cover
Contact Name
Muhammad Rifqi Nur Wachid Adi Pratama
Contact Email
emailku.rifqi@gmail.com
Phone
+6287819993212
Journal Mail Official
mediaakademikpublisher@gmail.com
Editorial Address
JL.Tanjung Dusun Sono Sidokerto RT.01 RW.04, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur (61252).
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Media Akademik (JMA)
ISSN : -     EISSN : 30315220     DOI : https://doi.org/10.62281/jma
Jurnal Media Akademik (JMA) merupakan platform publikasi jurnal atau hasil karya suatu penelitian orisinil atau tinjauan pustaka yang ditulis oleh dosen, mahasiswa maupun masyarakat umum. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin diantaranya: Hukum, Manajemen, Ekonomi, Ekonomi Syariah, Akuntansi, Kewirausahaan, Keagamaan, Bisnis, Budaya, Ilmu Sosial Humaniora, Ilmu Komunikasi, Sastra, Bahasa, Pertanian, Kedokteran, Keperawatan, Peternakan, Perikanan, Politik, Pendidikan, Pengabdian Masyarakat, Ilmu Teknik, Sistem Informasi, Teknik Elektro, Informatika, Desain Komunikasi Visual, dan Seni.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,405 Documents
ANALISIS PERBUATAN MELAWAN HUKUM PADA PEMUTARAN LAGU TANPA LISENSI OLEH PELAKU USAHA TERHADAP HAK EKONOMI Ni Putu Lydia Suta Dewi; Ida Bagus Yoga Raditya
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/xqwg2h87

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemutaran lagu tanpa lisensi oleh pelaku usaha dalam perspektif hukum perdata dan hukum hak cipta, khususnya dalam kaitannya dengan pemenuhan unsur perbuatan melawan hukum berdasarkan Pasal 1365 KUHPerdata serta pelanggaran hak ekonomi pencipta menurut Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual melalui pengkajian terhadap KUHPerdata, Undang-Undang Hak Cipta, pertauran pelaksana, serta doktrin dan literatur hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemutaran lagu tanpa lisensi merupakan perbuatan aktif yang bersifat melawan hukum karena melanggar hak subjektif pencipta atas hak ekonomi ciptaannya, bertentangan dengan kewajiban hukum untuk memperoleh izin dan membayar royalti, serta menimbulkan kerugian ekonomi berupa hilangnya royalti. Selain itu, tindakan tersebut terbuktu melanggar hak ekonomi pencipta, khususnya hak pengumuman dan pertunjukan dalam penggunaan ciptaan secara komersial. Penelitian ini juga menemukan adanya hubungan normatif yang era tantara pelanggaram hak ekonomi dalam Undang-Undang Hak Cipta dan konstruksi perbuatan melawan hukum dalam KUHPerdata, di mana ketentuan hak cipta berfungsi sebagai lex specialis yang memperkuat dasar pertanggungjawaban perdata.
MINI EDU-MARKET : SIMULASI PASAR KREATIF UNTUK MENUMBUHKAN JIWA WIRAUSAHA PADA ANAK SEKOLAH DASAR Maharani Yuliasakti; Amanda Putri Apriliani; Ary Latifah Rahmah; Siti Rizkiyah; Desi Jelanti
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/vmbatz68

