cover
Contact Name
Muhammad Rifqi Nur Wachid Adi Pratama
Contact Email
emailku.rifqi@gmail.com
Phone
+6287819993212
Journal Mail Official
mediaakademikpublisher@gmail.com
Editorial Address
JL.Tanjung Dusun Sono Sidokerto RT.01 RW.04, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur (61252).
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Media Akademik (JMA)
ISSN : -     EISSN : 30315220     DOI : https://doi.org/10.62281/jma
Jurnal Media Akademik (JMA) merupakan platform publikasi jurnal atau hasil karya suatu penelitian orisinil atau tinjauan pustaka yang ditulis oleh dosen, mahasiswa maupun masyarakat umum. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin diantaranya: Hukum, Manajemen, Ekonomi, Ekonomi Syariah, Akuntansi, Kewirausahaan, Keagamaan, Bisnis, Budaya, Ilmu Sosial Humaniora, Ilmu Komunikasi, Sastra, Bahasa, Pertanian, Kedokteran, Keperawatan, Peternakan, Perikanan, Politik, Pendidikan, Pengabdian Masyarakat, Ilmu Teknik, Sistem Informasi, Teknik Elektro, Informatika, Desain Komunikasi Visual, dan Seni.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,405 Documents
OPTIMALISASI PERAN PROJECT ADMINISTRATION DALAM PENGELOLAAN DATA LPJ PROYEK DI PT. PLN NUSANTARA POWER SERVICES Suvriati Vivka Merdana; Sumainah Fauziah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 1 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i1.1454

Abstract

Pengelolaan data laporan pertanggungjawaban proyek (LPJ) menjadi tantangan penting di PT. PLN Nusantara Power Services, terutama dalam memastikan kelengkapan dokumen dan efisiensi alur kerja administrasi proyek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengoptimalisasian peran admin proyek dalam pengelolaan data LPJ dengan pendekatan kualitatif menggunakan wawancara mendalam dan observasi langsung selama praktik magang empat bulan. Berdasarkan teori Project Management Body of Knowledge (PMBOK), optimalisasi dilakukan dengan menerapkan lima kelompok proses manajemen proyek: inisiasi, perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan penutupan. Observasi menunjukkan kendala utama berupa miskomunikasi antaradmin, kekurangan dokumen pendukung transaksi, dan tidak efisienan proses pengajuan serta pelaporan dana proyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan implementasi alur kerja terintegrasi, seperti pengarsipan digital dan koordinasi yang lebih baik antara admin proyek di lapangan dan kantor, efisiensi pengelolaan LPJ meningkat signifikan. Strategi ini berhasil mendukung kelengkapan dokumen, akurasi data, dan transparansi, yang pada akhirnya meningkatkan akuntabilitas serta memperkuat pengambilan keputusan oleh manajemen. Kesimpulannya, optimalisasi peran admin proyek tidak hanya mendukung kelancaran operasional tetapi juga menciptakan nilai strategis yang mendukung keberhasilan proyek secara keseluruhan. Hal ini membuktikan pentingnya peran admin proyek sebagai elemen strategis dalam mendukung pengelolaan data yang efisien, akurat, dan sesuai standar perusahaan, sekaligus memperkuat akuntabilitas kepada pemangku kepentingan.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PBL BERBANTUAN ASESMEN PROJEK UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP BANGUN DATAR PADA SISWA Shinta Nuriah; ST. Shafiyatul Hasanah; Andika Adinanda Siswoyo
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 1 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i1.1455

