cover
Contact Name
Muhammad Rifqi Nur Wachid Adi Pratama
Contact Email
emailku.rifqi@gmail.com
Phone
+6287819993212
Journal Mail Official
mediaakademikpublisher@gmail.com
Editorial Address
JL.Tanjung Dusun Sono Sidokerto RT.01 RW.04, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur (61252).
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Media Akademik (JMA)
ISSN : -     EISSN : 30315220     DOI : https://doi.org/10.62281/jma
Jurnal Media Akademik (JMA) merupakan platform publikasi jurnal atau hasil karya suatu penelitian orisinil atau tinjauan pustaka yang ditulis oleh dosen, mahasiswa maupun masyarakat umum. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin diantaranya: Hukum, Manajemen, Ekonomi, Ekonomi Syariah, Akuntansi, Kewirausahaan, Keagamaan, Bisnis, Budaya, Ilmu Sosial Humaniora, Ilmu Komunikasi, Sastra, Bahasa, Pertanian, Kedokteran, Keperawatan, Peternakan, Perikanan, Politik, Pendidikan, Pengabdian Masyarakat, Ilmu Teknik, Sistem Informasi, Teknik Elektro, Informatika, Desain Komunikasi Visual, dan Seni.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,405 Documents
ANALISIS DISTRIBUSI VOLUME KENDARAAN ANTARA WAKTU PAGI DAN SORE PADA SATU TITIK JALAN RAYA JEMBER MENGGUNAKAN UJI WILOXCON SIGNED RANK TEST Radith Avid Sassikirana; M. Rifki Alfaries
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/x82e4f61

Abstract

Studi ini mengulas perbandingan jumlah kendaraan yang melewati lokasi tertentu, yaitu di Jalan Raya Jember, Dusun Krajan, Desa Pakistaji, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, pada waktu pagi dan sore hari. Pengumpulan data dilakukan dengan mengamati langsung selama 15 menit dalam setiap periode. Setelah itu, data tersebut dianalisis. Untuk mengecek apakah data memiliki distribusi normal, digunakan uji Shapiro-Wilk. Jika data tidak normal (dengan nilai p < 0,05), maka metode statistik yang dipakai adalah nonparametrik. Dalam penelitian ini, karena hasil uji normalitas menunjukkan data tidak normal, maka digunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil uji ini menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,037, yang lebih kecil dari 0,05. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan nyata antara jumlah kendaraan pada pagi dan sore hari. Secara khusus, jumlah kendaraan pada periode sore lebih besar dibandingkan pagi, yang mencerminkan peningkatan aktivitas lalu lintas menjelang malam hari. Hasil penelitian ini penting sebagai dasar dalam merancang strategi pengelolaan lalu lintas serta menentukan waktu puncak arus kendaraan di wilayah yang diteliti.
POLA KOMUNIKASI ORGANISASI DALAM INTEGRASI BUDAYA PESANTREN: NEGOISASI NILAI TRADISI DAN DINAMIKA MODERNITAS Aprilia Jilan Maulida; Siti Aimah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/f74zjz31

Abstract

Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional menghadapi tantangan signifikan dalam mempertahankan nilai-nilai budaya khasnya di tengah arus modernitas dan globalisasi informasi. Perubahan sistem pendidikan, penetrasi teknologi digital, serta transformasi manajemen kelembagaan menuntut pesantren untuk melakukan adaptasi tanpa kehilangan identitas budaya. Artikel ini bertujuan menganalisis pola komunikasi organisasional dalam pesantren sebagai instrumen strategis integrasi budaya, khususnya dalam proses negosiasi antara nilai tradisi pesantren dan dinamika modernitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model analisis tematik dengan pendekatan interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi budaya pesantren dibangun melalui kombinasi pola komunikasi vertikal, horizontal, dan kultural-simbolik yang dijalankan secara adaptif. Komunikasi tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian informasi, tetapi juga sebagai mekanisme reproduksi nilai, legitimasi otoritas, serta negosiasi makna antara tradisi dan modernitas. Artikel ini menegaskan bahwa keberhasilan integrasi budaya pesantren sangat ditentukan oleh kemampuan aktor organisasi dalam mengelola komunikasi secara kontekstual, dialogis, dan berorientasi nilai.
AUDIT BERBASIS RISIKO (RISK-BASED AUDIT) SEBAGAI ALAT PENGAWASAN MODERN Nadya Putri Aidil; Irsyad; Tia Ayu Ningrum
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/r0s3qm02

