanakan secara luring selama dua hari pada tanggal 17–18 September 2025 di SMA Negeri 1 Sangasanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, dengan peserta sebanyak 68 siswa kelas X. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi hasil karya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami tahapan penulisan karya ilmiah dan menghasilkan proposal penelitian sederhana yang dipresentasikan di akhir kegiatan. Peserta juga menunjukkan peningkatan motivasi dan antusiasme dalam menulis karya ilmiah. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya literasi ilmiah di kalangan pelajar SMA, khususnya di Kabupaten Kutai Kartanegara.
Penerapan Teknologi Ginger Slicing Machine Untuk Meningkatkan Efisiensi dan Kapasitas Proses Perajangan Jahe Pada UMKM Susu Jahe 76, Di Bunulrejo, Kec. Blimbing, Kota Malang Eddy Rudiyanto; Erwin Komara Mindarta; Marji
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3491

Abstract

Meningkatnya permintaan minuman herbal di pasar pascapandemi telah memperkuat kebutuhan akan metode produksi yang efisien dan berkualitas tinggi di kalangan usaha mikro dan kecil (UMKM). Namun, metode pengolahan manual tradisional, khususnya dalam mengiris jahe, sering kali menyebabkan inefisiensi, kualitas yang tidak konsisten, dan ketegangan fisik pada pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak penerapan Mesin Pengiris Jahe di UMKM minuman herbal tradisional, “Susu Jahe 76,” di Malang, Indonesia, sebagai bentuk teknologi tepat guna untuk meningkatkan kinerja operasional dan keberlanjutan. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental satu kelompok, yaitu pra-uji-pasca-uji, dengan mengumpulkan data kuantitatif dan kualitatif untuk mengukur peningkatan waktu pemrosesan, konsistensi pemotongan, hasil produksi, dan kepuasan pengguna. Intervensi meliputi pemasangan mesin pemotong semi-otomatis, pelatihan operator, dan evaluasi pra/pasca menggunakan instrumen standar. Temuan menunjukkan pengurangan waktu pemotongan sebesar 55% dan peningkatan hasil produksi sebesar 8,4%, bersamaan dengan penurunan signifikan dalam deviasi ketebalan dari ±1,9 mm menjadi ±0,6 mm. Hasil ini menunjukkan peningkatan produktivitas, keseragaman produk yang lebih baik, dan limbah yang diminimalkan. Lebih jauh, umpan balik kualitatif dari pengguna menyoroti manfaat ergonomis mesin, kemudahan penggunaan, dan peningkatan kualitas produk yang dirasakan. Pembahasan menegaskan bahwa mesin yang murah dan sesuai konteks—bila diintegrasikan dengan pelatihan langsung—dapat secara efektif mengatasi inefisiensi produksi di UMKM. Pembahasan ini juga menekankan peran desain yang berpusat pada manusia dan transfer teknologi kejuruan dalam memastikan keberlanjutan dan skalabilitas intervensi tersebut. Studi ini memberikan kontribusi pada bidang teknologi tepat guna dengan memberikan bukti empiris tentang penerapan praktisnya dalam lingkungan UKM di dunia nyata. Studi ini menggarisbawahi potensi inovasi skala kecil untuk mendorong produktivitas dan pemberdayaan di sektor makanan tradisional dan minuman herbal, serta menawarkan model yang dapat diskalakan untuk kemajuan teknologi berbasis masyarakat.
Penerapan Teknologi Automotic Young Coconut Splitting Machine Untuk Meningkatkan Efisiensi Proses Produksi Kelapa Muda Warga Desa Gandusari, Kec. Gandusari, Kabupaten Blitar Erwin Komara Mindarta; Eddy Rudiyanto; Marji
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3492