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi keefektifan Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) dalam meningkatkan pemahaman konsep bangun datar pada siswa kelas 3 SDN Lombang Dhajah. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 18 siswa yang dibagi menjadi tiga kelompok: dua kelompok menggunakan PBL, sedangkan satu kelompok menggunakan metode tradisional. Data dikumpulkan melalui pre-test, post-test, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep bangun datar, dengan rata-rata nilai meningkat dari 59,39 menjadi 81,39 (kenaikan sebesar 37,05%). Selain itu, PBL juga meningkatkan keterlibatan, kemampuan berpikir kritis, dan kolaborasi siswa selama pembelajaran. PBL memungkinkan siswa lebih aktif mengeksplorasi konsep dan memecahkan masalah nyata yang relevan dalam kehidupan sehari-hari. Berdasarkan temuan ini, PBL direkomendasikan sebagai metode pembelajaran inovatif untuk materi geometri, khususnya untuk mendukung pemahaman konsep dan pengembangan keterampilan siswa di tingkat sekolah dasar.
SHARED VALUE ANALYSIS YOUNG PROFESSIONALS ENJOYING VIDEO STREAMING: AN ETHNOGRAPHIC PERSPECTIVE Ali Sudrajat; Lisdyanto; Jeffry Kurniawan; Jerry Heikal
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 1 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i1.1457

Abstract

Kalangan pekerja muda saat ini didominasi oleh Generasi Millennial dan Gen-Z. Mereka adalah generasi dikenal dengan generasi yang adaptif dengan teknologi. Mereka juga sangat memiliki preferensi kuat dalam fleksibilitas waktu dan tempat bekerja. Perkembangan teknologi telah berhasil mengubah cara nonton dari TV tradisional menjadi media video streaming melalui gadget. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi values yang mempengaruhi kalangan pekerja muda dalam menikmati video streaming, dengan menggunakan pendekatan teori ethnografi untuk memahami nilai-nilai bersama (shared values) yang terbentuk dalam komunitas pekerja muda. Seiring dengan perkembangan teknologi dan aksesibilitas layanan digital, pekerja muda menunjukkan preferensi tinggi terhadap media video streaming sebagai sarana hiburan. Penelitian ini menggunakan metode etnografi realist melalui wawancara mendalam untuk memperoleh wawasan tentang perspektif pekerja muda dalam memilih konten streaming. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa aspek-aspek yang mendorong kebiasaan menonton video streaming, meliputi fleksibilitas waktu, kemudahan akses, Preferensi konten dan biaya yang dikeluarkan serta pengaruh lingkungan sosial. Hasil ini diperoleh berdasarkan empat responden dari Sembilan pertanyaan, dengan 3 shared values yaitu flexible man time and location, haus akan hiburan, dan budget limit services. Pemahaman terhadap shared values ini dapat memberikan wawasan bagi pelaku bisnis video streaming untuk mengembangkan dan meningkatkan strategi bisnis dan produk yang tepat bagi kalangan pekerja muda.
PENERAPAN WORKLOAD ANALYSIS DAN PELATIHAN KERJA KARYAWAN SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI SUMBER DAYA MANUSIA PADA DEPARTEMEN HRD DI PT X SURABAYA Noer Aini Mery Cahyani; Nurul Azizah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 1 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i1.1459

Abstract

Sumber daya manusia merupakan aset yang paling penting di dalam sebuah perusahaan. Di era persaingan keunggulan kompetitif saat ini, efisiensi dan efektivitas sumber daya manusia menjadi kunci keberhasilan perusahaan. Peran manajemen dalam merencanakan kepegawaian merupakan suatu hal yang mendasar. Perencanaan pegawai merupakan faktor penting setelah diidentifikasikannya struktur jabatan dan penentuan job description dari setiap jabatan dalam struktur organisasi. Dengan pendekatan yang tepat, perusahaan akan mampu menciptakan kinerja tinggi dengan tim yang solid. Analisis beban kerja (workload analysis) merupakan salah satu metode pendekatan yang dapat digunakan untuk mengelola dan mengevaluasi kebutuhan tenaga kerja berdasarkan volume pekerjaan yang ada. Selain itu, adanya workload analysis juga memfasilitasi penentuan kebutuhan pelatihan dan pengembangan karyawan berdasarkan beban kerja yang teridentifikasi. Setelah menentukan jumlah tenaga kerja dan job description masing – masing jabatan, perusahaan tentunya harus memberikan perhatian secara maksimal sebagai upaya untuk memberdayakan sumber daya manusia yang ada. Salah satunya dapat dilakukan melalui kegiatan pelatihan kerja (training). Beberapa hal tersebut telah dilakukan oleh PT X Surabaya sebagai upaya optimalisasi sumber daya manusia yang ada di perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan program workload analysis dan pelatihan kerja karyawan di PT X Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara dan observasi lapangan pada karyawan PT X Surabaya, khususnya karyawan departemen Human Resources Development (HRD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa program workload analysis dan pelatihan kerja karyawan memiliki dampak yang positif bagi optimalisasi sumber daya manusia di PT X Surabaya. Oleh karena itu, perusahaan perlu menerapkan kedua program ini sebagai investasi jangka panjang dalam upaya memberdayakan sumber daya manusia yang ada.
KONSEP ETIKA DALAM KEGIATAN DISTRIBUSI MENURUT PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM Dery Ariswanto; Siti Zubaidah; Fitria Idham Chalid; Nurhisna
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 1 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i1.1460