Abstract

Audit Berbasis Risiko (Risk-Based Audit) merupakan pendekatan audit modern yang menempatkan risiko sebagai landasan utama dalam menentukan prioritas, ruang lingkup, serta kedalaman pemeriksaan audit. Pendekatan ini berkembang sebagai respons terhadap semakin kompleksnya tata kelola organisasi, dinamika risiko operasional yang terus berubah, serta meningkatnya tuntutan terhadap transparansi, akuntabilitas, dan pengawasan yang bersifat preventif. Berbeda dengan pendekatan audit tradisional yang berfokus pada kepatuhan dan pemeriksaan transaksi masa lalu, audit berbasis risiko menekankan pada proses identifikasi, penilaian, dan pengendalian risiko yang berpotensi menghambat pencapaian tujuan organisasi. Artikel ini mengkaji secara mendalam konsep audit berbasis risiko, tahapan implementasi, manfaat strategis, serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam penerapannya pada organisasi sektor publik maupun sektor privat. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber ilmiah, standar profesional, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan audit berbasis risiko mampu meningkatkan efektivitas pengawasan, efisiensi dalam penggunaan sumber daya audit, serta kualitas hasil audit melalui penetapan prioritas berbasis risiko. Selain itu, pendekatan ini mendorong terbentuknya budaya sadar risiko dan memperkuat sistem pengendalian internal yang lebih adaptif serta responsif terhadap perubahan lingkungan organisasi. Oleh karena itu, audit berbasis risiko dipandang sebagai instrumen strategis dalam mendukung penguatan tata kelola organisasi dan peningkatan kinerja yang berkelanjutan.
ANALISIS PROSEDUR AUDIT ATAS KAS DAN SETARA KAS DALAM MENDETEKSI RISIKO FRAUD DI ERA DIGITAL Fitri Nur Komariyah; Tantina Haryati
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/01v96y93

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah secara signifikan pola transaksi keuangan dan menimbulkan tantangan baru dalam audit kas dan setara kas yang memiliki tingkat likuiditas tinggi serta rentan terhadap fraud. Meningkatnya penggunaan mobile banking, dompet digital, QRIS, dan sistem pembayaran elektronik lainnya mendorong pergeseran transaksi dari kas fisik ke sistem digital, sehingga menghasilkan bukti audit berbasis elektronik yang mudah dimodifikasi dan sering kali tidak memiliki jejak audit yang memadai. Kondisi ini meningkatkan kompleksitas prosedur audit serta risiko kecurangan pada akun kas dan setara kas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman auditor, penerapan prosedur audit kas dan setara kas, serta tantangan yang dihadapi dalam mendeteksi risiko fraud pada era transaksi digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara semi-terstruktur dengan auditor pada berbagai tingkat jabatan yang dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas audit dipengaruhi oleh kualitas dokumentasi klien, sistem pengendalian internal, literasi digital, kompetensi teknologi, serta tingkat skeptisisme profesional auditor.
PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENETAPKAN SITA ATAS OBJEK HAK TANGGUNGAN YANG SEDANG BERSENGKETA Nur Mala Dewi Lestari; Syahla Naifa Ruri; Putri Margaretta; Tifan Nazida; Anggit Eka Novitasari; Lathifah Hanim
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/8tn5qs47

