cover
Contact Name
Muhammad Rifqi Nur Wachid Adi Pratama
Contact Email
emailku.rifqi@gmail.com
Phone
+6287819993212
Journal Mail Official
mediaakademikpublisher@gmail.com
Editorial Address
JL.Tanjung Dusun Sono Sidokerto RT.01 RW.04, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur (61252).
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Media Akademik (JMA)
ISSN : -     EISSN : 30315220     DOI : https://doi.org/10.62281/jma
Jurnal Media Akademik (JMA) merupakan platform publikasi jurnal atau hasil karya suatu penelitian orisinil atau tinjauan pustaka yang ditulis oleh dosen, mahasiswa maupun masyarakat umum. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin diantaranya: Hukum, Manajemen, Ekonomi, Ekonomi Syariah, Akuntansi, Kewirausahaan, Keagamaan, Bisnis, Budaya, Ilmu Sosial Humaniora, Ilmu Komunikasi, Sastra, Bahasa, Pertanian, Kedokteran, Keperawatan, Peternakan, Perikanan, Politik, Pendidikan, Pengabdian Masyarakat, Ilmu Teknik, Sistem Informasi, Teknik Elektro, Informatika, Desain Komunikasi Visual, dan Seni.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,732 Documents
MENGUJI PROSEDUR PENEGAKAN HUKUM PRAPERADILAN KASUS PERCOBAAN PEMBAKARAN MARKAS KOMANDO DEMONSTRASI TANGGAL 31 AGUSTUS 2025 NOMOR : 36/Pid.Pra/2025/PN Sby Arum Puspita Ningrum; Fifi Andriani
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v7y2tc62

Abstract

Demonstrasi massal di Surabaya pada 31 Agustus 2025 yang berujung pada percobaan pembakaran Markas Komando Kepolisian menimbulkan polemik hukum terkait proses penangkapan dan penetapan tersangka, salah satunya Andri Irawan yang ditangkap saat membeli bensin untuk keperluan pembakaran. Permohonan pra-peradilan kemudian diajukan untuk menguji sah atau tidaknya tindakan aparat kepolisian dalam menjalankan prosedur berdasarkan ketentuan KUHAP. Penelitian ini menggunakan metode normatif dengan studi kepustakaan untuk menganalisis peran pra-peradilan sebagai mekanisme pengawasan yudisial dalam menjamin perlindungan hak asasi manusia tersangka selama proses penyidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pra-peradilan berfungsi penting untuk memastikan tegaknya prinsip due process of law, mencegah penyimpangan prosedur, serta membatasi potensi penyalahgunaan kewenangan oleh aparat penegak hukum. Selain itu, pra-peradilan juga berperan sebagai forum kontrol yang memberikan ruang bagi tersangka untuk mempertanyakan legalitas tindakan penyidikan. Meskipun implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan kewenangan hakim dan inkonsistensi putusan, pra-peradilan tetap menjadi instrumen yuridis yang vital dalam menjaga akuntabilitas dan kepastian hukum di Indonesia
MENGUKUR KINERJA PERRBANAKAN, SISTEM INFORMAS STRATEGIS DAN MANJEMEN INSENTIF Laila Ifti Faiyah; Eka Yuni Hartati; Heni Noviarta
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/akn3b572

Abstract

Perbankan modern menghadapi tantangan besar dalam menjaga kinerja keuangan sekaligus menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi dan tuntutan sosial. Dalam konteks ini, Sistem Informasi Strategis (SIS) dan manajemen insentif menjadi faktor penting yang menentukan efektivitas dan keberlanjutan lembaga keuangan, baik konvensional maupun syariah. Penelitian ini bertujuan untuk memahami konsep dasar serta membandingkan penerapan sistem informasi strategis dan manajemen insentif pada perbankan konvensional dan perbankan syariah. Kajian dilakukan melalui pendekatan studi literatur yang meninjau berbagai penelitian terdahulu dari jurnal nasional dan internasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa pada bank konvensional, sistem informasi strategis digunakan untuk meningkatkan efisiensi operasional, analisis pasar, dan profitabilitas, sedangkan pada bank syariah sistem tersebut juga diarahkan untuk mendukung kepatuhan syariah dan transparansi pelaporan sosial. Di sisi lain, manajemen insentif pada bank konvensional lebih berorientasi pada pencapaian target finansial, sementara pada bank syariah berfokus pada keseimbangan antara kinerja ekonomi dan moral berdasarkan prinsip maqashid syariah. Kajian ini menegaskan pentingnya integrasi antara teknologi informasi strategis, sistem insentif yang etis, serta mekanisme pengukuran kinerja yang mencerminkan nilai-nilai spiritual dan sosial dalam industri perbankan Islam modern
ANALISIS STRATEGI OPTIMALISASI PENETAPAN DAN PENERIMAAN PAJAK HIBURAN DI BADAN PENDAPATAN DAERAH KOTA SURABAYA Muhammad Aditia Putra Romadhoni; Yoga Putra Aji Dwiangkara
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/8n15r006