Abstract

Tujuan dari artikel ini adalah mengkaji bagaimana konsep etika dalam kegiatan distribusi berdasarkan perspektif agama Islam. Distribusi adalah salah satu elemen penting untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Dampak yang dihasilkan dari kegiatan distribusi pendapatan tidak hanya terletak pada persoalan ekonomi semata, akan tetapi juga meliputi perihal sosial-politik. Islam menempatkan keadilan sosial sebagai tujuan utama dalam aktivitas ekonomi, dengan mekanisme berbasis moral dan etika sebagai alat untuk mencapainya, terutama dalam hal distribusi. Konsep dan teori ekonomi Islam akan dapat mengantarkan umat Islam kepada falah, yaitu sukses di dunia dan akhirat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi dalam Islam memiliki karakteristik yang unik, di mana keadilan, kesejahteraan, dan pemerataan menjadi tujuan utama. Mekanisme distribusi seperti zakat, infak, sedekah, dan waris dirancang untuk mengurangi kesenjangan sosial dan memastikan setiap individu mendapatkan haknya. Peran etika dalam distribusi sangat penting dalam Islam, karena nilai-nilai seperti kejujuran, transparansi, dan tanggung jawab sosial menjadi landasan dalam setiap transaksi ekonomi. Studi ini menyimpulkan bahwa penerapan etika dalam distribusi dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menciptakan masyarakat yang lebih adil dan sejahtera.
ANALISIS REDUPLIKASI BAHASA MADURA PADA BUKU SEKKAR ANOM 1 Ellita Dwi Destiana Premesti; Salsabila Naura Setiayadi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 1 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i1.1461

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena reduplikasi dalam Bahasa Madura berdasarkan buku Sekkar Anom 1. Reduplikasi, yang melibatkan pengulangan kata secara penuh atau sebagian, memiliki fungsi penting dalam pembentukan makna gramatikal dan leksikal Bahasa Madura. Dalam penelitian ini, ditemukan tiga bentuk utama reduplikasi: reduplikasi penuh, reduplikasi sebagian, dan reduplikasi sebagian berafiks. Reduplikasi penuh sering digunakan untuk menegaskan makna atau menunjukkan pluralitas, seperti pada kata "tolèsan-tolèsan" yang berarti berbagai tulisan. Reduplikasi sebagian memberikan penekanan atau variasi makna, contohnya "bhu'-ebhu'” untuk menyatakan jamak, sementara reduplikasi sebagian berafiks menggabungkan pengulangan kata dengan afiksasi, menciptakan nuansa makna baru, seperti "èn-laènna" untuk menunjukkan keberagaman. Analisis fungsi dan makna menunjukkan bahwa reduplikasi dalam Bahasa Madura tidak hanya berfungsi secara gramatikal tetapi juga pragmatis, memberikan penekanan, intensitas, atau menyampaikan nuansa budaya lokal. Buku Sekkar Anom 1 berperan penting dalam mendokumentasikan dan mempromosikan keunikan bahasa ini kepada generasi muda, sekaligus sebagai langkah strategis pelestarian budaya di tengah tantangan globalisasi. Metode penelitian deskriptif kualitatif diterapkan dengan teknik pengumpulan data berbasis simak. Analisis data mencakup identifikasi pola, bentuk, dan konteks reduplikasi, serta penafsiran fungsi dan makna yang terkandung di dalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reduplikasi berperan sebagai alat pembentukan kata yang memperkaya variasi linguistik. Selain itu, reduplikasi juga mencerminkan nilai-nilai sosial dan budaya masyarakat Madura, seperti penghormatan, kesopanan, dan intensitas emosi. Studi ini menegaskan bahwa pelestarian Bahasa Madura melalui dokumentasi dan kajian literatur, seperti yang ditemukan dalam buku Sekkar Anom 1, sangat penting untuk menjaga identitas budaya di era modern. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan kajian linguistik lebih lanjut dan mendukung upaya pelestarian bahasa daerah sebagai warisan budaya nasional.
ANALISIS KALIMAT IMPERATIF DALAM BAHASA MADURA PADA BUKU SISWA SEKAR ANOM 2 SMP KELAS VIII Afrilia Putri Salfina; Febrianti Dwi Lestari; Mohammad Hardika Ardiansyah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 1 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i1.1462