Abstract

Hak Tanggungan merupakan lembaga jaminan kebendaan yang memberikan kedudukan istimewa kepada kreditur dalam perjanjian utang piutang. Dalam praktik peradilan perdata, objek Hak Tanggungan tidak jarang menjadi objek sengketa dan diajukan permohonan sita, sehingga menimbulkan persoalan hukum yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hakim dalam menetapkan sita atas objek Hak Tanggungan yang masih dalam proses sengketa, faktor-faktor yang mempengaruhi dikabulkan atau ditolaknya permohonan sita, serta konsekuensi hukum yang timbul terhadap kreditur, debitur, dan pihak ketiga. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan konseptual melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim dalam menetapkan sita tidak hanya berpedoman pada ketentuan normatif, tetapi juga mempertimbangkan urgensi permohonan, status hukum objek sengketa, keseimbangan kepentingan para pihak, serta perlindungan terhadap hak preferen kreditur pemegang Hak Tanggungan. Penetapan sita atas objek yang masih disengketakan berimplikasi pada pembatasan penguasaan objek tanpa menghapus keberlakuan Hak Tanggungan itu sendiri. Oleh karena itu, diperlukan kehati-hatian dan proporsionalitas dalam penetapan sita guna menjamin kepastian hukum, keadilan, dan perlindungan hak bagi seluruh pihak yang berkepentingan.
IMPLEMENTASI LEARNING MANAGEMENT SYSTEM (LMS) DALAM PEMBELAJARAN DI MADRASAH ALIYAH NEGERI  KOTA BATU Siti Rohmah; Ahmad Ta’rifin; Risqi Andini; Sevi Selviani Putri; Aliza Nirmalasari; Nayla Firda Aulia
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/vj66zq26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Learning Management System (LMS) dalam proses pembelajaran di MAN Kota Batu serta mengkaji peran guru dan respons siswa terhadap penggunaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan guru dan peserta didik yang terlibat langsung dalam penggunaan LMS. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LMS di MAN Kota Batu diimplementasikan sebagai media pendukung pembelajaran melalui model blended learning, meliputi penyampaian materi, pengelolaan tugas, evaluasi pembelajaran, serta interaksi pembelajaran secara daring. Guru memiliki peran strategis sebagai perancang pembelajaran digital, fasilitator interaksi, evaluator hasil belajar, serta pengembang literasi digital. Respons siswa terhadap penggunaan LMS secara umum tergolong positif, terutama dalam hal fleksibilitas akses, peningkatan partisipasi, dan kemandirian belajar, meskipun masih terdapat kendala teknis dan perbedaan tingkat literasi digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi LMS memerlukan penguatan kompetensi guru, dukungan infrastruktur teknologi, serta kebijakan madrasah yang berkelanjutan guna meningkatkan mutu pembelajaran di lingkungan madrasah.
PENGERTIAN DAN KONSEP DASAR EDUTAINMENT BERBASIS KARAKTER UNTUK SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH/SEKOLAH DASAR Fira Adrokhatul Aimah; Lathifatul Khoirun Nisa; Siti Maskurotus Sholiha; Moh. Aan Sulton
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/wn356c83

Abstract

Pendidikan karakter pada jenjang SD/MI sering kali menghadapi kendala dalam metode penyampaian yang monoton dan tidak kontekstual, sehingga nilai-nilai moral sulit terinternalisasi secara efektif dalam perilaku siswa. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan pengertian dan konsep dasar edutainment berbasis karakter sebagai inovasi dalam pendidikan dasar. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka (library research) dengan menelaah literatur ilmiah dari tahun 2014–2024 yang relevan dengan konsep edutainment dan pendidikan karakter anak usia dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edutainment berbasis karakter merupakan strategi pembelajaran yang mengintegrasikan hiburan dan nilai moral secara sistematis untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, interaktif, dan rendah tekanan (low anxiety). Konsep dasar ini berpijak pada tiga pilar utama: Storytelling untuk empati, Game-based learning untuk sportivitas, dan Creative expression untuk religiositas. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas penanaman karakter pada anak SD/MI sangat bergantung pada suasana emosional yang positif, di mana hiburan berfungsi sebagai jembatan bagi pesan-pesan moral yang bermakna.
MODEL KEPEMIMPINAN ISLAM HUMARISTIK: STUDI IMPLEMENTASI NILAI RAHMATAN LIL ‘ALAMIN DALAM MANAJEMEN PENDIDIKAN Ribhil Mafatih; Siti Aimah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/kee2hn55

Abstract

Kepemimpinan pendidikan di era kontemporer menghadapi tantangan kompleks berupa krisis nilai, menurunnya kualitas relasi kemanusiaan, serta tuntutan efektivitas manajerial yang semakin tinggi. Kondisi tersebut menuntut hadirnya model kepemimpinan yang tidak hanya berorientasi pada kinerja organisasi, tetapi juga berlandaskan nilai moral dan kemanusiaan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dan mengonstruksi model kepemimpinan Islam humanistik melalui studi implementasi nilai Rahmatan lil ‘Alamin dalam manajemen pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur dengan menelaah buku-buku akademik terbitan sepuluh tahun terakhir serta artikel jurnal ilmiah lima tahun terakhir yang relevan dengan kepemimpinan Islam, humanisme, dan manajemen pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan Islam humanistik merupakan integrasi antara prinsip kepemimpinan Islam dan nilai-nilai humanistik universal yang menempatkan manusia sebagai subjek utama dalam proses manajemen pendidikan. Nilai Rahmatan lil ‘Alamin terimplementasi melalui dimensi keadilan, kasih sayang, toleransi, dan tanggung jawab sosial yang secara signifikan membentuk pola kepemimpinan yang inklusif, partisipatif, dan berorientasi pada kemaslahatan. Model kepemimpinan ini berkontribusi pada terciptanya iklim organisasi pendidikan yang kondusif, penguatan budaya kerja kolaboratif, serta peningkatan kualitas tata kelola lembaga pendidikan secara berkelanjutan. Temuan ini memperkuat argumentasi bahwa kepemimpinan berbasis nilai spiritual dan humanistik memiliki relevansi strategis dalam menjawab tantangan manajemen pendidikan modern. Artikel ini diharapkan dapat memperkaya khazanah keilmuan kepemimpinan pendidikan Islam serta menjadi rujukan konseptual dan praktis bagi pimpinan lembaga pendidikan dalam mengembangkan model kepemimpinan yang berorientasi pada nilai Rahmatan lil ‘Alamin.
INTEGRASI NILAI-NILAI TAUBAT DALAM PERSPEKTIF AHLUSUNNAH DALAM METODE PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Yanto Maulana; Hendri Hendriawan; Yosep Sihab Mufti Ali; Shifa Aliya Putri; Della Nurfadillah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/nv5khs73