Abstract

Pajak hiburan memberikan kontribusi besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Surabaya, namun realisasinya masih berada di bawah potensi ekonomi yang dimiliki kota tersebut. Penelitian ini mengkaji strategi optimalisasi yang diterapkan oleh Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) untuk memperkuat proses penetapan dan pemungutan pajak hiburan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang didukung oleh wawancara, observasi, dan dokumentasi administrasi. Temuan menunjukkan bahwa penerapan sistem pajak digital menjadi salah satu pendorong utama dalam meningkatkan efisiensi administrasi. Penguatan monitoring dan pengawasan lapangan juga berperan dalam menekan kebocoran pajak. Program sosialisasi kepada wajib pajak dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan sukarela. Namun, tingkat kepatuhan masih bervariasi di berbagai sektor hiburan. Keterbatasan jumlah tenaga pengawas turut membatasi efektivitas penegakan pajak. Kekosongan regulasi muncul karena bentuk-bentuk hiburan modern berkembang lebih cepat dibandingkan dengan peraturan pajak daerah yang ada. Kekosongan ini menimbulkan ketidakpastian dalam menentukan objek pajak dan potensi penerimaan. Mengatasi persoalan tersebut membutuhkan reformasi regulasi yang selaras dengan perkembangan industri hiburan saat ini. Penguatan kapasitas kelembagaan juga diperlukan untuk mendukung optimalisasi yang berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa inovasi teknologi, perbaikan kebijakan, dan partisipasi aktif wajib pajak harus bekerja selaras untuk memaksimalkan penerimaan pajak hiburan di Kota Surabaya
KEABSAHAN KONTRAK INFLUENCER DALAM PROMOSI PRODUK TANPA BPOM: BATAL DEMI HUKUM DAN PERTANGGUNGJAWABAN PERDATA Selvia Syalaisha Amani Fatihah; Dewa Ayu Dian Sawitri
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/bxzpmv19

Abstract

Globalisasi membawa dampak yang besar bagi aktivitas ekonomi baru. Salah satunya adalah adanya promosi produk menggunakan jasa endorsement atau paid promote oleh influencer. Sehingga tak sedikit, pelaku usaha yang menggunakan jasa promosi tersebut karena dianggap efektif untuk meningkatkan penjualan. Persoalan hukum muncul ketika objek perjanjian berupa produk tanpa izin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Keabsahan kontrak pun menjadi perdebatan ketika objek perjanjian tersebut dilarang oleh hukum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta memahami keabsahan kontrak antara influencer dengan brand produk tanpa BPOM dan implikasi hukumnya seperti batal demi hukum dan pertanggungjawaban perdata. Penelitian ini menggunakan metodologi hukum normatif, yang berfokus pada peraturan hukum yang sesuai atau relevan dengan penelitian penulis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan keabsahan kontrak antara influencer dengan brand produk tanpa BPOM tidak sah dan menjadi batal demi hukum akibat tidak terpenuhinya syarat objektif sahnya perjanjian. Implikasi hukumnya, kontrak tersebut batal demi hukum tetapi tidak meniadakan tanggung jawab perdata dari para pihak. Influencer harus bertanggung jawab karena dengan sadar atau lalai menyebarkan informasi menyesatkan yang berpotensi merugikan konsumen
PERAN PENDAMPINGAN ADVOKAT DALAM PERLINDUNGAN HAK TERSANGKA PADA PROSES PENYIDIKAN Wahyu Ananta Wijaya; Sofiyan Setiawan
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/w91wgn37

Abstract

Penelitian ini membahas peran pendampingan advokat dalam memberikan perlindungan terhadap hak-hak tersangka pada tahap penyidikan, sebuah fase krusial dalam proses peradilan pidana yang sering kali menjadi ruang potensial terjadinya pelanggaran prosedural. Hak tersangka untuk memperoleh bantuan hukum telah dijamin oleh KUHAP, Undang-Undang Advokat, serta regulasi HAM, namun implementasinya di tingkat penyidikan sering kali tidak berjalan optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis empiris untuk mengkaji bagaimana norma hukum tersebut diterapkan dalam praktik, didukung metode perundang-undangan untuk menelaah dasar normatif pendampingan advokat. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan advokat, penyidik, dan tersangka atau keluarga tersangka, sedangkan data sekunder dihimpun dari literatur hukum dan dokumen resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehadiran advokat berperan signifikan dalam menjaga prinsip due process of law, mencegah terjadinya tindakan sewenang-wenang, serta meningkatkan transparansi proses pemeriksaan. Namun, penelitian juga menemukan adanya kendala struktural seperti ketidaktahuan tersangka terhadap haknya, keterbatasan jumlah advokat, serta kurangnya fasilitasi bantuan hukum oleh negara. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan mekanisme pendampingan advokat sangat diperlukan demi terciptanya penyidikan yang adil, akuntabel, dan berorientasi pada perlindungan hak asasi manusia.
PENGARUH VIRAL MARKETING DAN CELEBRITY ENDORSER TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN DENGAN KEPUASAN KONSUMEN SEBAGAI VARIABEL MODERASI DALAM PERSPEKTIF BISNIS ISLAM: (Studi Pada Konsumen Kuliner Maliosewu Kota Pringsewu) Dona Suhada; Madnasir; Nurhayati
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/xyzzyx13