Abstract

Penelitian ini mengkaji kalimat imperatif dalam Bahasa Madura, dengan fokus khusus pada analisis buku Sekar Anom 2 yang digunakan oleh siswa SMP kelas VIII. Tujuan utama penelitian adalah untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan memahami bentuk, struktur, serta fungsi kalimat imperatif dalam konteks pembelajaran bahasa dan budaya Madura. Metodologi penelitian melibatkan analisis konten terhadap buku Sekar Anom 2, dengan penekanan pada identifikasi berbagai jenis kalimat imperatif, termasuk perintah langsung, larangan, permintaan halus, dan bentuk-bentuk imperatif lainnya yang khas dalam Bahasa Madura. Penelitian ini juga mengeksplorasi penggunaan kata-kata kunci seperti "lah", "jha'", dan "abè" dalam konstruksi kalimat imperatif. Hasil penelitian menunjukkan keragaman bentuk dan fungsi kalimat imperatif dalam Bahasa Madura, mencerminkan kompleksitas linguistik dan kekayaan budaya masyarakat Madura. Analisis mengungkapkan bahwa kalimat imperatif tidak hanya berfungsi sebagai perintah langsung, tetapi juga sebagai alat untuk mengekspresikan kesopanan, meminta izin, dan menyampaikan larangan dengan berbagai tingkat formalitas. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman linguistik Bahasa Madura, khususnya dalam konteks pendidikan. Temuan-temuan ini memiliki implikasi penting bagi pengembangan materi pembelajaran bahasa daerah, strategi pengajaran, dan upaya pelestarian bahasa dan budaya Madura. Lebih lanjut, penelitian ini menyoroti pentingnya memahami nuansa bahasa dalam konteks sosial-budaya untuk meningkatkan efektivitas komunikasi dan memperkuat identitas budaya lokal.
PRODUK TIDAK SESUAI DI MARKETPLACE: TANGGUNG JAWAB PELAKU USAHA DAN PERAN LEMBAGA PERLINDUNGAN KONSUMEN Jessica Tatianna; Made Aditya Pramana Putra
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 1 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i1.1464

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis kepastian hukum bagi konsumen serta tanggung jawab pelaku usaha dalam rangka perlindungan hak konsumen terhadap produk yang tidak sesuai. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan perbandingan untuk mengidentifikasi berbagai aspek hukum yang melindungi konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepastian hukum terkait produk yang tidak sesuai diatur dalam beberapa regulasi utama, seperti Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, yang memberikan kerangka hukum umum bagi aktivitas perdagangan. Selain itu, Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik serta Peraturan Pemerintah Nomor 80 Tahun 2019 mengenai Perdagangan Melalui Sistem Elektronik memperkuat perlindungan dalam transaksi digital. Regulasi ini dapat memberikan landasan hukum yang jelas, juga memastikan bahwa konsumen memiliki hak untuk mendapatkan produk sesuai spesifikasi dan mendorong tanggung jawab pelaku usaha dalam menyelesaikan suat sengketa terhadap perlindungan konsumen. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya harmonisasi regulasi untuk melindungi kepentingan konsumen secara menyeluruh. 
IMPLEMENTASI SISTEM DIGITAL IM4 DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI KINERJA KARYAWAN DI DIVISI OFFICE OF THE BOARD PT PAL INDONESIA Amelia Humaiza Zahro; Nurhadi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 1 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i1.1466