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana nilai-nilai taubat dalam perspektif Ahlusunnah dapat diintegrasikan ke dalam metode pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Nilai-nilai taubat seperti kesadaran akan kesalahan, penyesalan mendalam, penghentian perbuatan maksiat, serta tekad untuk tidak mengulanginya merupakan komponen penting dalam pembinaan moral dan spiritual peserta didik. Melalui studi literatur dan analisis konseptual, penelitian ini menyoroti kedudukan taubat menurut ajaran Ahlusunnah yang mengedepankan keseimbangan antara aspek akidah, syariah, dan akhlak, serta kaitannya dengan pembentukan karakter peserta didik. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pengintegrasian nilai taubat dalam pembelajaran PAI dapat diwujudkan melalui pendekatan reflektif, pembelajaran berbasis pengalaman, keteladanan pendidik, dan penguatan pembiasaan spiritual. Integrasi tersebut terbukti membantu menumbuhkan kesadaran moral, kemampuan mengendalikan diri, serta sikap introspeksi pada peserta didik. Dengan demikian, nilai-nilai taubat dalam pandangan Ahlusunnah memiliki peranan penting dalam membentuk pribadi muslim yang berakhlak, bertanggung jawab, dan konsisten melakukan perbaikan diri.
TREN KEPEMIMPINAN KOLABORATIF SEBAGAI SOLUSI ATAS KRISIS KEPERCAYAAN PUBLIK: PERUBAHAN TEORI DAN KONTROVERSI PRAKTIK DI LEMBAGA PENDIDIKAN Ahnaf Humam Aziziy; Siti Aimah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/99q9wd54

Abstract

Krisis kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan menjadi fenomena global yang ditandai oleh melemahnya transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi pemangku kepentingan dalam proses pengambilan keputusan. Model kepemimpinan tradisional yang bersifat hierarkis dan sentralistik dinilai tidak lagi mampu menjawab kompleksitas tuntutan tata kelola pendidikan di era keterbukaan informasi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis tren kepemimpinan kolaboratif sebagai alternatif strategis dalam merespons krisis kepercayaan publik, dengan menelaah perubahan paradigma teoretis serta kontroversi praktik implementasinya di lembaga pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur dengan menelaah buku akademik terbitan sepuluh tahun terakhir dan artikel jurnal ilmiah lima tahun terakhir yang relevan dengan kepemimpinan pendidikan, kolaborasi organisasi, dan tata kelola publik. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan kolaboratif menekankan distribusi otoritas, keterlibatan multipemangku kepentingan, serta pengambilan keputusan berbasis dialog dan konsensus. Secara teoretis, model ini merepresentasikan pergeseran dari paradigma kepemimpinan individual menuju kepemimpinan kolektif yang lebih demokratis dan partisipatif. Namun, dalam praktiknya, implementasi kepemimpinan kolaboratif di lembaga pendidikan masih menghadapi berbagai kontroversi, seperti resistensi budaya organisasi, ketimpangan relasi kuasa, serta lemahnya kapasitas kepemimpinan partisipatif. Meskipun demikian, kepemimpinan kolaboratif memiliki potensi signifikan dalam membangun kembali kepercayaan publik melalui penguatan transparansi, akuntabilitas, dan legitimasi kelembagaan. Artikel ini diharapkan dapat memperkaya diskursus kepemimpinan pendidikan serta menjadi rujukan konseptual bagi pengelola lembaga pendidikan dalam merumuskan strategi kepemimpinan yang adaptif dan berorientasi pada kepercayaan publik

Filter by Year

2023 2026