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PMKM) ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa wirausaha sejak dini pada anak sekolah dasar melalui program mini edukasi market dengan metode simulasi pasar kreatif. Latar belakang kegiatan ini didasari oleh pentingnya pembentukan karakter mandiri, kreatif, dan berani mengambil keputusan pada anak usia sekolah dasar. Metode yang digunakan meliputi pemberian materi dasar kewirausahaan, pengenalan konsep jual beli sederhana, pengelolaan uang, serta praktik langsung melalui simulasi pasar kreatif yang melibatkan peran sebagai penjual dan pembeli. Kegiatan dilaksanakan secara interaktif dengan pendekatan bermain sambil belajar agar mudah dipahami dan menarik bagi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep kewirausahaan dasar, sikap percaya diri, kemampuan berkomunikasi, serta kreativitas dalam menawarkan produk. Simulasi pasar kreatif terbukti efektif sebagai media pembelajaran yang menyenangkan dan aplikatif. Dengan demikian, mini edukasi market dapat menjadi alternatif pembelajaran kewirausahaan yang tepat untuk diterapkan di lingkungan sekolah dasar guna membangun jiwa wirausaha sejak usia dini.
DIGITALISASI KURIKULUM TERSEMBUNYI(HIDDEN CURRICULUM):TRANSFORMASI MANAJEMEN KEDISIPLINAN SANTRI DI TENGAH TREN ARUS INFORMASI GLOBAL Dania Rahmatia Kamala; Siti Aimah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/8spnx518

Abstract

Transformasi digital telah memengaruhi hampir seluruh aspek pengelolaan pendidikan, termasuk praktik manajemen kedisiplinan di lembaga pendidikan Islam berbasis pesantren. Di tengah arus informasi global yang cepat dan terbuka, pesantren tidak hanya menghadapi tantangan pada kurikulum formal, tetapi juga pada kurikulum tersembunyi (hidden curriculum) yang selama ini berperan penting dalam membentuk karakter dan kedisiplinan santri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana digitalisasi kurikulum tersembunyi berkontribusi terhadap transformasi manajemen kedisiplinan santri serta implikasinya terhadap budaya pendidikan pesantren. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melalui teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi hidden curriculum tidak menghilangkan nilai-nilai tradisional pesantren, melainkan merekonstruksinya ke dalam bentuk disiplin yang lebih sistematis, terukur, dan adaptif terhadap era digital. Pemanfaatan teknologi seperti sistem presensi digital, pengawasan berbasis aplikasi, dan komunikasi daring antara pengasuh dan santri memperkuat internalisasi nilai kedisiplinan. Transformasi ini menegaskan bahwa teknologi dapat menjadi instrumen pedagogis dan kultural dalam membangun kedisiplinan santri yang berkelanjutan tanpa menghilangkan identitas khas pesantren.
PENGAWASAN BERBASIS DATA: PENDEKATAN BARU PENGENDALIAN RISIKO DALAM MANAJEMEN PENDIDIKAN Winanda Surya
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/07dmqb43

Abstract

Pengawasan dan pengendalian risiko dalam manajemen pendidikan telah mengalami perubahan signifikan dengan munculnya pendekatan berbasis data. Sebagai pengelola lembaga pendidikan, bagaimana metode tradisional semakin kurang efektif menghadapi kompleksitas tantangan pendidikan modern. Penulis memakai pendekatan kualitatif jenis SLR. Pada artikel ini, penulis memakai metode studi literatur review dengan cara mengumpulkan literatur terkait tentang tema yang diangkat. Dalam pencarian bahan penulis menemukan buku, jurnal, artikel, dan sumber lainnya sebanyak 42 dan untuk menyelesaikan penelitian ini penulis menggunakan buku, artikel jurnal, dan sumber lainnya sebanyak 21 yang relevan terkait judul peneliti. Konsep pengawasan berbasis data merupakan pendekatan baru yang berangkat dari kebutuhan akan sistem pengendalian yang lebih efektif dalam manajemen risiko pendidikan. Implementasi pengendalian risiko berbasis data memerlukan pendekatan terstruktur yang melibatkan beberapa langkah kunci. Pertama, identifikasi risiko menjadi langkah fundamental karena menentukan arah strategi pengendalian yang akan dilakukan. Tahap evaluasi menjadi komponen penting dalam siklus manajemen risiko pendidikan, khususnya untuk memastikan efektivitas pengawasan berbasis data. Pengawasan berbasis data telah terbukti membawa perubahan signifikan dalam manajemen risiko pendidikan. Melalui pendekatan ini, saya tidak hanya memperoleh gambaran komprehensif tentang tantangan yang dihadapi lembaga pendidikan, tetapi juga mendapatkan solusi terukur untuk mengendalikannya. Perkembangan sistem informasi manajemen pendidikan, dashboard real-time, dan standar operasional prosedur menjadi pilar utama dalam implementasi pengawasan berbasis data yang efektif.
DINAMIKA KEBIJAKAN PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PEMANFAATAN KECERDASAN BUATAN DALAM KEJAHATAN SIBER DI INDONESIA Gracia Rumondang Angelica Sihombing; Bagus Hermanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/ekbmtj76