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi dan internet menjadi tantangan bagi wirausaha untuk tetap kompetitif dan berkembang, gebrakan inovasi yang dilakukan oleh berbagai pelaku usaha kuliner untuk meningkatkan minat beli terutamanya di bidang jajanan seperti makanan dan minuman, dan maliosewu memberikan wadah untuk pedagang kuliner pringsewu untuk berdagang dan berinovasi tentang jajanan kuliner mereka. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah vira marketing dan celebrity endorser berpengaruh terhadap keputusan pembelian dan apakah kepuasan konsumen memoderasi hubungan antara viral marketing dan celebrity endorser terhadap keputusan pembelian, serta dalam perspektif bisnis Islam pada konsumen maliosewu kota pringsewu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan pada konsumen Maliosewu kota Pringsewu. Metode pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner. Sampel dalam penelitian ini adalah 96 responden. Alat yang digunakan untuk mengelola data adalah SmartPLS versi 4. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Viral Marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, Dan Celebrity Endorser berpengaruh berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, Serta kepuasan konsumen berpengaruh negatif dalam memoderasi hubungan antara variabel viral marketing dan celebrity endorser terhadap keputusan pembelian. Berdasarkan perspektif bisnis Islam, Viral marketing dan celebrity endorser yang berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian dapat dijalankan dengan memperhatikan aspek etika dan nilai-nilai Islam seperti, kejujuran dan kebenaran informasi, manfaat, kehalalan produk. Demikian pula, kepuasan konsumen dalam Islam perlu dibangun kuat untuk menciptakan persepsi positif melalui praktik bisnis yang etis dan transparan.
TREN PRODUK KOSMETIK HALAL STUDI PENENTUAN PEMILIHAN PADA GENERASI Z Karimatul Amaliyah; Andini Maulidya; Noer Cahya Khoirony; M Firdaus Tri Kuncoro; Lailatul Maghfiroh
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/tgqbyj81

Abstract

Industri kosmetik halal di Indonesia berkembang pesat seiring meningkatnya kesadaran terhadap produk yang sesuai prinsip syariah, etika, dan keberlanjutan. Tren ini semakin kuat di kalangan Generasi Z yang bersifat digital, kritis, dan peduli pada nilai spiritual serta sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren produk kosmetik halal studi penentuan pemilihan pada generasi Z. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui studi literatur, penelitian ini mengkaji tren dan elemen-elemen penentu perilaku konsumen dalam konteks kosmetik halal. Hasil kajian menunjukkan bahwa keputusan Generasi Z dipengaruhi oleh aspek religius, nilai etika, keberlanjutan, dan kepercayaan merek, sementara sertifikasi halal, media sosial, dan influencer memperkuat minat beli. Kosmetik halal dipandang sebagai bagian dari gaya hidup modern yang menggabungkan nilai spiritual dan kepedulian lingkungan. Temuan ini mendukung relevansi model Extended Theory of Planned Behavior dengan tambahan variabel digital engagement dan sustainability value. Tambahan: Selain itu, perkembangan teknologi digital semakin memudahkan Generasi Z dalam melakukan pencarian informasi, membandingkan produk, dan menilai kredibilitas suatu brand sebelum memutuskan pembelian. Preferensi mereka juga dipengaruhi oleh kampanye pemasaran yang transparan, inovasi formulasi yang aman, serta komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan lingkungan. Generasi Z cenderung memilih produk yang tidak hanya halal, tetapi juga ramah lingkungan, cruelty-free, serta memiliki nilai sosial yang jelas. Peningkatan produksi kosmetik halal oleh brand lokal turut memperluas pilihan dan memperkuat rasa bangga konsumen terhadap produk dalam negeri. Hal ini menunjukkan bahwa tren kosmetik halal tidak hanya bersifat religius, tetapi juga dipicu oleh perpaduan antara nilai modernitas, kesadaran etis, dan literasi digital yang semakin matang.
STRATEGI GURU DALAM MEMPERSIAPKAN PESERTA DIDIK MENGHADAPI ASESMEN NASIONAL BERBASIS KOMPUTER DI SEKOLAH DASAR Zahwa Sahara; Nur Imamah; Agung Setyawan
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/mjtzmj25