Abstract

Pengolahan kelapa muda secara manual di masyarakat pedesaan masih padat karya, tidak efisien, dan berbahaya, sehingga membatasi produktivitas dan potensi ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Mesin Pembelah Kelapa Muda Otomatis dalam meningkatkan efisiensi, keamanan, dan kualitas produk di Desa Gandusari, Indonesia. Dengan mengatasi tantangan metode tradisional, penelitian ini menyelidiki apakah teknologi yang tepat dan dirancang secara ergonomis dapat meningkatkan kinerja kegiatan agroindustri skala mikro. Studi ini menggunakan desain metode campuran partisipatif, yang memadukan pengukuran pra dan pascaintervensi di seluruh indikator kinerja utama. Data kuantitatif dikumpulkan mengenai waktu pemrosesan, hasil produksi, kualitas produk, dan kelelahan pengguna, sementara wawasan kualitatif dikumpulkan melalui wawancara, survei kepuasan, dan catatan lapangan observasional. Hasilnya menunjukkan pengurangan waktu pemrosesan sebesar 55,2%, dengan hasil hampir dua kali lipat dari 55–65 menjadi 110–130 kelapa per jam. Kelelahan pengguna menurun secara signifikan, dengan rata-rata Borg Rating of Perceived Exertion turun dari 7,1 menjadi 3,8. Kualitas produk meningkat, dengan 83% hasil dinilai sebagai "sangat baik," yang mencerminkan peningkatan presisi dan kebersihan pemotongan. Kepuasan pengguna sangat tinggi (skor rata-rata 4,78/5), yang menunjukkan penerimaan luas terhadap teknologi tersebut. Peserta juga melaporkan peningkatan kepercayaan diri dan menyatakan aspirasi untuk ekspansi bisnis. Temuan ini menegaskan bahwa mengintegrasikan desain partisipatif dengan teknologi ergonomis dapat menghasilkan peningkatan substansial dalam efisiensi agro-processing pedesaan dan kesejahteraan pekerja. Sebagai kesimpulan, studi ini menunjukkan bahwa teknologi yang tepat, jika dikembangkan bersama dengan pengguna akhir, dapat mengatasi tantangan operasional yang kritis dalam konteks agroindustri pedesaan. Intervensi tersebut tidak hanya meningkatkan produktivitas dan keselamatan, tetapi juga mendorong pemberdayaan pengguna dan kesiapan pasar. Hasil ini menawarkan implikasi yang berharga untuk meningkatkan skala teknologi serupa di lingkungan pedesaan lainnya, yang berkontribusi pada pembangunan pertanian berkelanjutan dan ketahanan ekonomi lokal.
Penerapan Teknologi Mini Factory Pellet Organic Sebagai Solusi Pengadaan Pakan Ikan Secara Mandiri Pada UMKM Gubug Lele Di Desa Blimbing, Kec. Gudo, Kabupaten Jombang Syarif Suhartadi; Erwin Komara Mindarta; Eddy Rudiyanto; Marji
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3493

Abstract

Studi ini mengkaji penerapan sistem produksi pelet organik pabrik mini yang dirancang untuk mengatasi tantangan biaya pakan ikan yang tinggi dan ketergantungan pada pemasok komersial di kalangan usaha mikro akuakultur pedesaan. Bertempat di Desa Blimbing, Jawa Timur, inisiatif ini bertujuan untuk memberdayakan UKM pembudidaya ikan lele lokal dengan memperkenalkan model produksi pakan yang hemat biaya dan dioperasikan oleh masyarakat berdasarkan limbah organik pertanian dan rumah tangga yang bersumber secara lokal. Penelitian ini menggunakan kerangka kerja aksi partisipatif yang dipadukan dengan metode campuran, menggabungkan uji coba produksi teknis, evaluasi ekonomi, pengujian palatabilitas, dan analisis persepsi pemangku kepentingan. Intervensi melibatkan empat siklus produksi menggunakan mesin sederhana yang disesuaikan untuk lingkungan pedesaan, disertai dengan pelatihan langsung dan pengumpulan umpan balik kualitatif dari peserta aktif. Hasil menunjukkan kelayakan teknis dan operasional model, dengan efisiensi konversi pakan rata-rata 77,6% dan tingkat keberhasilan batch lengkap. Secara ekonomi, biaya pakan yang diproduksi secara lokal 42,2% lebih rendah daripada alternatif komersial, menghasilkan penghematan substansial bagi perusahaan. Ikan merespons pakan secara positif, dengan konsumsi terjadi dalam jangka waktu yang optimal. Peserta melaporkan kepuasan yang tinggi, khususnya dalam hal manfaat ekonomi dan kegunaan teknologi. Temuan ini menegaskan bahwa sistem produksi pakan yang terdesentralisasi dapat meningkatkan keberlanjutan akuakultur pedesaan, mengurangi biaya produksi, dan meningkatkan keterlibatan dan otonomi masyarakat. Studi ini menyimpulkan bahwa model pabrik mini menawarkan solusi yang dapat direplikasi untuk akuakultur skala kecil di lingkungan dengan keterbatasan sumber daya. Model ini berkontribusi pada wacana yang lebih luas tentang akuakultur berkelanjutan dengan menyelaraskan prinsip ekonomi sirkular dengan inovasi lokal. Penelitian lebih lanjut direkomendasikan untuk memperluas analisis nutrisi dan skalabilitas di berbagai lingkungan.
Standar Biaya Operasi Non Personalia Jenjang Pendidikan SMA/SMK di Provinsi Kalimantan Tengah : Penelitian Winaryo, Slamet; Radiafilsan, Christian; Nugroho, Piter Joko
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3497