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan telah membawa dampak signifikan terhadap meningkatnya kompleksitas kejahatan siber di Indonesia. Teknologi ini tidak hanya dimanfaatkan untuk kepentingan positif, tetapi juga digunakan sebagai sarana untuk melakukan berbagai bentuk kejahatan siber dengan pola dan modus operandi yang semakin canggih. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan pola pemanfaatan kecerdasan buatan dalam kejahatan siber, mengkaji hambatan yang dihadapi aparat penegak hukum, serta menilai kecukupan peraturan perundang-undangan yang berlaku sebagai dasar penegakan hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan kecerdasan buatan dalam kejahatan siber menimbulkan kesulitan dalam proses pembuktian dan penelusuran pelaku, sementara regulasi yang ada belum secara spesifik mengatur penggunaan kecerdasan buatan sebagai sarana kejahatan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kerangka regulasi dan peningkatan kapasitas aparat penegak hukum guna menjamin efektivitas penegakan hukum terhadap kejahatan siber berbasis kecerdasan buatan di Indonesia.
ISU STANDAR KECANTIKAN DI INDONESIA DARI PERSPEKTIF FEMINIST FILM THEORY DALAM FILM IMPERFECT KARYA ERNEST PRAKASA Juliyani Prastiwi; Abdul Rahman
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/amrrsf96

Abstract

Penelitian ini membahas bagaimana sosok perempuan menunjukkan kekuatan dirinya untuk melawan aturan cantik dan penilaian fisik dalam film Imperfect: Karier, Cinta & Timbangan. Latar belakang penelitian ini adalah fenomena body shaming dan tekanan sosial terhadap penampilan fisik perempuan yang sering dianggap wajar namun bersifat menindas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis proses perubahan karakter Rara, dari seorang perempuan yang merasa dirinya hanya dinilai dari penampilan, menjadi sosok mandiri yang berani menentukan kebahagiaannya sendiri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis konten. Analisis dilakukan pada adegan-adegan kunci menggunakan perspektif teori feminisme film E. Ann Kaplan, khususnya melalui analisis representasi dan stereotip kecantikan yang diuraikan melalui konsep 'tatapan' (the gaze) serta objektifikasi." Data penelitian juga diperkuat melalui hasil wawancara dengan produser Chand Parwez Servia dan sutradara Ernest Prakasa untuk memperkuat validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini secara jujur menggambarkan bagaimana aturan kecantikan digunakan sebagai alat penindas, baik di lingkungan keluarga maupun pekerjaan. Transformasi Rara membuktikan bahwa kemenangan sejati perempuan bukan terletak pada perubahan fisik demi memenuhi standar orang lain, melainkan pada keberanian untuk menetapkan batasan dan menerima diri apa adanya. Temuan ini sejalan dengan pernyataan Ernest Prakasa bahwa memutus kebiasaan mengomentari fisik adalah langkah krusial untuk menjaga jati diri perempuan agar tidak hancur oleh tekanan sosial. Film ini berhasil mengedukasi penonton bahwa nilai seorang manusia terletak pada kualitas diri, bukan pada kesempurnaan penampilan luar.
PAJAK DALAM PERSPEKTIF HAK DAN KEWAJIBAN: TINJAUAN LITERATUR DAN IMPLIKASINYA Luvita Dwi Khairunisa; Eko Ribawati
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/pvp4a585