Abstract

Sistem digital Industri Maritim 4.0 (IM4) meningkatkan efisiensi kinerja karyawan di Divisi Office of the Board, PT PAL Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi partisipatif selama praktik magang dengan mengamati alur kerja sebelum dan sesudah penggunaan IM4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem IM4, termasuk modul seperti E-Letter, Petty Cash, dan O-15, memberikan dampak signifikan pada efisiensi operasional. IM4 mempercepat proses administrasi, mengurangi penggunaan kertas, dan meningkatkan akurasi serta keamanan data. Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan menyoroti perubahan alur kerja sebelum dan sesudah implementasi IM4. Sistem Transformasi digital ini mendukung PT PAL Indonesia dalam memperkuat posisinya di industri maritim melalui pengelolaan dokumen yang lebih terorganisir, komunikasi internal yang lebih efisien, dan pengambilan keputusan berbasis data. Implementasi Industri Maritim 4.0 (IM4) di PT PAL Indonesia memberikan kemudahan signifikan dalam pengelolaan dokumen, baik dari segi pengarsipan maupun proses persetujuan, terutama di departemen Sekretariat Umum. Namun, adaptasi karyawan terhadap teknologi baru menjadi tantangan utama yang perlu diatasi melalui pelatihan berkelanjutan.
SURVEI PEDAGANG UMKM (LUMPIA) DALAM E-COMMERCE SEBAGAI ACUAN PENGGUNAAN PLATFORM DIGITAL Nur Aini; Suaidatul Mufidah; M. Iqbal Syarifuddin
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 1 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i1.1467

Abstract

Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian, terutama di sektor kuliner tradisional seperti lumpia, makanan khas Indonesia yang kaya akan nilai budaya dan cita rasa. Namun, pelaku UMKM lumpia sering menghadapi berbagai kendala, seperti persaingan yang ketat, keterbatasan modal, serta tantangan dalam menjangkau konsumen di luar wilayah mereka. Dengan berkembangnya teknologi, digitalisasi menjadi solusi yang dapat membantu mengatasi hambatan-hambatan tersebut. Pemanfaatan teknologi digital memungkinkan pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing, memperluas pasar, serta meningkatkan efisiensi operasional. Teknologi digital, seperti media sosial, platform marketplace, dan layanan pengantaran online, membuka peluang besar bagi UMKM lumpia untuk menjangkau konsumen secara lebih luas tanpa terbatas oleh jarak geografis. Melalui strategi pemasaran digital yang kreatif, pelaku usaha dapat memperkuat merek dan meningkatkan visibilitas produk mereka. Selain itu, penggunaan data analitik memberikan wawasan tentang preferensi konsumen, membantu pengelolaan stok bahan baku, dan memperbaiki pengalaman pelanggan. Interaksi langsung dengan konsumen melalui platform digital juga memungkinkan pelaku usaha mendapatkan masukan untuk terus meningkatkan kualitas produk mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana UMKM lumpia dapat mengintegrasikan teknologi digital ke dalam kegiatan bisnis mereka. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan tentang strategi yang efektif untuk mendukung keberlanjutan usaha lumpia melalui digitalisasi. Dengan langkah adaptasi yang tepat, UMKM lumpia berpotensi untuk berkembang lebih pesat, menciptakan peluang kerja baru, dan memperkuat posisi mereka dalam persaingan pasar yang semakin ketat. Dalam hal ini sangat penting untuk meningkatkan penjualan e commerce melalui media digital agar penerapannya mudah dilakukan untuk memperlancar usaha mereka dan memperkenalkannya ke dunia yang lebih luas.

Filter by Year

2023 2026