Abstract

This study analyzes the strategy for meeting and the amount of non-personal operating costs (BOPNP) at senior high schools (SMA) and vocational high schools (SMK) in Central Kalimantan Province as a basis for establishing realistic and fair regional cost standards. The research background indicates that the Regular BOS funds are insufficient to cover operational needs, particularly for technology-based learning, facility maintenance, and non-ASN staff honoraria. Using a descriptive qualitative approach, 2021 data was collected through online interviews, observations, and documentation studies of 63 SMA and SMK principals in various regions. The results show that schools implement adaptive financing strategies that are structural, participatory, and collaborative, yet more than 87% remain underfunded, with BOS only covering 45–55% of actual needs. SMA BOPNP needs range from Rp2,750,000–Rp3,500,000 per student per year, and SMK Rp3,500,000–Rp4,750,000, influenced by geographic factors, activity complexity, and low community support due to negative perceptions of levies. The research confirms the need to re-establish the Regional Cost Index-based SBONP to ensure equitable education quality. These findings form the basis for developing a contextual, transparent Regional Operational Assistance (BOSDA) program that is focused on improving the quality of secondary education services.
Penerapan Penceritaan Terbatas Menggunakan Pendekatan Psychological Realisme Pada Film “Side” Pratiwi; Dani Manesah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3508

Abstract

Objek penciptaan karya seni ini adalah film fiksi berjudul Side yang menceritakan tentang pergulatan identitas dan konflik batin seorang tokoh bernama Banu. Cerita berkembang melalui interaksi Banu dengan sosok misterius bernama Radit, yang sesungguhnya merupakan representasi dari sisi gelap dirinya. Penciptaan film ini menggunakan penerapan penceritaan terbatas dengan membatasi alur narasi hanya pada sudut pandang Banu. Dengan teknik tersebut, penonton memperoleh informasi yang sama seperti tokoh utama, sehingga tercipta keterlibatan emosional yang lebih intens. Untuk memperkuat pengalaman batin tokoh, pendekatan psychological realisme diterapkan melalui penekanan pada ekspresi wajah, bahasa tubuh, serta detail reaksi emosional. Kamera digunakan secara dekat untuk menangkap perubahan halus dalam ekspresi Banu, sehingga dunia batin tokoh lebih terasa nyata. Melalui penggabungan penceritaan terbatas dan psychological realisme, film Side berusaha menyajikan pengalaman menonton yang imersif sekaligus menyoroti isu identitas diri dan tekanan psikologis.
Edukasi dan Pemeriksaan Kesehatan Mata “Glukoma dan Katarak”: Pengabdian Sondang Selviana Silitonga; Simanullang , Hotmaria; Jakasmir Girsang; Karmila Br Kaban; Tiarnida Nababan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3512

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Edukasi dan Pemeriksaan Kesehatan Mata di Ruang Tunggu Rumah Sakit Royal Prima Jambi” bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan mata serta melakukan deteksi dini gangguan penglihatan. Kegiatan dilaksanakan pada Sabtu, 1 November 2025 pukul 08.00 WIB di ruang tunggu (lobi) RS Royal Prima Jambi dengan jumlah peserta sebanyak 40 orang, yang terdiri dari pengunjung dan keluarga pasien. Metode kegiatan meliputi edukasi kesehatan menggunakan media leaflet, poster, dan video edukatif, serta pemeriksaan tajam penglihatan menggunakan Snellen chart dan E-chart. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta sebesar 27,2%, dengan rata-rata nilai pengetahuan meningkat dari 68,5 (pre-test) menjadi 87,2 (post-test). Sebanyak 30% peserta mengalami penurunan tajam penglihatan ringan hingga sedang dan diberikan edukasi serta rujukan untuk pemeriksaan lanjutan. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan mata masyarakat dan mendukung upaya promotif serta preventif di lingkungan rumah sakit.