Abstract

Pajak merupakan instrumen utama dalam mendukung kemandirian fiskal negara sekaligus mewujudkan keadilan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan konsep pajak dalam perspektif hak dan kewajiban antara negara dan warga negara serta menganalisis implikasinya terhadap kesadaran dan kepatuhan wajib pajak di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur (library research) dengan menelaah berbagai sumber sekunder seperti buku, jurnal ilmiah, peraturan perpajakan, dan laporan resmi Direktorat Jenderal Pajak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pajak memiliki dimensi timbal balik yang bersifat mutualistik, di mana negara berhak memungut pajak dan berkewajiban mengelola dana publik secara transparan, sedangkan warga negara berkewajiban membayar pajak dan berhak memperoleh pelayanan publik yang adil. Ketidakseimbangan antara hak dan kewajiban terbukti berdampak pada rendahnya moral pajak (tax morale) dan kepatuhan fiskal. Oleh karena itu, peningkatan transparansi, literasi pajak, serta keadilan distribusi manfaat pajak menjadi kunci dalam memperkuat legitimasi dan kepatuhan pajak di Indonesia.
PENGENALAN QRIS SEBAGAI STRATEGI DIGITALISASI SISTEM PEMBAYARAN PADA UMKM DESA BATAH BARAT Moh. Soleh; Husnul Khotima; Dinar Chintya Dewi; Halisa; Sherly Anantha Dwi Tjahja
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/dqj0vf37

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong perubahan signifikan dalam sistem pembayaran, termasuk pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Digitalisasi pembayaran menjadi salah satu strategi penting untuk meningkatkan efisiensi transaksi, keamanan, serta daya saing UMKM. Salah satu inovasi yang diperkenalkan oleh Bank Indonesia adalah Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai sistem pembayaran non tunai berbasis kode QR yang terintegrasi secara nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengenalkan QRIS sebagai strategi digitalisasi sistem pembayaran pada UMKM di Desa Batah Barat melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan pengabdian kepada masyarakat yang meliputi observasi lapangan, sosialisasi, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan ini melibatkan 15 pelaku UMKM yang bergerak di berbagai bidang usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesiapan UMKM di Desa Batah Barat dalam menerapkan QRIS masih tergolong rendah. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan literasi digital pelaku usaha, faktor usia yang relatif lanjut, serta rendahnya pemahaman konsumen terhadap sistem pembayaran digital. Selain itu, kebiasaan masyarakat yang masih mengandalkan transaksi tunai menjadi hambatan utama dalam adopsi QRIS. Meskipun demikian, kegiatan sosialisasi yang dilakukan mampu meningkatkan pemahaman dan kesadaran awal pelaku UMKM mengenai manfaat QRIS, seperti kemudahan transaksi, keamanan pembayaran, dan pencatatan keuangan yang lebih tertib. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan QRIS di Desa Batah Barat memerlukan pendekatan bertahap, pendampingan berkelanjutan, serta dukungan dari pemerintah desa dan lembaga terkait agar digitalisasi sistem pembayaran dapat berjalan secara efektif dan berkontribusi pada penguatan ekonomi lokal.
LITERATURE REVIEW: PENDEKATAN HOLISTIK DALAM KEPERAWATAN GAWAT DARURAT Syifa Yuhanida Thohir; Yuli Setia Anggreani; Aziz; Ida Rosidawati; Hana Ariani
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/fby1k885