Abstract

Studi ini mengeksplorasi strategi persiapan untuk Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di sekolah dasar dengan menganalisis peran kunci seperti pelatihan guru, fasilitas teknologi, simulasi siswa, dukungan psikologis, dan kolaborasi sekolah-keluarga. Temuan utama menunjukkan bahwa pelatihan guru yang efektif dan dukungan teknologi yang memadai merupakan fondasi penting untuk meningkatkan kesiapan siswa untuk ANBK. Studi ini menekankan pentingnya pendekatan holistik yang mengintegrasikan aspek psikopedagogis dan sosial, bukan hanya faktor teknis, untuk mempersiapkan siswa secara komprehensif. Mengembangkan pelatihan guru berbasis teknologi, meningkatkan infrastruktur sekolah, dan menyediakan dukungan psikologis dan keterlibatan keluarga aktif sangat penting untuk mendukung keberhasilan ANBK.   Selain itu, hasil penelitian ini menunjukan bahwa kesiapan siswa tidak hanya dipengaruhi oleh kemampuan teknis dalam menggunakan perangkat, tetapi juga olah rasa percaya diri, keterbiasaan dengan simulasi digital, serta dukungan emosional dari lingkungan belajar. Penelitian lebih lanjut direkomendasikan untuk mengeksplorasi model pelatihan guru yang lebih inovatif dan mengevaluasi dampak jangka panjang dari strategi psikopedagogis terhadap hasil ANBK siswa. Ini akan memungkinkan sekolah untuk mengembangkan strategi persiapan yang lebih efektif, berkelanjutan, dan relavan dengan kebutuhan peserta didik.
ANALISIS IMPLEMENTASI HAK-HAK TAHANAN DI RUTAN KELAS I SURABAYA DALAM PERSPEKTIF SISTEM PEMASYARAKATAN Juwita Damayanti Sihotang; Krisniati Br.Damanik
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/7qvbje57

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi hak-hak tahanan di Rutan Kelas I Surabaya dalam perspektif Sistem Pemasyarakatan, yang menekankan pada penghormatan hak asasi manusia (HAM). Menggunakan metode yuridis empiris (studi normatif dan observasi lapangan), penelitian ini menelaah kesenjangan antara amanat regulasi, seperti Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 , dengan praktik pemenuhan hak dasar di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rutan Kelas I Surabaya telah berupaya memenuhi hak-hak tahanan, termasuk pelayanan kesehatan, makanan, ibadah, komunikasi, bantuan hukum, pembinaan, dan keamanan. Namun, upaya tersebut terhambat secara signifikan oleh faktor struktural, terutama overkapasitas. Overkapasitas ini memperburuk kualitas sanitasi, meningkatkan risiko penyakit, membuat pelayanan kesehatan tidak optimal (termasuk kekurangan obat), membatasi ruang ibadah dan kunjungan, serta mengurangi efektivitas pembinaan dan keamanan. Selain itu, keterbatasan anggaran untuk makanan dan kebutuhan dasar , serta kekurangan sumber daya manusia (tenaga medis, pembimbing, instruktur) , menjadi hambatan nyata dalam mencapai standar pelayanan minimal. Diperlukan perbaikan kelembagaan, peningkatan alokasi anggaran, dan kebijakan de-congestion untuk mengoptimalkan pemenuhan hak-hak dasar tahanan.
PRAKTIK PENYELENGGARAAN BANTUAN HUKUM DI LEMBAGA BANTUAN HUKUM Ariska Mirandany; Fahmi Barokatul Qodiri
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/bvz4q242

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan praktik penyelenggaraan bantuan hukum sebagai upaya memperkuat access to justice bagi masyarakat kurang mampu yang menghadapi hambatan dalam mendapatkan layanan hukum. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara informal, dan dokumentasi untuk menelaah bentuk layanan litigasi dan non-litigasi, mekanisme penanganan perkara, serta faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelenggaraan bantuan hukum berjalan melalui alur kerja yang terstruktur, meliputi pendampingan perkara sejak tahap awal, penyusunan dokumen administrasi, hingga koordinasi lintas lembaga untuk memastikan penyelesaian hukum yang optimal. Kendala utama ditemukan pada keterbatasan sumber daya manusia, tingginya volume perkara, dan minimnya pendanaan operasional. Meski demikian, dukungan profesional dari praktisi hukum, ketersediaan dokumentasi, serta jejaring kerja sama antarlembaga turut menjadi faktor pendukung penting. Secara keseluruhan, praktik bantuan hukum telah berkontribusi dalam membuka akses keadilan bagi masyarakat miskin dan rentan, meskipun masih diperlukan berbagai penguatan kapasitas dan kolaborasi agar pelaksanaannya semakin efektif dan berkelanjutan.