Abstract

Keperawatan gawat darurat menuntut respons cepat dan tepat pada kondisi kritis, namun intervensi yang hanya berfokus pada masalah fisik seringkali mengabaikan kebutuhan psikososial, spiritual, dan konteks keluarga pasien. Pendekatan holistik menawarkan kerangka kerja yang menyatukan aspek biologis, psikologis, sosial, dan lingkungan untuk meningkatkan keseluruhan hasil perawatan dalam situasi gawat darurat. Artikel tinjauan pustaka ini bertujuan merangkum teori dasar, model praktik, bukti empiris, tantangan implementasi, dan rekomendasi praktis terkait penerapan pendekatan holistik dalam keperawatan gawat darurat. Selain itu, artikel ini bertujuan mengidentifikasi sejauh mana pendekatan holistik telah diintegrasikan dalam praktik klinis, mengevaluasi dampaknya terhadap kualitas pelayanan dan keselamatan pasien, serta memetakan kesenjangan penelitian yang masih perlu dikembangkan untuk memperkuat implementasi holistik di unit gawat darurat. Penelusuran literatur dilakukan pada database ilmiah (Google Scholar) dengan kata kunci terkait “keperawatan holistic”, “keperawatan gawat darurat”. Artikel yang dibahas meliputi tinjauan teori, studi kualitatif dan kuantitatif, serta pedoman praktik dari rentang tahun relevan. Analisis tematik digunakan untuk mensintesis temuan. Literatur menunjukkan bahwa pendekatan holistik di gawat darurat meningkatkan kepuasan pasien dan keluarga, mempermudah pengambilan keputusan etis, dan berpotensi menurunkan komplikasi psikologis pasca-krisis. Unsur kunci meliputi asesmen komprehensif (fisik, emosional, sosial, spiritual), komunikasi efektif, keterlibatan keluarga, kolaborasi interprofesional, dan adaptasi lingkungan pelayanan. Hambatan utama adalah keterbatasan waktu, beban kerja tinggi, pelatihan yang belum memadai, dan kurangnya kebijakan institusional. Pendekatan holistik relevan dan bermanfaat dalam praktik keperawatan gawat darurat, tetapi memerlukan pelatihan khusus, dukungan manajerial, dan penyesuaian alur kerja untuk penerapan yang berkelanjutan. Rekomendasi penelitian selanjutnya mencakup studi intervensi terkontrol, analisis biaya-manfaat, dan pengembangan indikator mutu holistik yang spesifik untuk unit gawat darurat.
CAMERA MOVEMENT DALAM MENUNJUKKAN KONDISI KARAKTER TOKOH UTAMA PADA FILM “HOME SWEET LOAN” KARYA SABRINA ROCHELLE KALANGIE Chintia Aldama Fitri; Dynia Fitri
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/vcjddt09

Abstract

Penelitian ini menganalisis penggunaan camera movement dalam menunjukkan kondisi karakter tokoh utama Kaluna pada film Home Sweet Loan (2024) karya Sabrina Rochelle Kalangie. Tujuan penelitian adalah untuk mengkaji bagaimana pergerakan kamera berfungsi sebagai alat naratif visual dalam mengekspresikan dimensi fisiologis, sosiologis, dan psikologis tokoh utama yang merepresentasikan fenomena sandwich generation. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis complex shot berdasarkan teori Grammar of the Edit (Thompson & Bowen) dan teori karakter tiga dimensi Lajos Egri. Data diperoleh melalui observasi visual terhadap 14 scene kunci, wawancara dengan Director of Photography Ivan Anwal Pane, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa camera movement digunakan secara strategis dan bermotivasi naratif: teknik handheld dan static shot banyak dipakai untuk menggambarkan tekanan psikologis dan keterisolasian Kaluna, sementara tracking shot dan pan yang dinamis merepresentasikan kebebasan dan dukungan sosial saat ia bersama teman. Temuan ini mengonfirmasi bahwa pergerakan kamera tidak hanya berfungsi estetis, tetapi juga menjadi bahasa visual yang kritis dalam membangun empati penonton dan menyampaikan kompleksitas konflik generasi sandwich. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan wacana sinematografi naratif, khususnya dalam kaitannya dengan konstruksi karakter dan penyampaian isu sosial melalui medium film.

Filter by Year

2023 2026